cover
Contact Name
O Feriyanto
Contact Email
feriyanto@stembi.ac.id
Phone
+6282214933943
Journal Mail Official
feriyanto@stembi.ac.id
Editorial Address
Jl. Buahbatu No.26 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Study & Management Research
ISSN : 16934474     EISSN : 28294076     DOI : https://doi.org/10.55916/smart.v18i1
Core Subject : Economy,
Jurnal SMART merupakan wadah untuk mengembangkan dan mempublikasikan berbagai hasil kajian bidang Ilmu Ekonomi, khususnya Ilmu Manajemen dan Bisnis. Jurnal ini dirancang untuk diterbitkan 3 kali dalam setahun (4 bulanan). Demi menjaga konsistensi penerbitan jurnal ini, redaksi mengundang sidang pembaca dari berbagai pihak, baik dosen, mahasiswa, peneliti, maupun praktisi untuk berpartisipasi mengisinya melalui tulisan baik berupa karangan, ringkasan hasil penelitian, maupun resensi yang sesuai dengan tujuan dan misi dari jurnal ini
Articles 124 Documents
Sistem Administrasi Pelayanan Perbaikan Gangguan Telepon Pada Kantor Daerah Telekomunikasi Bandung Yopines Ansen
Jurnal Study and Management Research Vol 11 No 2 (2014): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.179 KB) | DOI: 10.55916/smart.v11i2.67

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai sistem administrasi pelayanan perbaikan gangguan telepon pada Kantor Daerah Telekomunikasi Bandung. Dalam penelitia ini jumlah karyawan sebanyak 239, bekerja melayani gangguan perbaikan telepon di 5 area pelayanan Bandung Pusat, Barat, Utara, Selatan dan Timur. Sedangkan teknik sampling yang digunakan “Sample Random Sampling” dengan jumlah sampel 148 karyawan, dengan tingkat kesalahan 5%. Adapun teknik pengumpulan data adalah dengan cara wawancara, kuesioner, observasi dan penelitian kepustakaan. Sedangkan teknik Analisis Data menggunakan “Quality Control” meliputi analisis Stratifikasi, Diagram Pareto, Diagram Ishikawa (Diagram Sebab- Akibat), Histogram, Diagram Pencar dan Bagan Pengendalian. Kesimpulan, pertama meningkatnya pendapatan perkapita berpengaruh terhadap tuntutan masyarakat akan peningkatan pelayanan perbaikan. Kedua, seluruh jajaran pimpinan dan pelaksana harus memiliki komitmen dan persepsi yang sama dalam mendukung kegiatan operasional di lapangan. Ketiga, pendelagasian wewenang dalam upaya meningkatkan pelayanan secara jelas dan bertanggungjawab. Saran, pertama, penambahan SDM bidang teknik jaringan, validasi data jaringan kabel, kordinasi formal dan informal dengan pihak ketiga, penambahan sarana kerja yang memadai. Kedua, menganti kabel yang rusak secara terprogram, material baru perlu dilakukan uji lapangan dan laboratorium, memberikan penyuluhan kepada masyarakat penggemar layang-layang. Ketiga, pembenahan front room dan back room dari mulai sarana kerja, organisasi dan metode kerja. Keempat, perlu perubahan budaya kerja sesuai dengan yang telah digariskan oleh perusahaan secara bertanggungjawab.
Implementasi Capital Asset Pricing Model (CAPM) Dalam Penentuan Saham Efisien : Studi Pada Bank BCA, BRI, dan BNI Periode 2012-2013 John Henry Wijaya
Jurnal Study and Management Research Vol 11 No 3 (2014): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/smart.v11i3.80

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memilih saham efisien dengan menggunakan pendekatan Capital Asset Pricing Model (CAPM), sehingga investor dapat mengambil keputusan investasi yang tepat. Objek penelitian ini dilakukan pada saham sektor perbankan tahun 2012-2013. Sampel yang digunakan berdasarkan perusahaan perbankan pada MNC36. Metode yang digunakan di dalam melaksanakan penelitian ini adalah dengan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa dari 3 saham perusahaan sektor perbankan yang dijadikan sebagai sampel penelitian, terdapat 2 saham perusahaan (BBCA dan BBRI) yang masuk dalam kelompok saham efisien disebabkan tingkat pengembalian saham tersebut lebih besar dari tingkat pengembalian yang diharapkan, sehingga keputusan yang harus diambil oleh investor adalah membeli saham tersebut sebelum harganya undervalue. Sementara saham perusahaan BBNI dikatakan tidak efisien karena memiliki tingkat pengembalian saham lebih kecil dari tingkat pengembalian yang diharapkan, sehingga keputusan yang harus diambil oleh investor adalah menjual saham tersebut sebelum overvalue.
Kajian Good Corporate Governance Pada Koperasi Simpan Pinjam Dan Pembiayaan Syariah Rima Elya Dasuki
Jurnal Study and Management Research Vol 15 No 1 (2018): SMART (Study Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.523 KB) | DOI: 10.55916/smart.v15i1.9

