Education and Counseling Journal
Jurnal consilium adalah jurnal bidang pendidikan dan konseling untuk semua jenjang pendidikan yakni Sekolah Dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi (PT). jurnal consilium merupakan cerminan aspirasi guru-guru di SD – SMA yang membutuhkan jurnal pendidikan dan juga konseling, jurnal ini mewadahi segala bentuk penelitian yang diharapkan mampu memberikan publikasi kepada masyarakat luas.
Articles
394 Documents
PENGARUHMEDIA FLASH CARDTERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS ISDN NO 105/IIRAMBAHKABUPATEN BUNGO
nur miazni mega;
Rusyda Ulva;
Lika Apreasta
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 1 No 2 (2021): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1317.338 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v1i2.1155
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran bahasa Indonesia yang masih belum optimal. Hasil belajar siswa banyak di bawah KKM. Oleh karena itu, peneliti melakukan suatu penelitian dengan menggunakan media Flash Card. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Flash Card terhadap kemampuan membaca permulaan pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas I SDN 105/II Rambah. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Exsperimental Designs. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen tipe One-Group Pretest Design (tes awal-tes akhir). Penelitian ini dilakukan di SDN 105/II Rambah. Waktu dilaksanakannya penelitian ini pada semester II Tahun Pelajaran 2021/2022,Sampel pada penelitian ini berjumlah 21 siswa. Berdasarkan hasil uji paired samples t test diperoleh signifikansi 0,000<0,05, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media Flash Card terhadap kemampuan membaca permulaan pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas I SDN 105/II Rambah. Media Flash Card dapat digunakan guru untuk mengaitkan materi pelajaran dengan dunia nyata siswa.
UPAYA MEMPERKENALKAN KONSEP MODEL PEMBELAJARAN PADA GURU SD NEGERI 1 SELOMUKTI MLANDINGAN SITUBONDO GUNA PENINGKATAN MUTU DI SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2019/2020
titiek utami
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.755 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v2i1.1549
SD Negeri 1 Selomukti Mlandingan Situbondo, faktor penyebabnya adalah kebanyakan guru-guru kurang menguasai pembelajaran dan ketrampilan penggunaan media serta sumber belajar yang ada sehingga pembelajaran yang mereka laksanakan masih didominasi dengan cara mentrasfer dari pada menciptakan pembelajaran yang memberi kesempatan siswa untuk mengkonstruksi pengetahuannya. Berdasarkan uraian latar belakang, masalah penelitian ini dijelaskan sebagai berikut: Bagaimanakah memperkenalkan konsep model pembelajaran pada guru SD Negeri 1 Selomukti Mlandingan Situbondo guna peningkatan mutu di sekolah tahun pelajaran 2019/2020? dan Bagaimanakah setelah mengetahui konsep model pembelajaran pada guru SD Negeri 1 Selomukti Mlandingan Situbondo guna peningkatan mutu di sekolah tahun pelajaran 2019/2020? Berdasarkan hasil penelitian pada bab IV dapat disimpulkan sebagai berikut: Pelatihan Model Pembelajaran dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan dan kinerja guru dalam menyususun, mendesain dan menggunakan model pembelajaran pada wilayah sekolah SD Negeri 1 Selomukti Mlandingan Situbondo. Peningkatan kemampuan dan kinerja guru dalam menyususun, mendesain dan menggunakan model pembelajaran berdampak pada peningkatan hasil belajar matematika siswa pada wilayah SD Negeri 1 Selomukti Mlandingan Situbondo dan Guru memberikan respon sangat positif terhadap kegiatan penyusuan model pembelajaran melalui workshop pelatihan model Pembelajaran. Dengan demikian kegiatan workshop memberikan dampak positif terhadap kinerja guru dalam menyusun model pembelajaran.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI GAYA DAN GERAK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT PADA SISWA KELAS VI SDN 3 DEMUNG
