Articles
1,338 Documents
ECOPRINT BANGKIT SAAT PANDEMI COVID 19 DI KOTA YOGYAKARTA
Muchamad Zaenuri;
Titiek Widyastuti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (524.26 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.763
Paper ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) ecoprint untuk bangkit dalam menghadapi situasi pandemi covid 19. Kelompok pengrajin Canting Makaryo yang terletak di Kelurahan Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta juga gamang dalam menghadapi situasi pandemi sekarang ini. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah menurunnya omset penjualan dan tidak lagi terselenggaranya berbagai pelatihan ecoprint yang biasanya dilakukan. Solusi yang ditawarkan adalah dengan membangkitkan kembali semangat untuk melakukan pemasaran berbasis digital dan menawarkan produk pelatihan dengan sistem daring bagi konsumen. Tujuan yang ingin dicapai adalah agar dapat mengembalikan dan meningkatkan omset penjualan dan menyelenggarakan pelatihan jarak jauh yang aplikatif dan sesuai kebutuhan konsumen. Target khusus yang ingin dicapai adalah terpenuhinya target penjualan kembali seperti normal dan terselenggaranya pelatihan seperti kondisi semula. Metode yang dipakai melalui penyusunan sistem informasi pemasaran produk berbasis digital dan penguatan pemasaran, serta pembuatan modul pelatihan berbasis digital. Hasil dari program ini adalah tersusunnya sistem informasi pemasaran berbasis digital dan modul pelatihan. Manfaat yang diperoleh dari program pengabdian masyarakat ini adalah bahwa UMKM mitra menjadi terbantu dan mampu bangkit menghadapi pandemi covid 19. Tindak lanjut dari program ini adalah perlunya evaluasi pelaksanaan untuk melihat kenaikan omset penjualan dan respon konsumen.
PERIJINAN USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLAAN USAHA
Rr. Sri Handari Wahyuningsih;
Alni Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (397.046 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.764
Manajemen Usaha bagi UMKM khususnya sektor rumah tangga merupakan permasalahan yang sering dihadapi. Disamping itu, keterbatasan pemahaman tentang bagaimana menjalankan usaha dengan mengantongi perijinan usaha merupakan permasalahan lain. Disisi lain pada masa pandemi ini, usaha rumahan merupakan alternatif penguatan ketahanan keluarga. Mitra pendampingan ini adalah Usaha Katering Ni’ma, yang merupakan bisnis rumahan, dikelola keluarga eks-pekerja outsourcing yang memiliki potensi pengembangan cukup baik, namun memiliki kendala di kedua isu tersebut. Program PKM ini bertujuan menyelesaikan permasalahan mitra yaitu meningkatkan kapasitas usaha yang dirinci melalui kegiatan yaitu penyuluhan pentingnya perijinan, manajemen usaha, diversifikasi usaha dan pencatatan keuangan. Metode yang digunakan adalah Penyuluhan, Focus Group Discussion (FGD), pendampingan, monitoring dan evaluasi. Dalam program ini dilakukan penyerahan barang yang mendukung antara lain papan nama usaha, perbaikan dapur, dan alat produksi yang mendukung program. Hasil program diharapkan mendorong kapasitas usaha dan kemandirian UMKM mitra. Output program adalah ijin usaha berupa Nomer Induk Berusaha (NIB), sertifikat penyuluhan, proses sertifikasi pengajuan ijin industri rumah tangga (PIRT), video kegiatan, dan publikasi artikel dalam seminar.
