Articles
1,338 Documents
PENDAMPINGAN BUMDES TIRTA KAMULYAN KANGEN WATER DI DESA BANGUNJIWO, KASIHAN, BANTUL, YOGYAKARTA
Barbara Gunawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.463 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.752
Tujuan kegiatan ini adalah meningkatan pendapatan BUMDes melalui usaha air minum kemasan Tirta Kamulyan, yang merupakan salah satu unit usaha BUMDes Bangunjiwo. Permasalahan pada bidang produksi, yaitu belum adanya filter untuk menyaring air yang siap minum dan proses penuangan yang kurang higienis; sedangkan untuk bidang pemasaran adalah kurangnya kemampuan pengelola dalam memasarkan produk secara online, disamping itu kemasan yang digunakan tidak menarik. Metode yang digunakan adalah: 1) Pengadaan dan pelatihan penggunaan filter air minum kemasan, 2) Ceramah sosialisasi protokol kesehatan bagi pengelola BUMDes dan karang taruna, 3) Pelatihan dan pendampingan pembuatan label kemasan produk, pemasaran produk secara online, dan pembuatan blok dan sosial media untuk karang taruna. Dari kegiatan pengabdian terselenggara kegiatan berupa: 1) Pengadaan filter air dan pelatihan pemanfaatan filter air, 2) Sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 bagi pengelola BUMDes dan karang taruna, memasang banner protocol Covid-19 di sekitar BUMDes, memberikan alat protokol kesehatan, 3) Pelatihan dan pendampingan pembuatan label kemasan produk, 4) Pelatihan dan pendampingan pemasaran produk secara online; dan 5) Pelatihan dan pendampingan pembuatan blok dan sosial media untuk karang taruna. Semua kegiatan selesai dilaksanakan dan berhasil baik, setelah program pengabdian, penjualan produk Tirta Kamulyan Kangen Water meningkat 20%.
OPTIMALISASI KEMANDIRIAN EKONOMI DALAM MENGEMBANGKAN PERAN ANGGOTA ORGANISASI AISYIYAH RANTING NGADIWINATAN
Rahmah Rahmah;
Yusi Riwayatul Afsah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (563.353 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.753
Aisyiyah sebagai organisasi perempuan keagamaan di Ngadiwinatan memiliki beragam kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat salah satunya pemberdayaan kemandirian ekonomi warga Aisyiyah. Di masa pandemi ini kiprah Aisyiyah Ranting Ngadiwinatan sangat dibutuhkan untuk membantu warga Aisyiyah yang terkena dampak kesulitan ekonomi khususnya dalam mempertahankan kemandirian ekonomi. Sehingga dibutuhkan suatu upaya untuk dapat memfasilitasi ataupun membantu kesulitan ekonomi warga Aisyiyah Ngadiwinatan. Adapun tujuan akhir dari kegiatan ini adalah optimalisasi peran organisasi Aisyiyah ranting Ngadiwinatan dalam kemandirian ekonomi anggota Aisyiyah Ngadiwinatan. Kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan yang diawali dengan kegiatan seminar kewirausahaan, membuat forum diskusi online dan memfasilitasi pembukaan unit usaha ekonomi ranting aisyiyah Ngadiwinatan. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan peserta dalam berwirausaha, terlibatnya secara aktif anggota dalam warung online dan terbentuknya pengelola kedai BUEKA Ngadiwinatan. Implikasi dari kegiatan ini adalah meningkatnya wawasan para peserta untuk mengembangkan usahanya melalui online dengan memanfaatkan media sosial serta saling bekerjasama. Simpulan dari kegiatan ini adalah partisipasi aktif dan motivasi yang tinggi dari pengurus dan anggota Aisyiyah ranting Ngadiwinatan menjadikan segera terbentuknya unit usaha ekonomi yang beri nama kedai BUEKA Ngadiwinatan sebagai wadah kemandirian ekonomi warga Aisyiyah Ngadiwinatan.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK USAHA MIKRO KECIL MENENGAH
Rozikan Rozikan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.63 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.754
