Articles
1,338 Documents
PEMANFAATAN LISTRIK TENAGA SURYA SEBAGAI PENERANGAN DI JALAN DESA PEDUKUHAN PLUMBON BANGUNTAPAN
Muhammad Abdus Shomad;
Zuhri Nurisna
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1315.05 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.32.182
Krisis energi dunia dan tingginya harga sumber energi (minyak) di belahan dunia Eropa dan Barat menyebabkan inovasi dalam pemanfaatan energi alternatif yang tidak menimbulkan polusi udara CO2 dan radioaktif (nuclear power). Energi sel surya adalah jawaban tepat dalam menciptakan lingkungan hidup, lingkup perumahan, dan bangunan komersial yang ramah lingkungan dan abadi abadi. Kebutuhan akan energi listrik merupakan kebutuhan yang pokok, di samping kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Energi listrik mutlak dibutuhkan oleh masyarakat untuk menunjang segala aktivitas keseharian.Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan sebuah sumber energi listrik alternatif terbarukan dengan memanfaatkan panel solar cell yang dapat digunakan oleh masyarakat mitra di Pedukuhan Plumbon, Desa Banguntapan, Bantul, khususnya di lokasi Jalan Desa Pedukuhan Plumbon yang selama ini masih minim penerangan dan rawan terjadi tindak kejahatan. Metode yang diterapkan pada kegiatan pengabdian ini ialah menetapkan rencana, baik berupa diagram kerja, sistem, maupun alat. Hasil yang diperoleh adalah tersedianya energi listrik alternatif (solar cell) fasilitas penerangan sehingga dapat memberikan rasa aman kepada warga Pedukuhan Plumbon dan masyarakat lainnya yang setiap saat melintas di jalan desa tersebut.
MEMBANGUN KELUARGA CERDAS OBAT DENGAN EDUTOYS
Dyani Primasari Sukamdi;
Mega Octavia;
Indriastuti Cahyaningsih
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (766.252 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.32.183
Keluarga merupakan lingkup organisasi terkecil. Keluarga menjadi tempat belajar pertama bagi anak-anak. Kebiasaan baik dalam keluarga merupakan fondasi kuat bagi anak untuk mempraktikkannya di sekolah. Salah satu kebiasaan baik dalam keluarga adalah tepatnya pengelolaan obat keluarga. Pembiasaan baik untuk anak dapat dilakukan dengan metode belajar yang tepat. Kebiasaan baik yang berasal dari rumah akan menjadi fondasi baik bagi proses belajar di TK Al Fatah Sedan. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengenalkan kebiasaan baik dalam pengelolaan obat dengan metode yang tepat kepada anak-anak. Metode tersebut adalah metode Montessori. Penyuluhan dilakukan secara daring dengan dua topik utama: “Dagusibu-Gerakan Keluarga Sadar Obat” dan “Bagaimana Memulai Montessori dari Rumah?”. “Penyuluhan Dagusibu-Gerakan Keluarga Sadar Obat” berisi cara pengelolaan obat dalam keluarga, sedangkan topik kedua, yaitu “Bagaimana Memulai Montessori dari Rumah?” berisi pengetahuan mengenai metode Montessori untuk diterapkan di rumah. Penyuluhan diikuti oleh 35 orang wali murid dan 17 orang guru. Selama penyuluhan diberikan kuesioner kepada peserta. Dari 52 orang peserta, sebanyak 25 orang telah mengisi kuisioner. Dari 25 orang, didapatkan hasil bahwa 88% mengakui bahwa sebelum penyuluhan pernah mendengar istilah dagusibu. Pembelian obat selalu di apotek dilakukan oleh 76% peserta. Menggunakan obat sesuai ketentuan dilakukan oleh 60% peserta. Untuk pengetahuan bahwa jika obat terkena sinar matahari langsung, udara lembab, suhu ekstrim dan goncangan fisik, obat akan cepat rusak, telah diketahui oleh 96% peserta. Dalam keluarga, sebanyak 92% peserta mengajari anak untuk mengelola obat. Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa pengetahuan tentang pengelolaan obat kepada masyarakat telah banyak diketahui dan diajarkan pada anak usia dini di rumah.
