COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
The mission of COMSERVA : Indonesian Jurnal of Community Services and Devleopment as the result of community services activities. The activities are including the implementation of science development and applied technology to empower society and realize sustainable development. The journal highlights the existing issues that happened in various fields to empower the community. The issues including, but not limited to, increasing the community capacity, applying appropriate technology, applying research result in the community, improving the people knowledge, and also the innovation in the purpose to empower people.
Articles
2,399 Documents
Analisis Pemanfataan Limbah Fly Ash Batubara Pt. Pln Nusantara Power Pulang Pisau Untuk Penetralan Air Asam Tambang
Yulinda Br Surbakti;
Fahrul Indrajaya;
Saptawartono Saptawartono
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/comserva.v3i06.1022
Air asam tambang adalah air yang berasal dari aktivitas penambangan yang harus dikelola dengan baik sesuai aturan yang berlaku. Ada beberapa parameter yang ditetapkan untuk mengolah air asam tambang, yaitu pH, TSS dan logam berat lainnya. Pada penelitian ini hanya berfokus pada kenaikan pH air asam tambang (tidak menganalisis parameter yang lain). Bahan yang diperlukan untuk pengolahan pH AAT adalah bahan yang bersifat alkalin (bersifat basa kuat) sehingga dapat menaikkan pH air tambang. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan fly ash PT. PLN Nusantara Power Pulang Pisau yang merupakan sisa pembakaran batubara dan bersifat limbah untuk menetralkan air asam tambang di PT. Bhumi Rantau Energi. Pada penelitian ini bahan yang digunakan adalah fly ash batubara yang bertipe C dengan metode pengadukan fly ash dengan AAT dan tanpa pengadukan fly ash dengan AAT. Penelitian ini menggunakan 2 (dua) metode pada uji jart test yaitu metode tanpa pengadukan fly ash dan metode dengan pengadukan fly ash. Setelah dilakukan percobaan terhadap metode tersebut maka didapatkan hasil bahwa yang paling efektif dalam menetralkan air asam tambang adalah metode dengan pengadukan karena reaksi-reaksi yang terjadi di AAT lebih cepat. Hasilnya, 0.07 gram fly ash dalam 200 mL AAT yang memiliki pH = 4 dapat naik menjadi pH = 6, 14. pH tersebut sudah layak untuk dialirkan ke badan sungai sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 113 Tahun 2003.
Elit Politik di Indonesia: Akar dan Dampak Penyalahgunaan Hak Berdemokrasi
Maysarah Harahap;
Ruth Nadya;
Winanda Sitanggang;
Jamaludin Jamaludin
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/comserva.v3i06.1023
Penelitian ini membahas tentang peran elite politik dalam demokrasi di Indonesia yang merupakan salah satu faktor utama munculnya suatu krisis demokrasi. Peran dan perilaku elite politik adalah aspek yang terus menjadi perhatian dalam dinamika politik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dinamika politik Indonesia, mengidentifikasi akar masalah penyalahgunaan hak berdemokrasi oleh elite politik, dan menganalisis dampak yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara studi literatur (kepustakaan). Hasil temuan yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa krisis ini dapat merusak kepercayaan publik, ketegangan sosial, bahakan memicu terjadinya ketidakstabilan politik. Ini diakibatkan karena pelaku elite politik yang menggunakan kekuasaan yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip berdemokrasi. Untuk mengatasi krisis demokrasi ini, diperlukan upaya-upaya yang kuat agar nantinya demokrasi di Indonesia dapat mencerminkan nilai nilai. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengawasi tindakan elite politik, menuntut akuntabilitas mereka, dan aktif berpartisipasi dalam proses politik untuk menjaga prinsip-prinsip demokrasi yang sehat.
