cover
Contact Name
Riviera
Contact Email
publishingriviera@gmail.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
publishingriviera@gmail.com
Editorial Address
Jl.sendang perumahan greenland sendang kecamatan sumber kabupaten cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28295439     EISSN : 28297334     DOI : https://doi.org/10.36418/locus
Jurnal Locus: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian, double-blind and open-access academic journal in the Multidisiplin. This journal is published once a month by CV. Riviera Publishing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,349 Documents
Conflict Archaeology as a Source of Local History Education: Potential and Challenges in The City of Palopo Benyamin Lufpi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6043

Abstract

Palopo City was once the seat of the Luwu Kingdom and retains conflict archaeology remains from several historical periods, ranging from internal succession conflicts and Islamization to colonial contestation and post-independence resistance. This study aims to identify these conflict archaeology remains and to analyze the potential and challenges of utilizing them as sources for local history education. A qualitative descriptive approach was used, combining archaeological methods (observation, description, contextual analysis) with historical methods (source criticism, explanation, historiography), with data collected through field observation, literature review, and interviews with ten informants comprising three History/Social Studies teachers, two Museum Batara Guru curators, one caretaker of the Lokkoe Royal Tomb Complex, one administrator of the Jami' Tua Mosque of Palopo,  and two representatives from the Palopo City Cultural Affairs and Education Offices. The findings identify four categories of conflict archaeology remains and confirm through interview data that while the first three site categories have been mentioned in classroom instruction as local content and visited through Education Office programs, their utilization remains unsystematic, dependent on individual teacher initiative, and constrained by scheduling, permits, and sensitivity of certain narratives. Each category holds significant educational potential that remains underutilized, while facing specific challenges related to site sanctity, accessibility, narrative complexity, and the scarcity of primary sources. The study recommends differentiated utilization strategies and cross-sector coordination among site managers, the cultural affairs office, and the education office, anchored in Palopo City Regional Regulation Number 8 of 2014.
Efektivitas Penegakan Hukum Pidana terhadap Pembuangan Sampah Ilegal di Kota Ambon Grawfford Jefta Leiwakabessy; Juanrico Alfaromona Sumarezs Titahelu; Julista Mustamu
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.6045

Abstract

Permasalahan sampah merupakan tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan hidup di Kota Ambon, khususnya di Kecamatan Sirimau, Kecamatan Nusaniwe, dan Kecamatan Teluk Ambon yang menimbulkan pencemaran lingkungan dan penurunan kualitas lingkungan hidup. Meskipun Pemerintah Kota Ambon telah menetapkan Peraturan Daerah Kota Ambon Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Sampah yang mengatur larangan dan sanksi pidana terhadap pelaku pembuangan sampah ilegal, praktik pelanggaran masih sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penegakan hukum pidana terhadap pembuangan sampah ilegal di Kota Ambon serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis empiris, data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan yang dianalisis secara kualitatif. Informan penelitian meliputi aparatur Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan penegakan hukum pidana terhadap pembuangan sampah ilegal di Kota Ambon belum efektif karena sanksi pidana masih terbatas, koordinasi antarinstansi belum optimal, pengawasan lemah, sarana prasarana tidak memadai, serta kesadaran hukum masyarakat rendah. Faktor penghambat meliputi faktor hukum, penegak hukum, sarana, masyarakat, dan budaya. Penelitian ini merekomendasikan penegakan sanksi tegas, koordinasi yang ditingkatkan, penyediaan fasilitas memadai, dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat.
Implikasi Hukum Perjanjian Hutang Piutang oleh Isteri yang Berada dalam Curatele (di Bawah Pengampuan) Tanpa Sepengetahuan Suami Daniel Saputra Pakpahan; Diana R.W Napitupulu; Andrew Betlehn
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.6047