Akhmad Rasidi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 1 No 1 (2021): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (353.876 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v1i1.904
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan aktifitas belajar dan meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VI SDN 3 Demung Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui model pembelajaran Cooperative Script dalam meningkatkan aktifitas belajar. am, (2)Mengetahui model pembelajaran Cooperative Script dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah PTK dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu : perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 3 Demung Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo tahun pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa lembar observasi aktivitas siswa dan hasil tes dalam setiap siklus.Dari hasil analis didapatkan bahwa aktifitas dan prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai II. Pada siklus I persentase aktifitas siswa sebesar 72.73% dengan kategori cukup aktif, dan pada siklus II mencapai 86.36% dengan kategori aktif. Sedangkan prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan. Pada siklus I diperoleh persentase secara klasikal sebesar 72.73% (tidak tuntas), dan pada siklus II mencapai 100% (tuntas). Simpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas VI SDN 3 Demung Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran IPA.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PASSING ATAS MELALUI PERMAINAN VOLSAL DALAM PERMAINAN BOLAVOLI SISWA KELAS VIII-A SMP NEGERI 5 SITUBONDO KABUPATEN SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2019/2020
trubus sujiono
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 1 No 2 (2021): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (195.449 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v1i2.1301
Meningkatkan Kemampuan Passing Atas melalui permainan Volsal dalam Permainan Bolavoli Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri 5 Situbondo Kabupaten Situbondo tahun pelajaran 2019/2020.Berdasarkan pengamatan penulis pada saat pembelajaran pendidikan jasmani siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Situbondo, siswa-siswa sangat menyukai materi pendidikan jasmani dalam bentuk permainan terutama permainan bolavoli, meskipun masih banyak siswa yang belum mampu melakukan passing atas dengan benar. Untuk lebih memahami kemampuan siswa dalam melakukan passing atas dalam permainan bolavoli, maka penulis mengambil kelas sample di kelas VIII-A SMP Negeri 5 Situbondo. Rumusan masalah dalam penelitian ini dapat diuraiakan bahwa Apakah ada Peningkatan passing atas melalui permainan volsal dalam permainan bolavoli siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Situbondo Kabupaten Situbondo tahun pelajaran 2019/2020?. Berdasarkan latar belakang tersebut dapat diuraikan suatu tujuan masalah sebagai berikut: untuk meningkatkan passing atas melalui permainan volsal dalam permainan bolavoli siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Situbondo Kabupaten Situbondo tahun pelajaran 2019/2020. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah PTK dengan berkolaborasi dengan guru yang dilakukan 2 siklus. Dalam PTK ada 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan menggunakan tes ulangan dan observasi dengan di checklist, dan data sekunder dengan wawancara. Peneliti menggunakan keharusan nilai sasaran atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) menentukan kriteria sukses untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian Meningkatkan Kemampuan Passing Atas sebesar 67% siklus I menjadi 92% siklus II melalui permainan Volsal dalam Permainan Bolavoli Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri 5 Situbondo Kabupaten Situbondo tahun pelajaran 2019/2020.
