cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
dwinuriana99@gmail.com
Phone
+6285736913999
Journal Mail Official
dwinuriana99@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Syahrir No.11, Madurejo, Kec. Arut Sel., Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74112
Location
Kab. kotawaringin barat,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Borneo Cendekia
ISSN : -     EISSN : 25491822     DOI : https://doi.org/10.54411
Core Subject : Health,
Jurnal Borneo Cendekia adalah jurnal yang menerbitkan artikel dalam bidang kesehatan yaitu keperawatan, kebidanan, analis kesehatan dan farmasi
Articles 245 Documents
PENGARUH FILTRAT DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP TITER IMUNOGLOBULIN G PADA KELINCI JANTAN (Oryctolagus cuniculus) Larantika Hidayati; Putri Dwi Lestari
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.305

Abstract

Tumbuhan Moringa oleifera yang dikenal di Indonesia sebagai daun kelor diketahui memiliki nilai gizi tinggi dan senyawa aktif yang yang bermanfaat untuk menjaga sistem imun. Penelitian tedahulu menunjukkan bahwa daun kelor (Moringa oleifera) memiliki pengaruh terhadap aktivitas makrofag dan sel-sel imun lain sehingga dapat bermafaat sebagai imunomodulator. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas filtrat daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar Immunoglobulin G (IgG) pada kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus). Penelitian bersifat true experiment dengan disain postest control group. Besar sampel pada penelitian ini adalah 16 ekor kelinci jantan, yang dibagi kedalam empat kelompok yaitu kelompok kontrol (K), Kelompok perlakuan 1 (P1) dengan pemberian filtrat daun kelor konsentrasi 25%, kelompok 2 (P2) dengan pemberian filtrat daun kelor konsentrasi 50% dan kelompok perlakuan 3 (P3) dengan pemberian filtrat konsentrasi 75%, kemudian titer immunoglobulin diukur menggunakan metode hemaglutinasi dan dikonversi dalam nilai desimal. Hasil penilitian didapatkan nilai mean±SD kelompok kontrol dan kelompok dengan perlakuan filtrat daun kelor konsentrasi 25% adalah 0, nilai mean±SD kelompok dengan perlakuan filtrat daun kelor 50% adalah 0,35±0,3 dan nilai mean±SD kelompok dengan perlakuan filtrat daun kelor konsentrasi 75% adalah0,1,25±0,3. Data pada penelitian ini tidak berdistribusi normal dan tidak homogen sehingga analisis data yang digunakan adalah uji Kruskal wallis. Hasil penelitian menunjukkan nilai p<0,05 sehingga dapat disimpulkan filtrat daun kelor memiliki pengaruh terhadap titer kadar immunoglobulin G.
ANALISA KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN OBAT TANPA RESEP DI APOTEK NH FARMA KECAMATAN ARUT SELATAN Nurya Indah Lestari; Mawaqit Makani; Poppy Dwi Citra Jaluari
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.314

Abstract

Pendahuluan : Kepuasan adalah suatu perasaan senang ataupun kecewa yang muncul pada seseorang setelah membandingkan antara kesan atau persepsi terhadap kinerja seseorang atau hasil suatu produk, maupun sebuah harapan - harapan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek NH Farma Pangkalan Bun. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian bersifat deskriptif analitik, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 94 responden dari pasien yang datang ke Apotek NH Farma. Pengambilan data dilakukan melalui pengisian kuesioner yang telah di uji validasi. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kepuasan persentase rata – rata secara keseluruhan mendapat nilai sebesar 98,76%. Hasil penelitian tingkat kepuasan dengan metode Servqual didapatkan nilai gap secara keseluruhan sebesar -0,05. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Madurejo dan Puskesmas Mendawai dalam kategori sangat puas.Kesimpulan : Pada penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelayanan kefarmasian yang ada di Apotek NH Farma masih belum bisa memenuhi harapan konsumen yang datang ke Apotek NH Farma.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET RENDAH PURIN PADA PENDERITA GOUT ARTHRITIS Gusti Ahmad Sabrawi; Rukmini Syahleman; Sri Rahayu
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2, Septemb.297