Pemasaran merupakan unsur penting dalam pengembangan suatu usaha maupun produk. Terutama dalam pengembangan suatu usaha mikro kecil (UMKM) untuk dapat bersaing dengan usaha-usaha lain yang lebih berskala besar. Produk tentunya membutuhkan nilai jual yang tinggi agar mampu bersaing dengan produk-produk lain. Salah satu caranya adalah dengan peningkatan kualitas produk karena adanya jaminan mutu dari produk. Mutu produk dapat dijamin dengan kualitas produk, packaging, maupun branding untuk menambah kepercayaan konsumen akan mutu dari produk tersebut. Dengan ditingkatkannya nilai jual produk ini diharapkan mampu menyebabkan jangkauan pemasaran produk yang lebih luas. Program pengabdian ini bertujuan untuk membantu mitra meningkatkan nilai jual produk melalui pengelolaan produksi, branding, pengemasan serta pemasaran beberapa produk yang diproduksi oleh UMKM di Desa Tirtosari, Kretek, Bantul, Yogyakarta seperti geplak, kue satu, peyek dan kethak. Langkah-langkah yang dilakukan dalam program pengabdian ini yaitu observasi mitra pengabdian, diskusi mengenai masalah mitra, pelatihan dan pengontrolan, pengawasan dan penyusunan laporan akhir. Program yang dilaksanakan ini menghasilkan izin PIRT bagi beberapa mitra yang ada di Desa Tirtosari, Kretek, Bantul serta dapat membantu mitra untuk meningkatkan pemasaran produk. Program ini berjalan dengan baik karena mitra berpartisipasi secara aktif selama pelaksanaan kegiatan.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK UMKM PEYEK MELALUI IZIN PIRT
Rozikan Rozikan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (486.905 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.755
Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) merupakan usaha kecil yang dimiliki sebagian masyarakat yang perlu dikembangkan. Pada saaat ini masih banyak UMKM yang sangat membutuhkan pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk dan pendampingan dalam pengurusan legalitas usaha dan legalitas kualitas produk yang dihasilkan. Pengabdian ini mrupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas produk dan legalitas dengan mendapatkan sertifikasi Produk industri Rumah Tangga (PIRT) yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan daerah setempat. Di desa Tirtosari terdapat produksi Peyek pada salah satu UMKM yang sudah berjalan selama 6 tahun. UMKM peyek ARS merupakan usaha yang sekarang di tekuni berbentuk usaha rumahan yang belum mendapatkan legalitas dan belelum mendapatkan sertifikasi PIRT. Pendampingan yang dilakukan dalam pengabdian adalah pengurusan sertifikasi PIRT, dalam mendapatkan sertifikasi tersebut ada beberapa tahapan yang dilakukan mulai dari penyuluhan kelayakan air dan PIRT, proses pengujian air, pendaftaran PKP (Pengusaha Kena Pajak), pengambilan sample air, hasil uji lab, memproses NIB (Nomor Induk Berusaha) dan IUMK (Izin Usaha Mikro dan Kecil) melalui OSS (Operating Support System), permohonan rekomendasi, survey tempat produksi, dan yang terakhir proses pengajuan formulir PIRT.
PEMBERDAYAAN BUMDES DALAM PENINGKATAN DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN
Sigit Widadi;
Nur Hudha Wijaya;
Utami Nur
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (766 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.756
BUMDes dapat berkembang apabila memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik dan akuntabel sebab kepercayaan masyarakat terhadap BUMDes dipengaruhi oleh kondisi keuangan yang dapat diketahui melalui laporan keuangan. Bagi BUMDes yang sedang merintis bisnis, tata kelola keuangan dapat dilakukan dengan metode yang paling sederhana dan di kemudian hari dikembangkan sesuai perkembangan BUMDes. BUMDes Mahanani Desa Dadapayu adalah satu dari lima BUMDes di Kecamatan Semanu Kabupaten Gunungkidul yang hingga akhir tahun 2020 belum dapat menyajikan laporan keuangan secara rutin untuk menunjukkan indikator perkembangan bisnisnya. Artikel ini memaparkan upaya pemberdayaan BUMDes Mahanani agar dapat menyusun pola pencatatan transaksi dan menyusun laporan keuangan secara manual sesuai bidang bisnis yang dijalankan. Metode pemberdayaan menggunakan pelatihan dan pendampingan agar BUMDes mampu menyusun laporan keuangan secara rutin sesuai periode pelaporan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Diharapkan hasil pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan BUMDes dalam mengelola keuangan bisnisnya dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga bisnis yang dikelola oleh Desa.
