Articles
1,338 Documents
MENINGKATKAN KAPASITAS INDUSTRI MAKANAN DAN KUE DALAM PRODUKSI DAN PEMASARAN
Muhammad Heri Zulfiar;
Mohammad Syifa Amin Widigdo;
Dewi Nurul Musjtari;
Ahmad Janan Febrianto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (326.816 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.45.668
Pengabdian Masyarakat skema KKN PPM dilaksanakan bersama mahasiswa KKN selama 1 bulan di Dusun Botokan dan Jambon Desa Argosari. Salah satu potensi sumber daya masyarakat yang ada di kedua dusun adalah industri makanan dan kue skala rumah tangga. Pandemi Covid 19 membawa dampak yang penurunan bagi industri makanan skala rumah tangga tersebut yang berakibat menurunnya sektor perekonomian dan pendapatan masyarakat Dusun Botokan. Organisasi sosial masyarakat seperti karang taruna belum dimanfaatkan secara optimal. Permasalahan lainnya minimnya pengetahuan dan kemampuan produksi dan marketing guna meningkatkan produksi. Untuk itu perlu dikembangkan program berbasis partisipasi masyarakat meliputi pemberdayaan UMKM. Metode yang digunakan melalui program KKN PPM yakni pendampingan bersama mahasiswa KKN IT 140 melakukan sosialisasi dengan para tokoh dan pelaku bisnis dengan mitra Cake & Cookies Nawangramatun dan AW Catering, pemetaan potensi dan produk UMKM, pendampingan penataan proses produksi dan pemasaran produk UMKM meliputi identifikasi alternative supplier bahan baku, membuat inovasi produk, pengembangan mitra pemasaran, pembuatan sistem informasi manajemen dan pelatihan untuk pemasaran produk UKM berbasis digital marketing. Hasilnya terlaksananya program pengabdian yang diharapkan dapat meningkatkan daya jual UMKM dan berimplikasi meningkatkan perekonomian masyarakat di Dusun Botokan dan Dusun Jombon. Selain itu, diharapkan masyarakat juga dapat menggerakkan kegiatan karang taruna yang sudah ada.
MENINGKATKAN KETRAMPILAN PENGOLAHAN PRODUK HASIL PERTANIAN
Pujastuti Sulistyaning Dyah;
Lestari Rahayu
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (551.161 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.45.669
Penanganan produk hasil pertanian selain bertujuan untuk menyelamatkan bahan dari kerusakan, dapat memberikan peluang dengan naiknya nilai tambah setelah produk diolah menjadi bentuk baru. Salah satu jenis produk yang mudah ditangani dan diolah dan dapat dikerjakan dengan sederhana yaitu cabai sebagai bahan peramu makanan dalam bentuk bubuk dan jahe sebagai minuman penghangat tubuh dalam bentuk bubuk juga. Sebagai obyek sasaran pengabdian terpilih yaitu kelompok persyarikatan Aisyiyah cabang Blunyah, Mlati, Sleman. Dengan diadakannya kegiatan produksi olahan tersebut diharapkan dapat menjadika peluang bagi anggota Aisyiyah setempat menjadi produktif. Metode dilakukan dengan penyuluhan dan pelatihan ketrampilan pembuatan bubuk cabai dan bubuk jahe serta membuat kemasan yang menarik. Hasil kegiatan kelompok mitra 100 % puas dengan adanya produk cabai dan jahe karena penggunaan cabai hamper setiap hari ibu rumah tangga tersedia dalam bentuk bubuk akan lebih praktis dalam penyimpanan dan pengolahan. Sedangkan bubuk jahe merupakan minuman yang digemari semua kalangan, terutama pada musim penghujan. Selanjutnya dengan membuat kemasan yang menarik kedua produk ini akan dapat dipasarkan sebagai sumber pendapatan keluarga. Dengan kegiatan mitra termotivasi untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan.