Abstract

Latar belakang Gout Arthritis adalah penyakit sendi yang disebabkan tingginya kadar asam urat yang tinggi di dalam darah melebihi batas normal, menyebabkan penumpukan di dalam persendian dan organ tubuh lainnya, penumpukan inilah yang membuat sendi sakit, nyeri, dan meradang. Penderita gout arthritis mengendalikan kerusakan sendi dengan terapi non farmakologi mencakup edukasi pasien, pengaturan diet, dan bertujuan mengurangi makanan yang kaya kandungan purin sebagai pengendalian gout secara alami. Kepatuhan diet terkait pengobatan yang diberikan, mengurangi asupan makanan yang tinggi purin membantu mengontrol produksi asam urat didalam tubuh. Kasus gout arthritis perlu mendapatkan dukungan yang besar dari keluarga yang berhubungan dengan nutrisi, kondisi psikis. Dukungan keluarga faktor penting untuk mewujudkan kepatuhan terhadap progam medis.. Tujuan penelitian untuk Menganalisis dukungan keluarga dengan kepatuhan diet rendah purin pada penderita Gout Arthritis di wilayah kerja Puskesmas Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat. Metode penelitian: Desain penelitian adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik Purposive sampling, sampel penelitian ini berjumlah 48 responden, instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan diet rendah purin. Analisis statistik menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian: menunjukan dukungan tinggi dengan kejadian patuh 9 responden (18,7%), untuk dukungan sedang dengan kejadian kurang patuh 8 responden (16,6%) tidak patuh 1 responden (2%) dukungan rendah dengan kejadian kurang patuh 2 responden (4,1%) dan tidak patuh 28 responden dengan p value = 0,000 < =0,05. Kesimpulan : Ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet rendah purin pada penderita gout arthritis. Saran : Responden diharapkan meningkatkan dukungan keluarga dan memperhatikan kepatuhan diet rendah purin.
UJI AKTIVITAS DIURETIK EKSTRAK ETANOL BIJI BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus) DAN PENGUKURAN KADAR NATRIUM DAN KALIUM SECARA AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry) Joseph Billi
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.309

Abstract

Buah semangka (Citrullus vulgaris) secara empiris dapat digunakan sebagai peluruh kencing (diuretik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas diuretik ekstrak biji buah semangka serta pengaruhnya terhadap kadar kalium dan kadar natrium yang diukur secara AAS (Atomic absorption spectrophotometry). Pada penelitian ini menggunakan biji buah semangka dengan metode ekstraksi maserasi kemudian diuapkan sampai mendapatkan ekstrak kental. Hewan uji yang digunakan adalah tikus putih jantan sebanyak 25 ekor, dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu: kontrol positif furosemid, kontrol negatif CMC 0,5%, dan pemberian ekstrak biji buah semangka dosis 350 mg/ kg BB,700 mg/ kg BB, 1400 mg/ kg BB. Tikus diletakkan di dalam kandang metabolik yang telah dimodifikasi. Volume urin yang dieksresikan dicatat setiap jam selama 5 jam, kemudian jam ke 24, serta ditentukan kadar elektrolit kalium dan natrium dalam urin menggunakan AAS. Hasil penelitian ekstrak biji buah semangka memiliki aktivitas diuretik, dosis 1400 mg/ kg BB merupakan dosis efektif yang memberikan aktivitas diuretik dengan meningkatkan volume urin dan mempengaruhi kadar kalium dan kadar natrium terhadap tikus putih jantan.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF DI PRAKTEK MANDIRI BIDAN LIANARIA BORU SAGALA Amd.Keb., SKM. PANGKALAN BUN KOTAWARINGIN BARAT Vera Wulandari; Lieni Lestari; Jenny Oktarina
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.316

Abstract

Asuhan kebidanan Continuity Of Care (COC) merupakan asuhan kebidanan berkesinambungan yang diberikan kepada ibu dan bayi yang dimulai pada saat kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana. Dilakukan analisis secara mendalam menggunakan beberapa aspek menggunakan metode pemecahan masalah 7 langkah Hellen Varney dan catatan perkembangan SOAP. Hasil asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R usia 19 tahun G2P1Ab0 usia kehamilan 36 minggu yaitu kunjungan kehamilan dilakukan sebanyak 3 kali dan tidak ditemukan tanda gejala bahaya pada kehamilan. Serta pada Ny. F usia 30 tahun G2P1Ab0 dengan asuhan persalinan yang di berikan pada kala I, II, III, dan IV berjalan secara normal tanpa ada komplikasi. BBL normal menangis kuat, gerak tonus baik, warna kulit kemerahan, jenis kelamin laki-laki, PB 50 cm, BB 3500 gram, LK 35 cm dan LD 33. Nifas dilakukan kunjungan 4 kali dengan masa nifas dalam batas normal. Metode alat kontrasepsi yang di pilih yaitu KB suntik 3 bulan.Setelah melakukan asuhan komprehensif pada Ny. R dan Ny. F tidak ditemukan komplikasi atau tanda bahaya selama kehamilan, persalinan normal, bayi baru lahir normal, nifas normal dan sudah menggunakan kontrasepsi.
PENGARUH INTERVENSI RENDAM KAKI PADA AIR HANGAT DITAMBAH GARAM TERHADAP PENURUNAN SKALA RISIKO JATUH PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN Wahyudi Qorahman MM; Zuliya Indah Fatmawati; Megawati Megawati
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.303

