cover
Contact Name
Darmanto
Contact Email
darmanto.unsa@gmail.com
Phone
+6281997773334
Journal Mail Official
pusjastrafisip@gmail.com
Editorial Address
Alamat redaksi : Gedung Fisipol Universitas Samawa (UNSA) Sumbawa Besar Jl. Raya Sering Unter Iwes Sumbawa Besar-NTB Telp/Fax : 0371-625848
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Published by Universitas Samawa
ISSN : 23026375     EISSN : 27752194     DOI : https://doi.org/10.58406/kapitaselekta
JURNAL KAPITA SELEKTA ADMINISTRASI PUBLIK merupakan jurnal yang mempunyai fokus kajian pada isu-isu kebijakan dan manajemen publik, manajemen sumber daya manusia kinerja sektor publik, manajemen kinerja sektor publik, dan birokrasi.
Articles 108 Documents
STRATEGI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM MENGUARANGI RISIKO BENCANA BANJIR DI KABUPATEN SUMBAWA Salahuddin, Muhammad; Wardani, Sapta; Ardiyansyah, Ardiyansyah
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v6i2.2249

Abstract

Bencana banjir merupakan salah satu bencana alam yang memiliki tingkat kejadian dan dampak yang cukup tinggi di Kabupaten Sumbawa, baik terhadap kerugian material, lingkungan, maupun keselamatan masyarakat. Kondisi geografis, perubahan tata guna lahan, serta curah hujan yang tinggi menjadi faktor utama meningkatnya risiko bencana banjir di wilayah tersebut. Oleh karena itu, peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjadi sangat strategis dalam upaya pengurangan risiko bencana banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi BPBD Kabupaten Sumbawa dalam mengurangi risiko bencana banjir serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pejabat BPBD, pemerintah daerah terkait, serta masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi BPBD Kabupaten Sumbawa dalam pengurangan risiko bencana banjir meliputi upaya mitigasi struktural dan nonstruktural, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana. Meskipun demikian, implementasi strategi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan anggaran, sarana prasarana, serta tingkat kesadaran masyarakat yang belum merata. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan kebijakan dan praktik pengurangan risiko bencana banjir di tingkat daerah.
PELAKSANAAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR JENIS ANGKUTAN UMUM DI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SUMBAWA Nurhidayati, Sri; Samsun, Samsun; Muslim, Muslim
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v6i2.2250

Abstract

Pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor jenis angkutan umum merupakan salah satu instrumen penting dalam menjamin keselamatan lalu lintas, kelayakan teknis kendaraan, serta perlindungan bagi pengguna jasa transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor jenis angkutan umum di Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pejabat dan petugas penguji kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa, serta pemilik dan pengemudi angkutan umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun dalam praktiknya masih ditemukan sejumlah kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana pengujian, jumlah sumber daya manusia penguji yang belum optimal, serta tingkat kepatuhan pemilik kendaraan yang masih relatif rendah. Kondisi tersebut berdampak pada belum maksimalnya jaminan keselamatan dan kelayakan operasional angkutan umum. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan kapasitas kelembagaan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, modernisasi peralatan pengujian, serta peningkatan pengawasan dan sosialisasi kepada pemilik kendaraan agar pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
STRATEGI KEPOLISIAN RESORT DALAM MENANGGULANGI KEJAHATAN GENG MOTOR DI KABUPATEN SUMBAWA Muslim, Muslim; Adnan, Muhammad; Sujastiawan, Ade; Hatta, Amilan
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v6i2.2251

Abstract

Fenomena kejahatan geng motor merupakan salah satu bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin meresahkan, terutama di wilayah perkotaan dan daerah dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Kejahatan geng motor tidak hanya berdampak pada meningkatnya rasa tidak aman di tengah masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan tindak pidana lain seperti penganiayaan, perusakan fasilitas umum, dan pelanggaran hukum lainnya. Di Kabupaten Sumbawa, keberadaan dan aktivitas geng motor menjadi tantangan tersendiri bagi Kepolisian Resort dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Kepolisian Resort Kabupaten Sumbawa dalam menanggulangi kejahatan geng motor serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi strategi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi aparat kepolisian, pemerintah daerah terkait, serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Kepolisian Resort Kabupaten Sumbawa dalam menanggulangi kejahatan geng motor dilakukan melalui upaya preemtif, preventif, dan represif. Meskipun strategi tersebut telah berjalan cukup efektif, masih terdapat kendala seperti keterbatasan personel, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku remaja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan kebijakan dan strategi kepolisian dalam penanggulangan kejahatan geng motor di daerah.
REPRESENTASI SIMBOLIK MOTIF KERE ALANG SEBAGAI IDENTITAS SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT SUMBAWA Ieke Wulan Ayu; Erma Suryani; Syarif Fitriyanto; M Anugerah Puji Sakti; Muhammad Yamin
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2436