Abstract

Tujuan_Penerapan Good Corporate Governance mendorong pengurus KSPPS dalam menjalankan kegiatan usaha simpan pinjam yang secara efektif dan efisien dengan memperhatikan prinsip koperasi dan prinsip kehati- hatian sehingga penilaian koperasi transparan,akuntabel dan responsive.Desain/Metode_ Pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskripsiTemuan_ Prinsip Good Corporate Governance dibutuhkan koperasi agar tercapainya kesinambungan usaha dengan memperhatikan stakeholder Implikasi_Pengelolaan koperasi dapat dilakukan secara efektif dan efisien dan tidak menyebabkan kerugian pada pihak manapun,diharapkan dengan diterapkannya Good Corporate Governance maka kesehatan koperasi dapat meningkat sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada anggota Originalitas_Beberapa dari variable penelitian terdapat kesamaan dengan peneliti sebelumnya,namun variable good corporate governance disesuaikan dengan kondisi koperasi di Indonesia dan objek penelitian good corporate governance yang merupakan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah sejauh ini belum dilakukan penelitian sebelumnyaTipe Penelitian_Studi EmpirisKata Kunci : Good Corporate Governance,Koperasi,Kesehatan koperasi, transparan, akuntabel, responsive.
Penggunaan Quality Function Deployment (QFD) Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Mahasiswa Politeknik Sukabumi Rudi Afriyadi
Jurnal Study and Management Research Vol 14 No 2 (2017): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.08 KB) | DOI: 10.55916/smart.v14i2.25

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis hal-halyang berhubungan dengan fenomena fluktuasi mahasiswa PoliteknikSukabumi dalam kurun waktu 2002 – 2012 sesuai data yang penulis dapatkandari BAAK Politeknik Sukabumi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode surveidengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data primer.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratifiedrandom sampling dari populasi mahasiswa pada setiap program studi di setiapangkatan. Selain responden mahasiswa Politeknik Sukabumi juga mengambilsampel responden dari dua perguruan tinggi swasta lainnya di Kota Sukabumiyang digunakan sebagai bahan perbandingan (benchmarking) untukmenentukan positioning Politeknik Sukabumi dibandingkan dengan duaperguruan tinggi lainnya tadi. Hasil pengumpulan data digunakan dandiproses menggunakan metode Servqual dan Quality Function Deployment(QFD) untuk mendapatkan customer requirement, technical requirement,positioning dan house of quality (HoQ) Politeknik Sukabumi.Hasil dari penelitian ini adalah berupa langkah-langkah yang harusdilakukan sesuai urutan prioritas perbaikan untuk meningkatkan layananpendidikan agar tercapai kepuasan konsumen. Tiga prioritas utama yaitu:peningkatan fasilitas berupa penambahan sarana dan kapasitas fasilitas yangada; pengarahan kepada para dosen dan karyawan akan pentingnyapelayanan yang baik; dan adanya petugas keamanan yang secara berkalamemeriksa keamanan seluruh kampus. Kata Kunci : Quality Function Deployment (QFD), kualitas pelayanan, customerrequirement, technical requirement, positioning, house of quality(HoQ)
Kontribusi Kompetensi Dan Komitmen Dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Kependidikan Pts Di Kota Bandung Agung M. Taufik; Ai Rohayati
Jurnal Study and Management Research Vol 13 No 1 (2016): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/smart.v13i1.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) kondisi kompetensi, komitmen dan kinerja tenaga kependidikan pada PTS di Kota Bandung, (2) bagaimana pengaruh kompetensi dan komitmen secara simultan terhadap kinerja tenaga kependidikan pad PTS di Kota Bandung, dan (3) bagaimana pengaruh kompetensi dan komitmen secara parsial terhadap kinerja tenaga kependidikan PTS di Kota Bandung.Penelitian ini bersifat deskriptif dan asosiatif. Unit analisis penelitian ini adalah tenaga kependidikan PTS di Kota Bandung dengan unit pengamatan tenaga kependidikan beserta pimpinan PTS. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling (sampling Aksidental) dengan jumlah sampel sebanyak 120 reponden. Alat analisis penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda.Hasil pengujian instrumen penelitian menunjukan bahwa semua item pernyataan dalam kuesioner dinyatakan valid dan reliabel. Analisis deskriptif dari hasil penelitian terlihat bahwa kondisi kompetensi tenaga kependidikan PTS di Kota Bandung sudah tinggi. Potret kondisi komitmen organisasi tenaga kependidikan PTS di Kota Bandung juga tinggi, sedangkan kondisi kinerja tenaga kependidikan PTS di Kota Bandung menurut persepsi pimpinan PTS sudah baik. Secara simultan, kompetensi dan komitmen berpengaruh signiikan terhadap kinerja tenaga kependidikan PTS di Kota Bandung. Sedangkan secara parsial, kompetensi dan komitmen juga berpengaruh positif dan signiikan terhadap kinerja tenaga kependidikan PTS di Kota Bandung. Kompetensi memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kinerja tenaga kependidikan dibandingkan dengan komitmen organisasi tenaga kependidikanKata Kunci : Kompetensi, Komitmen Organisasi, Kinerja Individu
Pengaruh Pengalaman Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT. K A P Line Pastry (DCL) Eka Purwanda; Andri Herdiansyah
Jurnal Study and Management Research Vol 18 No 1 (2021): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.08 KB) | DOI: 10.55916/smart.v18i1.62

