cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN LUMAR KABUPATEN BENGKAYANG PROVINSI KALIMATAN BARAT NIM. E1012161147, HILARIA DERTA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i1.2356

Abstract

Penulisan Skripsi ini dimaksudkan untuk pemberian motivasi piminan kepada pegawai di Kantor Kecamatan Lumar Kabupaten Bengkayang, dalam memberikan dan meningkatkan Motivasi Kerja pada Pegawai Kantor Kecamatan Lumar Kabupaten Bengkayang demi meningkatkan kualitas dan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan kemajuan Daerah. Dalam pemberian motivasi tidak hanya dari seseorang atau dari pihak luar (ekstrinsik), namun juga dari diri sendiri (intrinsik). Pada skripsi ini peneliti membahas tentang bagaimana sikap kepemimpinan Camat dalam memotivasi pegawainya, dan bagaimana tingkat motivasi kerja pegawai dalam bekerja di Kantor Kecamatan Lumar Kabupaten Bengkayang.Rumusan permasalahan peneliti ini adalah bagaimana pemberian motivasi pimpinan kepada pegawai di Kantor Kecamatan Lumar. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui pemberian motivasi pimpinan kepada pegawai di kantor kecamatan lumar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini di Kantor Kecamatan Lumar kabupaten bengkayang. Subjek penelitian adalah Camat, kasi pemerintahan, pengadministrasian umum dan staf  dikantor Kecamatan Lumar.Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa motivasi yang diberikan pimpinan Camat cukup baik, walaupun masih ada beberapa kendala yakni terdapat beberapa oknum pegawai kurang keharmonisan, dan fasilitas dan serta sarana dan prasarana Kantor Kecamatan Lumar. Dengan begitu menjadi menurunkan motivasi kerja pegawai. Oleh karena itu dari pimpinan Camat dapat memberikan motivasi agar bekerja dengan baik. Rekomendasi penelitian ini untuk kedepannya diperhatikan hubungan kerja pegwai, sarana dan prasarana dan fasilitas yang lebih baik lagi. Kata Kunci: Kantor Kecamatan Lumar, Pemberian Motivasi Pimpinan dan motivasi dari pegawainya.
IMPLEMENTASI PROGRAM INISIASI MENYUSU DINI DAN ASI EKSKLUSIF E.21108046, Komariyati
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i3.220

Abstract

The problem in this study is the lack of awareness of the public to know the Early Initiation of Breastfeeding (IMD) and exclusive breast milk so that had an impact on the conditions of low achievement IMD and exclusive breastfeeding. The low achievement was due to, among others, by the people who deliver at BPS (Midwife Private Practice), the low cakupun continuation program likely caused by several factors such as natural conditions less friendly, and the involvement of health infrastructure is also not very good at the health center in the village . The results showed that the level of knowledge of midwives in the IMD program implementation and exclusive breastfeeding is sufficient. Cause of the lack of success of the IMD and exclusive breastfeeding in the health center in the village is the low level of public education, poverty and socio-economic conditions of the people in the health center in the village of uneven height and besides that the gap between social groups. In addressing the phenomenon that is the author suggested for health personnel especially midwives who served in the delivery room to support early breastfeeding initiation in every mother with spontaneous labor and the baby are in good health. Keywords: Initiation, Early Breastfeeding, Exclusive ASI
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KOTA PONTIANAK NIM. E21112103, WENI ARISAINGE
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i4.1212

