cover
Contact Name
Fithri Estikhamah
Contact Email
fithri.ts@upnjatim.ac.id
Phone
+6281330797039
Journal Mail Official
fithri.ts@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jl. Rungkut Madya No.1, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Kota SBY, Jawa Timur 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
ISSN : 20877498     EISSN : 26865025     DOI : http://doi.org/10.33005/kern
Core Subject : Engineering,
The relevant topics of the latest progressive findings or developments will be taken seriously into consideration, the topics covered by the journals include: - Construction and Building Materials - Structural Engineering - Geotechnic - Water Resources / hydrology - Construction Management - Transport System Engineering - Highway engineering - System Information Geographic - Environmental Science and Engineering
Articles 103 Documents
Perbandingan Respon Struktur Portal 2 Lantai MRF Dan CBFTerhadap Beban Seismik Dengan Pushover Analysis Adi Nugroho Santoso; Sumaidi Sumaidi; Anna Rumintang
KERN Vol 6 No 1 (2020): Jurnal KERN: April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.824 KB) | DOI: 10.33005/kern.v6i1.25

Abstract

Indonesia merupakan daerah yang termasuk wilayah rawan gempa. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan konstruksi bangunan tahan gempa dalam mengurangi resiko kerusakan yang diakibatkan gempa bumi. Perencanaan Konstruksi tahan gempa terdapat beberapa metode salah satunya yaitu metode analisis pushover. Pushover adalah metode analisis static nonlinier dimana struktur mengalami pembebanan gravitasi dan beban lateral yang dikendalikan perpindahan yang terus meningkat melalui perilaku elastic dan inelastic hingga kondisi akhir. Salah satu dari bahan konstruksi yang populer dalam perencanaan Struktur adalah konstruksi baja dimana memiliki keunggulan yaitu struktur yang seragam, ringan, kuat, dan mudah dikerjakan. Dalam pemodelan struktur tahan gempa beberapa model yang populer adalah model MRF dan CBF. MRF adalah model konfigurasi sturktur yang terkonfigurasi atas balok yang tersambung kokoh dengan kolom. Berdasarkan sambungan balok-kolom yang kaku, bingkai momen tidak dapat dipindahkan secara lateral tanpa menekuk balok atau kolom tergantung pada geometri sambungan.CBF adalah model struktur yang terkonfigurasi atas batang yang diperkuat oleh pengaku (Braced). Hasil Studi kasus pada perbandingan kedua model struktur menyimpulkan bahwa dalam perencanaan struktur baja tahan gempa dengan metode pushover didapat bahwa struktur MRF memiliki daktilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan CBF yaitu 2,1 : 1,6.
Analisis Kepatuhan Siswa/i Tingkat SMP Dalam Berlalu Lintas Fithri Estikhamah; Nugroho Utomo
KERN Vol 6 No 1 (2020): Jurnal KERN: April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.267 KB) | DOI: 10.33005/kern.v6i1.28

Abstract

Dalam memperlancar kegiatan manusia, sarana yang paling penting dan utama adalah transportasi. Terdapat beberapa macam transportasi yang dapat digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Tetapi jenis kendaraan yang paling digemari masyarakat adalah sepeda motor. Kepatuhan hukum masyarakat akan pentingnya etika dalam berlalu lintas masih dikategorikan rendah. Seperti misalnya beberapa pengendara kendaraan sepeda motor seringkali menyalip kendaraan lainnya tanpa memperhatikan marka jalan maupun rambu-rambu lalu lintas. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kepatuhan hukum siswa SMP di Surabaya terhadap etika berlalu lintas menurut Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009. Penelitian dilakukan di sekitar kampus UPN “Veteran” Jawa Timur. Sampel yang diambil adalah sebanyak 30 siswa SMP/SLTP sederajat dengan metode acak. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kepatuhan hukum siswa SMP di Surabaya terhadap etika berlalu lintas menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, masuk dalam kategori cukup patuh (65,57 %). Artinya siswa/i SMP dikategorikan cukup mematuhi aturan hukum sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Etika Berlalu Lintas. Beberapa responden menyatakan pernah mengendarai sepeda motor tetapi untuk mengendarai sepeda motor ke sekolah memilik skor 12,16 (rendah), artinya bahwa siswa/i mematuhi aturan sekolah yang melarang siswa/i untuk membawa dan mengendarai sepeda motor. Dan secara keseluruhan responden menyatakan bahwa selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, hal ini ditunjukkan dengan nilai skor sebesar 67,57 yang artinya termasuk dalam kategori cukup patuh.
Penggunaan Fly Ash Pada Beton Self Compacting Concrete (Scc) Ditinjau Terhadap Durabilitas Beton Akibat Serangan Sulfat wahyu kartini
KERN Vol 6 No 1 (2020): Jurnal KERN: April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.025 KB) | DOI: 10.33005/kern.v6i1.29

