Education and Counseling Journal
Jurnal consilium adalah jurnal bidang pendidikan dan konseling untuk semua jenjang pendidikan yakni Sekolah Dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi (PT). jurnal consilium merupakan cerminan aspirasi guru-guru di SD – SMA yang membutuhkan jurnal pendidikan dan juga konseling, jurnal ini mewadahi segala bentuk penelitian yang diharapkan mampu memberikan publikasi kepada masyarakat luas.
Articles
378 Documents
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU TERPADU DI KELAS VI SD NEGERI 1 SELOMUKTI TAHUN PELAJARAN 2019/2020
sudarsiyatun sudarsiyatun
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (189.195 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v2i1.1546
Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw Pada Mata Pelajaran IPS terpadu Di Kelas VI SD Negeri 1 Selomukti Tahun Pelajaran 2019/2020.Berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan saat proses pembelajaran dan berdasarkan hasil ulangan harian sebelum penelitian di kelas VI SD Negeri 1 Selomukti menunjukkan hasil belajar yang masih rendah . Kurang aktifnya siswa berdasarkan hasil refleksi yang peneliti lakukan disebabkan karena peneliti rasakan kurang menggunakan model dan media serta sumber belajar yang beragam sehingga siswa tergantung pada guru, mungkin ini yang menjadi penyebab rendahnya nilai Ulangan Harian sebelum penelitian Karena siswa yang mencapai nilai ≥75 kurang dari 75% dari jumlah siswa maka pembelajaran IPS terpadu kelas VI SD Negeri 1 Selomukti pada ulangan harian sebelum dilaksanakan penelitian secara klasikal belum tuntas.Berdasarkan uraian di atas penulis melaksanakan penelitian tindakan kelas berjudul “Meningkatkan Hasil belajar siswa dengan penerapan pembelajaran kooperAtif model Jigsaw pada Mata Pelajaran IPS terpadu di Kelas VI SD Negeri 1 Selomukti”. Penulis memilih model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw hal ini dengan pertimbangan tingkat penguasaan konsep siswa kelas VI SD Negeri 1 Selomukti masih rendah, Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model Jigsaw pada materi pelajaran IPS terpadu memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (71,88%), siklus II (90,63%).. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Metode Jigsaw Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial terpadu Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Selomukti.
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN DARING MASA PANDEMI COVID 19 DI SD NEGERI 3 SUMBERARGO SUMBERMALANG TAHUN 2020
ardoyo ardoyo
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 1 No 2 (2021): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.446 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v1i2.1208
Upaya Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid 19 di SD Negeri 3 Sumberargo Sumbermalang tahun 2020. Pembelajaran Daring bertujuan memberikan layanan pembelajaran bermutu secara dalam jaringan (daring) yang bersifat masif dan terbuka untuk menjangkau audiens yang lebih banyak dan lebih luas. Perlu disadari bahwa ketidaksiapan guru dan siswa terhadap pembelajaran daring juga menjadi masalah. Perpindahan sistem belajar konvensional ke sistem daring amat mendadak, tanpa persiapan yang matang. Tetapi semua ini harus tetap dilaksanakan agar proses pembelajaran dapat berjalan lancar dan siswa aktif mengikuti walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19. proses pembelajaran daring ini. Menyikapi dari intruksi dan arahan pemerintah, SD Negeri 3 Sumberargo Sumbermalang siap menjalankan pembelajaran Daring di sekolah guna untuk memutus rantai Covid 19. Beberapa guru di SD Negeri 3 Sumberargo Sumbermalang mengaku, jika pembelajaran daring ini tidak begitu efektif daripada kegiatan pembelajaran konvensional (tatap muka langsung). Berdasarkan uraian latar belakang, masalah penelitian ini dijelaskan sebagai berikut: Bagaimanakah penerapan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid 19 di SD Negeri 3 Sumberargo Sumbermalang tahun 2020? dan Bagaimanakah upaya peningkatan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran daring masa pandemi covid 19 di SD Negeri 3 Sumberargo Sumbermalang tahun 2020? Desain penelitian dalam penelitian ini adalah PTS dengan berkolaborasi dengan guru yang ditetapkan 2 siklus. Dalam PTS ada 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan menggunakan tes ulangan dan observasi dengan di checklist, dan data sekunder dengan wawancara. Peneliti menggunakan keharusan nilai sasaran atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) menentukan kriteria sukses untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian pada bab IV dapat disimpulkan sebagai berikut: Dengan adanya penerapan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid 19 di SD Negeri 3 Sumberargo Sumbermalang tahun 2020 dapat efektif dan Adanya upaya peningkatan kompetensi guru mencapai 30% dari 65% siklus I menjadi 95% siklus II dalam menerapkan pembelajaran daring masa pandemi covid 19 di SD Negeri 3 Sumberargo Sumbermalang tahun 2020.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN CONTROVERSIAL ISSUES MATERI AJAR TEKS INSPIRASI KELAS IX-A SMP NEGERI 2 KENDIT TAHUN PELAJARAN 2018/2019
