cover
Contact Name
ahmad
Contact Email
aqham.ldgi@gmail.com
Phone
+6281329772630
Journal Mail Official
aqham.ldgi@gmail.com
Editorial Address
Alamat : Jln. Senopati Arcawinagun Purwokerto 53113 Telp (0281) 6572636 Purwokerto 53121 Tlp. (0281) 6577111, 575222, 6575333,
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
ISSN : 28097181     EISSN : 28097173     DOI : 10.55606
Linguistik: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, pragmatik, sosiolinguistik, analisis percakapan, analisis wacana kritis Sastra: sastra kontemporer, sastra komparatif, pendekatan interdisipliner dalam sastra, kritik sastra, sastra dan sejarah, sastra dan media, sastra dan seni lainnya, puisi dan prosa Filsafat: epistemologi, metafisika, etika, estetika, teologi Psikologi: psikologi pendidikan, psikologi sosial, psikologi konseling. Pendidikan: instruksi, pengajaran dan pelatihan, bimbingan dan konseling, studi pembelajaran. Hukum Studi budaya, Sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DENGAN TEKNIK T2SM Hudaya
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 1 (2022): Maret : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1270.003 KB) | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i1.173

Abstract

This School Action Research aims to see the effectiveness of the academic supervision of the T2SM method in improving the professional competence of teachers at SMP Negeri 4 Depok in the 2020/2021 academic year. This research was conducted in odd semesters with 36 teachers as the object of research. Professional teachers are teachers who are able to carry out their duties in accordance with their responsibilities and professions according to their characteristics, among others; understand the task, collaborate effectively with students, parents of students, fellow teachers, and the community, able to develop themselves for the sake of improving services to students; able to direct, motivate and grow student behavior; and maintain the position code of ethics. The purpose of academic supervision is to help teachers develop skills, develop curricula, develop teacher working groups, and guide classroom action research to achieve the learning goals set for their students. The result of this research is that there is an increase in the number of teachers and the percentage of academic competence. It can be seen that 94.46% have completed learning administration, carried out classroom learning activities in accordance with the learning implementation plan, and have carried out an assessment in accordance with the assessment guidelines both on the assessment of attitudes, knowledge, and skills and have carried out item analysis. The use of the T2SM method has proven to be effective in improving the professional competence of teachers.
REIMAGINING LEARNING DURING THE COVID-19 PANDEMIC WITH EMPHASIS ON PUNISHMENT AND REWARD Diana Martiani Situmeang
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 3 (2021): November : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.252 KB) | DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i3.187

Abstract

This research aims to find out the extent to which punishment and rewards have an effect on student discipline in the era of online learning. Discipline is an effort to help students develop self-control independently. Discipline will make life orderly, can even regulate behavior and become the basic capital of morality. It is training and guiding a child consistently, and telling him exactly how far he can go. Furthermore, it is explained that discipline means a willingness to obey the rules and stay away from prohibitions. Discipline is something that deals with one's self-control over forms of rules. The application of discipline cannot be separated from the rules as a limit of behavior. Discipline is seen as a process of practice or learning that is concerned with development and growth. What is learned will lead to a way of life so that it can benefit itself and for society This is the moral basis in community life. This research was conducted using quantitative approaches with descriptive methods of correlation. The population distribution in this study was student of Christian education in Tarutung, North Tapanuli, represented by 40 (forty) respondents as sample (N=40). The sampling technique used was random sampling, where all respondents had the same level of probability to fill the questionnaire. Simple regression analysis was used to explore the relationship between the punishment-reward and discipline. The result appears that the correlation that occurs between the two variables is 0.714. Further, it appears that the effect of giving punishment and reward on student’s discipline is 50.9%, while the other 49.1% is influenced by other factors.
REFLEKSI GURU DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN HASIL PISA (PROGRAMME FOR INTERATIONAL STUDENT ASSESSMENT) Arsy Mutiara Rihada; Ratih Soko Aji Jagat; Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i2.293

