cover
Contact Name
Riviera
Contact Email
publishingriviera@gmail.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
publishingriviera@gmail.com
Editorial Address
Jl.sendang perumahan greenland sendang kecamatan sumber kabupaten cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28295439     EISSN : 28297334     DOI : https://doi.org/10.36418/locus
Jurnal Locus: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian, double-blind and open-access academic journal in the Multidisiplin. This journal is published once a month by CV. Riviera Publishing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,349 Documents
Dari Otot ke Plasenta: Potensi Aktivitas Fisik Prenatal sebagai Terapi Pensinyalan Metabolik dalam Pemrograman Fetomaternal Yohanes Satrya Wibawa; Elisia Atnil
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6181

Abstract

Lingkungan metabolik maternal memengaruhi fungsi plasenta dan kesehatan keturunan di masa depan. Aktivitas fisik selama kehamilan memberikan manfaat klinis yang konsisten, tetapi jalur biologis yang menghubungkan kontraksi otot dengan respons plasenta belum banyak dibahas secara terpadu dalam praktik fetomaternal. Menelaah fungsi endokrin otot rangka, adaptasi metabolik maternal, pensinyalan nutrien plasenta, dan pemrograman perkembangan janin sebagai dasar untuk memahami aktivitas fisik prenatal sebagai terapi pensinyalan metabolik. Artikel ini merupakan focused narrative review dengan perspektif translasi. Literatur tahun 2020–2025 ditelusuri melalui PubMed, Scopus, dan Web of Science menggunakan kombinasi istilah exercise in pregnancy, physical activity, myokines, maternal metabolism, placental signaling, mTOR, AMPK, dan fetal programming. Referensi seminal sebelum 2020 digunakan untuk menjelaskan konsep dasar. Studi manusia diprioritaskan untuk implikasi klinis, sedangkan studi eksperimental digunakan untuk membahas mekanisme yang belum dapat dinilai langsung pada manusia. Kontraksi otot meningkatkan pelepasan miokin dan mengaktifkan jalur AMPK–GLUT-4, yang mendukung ambilan glukosa, oksidasi lipid, dan pengendalian inflamasi. Perbaikan sensitivitas insulin, profil adipokin, dan fungsi endotel diduga menjadi jalur utama yang menghubungkan aktivitas fisik dengan perfusi serta pensinyalan nutrien plasenta. Keseimbangan mTOR–AMPK merupakan salah satu mekanisme kandidat yang menghubungkan status energi maternal dengan transport nutrien. Bukti klinis paling kuat mendukung keamanan dan manfaat aktivitas fisik terhadap luaran maternal. Sebaliknya, bukti mengenai miokin, perubahan epigenetik, dan luaran metabolik jangka panjang pada anak masih didominasi studi eksperimental. Aktivitas fisik selama kehamilan sebaiknya diberikan sebagai intervensi klinis yang terstruktur, bukan sekadar anjuran umum.
Studi Life Cycle Assessment (LCA) Pengaruh Variasi Persentase Biomassa dalam Skema Co-Firing pada PLTU Pelabuhan Ratu terhadap Dampak Lingkungan dan Emisi CO2 Syafrudin; Wawan Aries Widodo
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6188