PERENCANAAN DAN PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA UNTUK KETAHANAN EKONOMI RUMAH TANGGA DI MASA PANDEMI COVID-19
Harjanti Widiastuti;
Evy Rahman Utami
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (571.731 KB)
Perencanaan keuangan merupakan aspek yang krusial dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. Pengetahuan terkait literasi keuangan sangat diperlukan dalam mengatur pengelolaan keuangan khususnya keuangan rumah tangga. Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan ide kreatif dan kewirausahaan merupakan salah satu strategi dalam mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga. Dalam situasi ekonomi yang serba terbatas, kebutuhan sehari-hari dalam hal nutrisi dari sayuran dan buah pada dasarnya harus dipenuhi secara mandiri. Hal ini dapat direalisasikan melalui sebuah program pemberdayaan sosial. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan dan menambah penghasilan masyarakat di masa pandemi. Sasaran dari program ini adalah kelompok desa wisma RW 07 di Padukuhan Nasri, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Yogyakarta. Program pelatihan tersebut tidak hanya melibatkan para ibu rumah tangga, tetapi juga seluruh anggota keluarga. Program tersebut dilakukan dengan memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan pupuk kompos dari sampah organik, pelatihan budidaya sayur (pembibitan dan penanaman), pengolahan hasil budidaya sayuran, dan perencanaan & pengelolaan keuangan keluarga. Hasil pemberdayaan yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terkait perencanaan dan pengelolaan keuangan keluarga, pengolahan hasil budidaya sayuran, dan pembuatan pupuk kompos. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh penghasilan tambahan dan meringankan pengeluaran biaya pangan dimasa pandemi seperti saat ini.
Pemanfaatan Pekarangan Sebagai Lumbung Hidup Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga di Saat Pandemi
Heri Akhmadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (899.104 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.45.671
Musibah pandemik Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini telah ikut dirasakan pengaruhnya oleh segenap lapisan masyarakat termasuk warga Dusun Ngentak Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul. Diberlakukannya pembatasan aktivitas dan usaha telah mempengaruhi penghidupan warga yang pada akhirnya mempengaruhi kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Lahan pekarangan yang dioptimalkan pemanfaatannya salah satunya sebagai lumbung hidup atau warung hidup dapat menjadi alternatif bagi warga untuk memenuhi sebagian atau keseluruhan kebutuhan pangannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memotivasi dan melatih warga dalam hal ini anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk mengoptimalkan pekarangan sebagai lumbung hidup sehingga diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga terutama di saat pandemi. Metode observasi, sosialisasi dan penyuluhan serta pelatihan digunakan pada kegiatan ini. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa warga antusias untuk belajar dan berlating memanfaatkan pekarangan sebagai salah satu sumber pangan keluarga. Pemanfaatan pekarangan sebagai lumbung hidup memberikan harapan bagi warga untuk dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan yang berasal dari lahan sendiri terlebih di saat pandemi.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pesantren Masyarakat, Urban Farming dan Usaha Ekonomi
Evi Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.67 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.672
Secara geografis letak Kampung Karangkajen di Kelurahan Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan. Kecamatan Mergangsan memiliki 3 kelurahan, diantaranya kelurahan Brontokusuman, Keparakan dan Wirogunan. Kelurahan Brotokusuman terdiri dari 6 kampung, yaitu kampung Karangkajen, Karanganyar, Brotokusuman, Lowanu, Prawirotaman dan Timuran. Amal usaha Muhammadiyah di bidang keekonomian, jumlah dan jenisnya masih sangat sedikit bila dibandingkan dengan amal usaha di bidang lain. Terlebih di bidang pangan yang sungguhnya sangat diperlukan anggota/warga/simpatisan Muhammadiyah. Masih banyaknya warga dan simpatisan Muhammadiyah yang kehidupan ekonominya masih di di level bawah (dhuafa), termasuk yang berdomisili di kampung Karangkajen kota Yogyakarta. Beratnya beban ekonomi itu ditambah dengan pandemi Covid-19 yang mengakibatkan sulitnya melanjutkan usaha ekonomi dan pemutusan hubungan kerja buruh. Menyadari akan hal itu, kiranya sangat perlu dilakukan usaha-usaha pada bidang keekonomian, khususnya pada bidang produksi pangan melalui kegiatan pertanian. Kegiatan pertanian yang dimaksud berupa pertanian untuk ketahanan pangan keluarga dan pertanian skala industry. Oleh karena subyek program ini berada di kota, maka pertanian yang dipilih adalah pertanian kota (urban farming) dengan membentuk pesantren masyarakat.
