cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
jurnal.ilung@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kayu Tangi Banjarmasin , Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2024)" : 24 Documents clear
Sosialiasi KEMENDESA Nomor 136 Tahun 2022 dalam Rangka Akuntabilitas dan Transparasasi Desa Rahma Yuliani; Atma Hayat; Kasyful Anwar; Ayu Oktaviani; Sofina Azkia
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11666

Abstract

Keterlibatan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Pendirian BUM Desa bertujuan untuk mengurangi ketergantungan desa pada bantuan keuangan pemerintah, mengawasi pengelolaan aset, mendorong peningkatan investasi, dan menyediakan berbagai layanan. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Desa, BUM Desa telah menjadi lembaga sentral dalam pengembangan desa.Namun, dalam penelitian ini, teridentifikasi dua masalah utama yang dihadapi oleh BUM Desa, yaitu pemahaman yang kurang memadai terhadap Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Nomor 136 Tahun 2022, serta kendala dalam menerapkannya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah membantu BUM Desa memahami dan menerapkan peraturan tersebut dengan baik.Metode penelitian ini melibatkan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi secara berkelanjutan untuk memberikan pemahaman mendalam dan bantuan dalam menerapkan peraturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengelola BUM Desa memiliki pemahaman yang baik terhadap peraturan, namun implementasinya perlu ditingkatkan.Pedoman ini dirancang untuk membangun BUM Desa yang bersifat administratif, akuntabel, efisien, dan efektif dalam pengelolaan keuangan. Pedoman ini memberikan dukungan kepada fungsi akuntansi dalam mengenali, mengukur, menyajikan, dan mengungkapkan transaksi keuangan serta menyusun laporan keuangan.Hasil studi menunjukkan bahwa penting bagi pengelola BUM Desa untuk memahami secara mendalam Peraturan Kemendesa PDTT Nomor 136 Tahun 2022 guna memastikan kelangsungan operasional dan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi dalam pengelolaan keuangan.
Desain Dan Implementasi Shelter Di Daerah Wisata Bukit Tamiyang Sebagai Persiapan Desa Tangguh Bencana, Desa Kandangan Baru, Kabupaten Tanah Laut Yulian Firmana Arifin; Yuswinda Febrita; Adriani Adriani; Muhammad Hafizhir Ridha; Muhammad Nur Arfiandoyo; Rizqi Arrahman
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11167

Abstract

Gapoktan Tamiyang Tinggi di Desa Kandangan Baru, Kec. Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut memiliki usaha-usaha seperti jasling termasuk lokasi wisata. Bukit Tamiyang yang merupakan salah satu bukit dengan pemandangan indah di Kalimantan Selatan. Kelompok usaha ini kesulitan mengembangkan objek wisata karena beberapa hal termasuk jalur yang sulit untuk dicapai dan lokasi rawan longsor. Masalah ini telah diselesaikan dengan pembuatan peta wisata yang meliputi jalur pendakian yang aman serta potensi-potensi disana. Hanya saja, shelter yang merupakan tempat beristirahat dan berlindung belum tersedia secara memadai. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan bantuan teknis penentuan lokasi, mendesain dan membangun shelter yang diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlindung tapi juga sebagai daya tarik pengunjung untuk mengabadikan diri disana. Langkah-langkah kegiatan yang dilakukan antara lain berdiskusi dengan masyarakat tentang kebutuhan shelter tersebut, menentukan lokasi yang aman dengan sistem informasi geografis, desain, dan implementasi bersama masyarakat untuk membangun shelter tersebut. Dari hasil analisis lokasi kegiatan dengan drone didapatkan gambaran mengenai zona-zona yang rawan longsor. Titik shelter didapatkan ketinggian 295m di atas permukaan laut di koordinat -3o55’15”‒144o43’48”. Shelter dengan ukuran 2×2m2 dengan bahan dominan kayu dan penutup atap multiroof telah terpasang dan dapat langsung digunakan masyarakat.
Konsep Arsitektur Islam pada Perancangan Masjid Hijratul Hidayah, Banjarmasin Dahliani Dahliani; Anna Oktaviana; Muhammad Deddy Huzairin
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.10674