Abstract

-
Pemilihan Model Matematika yang Terbaik pada Pemetaan Suhu Permukaan Laut di Pesisir Jember dengan Data Citra Satelit Aqua Modis Arzalia Novia Putri; Hendrata Wibisana; Bagas Aryaseta
KERN Vol 6 No 2 (2020): Jurnal KERN: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.601 KB) | DOI: 10.33005/kern.v6i2.31

Abstract

Indonesia terletak di garis khatulistiwa, maka tak heran jika Indonesia beriklim tropis. Perairan Indonesia sangat luas, sebab itu ada beragam biota laut didalamnya. Banyak hal yang mempengaruhi kelangsungan hidup biota laut, suhu permukaan laut atau SST (Sea Surface Temperatur) salah satunya. Nilai dari suhu permukaan laut disetiap daerah berbeda-beda seperti halnya di pesisir Jember. Cara mengetahui suhu permukaan laut pesisir Jember dapat dilakukan dengan cara menganalisis pemetaan suhu permukaan lautnya. Hasil analisis suhu permukaan laut (SST) didapat dari pengolahan data Citra Satelit Aqua Modis daerah pesisir Jember dengan pemilihan metode matematik yang terbaik. Proses pengolahan tersebut menggunakan data SST daerah pesisir Jember tahun 2020 dari bulan Januari hingga bulan April. Hasil dari pengolahan data Citra Satelit Aqua Modis kemudian diolah kembali dengan menggunakan model matematik yang terbaik hingga didapatkan nilai r2 yang maksimum sebesar 0,2754. Nilai tersebut menghasilkan peta tematik sebaran SST dan histogram dari daerah pesisir Jember. Dari peta tematik sebaran SST dan histogram barulah didapat nilai energi di pesisir Jember.
Passengers Satisfaction Analysis dan Aspek Ergonomis pada Bus Akas Ekonomi Rute Terminal Purabaya – Terminal Trunojoyo Sampang Nevia Rizkyning Utami; Nugroho Utomo
KERN Vol 6 No 2 (2020): Jurnal KERN: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1049.685 KB) | DOI: 10.33005/kern.v6i2.34

Abstract

Dinamika perkembangan perekonomian di daerah Propinsi Jawa Timur diiringi dengan meningkatnya mobilitas penduduk pada kawasan Surabaya Metropolitan Area dan sekitarnya. Salah satu sarana transportasi yang sesuai untuk mendukung mobilitas penduduk dari Kota Surabaya ke Kota Sampang di Pulau Madura adalah bus. PO AKAS merupakan perusahaan otobus yang melayani berbagai perjalanan antar kota di Propinsi Jawa Timur yakni dari Terminal Purabaya ke Terminal Trunojoyo Sampang. Bus AKAS rute ini hanya memiliki dua kelas pelayanan, yaitu bus patas (cepat terbatas) dan ekonomi. Bus AKAS ekonomi memiliki tingkat kenyamanan yang lebih rendah daripada Bus AKAS patas, dengan tempat duduk yang tidak nyaman dan pelayanan lainnya yang kurang memberikan nilai lebih. Pada penelitian ini dilakukan Passengers Satisfaction Analysis terhadap bus AKAS ekonomi rute Terminal Purabaya - Terminal Trunojoyo Sampang, yang ditinjau dari aspek pelayanan dan aspek ergonomis dengan menggunakan perangkat Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Analisa terhadap aspek ergonomis harus sesuai dengan persyaratan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 2003. Dari hasil analisis dengan menggunakan perangkat Importance Performance Analysis (IPA), diketahui bahwa tingkat kesesuaian antara kinerja dengan kepentingan berada dalam 4 kuadran. Faktor pelayanan yang sangat mempengaruhi kepuasan penumpang terdapat pada kuadran I yaitu pembatasan jumlah penumpang dalam satu bus sebesar 56,46%, kebersihan di dalam bus sebesar 64,22% dan sirkulasi udara di dalam bus sebesar 65,25%. Berdasarkan perangkat Customer Satisfaction Index (CSI), besar tingkat kepuasan penumpang diperoleh nilai sebesar 61,88% dan terletak pada interval 51%-65% yang menunjukkan penumpang cukup puas terhadap kinerja bus AKAS ekonomi.
Penggunaan Limbah Zeolite dan Bentonite pada Campuran Beton Ditinjau Terhadap Sifat Mekanik Beton Putri Shinta Permatasari; Wahyu Kartini; sumaidi sumaidi
KERN Vol 6 No 2 (2020): Jurnal KERN: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.26 KB) | DOI: 10.33005/kern.v6i2.35

