cover
Contact Name
Darmanto
Contact Email
darmanto.unsa@gmail.com
Phone
+6281997773334
Journal Mail Official
pusjastrafisip@gmail.com
Editorial Address
Alamat redaksi : Gedung Fisipol Universitas Samawa (UNSA) Sumbawa Besar Jl. Raya Sering Unter Iwes Sumbawa Besar-NTB Telp/Fax : 0371-625848
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Published by Universitas Samawa
ISSN : 23026375     EISSN : 27752194     DOI : https://doi.org/10.58406/kapitaselekta
JURNAL KAPITA SELEKTA ADMINISTRASI PUBLIK merupakan jurnal yang mempunyai fokus kajian pada isu-isu kebijakan dan manajemen publik, manajemen sumber daya manusia kinerja sektor publik, manajemen kinerja sektor publik, dan birokrasi.
Articles 108 Documents
KINERJA KELOMPOK PENYELENGGARAAN PEMUNGUTAN SUARA (KPPS) DALAM PEMILIHAN BUPATI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2024 (Studi Kasus di TPS 1 Kelurahan Bugis) Ade Sujastiawan; Bagus Dwi Juniansyah; Donny Wijaya
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2447

Abstract

Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) merupakan ujung tombak pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara dalam pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah. Kinerja KPPS sangat menentukan kualitas dan integritas proses demokrasi di tingkat tempat pemungutan suara (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja KPPS dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sumbawa Tahun 2024 di TPS 1 Kelurahan Bugis serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja KPPS di TPS 1 Kelurahan Bugis secara umum telah berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur yang ditetapkan oleh KPU. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan waktu persiapan, kurangnya pemahaman sebagian anggota KPPS terhadap prosedur teknis, serta kendala logistik seperti ketersediaan alat dan bahan. Faktor pendukung kinerja KPPS meliputi komitmen dan dedikasi anggota, koordinasi yang baik antar anggota, serta dukungan dari KPU dan masyarakat. Faktor penghambatnya adalah beban kerja yang tinggi, tekanan dari pihak-pihak tertentu, dan kondisi cuaca yang kurang mendukung. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas pelatihan KPPS, perbaikan sistem rekrutmen, serta penguatan pengawasan dan pendampingan selama pelaksanaan tugas.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI DESA KIAWA SATU BARAT Felini Otnil Toporundeng; Rebecca Christy Mowilo; Patriani Wilma Eunike Supit; Jesica Karouw; Rahma A. Alhasni
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2448

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Desa Kiawa Satu Barat dengan fokus pada perencanaan, penetapan calon penerima manfaat, validasi data, penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta penyaluran bantuan sosial. Permasalahan penelitian ini adalah masih ditemukannya ketidaktepatan sasaran, keterbatasan pemahaman aparat desa terhadap regulasi, serta belum optimalnya proses validasi dan penyaluran bantuan yang sesuai ketentuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Temuan riset menunjukkan bahwa pelaksanaan PKH di Desa Kiawa Satu Barat belum berjalan optimal, karena masih terdapat kelemahan pada aspek perencanaan, penetapan calon peserta, validasi data, penetapan KPM, dan penyaluran bantuan. Hal ini terlihat dari masih terbatasnya pemahaman aparat desa terhadap regulasi, belum maksimalnya verifikasi data berbasis kondisi faktual, serta masih adanya ketidaktepatan sasaran penerima bantuan. Meskipun penyaluran sudah menggunakan sistem non-tunai, pemahaman teknis di tingkat pelaksana masih belum merata sehingga terjadi kesenjangan antara aturan dan praktik di lapangan. Sehingga diperlukan penguatan sosialisasi, peningkatan kapasitas pelaksana, dan perbaikan sistem validasi.
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI NOMOR 97 TAHUN 2020 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING DI KABUPATEN SUMBAWA (Studi Kasus di Kecamatan Utan) Muhammad Salahuddin; Wulan Sawitri; Muhammad Yamin
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2450

