cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
dwinuriana99@gmail.com
Phone
+6285736913999
Journal Mail Official
dwinuriana99@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Syahrir No.11, Madurejo, Kec. Arut Sel., Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74112
Location
Kab. kotawaringin barat,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Borneo Cendekia
ISSN : -     EISSN : 25491822     DOI : https://doi.org/10.54411
Core Subject : Health,
Jurnal Borneo Cendekia adalah jurnal yang menerbitkan artikel dalam bidang kesehatan yaitu keperawatan, kebidanan, analis kesehatan dan farmasi
Articles 245 Documents
PELATIHAN KADER KESEHATAN PADA REMAJA DI SMAN 1 SUKAMARA KALIMANTAN TENGAH Jenny Oktarina
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.431 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v4i2.237

Abstract

Remaja merupakan suatu tahap perkembangan dari masa anak-anak menuju masa dewasa akan terjadi perubahan fase kehidupan dalam fisik, fisiologis. Seseorang akan dikatakan sebagai remaja diawali pada usia 11-12 tahun dan berakhir pada usia 18 – 21 tahun. Usia remaja menurut WHO adalah 10-19 tahun (WHO, 2012). Di Indonesia menurut BKKBN batasan usia remaja 10-24 tahun (Situmorang, 2003) batasan usia remaja adalah umur 10-19 tahun dan belum kawin (Depkes, 2010). Menurut Dinas Kesehatan RI, tahap perkembangan pada remaja dibagi atas 3 tahapan yakni : remaja awal (10-14 tahun), remaja tengah (15-16 tahun) dan remaja akhir (17-19 tahun). Masa remaja ditandai dengan perubahan - perubahan fisik, yang berdampak terhadap perubahan psikologis. Tanda tanda perubahan fisik pada masa remaja terjadi dalam konteks pubertas yakni kematangan organ organ seks dan kemampuan reproduktif yang bertumbuh dengan cepat yang disebut dengan “growth spurt”.Sasaran dari Pengabdian Masyarakat ini adalah siswa-siswi di SMAN 1 Sukamara. Mengumpuikan peserta pelatihan dan diberi penjelasan tujuan dari pelatihan yang dilaksanakan. Menyampaikan materi tentang KKR. Membuat forum diskusi dan tanya jawab serta sharing pengalaman yang pernah dilakukan tetang KKR. Mengevaluasi materi yang telah diberikan pada saat pelatihan. Peiaksanaan Kegiatan Pelatihan KKR di SMAN 1 Sukamara tahun 2018 diikuti oleh 20 orang peserta. Kegiatan pelatihan untuk para kader kesehatan remaja dirasakan bermanfaat bagi para siswa-siswi untuk meningkatkan pengetahuan dan informasi tentang KKR dalam lingkup sekolah dan masyarakat. Dari hasil evaluasi setelah pelatihan berlangsung yang dilakukan secara lisan mayoritas 70% mengatakan senang dan mengharapkan kalau ada pelatihan lagi. Kegiatan pelatihan dikatakan berhasil bisa dilihat hasil evaluasi secara keseluruhan baik dari jumlah peserta bisa mencapai 20 orang peserta yang hadir, dan hasil evaluasi terahkir dari tanya jawab ternyata 70% bisa memahami materi yang disampaikan. Kegiatan Pelatihan KKR di SMAN 1 Sukamara Tahun 2018 dimulai dengan pembukaan dan registrasi dilanjutkan dengan pemberian materi tentang KKR dalam sekolah, dan dilanjutkan dengan demonstrasi kegiatan KKR dalam sekolah. Kata kunci      : Remaja, Kader, Kesehatan
HUBUNGAN KINERJA PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN (Studi di Puskesmas Kumpai Batu Atas Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah) Anis Novitasari; Christina Trisnawati Setiawan; Rahaju Wiludjeng
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.377 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v3i1.53

