Articles
22 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 13 No. 1: Juni 2025"
:
22 Documents
clear
Implementasi manajemen perpustakaan digital di Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Yani, Cindy Dewi;
Wardhani, Mifta Olievia;
Daulay, Nadiah Sifa
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/pk.v13i1.13484
Perkembangan teknologi informasi mempercepat institusi pendidikan, termasuk perguruan tinggi swasta, untuk menerapkan transformasi layanan informasi melalui sistem perpustakaan digital. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis implementasi manajemen perpustakaan digital di Universitas Muhammadiyah Ponorogo, yang meliputi gambaran umum manajemen perpustakaan digital, implementasi perpustakaan digital, tantangan dalam pengelolaan perpustakaan digital serta upaya peningkatan manajemen perpustakaan digital di Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dan teknik pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan cara menganalisis secara kualitatif dan informasi yang diperoleh melalui observasi langsung terhadap aktivitas manajemen perpustakaan digital serta wawancara mendalam dengan pustakawan yang bagian pengembangan sistem dan kerjasama. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan manajemen perpustakaan digital ditentukan oleh infrastruktur teknologi, kompetensi sumber daya manusia.
Perilaku pencarian informasi petani kopi pada program regenerasi petani Provinsi Jawa Barat
Fauzi, Ramadhan Miftah;
Lusiana, Elnovani;
Rukmana, Evi Nursanti
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/pk.v13i1.13703
Berbagai permasalahan dialami oleh petani kopi di sejumlah daerah di Jawa Barat menyebabkan petani kopi tidak sejahtera. Program Regenerasi Petani hadir sebagai upaya pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk dapat menyejahterakan petani dengan pengembangan usaha yang melibatkan petani usia muda (milenial) untuk dapat berdaya dan berdikari. Perilaku pencarian informasi adalah proses yang terkait dengan pengolahan dan pemanfaatan informasi dalam kehidupan seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku pencarian informasi petani kopi pada Program Regenerasi Petani Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan tahapan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data pada penelitian ini akan dianalisis menggunakan reduksi data dengan metode thematical analysis, penyajian data, verifikasi, dan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, petani kopi melakukan perhatian pasif dan mendapatkan informasi pembeli dan program, pencarian aktif dengan mengikuti pelatihan-pelatihan, pencarian aktif dengan melakukan berbagai diskusi, serta pencarian berlanjut untuk mendalami, mengonfirmasi informasi, dan mencari informasi lanjutan. Petani kopi pada Program Regenerasi Petani Provinsi Jawa Barat melakukan seluruh tahapan pencarian informasi menurut teori Wilson.
Persepsi pengguna dalam menggunakan mesin drop box mandiri di Perpustakaan Digital Universitas Negeri Medan
Putrima, Yunidia Ali;
Sayekti, Retno
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/pk.v13i1.14589
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap penggunaan mesin drop box mandiri di Perpustakaan Digital Universitas Negeri Medan, sebagai inovasi layanan mandiri dalam mendukung efisiensi pengembalian buku. Penelitian ini penting karena menggambarkan bagaimana pengetahuan, pengalaman, dan perasaan pengguna memengaruhi keberhasilan implementasi teknologi dalam lingkungan perpustakaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada pengguna dari berbagai fakultas dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif, yaitu dengan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan tema-tema seperti pengetahuan awal, pengalaman interaksi, serta respons perasaan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna awalnya merasa bingung dan cemas karena keterbatasan informasi, namun setelah beberapa kali mencoba, mereka mulai merasa nyaman dan percaya diri. Pengguna merasa puas ketika mesin bekerja secara cepat, jelas, dan tanpa gangguan. Kesimpulannya, persepsi positif terhadap mesin terbentuk melalui kombinasi antara edukasi teknis yang baik, pengalaman penggunaan yang lancar, serta dukungan sistem umpan balik yang responsif.
Phubbing sebagai tantangan dalam peningkatan kemampuan literasi di kalangan pelajar
Anshari, Muhamad Hafiz;
Fauziah, Nor Hafizah Indah;
Zulaikha, Sri Rohyanti
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/pk.v13i1.14836
Pada jaman digital perilaku Phubbing sudah umum terjadi yang berdampak menurunkan sebuah kualitas kemampuan literasi, hal ini merambat pada kualitas seorang pelajar baik akademik maupun non-akademik, jadi penelitian ini penting sebagai solusi meningkatkan literasi. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur. Langkah-langkah pengumpulan data yaitu dengan cara mencari dan mengumpulkan karya ilmiah sebanyak 40. Analisis dilakukan dengan reduksi data, penyajian dan verifikasi. Karakteristik perilaku phubbing dapat dilihat dari pengidap nomophobia dan selalu mengabaikan interaksi sosial dengan lebih fokus kepada gadgetnya masing-masing. Faktor yang mempengaruhi perilaku ini antara lain kecanduan smartphone, media sosial, game online , fomo (fear of missing out), isolasi diri dan distorsi waktu, kemudian dari faktor tesebut akan berdampak penurunan skill interaksi sesorang yang merujuk kepada kualitas akademik maupun non-akademik, mengatasi masalah ini dapat dikontrol melalui dengan menerapkan penguatan diri menyadari dampaknya akan membawa efek tidak baik pada pelajar tersebut. selain itu, untuk mencegah phubbing ini dengan cara melakukan program peningkatan literasi informasi meliputi pengenalan sejak usia, edukasi pengunaan media sosial, penerapan permainan tradisional dan pemahaman keagamaan.