Abstract

Kere Alang merupakan wastra tradisional khas Sumbawa yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung nilai historis, filosofis, sosial, dan religius. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi simbolik motif Kere Alang sebagai identitas budaya masyarakat Sumbawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi simbolik motif kere alang sebagai identitas budaya masyarakat sumbawa. Penelitian dilaksanakan dari Bulan Desember 2025-April tahun 2026 di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan Miles Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif-motif Kere Alang merepresentasikan kehidupan agraris, nilai kebersamaan, kekerabatan, spiritualitas, serta hubungan harmonis antara manusia dan alam. Setiap motif dan warna memiliki makna simbolik yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk komunikasi budaya masyarakat Samawa. Kere Alang juga berfungsi sebagai simbol identitas budaya lokal yang digunakan dalam berbagai kegiatan adat dan sosial. Namun, modernisasi dan globalisasi menyebabkan terjadinya pergeseran makna Kere Alang menjadi sekadar produk estetis dan fesyen. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian melalui dokumentasi, edukasi budaya, dan penguatan nilai-nilai lokal agar eksistensi Kere Alang tetap terjaga sebagai warisan budaya masyarakat Sumbawa.Bottom of Form
ANALISIS PERSEPSI PUBLIK TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2025 Joni Firmansyah; Rachmat Wasqita
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2441

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi kinerja pemerintah daerah berbasis persepsi masyarakat sebagai indikator keberhasilan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan responsif. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum adanya gambaran empiris yang komprehensif mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kinerja pemerintah daerah, serta memetakan prioritas perbaikan kebijakan berbasis data. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 800 responden yang tersebar di 24 kecamatan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitasnya (r > 0,30) dan reliabilitas (Cronbach's ? = 0,87). Analisis data dilakukan dengan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), diagram radar, serta Importance and Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja pemerintah daerah dinilai baik namun belum optimal, dengan skor rata-rata IKM sebesar 6,89. Masyarakat memberikan penilaian positif terhadap pelayanan administrasi dan digitalisasi layanan, namun masih terdapat kelemahan pada aspek infrastruktur, bantuan sosial, dan efektivitas komunikasi publik. Berdasarkan analisis IPA, pemerintah daerah perlu memprioritaskan perbaikan pada infrastruktur, bantuan sosial, dan komunikasi publik karena merupakan aspek dengan tingkat kepentingan tinggi namun kinerja rendah.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN ONLINE (SILAMO) DI KANTOR DESA LABUHAN SUMBAWA KECAMATAN LABUHAN BADAS Donny Wijaya; Indah Syakira Safitri; Muslim Muslim
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2442

Abstract

Penerapan teknologi informasi dalam pelayanan administrasi kependudukan menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Online (SILAMO) merupakan inovasi yang dikembangkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumbawa untuk mempermudah akses masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan SILAMO di Kantor Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SILAMO di Kantor Desa Labuhan Sumbawa telah berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam hal kemudahan akses, efisiensi waktu, dan biaya. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur jaringan internet, kemampuan sumber daya manusia dalam mengoperasikan sistem, serta sosialisasi yang belum optimal kepada masyarakat. Faktor pendukung penerapan SILAMO meliputi komitmen pemerintah desa dan dukungan dari Dinas Dukcapil Kabupaten Sumbawa. Faktor penghambatnya adalah keterbatasan perangkat keras, gangguan jaringan, dan rendahnya literasi digital sebagian masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur jaringan, pelatihan berkelanjutan bagi operator desa, serta penguatan sosialisasi kepada masyarakat.
TRANSFORMASI TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA MENUJU GOOD GOVERNANCE Dedi Supriadi
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2443