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis faktor yang menyebabkan belum efektifnya implementasi kebijakan pemberantasan penyalahgunaan Narkoba di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi.Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian eksploratif.Hasil penelitian menunjukkan belum efektifnya implementasi kebijakan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Kota Pontianak disebabkan oleh faktor 1) komunikasi, yaitu komunikasi kurang dilaksanakan intensif kepada lapisan masyarakat, mengenai bahaya narkoba dan peran masyarakat dalam memberantas narkoba; 2) Sumber daya, yaitu belum didukung dengan sumber daya yang memadai, yaitu sumber daya manusia, sarana prasarana dan pendanaan; 3) Disposisi; komitmen dan motivasi aparat Kepolisian dan BNN kurang didukung oleh pemerintah Kota Pontianak; 4) Struktur birokrasi, yaitu belum didukung dengan koordinasi yang baik antar stakeholder terkait.  Kata-kata Kunci : Implementasi, Kebijakan, Penyalahgunaan Narkoba
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN BENGKAYANG NOMOR 18 TAHUN 2006 TENTANG ALOKASI DANA DESA: Suatu Studi di Desa Jagoi Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang NIM. E1012141076, KEZIA KRISTIANI
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.2122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan, menganalisis serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan belum optimalnya Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Bengkayang Nomor 18 Tahun 2006 Tentang Alokasi Dana Desa Tahun 2017 di Desa Jagoi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Bridgman Dan Davis untuk menggambarkan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi Kebijakan tersebut. Bentuk penelitian yang  digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukaan bahwa kurangnya sosialisasi yang diberikan oleh pemerintah Desa menyebabkan kurangnya pemahaman antara pelaksana kebijakan dengan isi kebijakan itu sendiri. Selain itu tidak adanya pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh pihak tingkat kecamatan kepada implementor mengenai kebijakan Alokasi Dana Desa mengakibatkan ketidaktahuan implementor mengenai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan dalam kebijakan Alokasi Dana Desa yang dilakukan, serta tidak adanya pengawasan yang dilakukan oleh kecamatan mengenai pelaksanaan Program Alokasi Dana Desa yang dilakukan di Desa Jagoi menjadikan kebijakan tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya. Ada pun saran yang dapat peneliti sampaikan terkait penelitian ini adalah Pemerintah Desa setiap tahunnya harus mengadakan pertemuan khusus untuk memberikan sosialisasi serta pengarahan yang cukup kepada seluruh implementor sehingga pelaksana kebijakan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Selain itu pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh pihak kecamatan juga harus ditingkatkan supaya pelaksana kegiatan mengetahui tupoksi yang dimiliki sehingga tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan dan tidak adanya penyalahgunaan wewenang yang dimiliki.Kata-kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, Alokasi Dana Desa
ALTERNATIF STRATEGI KELOMPOK PENGOLAH PEMASAR FAMILY DI KABUPATEN PONTIANAK E.01108086, Mukhlis
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i1.97

Abstract

he title of this article is the Alternative Strategies Group Processor Family Marketers inPontianak regency.The purpose of writing this article is to look at the internal and external factorsto get the right strategy in order to increase income developing members through the group.Thisresearch is a qualitative. With all the potential and advantages of its development until now has notundergone significant changes.The results of data analysis showed that the group has a weakhuman resources.Keywords:Internal Factors, External factors, SWOT Analysis and Alternative Strategies.
EVALUASI PROGRAM PELATIHAN WIRAUSAHA MODEL CEFE DI KOTA PONTIANAK NIM. E21111066, SUSILA ERNAWATI
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i1.949

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini diantaranya proses perekrutan peserta  pelatihan tidak transparan serta sumber daya manusia bukan kalangan  yang mempunyai  latar belakang   enterpreuner. Adapun tujuan penelitian  adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang  menyebabkan  proses pelaksanaan program pelatihan wirausaha model CEFE  di Kota Pontianak belum maksimal. Dengan menggunakan pendekatan teori  Sabatier dan Mazmanian  yang terdiri  dari tiga aspek yaitu a. Karakteristik Masalah b. Daya Dukung Peraturan  c. Variabel  Non Peraturan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.  Adapun hasil penelitian ditinjau dari aspek isi kebijakan  yaitu  pertama karakteristik masalah,  dimana  masih kurangnya ketersediaan teknologi dan teori teknis,  kedua daya dukung peraturan   yang belum mendukung  dilaksanakannya proses pelatihan   ketiga  variabel non peraturan  di mana   implementor kurang memperhatikan kondisi  sosial budaya tempat dilaksanakannya kebijakan tersebut. Saran yang dapat diberikan sebagai suatu masukan adalah  sebagai  berikut: pembuat kebijakan harus lebih memahami  karakteristik masalah yang ada dalam pelaksanaan pelatihan  yang pernah dilaksanakan sebelumnya agar dapat meminimalkan terjadinya kesalahan yang sama.   Saran lainnya yaitu  hendaknya pembuat kebijakan membuat suatu peraturan  yang benar-benar dapat menjadi dasar pelaksanaan pelatihan dengan memberikan sanksi bagi pelanggarannnya serta dengan memperhatikan kondisi sosial budaya setempat agar  pelatihan  dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar dan agar hasil akhir pelatihan dapat terlaksana seperti apa yang menjadi tujuan  pembuat kebijakan. Kata-kata kunci :  Evaluasi, Program, Pelatihan Wirausaha, kebijakan publik
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI PASAR TRADISIONAL DI PASAR FLAMBOYAN KOTA PONTIANAK NIM. E01110106, SUSANTO
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i1.1830

