cover
Contact Name
Adhar Arifuddin
Contact Email
healthytadulako@gmail.com
Phone
+6285242303103
Journal Mail Official
healthytadulako@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta KM.9, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako , Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako)
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 24078441     EISSN : 25020749     DOI : https://doi.org/10.22487
Core Subject : Health,
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) merupakan media komunikasi dan publikasi ilmiah di bidang ilmu kesehatan yang diterbitkan oleh Unit Penjaminan Mutu Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako yang. Jurnal ini terbit secara berkala 4 kali dalam setahun (Januari, April, Juli dan Oktober). Jurnal Tadulako Sehat diterbitkan pertama kali pada tahun 2015. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) menerima dan menerbitkan artikel penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran dan kesehatan.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 3 (2021)" : 9 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA MEROKOK DENGAN GAMBARAN FUNGSI GINJAL PADA KARYAWAN PT.X Syamsi, Nur; Tanra, Andi Alfia Muthmainnah; HS, Mariani Rasjid
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.301 KB) | DOI: 10.22487/htj.v7i3.181

Abstract

The chronic kidney disease is a global health problem with increasing prevalence and incidence and a poor prognosis. Therefore, those brought about by risk factors are primarily those which can be modified and controlled for their occurrence. One of the risk factor is smoking habit. The objective of this study was to determine the associations between smoking and renal function profiles in PT.X employees. The study was conducted by using descriptive analytical study with a cross sectional design based on smoking habits and blood test samples of employees. The sample were 40 employees in PT.X which determined by consecutive sampling. The results showed that there were no associations between smoking with age (p = 0.222) and azotemia (p = 1.00) but there were associations between smoking and blood creatinine levels (p = 0.001), urea (p = 0.023), eGFR (p. = 0.001), and the stages of chronic kidney disease (p = 0.047). Based on the study results, in can be concluded that there were associations between smoking and renal function profiles among employees of PT. X
EFEKTIFITAS TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN DI RUANG ICU RSUD POSO Agusrianto, Agusrianto; Rantesigi, Nirva; Suharto, Dewi Nurviana
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.25 KB) | DOI: 10.22487/htj.v7i3.330

Abstract

Pasien yang di rawat di ICU tentunya akan mengalami masalah psikis, berupa gangguan cemas, depresi hingga psikosis. Cemas yang tidak ditangani akan menyebabkan keadaan pasien semakin buruk seperti mengalami irama jantung yang tidak beraturan, nadi cepat, sesak nafas dan sakit kepala. Penatalaksanaan untuk mengatasi kecemasan dapat dilakukan dengan relaksasi autogenic dan aromaterapi lavender. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas terapi relaksasi autogenic dan aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien di ruang ICU RSUD Poso. Metode penelitian Quasi-experimental dengan rancangan penelitian pre-test and post-test with control group. Populasi adalah semua pasien yang smenjalani rawat inap di ruang ICU pada bulan Agustus s/d Oktober 2020. Jumlah sampel sebanyak 30 orang dengan Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. pengumpulan data menggunakan Instrument kuesioner HARS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kecemasan sebelum dan setelah diberikan intervensi relaksasi autogenic dan aromaterapi lavender pada kelompok intervensi dengan p value = 0,000. Intervensi relaksasi autogenic dan aromaterapi lavender dapat dijadikan intervensi mandiri dalam mengatasi masalah kecemasan
HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN GEJALA TERINFEKSI COVID-19 Nawawi, M. Ichsan
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.4 KB)

Abstract

ABSTRAK Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru yaitu Sars-CoV-2, yang dilaporkan pertama kali di Wuhan Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019. Pemahaman tentang pengaruh faktor jenis kelamin merupakan hal yang seherhana, akan tetapi sangat penting. Perbedaan tubuh perempuan dan laki-laki karena jenis kelamin (biologi) berperan dalam risiko seseorang terkena penyakit dan kematian akibat COVID-19. Dalam hal ini terkait kebijakan yang akan diberikan secara global maupun masing-masing negara. Dalam penelitian ini menggambarkan perkembangan Covid-19 menurut wilayah yang telah ditentukan oleh WHO, kemudian menggunakan data dari China untuk dianalisis hubungan antara jenis kelamin dan gejala yang memungkinkan menjadi ciri-ciri pasien Covid-19 (demam dan batuk) menggunakan Odds Ratio (0,76 dan 1,25) dan Relave Risk (0,896)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETIDAKPATUHAN MEMBERIKAN IMUNISASI DI PUSKESMAS PEMBANTUDESA MANINILI UTARA Hasnidar, Hasnidar; Danni, Nurul Rahma
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.01 KB) | DOI: 10.22487/htj.v7i3.397