Abstract

Ketersediaan semen untuk bahan campuran beton terus berkurang maka dibutuhkan alternatif untuk permasalahan tersebut dengan menggunakan limbah zeolite dan bentonite untuk mengurangi jumlah semen pada campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik pada beton dengan material limbah zeolite dan bentonite. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah percobaan (eksperimen), dengan komposisi variasi penambahan zeolite dan bentonite sebanyak 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat semen. Faktor air semen yang direncanakan 0,55 untuk menjaga workability dari campuran beton digunakan superplasticizer dengan kadar 0,5% pengujian pada umur 28 hari. Hasil pengujian zeolite dan bentonite terhadap porositas, kuat tekan, dan modulus elastisitas pada beton normal secara berurut yaitu 7,66% ; 21,89 MPa ; 19560.61 MPa. Hasil pengujian zeolite dan bentonite terhadap porositas, kuat tekan, dan modulus elastisitas pada persentase optimal dengan substitusi zeolite secara berurut yaitu 7,45% ; 23,12 MPa ; 24265.78 MPa. Hasil pengujian zeolite dan bentonite terhadap porositas, kuat tekan, dan modulus elastisitas pada persentase optimal dengan substitusi bentonite secara berurut yaitu 7,70% ; 22,93MPa ; 23096.70 MPa. Pada penelitian ini variasi zeolite 5% dan bentonite 5% merupakan persentase optimal terhadap sifat mekanik beton.
Analisa dan Pemetaan Klorofil-A di Pesisir Pantai Malang Memakai Data Citra Satelit Terra Modis Faishal Evan; Siti Zainab; Bagas Aryaseta
KERN Vol 6 No 2 (2020): Jurnal KERN: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.099 KB) | DOI: 10.33005/kern.v6i2.36

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan, 2/3 dari luas wilayah Indonesia merupakan wilayah perairan atau lautan. Lautan menjadi salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat Indonesia, termasuk yang ada di wilayah kabupaten Malang. Potensi hasil laut di kabupaten Malang selain ikan, ada juga cumi-cumi, rajungan, kerang-kerangan dan lain-lain. Kebaradaan ikan tidak dapat dipisahkan dari ekosistem laut terutama adanya produsen makanan yang terdapat di laut, yakni klorofil-a pada fitoplankton. Informasi yang digunakan untuk mendapatkan persebaran nilai konsentrasi klorofil-a dapat diperoleh dari hasil pengolahan data citra satelit Terra MODIS dan citra satelit Envisat Meris; yang diperkuat dengan data In Situ berupa pengambilan sampel air laut yang diuji di laboratorium. Proses pengolahan citra menggunakan citra Terra MODIS. Dari penelitian ini, diperoleh peta persebaran konsentrasi klorofil-a di perairan pantai Malang yang dihasilkan dari pengolahan citra Satelit dan analisa beberapa in Situ, berdasakan parameter konsentrasi klorofil-a. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa Terra MODIS memiliki korelasi yang cukup kuat terhadap data in situ. Sedangkan uji korelasi antara data In Situ dengan citra Envisat Meris cukup lemah.
Analisa Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pci (Pavement Condition Index) pada Jalan Nasional 24 Gempol – Ngoro (Sta 2 + 000 – Sta 10 + 890) Anfirdan Taufan Prastiawan; Ibnu Sholichin
KERN Vol 6 No 2 (2020): Jurnal KERN: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1322.357 KB) | DOI: 10.33005/kern.v6i2.37

Abstract

Jalan Nasional 24 dari arah Gempol ke Ngoro maupun sebaliknya merupakan jalan utama untuk para pengendara khususnya kendaraan berat. Pada ruas jalan tersebut sudah dapat dipastikan terbebani volume lalu lintas yang tinggi serta terpengaruh oleh faktor dari lingkungan dan cuaca, sehingga terjadi penurunan kualitas perkerasan jalan dengan terjadinya beberapa kerusakan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kondisi kerusakan jalan beserta pemeliharaan dan penanganannya, selain itu direncanakan lapis tambah perkerasan lentur pada segmen kerusakan terparah. Metode yang akan digunakan untuk menganalisa kondisi kerusakan jalan adalah metode PCI (Pavement Condition Index), lalu untuk pemeliharaan dan penanganan digunakan Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan Upr. 02.1 Tentang Pemeliharaan Rutin Perkerasan Jalan oleh DPUDJ Bina Marga, dan untuk perencanaan lapis tambah digunakan metode AASHTO 1993. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kerusakan jalan di ruas jalan Nasional 24 segmen Gempol – Ngoro STA 2 + 000 – STA 10 + 890 antara lain: retak kulit buaya sebesar 173,58 m2, lubang sebesar 18,28 m2, retak memanjang sebesar 2,589 m2, alur sebesar 50 m2, bergelombang sebesar 0,6 m2, retak berkelok sebesar 0,04 m2, dan sungkur sebesar 1 m2. Penanganan yang dilakukan berupa P2 atau pengaspalan ulang, P5 atau penambalan, dan P6 atau perataan. Untuk perencanaan lapis tambah didapatkan dimensi setebal 2,86 inci atau sekitar 8 cm
Analisa Perbandingan Salinitas dengan Kadar Klorofil- di Wilayah Perairan Sumenep Menggunakan Metode Regresi Linier dan Uji-T Dyah Ayu Kusumaningtyas; Hendrata Wibisana; Siti Zainab
KERN Vol 6 No 2 (2020): Jurnal KERN: Oktober 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.164 KB) | DOI: 10.33005/kern.v6i2.38