Analisis pelaksanaan penyiangan bahan pustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu
Setya, Pipin;
Purwaka, Purwaka;
Gunaidi, Aang
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/pk.v13i1.15234
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bengkulu berperan menyediakan informasi dan mendorong budaya baca untuk mendukung kemajuan pendidikan. Penyiangan koleksi dilakukan untuk menjaga kualitas bahan pustaka dengan menghapus koleksi yang rusak atau tidak lagi sesuai kebutuhan masyarakat. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara dan studi pustaka. Penelitian ini mengkaji tentang pelaksanaan penyiangan bahan pustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu untuk menjaga relevansi koleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan weeding telah terlaksana dengan baik, mulai dari tahap penyiapan tim weeding yang dipilih berdasarkan kompetensi dan pengalaman hingga tahap pengecekan ketersediaan file di database. Tantangan yang dihadapi dalam proses penyiangan yaitu rasa sayang terhadap koleksi yang akan disiangi dan kebutuhan menjaga keragaman koleksi. Proses penyiangan dilakukan secara hati-hati untuk memastikan koleksi tetap relevan dan mendukung literasi masyarakat.
Transformasi perpustakaan desa untuk mengembangkan perilaku ekonomi produktif ibu-ibu rumah tangga di daerah transmigrasi
Purwaka, Purwaka;
Sa'diyah, Lailatus
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/pk.v13i1.15577
Program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial menjangkau perpustakaan desa untuk menjadi tempat pemberdayaan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui transformasi perpustakaan Lestari dalam mengembangkan perilaku ekonomi produktif ibu-ibu rumah tangga di Desa Bukit Peninjauan II, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Propinsi Bengkulu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif .Pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Data dan informasi dikumpulkan dari 11 (sebelas) informan yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sejak tahun 2016, perpustakaan Lestari mengembangkan koleksinya dengan menambah buku-buku yang lebih diutamakan pada subjek-subjek yang memberikan motivasi pada masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga untuk mengembangkan perilaku ekonomi mereka menjadi lebih produktif. Proses transformasi juga dilakukan dengan cara perpustakaan menginisiasi penyelenggaraan beberapa pelatihan untuk memberikan bekal keterampilan praktis yang penerapan dari keterampilan tersebut terbukti sangat membantu ekonomi keluarga. Dengan adanya pelatihan-pelatihan yang dilakukan perpustakaan desa, peserta pelatihan menjadi termotivasi untuk melakukan aktivitas yang lebih produktif. Hasil dari penerapan pelatihan sangat membantu untuk menghemat pengeluaran rumah tangga sehari-hari maupun untuk dijual ke pasar.
Pengukuran kepuasan pengguna terhadap layanan perpustakaan menggunakan metode servqual dan importance performance analysis (ipa) di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Provinsi Sumatera Barat
Yefani, Putri;
Asmara, Rini
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/pk.v13i1.15660
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kepuasan pengguna terhadap layanan perpustakaan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Provinsi Sumatera Barat dengan menggunakan metode SERVQUAL dan Importance Performance Analysis (IPA). Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan penyebaran kuesioner terstruktur berdasarkan model SERVQUAL. Sebanyak 99 pengguna perpustakaan dipilih dengan teknik purposive sampling. Kuesioner terdiri dari 25 item pernyataan berpasangan yang mengukur harapan dan persepsi terhadap layanan perpustakaan. Data dianalisis melalui uji validitas dan reliabilitas, analisis kesenjangan (gap), serta pemetaan IPA. Analisis gap digunakan untuk melihat selisih antara harapan dan persepsi pengguna, sedangkan IPA digunakan untuk menentukan prioritas perbaikan berdasarkan tingkat kepentingan dan kinerja. Seluruh dari 25 indikator layanan menunjukkan gap negatif, yang menandakan bahwa harapan pengguna belum sepenuhnya terpenuhi. Berdasarkan pemetaan IPA, 10 indikator (40%) berada pada Kuadran I (Prioritas Utama) yang memerlukan perbaikan segera, terutama pada dimensi responsiveness dan reliability, seperti lambatnya respons pustakawan, keterbatasan koleksi, serta ketidakefisienan layanan peminjaman. Sementara itu, 4 indikator (16%) berada di Kuadran II (Pertahankan Prestasi), 4 indikator (16%) di Kuadran III (Prioritas Rendah), dan 7 indikator (28%) di Kuadran IV (Perhatian Tidak Mendesak). Meskipun terdapat beberapa layanan yang sudah baik atau kurang penting, temuan ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan layanan harus difokuskan pada indikator-indikator dalam Kuadran I. Hasil ini memberikan panduan strategis bagi pengelola perpustakaan dalam meningkatkan aspek layanan yang paling penting bagi pengguna.
