cover
Contact Name
Ahmad Azhar Kadim
Contact Email
inverted@ung.ac.id
Phone
+6282188933534
Journal Mail Official
inverted@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr.Ing. B.J. Habibie, Moutong – Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Inverted
ISSN : 28282094     EISSN : 28283880     DOI : 10.37905
Inverted: Journal of Information Technology Education is published by Jurusan Teknik Informatika Universitas Negeri Gorontalo. This journal is published twice a year in January and July. This journal specifically focuses on Education Technology (Education, Multimedia, Gamification, Web, Mobile, Vocational, E-Learning).
Articles 80 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SMK Negeri Model Gorontalo Narce, Novia; Mulyanto, Arip; Rohandi, Manda; Kadim, Ahmad Azhar
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 1: Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i1.21866

Abstract

Belrdasarkan wawancara yang dillakukan olelh pelnelliltil delngan salah satu guru mata pellajaran Ilnformatilka dil SMK Nelgelril Modell Gorontalo, diltelmukan pelrmasalahan yailtu pada selmelstelr ganjill masilh banyak pelselrta dildilk yang melndapatkan nillail dilbawah daril 75 atau dilbawah Kriltelrila Keltuntasan Milnilmal (KKM). Daril 30 pelselrta dildilk kellas X TKJ, silswa yang melncapail keltuntasan hanya 13 atau (43,3%), seldangkan silswa yang bellum melncapail keltuntasan belrjumlah 17 atau (56,7%). Hal ilnil dilselbabkan karelna pelselrta dildilk kurang aktilf dalam prosels pelmbellajaran  yang melngakilbatkan hasill bellajar pelselrta dildilk pada mata pellajaran ilnformatilka masilh dilbawah kriltelrila keltuntasan milnilmal (KKM). Tujuan daril pelnelliltilan ilnil untuk melngeltahuil modell pelmbellajaran Group Ilnvelstilgatilon telrhadap hasill bellajar silswa pada mata pellajaran Ilnformatilka kellas X TKJ SMK Nelgelril Modell Gorontalo. Meltodel yang dilgunakan dalam pelnelliltilan ilnil adalah pelnelliltilan elkspelrilmeln delngan jelnils pelnelliltilan kuantiltatilf. Adapun belntuk delsailn yang dilgunakan prel-elkspelrilmelntal  delsilgn (non-delsilgn) delngan jelnils pelnelliltilan preltelst posttelst delsilgn. Hasill bellajar pada prelstelst daril total 30 silswa yang melncapail keltuntasan  belrjumlah 16 orang atau 53,3%. Seltellah mellakukan preltelst sellanjutnya dillakukan pelmbellajaran melnggunakan modell pelmbellajaran Group Ilnvelstilgatilon untuk mellilhat pelngaruh telrhadap hasill bellajar silswa. Hasill bellajar silswa pada posttelst daril total 30 silswa selmuanya melncapail kriltelrila keltuntasan milnilmal. Belrdasarkan hasill pelnelliltilan, dapat diltarilk kelsilmpulan bahwa modell pelmbellajaran Group Ilnvelstilgatilon belrpelngaruh telrhadap hasill bellajar silswa kellas X TKJ dil SMK Nelgelril Modell Gorontalo. Kata kunci: Hasill bellajar; Modell pelmbellajaran Group Ilnvelstilgatilon; Ilnformatilka
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Di SMK Negeri 1 Modayag Barat mamonto, fara humaira; amali, lanto ningrayati; mulyanto, arip
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 2: Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i2.24872

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMK Negeri 1 Modayag Barat, ditemukan permasalahan bahwa kurangnya penggunaan metode dan variasi dalam media pembelajaran sehingga guru masih menggunakan e-modul dalam format PDF sebagai media pembelajaran, denga nisi modul yang disajikan sebagian besar dalam bentuk teks dan tidak interaktif , serta terbatasnya waktu untuk menyampaikan materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif pada materi perencanaan dan pengalamatan jaringan, mengukur kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan, melakukan uji kepraktisan dan keefektifan. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (RD) model ADDIE. Sebelum diimplementasikan kepada pengguna (siswa), media pembelajaran yang dikembangkan terlebih dahulu divalidasi oleh ahli media dan ahli materi. Dengan hasil penelitian menunjukkan : (1) validasi ahli media mendapatkan skor 93% ,(2) validasi ahli materi mendapatkan skor 94%. Setelah melalui serangkaian validasi ahli kemudian diimplementasikan ke pada pengguna. Hasil dari implementasi media pembelajaran interaktif di kelas XI TKJT SMK Negeri 1 Modayag Barat dengan uji kepraktisan mendapatkan presentase sebesat 88,6% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji keefektifan yang sudah dikembangkan mempunyai keefektifan bersifat positif untuk diterapkan pada proses pembelajaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMNET UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA MATERI DHCP SERVER palada, sri widya; Mulyanto, Arip; Rohandi, Manda; Kadim, Ahmad Azhar
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 2: Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i2.17678

