cover
Contact Name
Ema Pristi Yunita
Contact Email
emapristi@ub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jtridharma@ub.ac.id
Editorial Address
Kantor Pusat Studi Smart Molecules of Natural Genetics Resources (SMONAGENES): Gedung MIPA Lantai 2, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya Jl. Veteran Malang, Jawa Timur Indonesia – 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Tri Dharma Mandiri: Diseminasi dan Hilirisasi Riset Kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by Universitas Brawijaya
Fokus jurnal ini adalah pemberdayaan masyarakat, teknologi tepat guna, serta hasil riset berbagai bidang ilmu yang siap didiseminasikan dan dihilirisasikan untuk mendidik dan langsung diterapkan kepada masyarakat luas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 134 Documents
Pelatihan Formulasi Minuman Kekinian Berbahan Tanaman Obat pada Kelompok Asuhan Mandiri Tanaman Obat Kota Malang Anggraeni In Oktavia
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2023.003.01.22

Abstract

Kelompok asuhan mandiri tanaman toga Kota Malang (ASMAN TOGA Kota Malang) telah mendedikasikan diri dalam pelestarian tanaman obat karena sadar akan khasiat tanaman obat untuk kesehatan. Tanaman obat ini diolah secara sederhana untuk pemenuhan kebutuhan kesehatan mereka dan untuk kegiatan acara kelompok. Tanaman obat yang diolah secara tradisional kadang meninggalkan rasa yang kurang menyenangkan sehingga kurang disukai oleh kaum muda dan kurang memiliki nilai jual. Pelatihan ini bertujuan untuk menambah wawasan baru kepada kelompok ASMAN TOGA Kota Malang tentang formulasi minuman dengan bahan tanaman obat yang diolah menjadi minuman kekinian yang disukai oleh kaum muda; melatih kemampuan fotografi produk, dan peningkatan pendapatan masyarakat dengan pelatihan pemasaran produk di sosial media. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kaji tindak dengan tahap perencanaan, observasi, diskusi, pelaksanaan kegiatan, dan penyusunan laporan. Pelatihan ini memberikan 10 formula jamu kekinian, praktik fotografi menggunakan telepon seluler, dan praktik pemasaran melalui sosial media. Kegiatan pelatihan formulasi minuman kekinian berbahan tanaman obat pada kelompok ASMAN TOGA Kota Malang memberikan manfaat dalam pengetahuan dan keterampilan untuk mengolah, mengembangkan, dan mengomersialkan tanaman obat menjadi minuman jamu kekinian yang diminati oleh semua kalangan.
Pendampingan Pemanfaatan Limbah Organik untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan yang Ramah Lingkungan Sisca Fajriani, MP (Scopus ID : 57200210066; Sinta ID : 5993928)
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2023.003.01.31

Abstract

Sampah menjadi persoalan yang cukup rumit di kalangan masyarakat. Ketidakdisiplinan masyarakat mengenai kebersihan dapat menciptakan suasana yang tidak menyenangkan akibat timbunan sampah. Mengutip pernyataan dari Bank Dunia dalam laporan yang berjudul “What A Waste: A Global Review of Solid Waste Management”, mengungkapkan bahwa jumlah sampah padat di kota-kota dunia akan terus naik sebesar 70% hingga tahun 2025, dari 1,3 miliar ton per tahun menjadi 2,2 miliar ton per tahun. Data Bank Dunia juga menyebutkan, dari total sampah yang dihasilkan secara nasional, hanya 80% yang berhasil dikumpulkan dan sisanya (20%) terbuang mencemari lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah organik dan mensosialisasikan pemanfaatan limbah organik tersebut untuk budidaya tanaman. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah masyarakat dapat mengolah limbah organik rumah tangga berupa rendaman kulit umbi bawang merah dan air leri menjadi pupuk organik cair yang bisa membantu mengoptimalkan pertumbuhan tanaman Talas Jawa. Tanaman Talas Jawa yang diberikan perlakuan kombinasi rendaman kulit umbi bawang merah dan air leri memiliki daun dengan warna hijau tua dan dua cabang tanaman. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa rendaman kulit umbi bawang merah dan air leri dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Daun Nipah sebagai Teh Imunomodulator di Kabupaten Batubara Sumatera Utara Embun Suci Nasution
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2023.003.01.12