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan wilayah perairan yang luas, wilayah perairannya mencapai 77% dari total wilayah Indonesia. Wilayah perairan di indonesia banyak dimanfaatkan sebagai ladang perekonomian masyarakat, juga sebagai sarana kebutuhan non ekonomi lain. Banyaknya aktivitas yang dilakukan di wilayah perairan, serta faktor alam lain seperti gelombang, angin, dan lain sebagainya dapat memengaruhi banyak hal di perairan tersebut, misalnya salinitas dan kadar klorofil-a. Pada penelitian ini menggunakan citra satelit aqua modis tahun 2020 dengan mengambil data bulan Januari hingga April sebagai fokus penelitian. Penelitian ini mengerucutkan semua data penelitian menjadi hanya satu macam model matematika terbaik untuk setiap gelombangnya yang dapat digunakan dalam memperhitungkan nilai salinitas pada perairan Sumenep. Dari hasil korelasi nilai salinitas tersebut didapatkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,195. Setelah itu dilakukan analisa perbandingan dengan metode uji-T pada Program Microsoft Excel. Perbandingan dilakukan dengan variabel bebas kadar klorofil-a. Hasil yang didapat adalah hubungan antara salinitas dan kadarklorofil-a bersifat positif, atau berbanding lurus. Sedangkan untuk tingkat hubungannya termasuk dalam kategori hubungan yang lemah dengan nilai r sebesar 0,195. Secara periodik terjadi penurunan rerata antara salinitas dengan kadar klorofil-a.
Analisa dan Pemetaan Kepadatan Jalan dan Korelasinya dengan Keberadaan Mall Raditya Agil; Siti Zainab; Hendrata Wibisana
KERN Vol 6 No 1 (2020): Jurnal KERN: April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.899 KB) | DOI: 10.33005/kern.v6i1.40

Abstract

Kota Surabaya merupakan salah satu kota terbesar yang terletak di wilayah Provinsi Jawa Timur, tepatnya kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, berdirinya pusat-pusat perbelanjaan akan di perkirakan berpengaruh pada volume lalu lintas di beberapa titik ruas jalan di depan mal. Ruas jalan Ahmad Yani (depan mal Cito), jalan Ahmad Yani (depan mal Royal), jalan Hayam Wuruk (depan mal Sutos), jalan Dr.Ir.H.Soekarno (depan mal Galaxy), jalan Gembong (depan mal ITC). Pada jam sibuk pagi (06.00-08.00) serta jam sibuk sore (16.00-18.00). Penelitian ini menggunakan alat bantu Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk pemetaan dengan Standart MKJI untuk bidang Transportasi. Dari hasil yang diperoleh nilai volume kendaraan untuk kepadatan volume kendaraan dengan keberadaan mal diperoleh MC (sepeda motor) terletak pada jalan Ahmad Yani depan mal Cito sebesar 1704 Smp/Jam, Sedangkan untuk LV (Kendaraan Ringan) terletak pada jalan Gembong depan mal ITC sebesar 1711 Smp/Jam dan untuk HV (Kendaraan Berat) terletak pada jalan Ahmad Yani depan mal Cito dan jalan Ahmad Yani depan mal Royal sebesar 42 Smp/Jam. Jumlah rata-rata pengunjung mal terbesar terletak pada mal ITC sebesar 1620 orang sedangkan rata-rata pengunjung mal terkecil berada di mal Sutos sebesar 798 orang. Model Regresi yang di dapatkan berdasarkan hasil rekapitulasi pada tiap-tiap mal dan menunjukkan bahwa mal ITC yang paling terbesar dengan hasil R = 0,803 yaitu korelasi positip sangat kuat dan R Square (R2) = 0,645=64,554%.

Page 2 of 11 | Total Record : 103