Abstract

Tujuan_Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh secara simultan dan parsial dari pengalaman kerja dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja Desain/Metode_Pendekatan kuantitatif dengan metode deskriftif asosiatif, dengan analisis menggunakan multiple regression. Temuan_Terdapat pengaruh yang signifikan antara pengalaman kerja dan disiplin kerja secara simultan. Dan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara pengalaman kerja dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja. Implikasi_Hasil pengujian statistik mengenai pengaruh pengalaman kerja (x1), dan disiplin kerja (x2), terhadap produktivitas kerja (Y) secara simultan dan parsial Originalitas_Merupakan penelitian awal untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh pengalaman kerja dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja Tipe Penelitian_Studi empiris
Studi Tentang Pentingnya Analisis Fundamental Saham Gusni .
Jurnal Study and Management Research Vol 12 No 2 (2015): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.283 KB) | DOI: 10.55916/smart.v12i2.91

Abstract

Fundamental analysis is the e xamination of the underlying forces that affect the well being of the economy, industry groups and companies. At the economy level, fundamental analysis focuses on economic data to assess the present and future growth of the economy. At the industry level, fundamental analysis focus on the performance of various industries to determine the prospects in the future, and at the company level, fundamental analysis focus on company inancial ratios, management, business concept and company competition. The purpose of fundamental analysis is to estimate the movement of stock prices in the future and proit from the share price movement.
Pengaruh Kompensasi Terhadap Moti vasi Kerja Karyawan Bagian Produksi CV.Triady Motor Rd. Dandy Tresna Soeriawibawa; Ike Kusumawati; Andri Siswanto
Jurnal Study and Management Research Vol 14 No 2 (2017): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.727 KB) | DOI: 10.55916/smart.v14i2.20