PENINGKATAN KINERJA KOPERASI BMT AMANAH MELALUI PENATAAN MANAJEMEN ORGANISASI
Alni Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (228.325 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.765
BMT Amanah merupakan koperasi primer yang didirikan oleh kelompok ternak yang saat ini berdomisili di Kranggan, Galur Kulon Progo. Dalam perkembangannya BMT Amanah menghadapi permasalahan pada manajemen organisasi khususnya aturan dan mekanisme setiap kegiatan yang dilakukan belum terstandarisasi dan administrasi pembukuan yang belum tertata dan terdokumen dengan baik, sehingga, masih banyak terjadi tidak ada notulensi rapat, masih banyak dokumen yang belum terarsipkan. Program peningkatan kinerja koperasi BMT Amanah bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pengurus dan pengelola tentang pentingnya administrasi pembukuan melalui penataan manajemen organisasi dan Standard Operation Procedure (SOP). Metode yang digunakan dalam peningkatan kinerja tersebut dalam bentuk: 1) Pelatihan tentang pengarsipan dan Standard Operating Procedure (SOP) yang dapat memahamkan kepada pengurus dan pengelola tentang penataan organisasi; 2) Pendampingan penyusunan administrasi pembukuan/pengarsipan yang dapat memberikan penataan dan ketertiban administrasi koperasi; 3) Pendampingan dan penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) yang dapat menjadi panduan pelaksanaan kegiatan. Implikasi dari pengabdian ini dapat meningkatkan pemahaman pengurus dan pengelola dalam aspek manajemen organisasi BMT Amanah. Secara keseluruhan kinerja BMT Amanah menjadi meningkat dan meningkatkan kepercayaan anggota dan masyarakat terhadap BMTAmanah.
OPTIMUSE-PRINT (OPTIMALISASI UMKM DAN ECOPRINT TEMBINDIGO) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA DI MASA PANDEMI COVID-19
Muhammad Arif Rizqi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (491.486 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.766
Dusun Tembi yang terletak di wilayah Kapenewon Sewon, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi sumber daya manusia dan hasil budaya berupa makanan khas Sego Kemul dan batik Ecoprint. Dengan adanya perkembangan IPTEK di masa Pandemi COVID-19 ini diharapkan pengelolaan dan pemasaran dari produk tersebut bisa semakin berkembang. Namun kenyataannya hal tersebut belum terwujud dikarenakan keterbatasan pengetahuan dan sarana prasarana pendukung. Program pengabdian masyarakat bersama KKN IT UMY 2020 unit 130 diharapkan mampu mengoptimalkan potensi dusun Tembi dalam aspek sumber daya yang tergabung dalam kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)tersebut. Program yang diusung dengan nama OPTIMUSE-PRINT bertujuan untuk optimalisasi pemasaran produk UMKM Sego Kemul dan optimalisasi pemasaran batik ecoprint di UMKM Tembindigo. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan, pendampingan, serta collaborative learning. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat tersebut berupa pelatihan pengelolaan marketplace dan pembukuan, pembuatan video profil, pembuatan akun marketplace, serta pengadaan sarana prasarana pendukung UMKM Sego Kemul dan UMKM Tembindigo.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN BAGI PENGUSAHA MIKRO DI MASA PANDEMI COVID-19
Munjiati Munawaroh
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.885 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.767
Program Kemitraan Masayarakat ini dilakukan untuk memberikan solusi pengelolaan usaha mikro bagi pelakunya, terutama pada masa pandemi Covid-19. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan perekonomian pengusaha mikro yang didampingi khususnya dan memberikan inspirasi bagi masyarakat pengusaha mikro lainnya agar mampu bertahan dengan memanaje usahanya lebih baik pada masa pandemi ini. Metode yang digunakan adalah dengan pendampingan pengelolaan usaha dimulai dari identifikasi masalah, membuat alternatif keputusan, merencanakan kegiatan, pelaksanaan keputusan, dan evaluasi. Hasil dari program ini adalah terciptanya branding dan manajemen usaha yang lebih baik, sehingga produk semakin dikenal oleh masyarakat, karena menampikan informasi produk serta cara pemesanannya. Display produk menjadi yang lebih baik dan higienis, sehingga semakin meyakinkan bagi konsumen untuk membelinya. Implikasi dari program ini adalah terlaksananya manajemen usaha yang lebih baik sehingga meningkatkan perekonomian dan memperbaiki kehidupan pengusaha mikro khususnya, dan memberikan manfaat kepada masyarakat pada umumnya. Dengan demikian pendampingan usaha mikro sangat dibutuhkan agar pengusaha mikro tetap bertahan dan mengembangkan usahanya terutama pada masa pandemi Covid-19.