Pemanfaatan Kulit Jeruk Bali (Citrus Maxima) Sebagai Dietary Fiber Untuk Pengendalian Penyakit Radang Usus
Kadek Ayu Wikaningtyas Kusuma Giri;
Ni Made Widi Astuti
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/comserva.v3i06.1024
Penyakit Radang Usus atau Inflammatory Bowel Disease (IBD) baru-baru ini meningkat di Asia dan Timur Tengah. Perubahan faktor lingkungan, khususnya gaya hidup kebarat-baratan, dianggap sebagai salah satu pendorong utama meningkatnya prevalensi penyakit radang usus. Serat makanan atau dietary fiber (DF) adalah bagian tanaman yang dapat dimakan, yang dapat difermentasi seluruhnya atau sebagian di usus besar dengan tidak tercerna dan tidak dapat diserap di usus kecil manusia. dietary fiber dapat dibagi menjadi serat pangan larut dan serat pangan tidak larut. Dietary fiber memiliki efek meningkatkan kesehatan usus, karena dapat melindungi penghalang usus dan meningkatkan panjang usus, salah satu contoh serat makanan yang dapat dimanfaatkan yaitu jeruk. Dalam jeruk terdapat kandungan pektin yang sering ditemukan pada bagian kulit jeruk. Kulit jeruk bali mengandung pektin dalam konsentrasi tinggi. Pektin adalah suatu komponen serat yang terdapat pada dinding sel primer dan lapisan lamella tengah pada tanaman. Pektin banyak digunakan pada industri pangan karena memiliki kemampuan sebagai bahan dasar pembentuk jelly. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui kandungan pektin pada kulit jeruk sebagai dietary fiber dalam upaya penurunan resiko radang usus. Metode yang digunakan dalam penyusun artikel ini adalah metode literature review. Hasil yang menunjukkan bahwa ditemukan beberapa studi yang melibatkan 170.776 wanita dewasa, yang diikuti secara prospektif selama 26 tahun, mengungkapkan bahwa konsumsi jangka panjang serat makanan dikaitkan dengan penurunan penyakit radang usus. Namun, sampai saat ini masih belum banyak buku dan situs web yang membahas mengenai kandungan pektin pada kulit jeruk sebagai dietary fiber dalam upaya penurunan resiko radang usus.
Studi Kasus Putusan Pn Saumlaki Nomor 6/Pid.Sus/2020/Pn.Sml Mengenai Pertanggungjawaban Pelaku Usaha Depot Air Minum Yang Tidak Berizin
Sasya Rida Amanda;
Sudaryat Sudaryat;
Agus Suwandono
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/comserva.v3i06.1025
Pendirian usaha depot air minum yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/PER/V/2010 merupakan pelanggaran hak terhadap konsumen yang termuat dalam pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini beberapa permasalahan yaitu bagaimana pertimbangan hukum hakim Pengadilan Negeri Saumlaki dalam Putusan Nomor 6/Pid.Sus/2020/PN.Sml pada kasus depot air minum isi ulang yang tidak memiliki izin ditinjau dari perspektif Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Bagaimana bentuk pertanggungjawaban pelaku usaha depot air minum isi ulang tanpa izin ditinjau dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pertimbangan hukum yang digunakan oleh hakim dalam Pengadilan Negeri Saumlaki dalam kasus Depot Air Minum (DAM) yang tidak memiliki izin. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Tahap penulisan ini dilakukan dengan tahap penelitian studi kepustakaan dengan menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian pada pertimbangan hukum majelis hakim dalam putusan Nomor 6/Pid.Sus/2020/PN.Sml mengenai pengertian pelaku usaha. Pelaku usaha dalam kasus ini telah melanggar Pasal 4 Huruf a dan c Undang-Undang Perlindungan Konsumen sedangkan bentuk pertanggungjawaban yang dibebani pada pelaku usaha dalam putusan merupakan pertanggungjawaban pidana dan apabila ditinjau dari UUPK bentuk pertanggungjawaban yang dapat diterapkan pada pelaku usaha depot air minum isi ulang adalah tanggung jawab secara keperdataan, pidana dan administrasi.