Abstract

Pendahuluan: Masalah kesehatan masyarakat semakin berkembangnya, maka tuntutan untuk  mendapatkan  pelayanan  kesehatan  yang  lebih  bermutu  juga  meningkat. Begitu  banyak  masalah  pelayanan kesehatan dalam melakukan pengobatan atau perawatan. Rasa keinginan kepuasan dalam pemberiaan pelayanan kesehatan merupakan masalah utama dalam ruang lingkup tatanan pelayanan keperawatan yang diberikan pada pasien. Penelitian  ini  bertujuan memerikan  analisa kinerja  perawat  dengan  kepuasan  pasien  di  Puskesmas  Kumpai  Batu Atas Kabupaten  Kotawaringin Barat. Metode: Penelitian ini memiliki bentuk  penelitian  kuantitatif  dengan pendekatan  cross  sectional.  Populasi  dalam  penelitian  ini  486  orang  dengan  teknik  pengambilan  simple  random  sampling dan  didapatkan  83  orang. Dimana terdapat 2 variabel yaitu independen (kinerja perawat) dan variabel dependen (kepuasan pasien) dengan instrumen lembar kuesioner. Hasil  penelitian:   menunjukkan  kinerja  perawat  di  Puskesmas  Kumpai  Batu  Atas  sejumlah  42  orang  (50,6%)  termasuk  kategori  sedang,  kepuasan  pasien  sejumlah  50  (60,2%)  termasuk  kategori  sedang.  Ada  hubungan  kinerja  perawat  dengan  kepuasan  pasien  di  Puskesmas  Kumpai  Batu  Atas  Kabupaten  Kotawaringin  Barat  (p  value  0,011). Kesimpulan:  penelitian ini  adalah  H0  ditolak,  H1  diterima  artinya  ada  hubungan  kinerja  perawat dengan  kepuasan  pasien  di  Puskesmas  Kumpai  Batu  Atas  Kabupaten  Kotawaringin  Barat. Kata kunci : Kepuasan pasien, Kinerja perawat,Puskesmas
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH ASAM PAYA (Eleiodoxa Conferta (Griff.) Buret.) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT MENCIT YANG DIINDUKSI KAFEIN DAN JUS HATI AYAM Siti Aqubah; Fakhruddin Fakhruddin; Joseph Billi
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.458 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v5i2.261

Abstract

Pendahuluan : Hiperurisemia adalah keadaan yang menunjukkan kadar asam urat di dalam darah meningkat dan mengalami kejenuhan. Hal ini dapat terjadi karena meningkatnya sintesis asam urat tersebut, penurunan ekskresi asam urat oleh ginjal atau keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol kulit buah asam paya (Eleiodoxa conferta) (Griff.)  terhadap penurunan kadar asam urat mencit yang diinduksi kafein dan jus hati ayam.Metode : Hewan uji yang digunakan sebanyak 15 ekor dan dibagi menjadi 5 kelompok uji yaitu kontrol negatif (Na CMC 0,5%), kontrol positif (Allupurinol 0,52mg/kgBB), kelompok perlakuan I (100 mg/grBB), kelompok perlakuan II (150 mg/grBB) dan kelompok perlakuan III (200 mg/grBB). Presentase penurunan kadar asam urat mencit dianalisis menggunakan Uji One Way Anova dan Post Hoc LSD.Hasil : Berdasarkan hasil uji statistika menyatakan bahwa tidak ada perbedaan signifikan pada penurunan kadar asam urat yang kelompok kontrol positif dengan kelompok perlakuan dosis 150 mg/grBB dan dosis 200 mg/grBB dengan nilai signifikan (p > 0,05).Kesimpulan : Ekstrak etanol kulit buah asam paya dosis 200 mg/grBB dapat memberikan penurunan kadar asam urat pada mencit hiperurisemia.
PENYULUHAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA DAN PENANAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI PERUMAHAN BERINGIN RINDANG KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT Poppy Dwi Citra Jaluri; Mustika Antik Wibawa; Rahman Nur Chabib
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.251 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v2i2.126