agus supardi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.67 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v2i1.1626
Permasalahan pendidikan selalu muncul bersamaan dengan berkembangnya kemampuan siswa, situasi, dan kondisi lingkungan yang ada. Pengaruh informasi dan kebudayaan serta berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi turut mempengaruhi proses pendidikan. Guru menjadi kunci dan titik sentral dalam pencapaian misi pembaharuan pendidikan untuk mengatur, mengarahkan, dan menciptakan suasana kegiatan dalam belajar-mengajar agar tercapainya tujuan pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini dapat diuraiakan bahwa bagaimana peningkatan hasil belajar siswa melalui strategi pembelajaran controversial issues materi ajar teks Inspirasi kelas IX-A SMP Negeri 2 Kendit tahun pelajaran 2018/2019?. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah PTK dengan berkolaborasi dengan guru yang dilakukan 2 siklus. Dalam PTK ada 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan menggunakan tes ulangan dan observasi dengan di checklist, dan data sekunder dengan wawancara. Peneliti menggunakan keharusan nilai sasaran atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) menentukan kriteria sukses untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan ada peningkatan hasil belajar siswa sebesar 25% dari 67% siklus I menjadi 92% siklus II melalui strategi pembelajaran controversial issues materi ajar teks Inspirasi kelas IX-A SMP Negeri 2 Kendit tahun pelajaran 2018/2019.
KONTRIBUSI ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN LURING SELAMA PANDEMI COVID-19 PADA SISWA KELAS III B DI SDN 136/II SUMBER HARAPAN
feni rahmawati silvi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 1 No 2 (2021): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (185.388 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v1i2.1139
This research is a problem in offline learning. Where some students who are active while attending lessons at school they get good learning outcomes but when given offline learning assignments they get low learning outcomes. This study aims to find out about the form of parental contribution in offline learning during the covid-19 pandemic. This research is a descriptive qualitative research type, conducted in class IIIB SDN 136/II Sumber Harapan in the even semester of the 2020/2021 academic year. Sources of data in this study were parents and students of class IIIB. Data collection techniques used in this study are interview methods and documentation methods. Data analysis is done by collection, reduction, display and verification. The results obtained are the form of parental contributions consisting of four contributions, namely: As caregivers and educators including scheduling children's study time and reminding children to do school assignments, as mentors including accompanying children while studying and overcoming children's difficulties in offline learning, as a motivator including parents can motivate by giving praise or gifts for positive things that have been done by children, as facilitators including parents can provide facilities such as books, worksheets, android mobile phones, internet quota. The obstacles faced by parents in offline learning during the COVID-19 pandemic are: parents do not understand the content of the subject matter, parents have little time to accompany their children to study, facilities are inadequate or limited, and children are difficult to teach by their parents.
PENGARUH MEDIA GAMBAR SERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA TEMA 8 MUATAN BAHASA INDONESIA KELAS III SD NEGERI 07 SITIUNG
lativa anggraini;
Dian Estu Prasetyo;
Rusyda Ulva
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (379.046 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v2i1.1556
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran Bahasa Indonesia dalam pembahasan materi menulis karangan sederhana, dimana pengetahuan siswa yang masih sedikit tentang menulis karangan sederhana, sehingga pembelajaran masih belum optimal. Kurang tepatnya media yang digunakan pada proses pembelajaran. Oleh karena itu nilai rata-rata siswa banyak dibawah Kriteria Ketuntasan Maksimal. Untuk itu, peneliti melakukan suatu penelitian menggunakan media Gambar Seri terhadap keterampilan menulis karangan sederhana tema 8 pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD Negeri 07 Sitiung. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimental design. Desain penelitian ini adalah one group pretet-postest design. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 07 Sitiung. Waktu dilaksananya penelitian ini pada semester II Tahun Ajaran 2021, disesuaikan pada jadwal tematik muatan Bahasa Indonesia kelas III SD Negeri 07 Sitiung. Sampel pada penelitian ini berjunlah 17 orang siswa. Hasil uji paired sampels t test dengan taraf signifikansi 95% (α = 0,05). Berdasarkan tabel 4.7 dapat dilihat bahwa sig.(2-tailed) = 0,002 dalam hal ini berarti bahwa p value kurang dari α atau (0,002<0,05). Sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis, p value <0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat bahwa terdapat Pengaruh Media Gambar Seri Terhadap Keterampilan Menulis karangan Sederhana Tema 8 Muatan Bahasa Indonesia di kelas III SD Negeri 07 Sitiung. Berdasarkan penelitian, bahwa media Gambar Seri memberikan pengaruh yang baik terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa. Media Gambar Seri dapat digunakan guru untuk pembelajaran menulis karangan sederhana, sehingga dapat membantu siswa dalam menuangkan ide atau gagasan kedalam bentuk tulisan.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI KONSEP PECAHAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV DALAM MASA PANDEMI COVID 19 DI SD 1 WRINGIN ANOM KECAMATAN JATIBANTENG KABUPATEN SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2020/2021