Abstract

Masjid merupakan tempat ibadah umat Islam di kawasan permukiman. Salah satu masjid di Banjarmasin adalah Hijratul Hidayah, yang semakin hari jamaahnya semakin bertambah, sehingga perlu adanya penambahan ruang. Perancangan masjid ini menggunakan konsep arsitektur Islam dengan menerapkan 3 kaidah yaitu keesaan, keindahan dan ekonomis. Konsep diterapkan pada fungsi dan bentuk bangunan. Kaidah keesaan diterapkan pada adanya mihrab sebagai orientasi utama masjid dan menara yang tinggi vertikal sebagai hubungan yang agung kepada Allah SWT. Kaidah keindahan diterapkan dengan penggunaan ornamen Islam pada tampilan bangunan dan bentuk kubah. Kaidah ekonomis diterapkan pada bentuk segiempat pada ruang masjid dan posisi masjid yang berorientasi ke kiblat. Keadaan ini memudahkan pengaturan shaft saat shalat berjama’ah, sehingga tidak ada ruang yang mubazir atau terbuang.
Pelatihan Pembuatan LKPD Elektronik Berbasis Kompetensi Siswa Dan Lingkungan Sekolah Kepada Guru Biologi SMA/Sederajat Sri Amintarti; Muhammad Zaini; Aulia Ajizah; Luthfiana Nurtamara
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11624

Abstract

Pengajaran paradigma baru yang dicanangkan oleh pemerintah pada kurikulum merdeka di SMA merujuk pada pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan siswa dan budaya daerah setempat dengan model Teaching at Right Level dan Culturally Responsive Teaching. Salah satu perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan model tersebut adalah lembar kerja peserta didik (LKPD). Ketrampilan   penyusunan lembar kerja peserta didik (LKPD) harus dimiliki oleh para guru yang akan  melaksanakan pengajaran  di Sekolah., khususnya LKPD elektronik yang  mudah digunakan dan efektif  dalam meningkatkan ketrampilan berpikir kritis siswa. Tujuan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini untuk membangun ketrampilan guru Biologi SMA/sederajat dalam penyusunan LKPD elektronik. Metode yang digunakan: 1) Penyampaian materi tentang LKPD dan pembuatan LKPD elektronik; 2) Praktek pembuatan LKPD elektronik.  Hasil kegiatan berupa: 1) Peningkatan keterampilan guru Biologi dalam membuat LKPD elektronik; 2) Peningkatan keterampilan guru dalam merancang LKPD berbasis kemampuan siswa, lingkungan sekolah, keterampilan berpikir kritis siswa serta permaslahan yang ada di sekitar siswa; dan 3) Respon peserta kegiatan setelah mengikuti pelatihan 100% menyatakan bahwa mereka memerlukan pelatihan pembuatan LKPD elektronik ini, dan 100% guru menyatakan termotivasi untuk membuat LKPD elektronik sendiri karena selain membuatnya tidah sulit, LKPD elektronik diyakini dapat memotivasi serta memudahkan siswa dalam belajar. LKPD elektronik yang dilatihkan diharapkan diimplementasikan pada pelaksanaan kurikulum Merdeka karena telah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dan menerapkan ketrampilan berpikir kritis abad 21 serta berbasis IT. Setelah kegiatan, peserta mampu membuat LKPD interaktif dengan bantuan aplikasi Live Worksheet walaupun sebelumnya 100% peserta pelatihan belum pernah menggunakan dan membuat LKPD digital dan  secara interaktif dengan aplikasi Live worksheet.
Penyuluhan Asal Mula Teknologi Polymerase Chain Reaction Bagi Komunitas Minggu Raya (Bagian 2) Tanto Budi Susilo; Oni soesanto; Dewi sri susanti; Arfan Eko Fahrudin; Eko Suhartono; Yuyun Hidayat; Sri Cahyo Wahjono; Muchamad Arief Soendjoto; Krisdianto Krisdianto
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11887