Abstract

Kabupaten Batu Bara adalah salah satu kabupaten di provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Desa Guntung merupakan salah satu daerah di kabupaten tersebut dengan daun nipah sebagai bahan alam yang banyak di desa tersebut dan digunakan sebagai bahan baku pembuatan atap rumah atau sebagai kertas rokok. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di desa Guntung, kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara terkait pengelolaan daun nipah sebagai teh herbal imunomodulator. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode modifikasi Community Based Interactive Approach. Kegiatan ini dibagi menjadi 3 tahapan yaitu pre-pelaksanaan, pelaksanaan, monitor, dan evaluasi. Formula teh herbal yang disosialisasikan kepada para peserta pengabdian kepada masyarakat berdasarkan uji karakteristik dan uji imunomodulator. Pada uji kadar air dan kadar abu yang mengikuti standar Farmakope Herbal dan mengikuti standarisasi berdasarkan SNI 01-3836-2013 didapatkan kadar air sebesar 8% (kadar air pada teh kering maksimal 8%) dan uji kadar abu sebesar 7,5% (kadar abu pada teh kering maksimal 8%). Pada uji angka kapang khamir, teh memiliki hasil 137 – 297 dengan rentang 102 – 104 koloni/g. Hasil tersebut telah sesuai dengan peraturan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. Para peserta merupakan perwakilan masyarakat meliputi staf kantor lurah, staf pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, staf posyandu, dan masyarakat di desa Guntung. Berdasarkan hasil analisis pre-test dan post-test diperoleh peningkatan pemahaman peserta dari 42,36% menjadi 89,56%.
Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Pengukuran dan Pemantauan Status Gizi Anak Usia Prasekolah di Kabupaten Malang Maulidiana, Annisa Rizky; Fahmi, Ilmia; Ariestiningsih, Ayuningtyas Dian
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2024.004.01.10

Abstract

Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu program pemerintah dalam konvergensi intervensi pencegahan dan penanganan stunting. Guru PAUD memiliki peran penting dalam pemberian stimulasi dan pemantauan tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak usia prasekolah. Pertumbuhan anak sangat penting untuk dipantau melalui pengukuran antropometri secara rutin setiap bulan dan penentuan status gizi menggunakan kurva pertumbuhan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru pendidik lembaga PAUD di Kabupaten Malang dalam melakukan pengukuran dan pemantauan status gizi anak prasekolah. Metode kegiatan berupa Training of Trainers (ToT) berupa pemberian materi, pelatihan pengukuran antropometri, serta penentuan status gizi kepada 42 orang perwakilan guru PAUD di setiap kecamatan di Kabupaten Malang. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni sampai Oktober 2022. Terjadi peningkatan pengetahuan yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai pre-post test sebesar 39% dari 56,19 menjadi 78,10 (p < 0,001) dan peningkatan keterampilan peserta dalam melakukan pengukuran antropometri sesuai prosedur terstandar serta pengisian kurva pertumbuhan sesuai hasil ukur. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran guru PAUD di Kabupaten Malang dalam upaya optimalisasi monitoring tumbuh kembang anak usia prasekolah dan pencegahan masalah gizi terutama stunting.
Optimalisasi Produk Olahan dan Strategi Pemasaran Ikan Lele di Kawasan Wisata Edukasi Kampung Lele, Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kediri Rahmawati, Irma Sarita
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2023.003.02.83

Abstract

Kawasan wisata edukasi kampung lele yang terletak di Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu usaha yang memiliki potensi besar khususnya dalam budidaya ikan lele. Untuk meningkatkan nilai ekonominya, ikan lele dapat dibuat menjadi produk olahan sehingga memiliki harga jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan ikan mentah. Perlu dilakukan optimalisasi pada diversifikasi produk olahan ikan lele seperti abon, nugget, dan kerupuk. Selain itu, strategi pemasaran juga perlu dikembangkan untuk meningkatkan kunjungan masyarakat ke kampung lele ini. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendampingi mitra pengabdian kepada masyarakat dalam pengolahan produk ikan lele serta pemahaman strategi pemasaran yang baik dan terstruktur. Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi alat. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pre-test dan post-test serta penilaian kepuasan peserta terhadap pelatihan. Hasil yang diperoleh adalah terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 4,20% dan respons positif terhadap pelaksanaan pelatihan sehingga mampu bermanfaat bagi mitra pengabdian. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat mampu meningkatkan keberdayaan mitra terutama dalam pengetahuan dan keterampilan mengenai strategi pemasaran dan diversifikasi pangan olahan.
Penerapan Aplikasi e-Health Education untuk Meningkatkan Pengetahuan, Perawatan Diri Pasien, dan Kesiapan Keluarga dalam Merawat Pasien dengan Penyakit Kronis di Rumah Rahmawati, Ike Nesdia
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2024.004.01.22

