Articles
1,338 Documents
Modelling Komunikasi Interpersonal “Ibu Sahabat Remaja” dalam Literasi Kesehatan Reproduksi
Tri Hastuti Nur Rochimah;
Wuri Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (525.428 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.843
Remaja banyak menghadapi masalah kesehatan reproduksi. Ibu merupakan agen penting dalam keluarga dalam mengedukasi, mendiskusikan dan konseling isu kesehatan reproduksi. Keluarga merupakan tempat strategis yang bagi remaja untuk mendapatkan informasi dan pembelajaran tentang kesehatan reproduksi. Namun para ibu belum memiliki ketrampilan cara penyampaian pesan yang sesuai dengan kharakteristik remaja. Orangtua perlu mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal. Metode komunikasi yang dikembangkan adalah keterbukaan dan saling percaya antara anak dengan orangtua. Tujuan dari program untuk mengembangkan peran ibu sebagai sahabat bagi remaja yang memiliki kemampuan komunikasi interpersonal dalam upaya peningkatan kesehatan reproduksi remaja. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat yaitu brainstorming, ceramah dan diskusi partisipatif. Peserta terlibat aktif dalam seluruh kegiatan, berbagi pengalaman tentang pengalaman berkomunikasi dengan remaja mengenai kesehatan reproduksi. Hasil dari program ini yaitu terlatihnya ibu-ibu dan remaja di 5 desa di kecamatan Gamping kabupaten Sleman, tentang kesehatan reproduksi dan kompetensi komunikasi interpersonal. Orangtua dan remaja memiliki pemahaman yang sama pentingnya keterbukaan dalam membicarakan masalah kesehatan reproduksi yang selama ini dianggap tabu. Orangtua harus memiliki waktu untuk membincang masalah kesehatan reproduksi sehingga remaja tidak lari ke media social dengan informasi yang tidak komprehensif. Peserta pelatihan bersedia menjadi agen untuk melakukan edukasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi dalam keluarga dan komunitasnya.
UPAYA PENINGKATAN USAHA KRIPIK SAYURAN DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID 19
Muchammad Ichsan;
Muchamad Zaenuri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (497.267 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.844
Makalah ini bertujuan untuk memberi penjelasan tentang kegiatan pengabdian masyarakat yang memberi manfaat bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menyelesaikan permasalahannya di era pandemi Covid-19 sekarang ini. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya pamahaman dalam melakukan usaha kripik sayuran di era pandemi, kurang peralatan, packing produk yang masih sekedar dibungkus plastik, dan pemasaran yang masih bersifat konvensional. Untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mitra UMKM tersebut, solusi yang diajukan ialah peningkatan pemahaman berbisnis di era pandemi dan peningkatan keterampilan dalam melakukan pemasaran. Metode mewujudkan solusi tersebut ditempuh dengan berbagai kegiatan yaitu: 1) memberikan pelatihan dan penjelasan berbisnis di era pandemic, 2) memberikan bantuan peralatan untuk menunjang packing agar lebih menarik, 3) membuat media promosi berbasis digital dan media sosial, dan 4) melakukan pendampingan manajemen agar dapat memasarkan produk lebih ekspansif serta membuat jaringan pemasaran yang lebih luas. Dari berbagai kegiatan tersebut, mitra memperoleh hasil dan manfaat berupa meningkatnya pemahaman dalam berbisnis di era pandemi, tersedianya peralatan yang mendukung proses produksi dan packing, packing yang lebih baik, dan tersusunnya media pemasaran elektronik. Saran yang dapat diberikan kepada mitra adalah agar jangan mudah menyerah dalam menghadapi perubahan yang terjadi serta menerapkan berbagai keterampilan yang telah didapat dalam program pengabdian masyarakat ini.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLA RUMAH SAKIT DALAM MENANGANI SENGKETA MEDIK
Muh. Endriyo Susila;
Dirwan Suryo Soularto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (141.185 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.845
Rumah sakit di era modern dihadapkan pada resiko gugatan/tuntutan hukum terkait pelayanan kesehatan. Pengelola rumah sakit di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah perlu diberi kemampuan di bidang penyelesian sengketa. Pada dasarnya, sengketa dalam pelayanan kesehatan, khususnya sengketa medik dapat diselesaikan sendiri oleh pihak rumah sakit melalui pola negosiasi. Selain lebih hemat dari segi biaya, penyelesaian sengketa semacam ini juga dapat menghindarkan rumah sakit dari resiko publisitas yang bersifat merugikan. Pelaksanaan negosiasi tidak akan berhasil optimal tanpa dibarengi dengan penguasaan aspek-aspek hukum terkait sengketa medik. Berdasarakan pertimbangan tersebut, program pengabdian yang mengusung tema Peningkatan Kemampuan Pengelola Rumah Sakit dalam Menangani Sengketa Medik sangat strategis. Mitra program pengabdian ini adalah RS Aisyiah Muntilan dan RS PKU Muhammadiyah Wonosari. Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan yang diikuti oleh unsur pimpinan maupun staf yang ditunjuk oleh pihak mitra. Selain mengikuti pemaparan tiga materi pokok, peserta juga didorong untuk terlibat dalam aktifitas diskusi. Kegiatan ini memberikan dampak positif kepada peserta berupa tumbuhnya kepercayaan diri untuk menghadapi komplain, somasi, dan dalam melakukan proses negosiasi dalam rangka penyelesaian sengketa. Mengingat besarnya manfaat yang dirasakan oleh pihak mitra, program pengabdian sejenis perlu diduplikasi di rumah sakit-rumah sakit lain, khususnya yang berada dalam naungan persyarikatan Muhammadiyah.