Abstract

Imunisasi adalah upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh manusia baik pasif  maupun aktif, agar ketika tubuh terinfeksi penyakit  maka tidak mudah untuk menjadi sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa-apa saja yang berhubungan dengan ketidakpatuhan orang tua dalam memberikan imunisasi lengkap di wilayah kerja puskesmas pembantu desa maninili utara. Jenis penelitian adalah kuantitatif, survei analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 41 balita Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik total sampling (tekhnik sampel jenuh). Uji yang digunakan untuk analisis univariat adalah presentase dan analisis bivariat yaitu uji Chi-square. Hasil penelitian pengetahuan (p=0.04), sikap (p=0.04), dukungan keluarga (p=0.01), jarak (p=0.44), dukungan petugas kesehatan (p=0.34). Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga, serta tidak ada hubungan antara jarak dan dukungan petugas kesehatan terhadap pemberian imunisasi lengkap di wilayah kerja Puskesmas Pembantu desa Maninili Utara. Diharapakan hasil penelitian ini menjadi bahan atau masukan untuk masyarakat desa maninili utara dalam melakukan pemberian imunisasi.
EVALUASI PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH UNTUK REMAJA PUTRI WILAYAH PUSKESMAS BINAMU KOTA Jayadi, Yusma Indah; Palangkei, Annisa Suci Istiqamah Ananda; Warahmah, Jean Fadillah
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.984 KB) | DOI: 10.22487/htj.v7i3.455

Abstract

ABSTRAK Anemia adalah salah satu masalah gizi yang paling umum dan sulit diatasi secara global. Anemia pada remaja memiliki dampak buruk pada imunitas yang menurun, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktifitas. Rematri yang menderita anemia ketika menjadi ibu hamil berisiko melahirkan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada Rematri di wilayah kerja Puskesmas Binamu Kota. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan metode kualitatif dengan teknik purposive sampling di bulan April 2020. Metode kualitatif menggunakan wawancara mendalam pada ahli gizi dan siswi SMP. Data kualitatif diolah dengan menggunakan metode content analysis meliputi input, proses dan output. Terdapat ketidaksesuaian terjadi dalam aspek input pada sarana dan prasarana. Pada aspek proses ketidaksesuaian terjadi pada aspek pendistribusian, pemantauan, pencatatan dan pelaporan. Pada aspek output ketidaksesuai terjadi pada ketepatan sasaran, waktu dan distribusi. Dalam penelitian ini, masih ada ketidaksesuaian aspek input, proses, serta output dalam implementasi program TTD di wilayah kerja Puskesmas Binamu Kota.
PERBEDAAN KESANGGUPAN KARDIOVASKULAR PADA KARYAWAN PRIA PEROKOK DAN NON PEROKOK DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN Tiara Yusan, Rizak; Setyono, Joko; Kusuma, Moh Nanang Himawan; Wahyudin, Wahyudin; Zainuddin, Zainuddin; Nur, A Fahira
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.046 KB) | DOI: 10.22487/htj.v7i3.459

Abstract

Aktivitas merokok merupakan salah satu faktor penyebab tingginya angka kejadian morbiditas dan mortalitas penyakit kardiovaskular. Adapun proporsi karyawan perokok cukup tinggi sebesar 34%. Aktivitas merokok menganggu kesehatan salah satunya dengan menurunkan kesanggupan kardiovaskular. Kesanggupan kardiovaskular yang buruk akan berpengaruh terhadap penurunan produktivitas dan efisiensi kerja karyawan. Metode : Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 44 responden, dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok karyawan pria perokok dan non perokok masing-masing sebesar 22 responden, kemudian dilakukan pengukuran kesanggupan kardiovaskular dengan protokol Kasch Step Test. Kesanggupan kardiovaskular dinilai dengan menghitung Recovery Heart Rate. Adapun analisis data digunakan uji Chi Square dan Mann-Whitney. Hasil : Karyawan pria perokok memiliki kesanggupan kardiovaskular yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan karyawan pria non perokok (p=0,001). Adapun hasil perhitungan Relative Risk didapatkan bahwa karyawan pria perokok memiliki risiko penurunan kesanggupan kardiovaskular 2,8 kali lebih besar dibandingkan karyawan pria non perokok. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kesanggupan kardiovaskular karyawan pria perokok lebih rendah dibanding karyawan pria non perokok
DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL BIJI KETUMBAR (CORIANDRUM SATIVUM L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA Sitanggang, Anggi Kristina Theresia; Zai, Zulvan Jaya Putra; Pratama, Irza Haicha; Amansyah, Adek
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.697 KB) | DOI: 10.22487/htj.v7i3.470