Abstract

Pada saat proses pembelajaran administrasi sistem jaringan khususnya materi DHCP Server siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar, sebagian besar disebabkan  siswa kurang mengerti tentang materi sehingga membuat siswa takut untuk bertanya ataupun memberikan pendapat.Tujuan penelitian ini adalah menerapkan model pembelajaran team games tournament untuk meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran Administrasi Sistem Jaringan di kelas XI TKJ.B. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian ini di laksanakan di SMK Negeri 1 Suwawa dengan subjek penelitian kelas XI TKJ.B. Hasil penelitian meningkatnya keaktifan siswa dapat dilihat dari tiap siklus yang dilaksanakan, siklus 1 memperoleh presentase sebesar 53,7% dan siklus 2 memperoleh presentase sebesar 85,5%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Team Games tournament dapat meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran Administrasi Sistem Jaringan di SMK Negeri 1 Suwawa khususnya kelas XI TKJ.B.
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas X TKJ Pada Materi Orientasi Dasar Teknik Jaringan Komputer Dan Telekomunikasi Di SMK Negeri 4 Gorontalo Astuti, Wahyu; Latief, Mukhlisulfatih; Suhada, Sitti; Pakaya, Nikmasari
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 1: Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i1.21868

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada siswa kelas X di SMK Negeri 4 Gorontalo khususnya pada materi orientasi dasar Teknik jaringan computer dan telekomunikasi yaitu saat proses pembelajaran guru dikelas hanya menggunakan metode diskusi dengan bahan ajar modul sesuai acuan pembelajaran kurikulum merdeka. sehingga hanya sebagian siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran dan masih banyak siswa yang bermalas-malasan serta kurang memperhatikan materi yang disampaikan oleh guru. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya variasi di kelas saat proses pembelajaran seperti penggunaan model pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran make a match terhadap minat belajar siswa pada materi orientasi dasar teknik jaringan komputer dan telekomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Group Pretest Posttest Design dan jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif. Penelitian ini memiliki dua kelompok yaitu kelompok kelas kontrol dengan jumlah sampel 20 orang dan kelompok kelas eksperimen dengan jumlah sampel 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis data menggunakan Independent Sample Test diperoleh nilai sig.(2-tailed) 0,000 0,05 maka sesuai dengan kesepakatan uji independent sample test dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara minat belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran konvensional dan minat belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Make A Match.Kata kunci: Make A Match; Minat Belajar; Orientasi Dasar TJKT
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TKJ PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA DI SMK NEGERI 1 BATUDAA Mohune, Devi Kurniati; Latief, Mukhlisulatif; Pakaya, Nikmasari; Mas'ud, Huzaima
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 2: Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i2.24880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TKJ pada mata pelajaran Informatika di SMKN 1 Batudaa dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus yang masing-masing terdiri dari 2 pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TKJ SMKN 1 Batudaa Tahun Ajaran 2023/2024 yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi untuk pelaksanaan pembelajaran pada aktivitas guru dan siswa, tes tertulis untuk hasil belajar siswa pada aspek kognitif, non tes untuk hasil belajar siswa pada aspek psikomotorik, dan dokumentasi. Indikator untuk keberhasilan penelitian ini adalah 75. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika. Hal tersebut dilihat dari peningkatan presentase hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 66% dan hasil belajar psikomotorik siswa pada siklus I sebesar 80%, dan pada siklus II terjadi peningkatan presentase hasil belajar kognitif siswa sebesar 88% dan hasil belajar psikomotorik sebesar 87%. Kemudian pada ketuntasan hasil belajar siswa kognitif sebesar 48% dan hasil belajar psikomotorik siswa sebesar 71% pada siklus I dan pada siklus II hasil belajar kognitif siswa sebesar 90% dan hasil belajar psikomotorik siswa sebesar 95%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat mengkatkan hasil belajar siswa kelas X TKJ.
PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK DI SMK NEGERI 1 LIMBOTO Kamba, Ainun; Latief, Mukhlisulfatih; Rohandi, Manda; Kadim, Ahmad Azhar
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 1: Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i1.17417

Abstract

Dalam pembelajaran yang harus diketahui bahwa siswa memiliki cara memahami dan menyerap suatu informasi yang berbeda-beda yaitu gaya belajar. Ada siswa yang senang menulis hal-hal yang disampaikan guru ketika proses pembelajaran berlangsung. Adapula siswa yang lebih sering mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru, serta adapula siswa yang lebih senang praktek secara langsung. Ada berbagai teori yang memodelkan gaya belajar, salah satunya adalah teori gaya belajar Felder-Silverman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pemrograman berorientasi objek. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian Pre-eksperimental. Desain penelitian yang digunakan adalah desain One-Group Pretest-Posttest design. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI RPL di SMK Negeri 1 Limboto dengan jumlah 12 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket gaya belajar adaptasi dari ILS (Index of Learning Style) Felder-Silverman dan soal tes Pemrograman Berorientasi Objek pada KD Menerapkan collection sebagai media penyimpanan data. Hasil penilaian tanggapan siswa (respon siswa) terhadap penerapan gaya belajar dan model pembelajaran diperoleh skor rata-rata 86,90% siswa menjawab positif. serta hasil observasi pada aktivitas siswa pada pembelajaran rata-rata persentasi yaitu sebanyak 77% siswa yang aktif dalam pembelajaran, berdasarkan hasil uji paired sample t-test menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) yang diperoleh 0,000. Sesuai dengan dasar pedoman pengambilan keputusan yang ada, Jika nilai Sig. (2-tailed) 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar antara nilai pretest dengan posttest, sehingga gaya belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pemrograman berorientasi objek di SMK Negeri 1 Limboto. Kata kunci: Hasil Belajar; Gaya Belajar
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Pada Materi Keragaman Komunikasi Di SMKN 2 Limboto Putri, Muthiah; Latief, Mukhlisulfatih; Yassin, Rochmad Mohammad Thohir; Muthia, Muthia
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 2: Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i2.18922

Abstract

Berdasarkan observasi awal di kelas XI TKJ di SMKN 2 Limboto pada mata materi Keragaman Komunikasi belum memenuhi standar KKM yaitu 80. Jumlah siswa di kelas XI TKJ yaitu 29 orang siswa, dari 29 siswa tersebut, terdapat 10 isiswa (34,4%) yang mencapai ketuntasan dan 19 siswa (65,5%) lainnya belum mencapai ketuntasan. Rendahnya hasil belajar siswa pada mata materi Keragaman Komunikasi di SMKN 2 Limboto biasanya mengingat fakta bahawa banyak materi Keragaman Komunikasi yang dinamis sehingga siswa memerlukan presepsi untuk mendapatkan kejelasan tentang materi yang mereka amati. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada materi Keragaman Komunikasi serta mengukur kelayakan juga kepraktisan media pembelajaran yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development) menggunakan model Borg and Gall. Sebelum di uji cobakan pada pengguna (siswa), media pembelajaran telah di validasi oleh ahli media dan juga ahli materi. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian untuk mendapatkan data para ahli media, ahli materi dan siswa terhadap penggunaan media pembelajaran menggunakan angket. Hasil penelitian : (1) validasi ahli media tahap 1 mendapatkan skor 90 (94,7%), dan validasi ahli media tahap 2 mendapatkan skor 93 (97,8%), (2) hasil validasi ahli materi tahap 1 mendapatkan skor 101 (84,1%), dan validasi ahli materi tahap 2 mendapatkan skor 120 (97,5%). Setelah melakukan serangkaian validasi ahli media dan ahli materi kemudian media pembelajaran di uji cobakan kepada penggguna. Hasil dari uji coba media pembelajaran multimedia interaktif di kelas XI TKJ SMKN 2 Limboto memperoleh skor 1692 (89,76%). Dapat disimpulkan media pembelajaran layak digunakan sebagai alternatif guru ketika mengajarkan materi Keragaman Komunikasi.Kata kunci: Multimedia Interaktif, Kelayakan, Keragaman Komunikasi.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Pada Materi Structured Query Language (Sql) Kelas XI Rpl Di Smk N 5 Gorontalo Huraju, Risnawati M; Latief, Mukhlisulfatih; Suhada, Sitti; Pakaja, Jemmy
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 1: Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i1.21907

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di kelas XI RPL di SMK Negeri 5 Gorontalo ditemukan permasalahan pada pada materi structured query language terutama pada proses pembelajaran yang  masih menggunakan modul pembelajaran. Kondisi ini membuat siswa tidak tertarik dalam proses pembelajaran sehingga berpengaruh pada proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk Mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia pada materi SQL, Mengukur kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan dan kepraktisan. Metode penelitian adalah penelitian dan pengembangan (research and development) menggunakan model Borg ang Gall. Sebelum di uji cobakan kepada pengguna (siswa), media pembelajaran yang dikembangkan terbih dahulu divalidasi oleh ahli media dan ahli materi. Untuk mengumupulkan data ahli media dan ahli materi peneliti menggunakan angket uji kelayakan media. Hasil penelitian menunjukan : (1) validasi ahli media tahap 1 mendapatkan skor total 91 (95,78 %) dan validasi ahli media tahap 2 mendapatkan skor total 91 (95,78 %), (2) hasil validasi ahli materi tahap 1 dengan skor 104 (86,66 %) dan hasil validasi ahli materi tahap 2 dengan skor 118 (98,33 %). Setelah melalui serangkaian validasi ahli kemudian di uji cobakan ke pada pengguna. Hasil dari uji coba media pembelajaran multimedia interaktif di kelas XI RPL SMK Negeri 5 Gorontalo memperoleh skor 1233 (94,84%). Dapat disimpulakan bahwa penggunaan media pembelajaran layak digunakan sebagai alternative guru dalam prosesbelajar mengajar khusunya pada materi SQL.Kata kunci: Multimedia Interaktif, Kelayakan, Structured Query Language.
Pengembangan Ruang Kelas Daring pada Mata Pelajaran Dasar - Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi di SMK 1 Wonosari Pangestu, Wahyu Adji; Novian, Dian; Mulyanto, Arip; Rijal, Bait Syaiful
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 2: Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i2.25256

Abstract

Pengelolaan kelas pada saat guru tidak hadir atau jam kosong masih belum dimaksimalkan penggunaannya, karena masih menggunakan media Whatsapp, akibatnya pengelolaan atau pendataan materi dan tugas tidak berjalan maksimal, serta belum adanya penerapan ruang kelas daring (LMS) di SMK Negeri 1 Wonosari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah ruang kelas pada LMS yang dapat memaksimalkan jam kosong serta memfasilitasi guru dan siswa agar proses belajar mengajar di kelas 10 TKJ SMK Negeri 1 Wonosari berjalan maksimal. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu : Analysis (Analyze), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implement), dan Evaluasi (Evaluation). Hasil penelitian melalui pengujian kelayakan LMS oleh dua ahli materi diperoleh nilai persentase kelayakan sebesar 94% dan termasuk dalam klasifikasi “Sangat Layak”, hasil pengujian  kelayakan ruang kelas daring (LMS) oleh dua ahli media diperoleh nilai persentase kelayakan sebesar 86,67% dan termasuk dalam klasifikasi “Sangat Layak”, dan hasil pengujian kelayakan ruang kelas daring (LMS) oleh pengguna (21 siswa kelas 10 TKJ di SMK Negeri 1 Wonosari) diperoleh nilai persentase kelayakan sebesar 92% dan termasuk dalam klasifikasi “Sangat Layak”. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa ruang kelas daring yang dirancang sudah layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Pada Mata Pelajaran Administrasi Sistem Jaringan Kelas XI TKJ di SMK Negeri 2 Limboto Tuna, Rivaldi; Katili, Muhammad Rifai; Novian, Dian
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 1: Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i1.19178

Abstract

Administrasi Sistem Jaringan merupakan mata pelajaran jurusan Teknik Komputer Jaringan di SMK Negeri 2 Limboto. Dalam proses pembelajaran di sekolah, sesuai observasi yang dilakukan diperoleh permasalahan di kelas XI jurusan TKJ khususnya pada mata pelajaran Administrasi Sistem Jaringan yaitu masih kurangnya media pembelajaran yang digunakan. Di sisi lain, guru dituntut tidak hanya menguasai materi tetapi juga dituntut untuk menggunakan media pembelajaran agar pembelajaran berlangsung optimal dan menarik bagi siswa. Tujuan penelitian adalah (1) Mengembangkan media pembelajaran berbasis web yang membuat siswa tertarik untuk belajar, memudahkan guru mentransfer materi kepada siswa dan memudahkan siswa mengakses materi belajar. (2) Mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis web. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model pengembangan Four-D. Hasil penelitian terhadap media pembelajaran berbasis web yaitu uji validitas ahli media memperoleh nilai persentase 83% dengan kategori sangat valid, uji validitas ahli materi memperoleh nilai persentase 85,63% dengan kategori sangat valid, dan uji kepraktisan guru memperoleh nilai persentase 85% dengan kategori sangat praktis, uji kepraktisan siswa memperoleh nilai persentase 88,91% dengan kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis web dinyatakan layak berdasarkan uji validitas dan uji kepraktisan untuk digunakan dalam proses belajar mengajar khususnya pada mata pelajaran Administrasi Sistem Jaringan.