Abstract

Penelitian ini mengkaji implikasi hukum perjanjian utang piutang yang dibuat oleh isteri berstatus curatele (di bawah pengampuan) tanpa sepengetahuan suami, khususnya dalam konteks pinjaman melalui platform P2P Lending.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keabsahan perjanjian utang piutang tersebut menurut hukum perdata serta mengkaji akibat hukumnya terhadap para pihak dan harta bersama, guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi suami, isteri, kreditur, serta harta bersama dalam perkawinan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian dimaksud tidak memenuhi syarat subjektif kecakapan bertindak sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 juncto Pasal 1330 dan Pasal 1446 KUHPerdata, sehingga bersifat dapat dibatalkan (voidable), bukan batal demi hukum. Utang yang timbul dikategorikan sebagai utang pribadi isteri yang tidak dapat dibebankan kepada harta bersama karena tidak ada persetujuan suami. Kreditur fintech wajib menerapkan prinsip kehati-hatian dan Know Your Customer dalam memverifikasi kapasitas hukum debitur. Suami selaku kurator dapat dimintai pertanggungjawaban berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata apabila terbukti lalai dalam pengawasan. Perlindungan preventif dapat dilakukan melalui perjanjian perkawinan pisah harta, sedangkan perlindungan represif dapat ditempuh melalui pengajuan pembatalan perjanjian ke pengadilan.
Perlindungan Hukum bagi Anak dari Perkawinan Tidak Tercatat Muhamad Ali Kelian
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.6050

Abstract

Perkawinan tidak tercatat menimbulkan persoalan hukum terhadap anak yang lahir dari perkawinan tersebut, terutama dalam hal pembuktian asal-usul, pemenuhan hak identitas, pencantuman hubungan dengan ayah biologis, nafkah, serta hak-hak keperdataan lainnya. Persoalan ini menjadi penting karena anak tidak dapat dibebani akibat dari tidak tertibnya pencatatan perkawinan orang tua. Anak tetap merupakan subjek hukum yang memiliki hak sejak kelahirannya dan berhak memperoleh perlindungan tanpa diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum anak yang lahir dari perkawinan tidak tercatat serta mengkaji bentuk-bentuk perlindungan hukum yang tersedia bagi anak tersebut dalam sistem hukum Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Analisis dilakukan secara kualitatif normatif dengan menafsirkan ketentuan hukum yang berkaitan dengan perkawinan tidak tercatat, kedudukan hukum anak, serta bentuk perlindungan hukum terhadap anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedudukan hukum anak dari perkawinan tidak tercatat tetap diakui sebagai subjek hukum yang dilindungi dalam sistem hukum nasional. Status anak tidak menjadi lebih rendah akibat tidak tercatatnya perkawinan orang tua. Anak tetap berhak atas identitas, asal-usul, hubungan keperdataan dengan ayah biologis, nafkah, pemeliharaan, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan dari diskriminasi. Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010, hubungan keperdataan dengan ayah biologis dapat diakui sepanjang hubungan darah terbukti melalui ilmu pengetahuan dan teknologi atau alat bukti lain menurut hukum.
Peran Neuromarketing dalam Meningkatkan Kinerja Pemasaran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Sukaresmi Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor Dessty Priherna Wati; Nisa Quwwatin; Fitriani Irsyada; Laurensius Lamech; Kasmad; Surya Budiman
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6051

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemasaran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sukaresmi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor melalui penerapan konsep neuromarketing di era digital. Observasi lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM alas kaki di wilayah tersebut masih mengandalkan metode pemasaran konvensional seperti promosi dari mulut ke mulut, pemasangan spanduk, dan penjualan langsung, disertai kendala rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, dan minimnya pemahaman terhadap perilaku konsumen modern. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Juni 2026 di SMPN 02 Tamansari dengan melibatkan 37 peserta pelaku UMKM melalui metode edukasi, pelatihan, diskusi interaktif, dan pendampingan oleh dosen serta mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Universitas Pamulang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan neuromarketing yang mencakup strategi storytelling marketing, emotional branding, desain visual, pemilihan warna kemasan, social proof melalui testimoni pelanggan, serta penciptaan pengalaman pelanggan yang positif berpotensi meningkatkan efektivitas pemasaran, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat daya saing UMKM. Kegiatan ini diharapkan mendorong transformasi pemasaran UMKM dari sistem konvensional menuju sistem berbasis digital yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Exploring the Servant Leadership, Work Engagement, and Public Service Motivation among Civil Servants’ Sport Council of Ministry of Interior in the Cambodian Setting Kimseng Sok; Sarom Mok; Mengheang Hor; Sothea Lim
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.6052