STRATEGI PENINGKATAN PEMASARAN DAN PENJUALAN MELALUI PEMBUATAN WEBSITE DAN E-MARKETING
Hosam Alden Riyadh;
Hadiyan Prayoga
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (168.427 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.768
Perkembangan UMKM setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlahnya. Tahun 2017-2018 mengalami peningkatan sebesar 1,2 juta. COVID-19 sendiri memberikan pengaruh yang sangat tinggi bagi pelaku usaha, seperti kegiatan pemasaran. Hal ini menjadi tantangan bagi pelaku usaha. Pelaku usaha yang berada di Desa Sumberagung merupakan salah satu obyek usaha yang bisa dikembangan karena terkenal dengan kerajinan eceng gondok. Salah satu cara untuk marketing dalam era digital dan kondisi Pandemic saat ini adalah dengan melakukan kegiatan pemasaran secara digital/online. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan dan memberikan strategi pemasaran dan penjualan melalui media digital dan e-marketing. Metode yang dilakukan yaitu dengan memberikan sosialisasi dan pembuatan media untuk pemasaran digital bagi pelaku usaha di Desa Sumberagung. Hasil dari kegiatan ini adalah warga di Desa Sumberagung sebanyak 20 orang diwakili 3 orang pelaku UMKM melakukan sosialisasi, diskusi dan pelatihan mengenai pembuatan website dan E-Marketing. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan bagi Pelaku usaha dan mampu untuk memasarkan produk lebih luas.
Peningkatan Pemasaran Hasil UMKM Di Era Pandemi Covid 19
Erma Febriani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (470.812 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.769
Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan secara blanded, yakni offline dan online dengan target produsen tempe. Tujuan khusus yang ingin dicapai dari kegiatan program kemitraan masyarakat ini adalah meningkatkan produktivitas mitra, meningkatkan pendapatan mitra dan memperluas pemasaran produk dari mitra, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dari kegiatan tersebut dan tempe tidak terjual dengan harga murah. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah metoda deskriptif melalui pendekatan dan usaha komprehenship pada aspek sosial, budaya, religi, mutu layanan dan kehidupan bermasyarakat terhadap produksi tempe melalui penyuluhan dan pelatihan dengan menggunakan zoom mengenai produksi tempe. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan tersebut adalah pembuatan tempe yang higienis, pelatihan pemasaran produk online, pelatihan pembukuan dan budgeting, pengenalan media online, pembuatan plang produsen tempe, pembuatan design label produk tempe, pencetakan label dan packaging.
PENINGKATAN STRATEGI PENJUALAN HASIL UMKM KIPAS TANGAN DI ERA PANDEMI COVID-19
Ana Taqwa Wati;
Erma Febriani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (694.438 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.770
Pandemi COVID-19 sangat berpengaruh pada penurunan pemasaran produk kipas tangan. Hal yang sangat berpengaruh terhadap pemasaran kipas tangan adalah penurunan sektor pariwisata, berkurangnya penyelenggaraan kegiatan pesta yang membutuhkan souvenir. Proyek pengabdian ini bertujuan untuk membantu pengusaha dalam meningkatkan kembali penjualan kipas tangan. Metode peningkatan pemasaran kipas tangan yang digunakan adalah dengan pemanfaatan media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Whatsapp Group. Sebagai hasil dari pengabdian ini adalah (1) Sosialisasi program kepada mitra, (2) Sosialisasi pentingnya media sosial dalam bisnis, (3) Pendampingan pembuatan katalog, dan (4) Pembuatan video profil mitra. Implikasi dari pengabdian ini kepada mitra adalah terbukanya wawasan dan wacana baru terkait dengan metode penjualan produk dengan memanfaatkan media sosial yang sudah familiar atau yang sering mitra jumpai. Sebagai kesimpulan dari hasil pengabdian ini adalah betapa pandemi sangat berimbas kepada para pengusaha, yang mana tidak semua pengusaha siap dalam menghadapinya. Program pengabdian ini dimaksudkan sebagai pendampingan kepada mitra dalam membantu memberikan wacana model penjualan produk dengan menggunakan media sosial yang biasa dijumpai seperti Facebook, Instagram, dan Whatsapp Group.