HUBUNGAN METODE PEMBELAJARAN DENGAN MINAT BELAJAR SISWA DI MTS SARJI AR RASYID TAHUN PELAJARAN 2021/2022
irma noervadila
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1167.624 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v2i1.1631
Penelitian ini bertujuan menjelaskan hubungan metode pembelajaran dengan minat belajar siswa Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian siswa di MTs Sarji Ar rasyid. Hasil angket berupa data kuantitatif yang kemudian dianalisis. Untuk mengetahui sejauh mana hubungan metode pembelajaran dengan minat belajar siswa. Dari hasil analisis angket didapat dua subjek penelitian yaitu subjek dengan minat belajar tinggi (ST) dan subjek dengan minat belajar rendah (SR). Pada ST diketahui bahwa ia memiliki minat belajar tinggi dibuktikan dengan ST datang ke sekolah sesuai dengan peraturan sekolah. ST menyukai pelajaran IPS sehingga ST suka mengerjakan tugas dan tidak pernah membolos pada saat jam pembelajaran IPS. Hasil penelitian menujukkan bahwa hubungan antara metode pembelajaran dengan minat belajar siswa adalah positif, artinya semakin baik metode pembelajaran maka minat belajar siswa semakin meningkat. Hal ini disebabkan karena dengan metode pembelajaran yang jelas dan tearah akan menentukan keberhasilan proses belajar mengajar dan minat belajar siswa akan tinggi sehingga siswa dapat berperan aktif ketika mengikuti mata pelajaran IPS.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MUATAN PEMBELAJARAN PPKn KELAS IV DI SDN 221/II TALANG PAMESUN
isti wulandari;
Ana Novitasari;
Deded Pratama
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 1 No 2 (2021): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1262.965 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v1i2.1174
Berdasarkan latar belakang peneliti, banyak sekali ditemukannya siswa yang pasif saat proses pembelajaran, interaksi antar siswa yang kurang saat belajar, jarang adanya diskusi kelompok saat belajar, siswa kurang bertanggung jawab mengerjakan tugasnya, dan rendahnya hasil belajar siswa PPKn di kelas IV. Upaya mengatasi permasalah tersebut, diperlukan model pembelajaran yang inovatif dan menarik yaitu Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar siswa muatan pembelajaran PPKn kelas IV di SDN 221/II Talang Pamesun. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan metode penelitiannya yaitu Ekperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan bentuk One group pretest posttest design. Sampel yang digunakan adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 221/II Talang Pamesun. Hasil penelitian eksperimen ini datanya diolah dengan uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil dari uji normalitas yaitu data pretest yaitu 0,550>0,05 dan signifikansi yang diperoleh dari data posttest yaitu 0,264>0,05. Artinya data pretest dan posttest siswa kelas IV SDN 221/II Talang Pamesun adalah berdistribusi normal. Sedangkan hasil uji hipotesis yaitu 0,000<0,05 artinya ditolak dan diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Numbered head Together (NHT) terhadap hasil belajar siswa muatan pembelajaran PPKn kelas IV di SDN 221/II Talang Pamesun.
MENINGKATKAN PRESTASI DAN MINAT BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN MASTERY LEARNING SISWA KELAS VI SEMESTER I DI SD NEGERI 2 KALIREJO SUMBERMALANG PADA TAHUN PELAJARAN 2018/2019
rumiati rumiati
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (225.657 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v2i1.1609
Berdasarkan observasi di SD Negeri 2 Kalirejo Sumbermalang selama ini, sebagian besar siswa kelas VI mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal Perpangkatan. Hal ini dapat dibuktikan dengan rendahnya hasil belajar siswa, baik dilihat dari nilai hasil ulangan maupun tes sumatif. Nilai sumatif kelas VI di SD Negeri 2 Kalirejo Sumbermalang Tahun Pelajaran 2018/2019, rata-rata yang diperoleh lebih rendah jika dibanding rata-rata mata pelajaran lain. Diharapkan dengan pengalaman guru melalui Pendekatan mastery learning hasil belajar siswa dapat ditingkatkan sehingga mencapai KKM sebesar 70. Berdasarkan uraian latar belakang, masalah penelitian ini dijelaskan sebagai berikut: Bagaimanakah peningkatan Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika melalui penerapan Pendekatan mastery learning siswa Kelas VI Semester I di SD Negeri 2 Kalirejo Sumbermalang Pada Tahun Pelajaran 2018/2019? dan Bagaimanakah peningkatkan Minat Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika melalui penerapan Pendekatan mastery learning siswa Kelas VI Semester I di SD Negeri 2 Kalirejo Sumbermalang Pada Tahun Pelajaran 2018/2019? Berdasarkan hasil penelitian pada bab IV dapat disimpulkan sebagai berikut: Ada peningkatan Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika melalui penerapan Pendekatan mastery learning siswa Kelas VI Semester I di SD Negeri 2 Kalirejo Sumbermalang Pada Tahun Pelajaran 2018/2019 mencapai 57% pada prasiklus meningkat 11% sehingga mencapai 68% siklus I meningkat 21% sehingga mencapai 89% siklus II dan Ada peningkatan Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika melalui penerapan Pendekatan mastery learning siswa Kelas VI Semester I di SD Negeri 2 Kalirejo Sumbermalang Pada Tahun Pelajaran 2018/2019 mencapai 57% prasiklus meningkat 7% pda siklus I mencapai 64% dan meningkat 20% menjadi 80% siklus II.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR PKn MATERI PEMERINTAHAN PUSAT PADA KELAS 4 SEMESTER II SDN 1 KAPONGAN KECAMATAN KAPONGAN KABUPATEN SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2017 / 2018 DENGAN PENDEKATAN CONTEKSTUAL TEACHING LEARNING ( CTL )
Iriyana .
