cover
Contact Name
Widia
Contact Email
widia.fiska09@gmail.com
Phone
+6285338122355
Journal Mail Official
lutfiaryanto@habi.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan STKIP Harapan Bima
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Pendikdas: Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Harapan Bima
ISSN : 27748596     EISSN : 27748979     DOI : 10.36312
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Dasar yang diterbitkan oleh STKIP Harapan Bima dengan periode terbit setiap bulan Mei dan November (dua kali setahun). Jurnal Pendidikan Dasar merupakan jurnal yang memuat didalamnya kajian konseptual dan hasil penelitian Pendidikan Dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 107 Documents
Pendidikan Pancasila Berbasis Proyek Sosial untuk Meningkatkan Karakter Kewarganegaraan Siswa Nurlailah Nurlailah; Sofyan Syamratulangi; Siama Siama
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v7i1.1229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis proyek sosial dalam meningkatkan karakter kewarganegaraan siswa kelas IV SDN 14 Pajo. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya pemahaman dan penghayatan nilai-nilai Pancasila di kalangan peserta didik usia sekolah dasar, yang ditunjukkan oleh melemahnya sikap gotong royong, toleransi, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas IV SDN 14 Pajo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, lembar kerja siswa, dan angket karakter kewarganegaraan yang telah di validasi secara Statistik Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada karakter kewarganegaraan siswa dari skor rata-rata 62,4 pada pra-siklus menjadi 74,8 pada siklus I, dan meningkat menjadi 87,2 pada siklus II. Persentase ketuntasan klasikal mencapai 87,5% pada akhir siklus II. Aspek yang mengalami peningkatan paling menonjol adalah dimensi gotong royong (naik 31,7%), toleransi antar sesama (naik 27,4%), dan tanggung jawab warga negara (naik 25,8%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek sosial mampu menjadi wahana efektif internalisasi nilai-nilai Pancasila karena memberikan pengalaman belajar autentik, kontekstual, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar. Implikasi penelitian ini mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang menempatkan Pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran inti dengan pendekatan berbasis profil pelajar Pancasila.
Analisis Penerapan Strategi Pembelajaran Reading Aloud dalam Pembelajaran Membaca Pemahaman Siswa Kelas III SD Citra Yulianti; Muhammad Akhir; Ratnawati Ratnawati
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v7i1.1151

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan strategi membaca nyaring  dalam pembelajaran membaca pemahaman siswa kelas III SDN Bontoramba. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif. Metode pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian 1 guru dan 29 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Analisis data mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Selain itu, prosedur penelitian ini meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap analisis, interpretasi, dan pelaporan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan strategi pembelajaran membaca dengan metode reading aloud  dapat meningkatkan pemahaman membaca siswa kelas III SDN Bontoramba. Hal ini terlihat dari interaksi antara guru dan siswa selama kegiatan belajar, di mana guru membacakan teks dengan jelas dan menggunakan intonasi dan ekspresi yang tepat, menerangkan kosakata yang sulit, serta mengajukan pertanyaan di tengah-tengah bacaan. Siswa tampak sangat perhatian, aktif memberikan jawaban atas pertanyaan, dan diberikan kesempatan untuk membaca secara bergantian. Selain itu, siswa juga dapat memahami isi teks yang dibaca, yang dapat dilihat dari kemampuan menjawab pertanyaan dan menceritakan kembali isi bacaan.
Strategi Guru dalam Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan Siswa: Studi Kasus di Sekolah Dasar Nabila Kusuma Wahyudi; Jupriyanto Jupriyanto
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v7i1.1157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan dan implementasi strategi guru dalam pembentukan karakter peduli lingkungan siswa kelas IV SD Negeri Mojokerto 1. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Sumber data terdiri atas 1 wali kelas IV, 4 siswa kelas IV, dan artefak kegiatan sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru direncanakan melalui penetapan aturan kebersihan kelas, jadwal piket, pengondisian fasilitas, dan pemilihan bentuk penguatan yang mendidik. Implementasi strategi dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, pembelajaran, dan penguatan. Keteladanan tampak pada perilaku guru menjaga kebersihan dan menghemat energi; pembiasaan dilakukan melalui piket kelas, Jumat Bersih, pemeriksaan laci, pemilahan sampah, dan penggunaan tempat sampah; pembelajaran dilakukan dengan mengintegrasikan isu lingkungan dalam materi ajar; sedangkan penguatan diberikan melalui pujian, arahan verbal, teguran edukatif, dan konsekuensi logis. Strategi tersebut meningkatkan kesadaran, partisipasi, kemandirian, dan tanggung jawab siswa dalam menjaga lingkungan sekolah.
Memahami Penggunaan Assessment As, Of, For Learning Konteks Evaluasi Pembelajaran Laila Sari; Zulpan Lubis; Zaskia Rahmadani; Putri Aminah Azzahra; Ayu Rahmadani Pane; Rahmad Fauzan; Ansor Hasibuan
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v7i1.1230