Abstract

CV.TRIADY MOTOR adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa, dan manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Kompensasi Finansial dan Kompensasi Non-Finansial terhadap Motivasi Kerja Karyawan pada CV.TRIADY MOTOR.Kompensasi Finansial adalah kompensasi yang diberikan secara langsung bisa berupa gaji, bonus, tunjangan dan sebagainya. Kompensasi Non Finansial adalah kepuasan yang diterima seseorang dari pekerjaan itu sendiri atau yang berupa lingkungan psikologis dan atau lingkungan fisik tempat seseorang bekerja. Motivasi adalah perilaku yang di kontrol oleh pengontrolan pusat manusia yang mengarahkan individu untuk mencapai sesuatu tujuan.Penelitian ini menggunakan populasi seluruh karyawan yang bekerja d CV.TRIADY MOTOR. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sample jenuh. Dengan metode sampling tersebut didapat sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 72 responden. Penelitian ini menggunakan data primer. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik regresi dan uji hipotesis F-statistik untuk menguji pengaruh secara bersama- sama dengan tingkat kepercayaan 5% serta menggunakan t-statistik untuk menguji koefisien parsial.Terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel Kompensasi Finansial dan Kompensasi Non Finansial. Terhadap Motivasi Kerja Karyawan pada CV. TRIADY MOTOR secara simultan. Kompensasi Finansial (X1) memiliki pengaruh positif signifikan sedangkan Kompensasi Non Finansial (X2) memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap Motivasi Kerja Karyawan(Y) secara parsialKata kunci : Kompensasi Finansial, Kompensasi Non-Finansial, Motivasi Kerja
Analisis Faktor Psiko-Sosial dan Komparasi Minat Pembelian Konsumen terhadap Mobil Produk Jepang dan Eropa Pada Dua Segmen Pasar Konsumen di Kota dan Kabupaten Bandung Supriyadi .; Lady Nurdiana
Jurnal Study and Management Research Vol 13 No 3 (2016): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.344 KB) | DOI: 10.55916/smart.v13i3.39

Abstract

Penelitian ini menganalisis dua perilaku konsumen yang berbeda yaitu Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Swasta terhadap mobil Jepang dan Eropa. Tujuan penelitian adalah untuk (1) Mengidentifikasi faktor-faktor psikologi-sosial apa saja yang dipertimbangkan konsumen dalam pembelian mobil pribadi; (2) Mengetahui apakah ada perbedaan minat pembelian mobil Jepang dan mobil Eropa pada kelompok Segmen Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Swasta; (3) Mengetahui apakah terdapat perbedaan faktor yang mempengaruhi konsumen dalam minat beli mobil Jepang dan Eropa pada segmen Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Swasta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan teknik sampling Purposive dan Sampling Insidental dengan rumus iterasi maka terpilih sampel sebanyak 125 dari masing-masing segmen, teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisis Faktor, analisis Uji Beda Independen sampel t test dan analisis regresi berganda. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat tujuh faktor yang dipertimbangkan konsumen minat beli mobil pribadi yaitu faktor ekonomis, geografis, gaya hidup, psikologis, image, faktor sosial dan kebutuhan. (2) Tidak terdapat perbedaan minat beli mobil Jepang dan Eropa pada Segmen Pegawai Negeri Sipil dan pegawai Swasta. (3) perpedaan faktor yang mempengaruhi: a) Pada Pegawai Negeri Sipil faktor yang mempengaruhi minat beli mobil Jepang adalah variabel Ekonomis, Demografis, Image, dan Faktor Sosial, b) Pada Pegawai Negeri Sipil faktor yang mempengaruhi minat beli mobil Eropa adalah Variabel Demografis Psikologis, Image, Faktor Sosial, dan Kebutuhan c) Pada Pegawai Swasta faktor yang mempengaruhi minat beli mobil Jepang adalah Demografis, Psikologis, Image, Faktor Sosial dan Kebutuhan. d) Pada Pegawai Swasta faktor yang mempengaruhi minat beli mobil Eropa adalah variabel Ekonomis, Variabel Demografis, Gaya Hidup, dan Kebutuhan Kata Kunci : Gaya Hidup, Image, Faktor social, Minat Beli,
Meningkatkan Kinerja Karyawan Melalui Iklim Dan Budaya Organisasi Pulung Puryana; Agung M. Taufik
Jurnal Study and Management Research Vol 10 No 3 (2013): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.216 KB) | DOI: 10.55916/smart.v10i3.55

Abstract

Organizational business is an organization oriented on achievement of satisfactory profits for all stakeholders, it is reflected in every activity of the organization that is always demanding the effectiveness and efficiency, because one of satisfactory profit indicators is achieving efficiency and effectiveness of organization. Efficiency and effectiveness of the organization is a reflection of an organizational performance. An effective and efficient organizational performance is an entire organization’s hope either business or non-business represented by improvement of employee performance within related organization. The purpose of this study is to determine the performance improvement by creating organizational climate and organizational culture of Cooperatives in Bandung City.The results show that the condition of organizational climate, organizational culture and employee performance are in good condition. Empirically, organizational climate and organizational culture have positive significant influence on employee performance at 28.3%, whereas error variables or beyond the examined variables is 71.7%.Kata Kunci : Employee Performance, Organizational Climate, Organizational Culture.

Page 7 of 13 | Total Record : 124