Model Partisipasi Berbasis Nilai-nilai Islam pada Perencanaan Desain Grafis Arsitektur di Sekolah TK ABA Kembaran Yogyakarta
Rohmansyah Rohmansyah;
Isnaini Muallidin;
Muhammad Heri Zulfiar
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1043.289 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.310.184
Partisipasi dalam merencanakan desain bangunan sekolah merupakan hal yang sangat penting dilakukan. Hal ini dilakukan untuk menjaga eksistensi sekolah agar bisa bertahan dan berkembang serta memberikan ruang gerak kepada guru dan peserta didik agar dapat mengekspresikan bakat sejak dini. Salah satu yang menjadi fokus pengabdian adalah TK ABA Kembaran yang terletak di daerah Kasihan Bantul Yogyakarta. TK tersebut mengalami kemajuan yang cukup signifikan dengan jumlah pendidik dan jumlah siswa yang terus meningkat, namun sayang tidak dibarengi dengan prasarana yaitu perluasan ruang area sekolah dan sarana untuk pendidikan anak usia dini. Karena itu, perlu model partisipasi yang melibatkan kaum akademik, pihak TK ABA Kembaran, Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) kembaran untuk mendesain perencanaan arsitektur bangunan yang berbasis nilai-nilai Islam yang mendukung dalam mencerdaskan peserta didik TK ABA Kembaran, yaitu membuat desain grafis gedung dan struktur arsitektur bangunan yang tahan gempa dan dilengkapi fasilitas sarana tempat belajar anak dan tempat bersuci dan seperti tempat berwudu bagi laki-laki dan perempuan yang terpisah, mushala untuk dijadikan tempat ibadah salat dan tempat latihan praktik salat anak dan area halaman sekolah yang didesain sebagai tempat belajar anak agar berinteraksi dengan dengan alam dan lingkungan untuk mendukung pembentukan pendidikan karakter anak usia dini.
PELATIHAN IBADAH PRAKTIS SESUAI HIMPUNAN PUTUSAN TARJIH MUHAMMADIYAH BAGI PCM BANGUNTAPAN SELATAN
Asep Setiawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.583 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.310.185
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banguntapan Selatan tergolong PCM yang cukup maju. Termasuk kegiatan dakwah dan keagamaannya berupa pengajian rutin setiap pekannya yakni setiap sabtu sore bagi para pengurus, maupun pengajian umum yang dihadiri sekitar 1000 lebih jamaah pada setiap ahad pon di setiap bulannya. Namun demikian, mungkin dikarenakan kurangnya sosialisasi dan kajian terhadap produk pemikiran dan fatwa hasil putusan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah kepada warga anggota Muhammadiyah, maka masih ditemukan di masyarakat yang notobene berpaham agama Muhammadiyah namun paham dan praktik ibadah sehari-hari seperti fikih thaharah dan fikih shalat yang belum sesuai dengan manhaj Muhammadiyah. Berangkat dari persoalan di atas, melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat Berbasis Persyarikatan Muhammadiyah (PPM-Muh.) ini, pengabdi beserta tim dan juga dengan melibatkan pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banguntapan Selatan serta warga sekitar, mengadakan pelatihan ibadah praktis sesuai Himpunan Putasan Tarjih (HPT) bagi warga warga Muhammadiyah di Banguntapan Selatan. Dengan adanya pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat dan memberikan bekal ilmu sehingga bisa menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah praktis keseharian mereka.
PEMBERDAYAAN REMAJA BODEH SEBAGAI KADER REPRODUKSI SEHAT
Sri Sundari;
Muh Khotibuddin
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (518.418 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.32.186
Berdasarkan data yang dilansir dari Survei Kesehatan Reproduksi Remaja di Indonesia tahun 2010, pengetahuaan mengenai kesehatan reproduksi dan seksualitas di kalangan remaja masih terbilang rendah. Pergaulan bebas yang seringkali terjadi tanpa disertai pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang baik merupakan suatu kondisi yang sangat menyedihkan dan membahayakan. Masuknya kebudayaan yang mengubah tata nilai disebabkan oleh komunikasi global dan perubahan/inovasi teknologi. Oleh karena itu, perlu adanya bekal tentang pemahamam dan pengetahuan tentang reproduksi yang sehat bagi remaja. Pada pengabdian ini, dilakukan pengukuran pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan pembelajaran tentang reproduksi sehat. Pemberian pengetahuan dengan diberikan flyer yang bisa dipelajari secara mandiri dan edukasi langsung secara online. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa dengan pemberian edukasi secara tidak langsung dan dikombinasi secara langsung mampu meningkatkan pengetahuan peserta tentang kesehatan reproduksi remaja dari 59± 17,3 menjadi 73±15,9. Berdasarkan hasil pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kesehatan reproduksi remaja yang diberikan secara tidak langsung dan dikombinasi dengan metode langsung dapat meningkatkan pengetahuan secara signifikan.
