cover
Contact Name
debie anggraini
Contact Email
scientificj.id@gmail.com
Phone
+6281277167619
Journal Mail Official
scientific.journal@scientic.id
Editorial Address
Jalan Khatib Sulaiman, Kel. Alai Parak Kopi, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Scientific Journal
ISSN : 28100204     EISSN : 28100204     DOI : https://doi.org/10.56260/sciena
Core Subject : Health, Science,
Scientific Journal(SCIENA) published by an official of Scientific.id_considers the following types of original contribution for peer review and publication: Research Articles, Review Articles, Letters to Editor, Brief Communications, Case Reports, Book Reviews, Technological Reports, and Opinion Articles. It Is published six times a year and serves the need of scientific and non-scientific personals involved/interested in Natural Science (Physics, Chemistry, Electronics, Mathematics, Astronomy, Oceanography, Engineering), Social Science, Economics, Biology and Medicine. Each issue covers topics, which are of broad readership interest to personals from General Public, Industry, Clinicians, Academia, and Government. Scientic Journal is a must read journal for every one with curiosity in science.
Articles 204 Documents
Status Vitamin D dan Hubungannya dengan Kadar Kolesterol Total Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Sri Nani Jelmila; Rafiqa Mutiya Rahmi; Suharni; Roland Helmizar; Nana Liana
Scientific Journal Vol. 5 No. 1 (2026): SCIENA Volume V No 1, January 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i1.321

Abstract

Pendahuluan: Defisiensi vitamin D dilaporkan tinggi pada populasi dewasa muda termasuk mahasiswa kedokteran, meskipun berada di negara tropis. Vitamin D diduga berperan dalam metabolisme lipid melalui modulasi inflamasi dan regulasi metabolik.Tujuan penelitian: menganalisis status vitamin D dan hubungannya dengan kadar kolesterol total pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional dilakukan pada 61 sampel. Kadar 25-hidroksivitamin D diperiksa dengan ELISA dan diklasifikasikan menjadi defisiensi, insufisiensi, dan sufisiensi, sedangkan kolesterol total diperiksa dengan metode enzimatik kolorimetrik. Hasil: Hasil menunjukkan status vitamin D terbanyak adalah defisiensi (36,1%), rerata kadar kolesterol total adalah 174,16±28,81 mg/dL. Analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara status vitamin D dan kadar kolesterol total (p=0,14). Kesimpulan: defisiensi vitamin D merupakan kondisi yang dominan pada mahasiswa kedokteran, namun tidak berhubungan signifikan dengan kadar kolesterol total.
A Analisis Klaim Ilmiah pada Halaman Produk Ankle Brace untuk Cedera Pergelangan Kaki di Marketplace Global Ardian Riza; Noverial; Muhammad Pramana Khalilul Harmi; Mutia Sari; Mustafa Kamal; Rahmi Yetti
Scientific Journal Vol. 5 No. 1 (2026): SCIENA Volume V No 1, January 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i1.323

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan e-commerce telah memungkinkan konsumen memperoleh akses langsung terhadap alat ortopedi seperti ankle brace. Namun, informasi medis yang tercantum pada halaman produk sering kali tidak melalui proses verifikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis klaim ilmiah pada deskripsi produk ankle brace untuk cedera pergelangan kaki di Amazon.com sebagai representasi marketplace global. Metode Penelitian: Studi ini dilakukan melalui analisis konten deskriptif terhadap 30 produk yang dipilih secara purposif berdasarkan popularitas dan relevansi medis. Evaluasi mencakup keberadaan klaim ilmiah, rujukan studi, parameter terukur, penggunaan istilah anatomi spesifik, serta kesesuaian dengan panduan klinis. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa 22 produk (73,3%) memuat klaim valid berbasis bukti, lima produk (16,7%) menyampaikan klaim lemah tanpa dukungan data, dan tiga produk (10,0%) mengandung klaim menyesatkan berbasis pseudosains terkait “ion tembaga”. Kesimpulan: Diperlukan regulasi yang lebih ketat terhadap iklan alat kesehatan di platform digital untuk melindungi konsumen dari informasi menyesatkan. Meskipun demikian, sebagian besar produsen profesional umumnya menyajikan klaim berbasis bukti.
Gambaran Komplikasi pada Bayi Prematur yang dirawat di NICU Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang Tahun 2024 Questa Soundri Alisya; Efriza
Scientific Journal Vol. 5 No. 1 (2026): SCIENA Volume V No 1, January 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i1.326