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumbawa. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 97 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting sebagai upaya mengatasi permasalahan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Bupati tersebut di Kecamatan Utan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Bupati Nomor 97 Tahun 2020 di Kecamatan Utan telah berjalan namun masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta koordinasi antar instansi yang belum optimal. Faktor pendukung implementasi meliputi komitmen pemerintah daerah, partisipasi masyarakat, dan kerjasama lintas sektor. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan, dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam program pencegahan dan penanganan stunting.
PERAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN SUMBAWA Muhammad Yamin; Muhammad Yudi Ramadawansyah; Amilan Hatta
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2452

Abstract

Mutu pendidikan dasar merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas di suatu daerah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah dasar melalui berbagai kebijakan dan program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah dasar serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas peran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah dasar mencakup empat aspek utama: peran sebagai regulator, peran sebagai fasilitator, peran sebagai supervisor, dan peran sebagai inovator. Faktor pendukung peran dinas meliputi komitmen pemerintah daerah, dukungan anggaran, dan kerjasama dengan berbagai pihak. Sementara faktor penghambatnya adalah keterbatasan sumber daya manusia, distribusi guru yang tidak merata, kurangnya sarana dan prasarana di sekolah pedesaan, serta rendahnya partisipasi orang tua dalam pendidikan anak. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga pendidik, pemerataan sarana prasarana pendidikan, penguatan peran serta masyarakat, serta pengembangan program inovatif berbasis teknologi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sumbawa.
PERAN KOMITE OLAHRAGA NASIONAL INDONESIA (KONI) DALAM PENGEMBANGAN E-SPORT DI KABUPATEN SUMBAWA Ardiyansyah Ardiyansyah; Irwan Juliansyah; Sri Nurhidayati
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2453

Abstract

Esports atau olahraga elektronik telah berkembang pesat di Indonesia dan menjadi salah satu cabang olahraga yang diakui secara resmi. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai induk organisasi olahraga di tingkat daerah memiliki peran strategis dalam pengembangan esports di Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran KONI Kabupaten Sumbawa dalam pengembangan esports serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas peran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran KONI Kabupaten Sumbawa dalam pengembangan esports mencakup empat aspek utama: peran sebagai regulator dan pembina, peran sebagai fasilitator, peran sebagai promotor, dan peran sebagai mitra strategis. Faktor pendukung peran KONI meliputi pengakuan resmi esports sebagai cabang olahraga, dukungan pemerintah daerah, dan antusiasme generasi muda terhadap esports. Sementara faktor penghambatnya adalah keterbatasan infrastruktur dan perangkat teknologi, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang esports, minimnya anggaran, serta masih adanya stigma negatif masyarakat terhadap esports. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur esports, pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi, penguatan regulasi dan pembinaan berjenjang, serta kampanye literasi untuk mengubah pandangan masyarakat tentang esports.
EVALUASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA LAMUNGA KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT Edrial Edrial; Sulastri Sulastri; Heri Kurniawasyah
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2454

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program unggulan pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemberian bantuan sosial bersyarat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Desa Lamunga, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode evaluatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PKH di Desa Lamunga telah berjalan namun masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketepatan sasaran penerima manfaat yang masih perlu ditingkatkan, rendahnya kepatuhan terhadap kondisi kewajiban pendidikan dan kesehatan, serta keterbatasan pendamping dalam melakukan monitoring dan pembinaan. Faktor pendukung pelaksanaan program meliputi koordinasi yang baik antara pendamping PKH dengan pemerintah desa dan puskesmas, serta kesadaran sebagian penerima manfaat terhadap pentingnya pemenuhan komponen pendidikan dan kesehatan. Faktor penghambatnya adalah keterbatasan akses transportasi, rendahnya literasi keuangan, serta masih adanya pemahaman yang keliru di masyarakat tentang tujuan program. Penelitian ini merekomendasikan penguatan verifikasi dan validasi data penerima manfaat, peningkatan intensitas pendampingan, serta penguatan sosialisasi program kepada masyarakat.
STRATEGI DINAS KOMUNIKASI INFORMASI STATISTIK DAN PERSANDIAN KABUPATEN SUMBAWA DALAM PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN JUDI ONLINE Muslim Muslim; Joey Prayudha; Donny Wijaya
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2455