Abstract

Artikel ini membahas tentang memahami penggunaan Assessment “As, For, Of’ pada pembelajaran. Tujuan artikel ini adalah menjelaskan secara konkret pemahaman, fungsi, serta bentuk tes pada assessment as learning, assessment of learning, dan assessment for learning. Metode digunakan dengan konsep tinjauan pustaka melalui Systematic Literature Review. Sumber data diambil dari lebih dari 20 artikel ilmiah yang telah terbit, dilakukan secara selektif dan relevan dengan topik pembahasan, seterusnya dilakukan pemilihan teori yang sesuai, kemudian dilakukan sintesis dan konstruksi untuk lebih memudahkan pemahaman. Hasil tulisan ini menjelaskan secara jelas tentang konsep, makna, fungsi dan tujuan dari penilaian, serta posisi assessment “as, for ,of” learning. Penggunaan berbagai jenis tes dalam pembelajaran sangat penting untuk memperoleh gambaran kemampuan murid secara lebih menyeluruh. Kesimpulan menyatakan bahwa penggunaan ketiga konsep pendekatan penilaian ini harus dilakukan secara seimbang serta didukung oleh penggunaan berbagai bentuk tes yang sesuai.
Pengaruh Media Smartbox Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas III SD Maysella Dita Anjani; Jupriyanto Jupriyanto
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v7i1.1156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media SmartBox terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas III SD Islam Hasanuddin 04 Semarang pada pembelajaran IPAS materi sumber energi di sekitar kita. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental berbentuk one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 21 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar kognitif yang telah diuji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji paired sample t-test, serta uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest sebesar 64,62 dan rata-rata posttest sebesar 80,44, sehingga terdapat peningkatan sebesar 15,82 poin. Uji normalitas menunjukkan data pretest dan posttest berdistribusi normal. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,000 0,05 dan N-Gain sebesar 0,4451 pada kategori sedang. Temuan ini membuktikan bahwa media SmartBox berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa.
Pengaruh Penggunaan Media Ludo Numerasi Terhadap Hasil Belajar Berhitung Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Siswa Kelas III Sekolah Dasar Nartika Nartika; Ernawati Ernawati; Kristiawati Kristiawati
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v7i1.1178

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui proses pembelajaran yang mampu mengembangkan potensi siswa, salah satunya pembelajaran matematika karena dapat melatih kemampuan berpikir logis, kritis, dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media ludo numerasi terhadap hasil belajar operasi penjumlahan dan pengurangan siswa kelas III SDN Bontoramba. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design dengan sampel sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan dilakukan melalui pretest-posttest. Analisis data digunakan uji paired sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 52,72 meningkat menjadi 77,08 pada posttest, hasil uji paired sampel t-test yaitu sebesar 0,000 0,05 sehingga ada pengaruh media ludo numerasi terhadap hasil belajar siswa kelas III. Dengan demikian, media ludo numerasi dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran matematika yang interaktif dan menyenangkan.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Pada Pembelajaran IPAS di SD Mega Widya Lestari; Nasrah Nasrah; Nasharuddin Nasharuddin
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v7i1.1150

Abstract

Hasil tes PISA 2022 menunjukkan Indonesia berada di peringkat 68 dari 81 negara keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian ini untuk menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) materi Harmoni dalam Ekosistem. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design yang melibatkan 52 siswa kelas V, terdiri atas 26 siswa kelas kontrol dan 26 siswa kelas eksperimen, instrumen yang digunakan berupa tes dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji independent sampel t-tes. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan berpikir kritis pada kelas eksperimen (mean pretest 53,58 menjadi posttest 85,38) jauh melampaui kelas kontrol (49,12 menjadi 70,81). Uji Independent Samples T-Test mengonfirmasi perbedaan signifikansi yang kuat (p = 0,000) dengan t hitung 8,833 t tabel 2,009, hasil penelitian mengungkapkan bahwa indikator “memberikan penjelasan lanjut” mengalami peningkatan paling signifikan, membuktikan bahwa pembelajaran langsung terhadap masalah ekosistem lokal mampu menstimulasi kemampuan analitis mendalam pada siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas PBL ditingkat sekolah dasar tidak selalu bergantung pada media digital, melainkan pada tingkat autentisitas dan relevansi kontekstual masalah yang dipecahkan siswa.

Page 11 of 11 | Total Record : 107