Abstract

Stroke menempati peringkat kedua penyumbang kematian terbanyak. Tingginya angka kejadian stroke dan dampak yang dapat ditimbulkan seperti kematian jaringan saraf di otak menimbulkan gangguan fungsi sensorimotor yang spesifik pada salah satu sisi tubuh, gangguan sensomotorik akibat stroke dapat menyebabkan gangguan keseimbangan, hilangnya koordinasi atau kemampuan dalam mempertahankan posisi tertentu. Gangguan keseimbangan akibat hilang atau menurunnya fungsi motorik menyebabkan pasien stroke rentan untuk jatuh. Stroke di RSUD Imanudin Pangkalan Bun menempati peringkat 7 penyakit terbanyak dengan 287 kasus pada tahun 2020. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui apakah ada pengaruh intervensi rendam kaki air hangat tambah garam terhadap penurunan skala resiko jatuh pada pasien stroke non hemoragik. Metode yang digunakan yaitu one group pre-post test, dengan teknik pengumpulan data total sampling. Jumlah sample 24 responden. Setelah melakukan penelitian didapat hasil dengan uji statistik wilcoxon didapat p value = 0,008, maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat pengeruh rendam kaki pada air hangat tambah garam terhadap penurunan skala risiko jatuh pada pasien stroke non hemoragik. Kesimpulan : 1. Hasil penelitian menunjukan skala risiko jatuh sebelum intervensi : tidak ada yang tidak berisiko jatuh, sebagian besar memiliki risiko jatuh rendah, dan hampir setengan memiliki risiko jatuh tinggi. 2. Hasil penelitian menunjukan skala risiko jatuh sesudah intervensi : tidak ada yang tidak berisiko jatuh, hampir semua memiliki risiko jatuh rendah, dan memiliki risiko jatuh tinggi lebih kecil. 3. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh antara rendam kaki pada air hangat tambah garam terhadap penurunan skala risiko jatuh pada pasien stroke non hemoragik.
POLA PEMBERIAN OBAT CACING PADA ANAK DI WILAYAH KALIMANTAN TENGAH Mawaqit Makani
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.304

Abstract

Soil Transmitted Helimnths (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia, terutama pada masyarakat desa, pinggiran kota ataupun perkotaan yang memiliki kepadatan penduduk yang tinggi pada negara yang beriklim tropis dan subtropis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pemberian obat cacing sebagai prevalensi kecacingan di Kalimantan Tengah. Penelitian ini bersifat observasional kualitatif dengan rancangan penelitian crossectional. Pengambilan sampel dilakukan secara prospektif pada bulan Agustus – September 2022 di Kota Kumai. Hasil dari penelitian ini Pada penelitian ini terdapat 39 orang usia 2-5 tahun, dan 61 orang usia 6-12 tahun. Distribusi Pendidikan pada responden terbagi atas tiga yaitu usia pra sekolah 23%, TK 29%, dan Sekolah Dasar sebanyak 48%. Dari dua puluh tiga responden pada usia 2-4 tahun terdapat sepuluh responden yang tidak mengonsumsi obat cacing dikarenakan sudah tidak melakukan Posyandu secara rutin sehingga tidak menerima informasi yang tepat terkait obat cacing. Pada usia 5-12 tahun, terdapat 9 responden yang tidak mendapatkan obat cacing dengan berbagai kendala. Albendazole merupakan obat yang paling banyak dikonsumsi pada pencegahan kecacingan pada masyarakat Kumai. Hal ini dikarenakan pemberian berkala yang dilakukan oleh pihak dinas Kesehatan yang berkoordinasi dengan puskesmas untuk berkerja sama dengan sekolah dan fasilitas kesehatan (posyandu). Sedangkan pemberian pyrantel pamoat dan piperazine merupakan penggunaan obat cacing atas inisiatif masyarakat yang langsung diperoleh dari apotek.
HUBUNGAN LAMA DAN FREKUENSI MEROKOK TERHADAP KADAR PROTEIN URINE LAKI-LAKI DI DESA KARANG ANYAR PANGKALAN BUN Eka Oktavia Kurnia Sari; Larantika Hidayati; Miftachul Sobirin
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.315