Legal Protection Of Bank Financial Institution Brand Against Username Squatting Through Twitter Accounts Based On The Trademark Law And The Electronic Information And Transaction Law
Rizka Alifia Zahra;
Muhamad Amirulloh;
Laina Rafianti
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/comserva.v3i06.1026
The use of a brand as a Twitter social media account is one way for brand owners to introduce their goods and/or services as well as a guarantee for their quality. The rise of fake Twitter accounts on behalf of the financial institution Bank Mandiri proves that trademark infringement does not only occur conventionally, but also through the scope of cyberspace. Writing this normative law aims to determine the qualifications for the act of using a bank's financial institution brand as a Twitter social media account and to determine what legal action should be taken by Bank Mandiri against those who use its brand without rights and permission. This research is a legal study employing the normative juridical approach method, a type of legal writing that is conducted by examining library data. The study applies a qualitative analysis method, connecting legal principles, norms, and theories to determine legal qualifications and consequences. The results show that using trademarks as social media accounts should be based on principles, including legal certainty, good faith, and neutrality within technology. Civil law measures offer a proportional legal remedy, seeking compensation for economic harm suffered. This study suggests the need for specific regulations to prohibit the registration and use of trademarks as social media accounts in the virtual space. This research contributes to the understanding of trademark protection in cyberspace, and provides legal guidance for financial institutions to address trademark misuse on social media platforms.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Pada Pt Segara Makmur Sejahtera Menggunakan Metode Topsis
Silviah Noor Azizsyah;
Desi pibriana
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/comserva.v3i06.1027
Penilaian kinerja karyawan merupakan langkah penting bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah evaluasi karyawan di PT Segara Makmur Sejahtera. Penelitian ini menggunakan metode TOPSIS pada Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk menentukan karyawan terbaik. Hasil wawancara dengan HRD perusahaan menunjukkan adanya permasalahan dalam penilaian karyawan yang tidak adil dan proses penilaian yang lambat. Metode TOPSIS dipilih berdasarkan kesederhanaan dan keberhasilan penelitian sebelumnya. Dalam perhitungan perusahaan, penilaian karyawan didasarkan pada penilaian tanpa bobot, sedangkan TOPSIS memberikan bobot pada kriteria penilaian. Hasil pemeringkatan dari kedua metode tersebut berbeda, menunjukkan keadilan komputasi yang lebih baik menggunakan TOPSIS. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan implementasi SPK menggunakan metode TOPSIS dengan metodologi pengembangan sistem menggunakan Rational Unified Process untuk mempercepat pengambilan keputusan dalam pemilihan karyawan terbaik di perusahaan.
Ekonomi dan Otoritas Kepemimpinan dalam Keluarga
Wawan Iwandri
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/comserva.v3i06.1028
Kepemimpinan laki-laki atas perempuan didasarkan pada dua hal: kelebihan yang Allah berikan dan kewajiban nafkah. Laki-laki dan perempuan diberikan keistimewaan masing-masing guna melaksanakan tugas masing dalam bingkai pernikahan. Kelebihan laki-laki secara fisik dan psikis mendukungnya untuk melaksanakan kewajiban nafkah. Kewajiban nafkah merupakan bagian dari aktifitas ekonomi. Kesiapan untuk menjadi pemimpin dalam keluarga telah diukur dari kesiapan finansial sejak awal pernikahan. Mahar merupakan simbol kasih sayang suami atas istrinya dan sebagai bentuk kesiapan menafkahi sepanjang pernikahan. Namun antara mahar dan aktifitas menafkahi, terdapat anjuran sunnah dan tuntutan sosial yaitu walimah. Baik mahar, walimah dan nafkah ketiganya merupakan bagian dari kegiatan ekonomi. Kesimpulan dari tulisan ini menyatakan bahwa kepemimpinan laki-laki dalam keluarga ditentukan oleh kesiapannya secara finansial.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Dan Kualitas Informasi Akun Instagram @Magangupdate Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Magang Followers
atika apriani
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/comserva.v3i06.1029
Penelitian ini mengenai usaha mencari informasi tentang magang untuk memenuhi kebutuhan informasi dengan melihat kualitas informasi dan penggunaan media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penggunaan media sosial dan kualitas informasi akun Instagram @magangupdate terhadap pemenuhan kebutuhan informasi magang followers. Teori yang digunakan adalah teori Uses and Gratification, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan paradigma penelitian positivisme. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah survei dengan menyebarkan kuesioner melalui gform. Penentuan pengukuran sampel penelitian ini menggunakan rumus Slovin dengan jumlah 400 responden. Data yang diperoleh selanjutnya diolah menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh positif antara penggunaan media sosial dan kualitas informasi akun Instagram @magangupdate terhadap pemenuhan kebutuhan informasi magang followers. Dibuktikan berdasarkan hasil uji regresi linear berganda sebesar Y = 4.128 + 0,374 + 0,515 + e. Serta adanya pengaruh secara parsial dan simultan antara penggunaan media sosial dan kualitas informasi akun Instagram @magangupdate terhadap pemenuhan kebutuhan informasi magang followers. Adapun penggunaan media sosial dan kualitas informasi akun Instagram @magangupdate memberikan sumbangan pengaruh sebesar 43,1% terhadap pemenuhan kebutuhan informasi magang followers berdasarkan hasil uji koefisien determinasi.