Abstract

Kegiatan menanami pekarangan dengan tananam obat dikenal dengan nama toga. Program yang dahulu dinamai apoetik hidup ini tengah digunakan oleh pemerintah indonesia. Istilah toga lebih mengacu kepada penataan pekarangan. Jadi tidak berarti tanaman yang hanya tanaman hias yang berkhasiat obat. Tanaman obat yang tergolong rempah-rempah atau bumbu dapur, tananam pagar, tanaman buah, tanaman sayur, atau bahkan tananam liar pun dapat ditata di pekarangan sebagai toga. Selain sebagai bahan obat bagi anggota keluarga yang sakit, tanaman tersebut dapat dimanfaatkan untuk aneka keperluan sesuai dengan kegunaan lainnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu diawali dengan pretest, kemudian penyuluhan materi dan terakhir postest. Dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan ini dapat dilihat bahwa sebagian besar peserta penyuluhan yaitu 28 orang dari 35 orang  (80%) belum pernah mendapatkan penyuluhan mengenai TOGA, semua peserta penyuluhan 35 orang  (100%) belum mengetahui sembilan tanaman obat yang sudah mengalami uji klinik, hanya sebagian kecil dari peserta yaitu 7 orang dari 35 orang  (20%) yang sudah menanam TOGA di rumah atau lingkungannya, dan hanya sebagian kecil dari peserta yaitu 7 orang dari 35 orang (20%) yang sudah pernah memanfaatkan TOGA. Kata kunci : toga, lingkungan, masyarakat
PENGARUH SELF AFFIRMATION TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI LANSIA (Studi DiUnit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha Kabupaten Jombang Tahun 2017) Abdul Rahman; Inayatur Rosyidah; Yayat Supriyatna
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.371 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v1i2.166

Abstract

Self affirmation merupakan teknik pemprogram diri dalam meningkatkan kepercayaan diri. Kepercayaan diri merupakan bagaimana individu percaya dan yakin pada kemampuan diri, sehingga mampu mengembangkan kesadaran diri berfikir positif dan mandiri. Semakin seseorang berusia lanjut menutup diri, semakin pasif pula perilaku emosional. Kurangnya rasa percaya diri menjadi penyebab emosi exstreme yang dapat mengarah pada depresi, percobaan bunuh diri, penyakit fisik dan mental. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh self affirmation terhadap kepercayaan dirilansia di Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha Kabupaten Jombang.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pre eksperimental dengan pendekatan one groupprestest – posttest, populasi penelitian ini sejumlah 70 lansia, dengan  sampel 60 lansia menggunakan simple random sampling. Variabel independent penilitian ini adalah self affirmation dan variabel dependent penelitian ini adalah kepercayaan diri lansia. Alat ukur yaitu kuesioner, kemudian pengolahan data mulai editing, coding, scoring dan tabulating, dandianalisis menggunakan Uji Wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari60 lansia sebelum pemberian self affirmation. Kepercayaan diri, kurang  2 lansia (3,3%), sedang 30 lansia(30%), tinggi 28 lansia (46,7%) dan setelah pemberian self affirmation kepercayaan diri, kurang 1 lansia (1,7%), sedang 24 lansia (40,0%), tinggi35 lansia (58,3%). Hasil uji wilcoxon 0,0012 yang menunjukan bahwa nilai p<0,05 maka H1 diterima.Kesimpulanya adalah ada pengaruh self affirmation terhadap kepercayaan diri lansiadi Unit Pelaksana TeknisPelayanan Sosial Tresna Werdha Jombang.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL HERBA BANDOTAN (Ageratum conyzoides) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN TRIGLISERIDA PADA MENCIT (Mus musculus) HIPERLIPIDEMIA Indah Puspita; Fakhruddin Fakhruddin; Yogie Irawan
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.459 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v5i1.228