PENGENALAN APLIKASI GOOGLE TRANSLATE BAGI IBU-IBU DENGAN ANAK USIA SEKOLAH
Ika Wahyuni Lestari;
Evi Puspitasari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (197.303 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.42.771
Adanya pembelajaran dilaksanakan di rumah secara daring karena COVID-19 membuat banyak orang tua yang kesulitan mendampingi putra/I dalam belajar Bahasa Inggris. Oleh karena itu perlu ada pendampingan bagi para orang tua. Program kemitraan masyarakat (PKM) yang diusulkan ini adalah pelatihan pendampingan pembelajaran Bahasa Inggris secara mandiri bagi ibu-ibu dengan anak usia sekolah dasar dan menengah dengan memanfaatkan aplikasi Google Translate. Mitra dari program ini adalah Masjid Salsabila yang beralamat di Dusun Kaliwilut RT 19 RW 10 Kaliagung, Sentolo, Kulon Progo. Program dilaksanakan melalui beberapa tahapan: analisis kebutuhan, sosialisasi, pretes, pelatihan, posttest, dan evaluasi. Pretes dan postes diberikan untuk mengukur tingkat kepercayaan diri para peserta dalam memberi pendampingan bagi putra/i mereka. Sementara itu, pelatihan dilaksanakan sebanyak tiga kali pada 21 Maret 20201, 4 April 2021, dan 11 April 2021 selama 90 menit untuk setiap pertemuannya dengan mode luring. Dalam pelatihan ini, para peserta diajak untuk mengenal aplikasi Google Translate yang dapat membantu mereka dalam mendampingi putra/i dalam belajar Bahasa Inggris. Hasil dari angket menunjukkan bahwa para peserta memiliki peningkatan kepercayaan diri dalam memberi pendampingan Bahasa Inggris bagi putra/i mereka setelah mengikuti pelatihan ini (Mpretest = 1,79; Mpostes = 2,92). Para peserta juga menyatakan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi mereka.
OPTIMALISASI PEMASARAN DIGITAL SEBAGAI UPAYA PEMULIHAN USAHA KERAJINAN GERABAH
Rita Kusumawati;
Alien Akmalia
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (526.976 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.772
Program pengabdian ini bertujuan untuk membantu mitra memulihkan usahanya melalui pemasaran digital. Mitra dalam program pengabdian ini adalah Minnis Gallery. Usaha yang dirintis sejak tahun 2010 oleh bapak Pusoko Bintoro, ini memproduksi dan menjual gerabah di daerah Kasongan. Selama ini minnis galery melayani pembeli dari luar negeri maupun dalam negeri, baik itu pembeli(konsumen) akhir maupun reseller. Rata rata pendapatan bersih mitra perbulan sebesar Rp.. 30.000.000,-. Namun sejak pandemi covid 19 melanda Indonesia dan juga seluruh dunia, mitra menghadapi permasalahan yaitu turunnya penjualan produk hingga 80 %.. Turunnya penjualan tersebut berdampak pada aspek-aspek lainnya yaitu proses produksi gerabah untuk sementara dihentikan, karyawan yang dimiliki sebanyak 12 orang terpaksa dirumahkan dulu.. Kondisi keuangan mitra saat ini mulai mengalami kesulitan likudititas. Untuk mengatasi permasalahan diatas, maka solusinya adalah dengan pengaplikasian digital marketing melalui media social (instagram), dan marketplace. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah: FGD, pelatihan dan pendampingan, dan pengadaan media promosi. Hasil yang didapatkan dari program ini adalah:mitra memiliki: papan nama usaha yg baru dan menarik, instagram dengan desain feed dan konten yang menarik, akun penjualan di marketplace shopee & tokopedia,serta mitra bisa mengaplikasikan pemasaran digital pada usahanya.