Challenges and impacts of the absence of public libraries in rural South Africa
Mashilo, Sedume;
Mdhlalose, Dickson Scotch
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/pk.v13i1.15736
This study examines the adverse consequences of rural communal inaccessibility to a free public library. Making educated judgments to accomplish growth-oriented and educational objectives requires having access to accurate and pertinent information. Public libraries support the development of society and the economy by providing information necessary for informed engagement in societal activities, such as gaining entry to prospects. Fifty individuals were chosen using purposeful selection from various classifications in the rural areas of Kwa-Mhlanga, Mpumalanga, South Africa, as part of the study's qualitative research methodology. Discussion groups and organized interviews were used to gather data, which were subsequently subjected to thematic analysis. Rural communities around Kwa-Mhlanga have an acute requirement for a public library. The community's educational, socioeconomic, cultural, and economic prosperity is adversely impacted when education, knowledge, and supporting resources are unavailable. To satisfy the information demands of the many populations that comprise the town, the study suggests the creation of a public library that is adequately equipped, kept up to date, and constantly updated. The villages that encompass Kwa-Mhlanga should organize a community group to advocate for the opening of a public library or library facility, work with nearby schools to enhance library materials and promote community utilization after class hours, and work with neighbourhood organizations to set up a mobile library that delivers books and resources to different parts of the community.
Analisis desain interior modern pasca relokasi di Perpustakaan dan Penerbitan Universitas Negeri Padang terhadap kenyamanan pemustaka
Cantika, Mita;
Samosir, Fransiska Timoria;
Gunaidi, Aang
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/pk.v13i1.15814
Perpustakaan Universitas Negeri Padang telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, relokasi gedung baru pada tahun 2024 dengan peningkatan fasilitas dan desain interior modern yang terbukti berhasil mendukung kegiatan akademik, terlihat dari lonjakan signifikan jumlah pengunjung pasca peresmian pada 3 Juni 2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis desain interior modern perpustakaan pasca relokasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data yang digunakan yaitu analisis tematik dengan melakukan identifikasi, analisis dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan ruang baca, digital, dan diskusi dirancang ergonomis dengan pencahayaan optimal. Konsep warna cerah, kayu, dan kaca menciptakan suasana dinamis, didukung signage strategis dan fasilitas privasi di area pribadi. Pengaturan suhu, pencahayaan, dan suara memastikan kenyamanan pemustaka, sementara konsep minimalis modern meningkatkan estetika dan produktivitas dalam belajar dengan desain yang mendukung aktivitas pemustaka. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu desain interior perpustakaan mengutamakan kenyamanan, estetika, dan fungsionalitas yang menggunakan konsep modern minimalis dengan furnitur yang estektika dan fungsional serta penggunaan konsep warna cerah dapat menunjang kenyamanan dan aktivitas pemustaka.
Prediction of librarian interest in library management in Pamekasan with comparison of SVM and KNN algorithms
Lathifah, Lathifah;
Yuadi, Imam
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/pk.v13i1.15839
This study was conducted to determine the prediction of librarian interest in joining a library organization. Using survey data and interviews with librarians that produced 130 test data then divided into two groups of data, namely "interested" and "not interested". Using the Support Vector Machine (SVM) and K-Nearest Neighbors (KNN) models as a comparison of the performance of the two algorithms in classifying librarian interests. The results of the test data were then evaluated using a confusion matrix to assess the accuracy, precision, and recall of each model. The results of the interest predictions tested showed that the use of the SVM model was more consistent in classifying librarian interests with high accuracy, although there were some errors in the "Not Interested" category. While the results of interest predictions using the KNN model tended to dominate the prediction of the "Interested" category, there were more errors in identifying the "Not Interested" category. Both models show their respective advantages and disadvantages in classifying librarian interest predictions. From the results of this study, it can be a picture and insight into the effectiveness of using the two models in classifying librarian interest predictions in joining a library organization and as a guide in choosing the right algorithm in similar research.