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan pentingnya upaya-upaya pengembangan kualitas pembelajaran seorang guru di dalam kelas. Metode yang digunakan yaitu studi kepustakaan dengan mengumpulkan serta menelaah beberapa jurnal, buku, dan dokumen-dokumen serta sumber-sumber data atau informasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan tahun 2000 sampai dengan tahun 2018, Indonesia pada bidang matematika, membaca dan sains tidak mengalami kenaikan skor rata-rata yang bermakna serta dalam pemerolehan peringkat Indonesia selalu menduduki 10 negara terbawah. Pada bidang membaca, 6% siswa PISA Indonesia memiliki kemampuan membaca pada level 1c, bidang sains 35% siswa masih berada di kelompok keterampilan 1a dan 17% di tingkat bawah serta bidang matematika 43% siswa berada di tingkat 1a; 37% dalam 1b; 16% dalam 1c; dan 4% siswa tidak mencapai level 1c. Pun berdasarkan survei PISA ditemukan beberapa 3 permasalahan utama pendidikan di Indonesia tingginya yaitu persentase siswa yang berprestasi rendah, tingginya tingkat siswa mengulang kelas, dan besarnya angka ketidakhadiran siswa di dalam kelas. Merujuk pada 3 permasalahan tersebut, maka refleksi sangat diharapkan muncul dari kalangan akademisi seperti guru serta pemerintah dalam menerapkan kebijakan-kebijakannya.
STRATEGI BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF SEBAGAI PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Luqman Hakim; Sarah Aini Amara Luthfiyah; Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i2.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak serta pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap pembentukan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualiatif dengan menggunakan pendekatan berbasis kepustakaan yakni mencari referensi melalui artikel dan sumber lainnya yang dipandang relevan dan representatif. Hasil dan pembahasan menunjukkan strategi belajar merupakan rencana dalam melakukan kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan guru dan peserta didik agar tujuan pembelajaran tercapai secara efektif dan efisien. Strategi pembelajaran harus dipahami dan dikuasai oleh guru guna tercapainya tujuan pendidikan karakter yang diinginkan. Guru diharapkan sudah mempersiapkan perangkat pembelajaran seperti RPP, strategi, pendekatan, model, metode serta media pembelajaran sebagai bekal dalam pembentukan karakter siswa khususnya pada jenjang sekolah dasar. Model kooperatif yang kami gunakan pada penelitian ini diharapkan dapat berpengaruh baik dalam membentuk karakter siswa yang sesuai pada tujuan pendidikan.
PERAN PSIKOLOGI PENDIDIK DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH Syakillah Fi Ismi; Zulfa Nazifah Ramadhanti; Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i2.295

Abstract

Pencapaian efektivitas proses pendidikan yang dilakukan melalui pengamatan perilaku individu tertentu yang bertujuan untuk menemukan berbagai fakta pendidikan, generalisasi dan teori yang diperoleh melalui metode ilmiah tertentu merupakan definisi dari psikologi pendidikan yang dikemukakan oleh Pupu Saeful Rahmat, (Rahmat, 2018). Berdasarkan hal tersebut pentingnya seorang pendidik memahami psikologi pendidikan dalam proses pembelajarannya. Bedasarkan uraian di atas penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran psikologi pendidik dalam proses pembelajaran, meliputi psikologi pendidik, ruang lingkup psikologi pendidikan dan pentingnya guru memahami psikologi pendidikan.Penulisan ini menggunakan metode studi literatur (library research) melalui data sekunder. Pendidik diharapkan lebih memahami psikologi pendidikan agar membentuk karakter psikologi pendidik yang baik dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini seutuhnya berdasarkan dari hasil analisis, data-data sekunder yang dapat dipercaya dan dijadikan sumber pemikiran, analisis dari berbagai studi literatur terkemuka, media cetak maupun online yang pada akhirnya muncul sebuah gagasan pendidik merupakan agen peradaban yang mampu membnetuk dan menciptakan budaya masyarakat ke arah yang lebih positif.
TINDAK TUTUR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Nabila Aulia; Dita Zahrotul Nadhifah; Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i2.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur yang yang di gunakan oleh siswa dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan ialah Studi Kepustakaan (Library Research). merupakan suatu studi yang digunakan dalam mengeumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material yang ada di perpustakaan seperti dokumen, buku, majalah, jurnal dan sebagainya. Adapun langkah-langkah dalam penelitian kepustakaan adalah pemilihan topik, eksplorasi informasi, menentukan fokus penelitian, pengumpulan sumber data, persiapan penyajian data dan penyusunan laporan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat secara teoritis dan praktis. Manfaat secara teoritis, dapat memberikan sumbangan pragmatik mengenai jenis-jenis tindak tutur yang digunakan oleh siswa dalam kegiatan belajar berdasarkan maksud penuturnya. Manfaat secara praktis, dapat dimanfaatkan dan memberikan sumbangan bagi siswa agar dapat menguasai tindak tutur yang baik agar dapat mengekspresikan kemampuan berbahasanya dengan tepat dan sesuai situasi maupun kondisi.
ANALISIS KELAYAKAN BUKU AJAR TARTIL KARYA CHUDORI AHMAD BERDASARKAN KURIKULUM 2013 Anisa Nur Rahma; Nurajizah; Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i2.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan buku ajar tartil yang ditulis oleh Chudori Ahmad menyesuaikan dengan kurikulum 2013. Saya menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, karena metode yang dipilih ini berhubungan dengan tujuan penelitian sekaligus untuk menjabarkan perumusan masalah yang diteliti. Kemudian, teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan cara menganalisis langsung terhadap buku ajar tartil yang ditulis oleh Chudori Ahmad. Aspek kelayakan yang diamati yakni kelayakan isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar tartil yang ditulis oleh Chudori Ahmad layak dipakai oleh peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran serta tampilan keseluruhan skor dari masing-masing aspek ialah 40 dari skor maksimalnya 40, juga untuk rata-rata kategori pun termasuk kriteria yang sangat baik. Jadi, buku ajar tartil tingkat Sekolah Dasar oleh Chudori Ahmad sudah memenuhi standar aspek kelayakan yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Demikian ketentuan keberhasilan dalam penelitian ini bisa dilihat rinciannya pada tiap-tiap bab yang telah diuraikan peneliti.
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH MELALUI TAMAN BACA DI SMA NEGERI 7 BANJARMASIN Arusliadi, Arusliadi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i2.228