Analisis Paradigma Filsafat Positivisme
Citra Rosika;
Azmi Fitrisia;
Ofianto Ofianto
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/comserva.v3i06.1033
Filsafat menjadi ilmu pengetahuan yang berusaha mendapatkan kebenaran. Filsafat dalam usahanya mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan pokok yang diajukan harus memperhatikan hasil-hasil ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dalam usahanya menemukan rahasia. Bahkan filsafat dalam menyelidiki sesuatu tanpa batas sampai ke akar-akarnya. Dalam dunia filsafat timbul berbagai aliran, seiring zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan dan pengalaman, salah satunya yaitu yang dikenal dengan filsafat Neo-Positivisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami perbedaan paradigma penelitian, terutama dalam ilmu sosial, dengan fokus pada paradigma positivisme, konstruktivisme, dan kritis. Selain itu untuk mendeskripsikan paradigm positivism, dan tiga asumsi dasarnya yaitu: Ontologi, Epistemologi dan Metodologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Sebagai paradigma ilmu pengetahuan, neo positivisme telah memberikan pengaruh yang besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan peradaban manusia. Positivisme adalah bahwa ilmu satu-satunya pengetahuan yang valid, dan fakta-fakta sejarah yang mungkin dapat menjadi obyek pengetahuan. Dengan demikian positivisme menolak keberadaan segala kekuatan atau subyek di belakang fakta, menolak segala penggunaan metode diluar yang digunakan untuk menelaah fakta
Mekanisme Pemilihan Hakim Konstitusi
Cenlia Brigita Engkolan
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 8 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/comserva.v2i8.883
Mekanisme seleksi pemilihan hakim konstitusi telah menimbulkan trifurkasi seleksi hakim konstitusi yang dilaksanakan oleh Presiden, DPR dan MA. Trifurkasi seleksi hakim konstitusi ini tidak bisa dilepaskan dari konstruksi norma dalam UU Mahkamah Konstitusi yang mengatur tentang seleksi hakim konstitusi yang memiliki tingkat fleksibilitas tinggi sehingga dapat ditafsirkan secara bebas dan sesuai selera masing-masing rezim oleh lembaga yang memiliki kewenangan konstitusional untuk mengajukan hakim konstitusi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan sistem rekrutmen dan seleksi hakim konstitusi di Indonesia saat ini dan bagaimana penerapan asas transparansi dan partisipatif dalam proses seleksi hakim konstitusi. Analisis akan dilakukan normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus serta pendekatan konsep. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain ulang seleksi hakim konstitusi adalah hal yang urgen untuk menetapkan standar baku mengenai penilaian pemilihan hakim konstitusi secara transparan, partisipatif, objektif dan akuntabel. Model rekrutmen dan seleksi hakim Mahkamah Konstitusi dengan menggunakan Panel seleksi baik oleh lembaga masing-masing Pengusul Hakim Konstitusi ataupun Panel seleksi dalam bentuk kesepakatan bersama lembaga pengusul hakim konstitusi adalah pembaharuan hukum yang tujuan utamanya adalah menghasilkan hakim konstitusi yang memiliki integritas ideal sebagai seorang negarawan sejati. Proses rekrutmen dengan menggunakan panel seleksi yang jelas dan baku merupakan pemenuhan terhadap prinsip utama dalam pengisian jabatan hakim konstitusi yang diamanatkan oleh Undang-undang Mahkamah Konstitusi.