Abstract

Angka penderita penyakit kronis semakin meningkat dan jika tidak tertangani dengan baik dapat mengarah pada komplikasi. Penyampaian informasi dan koordinasi antar tim kesehatan yang kurang baik menyebabkan pengetahuan keluarga tentang penanganan penyakit menjadi tidak lengkap. Sebagian keluarga belum sepenuhnya siap dalam melanjutkan perawatan di rumah setelah pemulangan padahal hampir semua pasien penyakit kronis yang bertahan hidup mengandalkan keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Pendekatan transformasi digital media edukasi dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas pemberian pendidikan kesehatan bagi pasien dan keluarganya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan pemberian edukasi kepada pasien di rumah sakit melalui penggunaan media edukasi digital sebagai upaya menyiapkan pasien dalam perawatan di rumah. Kegiatan yang dilakukan secara garis besar adalah pengumpulan media edukasi cetak dan elektronik, penyeragaman format edukasi pasien dan keluarga di semua unit kerja perawatan pasien, proses perubahan media cetak ke media elektronik, membangun platform digital terintegrasi untuk edukasi pasien dan keluarganya yang kami sebut dengan nama e-health education. Selanjutnya, akan diuji coba dan dilakukan monitoring evaluasi untuk menilai efektivitas penggunaan media edukasi digital yang telah dibangun dan mengevaluasi peningkatan pengetahuan, kemampuan perawatan diri pasien, serta kesiapan keluarga pasien untuk perawatan di rumah.
Front Matter Jurnal TRI DHARMA MANDIRI Volume 3 Nomor 2 Yunita, S.Farm., M.Farm.Klin. (Scopus ID : 57213688462
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2023.003.02.0

Abstract

-
Edukasi Pencegahan dan Skrining Osteoporosis Melalui Strategi Peer Coaching Kader Kesehatan Posyandu Lansia Achmad, Anisyah; Winarsih, Sri; Huwae, Thomas Erwin C.J
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2023.003.02.93

Abstract

Osteoporosis adalah kerapuhan tulang yang disebabkan oleh penurunan kandungan matriks tulang karena rendahnya asupan kalsium dan vitamin D. Osteoporosis disebabkan oleh multifaktorial seperti jenis kelamin, umur, Indeks Massa Tubuh (IMT), menopause, nutrisi, dan olahraga. Kondisi osteoporosis dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan deteksi dini kejadian osteoporosis serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa binaan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya yaitu Desa Kendalpayak Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan konseling secara tatap muka menggunakan kuesioner, leaflet, dan poster. Skrining osteoporosis diukur menggunakan Quantitative Ultrasound Bone Densitometry (QUS). Hasil yang didapatkan yaitu sebanyak 94 orang perempuan dan 19 orang laki-laki. Usia 40–45 tahun sebanyak 12 orang, 46–60 tahun sebanyak 43 orang, dan sebanyak 54 orang berusia > 60 tahun. Kategori IMT kurang, normal, berlebih, dan obesitas berturut-turut adalah 4,4%; 45,1%; 30,1%; 20,4%. Status menopause ≤ 10 tahun sebanyak 21 orang, 10–20 tahun sebanyak 28 orang, sedangkan sebanyak 45 orang belum menopause. Hasil pendataan pola olahraga dari ringan, sedang, dan berat secara berturut-turut adalah 68,1%; 27,4%; 4,4%. Berdasarkan pemeriksaan QUS untuk kekuatan tulang menunjukkan hasil normal sebanyak 32 orang, osteopenia sebanyak 47 orang, dan osteoporosis sebanyak 7 orang. Selisih pengukuran kualitas hidup sebelum dan setelah edukasi menggunakan kuesioner EQ-5D menunjukkan terdapat peningkatan pada dimensi mobility (11,5%), self-care (0,8%), dan anxiety/depression (9,9%). Namun, terjadi penurunan pada dimensi usual activities (1,1%) dan pain/discomfort (1,09%). Kesimpulan kegiatan ini adalah edukasi dengan strategi peer coaching kader kesehatan posyandu lansia dapat meningkatkan kualitas hidup dalam aktivitas sehari-hari masyarakat Desa Kendalpayak Kabupaten Malang.
Efektivitas Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut Terhadap Perilaku Siswa, Guru, dan Orang Tua di Sekolah Dasar Kota Malang Widodorini, Trining
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2024.004.01.33