PEMBUATAN PROFIL LEMBAGA DISABILITAS DAN INDUSTRI MIKRO DESA
Arni Surwanti;
Retno Widowati PA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (426.75 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.673
Desa Panggungharjo memiliki visi mewujudkan masyarakat yang sejahtera, pemerintah desa selalu berusaha memiliki program pemberdayaan masyarakat yang inklusi. Masyarakat yang inklusi termasuk di dalamnya adalah penyandang disabilitas. Perhatian yang besar bagi penyandang disabilitas, pemerintah desa memfasilitasi kantor organisasi penyandang disabilitas CIQAL. Organisasi ini bekerja untuk advokasi dan pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas. Komitmen desa untuk menuju masyarakat yang mandiri dan sejahtera dilakukan dengan mendorong terwujudnya kelompok usaha mikro, yaitu kelompok usaha Eggroll dan Cheese Stick Lele. KKN IT ini dilakukan untuk membranding organisasi penyandang disabilitas ini dan 2(dua) kelompok usaha mikro, dengan menyusun konten Website Organisasi penyadang disabilitas yang berisi profil lembaga. E-book tentang company profile yang berisi pelaksanaan program dan kegiatan. E-book menjadi bagian konten website, sehingga e-book ini akan diupload pada website CIQAL. Program KKN IT ini juga akan memperluas segmen pasar kedua kelompok usaha di Desa Penggunghajo melalui pelatihan dan pembuatan media dan konten marketing online.usaha mikro makanan kering di Desa Panggungharjo, Melalui program KKN IT ini profil lembaga dan profil usaha di Desa Panggungharjo tersusun dan terpublikasikan dengan harapan akan ada jejaring lebih banyak akan diperoleh bagi lembaga disabilitas dalam pelaksanaan program, serta adanya promosi bagi usaha mikro di Desa Panggungharjo, sehingga akan meningkatkan omset penjualan usaha.
PEMBUATAN DAN IMPLEMENTASI MEDIA SOSIAL DI UMKM
Asroni Asroni;
Cahya Damarjati;
Asri Tri Wulandari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (768.408 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.674
Peristiwa pendemi Covid-19 telah merubah tatanan kehidupan, terutama kebutuhan ekonomi untuk menunjang kehidupan untuk hidup layak demi Kesehatan dan kesejahteraan. UMKM Sumulur Catering dan Klepon dan Ormas TPA Masjid Nur Rochman Dusun Turi seiring dengan waktu juga berusaha untuk membantu Warga Sekitar untuk menjadikan media perantara dalam transaksi jual beli dari pelapak yang dimiliki Warga dengan menitipkan ke UMKM Sumulur Catering dan Klepon. Perkembangan Teknologi Informasi telah membuat komunikasi lebih cepat dan akurat dan mudah dijangkau secara online, didukung pada masa pandemi aktifitas dibatasi dengan adanya pandemi. UMKM Sumulur Catering dan Klepon untuk memasarkan produknya ke Warga tetapi kurang efektif karena masih manual dengan cara Pembeli ke lokasi atau Membawa dagangan ke Pasar. Warga sudah terbiasa menggunakan handphone, maka untuk lebih mendekatkan tepat sasaran akan dikembangkan dengan membuat aplikasi Instagram/facebook yang nantinya bisa diunduh di play store/app store untuk diunduh dan diinstal. Dengan aplikasi media sosial/medsos akan lebih mudah proses transaksi sehingga dapat meningkatkan kwantitas jumlah produk yang terjual. Dengan banyaknya transaksi akan mampu meningkatkan kesejahteraan bari Warga.