Capacity Building Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Ke-Islaman di Taman Pendidikan Al-Qur'an
Dian Eka Rahmawati;
Erni Zuhriyati;
Maesaroh Maesaroh
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (704.301 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.846
Manusia perlu meningkatkan sumber daya manusia sebagai dasar pembentukan karakter dan pendidikan karakter. Hal ini harusdimulai sejak dini. Menghadapi situasi demikian, TPA Nurul Quran Segoroyoso hadir sebagai lembaga pendidikan informal anak usiadini yang berbasis nilai-nilai Islam. Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam ini merupakan hal penting yang harus ditanamkansebagai dasar pembentukan karakter yang tertanam dalam kognisi, afeksi, dan perilaku santri. Tujuan dilaksanakannya programpengabdian masyarakat adalah sebagai bentuk komitmen pengabdi terhadap pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan dankemampuan ustaz dan ustazah dari perspektif pedagogis agar mampu merancang rencana pembelajaran yang baik danmeningkatkan pengetahuan dan kemampuan ustaz dan ustazah untuk memahami anak didik dengan perkembangan sosialkultural dan teknologi yang melingkupinya sehingga bisa menghasilkan model-model pembelajaran yang kreatif sesuaiperkembangan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat terdiri atas tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahapevaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengabdian ini menggunakan analisisdata kualitatif untuk lebih memperjelas hasil program. Hasil pengabdian masyarakat ini ialah modul yang meliputi desaincreativity dalam menerapkan pendidikan karakter berbasis nilai keislaman. Implikasi yang dilakukan pengabdi adalah diterapkandalam pembelajaran di TPA Aisyiyah Nurul Quran Segoroyoso.
PELATIHAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL: A KEY DRIVER UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAN PRODUKTIVITAS
Udin Udin;
Fitriah M. Suud;
Azzuhratul Khaira Firdausi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (205.239 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.847
CV Ning Sri adalah sebuah perusahaan yang pengelaloaanya sepenuhnya berada di bawah manajerial keluarga. Perusahaan ini bergerak dibidang penggilingan batu dan ready mix. Ada beberapa hambatan utama yang serikali dialami dan bahkan belum terselesaikan dengan baik oleh perusahaan penggilingan batu CV Ning Sri, yaitu (a) sistem manajerial dan kepemimpinan yang lemah, dimana pemimpin lebih menekankan unsur transaksional kepada semua karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan mereka; (b) intensitas turnover/keluar masuknya karyawan dalam perusahaan yang terlampau tinggi, sehingga menyebabkan sulitnya mengidentifikasi dan mempertahankan karyawan yang bertalenta; (c) seringnya terjadi perilaku non-etis dalam diri karyawan berupa keterlambatan kerja dan pencurian di tempat kerja. Oleh sebab itu, berdasarkan berbagai permasalahan di atas, dalam Era Pasar Bebas yang sangat kompetitif seperti saat ini, pelatihan kepemimpinan transformasional menjadi sangat penting untuk direalisasikan demi mendorong dan meningkatkan efektivitas dan kinerja dikalangan manajer dan karyawan, serta perusahaan CV Ning Sri secara keseluruhan. Sebagai tambahan, pemimpin transformasional mempengaruhi pengikut dengan menjabarkan tujuan jangka panjang secara jelas sehingga mampu mendorong mereka pada pencapaian kinerja dan organisasi yang unggul.
PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA MENUJU KELUARGA TANGGUH DI ERA PANDEMI COVID 19
Arum Indrasari;
Sri Tasminatun;
Peni Nugraheni
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (676.33 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.848
Kondisi pandemi mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk aspek ekonomi. Pengelolaan keuangan yang kurang baik dapat menyebabkan ketidak seimbangan neraca keuangan rumah tangga. Kondisi pandemi menyebabkan masyarakat rentan sakit dan membutuhkan biaya perawatan. Mencegah sakit dapat dilakukan dengan memperbaiki pola hidup. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pelatihan Ibu-Ibu PKK RW 09 Kwarasan,Nogotirto, Gamping Sleman mengelola keuangan rumah tangga dan menjaga kesehatan keluarga menuju keluarga tangguh di era pandemi. Metode kegiatan terdiri dari pelatihan pengelolaan keuangan dan evaluasi keuangan, pendampingan analisa keuangan rumah tangga dan strategi-strategi meningkatkan pendapatan keluarga. Selain itu, pada kegiatan pengabdian masyarakat ini juga diberikan sosialisasi bagaimana menjaga kesehatan di era pandemi dan upaya meningkatkan religiusitas. Hal ini akan mengurangi tingkat stress dan tetap sehat.
Analisis Kesehatan Manajemen Keuangan Menggunakan Instrumen 7’s McKensey
Suryo Pratolo;
Ilham Maulana Saud
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (360.188 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.850
Kabupaten Kulon Progo terus berbenah menyongsong kemajuan menjadi kabupaten berskala internasional dengan beroperasinya Bandara Internasional New Yogyakarta International Airport. Sebagai kabupaten yang berskala internasional haruslah memiliki sarana layanan kesehatan publik bertaraf internasional. Muhammadiyah terus berupaya menjadi bagian pelayanan kesehatan melalui Pusat Kesehatan Umum Muhammaduyah (PKU) yang memiliki Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Wates yang sebelumnya merupakan Rumah Sakit tipe-D. Saai ini masih terdapat permasalahan yang dihadapi oleh PKU Wates untuk mewujudkan layanan kesehatan berkemajuan. Pada dasarnya PKU Wates berpotensi menjadi amal usaha kesehatan bertaraf internasional dengan posisi strategis, dan dukungan PKU Kota Yogyakarta dan PKU Gamping yang memiliki sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya, serta Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang memiliki Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Dengan dukungan sumber daya yang lengkap tersebut yangperlu ditinjau dari PKU Wates adalah aspek manajerial saat ini sehingga siap untuk memantaskan diri menjadi Rumah Sakit bertaraf Internasional. Dengan latar belakang masalah di atas melalui Program Pengabdian Masyarakat (PPM) Muhammadiyah adalah segera melakukan asesmen pada kesehatan organisasional PKU Muhammdiyah Wates khususnya aspek kesehatan keuangan dengan menggunakan pendekatan model 7’s McKinsey, yaitu strategy, structure, systems, staff, skills, dan share-values dan sehingga bisa dirumuskan potensi yang terukur untuk strategi sinergis antar Amal Usaha Muhammadiyah. Hasil PPM Muhammdiyah ini menunjukkan bahwa kesehatan kesehatan PKU Muhammadiyah Wates secara ditail belum menunjukkan kualitas 7’S secara optimal.
PENDAMPINGAN PERENCANAAN GEDUNG ASRAMA MENGGUNAKAN BUILDING INFORMATION MODELLING
Pinta Astuti;
Adhitya Yoga Purnama
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1093.584 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.851
Pondok Modern Muhammadiyah Istana Qur’an merupakan satu-satunya pondok pesantren yang terletak di Desa Sarwodadi, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, Jawa Tengah. Pondok ini menampung 108 santriwan dan santriwati. Proses pembangunan asrama untuk santriwati sedang berjalan tetapi santriwan belum memiliki gedung asrama sendiri sehingga pengelola pondok Bersama dengan pimpinan ranting dan cabang Muhammadiyah di daerah tersebut menginisiasi pembangunan asrama untuk santriwan berubah struktur beton bertulang tiga lantai. Di dalam pengabdian masyarakat skema kemitraan pada masyarakat ini, tim pengabdi dan masyarakat Bersama-sama merencanakan pembangunan Gedung Asrama Putra menggunakan lahan berukuran 100x12 m2 untuk 41 kamar tidur. Adapun dokumen perencanaan yang disiapkan dan menjadi target luaran dari kegiatan ini berupa desain gedung secara tiga dimensi dan gambar gambar teknik bangunan (Detail Engineering Drawing). Struktur gedung tersebut telah dianalisis menggunakan program analisis struktur tiga dimensi dan dirancang berdasarkan peraturan SNI struktur gedung tahan gempa yang berlaku kemudian perancangan bangunan tersebut juga diintegrasikan dengan Building Information Modelling (BIM) System dan siap dilaksanakan di lapangan. Dengan ini, mitra pengabdian masyarakat merasakan manfaat dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini.