Abstract

Public mistrust and growing aspirations for legitimacy in public administration characterize Cambodia's institutional environment. This quantitative study with a non-experimental design aimed to investigate the relationships between servant leadership, work engagement, public service motivation, and healthy organizational outcomes in the Cambodian public sector within the framework of the Job Demands–Resources (JD-R) theory and the Healthy and Resilient Organizations (HERO) model, taking into account the moderating effect of the supervisor's gender. Using established instruments, this study evaluated servant leadership, public service motivation, work engagement, and organizational results in a sample of 280 civil servants from the Ministry of Interior's Sport Council selected through convenience sampling technique. The five hypotheses were validated through structural equation modeling: servant leadership was positively correlated with public service motivation (B= 0.18, p < 0.001) and work engagement (B= 0.15, p= 0.002), while work engagement was positively correlated with healthy organizational outcomes (B= 0.47, p < 0.001), demonstrating partial mediation effects among these variables. The supervisor's gender did not have any moderating influence on the proposed relationships. In addition to highlighting the importance of servant leadership as a crucial social resource for promoting motivation, work engagement, and organizational well-being within the particular context of Cambodian public institutions, this study offers empirical evidence on the motivational mechanisms functioning within the public sector. The findings contribute to the integration of JD-R theory and the HERO model in public administration research, providing practical implications for developing more inclusive and healthy organizations in the Cambodian public sector.     
Transformasi Komunikasi Kesehatan Publik di Era Digital Satu Sehat Antara Disrupsi Informasi dan Inovasi Strategi (telemedicine) Wiwik Viatiningsih; Juandanilsyah; Safiani A. Faaroek; Juni Adi Putra
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.6053

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan mendasar dalam praktik komunikasi kesehatan publik, khususnya dalam hal produksi, distribusi, dan konsumsi informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi kesehatan masyarakat di era digital dengan menyoroti tantangan utama serta peluang strategis yang muncul. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah terkini yang relevan dengan komunikasi kesehatan dan transformasi digital dengan pemanfaatan data rekam medis elektronik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemajuan digital membuka akses informasi kesehatan yang lebih luas dan cepat, serta memungkinkan terjadinya interaksi dua arah antara penyedia informasi dan masyarakat. Namun, kondisi ini juga diiringi dengan meningkatnya penyebaran misinformasi dan disinformasi yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi kesehatan. Selain itu, kesenjangan literasi digital dan akses teknologi masih menjadi hambatan dalam pemerataan informasi kesehatan. Di sisi lain, pemanfaatan media sosial, teknologi telemedicine, serta pendekatan komunikasi berbasis komunitas memberikan peluang besar untuk meningkatkan efektivitas kampanye kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang adaptif, berbasis bukti, serta didukung oleh peningkatan literasi digital masyarakat dan kolaborasi lintas sektor. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi komunikasi kesehatan di era digital menjadi kunci penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Labu Kuning Lokal (Cucurbita Moschata Durch) Untuk Produksi Stik Bernilai Ekonomis Kajian Proporsi Bahan Dan Analisis Usaha Gaspar da Silva; Celestino Mendes Pereira
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6054