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batubara masih mendominasi penyediaan listrik nasional sekaligus menjadi penyumbang utama emisi gas rumah kaca. Co-firing biomassa merupakan strategi transisi energi rendah karbon yang dapat diterapkan pada PLTU eksisting tanpa modifikasi besar. Penelitian ini mengevaluasi dampak lingkungan dan emisi CO2 dari variasi persentase co-firing sawdust pada PLTU Pelabuhan Ratu (3×350 MW) menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA) dengan batas sistem cradle-to-grave dan satuan fungsional 1 kWh listrik. Lima skenario dianalisis: baseline 100% batubara (S0) dan co-firing sawdust 5%, 10%, 15%, dan 20% berbasis energi (S1–S4). Pemodelan dilakukan dengan perangkat lunak openLCA 2.6.1 dan metode ReCiPe 2016 Midpoint (H) pada empat kategori dampak: Global Warming Potential (GWP100), Terrestrial Acidification, Particulate Matter Formation, dan Ozone Formation, dilengkapi indikator Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Hasil menunjukkan seluruh kategori dampak menurun konsisten seiring naiknya persentase co-firing. Pada substitusi 20% (S4), GWP100 menurun 19,6% (dari 0,5983 menjadi 0,4809 kg CO2-eq/kWh), Terrestrial Acidification 41,0%, Particulate Matter Formation 37,1%, dan Ozone Formation 18,9% dibandingkan baseline. Tahap hulu batubara (cradle) menjadi hotspot dominan GWP100 (~74%). Seluruh skenario berada di bawah cap PTBAE-PU (1,011 ton CO2e/MWh) sehingga menghasilkan surplus karbon, dengan potensi pendapatan meningkat dari Rp12.381/MWh (S0) menjadi Rp15.902/MWh (S4). Co-firing sawdust hingga 20% terbukti layak secara lingkungan dan ekonomi sebagai strategi dekarbonisasi PLTU eksisting.
Strategi Talent DNA Manajemen Pegawai dalam Mendorong Penguasaan Artificial Intelligence di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Putri Rahayu; Nurliah Nurdin
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6189

Abstract

Transformasi digital dan perkembangan AI menuntut aparatur negara (ASN) yang adaptif dan terampil. Penelitian ini menganalisis strategi manajemen talenta berbasis Talent DNA untuk meningkatkan literasi dan kompetensi AI ASN di Kemen PPPA. Pendekatan ini mengintegrasikan identifikasi dan pengembangan talenta, penguasaan literasi AI, serta teori kapabilitas dinamis. Data dianalisis kualitatif melalui studi kasus di Kemen PPPA (wawancara, dokumen). Hasil kajian menunjukkan bahwa enabler utama adalah dukungan kebijakan (UU ASN No. 20/2023, PermenPANRB 20/2025, Perka BKN No. 411/2025), adanya kerangka kerja AI global (UNESCO, WEF, OECD), dan inisiatif internal (Permen PPPA 8/2018). Hambatan meliputi keterbatasan anggaran, kesadaran AI rendah, dan kesiapan SDM yang belum merata. Model Talent DNA–AI Capability yang diusulkan meliputi empat komponen utama (kompetensi, potensi, kinerja, dan nilai/karakter digital mindset), yang dipadukan dengan peta kompetensi AI. Berdasarkan tingkat penguasaan AI, ASN dikelompokkan dalam empat tier: Explorer (pengenalan), Practitioner (penerapan dasar), Innovator (pengembangan solusi), dan Champion (pemimpin strategis). Roadmap implementasi berupa fase perencanaan (pemetaan talenta, penyusunan kurikulum AI), pelatihan bertahap, integrasi ke dalam karier, serta monitoring-evaluasi terukur. Rekomendasi kebijakan mencakup: alokasi dana pelatihan AI, insentif bagi talenta AI, dan sinergi lintas-kementerian. Dengan strategi ini diharapkan Kemen PPPA dapat membangun ASN yang unggul dalam penguasaan AI dan mewujudkan birokrasi digital berkelanjutan.
Leadership Role in Managing Knowledge to Support Operational Performance Mohamad Irsan Febrian; Anggara Wisesa
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6190

Abstract

Inter-shift operational performance variation persists in many mature World Class Manufacturing (WCM) environments, even when technical conditions are held constant across shift groups. However, the organizational mechanisms underlying this variation remain underexplored. This study addressed this gap by examining how shop-floor leadership behaviors shape knowledge management (KM) capabilities and processes in an FMCG bar soap department where three shifts operated with identical equipment, standards, and WCM tools but demonstrated persistent differences in Overall Equipment Effectiveness (OEE). A qualitative single-case study design was adopted, based on ten semi-structured interviews with shop-floor leaders and personnel across all three shifts. The data were analyzed using inductive thematic analysis. The analysis generated thirteen themes, which were synthesized into a dual-perspective account of leader-mediated and peer-mediated knowledge dynamics. A cross-shift analysis linked each shift’s leadership profile to its observed performance trajectory. Leadership behavior emerged as a key organizational condition that activated or constrained KM capabilities, even when WCM infrastructure was nominally identical, through two interconnected pathways: a cognitive pathway, in which leadership shaped developmental opportunities that strengthened realized absorptive capacity, and a relational pathway, in which leadership presence, support, and psychological safety influenced whether tacit knowledge was shared and internalized. The study reconceptualized KM capability as an activation-dependent rather than infrastructure-dependent construct and demonstrated that the Socialization, Externalization, Combination, and Internalization (SECI) model’s socialization and externalization modes were particularly prominent in mature shop-floor environments.
Driving The Energy Transition: Comparative Investment Analysis of Owned and Leased Electric Motor Systems as Replacements for Diesel Pump Drivers in Oil Transportation Infrastructure Teguh Wicaksono
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6195