Abstract

Peranan rongga mulut sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan seseorang. Kesehatan seseorang diukur dari sehat tidak tubuhnya dan rongga mulutnya. Anak-anak yang kurang terjaga kesehatan giginya dapat menderita karies. Studi menunjukkan bahwa karies yang tidak terawat dapat memengaruhi kualitas hidup anak. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, serta tidakan pada siswa, guru, dan orang tua siswa sekolah dasar terpilih di Kota Malang. Metode yang dilakukan adalah memberikan materi kesehatan gigi dan mulut secara daring pada siswa, guru, dan orang tua siswa. Untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap, serta tindakan siswa, guru, dan orang tua sebelum dan setelah penyuluhan maka mereka diminta untuk mengisi kuesioner sebelum penyampaian materi dan 21 hari setelahnya. Hasil uji hipotesis Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan setelah penyuluhan pada kegiatan promosi kesehatan yang dilakukan di sekolah (p = 0,026) serta sikap orang tua terhadap kesehatan gigi dan mulut. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penyuluhan telah berhasil dilaksanakan. Namun, masih perlu pemantauan dan pendampingan yang berkelanjutan agar pengetahuan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengenalan Motif Batik Histologi Melalui Kolaborasi Dosen Kedokteran dan Komunitas Pengrajin Batik Sebagai Upaya Peningkatan Khazanah Budaya Indonesia Rahayu, Indriati Dwi; Cahayani, Wike Astrid; Khrismawan, Beleven
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2023.003.02.52

Abstract

Sejak tahun 2009, batik Indonesia telah ditetapkan sebagai salah satu unsur kekayaan warisan kebudayaan dunia oleh UNESCO. Batik merupakan produk implementasi budaya yang sarat makna dan simbol tertentu, yang dituangkan dalam berbagai ragam motif. Inspirasi motif batik dapat digali dari berbagai sumber, salah satunya dari ilmu histologi yang mempelajari jaringan tubuh dari aspek tinjauan mikroskopis. Batik dengan motif histologi mulai populer di kalangan akademisi kedokteran, namun belum cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia, khususnya komunitas pengrajin batik. Sejumlah pengrajin batik sejauh ini hanya sebagai pihak penerima pesanan tanpa memahami latar belakang di balik desain motif batik yang dikerjakan. Fakta ini cukup disayangkan karena desain batik umumnya memuat filosofi, tujuan, dan harapan tertentu. Hal ini menjadi alasan perlunya pengrajin batik memperoleh asupan wawasan (sosialisasi) tentang batik histologi. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam empat tahap yaitu sosialisasi materi batik histologi secara daring, kolaborasi ide desain batik histologi antara peserta (dosen kedokteran dan pengrajin batik), kompetisi desain batik histologi terbaik, dan pendampingan sertifikasi hak cipta bagi pemenang kompetisi. Sebelum kegiatan sosialisasi, peserta diberikan pre-test dan setelahnya dilakukan post-test. Hal ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dasar seputar motif batik secara umum. Kegiatan ini telah berhasil melibatkan dosen kedokteran yang memiliki dasar keilmuan terkait struktur tubuh manusia untuk bekerja sama dengan peserta yang berasal dari komunitas pengrajin batik. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan popularitas batik histologi di masyarakat serta berpotensi melahirkan berbagai desain batik histologi baru dan menarik. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi motif batik dan meningkatkan daya saingnya di dunia.

Page 4 of 14 | Total Record : 134