cover
Contact Name
Hendra Stevani
Contact Email
hendra@poltekkes-mks.ac.id
Phone
+628114444813
Journal Mail Official
jpf@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Makassar Jl.Baji Gau No 10 Kec.Mamajang
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kefarmasian
ISSN : -     EISSN : 27225984     DOI : https://doi.org/10.32382/jpk.v2i1.2149
Core Subject : Humanities, Health,
Jurnal Pengabdian Kefarmasian menerima publikasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kefarmasian. Jurnal Pengabdian Kefarmasian telah memiliki nomor e-ISSN 2722-5984 dan Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat selain itu Jurnal ini juga berisi berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Pengabdian Kefarmasian khususnya berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang layanan masyarakat sebagai berikut: 1. Layanan Komunitas Masyarakat dan Ketahanan Pangan Lokal; 2. Pelatihan, Pemasaran, Desain Teknologi Tepat Guna; 3. Pemberdayaan Masyarakat dan Akses Sosial; 4. Layanan Wilayah Perbatasan, Wilayah Kurang Maju; 5. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan.
Articles 65 Documents
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Serbuk Sari Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) Untuk Pengendalian Hipertensi Asyikin, Asyhari; Nurisyah, Nurisyah
Jurnal Pengabdian Kefarmasian Vol 6, No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEFARMASIAN
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jpk.v16i1.3481

Abstract

Education and Training on Producing Noni Fruit (Morinda citrifolia L.) For Hypertension ControlBackground Hypertension is a serious problem because one in three adults worldwide suffers from hypertension and is currently a trending urban health problem. In 2025, it is predicted that 29% of adults worldwide will suffer from hypertension. The proportion of hypertension in Indonesia has increased in 2018, which was 34.1%. Hypertension sufferers in Makassar City have increased every year. In 2020, the number of hypertension cases in Makassar City reached 40,288 cases. In overcoming the incidence of hypertension, some people in Pa'baeng-baeng Village, Tamalate District, Makassar City have never been exposed to counseling related to hypertension so that most of them check their blood pressure if they already have hypertension. The purpose of the activity is to provide counseling on hypertension, create a module on how to make instant herbal powder from noni fruit, red ginger, cinnamon, and cloves (MORIZYA instant powder) to control hypertension. Method This activity was carried out in the Pa'baeng-baeng Village area, Tamalate District, Makassar City. Tamalate Makassar City in the form of counseling and training on making instant herbal powder MORIZYA for controlling hypertension and to measure the success and effectiveness of education in this community service activity, an evaluation was carried out through a pre-test and post-test. The results of the activity showed that there were 30 people who participated in the activity and the results of the post-test showed that after the education, the participants' knowledge increased by 4.2 points (42%). The conclusion is that there is an increase in public knowledge about hypertension and they are able to make instant powder MORIZYA for controlling hypertensionLatar Belakang Hipertensi menjadi masalah serius karena satu dari tiga orang dewasa diseluruh dunia menderita hipertensi dan menjadi tren masalah kesehatan perkotaan saat ini. Pada tahun 2025, diprediksi 29% orang dewasa di seluruh dunia menderita hipertensi. Proporsi penyakit hipertensi di Indonesia semakin meningkat pada tahun 2018, yaitu 34,1%. Penderita hipertensi di Kota Makassar mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2020 jumlah kasus hipertensi di Kota Makassar mencapai 40.288 kasus. Dalam penanggulangan kejadian penyakit hipertensi, sebagian masyarakat di Kelurahan Pa’baeng-baeng Kecamatan Tamalate Kota Makassar belum pernah terpapar penyuluhan terkait hipertensi sehingga kebanyakan dari mereka, memeriksakan tekanan darahnya apabila sudah mengalami hipertensi. Tujuan Kegiatan untuk melakukan penyuluhan tentang hipertensi, pembuatan modul tentang cara pembuatan serbuk instan herbal dari buah mengkudu, jahe merah, kayu manis, dan cengkeh (sebuk instan MORIZYA) untuk pengendalian hipertensi. Metode Kegiatan ini dilakukan di wilayah Kelurahan Pa’baeng-baeng Kec. Tamalate Kota Makassar dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan pembuatan herbal serbuk instan MORIZYA untuk pengendalian Hipertensi dan untuk mengukur keberhasilan dan efektivitas edukasi dalam kegiatan pengabmas ini maka dilakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukan terdapat 30 orang yang mengikuti kegiatan dan hasil post test menunjukkan bahwa setelah edukasi pengetahuan peserta naik sebesar 4,2 point (42%). Kesimpulan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi dan mampu membuat serbuk instan MORIZYA untuk pengendalian Hipertensi.
Pelatihan Pembuatan Produk Olahan Dari Familia Brassicaceae Sebagai Anti Kanker Bagi Kelompok Lansia di Kelurahan Pa’baeng- Baeng Dewi, Ratnasari; Stevani, Hendra
Jurnal Pengabdian Kefarmasian Vol 6, No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEFARMASIAN
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jpk.v6i1.3483