Abstract

Indonesia menjadi negara dengan jumlah perokok terbesar di dunia setelah China dan India. Angka konsumsi rokok Indonesia pada tahun 2020 yaitu mencapai 33,21% dan meningkat pada tahun 2021 mencapai 65,07%. Rokok mengandung berbagai senyawa seperti nikotin, tar, gas karbonmonoksida, timah hitam dan kadmium yang dapat berbahaya bagi kesehatan bila di konsumsi dalam jangka waktu yang lama dan dengan frekuensi yang sering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama merokok dan frekuensi merokok terhadap kadar protein urine di Desa Karang Anyar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional untuk observasi atau pengumpulan datanya. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi 65 perokok yang masuk pada kriteria inklusi berjumlah 45 orang perokok. Metode pemeriksaan protein urine menggunakan metode Asam Asetat 6%. Hasil dari penelitian ini diperoleh rata-rata responden dengan kategori kadar protein urine negatif atau normal dengan lama merokok <10 dan >10 tahun dengan frekuensi merokok 8 batang perhari, sedangkan responden dengan kategori kadar protein urine positif dengan lama merokok <20 dan >20 tahun dengan frekuensi merokok >10 batang perhari. Data akan dianalisis dengan softwere SPSS versi 21, hasil uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk, dari 45 sampel didapatkan nilai signifikansi lama merokok yaitu sebesar 0.06 (>0.05) dan frekuensi merokok yaitu sebesar 0.32 (>0.05) yang berarti H0 diterima dan dapat diartikan data terdistribusi normal. Uji statistik dilanjutkan dengan uji korelasi pearson dan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000 (<0.01) sehingga hasilnya adalah signifikan, yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi kuat antara lama dan frekuensi merokok terhadap kadar protein urine laki-laki dimana semakin lama konsumsi rokok dan banyak frekuensi merokok akan menyebabkan peningkatan kadar protein urine.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SIMPLISIA DAUN KATUK TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI PMB LIANA Lieni Lestari
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.302

Abstract

Menyusui adalah hadiah sangat berharga yang dapat diberikan oleh seorang ibu pada bayinya. Menurut World Health Organization (WHO) menganjurkan agar wanita hamil dan ibu yang post partum diberi tahu tentang manfaat dan keunggulan Air Susu Ibu (ASI), terutama karena ASI memberikan gizi terbaik untuk bayi serta perlindungan terhadap penyakit. Menurut renstra tahun 2016 secara nasional target pemberian ASI ekslusif 80% belum mencapai target. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas pemberian simplisia daun katuk terhadap produksi ASI pada ibu post partum di PMB Liana Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan Non- Equevalent Control Group pretest postest. Tehnik pengambilan sampel purposive sampling terhadap 12 ibu postpartum intervensi dan 12 kelompok kontrol ibu post partum di PMB Liana pada bulan Oktober sampai Januari dengan pemberian simplisia daun katuk diminum 2x1 hari selama 14 hari. Analisa data dengan menggunakan uji independent t test. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang bermakna pada kelompok intervensi pemberian simplisia daun katuk p=0,021<0,05 dengan rata-rata sebelum pemberian 3258,3 dan sesudah pemberian 3595,8. Sehingga pemberian simplisia daun katuk efektif untuk produksi ASI pada ibu post partum. Pemberian simplisia daun katuk dapat diterapkan sebagai terapi non farmakologis untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum agar tercapai cakupan pemberian ASI eksklusif
EFEKTIVITAS SPIRITUAL GROUP THERAPY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA Zuliya Indah Fatmawati
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.300

Abstract

Gangguan pola tidur pada masa usia lanjut dapat mempengaruhi kualitas tidur sehingga pemenuhan kebutuhan istirahat tidur menjadi terganggu dan dapat menurunkan kualitas kesehatan pada lansia, Sehingga permasalahan dalam kualitas tidur perlu diperhatikan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari pemberian spiritual group therapy untuk meningkatkan kualitas tidur lansia. penelitian ini menggunakan metode metode quasi eksperimen dengan metode pelaksanaan one group pre test-post test design. Penelitian ini dilaksanakan selama 7 hari dengan pertemuan kelompok lansia banyak 2 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kualitas tidur lansia setelah mengikuti spiritual group therapy dengan nilai P value 0,000. Hasil penelitian merekomendasikan bahwa intervensi spiritual group therapy dapat digunakan untuk kelompok usia lanjut maupun usia produktif yang memiliki masalah gangguan pola tidur baik dengan keluhan fisik maupun psikologis Kata kunci: spiritual group therapy, kualitas tidur, lansia