Abstract

Penelitian dengan judul transformasi tata kelola pemerintahan desa menuju good governance merupakan penelitian ilmiah dengan menggunakan pendekatan good governance dengan lima indikator utama yakni: partisipasi, akuntabilitas, transparansi, efektivitas dan penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi tata kelola pemerintahan desa di Desa Langam serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan transformasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi tata kelola pemerintahan desa di Desa Langam memberikan dampak positif dalam pengelolaan pemerintahan desa, khususnya dalam meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi informasi, dan memberikan ruang bagi partisipasi masyarakat melalui media digital. Namun, dalam pelaksanaan transformasi tersebut belum optimal karena adanya keterbatasan dalam infrastruktur teknologi, rendahnya tingkat literasi digital dari aparat dan masyarakat, serta minimnya budaya kerja digital yang kuat. Beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan transformasi meliputi strategi, kepemimpinan, kemampuan aparat desa, perhatian terhadap kebutuhan pengguna, dan budaya organisasi.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN TENTANG SELF MANAGEMENT TERHADAP INSOMNIA AKIBAT SMARTPHONE PADA REMAJA SMAN 02 LUBUK BASUNG TAHUN 2024 Tia Drayesti; Evi Hasnita; Billy Harnaldo
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2444

Abstract

Insomnia dapat dialami pada semua kelompok umur termasuk pada remaja. Remaja yaitu individu yang berada pada tahap transisi antara masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Masa remaja sering disertai dengan perubahan aspek fisik, psikologis, emosional dan sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis pengaruh penggunaan teknik self management terhadap penurunan tingkat insomnia akibat smartphone pada remaja SMAN 02 Lubuk Basung tahun 2024. Desain penelitian ini adalah metode quasy eksperimen dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 02 Lubuk Basung Kabupaten Agam sebanyak 150 populasi, sampel sebanyak 80 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok (kelompok kontrol dan kelompok intervensi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal dengan nilai p-value 0,000 (p<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan teknik self management terhadap penurunan tingkat insomnia. Penerapan self management efektif dalam penurunan tingkat insomnia di SMAN 02 Lubuk Basung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan teknik self management terhadap penurunan tingkat insomnia akibat smartphone pada remaja.
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI SUMBAWA NO.114 TAHUN 2021 TENTANG FASILITAS PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA DAN PREKURSOR NARKOTIKA Syaifuddin Iskandar; Elsa Nosa; Sri Nurhidayati
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2445

Abstract

Penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan stabilitas sosial di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumbawa. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 114 Tahun 2021 tentang Fasilitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika sebagai upaya memperkuat penanganan masalah narkoba di tingkat daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Bupati tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya di Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Bupati Nomor 114 Tahun 2021 di Kecamatan Plampang telah berjalan melalui berbagai program fasilitasi pencegahan dan pemberantasan narkoba, namun masih menghadapi kendala signifikan. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan fasilitas rehabilitasi, kurangnya tenaga konselor profesional, minimnya anggaran operasional, serta masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan. Faktor pendukung implementasi meliputi komitmen aparat penegak hukum, kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa, dan peran aktif tokoh masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan fasilitas rehabilitasi berbasis masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengintegrasian program pencegahan narkoba dalam berbagai kebijakan pembangunan daerah.
STRATEGI KOMISI PEMILIHAN UMUM DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH PEMULA DI KABUPATEN SUMBAWA Sri Nurhidayati; Mita Sukmawati; Edrial Edrial
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2446

Abstract

Partisipasi pemilih pemula dalam pemilihan umum merupakan indikator penting bagi kualitas demokrasi di suatu daerah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa memiliki peran strategis dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula melalui berbagai strategi yang terencana dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi KPU Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi KPU Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula mencakup empat pilar utama: (1) edukasi dan literasi politik melalui program pendidikan pemilih; (2) sosialisasi melalui pemanfaatan teknologi dan media sosial; (3) kemitraan dengan berbagai stakeholder seperti pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, organisasi kepemudaan, dan perguruan tinggi; serta (4) pemberdayaan masyarakat melalui program relawan demokrasi. Faktor pendukung strategi meliputi komitmen penyelenggara pemilu, dukungan pemerintah daerah, dan antusiasme generasi muda. Sementara faktor penghambatnya adalah rendahnya literasi politik di kalangan pemilih pemula, keterbatasan anggaran, serta masih adanya praktik politik uang dan hoaks yang mempengaruhi partisipasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pendidikan pemilih sejak dini, pengembangan platform digital interaktif, penguatan koordinasi lintas sektor, serta peningkatan pengawasan terhadap praktik-praktik yang merusak partisipasi pemilih.

Page 10 of 11 | Total Record : 108