Abstract

Latar Belakang: Prematuritas merupakan penyebab utama kematian bayi baru lahir dan anak di bawah lima tahun di seluruh dunia. Sekitar 15 juta bayi lahir prematur setiap tahun, dan lebih dari satu juta di antaranya meninggal akibat komplikasi yang dapat dicegah. Di Indonesia, prevalensi kelahiran prematur mencapai sekitar 10% dan menjadi salah satu penyebab kematian neonatal. Bayi prematur berisiko mengalami berbagai komplikasi seperti Respiratory Distress (RD), Bronchopulmonary Dysplasia (BPD), Apnea, Necrotizing Enterocolitis (NEC), sepsis, ikterus, Intraventricular Hemorrhage (IVH), dan Retinopathy of Prematurity (ROP). Perawatan intensif di ruang NICU diperlukan untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas. Tujuan: Mengetahui dan mengidentifikasi jenis komplikasi yang dialami bayi prematur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan pendekatan total sampling. Sampel meliputi seluruh bayi prematur dengan usia kehamilan <37 minggu yang dirawat di NICU RSI Siti Rahmah Padang selama 1 Januari–31 Desember 2024. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis secara univariat menggunakan SPSS, kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil: Dari 41 bayi prematur, mayoritas memiliki usia kehamilan 32–<37 minggu (78,0%), berat lahir 1500–2500 gram (95,1%), dan berjenis kelamin laki-laki (51,2%). Sebagian besar ibu berusia 20–35 tahun (85,4%), berstatus gizi normal (36,6%), melakukan ANC adekuat (90,2%), memiliki riwayat obstetri nullipara (43,9%), dan tidak memiliki penyakit (43,9%). Komplikasi terbanyak adalah Respiratory Distress (97,6%), diikuti ikterus (65,9%) dan apnea (14,6%), sedangkan sepsis hanya ditemukan pada satu bayi (2,4%). Kesimpulan: Komplikasi yang paling sering terjadi pada bayi prematur adalah Respiratory Distress, diikuti ikterus dan apnea. Pemantauan ketat serta penanganan cepat terhadap gangguan pernapasan penting untuk menurunkan morbiditas dan mortalitas neonatal.
Sindrom Dekondisi pada Pasien dengan Hipotiroidisme: Laporan Kasus Heppy, Fredia; Putri, Mia Eka; Khairina, Tati
Scientific Journal Vol. 5 No. 1 (2026): SCIENA Volume V No 1, January 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i1.329

Abstract

Pendahuluan: Hipotiroidisme adalah gangguan endokrin dengan manifestasi multisistem yang dapat menyebabkan penurunan kapasitas fungsional dan kualitas hidup. Salah satu komplikasi yang sering terabaikan adalah sindrom dekondisi, yaitu kondisi penurunan fungsi fisik, kognitif, dan metabolik akibat inaktivitas kronis, umumnya terjadi pada usia lanjut. Identifikasi dini sindrom ini penting untuk mencegah terjadinya perburukan status fungsional, kualitas hidup dan morbiditas jangka panjang. Uraian kasus : Kami melaporkan pasien wanita usia 49 tahun dengan keluhan kelelahan progresif, berjalan lambat, mengantuk berlebihan, konstipasi, sulit menahan kemih, suara berat dan serak, gangguan memori, dan muncul keterbatasan aktivitas sehari-hari yang memberat 2 bulan terakhir. Keluhan sudah dirasakan selama 2 tahun. Pasien sudah dikenal menderita Diabetes Melitus dan Dislipidemia selama 5 tahun. Pemeriksaan fisik didapatkan puffy face, kulit kering, bradikardi (nadi 52x/menit), kelemahan otot (MMT 4/5), dan gangguan fungsional (skor ADL 17). Laboratorium menunjukkan TSH 35,36 mU/L, FT4 0,5 ng/dL, dislipidemia berat (kolesterol total 430 mg/dL, trigliserida 2341 mg/dL), serta gula darah puasa 179 mg/dL. Pasien diberikan levothyroxine 50 mcg/hari, fenofibrat, obat antidiabetes oral, dan terapi simtomatis lainnya. Evaluasi klinis dan laboratorium dilakukan setiap 4 minggu. Pasien menunjukkan perbaikan, aktivitas lebih baik, profil lipid menurun. Pada minggu ke-12 kekuatan motorik 5/5, TSH 3,20 mU/L. Kondisi klinis membaik secara signifikan dengan kualitas hidup lebih baik. Kesimpulan: Sindrom dekondisi dapat muncul sebagai komplikasi hipotiroidisme kronis. Terapi levothyroxine yang adekuat tidak hanya memperbaiki profil metabolik tetapi juga fungsi fisik dan aktivitas harian pasien. Laporan ini menegaskan pentingnya deteksi dan tata laksana dini untuk mencegah penurunan kualitas hidup lebih lanjut.