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalis proses implementasi kebijakan revitalisasi pasar tradisional di Pasar Flamboyan. Peneliti menggunakan metode kualitatif. Pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh Van Metern dan Van Horn terdiri dari 6 aspek, yaitu ukuran-ukuran dasar dan tujuan kebijakan, sumber-sumber kebijakan, komunikasi antar organisasi kegiatan-kegiatan pelaksana, karaktersitik badan pelaksana, kondisi-kondisi ekonomi,  sosial dan politik, kecenderungan pelaksana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi di Pasar Flamboyan masih belum optimal. Karena Pasar Flamboyan terlihat kurang bersih, pedagang tidak tertib, pedagang kaki lima (PKL) masih menggelar dagangan di kawasan pasar, pembinaan pedagang yang belum optimal dan menyeluruh. Untuk itu peneliti memberikan saran yaitu, perlunya sikap tegas dinas dan pihak pengelola dalam menangani pedagang yang menambah lapak dan tidak menjaga kebersihan pasar, melakukan penertiban dan pemberian sanksi kepada pedagang kaki lima (PKL) yang ada di kawasan pasar flamboyan serta merelokasi pedagang kaki lima (PKL) ke pasar-pasar yang baru dibangun, diintensifkan pembinaan pedagang dan dibentuknya Perusahaan Daerah Pasar Kota Pontianak. Kata-Kata Kunci : Implementasi, Pasar Tradisional, Revitalisasi
EVALUASI KEBIJAKAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DI DESA AMANG KECAMATAN NGABANG KABUPATEN LANDAK NIM. E01107118, MAIFITRIATNO
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v4i1.569