Abstract

Artikel ini memaparkan hasil penelitian tentang Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di sekolah menengah atas melalui taman baca di SMAN 7 Banjarmasin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeksripsi pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah dan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi guru dalam melaksanakan program tersebut. Peneliti mengambil SMAN 7 Banjarmasin sekolah untuk obyek penelitian. Pengambilan data dilakukan melalui interview dan pengisian angket. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan model interaktif, dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMAN 7 Banjarmasin. Sekolah yang diteliti menerapkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan cara yang bervariasi, yaitu dengan kegiatan membaca buku 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, dilaksanakan di ruang kelas yang ada taman baca, kemudian menyisipkan kegiatan membaca ke dalam mata pelajaran, membaca dan menulis hasil yang dibaca ke dalam jurnal. Adapun masalah umum yang dihadapi para guru dalam melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah feedback dan evaluasi yang diberikan guru kepada para siswa. Guru sering menugasi siswa untuk membaca buku, terus memonitor tugas membaca yang diberikan. Dari disimpulkan bahwa sampai saat ini, evaluasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) belum dilaksanakan sudah maksimal. Oleh karena itu, sosialisasi dan evaluasi program ini perlu dilaksanakan secara lebih intensif dan terus berkembang dengan perkembangan teknologi.
AN INVALUABLE EDUCATION: LOOKING AT POVERTY AND PROSPERITY WITH THE RIGHT PERSPECTIVE Ester Gratia Siregar; Dermawati Purba; Rifka Napitupulu; Lewina Karine Tampubolon
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i2.235

Abstract

This study aims to analyze and describe how poverty and prosperity were in the time of Old Test. Poverty and prosperity became very important because they had a wide interrelationship in the life of the Israelites. In the Bible we find that the factors both generating wealth and poverty are the same as those seen in general. In his poverty, people are still taught to make offerings and share blessings with others and also to pay attention to the life of the priest. Prosperity theology or prosperity theology (English: prosperity theology or prosperity gospel), sometimes also called successful theology, is a Christian theology that teaches that prosperity and success (rich, successful, and perfectly healthy) are external signs from God for his loved ones. Furthermore, at the end of this paper it will be concluded that Poverty and Prosperity that the standard of poverty and prosperity is not material from God.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY, INTELLECTUAL AND REPETITION (AIR) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA KELAS X SMA AL-FALAH HMM TIMIKA: KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA KELAS X SMA AL-FALAH HMM TIMIKA Rasul, A
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i2.252

Abstract

The effect of auditory learning model, intellectual and repetition (AIR) on mathematical problem solving ability in class X SMA Al-Falah HMM Timika. This study aims to determine the effect of the auditory, intellectual and repetition (AIR) learning model on the mathematical problem solving ability of the tenth graders of SMA Al-Falah HMM Timika. This research is a quasi-experimental research using the randomized posttest – only control design. The inferential analysis test used the chi square test for the normality test and the F test for the homogeneity test. With = 0.05, the sample is obtained from a population that is normally distributed and homogeneous. Based on the results of hypothesis testing from the independent sample t-Text analysis (t-test), the results of the t-test in the experimental class and control class that tcount > ttable are 4.1737 > 1.99897, meaning that the average mathematical problem solving ability of the experimental class students is taught using the Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) learning model, is better than the average mathematical problem solving ability of control class students who are taught using the direct learning model, thus, the Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) learning model affects the solving ability student math problems.

Page 3 of 14 | Total Record : 140