Abstract

Upaya meningkatkan konsumsi labu kuning secara singkat meliputi beberapa langkah strategis. Melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat kesehatan labu kuning, seperti kandungan vitamin A, serat, dan antioksidannya. Mengembangkan dan mempromosikan resep-resep inovatif dan menarik, seperti stik dan kue agar lebih diminati. Untuk meningkatkan distribusi dan akses pasar, sehingga labu kuning mudah diperoleh di berbagai tempat dengan harga terjangkau.Mendapatkan formula stik labu kuning dengan hasil terbaik, dengan berbagai tingkat penambahan labu kuning, dan Menetapkan kelayakan usaha pengolahan kerupuk skala rumah tangga.Penelitian ini dilakukan di laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Oriental Timor Lorosa’e pada bulan Maret sampai dengan april 2025. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan percobaan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu proporsi tepung terigu dan labu kuning. Hasil penelitian menunjukan bahwa sitk labu kuning adalah salah satu bentuk penganekaragaman pangan yaitu dengan memanfaatkan labu untuk menciptakan jenis stik baru yang bermutu baik, karena memiliki kandungan gizi yang baik terutama kandungan vitamin A, serat, dan antioksidannya. Perbandingan nilai gizi antara perlakuan terlihat jelas perbedaannya. stik dengan penambahan labu kuning sangat baik untuk dikonsumsi karena memiliki kadar protein dan lemak yang tinggi dibandingkan tanpa adanya penambahan yang lain. Formula stik hasil terbaik dengan berbagai tingkat proporsi labu kuning dan tepung terigu bagi parameter organoleptik adalah perlakuan terbaik pada perlakuan L5 dengan proporsi labu kuning 700 gram dan tepung terigu 300 gram, dengan nilai hasil terbaik adalah 0,654.
Determinan Permintaan Mobil Listrik di Indonesia dan Malaysia: Analisis Data Panel Periode 2022Q1–2025Q4 Ivan Hartas Mahdang; Bambang Eko Afiatno
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6059

Abstract

Transisi energi pada sektor transportasi menjadi agenda penting dalam upaya mengurangi emisi karbon dan mencapai target net zero emission. Kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dipandang sebagai solusi strategis, namun tingkat adopsinya masih dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi, kebijakan, dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan permintaan mobil listrik di Indonesia dan Malaysia dengan mempertimbangkan faktor harga EV, harga listrik, harga bahan bakar minyak (BBM), insentif EV, dan jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel triwulanan periode 2022Q1–2025Q4 yang mencakup 32 observasi dari Indonesia dan Malaysia. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan model Fixed Effect untuk mengidentifikasi pengaruh masing-masing variabel terhadap permintaan EV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga EV berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan EV, sedangkan harga BBM, insentif EV, dan jumlah SPKLU berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, harga listrik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap permintaan EV. Temuan ini menunjukkan bahwa keterjangkauan harga kendaraan, dukungan kebijakan fiskal, dan ketersediaan infrastruktur pengisian merupakan faktor utama dalam mendorong adopsi kendaraan listrik. Penelitian ini memberikan implikasi kebijakan bagi pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk memperkuat strategi percepatan elektrifikasi transportasi melalui kombinasi kebijakan harga, insentif, dan pengembangan infrastruktur.
Organizational Readiness for HRIS Integration in Support of Merit-Based System: A Systematic Literature Review Tia Rifahniari; Reza Fathurrahman
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6061

Abstract

This study examines how organizational readiness for change has been conceptualized in supporting Human Resource Information System (HRIS) integration and merit system implementation within public sector organizations. Despite the growing adoption of HRIS to support transparent and evidence-based personnel management, existing research has largely examined organizational readiness, HRIS integration, and merit systems as separate streams of inquiry. This systematic literature review, covering publications from 2000 to 2025, analyzed twenty-five studies retrieved from Scopus, Web of Science, and Google Scholar using thematic synthesis. The review identified five recurring themes: leadership and management support, change commitment and change efficacy, organizational capacity and digital capability, governance and data integration, and merit-based human resource governance. The findings demonstrate that HRIS integration should be understood as a multidimensional organizational change process rather than a purely technological initiative. Organizational readiness functions as a critical enabling condition influencing whether HRIS integration can be successfully institutionalized and translated into merit-based system implementation. Based on these findings, the study proposes a conceptual framework positioning organizational readiness as the organizational mechanism linking HRIS integration and merit-based systems in the public sector. This article contributes to a more comprehensive understanding of digital transformation and human resource governance by integrating three previously fragmented bodies of literature and provides a foundation for future empirical research in public organizations undergoing administrative and human resource reform.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 11 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 1 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 12 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 12 (2022): journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian More Issue