Abstract

Judi online telah menjadi ancaman serius di era digital, tidak terkecuali di Kabupaten Sumbawa. Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa memiliki peran strategis dalam pencegahan dan pemberantasan judi online melalui pengawasan konten digital dan literasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Sumbawa dalam upaya pencegahan dan pemberantasan judi online serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Diskominfo Kabupaten Sumbawa mencakup tiga pilar utama: (1) pengawasan dan pemblokiran konten judi online melalui sistem monitoring digital; (2) literasi digital dan sosialisasi bahaya judi online kepada masyarakat; (3) koordinasi dengan aparat penegak hukum dan platform digital. Faktor pendukung strategi meliputi regulasi yang jelas, komitmen pimpinan, dan kerjasama lintas sektor. Sementara faktor penghambatnya adalah keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, rendahnya kesadaran masyarakat, serta maraknya situs judi online yang terus bermunculan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas SDM bidang keamanan siber, pengembangan sistem deteksi dini berbasis kecerdasan buatan, peningkatan literasi digital masyarakat, serta penguatan regulasi dan penegakan hukum terhadap pelaku judi online.
KERE ALANG DALAM PERSPEKTIF REMAJA: LITERASI BUDAYA DAN PARTISIPASI SOSIAL PELESTARIAN WARISAN SAMAWA Iman Syahfitra Ramdhani; Muhammad Farid Al-Fahrezi; Danindya Elvin Chaerunnisa; Erna Dewi; Ieke Wulan Ayu
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2465

Abstract

Kere Alang merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Samawa yang memiliki nilai historis, filosofis, dan identitas budaya yang perlu dilestarikan di tengah arus globalisasi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis Kere Alang dalam perspektif remaja, terkait literasi budaya dan partisipasi sosial pelestarian warisan Samawa.Penelitian dilaksankan di SMAN 1 Sumbawa Besar dari bulan Maret–Mei 2026 menggunakan pendekatan mix methode (kuantitatif-kualitatif dengan metode survei deskriptif). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA, dengan jumlah sampel yaitu 45 responden. Sumber data terdiri atas, data primer diperoleh melalui kuesioner (angket). Data sekunder, diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, arsip budaya, dokumen pemerintah, hasil penelitian terdahulu, foto, serta literatur lain yang relevan dengan budaya Sumbawa.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi, survei, wawancara mendalam, dokumentasi, Teknik analisis data pada penelitian menggunakan analisis statistik deskriptif dengan teknik persentase dan analisis data interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian yaitu tingkat literasi budaya pelajar terhadap Kere Alang berada pada kategori tinggi, terutama pada aspek pengenalan Kere Alang sebagai warisan budaya dan identitas masyarakat Samawa. Pemahaman mengenai sejarah, filosofi, dan pentingnya pembelajaran budaya lokal masih perlu ditingkatkan. Aspek partisipasi sosial, pelajar telah menunjukkan kepedulian yang baik melalui dukungan terhadap kegiatan pelestarian, kesadaran akan peran mereka, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi budaya. Keterlibatan aktif dalam mengajak teman dan mengikuti kegiatan pelestarian secara berkelanjutan masih belum optimal. Penguatan literasi budaya yang terintegrasi dengan partisipasi sosial melalui pendidikan, kolaborasi berbagai pihak, dan inovasi digital menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan Kere Alang sebagai warisan budaya masyarakat Samawa. Bottom of Form

Page 11 of 11 | Total Record : 108