Abstract

The number of elderly from year to year has increased, on one hand shows life expectancy also improves, but this provides its own challenges because the age of the elderly will be susceptible to disease, one of which is cancer. The purpose of this activity is to provide education as well as training in making traditional processed products from Familia Brassicaceae which can be utilized to prevent cancer in the elderly in Pa'baeng-Baeng Village, Makassar City. Activity Methods In the form of lectures and practices of making traditional processed products from Familia Brassicaceae, participants of the activity are the elderly in Pa'baeng-Baeng Village, Makassar City, the activity consists of 3 stages, namely pre-activity socialization, implementation and mentoring after implementation. The results showed that there was an increase in the knowledge and skills of respondents Jumlah lansia dari tahun ketahun mengalami peningkatan, disatu sisi menunjukkan usia harapan hidup juga membaik, namun hal ini memberikan tantangan tersendiri dikarena umur lansia akan mudah terkena penyakit salah satunya adalah kanker. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi sekaligus pelatihan pembuatan produk olahan  tradisional dari familia Brassicaceae yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah kanker pada lansia di Kelurahan Pa’baeng-baeng Kota Makassar. Metode kegiatan berupa ceramah dan praktik pembuatan produk olahan tradisional dari familia Brassicaceae, peserta kegiatan adalah Lansia di Kelurahan Pa’baeng-baeng Kota Makassar, kegiatan terdiri dari 3 tahapan yaitu sosialisasi pra kegiatan, pelaksanaan dan pendampingan pasca pelaksanaan. Hasil kegiatan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan responden
Edukasi Dini Bijak Menggunakan Obat Kumur Herbal Dari Garam Himalaya Sebagai Usaha Preventif Untuk Mencegah Perkembangbiakan Bakteri Pada Rongga Mulut Pada Kader Posyandu Kel. Karunrung Asridiana, Asridiana; Thioritz, Ernie; Abdullah, Nurwiyana
Jurnal Pengabdian Kefarmasian Vol 6, No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEFARMASIAN
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jpk.v16i1.3484

Abstract

 Mouthwash should not be used carelessly because if used incorrectly it can cause side effects even though it has many benefits. Mouthwash is a liquid antiseptic that has been proven to help eliminate bad breath. This liquid removes bacteria from places that are difficult to reach with a toothbrush. Mouthwash has several benefits for maintaining dental and oral health, including: reducing dental plaque, preventing caries and cavities, and treating mouth inflammation. Mouthwash has several advantages, but also has several disadvantages, such as: drying the mouth, worsening mouth inflammation, and triggering allergic reactions. The purpose of this activity is to educate posyandu cadres and the general public about how to make mouthwash for their own use, how to use mouthwash that is made by themselves, and how to use mouthwash that is sold freely. This community service will be carried out in May - July 2024 in Karunrung Village, Rappocini District, Makassar, starting from exploration, licensing, and implementation of counseling, education on the manufacture and use of mouthwash to prevent the growth of bacteria in the oral cavity.Obat kumur tidak boleh digunakan sembarangan karena jika digunakan secara tidak tepat dapat menyebabkan efek samping meskipun banyak manfaatnya. Obat kumur adalah antiseptik cair yang telah terbukti membantu menghilangkan bau mulut. Cairan ini menghilangkan bakteri dari tempat yang sulit dijangkau dengan sikat gigi Obat kumur memiliki beberapa manfaat untuk menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut, antara lain: mengurangi plak gigi, mencegah karies dan gigi berlubang, serta mengatasi radang mulut. Obat kumur memiliki sejumlah keunggulan, namun juga memiliki sejumlah kelemahan, seperti: mengeringkan mulut, memperparah radang mulut, dan memicu reaksi alergi. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk mengedukasi para kader posyandu dan masyarakat umum tentang cara membuat obat kumur untuk digunakan sendiri, cara penggunaan obat kumur yang dibuat sendiri, dan cara menggunakan obat kumur yang dijual bebas. Pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan pada bulan Mei - Juli 2024 di Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini Makassar mulai dari penjajakan, perizinan, dan pelaksanaan penyuluhan, edukasi pembuatan dan penggunaan obat kumur untuk mencegah perkembangbiakan bakteri dalam rongga mulut.
Pembuatan Desinfektan Alami Untuk Sterilisasi Ruangan Guna Mencegah Sick Building Syndrome Khaer, Ain; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Pengabdian Kefarmasian Vol 6, No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEFARMASIAN
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jpk.v6i1.3479