Mory Victor Febrianto;
Nur Halimatus Zuhro
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 1 No 1 (2021): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.964 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v1i1.912
Pembelajaran matematika di kelas-kelas saat ini masih kurang di minati oleh siswa-siswi terutama di sekolah dasar, Minat ini besar pengaruhnya terhadap belajar, karena minat siswa merupakan faktor utama yang menentukan derajat keaktifan siswa, bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa, siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya, sebab tidak ada daya tarik baginya. Berdasarkan hasil observasi kelas IV di SDN 1 Wringin Anom yang di lakukan oleh peneliti, peneliti menemukan suatu masalah yaitu masalah yang sering dirasakan sulit serta kurang diminati oleh siswa dalam pembelajaran matematika seperti contoh siswa merasa jenuh dan kesulitan dalam memahami pembelajaran yang di sampaikan oleh guru. analisis minat belajar Matematika pada materi konsep pecahan di kelas 4 SD Negeri 1 Wringin Anom Kecamatan Jatibanteng dapat di pengaruhi beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi faktor fisiologi dan faktor psikologi sedangkan faktor eksternal meliputi lingkungan keluarga, lingkungan belajar pada saat kegiatan luring. Dari faktor eksternal yang mempengaruhi adanya minat belajar siswa dari lingkungan keluarga berupa perhatian orang tua, lingkungan belajar pada saat kegiatan luring berupa kedisiplinan yang harus diterapkan pada saat kegiatan luring dilaksanakan. Dari faktor-faktor tersebut harus diberikan penanganan yang khusus agar peserta didik memahami untuk pembelajaran matematika hususnya pada materi konsep pecahan, tidak adanya minat belajar yang dialami oleh peserta didik didalam pembelajaran Matematika materi konsep pecahan pada akhirnya dapat diketahui dan ditemukan secara sistematis yang berlokasi di SD Negeri 1 Wringin Anom Kecamatan Jatibanteng Kabupaten Situbondo tahun ajaran 2020/2021
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL KERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH MELALUI STRATEGI KOOPERATIF MODEL RESITASI PADA SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 2 SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2019/2020
amanah surti sudewi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (174.744 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v2i1.1542
Minimnya nilai ulangan harian prakarya di SMP Negeri 2 Situbondo disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain : (1) sebagian besar guru belum terampil menentukan dan menggunakan strategi pembelajaran yang kooperatif; (2) sebagian besar siswa mementingkan perolehan prestasi yang tinggi, tanpa didasari pemahaman konsep yang benar; (3) siswa sering dihadapkan pada soal pilihan ganda dalam soal-soal ulangan, sehingga mengabaikan konsep yang selama ini mereka pelajari. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua siklus. Kegiatan yang harus dilakukan pada masing-masing siklus adalah tahap perencanaan (planning), tahap pelaksanaan (acting), tahap observasi (observing), dan tahap refleksi (reflecting). Masing-masing tahap akan dibagi lagi dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peneliti/guru. Prosedur penelitiannya dirancang dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari kegioatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan ada dua macam: (1) Untuk data kuantitatif teknik analisis data yang digunakan adalah persentase (%); dan (2) Untuk data kualitatif teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis membandingkan, yaitu dengan membandingkan antara kondisi harapan dan kenyataan Berdasarkan rumusan masalah dan pembahasan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Peningkatan kemampuan mengenal kerajinan dari bahan limbah melalui strategi kooperatif model resitasipada siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Situbondo tahun pelajaran 2019/2020 persentase keberhasilannya mencapai 93,94%; dan (2) Penerapan strategi kooperatif model resitasi dapat meningkatakn aktivitas belajar siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Situbondo tahun pelajaran 2019/2020 dalam mengenal kerajinan dari bahan limbah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA POKOK BAHASAN MATRIKS
tri astindari;
irma noervadila
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (411.389 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v2i1.1717