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 1 No 1 (2021): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (628.703 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v1i1.932
Pendidikan kewarganegaraan dalam pengertian sebagai citizenship education, secara substantif dan pedagogis didesain untuk mengembangkan warga negara yang cerdas dan baik untuk seluruh jalur dan jenjang pendidikan. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan program pendidikan berdasarkan nilai-nilai pancasila sebagai wahana untuk mengembangkan dan melestarikan nilai luhur dan moral yang berakar pada budaya bangsa Indonesia yang diharapkan dapat menjadi jati diri yang diwujudkan dalam bentuk perilaku dalam kehidupan sehari-hari peserta didik baik sebagai individu, sebagai anggota masyarakat dan makhluk ciptaan tuhan Yang Maha Esa. hasil observasi awal di SDN 1 Kapongan, terlihat bahwa situasi belajar mengajar masih menggunakan metode lama yakni Ceramah, hal ini menyebabkan pengajaran yang berpusat pada guru sehingga prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn di SDN 1 Kapongan masih rendah dan menunjukkan nilai yang masih di bawah Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM=70). Sistem pengajaran yang baik seharusnya dapat membantu siswa mengembangkan diri secara optimal serta mampu mencapai tujuan-tujuan belajarnya. Dari hal tersebut perlu dicarikan alternatif lain untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa pada materi peranan globalisasi. Hal ini mengingat pentingnya pengajaran PKn untuk membentuk karakter siswa tingkat Sekolah Dasar, sehingga dipilihlah pendekatan CTL yang diharapkan dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran PKn pada materi peranan globalisasi. Selain itu penerapan CTL menekankan keaktifan siswa dalam pembelajaran sehingga merangsang kemampuan berfikir yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran PKn pada materi peranan globalisasi.Hasil pembelajaran pembelajaran PKn siswa pada siklus I diketahui jumlah nilai rata-rata yang diperoleh adalah 69.75 dari dua puluh siswa, yang mendapat nilai di atas KKM berjumlah sepuluh orang, dan sisanya masih banyak siswa yang mendapatkan nilai rendah. Hal ini berarti bahwa nilai pembelajaran PKn siswa 50 masih di bawah KKM yang ditetapkan, yaitu 70. Pada Pembelajaran PKn siswa pada siklus II diketahui jumlah nilai rata-rata yang diperoleh adalah 77.75 dari dua puluh siswa, yang mendapat nilai di atas KKM berjumlah enam belas orang, sisanya masih mendapatkan nilai di bawah KKM. Hal ini berarti bahwa nilai pembelajaran PKn siswa 80 sudah di atas KKM yang ditetapkan, yaitu 70.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRUCTION (PBI) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU SEMESTER I KELAS VI DI SD NEGERI 1 TRIBUNGAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020
asmiyatun asmiyatun
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (220.69 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v2i1.1544