PENGEMBANGAN DAN PEMASARAN ONLINE UMKM WEDANG UWUH
Laila Ma’rifatul Azizah;
Aris Slamet Widodo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (793.413 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.757
Usaha Wedang Uwuh Maremi berdiri sejak tahun 2008 dan merupakan salah satu contoh UMKM yang kemudian turut melengkapi dalam perkembangan ekonomi Desa Girirejo Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul. Namun, selama pandemi Covid-19 terjadi penurunan omset penjualan dikarenakan banyak konsumen yang tidak melakukan pembelian. Salah satunya dikarenakan model pemasaran yang dilakukan masih secara tradisional dan belum memanfaatkan pemasaran online. Selain itu, model kemasan yang digunakan masih secara sederhana dengan menggunakan kemasan mika polos. Adapun tujuan pengabdian yaitu untuk mengembangkan produk dan melakukan pemasaran online produk Wedang Uwuh Maremi. Metode yang dilakukan yaitu dengan cara memberikan sosialisasi dan pelatihan dalam hal desain kemasan dan pemanfaatan pemasaran online melalui media sosial. Pelatihan ini diikuti oleh pemilik usaha Wedang Uwuh Maremi yaitu Ibu Sumarmi yang berlangsung di rumah produksi Wedang Uwuh Maremi. Target dari program ini yaitu meningkatkan kapasitas SDM dalam kemampuan produksi dan pemasaran agar lebih luas melalui media massa. Adapun luaran dari pengabdian yaitu adanya model kemasan yang lebih menarik serta pemanfaatan media massa sebagai media pemasaran online.
PENDAMPINGAN USAHA SEBAGAI WUJUD PEMANFAATAN SAWAH UNTUK DAYA TARIK WISATA
Laila Ma’rifatul Azizah;
Dwijoko Purbohadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.615 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.758
Kopi Plataran Oemah merupakan sebuah usaha yang dikembangakan dengan unsur tema rumahan yang menyuguhkan keindahan alam pegunungan dan sawah yang berdiri pada Oktober 2020. Usaha ini memiliki lokasi yang sangat strategis karena berdekatan dengan lokasi wisata di Desa Sriharjo Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul. Namun, dikarenakan usaha masih baru sehingga diperlukan pengembangan usaha serta promosi secara intensif. Oleh karena itu maka pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan melakukan promosi secara online Kopi Plataran Oemah. Metode yang dilakukan yaitu dengan cara memberikan sosialisasi dan pelatihan dalam hal desain logo dan pemanfaatan pemasaran online melalui media sosial. Pelatihan ini diikuti oleh pemilik usaha Wedang Uwuh Maremi yaitu Ibu Murjilah yang berlangsung di lokasi Kopi Plataran Omah. Target dari program ini yaitu meningkatkan kapasitas SDM dalam kemampuan mengelola dan promosi agar lebih luas melalui media massa. Adapun luaran dari pengabdian yaitu adanya model logo branding yang lebih menarik serta pemanfaatan media massa sebagai media pemasaran online untuk meningkatkan promosi.