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat Pembangunan Fisik di Desa Amang Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak. Penelitian ini menggunakan model penelitian deskriptif dengan teknik pengelolaan data analisis kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Menurut Dunn (Wibawa, 1994) menyebutkan ada dua tipe evaluasi yaitu: Sumative evaluation, adalah penilaian dampak dari suatu program, disebut juga dengan evaluasi dampak, dan formative evaluation, adalah penilaian terhadap proses dari program, disebut pula evaluasi proses. Hasil Penelitian menunjukkan Pelaksanaan pengelolaan alokasi dan desa dalam pembangunan fisik desa Amang sudah dilaksanakan oleh pemerintah desa, Alokasi Dana Desa (ADD) yang diperoleh Desa Amang pada Tahun Anggaran 2012 adalah besaran Rp 137.850.000, sedangkan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diperoleh Desa Amang padaTahun Anggaran 2013 adalah besaran Rp 148.600.000,  Pelaksanaan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam pembangunan Fisik di Desa Amang telah dilaksanakan sesuai dengan kebijakan dan peraturan perundangan-undangan, tetapi belum bisa dikatakan optimal karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki aparatur Pemerintah desa. Saran yang dapat dijadikan pertimbangan, diharapkan pemerintah desa agar dapat lebih memperhatikan dan memanfaatkan potensi-potensi yang ada di desa, dengan hal tersebut pemerintah tidak harus selalu bergantung pada pihak ketiga sehingga dapat menghemat biaya yang dapat di prioritas kan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa. Kata-kata Kunci :Evaluasi, Alokasi Dana Desa, Masyarakat
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN FISIK DI DESA KUMPANG ILONG KECAMATAN BELITANG HULU KABUPATEN SEKADAU NIM. E01106111, YOKHEBED LIBAI
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i3.1593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis keikutsertaan masyarakat dalam pemanfaatan dan pemeliharaan hasil pembangunan fisik di Desa Kumpang Ilong Kecamatan Belitang Hulu Kabupatn Sekadau. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif. Dalam pembangunan fisik di provinsi Kalimantan Barat masih banyak kendala-kendala, salah satunya itu dikarenakan partisipasi masyarakat dipedesaan tersebut belum memenuhi harapan seperti yang diharapkan pemerintah dan masyarakat. Berdasarkan penelitian ini, maka untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan fisik desa, disarankan pmerintah desa dan masyarakat desa untuk saling mendukung dalam setiap pembangunan fisik yang akan dilaksanakan di desa. Pemerintah desa hendaknya memeberikan sosialisasi yang cukup kepada masyarakat di dalam pemanfaatan serta pemeliharaan hasil pembangunan yang ada. Pemerintah desa hendaknya bekerjasama dengan masyarakat sehingga dengan sendirinya kesadaran masyarakat bisa berperan terhadap pembangunan fisik yang ada. Pemerintah desa hendaknya lebih tegas dalam membuat aturan untuk menjaga dan memfungsikan setiap pembangunan fisik yang ada. Kata-Kata Kunci: Partisipasi Pemanfaatan, Partisipasi Pemeliharaan, Pembangunan Fisik
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERIAN SANTUNAN PT. JASA RAHARJA (PERSERO) TERHADAP KORBAN KECELAKAAN LALU-LINTAS JALAN KABUPATEN KAPUAS HULU NIM: E1011141113, RONI OKTAVIANUS; *, Lina Sunyata; *, Abdul Rahim
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i3.2474

Abstract

Penelitian ini didasarkan atas adanya fenomena masih kurang efektifnya didalam pelakasanaan pemberian santunan PT. Jasa Raharja (Persero) terhadap korban kecelakaan lalu-lintas jalan dimana masyarakat masih kebingungan bagaimana cara dalam pengajuan klaim korban kecelakaan lalu-lintas dan jumlah korban kecelakaan yang tidak sebanding dengan jumlah penerima santunan kecelakaan lalu-lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan pemberian santunan PT. Jasa Raharja (Pesero). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sedangkan informan penelitian Pelaksana Administrasi dan Penanggung Jawab SAMSAT unit pelayanan PT. Jasa Raharja (Persero) Di Kantor SAMSAT Kabupaten Kapuas Hulu sebagai informan kunci dan Anggota Kepolisian Resort Unit Pelayanan Kepala Satuan Lalu-Lintas Kabupaten Kapuas Hulu, Korban kecelakaan kecelakaan lalu-lintas jalan dan keluarga korban kecelakaan lalu-lintas atau ahli waris di Kabupaten Kapuas Hulu. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil dari penelitian mencakup 4 hal yang mempengaruhi implementasi kebijakan pemberian santunan yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Komunikasi dengan dimensi transmisi, dimensi kejelasan, dan dimensi konsistensi. Dalam hal ini menunjukkan kurangnya penyampaian informasi dan kurangnya kejelasan informasi oleh jasa raharja mengenai prosedur pemberian santunan dan sumber daya yang terdiri dari sumber daya manusia, sumber daya informasi, sumber daya wewenang, dan sumber daya fasilitas. Sumber daya manusia yang kurang sehingga petugas merangkap pekerjaan yang lain, sumber daya fasilitas yang kurang memadai sehingga menghambat dalam menyelesaikan pemberian santunan. Selanjutnya dari segi disposisi dan struktur birokrasi tidak menemui hambatan sesuai dengan prosedur pelaksanaan. Kata kunci : implementasi, pemberian santunan, komunikasi, sumber daya.  

Page 38 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue