cover
Contact Name
Parlindungan Pandapotan Marpaung
Contact Email
parlindungan.reni@gmail.com
Phone
+6285259948993
Journal Mail Official
eksergi.polines@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jalan. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eksergi: Jurnal Teknik Energi
Design of DC Accumulator Charging using Backup Accumulator Based on Inverter and Converter Device Parlindungan Pandapotan Marpaung
Articles 260 Documents
ANALISIS PERHITUNGAN EFISIENSI HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR (HRSG) TIPE VERTIKAL TEKANAN GANDA PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GAS UAP (PLTGU) Yusuf Dewantoro Herlambang; Supriyo Supriyo; Teguh Aji Wibowo
Eksergi Vol 16, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1340.648 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v16i3.2218

Abstract

Heat Recovery Steam Generator (HRSG) merupakan generator uap yang memanfaatkan energi panas gas buang turbin gas untuk memanaskan air sehingga berubah fasa menjadi uap, uap tersebut digunakan untuk menggerakkan turbin uap. Meninjau pentingnya HRSG dalam sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU), maka diharapkan efisiensi HRSG selalu dalam kondisi terbaiknya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa efisiensi HRSG dalam sebuah PLTGU, sehingga diperoleh penyebab didapatkannya nilai efisiensi, serta membandingkan kondisinya ketika dalam keadaan setelah overhaul dan sebelum overhaul. Efisiensi HRSG didapat dari pembandingan manfaat kalor keluar HRSG dan kalor gas buang masuk HRSG, sehingga didapat bahwa efisiensi HRSG setelah overhaul adalah 79,76% sedangkan efisiensi sebelum overhaul adalah 78,36%, hal ini dapat terjadi karena meningkatnya kualitas dari parameter-parameter yang dibutuhkan, yaitu meliputi: suhu air umpan, aliran massa gas buang, kemampuan menerima beban dan aliran massa uapyang dihasilkan.
MODEL TURBIN ANGIN PENGGERAK POMPA AIR - Supriyo; - Suwarti
Eksergi Vol 9, No 2 (2013): Mei 2013
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.734 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v9i2.190

Abstract

Pertanian adalah salah satu bidang yang memerlukan pengembangan teknologi pengolahan memanfaatkan sumber energi alternatif, antara lain adalah pompa irigasi tanpa bahan bakar. Selama ini petani menggunakan pompa sentrifugal untuk keperluan irigasi dengan penggerak motor bensin atau solar yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) sebagai  sumber energi. Akibatnya biaya produksi mahal, dan mengurangi pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model  turbim angin menggerakan pompa air.  Tahapan yang akan dilakukan adalah  perancangan dan pembuatan model turbin angin tipe nibe poros horisontal, perancangan dan pembuatan sistem transmisi, perancangan dan pembuatan model pompa air tipe torak kerja ganda, kajian Optimasi sudut serang angin terhadap sudu turbin, kajian optimasi reduksi kecepatan pada sistem transmisi, dan kajian optimasi panjang langkah torak. Luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebuah teknik desain pompa air tenaga angin, sebuah model pompa air tenaga angin, jurnal terakreditasi nasional, dan draft paten. Dampak langsung yang diharapkan dari penelitian adalah mengurangi ketergantungan petani terhadap BBM dan meningkatkan pendapatan petani. Keywords:  Turbin angin, pompa torak, sistem transmisi, sudut serang, panjang langkah torak
UNJUK KERJA SISTEM TURBIN ANGIN SUMBU HORISONTAL TIPE TSD 500 BERDASARKAN NILAI TIP SPEED RATIO Chundori Achmad; Mochammad Denny Surindra; Budhi Prasetiyo
Eksergi Vol 10, No 2 (2014): MEI 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2563.096 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v10i2.242

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisa karakteristik kinerja turbin angin sumbu horisontal tipe TSD 500 berdasarkan nilai tip speed ratio dengan menggunakan variasi kecepatan angin 7 m/s, 8 m/s, 9 m/s, 10 m/s, 11 m/s, 12 m/s, dan 13 m/s untuk mendapatkan efisiensi sistem terbaik dari nilai tip speed ratio yang berbeda-beda. Metode yang dilakukan adalah dengan cara melakukan pengujian pada turbin angin sumbu horisontal tipe TSD 500 yang  hasilnya dipakai untuk mendapatkan grafik karakteristik sistem terbaik.  Hasil dari pengujian yang dilakukan  diperoleh variasi pada kecepatan angin 8 m/s dengan dibebani  lampu 300 watt didapatkan nilai efisiensi sistem terbaik yaitu 9,284 % dengan nilai tip speed ratio sebesar 4,710.  Kata Kunci : Turbin horizontal TSD 500, karakteristik turbin, efisiensi sistem, tip speed ratio
STUDI EXPERIMENTAL KARAKTERISASI DAN PERFORMANCE WATER BOILING BAHAN BAKAR BRIKET BIORANG DARI LIMBAH POTONGAN KAYU, ENCENG GONDOK DAN DAUN KERING UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN ENERGI TERBARUKAN HERMAWAN, BAKTIYAR MEI; Aulia, Nur Fatowil
Eksergi Vol. 17 No. 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.799 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v17i2.2623

Abstract

Untuk mengatasi permasalahan kelangkaan bahan bakar fosil di sektor rumah tangga salah satunya adalah memanfaatkan bahan bakar yang bersumber dari biomassa. Keberadaan sumber daya alam Indonesia yang cukup melimpah memliki potensi untuk pengembangan bahan bakar biomassa. Pengembangan bahan bakar biomassa sebagai bahan bakar alternatif salah satunya adalah berupa briket bioarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi bahan bakar briket bioarang dari limbah potongan kayu, enceng gondok dan daun kering. Karakterisasi bahan bakar briket bioarang dilakukan melalui pengujian nilai kalor. Parameter pengujian performance water boling  yang diukur antara lain adalah time to boil. Hasil Penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan nilai kalor tertinggi pada sampel C dengan nilai kalor sebesar 5911,2 kal/g, sedangkan time to boil dengan waktu tercepat adalah pada sampel C dengan catatan waktu 21 menit 20 detik.Kata Kunci : Bahan Bakar Alternatif, Briket Bioarang, Karakteristik Briket       Bioarang,  Performance Water Boiling
KAJIAN PENGISIAN BATERAI 75 AH DI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU Wiwik Purwati Widyaningsih; Budhi Prasetiyo
Eksergi Vol 11, No 2 (2015): MEI 2015
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4087.694 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v11i2.260

Abstract

Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah mensuplai tenaga listrik untuk pemakaian terhadap beban 100, 140, 160, dan 200 Watt . Metode yang digunakan melakukan pengisian baterai dengan kecepatan angin pada blower 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10 m/s, untuk mengetahui pengisian yang paling besar. Pengisian baterai dengan turbin angin ini, dengan kecepatan angin 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10 m/s maka proses pengisian baterai yang cepat naik didapatkan pada kecepatan angin 10 m/s yaitu 24,47 Volt dalam waktu sama 1800 detik (30 menit) jadi, semakin besar kecepatan angin yang dipakai pengisiannya lebih besar.  Kata Kunci : Accumulator, Pengisian , Turbin Angin 3 blade propeller.
ANALISIS PENGARUH KETINGGIAN AIR TERHADAP KINERJA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHYDRO (PLTMH)-PPI MADIUN Akhwan, Akhwan; Sunardi, Sunardi
Eksergi Vol. 18 No. 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.288 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v18i1.2988

Abstract

Pemanfaatan air yang melimpah sangat berpotensi dan dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga tenaga mikro hidro (PLTMH).  Tujuan pada penelitian melakukan pengujian hasil dari rancangan bangun pembangkit listrik tenaga mikro hidro dan parameter terkait dengan kinerja turbin yaitu tekanan air. Penelitian ini membahas tentang pengaruh ketinggian air terhadap kinerja pembangkit listrik yang telah dirancang sehingga dapat diketahui tegangan dan arus yang telah dihasilkan. Perubahan tekanan air diberikan dengan memberikan berbagai parameter ketinggian tandon air sebesar 1 meter, 2 meter dan 3 meter. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa ketinggian air berpengaruh terhadap kinerja yang dihasilkan pembangkit. Semakin tinggi air maka tekanan yang dihasilkan semakin tinggi dan berpengaruh terhadap tegangan dan arus yang dihasilkan pembangkit listrik tenaga mikro hidro meningkat. Berdasarkan pengukuran diketahui bahwa tegangan dan arus tertinggi yang dihasilkan dengan ketinggian tandon air 3 meter sebesar 20,46 volt 738 mA.
ANALISIS PENGARUH KANDUNGAN KARBON TETAP PADA BATUBARA TERHADAP EFISIENSI KETEL UAP PLTU TANJUNG JATI B UNIT 2 - Mulyono; - Sudjito
Eksergi Vol 12, No 2 (2016): MEI 2016
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2243.665 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v12i2.286

Abstract

Ketel uap merupakan komponen utama dalam sistem pembangkit yang digunakan untuk mengubah fasa cair menjadi fasa uap. Agar pembangkit dapat dioperasikan secara kontinue ketel uap harus menggunakan jenis batu bara yang tepat sehingga efisiensi ketel uap tetap terjaga tinggi dan produksi listrik dapat terpenuhi. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kandungan dari karbon tetap pada batu bara terhadap efisiensi dari ketel uap pada PLTU Tanjung Jati B Unit 2 antara tanggal 28 Juni 2012 hingga 20 Februari 2014. Untuk menghitung efisiensi ketel uap menggunakan metode kehilangan panas yang berdasarkan American Society o f  Mechanical Engineers Power Test Codes (ASME PTC) 4.1 Steam Generating Units dan 19.10 Flue And Exhaust Gasses Analyses. Hasil analisis menunjukan bahwa karakteristik efisiensi ketel uap terhadap kandungan karbontetap semakin menaik. Efisiensi ketel uap tertinggi adalah ketel uap terendah adalah 88,36% pada saat nilai karbon 1% kenaikan karbon tetap adalah 0,2678%.89,91% pada saat nilai karbon tetap 44,84% dan efisiensi tetap 38,38%. Kenaikan efisiensi ketel uap rata-rata tiap 1% kenaikan karbon tetap adalah 0,2678%.Kata kunci: efisiensi, ketel uap, metode kehilangan panas
Kontrol Manual dan Otomatis pada Generator Set dengan Menggunakan Mikrokontroler Melalui Smartphone Android Margana Margana; F gatot Sumarno
Eksergi Vol 13, No 2 (2017): MEI 2017
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.142 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v13i2.908

Abstract

Kontrol Manual Dan Otomatis Pada Generator Set 1500 Watt dengan Menggunakan Mikrokontroler Melalui Smartphone Android bertujuan untuk membuat generator set yang dapat dioperasikan dengan jarak tertentu, mudah dalam pengontrolannya dan sebagai energi listrik cadangan skala rumah tangga. Penggunaan android disini sebagai pengontrol frekuensi dan memonitor kinerja generator set, meliputi putaran ,Jumlah bahan bakar dan Frekuensi. Metode yang digunakan adalah dengan menjalankan generator dan dibebani lampu pijar serta frekuensi dijaga 50 Hz. Karakteristik dari frekuensi genset dapat dianalisa berdasarkan beberapa parameter yaitu laju aliran massa bahan bakar dan SFC. Parameter yang didapat dari pengujian laboratorium, kemudian dianalisa untuk membandingkan nilai karakteristik dari penggunaan frekuensi yang terbaik dari genset dan pengunaan bahan bakar yang paling hemat. Berdasarkan hasil pengujian didapat SFC terkecil yaitu pada frekuensi 48 Hz sehingga penggunaan bahan bakar paling hemat dengan frekuensi 48 Hz. Dan frekuensi yang paling baik digunakan yaitu frekuensi 50 Hz, karena memiliki grafik yang relatif stabil sehingga tidak merusak genset. Kata kunci : Konsumsi bahan bakar spesifik, frekuensi, generator set, Mikrokontroller
Pembuatan Turbin Angin Sudu Tipe Flat Berlapis Tiga - Sahid; Teguh Harijono Mulud
Eksergi Vol 14, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.307 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i2.1323

Abstract

Turbin angin adalah alat yang dapat mengkonversi energi kinetik dari angin menjadi energi lisrik. Konsep sudu berlapis belum pernah diteliti ataupun dikembangkan dengan turbin angin sumbu horizontal. Pengembangan berbagai macam turbin angin mempunyai tujuan untuk membuat turbin angin yang sesuai dengan keadaan potensi angin Indonesia dan mempunyai nilai Cp yang tinggi. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi observasi, perancangan dan pembuatan turbin, pengujian karakteristik turbin pelton yang sudah dibuat. Hasil uji karakteristik pada kecepatan angin 3 m/s Cp terbesar yang dihasilkan oleh turbin angin tipe flat berlapis dengan sudut sudu 8° adalah 1,34% dan nilai TSR terbesar adalah 3,74. Sedangkan pada kecepatan angin 4 m/s dan 5 m/s Cp terbesar yang dihasilkan oleh turbin angin sudu tipe flat berlapis tiga dengan sudut sudu 10° dan 15° adalah 0,78% dan 0,37% serta TSR terbesar adalah 3,58 dan 3,19. Kata kunci: turbin angin, sudu tiga, berlapis tiga
Rancang Bangun Turbin Angin Poros Horizontal Double Multiflat Blade Adityo Barik A; Nurul Faridah
Eksergi Vol 15, No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.18 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v15i3.1789

Abstract

Tujuan dari penelitian Turbin Angin Poros Horizontal Double Multiflat Blade adalah membandingkan kinerja turbin angin poros horizonal single multiflat blade dengan turbin angin poros horizontal double multiflat blade perlakuan sisi masuk dan perlakuan sisi keluar. Pengujian turbin angin single multiflat blade dilakukan pada kecepatan angin 5 m/s, 7 m/s, dan 9 m/s dengan sudut blade 35°, 38°,40°, 43° dan 45°. Berdasarkan pengujian, turbin angin single multiflat blade pada kecepatan angin 9 m/s dan sudut blade 40° menghasilkan efisiensi sistem tertinggi yaitu 8,397%. Kecepatan dan sudut tersebut digunakan untuk pengujian turbin angin double multiflat blade. Pengujian turbin angin double multiflat blade dengan perlakuan sisi keluar, efisiensi sistem tertinggi yaitu 11,74%, sedangkan pengujian turbin angin double multiflat blade dengan perlakuan sisi masuk, efisiensi sistem tertinggi yaitu 5,16%. Kesimpulan dari pengujian adalah efisiensi sistem tertinggi dihasilkan pada pengujian turbin angin poros horizontal double multiflat blade perlakuan pada sisi keluar dengan kecepatan angin 9 m/s dan sudut blade 40° sebesar11,74%.

Page 11 of 26 | Total Record : 260