MUSEUM JAMU SEBAGAI DAYA ADAPTABILITAS DESA WISATA MENGHADAPI PANDEMI COVID 19
Rr. Sri Handari Wahyuningsih;
Muchamad Zaenuri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.936 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.759
Di masa pandemi C-19 sekarang ini sebagian besar desa wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami penurunan pengunjung. Kondisi ini disebabkan meningkatnya kekhawatiran untuk mengunjungi destinasi wisata, tidak terkecuali Desa Wisata Jamu yang terletak di Kiringan, Canden, Jetis, Bantul. Sebelum pandemi, desa ini banyak dikunjungi wisatawan. Saat ini mereka harus memutar strategi untuk tetap adaptif pada kondisi new normal. Pengabdian ini bertujuan memberikan peningkatan skills pemasaran wisata secara daring dan peningkatan skill pelaku usaha, yang dilaksanakan melalui metode penyuluhan, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, dan pendampingan. Hasil dari program ini berupa meningkatnya pemahaman mitra terhadap strategi usaha wisata jamu di era pandemi, meningkatnya skills pelaku usaha, meningkatnya instrumen obyek wisata jamu berupa museum jamu dan praktik langsung pembuatan jamu, dan proceeding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat. Implikasi: pentingnya peningkatan skills masayarakat dalam sosialisasi wisata melalui media virtual sebagai respon adaptif Pandemi C-19. Simpulan: Adanya pendampingan membuka wawasan baru pelaku usaha dalam memghadapi situasi pandemi yang dihadapi
PEMBERDAYAAN EKONOMI PARA TUNANETRA ANGGOTA PERTUNI DI MASA PANDEMI
Hasnah Rimiyati;
Tri Maryati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (591.29 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.761
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan PERTUNI (Persatuan Tuna Netra Indonesia) cabang Sleman Yogyakarta, pertimbangan memilih mitra karena ada permasalahan yang dihadapi para anggota di masa pandemi ini. Pertama, menurunnya pendapatan dari usaha jasa pijat sehat sejak masa pandemi Covid 19 berlangsung hingga saat ini; kedua, masih rendahnya kualitas layanan jasa. Solusi dari permasalahan tersebut adalah: 1) perlu upaya melakukan pemasaran melalui promosi online dengan memanfaatkan media sosial facebook dan whatshApp bisnis, agar dapat menyampaikan informasi mengenai layanan jasa mereka kepada konsumen; 2) perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan kualitas layanan prima (service excellent) bagi peserta. Metode pelaksanaan dalam penyelesaian masalah tersebut adalah: 1) Mensosialisasikan program kepada mitra agar implementasi program sesuai kebutuhan dan menentukan jumlah peserta; 2) Melaksanakan peningkatan kapasitas SDM, melalui pelatihan IT dan Pelatihan kualitas layanan prima (service excellent); 3) Pendampingan pada peserta pasca pelatihan. Hasilnya, melalui pelatihan IT peserta dapat membuat akun facebook dan whatshApp bisnis, saat ini para peserta sudah memiliki akun bisnis serta dapat mengoperasikan akun bisnisnya di medsos untuk mempromosikan bisnis jasanya. Melalui pelatihan kualitas sumber daya manusia kemampuan peserta lebih baik dalam melayani pengguna jasa. Berbekal ketrampilan yang diberikan diharapkan dapat membantu peserta memperoleh penghasilan guna pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.
Pengembangan UMKM Melalui Media Marketplace pada Karang Taruna Kota Yogyakarta
Radyan Dananjoyo;
Udin Udin
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (774.71 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.762
Karang Taruna merupakan suatu organisasi mitra pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Tulang punggung pelaksana Karang Taruna adalah generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Salah satu agenda pengembangan Karang Taruna adalah pemberdayaan kegiatan UMKM. Melalui UMKM diharapkan dapat melahirkan bisnis yang berdasarkan ekoonomi kreatif. UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki kontribusi sebesar 79,6% terhadap pertumbuhan ekonomi DIY. Sehingga pemberdayaan UMKM memiliki peran penting bagi ekonomi di DIY pada umumnya dan Kota Yogyakarta pada khususnya. Pada umumnya UMKM beroperasi pada wilayah lokal dan memiliki kendala untuk mengembangkan pasar diluar wilayah produksinya. Saat ini situasi ini makin memprihatinkan dengan adanya pandemi Covid-19, makin banyak UMKM yang memiliki kesulitan untuk bertahan. Kesulitan akses pemasaran UMKM disebabkan oleh kurangnya akses permodalan dan pengetahuan. Salah satu solusi yang bisa dikembangkan untuk membantu UMKM di tengah pandemi Covid-19 adalah optimalisasi pemasaran melalui media marketplace. Melalui marketplace diharapkan UMKM mampu mengembangkan area pemasarannya sehingga dapat menghidupkan kembali bisnisnya secara bertahap.