Abstract

Pendahuluan: Hiperlipidemia merupakan suatu keadaan patologis yang disebabkan oleh kelainan dari metabolisme lipid darah yang umumnya ditandai dengan meningkatnya kadar trigliserida, kolesterol total, Low Density Lipoprotein (LDL)  serta penurunan kadar High Density Lipoprotein (HDL)Metode: Penelitian ini menggunakan mencit putih jantan sebanyak 20 ekor yang terlebih dahulu diinduksi  propiltiurasil dan diet pakan tinggi lemak. Pengujian terdiri dari 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol positif (simvastatin 1,3 gr/kgBB), kelompok kontrol negatif (Na CMC 0.5%) dan kelompok perlakuan dengan pemberian ekstrak etanol herba bandotan dengan dosis 0,5 gr/kgBB; 1,5 gr/kgBB dan 2 gr/kgBB melalui oral selama 14 hari.Hasil: Hasil uji statistika ANOVA menyatakan terdapat pengaruh Herba Bandotan dalam menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida yang sebanding dengan kontrol positif dengan hasil (p< 0,05). Kemudian pada uji LSD menyatakan kelompok perlakuan dengan dosis 2 gr/kgBB memiliki kemampuan paling baik diantara kelompok perlakuan dosis ekstrak lainnyaKesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian ekstrak etanol herba bandotan (Ageratum conyzoides) terhadap penurunan kadar kolesterol total dan trigliserida pada mencit hiperlipidemia Kata Kunci:Herba bandotan (Ageratum conyzoides), hiperlipidemia, kolesterol total, trigliserida,
METODE SIMULASI DAN LATIHAN TERHADAP KEMAMPUAN INTERPRETASI PARTOGRAF PADA MAHASISWA KEBIDANAN Isnina Isnina
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.012 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v1i1.67

Abstract

Partograf  pada saat pertolongan persalinan oleh bidan merupakan hal yang sangat penting. Namun dalam praktiknya masih banyak bidan yang tidak mengetahui penggunaan partograf untuk memantau kemajuan persalinan serta tidak mampu menafsirkan temuan partograf sehingga sering kali terlambat mengenali tanda- tanda penyulit pada persalinan dan mengakibatkan kematian pada ibu. Oleh karena itu, calon tenaga kesehatan terutama mahasiswa institusi pendidikan kesehatan perlu dipersiapkan sedini mungkin untuk menguasai dan mengaplikasikan interpretasi partograf. Hal ini diperlukan mengubah model pembelajaran yang tidak hanya berpusat pada guru saja akan tetapi pembelajaran pada siswa seperti simulasi dan latihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode simulasi dan latihan dengan metode konvensional terhadap kemampuan interpretasi partograf pada mahasiswa kebidanan. Desain penelitian Quasi Experimental dengan rancangan Pre-Postest With Control Group Design. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa DIII Kebidanan Semester III STIKes Insan Cendekia Medika Jombang sejumlah 50 orang. Data dianalisis dengan Uji Statistik Mann Whitney dan Uji Independent Sample Test,Chi-Square. Hasil Penelitian ini menujukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara simulasi dan latihan dengan metode konvensional terhadap peningkatan kemampuan interpretasi partograf mahasiswa kebidanan dengan nilai p= <0,05; RR sebesar 2,60 (IK 95%=1,09-6,20) menjelaskan metode yang diberikan simulasi dan latihan berpeluang 2,60 kali memiliki kemampuan baik interpretasi partograf dibandingan metode konvensional. Kata Kunci : Simulasi dan Latihan, Kemampuan, Interpretasi Partograf
PENGARUH KOMBINASI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION DAN SENAM KAKI TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MENDAWAI Yanti Nursalehah; Ni Wayan Rahayu Ningtyas; Rukmini Syahleman
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.313

Abstract

Latar Belakang : Diabetes mellitus tipe II merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia akibat kelainan pada sekresi insuli dan kinerja insulin. Masalah utama penderita diabetes mellitus tipe II adalah kadar glukosa darah yang tidak terkontrol. Kunci utama untuk mencegah komplikasi dan menjaga kondisi kesehatan diabetes mellitus tipe II adalah mengontrol kadar gula darah. Intervensi yang dapat dilakukan adalah aktivitas fisik dan relaksasi. Kombinasi progressive muscle relaxation dan senam kaki merupakan kombinasi latihan relaksasi pada otot dengan latihan senam kaki yang dilakukan untuk menurunkan kadar gula darah. Tujuan : Mengidentifikasi pengaruh kombinasi progressive muscle relaxation dan senam kaki terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Mendawai. Metode : Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan desain pre experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest design dengan metode pendekatan propotional cluster random sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 61 orang dengan jumlah sampel 30. Uji univariat dengan distribusi frekuensi dan uji bivariat menggunakan uji paired sample T-Test. Hasil : Sebelum dan sesudah diberikan intervensi didapatkan sebagian besar kadar gula darah responden dengan kategori diabetes, dengan jumlah sebelum intervensi 19 responden (63,4%) dan setelah diberikan intervensi sebanyak 17 responden (56,6%). Hasil uji paired sample T-Test diperoleh hasil p-value = 0,000, dimana p-value ≤ α (0,05). Kesimpulan : Ada pengaruh kombinasi progressive muscle relaxation dan senam kaki terhadap kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe II di wilayah kerja puskesmas Mendawai.
PENGARUH RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP TEKANAN DARAH SISTOLIK DAN DIASTOLIK PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Ade Sucipto; Wahyudi Qorahman MM; Lia Agustin
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2, Septemb.301