Abstract

The oil transportation sector faces growing challenges from diesel fuel price volatility, increasing operational expenditures, and reliability concerns in diesel-driven pumping systems. PT Pertamina Gas, particularly in the Operation Central Sumatera Area, continues to rely on diesel pump drivers for crude oil transportation, resulting in cost uncertainty, intensive maintenance requirements, and exposure to mechanical downtime. This study aimed to compare the economic feasibility and long-term cost implications of ownership and leasing models for electric motor implementation as a replacement for diesel pump drivers. A mixed-methods approach was applied, combining quantitative financial analysis, lifecycle cost analysis, sensitivity analysis, breakeven analysis, and qualitative strategic assessment. The financial evaluation employed NPV, IRR, Payback Period, Profitability Index, and Life Cycle Cost over a 15-year project horizon with a WACC of 11.16%. The results indicated that the ownership model provided the strongest long-term value, with an NPV of Rp 23,494.2 million, an IRR of 47.95%, a Payback Period of 2.08 years, and a Profitability Index of 3.42. Ownership also demonstrated lower lifecycle costs, with a present value of Rp 13,285 million compared to Rp 40,744.7 million for the leasing model. Long-term leasing was not recommended due to negative NPV and escalating lease payments, whereas short-term leasing was justified only as a tactical bridging option when incremental throughput exceeded the breakeven threshold. This study concluded that ownership should be adopted as the primary long-term strategy to enhance cost efficiency, asset control, operational reliability, and to support the Pertagas energy transition agenda.
Evaluation of the Implementation Program Uma Naroman Project for the Community in Bibileo Village, Sub-District Viqueque City, Viqueque Municipality in 2023 Carolina da Cruz; Martinho Mendes Pereira; Mariano Pinto Amaral; Ana Maria do Rosario; Tomas Pereira; Moises Aparicio Pires
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6202

Abstract

The Uma Naroman ba Povu (UNP) program is a government initiative in Timor-Leste designed to provide decent and affordable housing for low-income families, addressing the fundamental need for adequate shelter as a basic human right. This study evaluated the implementation of the UNP program in Bibileo Village, Viqueque Municipality, in 2023. The research employed a qualitative descriptive method using data collection techniques, including direct observation, in-depth interviews, and literature review. Data analysis was conducted using the interactive model proposed by Miles and Huberman, which involved data collection, data reduction, data presentation, and conclusion verification. The findings revealed several significant and interconnected issues across five key dimensions: physical construction, occupant health, location, facilities, and accessibility. Specifically, many houses experienced poor construction quality, including damaged roofs, cracked foundations, and inadequate sanitation facilities. Health-related standards were not fully achieved due to limited waste disposal systems and insufficient access to clean water facilities. Geographically, many houses were located far from essential public services, such as schools and healthcare facilities, while basic amenities, including dining areas and electricity, were frequently unavailable. Furthermore, the implementation process was affected by weak supervision from the Ministry of State Administration and the Social Audit Unit, resulting in housing outcomes that did not fully meet expected standards. Community involvement in decision-making processes remained limited, creating opportunities for political influence and favoritism in beneficiary selection. This study highlights that improving the effectiveness of the UNP program requires stronger monitoring mechanisms, increased community participation, and stricter compliance with technical and health standards to ensure sustainable benefits for targeted beneficiaries.
Failure Analysis of First-Stage Vane in a GT13E1 Gas Turbine at Combined Cycle Power Plant Mochammad Nafi Khumasia; Fahmi Mubaroka
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6207