UPAYA PERLINDUNGAN KONSUMEN MELALUI SERTIFIKASI HALAL (UNTUK UMKM SATE KLATHAK PLERET YOGYAKARTA)
Maesyaroh Maesyaroh;
Andri Martiana
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (949.145 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.310.187
Undang-undang perlindungan konsumen mengatur tentang hak dan kewajiban mendapatkan informasi secara jelas terhadap produk yang dikonsumsi. Salah satu bentuk informasi yang dikonsumsi tersebut halal, adalah adanya labelisasi halal yang dikeluarkan oleh BPJPH (Badan Pelaksana Jaminan Produk Halal). Namun dewasa ini para konsumen belum mendapatkan dan menemukan label halal pada olahan berbahan baku daging kambing, khususnya yang terdapat di kawasan Pleret Banguntapan. Seharusnya para pelaku usaha mengajukan sertifikasi halal akan produk olahannya, namun kenyataan banyak olahan produknya tidak terjamin kehalalannya. Berdasarkan fenomena tersebut, maka pengabdian ini bertujuan ingin mengedukasi para pelaku usaha sate klathak dan melakukan pendampingan akan pentingnya sertifikasi halal. Mitra dalam pengabdian ini adalah para pelaku usaha cathering dengan menu special sate klathak di kawasan Donoloyo, Pleret Banguntapan Bantul. Metode pengabdian dilaksanakan dengan beberapa kegiatan, pertama penyuluhan tentang pentingnya sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen, kedua FGD seputar sertifikasi halal dan permasalahan lainnya serta pendampingan dan fasilitasi sertifikasi halal oleh LPPOM MUI. Hasil pengabdian menunjukkan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman para produsen dan konsumen akan pentingnya sertifikasi halal serta meningkatnya kesadaran para UMKM yang telah beralih pada produk yang telah tersertifikasi halal.
OPTIMALISASI WAWASAN KEAGAMAAN MELALUI RUQYAH SYAR’IYYAH SEBAGAI SOLUSI MENGATASI KERASUKAN DI DUSUN BRAJAN BANTUL YOGYAKARTA
Tumin Tumin;
Akif Khilmiyah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (515.312 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.310.188
Program pengabdian ini bertujuan membahas tentang metode spiritual Islam yang dikenal sebagai ruqyah syari'yyah, metode yang semakin populer saat ini digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit baik, baik penyakit fisik maupun non fisik, salah satunya yaitu gangguan kerasukan yang terjadi di dusun x. Ruqyah adalah proses pengobatan spiritual dengan menggunakan ayat Al-Quran maupun doa terhadap suatu penyakit berdasarkan metode yang berasal dari Nabi Muhammad, para sahabatnya serta para ulama terdahulu hingga sekarang. Tujuan program pengabdian ini adalah untuk memberikan ketrampilan serta meningkatkan wawasan keagamaan masyarakat x terkait pengobatan dalam agama Islam yaitu melalui ruqyah syar’iyyah serta manfaatnya dalam menanggulangi gangguan kerasukan. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi kepada peserta serta pendampingan berkelanjutan. Program pengabdian ini dilakukan dengan melibatkan para peserta terpilih dari masyarakat x. Hasil program pengabdian ini adalah bahwa masyarakat Brajan setelah diadakan kegiatan tentang seminar materi ruyqah syar’iyyah baik teori dan praktiknya serta pendampingan secara intensif adalah wawasan keagamaan mereka meningkat, mereka sudah mampu secara praktik tatacara bagaimana melakukan pengobatan ruqyah jika ada anggota masyarakat yang mengalami kerasukan. Selain itu, adanya tumbuh kesadaran mereka untuk mengamalkan ajaran agama mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Advokasi Hukum Penyelesaian Konflik Tanah Di Desa Palihan Akibat Pembangunan Bandara
Martinus Sardi;
King Faisal Sulaiman;
Yordan Gunawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (247.069 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.32.189
Program pengabdian ini berjudul “Penguatan Advokasi Hukum Penyelesaian Konflik Tanah di Desa Glagah dan Desa Palihan sebagai Masyarakat Terdampak Pembangunan Bandara NYIA-Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta”. Program ini bertolak dari fakta empiris bahwa meskipun Bandara NYIA telah mulai beroperasi pada April 2018, tetapi penyelesaian hukum terkait konflik tanah bagi warga terdampak belum terselesaikan secara baik. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan kemampuan mengorganisasikan diri dalam membangun posisi tawar, memperjuangkan, dan menuntut secara hukum hak-hak yang terlanggar akibat proses pelepasan tanah/ganti rugi untuk pembangunan Bandara NYIA oleh warga terdampak, khususnya di Desa Glagah dan Desa Palihan-Kecamatan Temon. Warga terdampak di kedua Desa ini masih minim sosialisasi dan pengetahuan terkait (a) hak-hak apa saja patut diperjuangkan jika terjadi pelepasan tanah atau pencabutan tanah untuk pembanguna bandara; (b) apakah masyarakat dapat menggugatnya proses ganti rugi sepihak ke pengadilan atau cukup diselesaikan secara nonlitigasi (mediasi atau rekonsiliasi); (c) apa makna “fungsi sosial tanah” dan “kepentingan umum” dalam pengadaan tanah bagi pembangunan bandara sesuai UUPA dan UU No.2/2012. Masyarakat terdampak juga tidak tahu mekanisme pengaduan dan penyelesaian sejumlah persoalan hukum yang timbul. Untuk itu, digunakan metode kegiataan berupa (a) penyuluhan hukum dan HAM; (b) pelatihan nonlitigasi-penyelesaian sengketa di luar pengadilan/ADR dan litigasi/jalur pengadilan; (d) pembuatan buku saku/guideline penyelesaian konflik tanah; dan (e)public hearing/dengar pendapat dengan DPRD Kulonprogo dan pihak eksekutif. Dengan suasanan kegiatan yang dikemas sedemikian nonformal, dialogis, dan interaktif, diharapkan tingkat partisipasi warga di kedua Desa terdampak menjadi signifikan. Warga yang menjadi kelompk sasaran penerima manfaat diharapkan juga terlibat dalam memberikan feedback atau masukan terkait monitoring-eveluasi dan keberlanjutan dari program ini di masa mendatang.