Variasi pengajaran yang dapat dilakukan guru selain dalam hal penggunaan media pengajaran merupakan salah satu aspek yang menentukan keberhasilan dan kelancaran kegiatan belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Think Pair Share dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mata pelajaran matematika pokok bahasan matriks pada siswa kelas X TB semester 2 di SMKN 2 Situbondo Tahun Pelajaran 2021/2022. Subjek penelitan siswa kelas X TB sebanyak 26 siswa. Seorang guru matematika dan seorang pengamat. Data yang dikumpulkan meliputi hasil belajar siswa, hasil observasi guru, hasil observasi siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus meliputi 4(empat) tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi) dan refleksi. Pada penelitian ini dikatakan berhasil apabila sekurang-kurangnya 85% siswa memperoleh nilai ≥ 70. Hasil penelitian Dari beberapa indikator menunjukkan hasil klasikal siswa yang tuntas 13 siswa atau 50% dari 26 siswa. Ini menunjukkan bahwa siswa kelas X TB kurang antusias sekali untuk membaca dan siswa kelas X TB pula dalam hal membaca dapat dikatakan sangat baik. Analisis yang dilakukan terhadap hasil ulangan harian, menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal belum dicapai karena kurang dari 85% sehingga perlu diadakan siklus II. Berdasarkan siklus II pertemuan 1 dan 2 ada peningkatan 4% sehingga persentase pada siklus II dapat diuraikan sebagai berikut: Persentase pada siklus 1 81% Pada siklus II ada peningkatan hasil belajar siswa dibandingkan siklus I yaitu 38% peningkatan pada siklus I sehingga daya serap klasikal siswa pada siklus II 88%.
PENGEMBANGAN MEDIA TRAVEL GAME PADA PEMBELAJARAN PERKALIAN DAN PEMBAGIAN BILANGAN PECAHAN MATEMATIKA DI KELAS V SEKOLAH DASAR
Sri Rahma Dani;
Muhammad Subhan;
Antik Estika Hader
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 1 No 2 (2021): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (203.527 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v1i2.1123
in learning Mathematics in class V there is material about multiplication and division of numbers. During the learning process, the media used is still not optimal, so students do not think much in learning. So in this study, a travel game media was developed to overcome this problem. This study aims to describe the process of developing travel game media and produce travel game media for teachers and students of fifth grade elementary school that are valid, practical, and effective. The type of research used in this research is research and development (R&D). This development procedure refers to the 4D development model which consists of several stages, namely (1) defining, (2) design phase, (3) development phase, (4) dissemination phase. The subjects in this study were fifth grade elementary school students. The results of the assessment of learning media conducted by two validators had an overall score of 83.1% with a very valid category. The results of the practicality of learning media are seen from the implementation of the lesson plans with an average of 89.4%, the results of the teacher's responses with an average of 92.18%, the results of student responses 92.2% so it can guarantee that the results of the practicality of the media meet the very practical category, Effective results of learning media obtained from the fifth grade students of SDN 05 Koto Baru has a value of 92.2% to increase interest in learning and the average student learning outcome is 80% so that the travel game learning media developed can be declared valid, practical, and effective.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERSTIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS IV SD GUGUS V TEGALDLIMO
harun arrasyid;
Andi Wapa;
Dwi Meikrista Diah Pratiw
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (270.775 KB)
|
DOI: 10.36841/consilium.v2i1.1612
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dengan menggunakan dua kelompok perlakuan yang berbeda yaitu kelompok control yang diberikan perlakuan menggunakan model kooperatif tipe jigsaw sedangkan kelompok regular menggunakan metode konvensional. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian kuantitatif eksperimen. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas IV gugus V kecamatan Tegaldlimo yang terdiri dari 5 sekolah. Dari hasil analisis data tentang pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar matematika kelas IV SD gugus V Tegaldlimo dapat diketahui bahwa nilai rata-rata pada kelas kontrol sebesar 58,57 dan pada kelas eksperimen sebesar 89,17. Sedangkan nilai KKM mata pelajaran matematika di gugus V Tegaldlimo adalah 60,00. 2. Terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian pada kelas eksperimen yang menunjukkan nilai rata-rata post test sebesar 89,17. Nilai tersebut lebih besar dari nilai KKM yang telah ditentukan yaitu 60.00. Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika kelas IV SD gugus V tahun pelajaran 2019/2020 menggunakan model pembelajaran konvensional dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Nilai rata-rata kelas kontrol (konvensional) 58,57 sedangkan nilai rata-rata kelas eksperiman (kooperatif tipe jigsaw) 89,17. Selisih rata-rata keduanya sebesar 30,60. Dengan demikian terdapat peningkatan nilai sebesar 30,60 dengan menggunakan model pembelajaran jigsaw jika dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.