Abstract

The first-stage vane of a GT13E1 gas turbine plays a critical role in directing high-temperature combustion gases toward the rotor blades and therefore operates under severe thermal conditions. During a field inspection at a combined-cycle power plant, significant damage was identified in the vane platform endwall region, including coating degradation, oxidation, and material loss, which resulted in hole formation. The damage was concentrated at the platform endwall corner. This study investigated the damage characteristics and failure mechanism through visual inspection, hardness testing, X-ray fluorescence (XRF) analysis, scanning electron microscopy (SEM), and metallographic examination. The results indicated localized overheating at the platform endwall corner. The silo comb geometry likely promoted secondary flow development and local turbulence, resulting in a non-uniform temperature distribution and the formation of hot spots near the endwall region. Elevated temperatures accelerated thermally grown oxide (TGO) layer formation at the coating interface, leading to thermal barrier coating (TBC) spallation. Subsequent exposure of the nickel-based alloy substrate promoted oxidation, erosion, microstructural degradation, and thermal fatigue crack initiation. Progressive crack propagation eventually caused structural damage to the vane platform. The findings indicate that localized thermal distress associated with secondary flow effects was the dominant failure mechanism and provide insights for inspection planning, cooling system design evaluation, and life management strategies for industrial gas turbine vanes.
Efektivitas Kerja Pegawai pada Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Cirebon Ferdi Angga Pirmansah; Yanto Heryanto
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6212

Abstract

Terlepas dari berbagai fenomena sosial yang terjadi selama pembangunan, Indonesia adalah negara yang sedang berkembang. Pembangunan tenaga kerja merupakan komponen penting dari pembanguanan nasional karena titik sentral dari pembangunan adalah pemberdayaan sumber daya manusia, yang mencakup tenaga kerja baik sebagai pelaku (subyek pembangunan) maupun secara sasaran (obyek pembangunan). Pengembangan sumber daya manusia dan kepercayaan diri termasuk pembangunan ketenagakerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja pegawai pada Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Cirebon. Efektivitas kinerja pegawai menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan program pemberdayaan sosial dan penanganan fakir miskin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kinerja pegawai ditinjau dari indikator produktivitas, kualitas pelayanan, responsifitas, tanggung jawab, dan disiplin kerja telah berjalan cukup baik, namun masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, beban kerja yang tinggi, dan kurang optimalnya pemanfaatan teknologi informasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas pegawai, penguatan koordinasi, serta optimalisasi sistem informasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja di masa mendatang.
Sistem Manajemen Berbasis Data dalam Kurikulum Merdeka Nur Khabibah; Suyata Suyata; Achadi Budi Santosa
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6213

Abstract

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, pemerintah Indonesia terus melakukan evaluasi dan pembaruan terhadap kurikulum pendidikan. Kebijakan terbaru ini dirancang untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana penerapan sistem manajemen berbais data dalam kurikulum Merdeka di sekolah. Penelitian dilakukan di di SMAN 2 Bantul dengan rentang waktu satu bulan. Penelitian ini berwujud penelitian kualitatif. Sumber data meliputi pihak staf administrasi (admin sekolah). Pengumpulan data dilaksanakan melalui wawancara, serta dokumentasi. Analisis data bersifat deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan: (1) Penerapan system manajemen berbasis data sangat efektif dalam penerapan kurikulum merdeka; dan (2) Sekolah telah mampu memanfaatkan dan menyampaikan data maupun informasi yang tersedia di sekolah demi kemajuan pendidikan di SMAN 2 Bantul. Ketika sekolah mampu menerapkan dan memaksimalkan manajemen data dan informasi sekolah, maka diharapkan sekolah akan lebih mudah dan lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada siswa, orang tua maupun masyarakat. Dengan demikian permasalahan informasi dan kemajuan pendidikan dapat terpantau dengan baik.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 11 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 1 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 12 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 12 (2022): journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian More Issue