Abstract

Biji ketumbar (Coriandrum Sativum L) memupakan tanaman yang berasal dari Mediterranean, dan Timur Tengah, masyarakat Indonesia umumnya di manfaat kan sebagai bumbu masak. Biji ketumbar sering juga digunakan untuk penyakit diabetes, diuretic, hypolipidemia, anti- fungal, antibiotic baik jamur maupun bakteri, antioxidan, dan anti-inflamasi. Ekstraksi biji ketumbar dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Konsentrasi yag digunakan 50%, 75%, dan 100%, dengan control positif gentamisin 10mcg (OXOID) serta control negative (aquadest steril). Pengujian dilakukan dua kali pengulangan dengan metode difusi cakram. Skrining fitokimia ekstrak biji ketumbar menunjukan adanya senyawa alkaloid, saponin, tannin, flavonoid, fenolik, Triterpenoid, dan glikosida. Hasil pengujian menunjukan bahwa ekstrak biji ketumbar mampu menghambat petumbuhan bakteri pseudomonas aeruginosa. Ekstrak biji ketumbar yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri pseudomonas aeruginosa adalah konsentrasi 100% dan rata-rata diameter 8,20 mm dengan daya hambat tergolong besar.
ANALISIS PENGALAMAN PSIKOLOGIS PERAWAT DALAM MENANGANI PASIEN COVID-19 Ramadhani, Dinda Nur Asri Mutiara; Soedirham, Oedojo
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.783 KB) | DOI: 10.22487/htj.v7i3.471

Abstract

The COVID-19 pandemic shocked the world when a mysterious pneumonia case was discovered from Wuhan City, China on December 31, 2019. The World Health Organization (WHO) named the new virus Severa Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-Cov-2) and the name of the disease. as Corona Virus Disease (Covid-19). Indonesia is ranked 19th with the most Covid-19 cases in the world (Worldometers, 2020). Health workers, including nurses, are at the forefront of dealing with the Covid-19 outbreak. Health care providers, especially nurses, are not only experiencing an increase in workload but also psychological changes that have an impact on the mental health of nurses around the world in the form of burnout, anxiety, depression, and fear of stigma and community discrimination (International Council of Nurses, 2020).
PENYAKIT GINJAL POLIKISTIK SIMTOMATIK: PENCITRAAN, PATOFISIOLOGI, PROGNOSIS, DAN TERAPI: SYMPTOMATIC POLYCYSTIC KIDNEY DISEASE: MANAGEMENT, PATHOPHYSIOLOGY, PROGNOSIS, AND THERAPY Ananti, Anggini T.
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.371 KB)

Abstract

Polycystic kidney disease is a life-threatening hereditary disease and is the most common cause of end-stage renal failure (ESRD). It can be classified into two based on the cause, namely Autosomal Dominant Polycystic Kidney Disease (ADPKD) and Autosomal Resecive Polycystic Kidney Disease (ARPKD). ADPKD is common, especially in adults, while ARPKD is more common in children. ADPKD occurs predominantly in adults, whereas ARPKD is a less common and often more severe form of polycystic kidney disease (PKD) that usually presents in the perinatal period or in early childhood. Cell biology and clinical research approaches have expanded our knowledge of the pathogenesis of ADPKD and ARPKD and revealed some mechanistic overlap between the two. Research in the understanding of the genetic and molecular pathogenesis of ADPKD and ARPKD has resulted in novel targeted therapies designed to disrupt cell signaling pathways responsible for abnormal cell proliferation, dedifferentiation, apoptosis, and fluid secretion characteristics of disease. Proper diagnosis of the type of polycystic kidney requires clinical, genetic, radiological, and pathological information.

Page 1 of 1 | Total Record : 9