Peneliti pada saat observasi kelas VI yang masih kurang mampu memahami materi dengan cepat disebabkan siswa kurang mampu untuk membaca cepat sehingga menghalangi untuk pemahaman materi. Selain itu, fenomena lain ditemukan guru kurang mampu menggunakan model-model pembelajaran yang inovatif di dalam kelas. Kondisi kelas erat kaitannya dengan penggunaan metode mengajar dalam menyajikan materi. Jika dalam penyajian materi tidak menarik perhatian maka siswa mencuri sendiri hal-hal yang menyenangkan baginya, misalnya mereka bicara sendiri, melihat keluar kelas atau kelas menjadi gaduh ketika guru menyampaikan materi, sehingga ketuntasan belajar mencapai 47% atau 15 siswa yang tuntas. Ketuntasan belajar tersebut masih dibawah nilai KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 75% maka perlu adanya penggunaan metode yang inovatif. Oleh karena itu guru harus pandai-pandai menggunakan metode pembelajaran saat mengajar. Berdasarkan uraian latar belakang, masalah penelitian ini dijelaskan sebagai berikut: Bagaimanakah penerapan media pembelajaran Problem Based Intruction (PBI) untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPS kelas VI semester 1 Di SD Negeri 1 Tribungan tahun pelajaran 2019/2020. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah PTK dengan berkolaborasi dengan guru yang ditetapkan 2 siklus. Dalam PTK ada 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan menggunakan tes ulangan dan observasi dengan di checklist, dan data sekunder dengan wawancara. Peneliti menggunakan keharusan nilai sasaran atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) menentukan kriteria sukses untuk menganalisis data Berdasarkan hasil penelitian pada bab IV dapat disimpulkan sebagai berikut: Penerapan strategi pembelajaran Problem Based Intruction (PBI) dapat meningkatkan ketuntasan belajar 75% pada siklus 1 dan meningkat 19% pada siklus 2 menjadi 94% mata pelajaran IPS kelas VI semester 1 SD Negeri 1 Tribungan Tahun Pelajaran 2019/2020.
PENGEMBANGAN MODEL IPA BERBASIS MODEL RESEARCH BASED LEARNING UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN FOUR CS PADA TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA DI SEKOLAH DASAR 210 TANJUNG DANI
riski dewi salita;
Estuhono Estuhono;
Moh Rosyid Mahmudi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 1 No 2 (2021): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1199.777 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v1i2.1201
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan pengembangan ini menghasilkan produk dalam bidang pendidikan yaitu pengembangan Modul IPA Berbasis Model Research Based Learning Untuk Mengembangkan Ketermpilan Four Cs. Tema Sahabat Lingkungan Kita Di Sekolah Dasar di kelas V. Meningkatkan semangat, fokus dan minat peserta didik dalam proses pembelajaran adalah bagian dari tujuan tersebut. Hasil penelitian menghasilkan bahan ajar modul IPA berbasis RBL untuk mengembangkan Four Cs. Jenis penelitian dan pengembangan ini menggunakan jenis penelitian Research and Deveploment (R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan suatu produk baru dari hasil pengembangan. Metode pengembangan ini menggunakan metode Penelitian model 4D( Four D) yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap Pendefenisian (Difine), Perancangan (Design,) Pengembangan (Develop), dan Penyebaran (Disseminate). Berdasarkan hasil validasi oleh validator di peroleh persentase sebanyak 84,73%, hasil praktikalitas oleh praktisi pendidik dan peserta didik diperoleh presentase sebanyak 84,99% dan hasil efektifitas diperoleh presentase sebanyak 96%. Modul IPA yang dikembangkan mengahasilkan kriteria valid, praktis, dan efektif. Modul IPA layak untuk digunakan di dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semangat, fokus, dan minat peserta didik dapat meningkat dan dapat mempengaruhi hasil belajar yang efektif.