PELATIHAN PERAWATAN JENAZAH SESUAI SUNNAH (TEORI DAN PRAKTIK) BAGI MASYARAKAT JOBOLAWANG, KULON PROGO
Asep Setiawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (425.984 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.310.190
Dusun Jobolawang merupakan salah satu dusun berkembang dilihat dari segi perekonomiannya. Hampir setiap rumah memiliki kebun atau ladang, sehingga kesejahteraan masyarakatnya relatif baik. Adapun dari aspek pendidikan, mayoritas penduduknya berpendidikan menengah ke bawah (rendah). Salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian dari Dusun Jobolawang ini adalah tentang pemahaman dan praktik keagamaannya. Mungkin, disebabkan minimnya kegiatan dakwah dan acara keagamaan, masyarakat di dusun ini terbilang masih awam dalam persoalan agama. Banyak hal yang masih perlu menjadi perhatian dalam paham keagamaan mereka dari berbagai aspeknya. Hal yang nampak sederhana namun sangat mendasar, salah satunya adalah persoalan bagaimana cara perawatan jenazah. Terkait dengan perawatan jenazah ini, masih banyak ditemukan praktik perawatan jenazah yang bisa dibilang hanya sekedar mengikuti tradisi leluhur dan kurang memperhatikan tuntunan yang diajarkan dalam Islam, padahal notabene mereka adalah kaum Muslimin. Hal tersebut terjadi mungkin disebabkan kurangnya pengkajian agama secara intens dan mendalam. Termasuk kegiatan dakwah yang masih kurang. Berangkat dari persoalan di atas, melalui kegiatan KKN-PPM, penulis beserta tim dan juga dengan melibatkan warga sekitar, mengadakan pelatihan perawatan jenazah sesuai tuntunan Islam bagi warga Dusun Jobolawang baik teori maupun praktiknya. Dengan adanya pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat dan memberikan bekal ilmu sehingga bisa menjadi pedoman masyarakat, khususnya tentang kaifiyat pengurusan jenazah.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA " LAUNDRY EXPRESS"
Rita Kusumawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (953.047 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.33.191
Program pendampingan ini bertujuan untuk membantu mitra meningkatkan kapasitas usahanya melaluipromosi dan perbaikan/penambahan peralatan usaha. Mitra dalam program ini adalah Laundry Express,usaha yang baru dirintis pada bulan Agustus 2019 oleh pemiliknya Siti Komariah beralamatkan di JalanAbimanyu Kasihan Bantul (tidak jauh dari kampus UMY). Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain:1) belum optimalnya kegiatan promosi, 2) peralatan yang belum memadai/masih kurang, dan 3) Layoutusaha yang belum tertata dengan rapi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut pada program pengabdianini kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan adalah: Melakukan perluasan pasar dan memaksimalkanmedia promosi dengan cara: Pembuatan papan nama usaha, pembuatan dan penyebaran brosur, promosilewat media sosia, memberikan kartu diskon kepada pelanggan. Selain itu juga dilakukan upaya untukmeningkatkan kualitas jasa laundry dan menambah peralatan berupa rak pakaian, keranjang dan beberapaperalatan lain yang diperlukan dan dilakukan penataan kembali layout usaha agar lebih rapi dan nyamansehingga karyawan dan pelanggan lebih nyaman. Hasil dari program ini adalah: 1) usaha LaundryExpress memiliki papan nama yang lebih besar dan menarik;2) mitra memiliki media promosi online diInstagram; 3) mitra memiliki brosur online melalui Imooji; 4) adanya peralatan tambahan dan layoutusaha yang tertata rapi dan nyaman.