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardioveskuler yang sering terjadi di masyarakat. Pengobatan non farmakologis digunakan untuk pelengkap pengobatan farmakologis yaitu relaksasi autogenik yang berasal dari kesadaran diri dan tubuh untuk menurunkan tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh trauma atau stres. Relaksasi autogenik adalah pendekatan yang berasal dari kesadaran diri dan tubuh untuk menurunkan tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh trauma atau stres dengan mengendalikan otot dan tonus hati. Relaksasi spontan akan membantu tubuh menjalankan perintah melalui sugesti relaksasi diri. Relaksasi spontan akan membantu tubuh menjalankan perintah melalui sugesti relaksasi diri, sehingga mengontrol tekanan darah, detak jantung dan suhu tubuh. Tujuan penelitan ini adalah Menganalisis pengaruh relaksasi autogenik terhadap tekanan sistol dan diastol pada lansia dengan hipertensi.Jenis penelitian ini Quasi experimental pendekatan two group pre-posttest 30 responden, 15 kelompok intervensi 15 kelompok kontrol. Pengukuran tekanan darah relaksasi autogenik menggunkan lembar observasi pre-posttest. Hasil penelitian didapatkan ada perbedaan signifikan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan intervensi relaksasi autogenik, pada kelompok intrevensi sebelum sistol 156,53 sesudah 135,20 dengan selisih 21,33 dan sebelum diastol 94,67 sesudah 84,00 dengann selisih 10,67 sedangkan pada kelompok kontrol sebelum sistol 153,87 sesudah 147,20 dengan selisih 6,67 dan sebelum diastol 95,47 sesudah 91,73 dengan selisih 3,74. Hasil uji Wilcoxon pada kelompok intervensi sistol dan diastol p value 0,001 sedangkan pada kelompok kontrol sistol p value 0,007 diastol 0,016. Hasil uji Mann Whitney tekanan darah sistol p value 0,002 sedangkan diastole p value 0,004. Kesimpulan ada pengaruh relaksasi autogenik terhadap tekanan sistol dan diastol pada lansia dengan hipertensi.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM Mn DAN Fe ES BATU YANG ADA DI KELURAHAN MENDAWAI DENGAN METODE SPEKTOFOTOMETRI SERAPAN ATOM Yogie Irawan; Muhammad Irvan
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.317

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis kandungan logam Fe dan Mn pada es batu yang ada di Kelurahan Mendawai dengan Metode spektrofotometri serapan atom. Analisis kuantitatif dilakukan dengan mengukur kandungan logam Fe dan Mn pada es batu dengan metode spektrofometri serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 dari 13 sampel menunjukkan hasil positif mengandung logam Fe dan logam Mn. Pada penetapan kadar logam Fe dengan panjang gelombang 238,4 nm yang terdeteksi pada sampel 4 sebesar 0,324 mg/l, sampel 8 sebesar 0,262 mg/l, sampel 10 sebesar 0,227 mg/l dan sampel 12 sebesar 0,211 mg/l. Untuk hasil kadar logam Mn dengan panjang gelombang 257,9 nm yang terdeteksi pada sampel 5 sebesar 0,622 mg/l, sampel 8 sampel 3,217 mg/l, sampel 12 sebesar 0,5891 mg/l dan sampel 13 sebesar0,4466 mg/l