Abstract

Disinfectants are needed to protect the community from infectious diseases, so it is important for the community to know how to make natural disinfectants. The purpose of this program is to increase public knowledge about how to prevent Sick Building Syndrome by utilizing natural disinfectants through training. This community service will be carried out from March - October 2024 with three stages, namely preparation, implementation, and evaluation. Natural disinfectants are made as mosquito repellent, and encouraging them to use natural ingredients to make disinfectants can open up new business opportunities, as an increase in micro, small, and medium enterprises in Buakana Village, Rappocini District, Makassar City. The output of the activity is one HaKI, and a natural disinfectant making module. The benefits of this activity are the use of natural disinfectants for room sterilization to prevent Sick Building Syndrome, which has economic value, and increases additional income for the community.Desinfectan diperlukan  untuk melindungi masyarakat dari penyakit menular sehingga penting bagi masyarakat mengetahui cara pembuatan desinfectan alami. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara mencegah Sick Building Syndrome dengan memanfaatkan desinfektan alami melalui pelatihan. Pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan pada bulan Maret - Oktober 2024 dengan  tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Desinfektan alami yang dibuat digunakan sebagai pengusir nyamuk serta mendorong mereka untuk menggunakan bahan alami untuk membuat desinfektan dapat membuka peluang usaha baru sebagai peningkatan usaha mikro, kecil, dan menengah di Kelurahan Buakana Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Adapun luaran kegiatan berupa satu HaKI, dan modul pembuatan desinfektan alami. Manfaat dari kegiatan ini adalah pemanfaatan desinfektan alami untuk sterilisasi ruangan guna mencegah Sick Building Syndrome yang bernilai ekonomi, dan peningkatan pendapatan tambahan masyarakat.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Pada Siswa SMPN 24 Makassar Pakadang, Sesilia Rante; Ratnah, St.; Salasa, Alfrida Monica
Jurnal Pengabdian Kefarmasian Vol 6, No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEFARMASIAN
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jpk.v6i1.3489

Abstract

Adolescents are individuals who are experiencing physical, psychological, and behavioral changes from childhood to adulthood. Teenagers are the future generation of the nation, so they need to be equipped with everything important to prepare for their future, including knowledge about reproductive health. The purpose of community service is to provide counseling to increase knowledge about reproductive organs and how to maintain reproductive health among adolescents. The activity methods are counseling, games, and discussions. The target audience of this program is grade VII students of SMPN 24 Makassar. Evaluation of activities with online pre-test and post-test questionnaires to assess the increase in participants' knowledge. The results of the activity demonstrated a high level of interest from the participants, as evidenced by their enthusiasm in participating in discussions and games, and an increase in knowledge, as indicated by the comparison of scores obtained in the pre-test and post-test. The conclusion is that there was an increase in participant knowledge from 27.6% to 96.5% after the counseling.Remaja adalah individu yang sedang mengalami perubahan fisik, psikis dan perilaku dari anak-anak menuju dewasa. Remaja adalah calon penerus generasi bangsa sehingga perlu dibekali segala hal yang penting untuk persiapan masa depannya termasuk pengetahuan tentang kesehatan reproduksi.  Tujuan pengabdian adalah melakukan penyuluhan untuk  meningkatkan pengetahuan tentang organ reproduksi dan cara menjaga kesehatan reproduksi pada kalangan remaja. Metode kegiatan berupa penyuluhan, games dan diskusi. Khalayak sasaran program ini adalah siswa kelas VII SMPN 24 Makassar.  Evaluasi kegiatan  dengan kuisioner pre test dan post test secara online untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan minat yang baik dari peserta yang ditunjukkan oleh antusias peserta mngikuti diskusi dan games, peningkatan pengetahuan yang ditunjukkan oleh perbandingan nilai yang diperoleh pada pre test dan post test.  Kesimpulan terjadi  peningkatan pengetahuan peserta dari 27,6 %   menjadi 96,5 % setelah penyuluhan.