PEMBUATAN DESAIN PROTOTIPE APLIKASI MOBIL DAN MEDIA SOSIAL
Asroni Asroni;
Cahya Damarjati;
Sifa Dinia
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1111.046 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.675
Peristiwa pendemi Covid-19 telah merubah tatanan kehidupan, terutama kebutuhan ekonomi untuk menunjang kehidupan untuk hidup layak demi Kesehatan dan kesejahteraan. Al-Iman Boga seiring dengan waktu juga berusaha untuk membantu Warga Sekitar untuk menjadikan media perantara dalam transaksi jual beli dari pelapak yang dimiliki Warga dengan menitipkan ke Al-Iman Boga. Perkembangan Teknologi Informasi telah membuat komunikasi lebih cepat dan akurat dan mudah dijangkau secara online, didukung pada masa pandemi aktifitas dibatasi dengan adanya pandemi. Al Iman Boga sudah memliki Website untuk memasarkan produknya ke Warga tetapi kurang efektif karena website kurang diminati Warga karena mayoritas Warga menggunakan handphone, maka untuk lebih mendekatkan tepat sasaran akan dikembangkan dengan membuat desain prototipe aplikasi android/iphone yang nantinya bisa diunduh di play store/app store untuk diunduh dan diinstal. Dengan aplikasi mobile akan lebih mudah proses transaksi sehingga dapa meningkatkan kwantitas jumlah produk yang terjual. Aplikasi lain yang akan ditambahkan untuk meningkatkan transaksi adalah Instragram, Facebook. Dengan banyaknya transaksi akan mampu meningkatkan kesejahteraan bari Warga.
PENINGKATAN BRAND KERIPIK BELUT BERBASIS MEDIA ONLINE
Putri Rachmawati;
Hanifah Rahmi Fajrin;
Parwoto Parwoto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (727.723 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.676
Zaman semakin maju dan berkembang digital online sangat berguna pada saat ini. Dua tahun berjalan ini Indonesia masih berjuang dengan wabah covid-19, sehingga mobilitas masyarakat dibatasi. UMKM yang belum menggunakan media social online akan kesulitan dalam menjajakan penjualannya. Tujuan pengabdian ini memanfaatkan teknologi informasi khususnya media social dan marketplace untuk mengenalkan brand baru. Kelompok UMKM belut ini terbentuk untuk kebutuhan keseharian menggunakan bahan baku lokal daerah Klaten. Kebanyakan dalam bentuk berbagai varian keripik lokasi yang sangat strategis dekat dengan tempat wisata yaitu Candi Prambanan dan komplek candi lainnya sebelum pandemic banyak penjualannya, akan tetapi semenjak beberapa tahun ini menurunnya penjualan sehingga kelompok ini memerlukan upaya untuk peningkatan penjualannya. Manfaat dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan penjualan melalui digital online. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah pengembangan “branding” produk dan berbasis IT. Sasaran program ini adalah kelompok ibu – ibu di Kebondalem dan UMKM belut. Pengabdian ini menggunakan platform media social Instagram dan marketplace shopee serta titik koordinat pada google map dengan Brand “Bu Joko”
MEMBANGUN PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA KECIL KONVEKSI DI ERA PANDEMI MELALUI PEMBUATAN MEDIA SOSIAL
Muh. Naim Madjid;
Tumin Tumin
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (757.441 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.677
Sinar Konveksi merupakan usaha kecil yang beroperasi di desa Semanu, kecamatan Semanu, Gunungkidul Yogyakarta sejak tahun 2014 hingga sekarang. Usaha kecil ini berfokus pada konveksi pakaian seragam sekolah dan perguruan tinggi yang ada di wilayah propinsi DI Yogyakarta dengan bentuk pemberdayaan masyarakat desa sekitar. Selama di era pandemi ini kegiatan konveksi pakaian seragam di Sinar Konveksi berhenti dan menyebabkan pendapatannya menurun hingga 80%. Tampak bahwa upaya kreatifitas dan membaca peluang dari kejadian covid-19 ini tidak dilakukan oleh usaha kecil Sinar Konveksi. Dengan demikian, solusi yang ditawarkan adalah pembuatan media sosial (blogspot, facebook, Instagram, dan e-Shopee) yang bertujuan untuk memperluas jaringan bisnis. Inovasi dan pengembangan berbasis IT bagi usaha sejenis ini sengaja dipilih untuk menyelesaikan permasalahan yang ada, terutama dalam memandang urgensi penggunaan dan pemanfaatan IT di era digital ini sebagai akses dan kemudahan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah. Melalui kegiatan pelatihan pemanfaatan IT yang diberikan sungguh memberikan kontribusi besar dan berarti bagi pemilik dan karyawan Sinar Konveksi terutama dalam hal peningkatan literasi digital, etos kerja dan semangat produktivitas di era pandemi ini. Hal itu terlihat jelas dari antusias dan respon (umpan balik) yang baik dari pihak mitra, usaha kecil Sinar Konveksi. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan peningkatan ekonomi yang baik dan berterusan