PENDAMPINGAN PEMASARAN PRODUK BATIK TULIS KEBON INDAH DI MASA PANDEMI
Pinta Astuti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1033.901 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.853
Batik Tulis Kebon Indah merupakan kumpulan ibu-ibu pengusaha batik tulis di Desa Kebon, Bayat, Klaten Jawa Tengah yang telah memiliki banyak produk dan jaringan pemasaran. Dengan adanya pandemi COVID-19, omset penjualan menurun tajam dan kesadaran meningkatkan penggunaan teknologi pada pemasaran masih rendah. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membantu pengelola Usaha Kelompok Masyarakat (UKM) ini untuk meningkatkan kesadaran penggunaan teknologi pemasaran sehingga dapat survive dan meningkatkan omset meskipun masih berada ditengah suasana pandemi. Metode pelaksanaan pada program ini antara lain dengan cara mengaktifkan kembali media sosial, meningkatkan kesadaran pemasaran digital, meningkatkan kualitas foto produk, membangun branding pada produk, pelatihan digital marketing, dan mengikuti pameran produk kelompok usaha secara virtual. Hasil dari kegiatan ini adalah pengelola UKM menyadari akan pentingnya penguasaan media sosial dan e-commerse untuk meningkatkan jumlah penjualan. Selain itu, peningkatan kualitas foto produk, branding melalui desain logo baru, pembuatan company profile, dan keikutsertaan pada pameran UKM secara virtual juga meningkatkan awareness masyarakat baik di sekitar Desa Kebon maupun di luar daerah akan eksistensi UKM ini. Organisasi pemuda karang taruna di desa ini juga mendukung kegiatan dan peningkatan kapabilitas pengelola kelompok usaha sebagai media pemberdayaan masyarakat desa dan meningkatkan produksi batik tulis di desa ini. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan pemasaran pada kelompok usaha ini dapat dijadikan alternatif solusi untuk meningkatkan kemampuan pemasaran dan meningkatkan penjualan produk batik tulis di masa pandemi.
PENGEMBANGAN WEBVIEW DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS LOKASI TKA DAN TPA BERBASIS FOTO GEOTAG
Apriliya Kurnianti;
Fahmi Azhar Iskandar;
Haris Setyawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.1 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.854
BADKO merupakan lembaga pembina dan pengembangan pendidikan Al-Qur’an di lingkungan Provinsi DIY yang memiliki wahana pembinaan dan pengajaran dalam bidang pendidikan Al-Qur’an terutama untuk kalangan anak-anak melalui unit Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKA) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dengan gerakan M5A yaitu membaca, menulis, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. BADKO TKA-TPA Kabupaten Bantul mempunyai visi “Menyongsong masa depan Islam yang gemilang dengan menyebarluaskan kesejukan Al-Qur’an”. Sedangkan tujuannya adalah mengkoordinir, membina dan meningkatkan kualitas pengelolaan TKA-TPA di Kabupaten Bantul. Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan proses koordinasi menjadi terganggu. Beberapa masalah yang ada di lapangan antara lain dalam proses pengambilan data. Pengurus BADKO TKA-TPA sering mengalami hambatan antara lain; pengetahuan admin tentang penggunaan system informasi yang masih sangat terbatas, koneksi jaringan yang buruk, system informasi yang dianggap masih kurang user friendly bagi user dengan usia > 40 tahun dan juga kendala user yang merasa kesulitan saat menggunakan sistem informasi berbasis web. Sebagian besar user merasa lebih nyaman jika sistem dibuat dalam versi android. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka tujuan dari pengabdian ini adalah mengembangan sistem informasi BADKO dari level kecamatan menjadi level kabupaten dan membuat webview berbasis android. Metode yang dilakukan berupa koordinasi , observasi, studi literatur dan dokumentasi.hasil akhir dari pengabdian berupa webview berbasis android.