Abstract

Program kegiatan masyarakat (PKM) ini merupakan bagian edukasi publik terhadap masa endemi or post-covid-19. Ulasan PKM sebagai berikut ini; Setelah penentuan struktur DNA oleh Watson-Crick, setelah amplifikasi dan pengurutan DNA oleh Mullis dan Sanger, selanjutnya Human Genome Project mambaca 3,055 milyar urutan pasang basa manusia abad 21 ini. Bank-bank data DNA/protein atau informasi biologi telah berdiri seperti; NCBI, DDBJ dan EMBI telah memuat lebih 500 juta urutan DNA berbagai jenis species. Bank ini sumber genomics, proteomics, metabolomics dan economics sekaligus, pada masa depan. Bagi Carpentier dan Daudna bukan hanya sekedar jumlah urutan DNA yang luar biasa tetapi harta karun yang tidak ternilai harganya, mengapa? Karena dia tidak buta huruf membaca urutan DNA, karena dia mampu memilih dan memilah mana fragmen yang palindromics mana yang bukan. Mana yang genes musics mana yang bukan. Mana genes memory penyandi antibody mana yang bukan. Ringkasnya seluruh persoalan genetic tubuh manusia dapat dibaca, di Human Genom Project ini. Jadi, apakah kita tetap ingin menutup mata. Metode structural equation modelling (SEM) dengan uji pretest dan post test terhadap tulisan asal usul PCR ini. Hasil uji ditunjukan kepada 32 responden berumur kisaran 18 tahunan dan 12 responden berumur kisaran 19 tahunan, berturut-turut sebagai berikut; sangat mengerti (0), mengerti (80,55), kurang mengerti (19,45) dan tidak mengerti (0); dan sangat mengerti (4,16), mengerti (82,83), kurang mengerti (13,03) dan tidak mengerti (0). Respon terhadap urgensi epistemologi PCR, untuk yang merumur 19 tahunan lebih mengerti daripada responden yang berumur 18 tahun, walaupun perbedaannya tidak nyata.
Penyuluhan Kesehatan dan Pelatihan Senam Sebagai Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Pada Lansia di Desa Awang Bangkal Barat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Lolla Illona Elfani Kausar; Nor Ella Dayani; Aqil Andika Pratiwi; Noorlita Widyastuti; Sandra Barbara Magdalena; Siti - Rahmah; Yoga Maulana Hernowo
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11132

Abstract

Lansia merupakan seseorang yang telah berusia di atas 60 tahun. Perubahan yang terjadi pada diri lansia meliputi perubahan kognitif, fisik, spiritual, mental dan psikososial. Data hasil penelitian di Desa Awang Bangkal Barat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar didapatkan lansia yang tidak pernah berolahraga, informasi yang dibutuhkan lansia adalah Penyakit Degeneratif, lansia yang jarang memeriksakan kesehatannya, gangguan kognitif dan resiko jatuh. Hal ini dapat menyebabkan lansia mengalami kerusakan pada fungsi kognitifnya, kesehatan lansia tidak terpantau secara rutin, kekuatan fisik lansia menurun, kurangnya informasi mengenai kesehatan dan lansia dapat mengalami resiko jatuh. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan mencegah terjadinya kerusakan pada lansia di Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar terkait pelaksanaan kegiatan pendidikan kesehatan dan pelatihan senam lansia. Urgensi dari pengabdian ini adalah untuk mencegah dan mengimplementasikan hasil yang diperoleh, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan lansia dan mampu melakukan pencegahan dini. Metode kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan, senam otak dan senam Otago untuk lansia. Hasil yang diinginkan adalah lansia memahami materi yang disampaikan dan mempraktekkan senam tersebut di rumah.
Pendampingan dari Diagnosis Implementasi Green House Level Medium Sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan Ekstrim Hesty Heryani; Arif Rahman Hakim; Panggih Prabowo Rona Saputra
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11239

Abstract

Kebutuhan dasar bagi masyarakat harus terpenuhi dengan pengeluaran melebihi Rp. 10.739/orang/hari. Kondisi demikian menyatakan bahwa Indonesia pada Tahun 2024 sudah bebas dari kemiskinan ekstrim, akan tetapi kondisi lahan yang dimiliki masyarakat sangat terbatas bahkan tidak ada, terjadi perubahan iklim drastis, lahan marginal yang tidak subur serta harga produk hortikultura yang murah dan mudah rusak. Tujuan Pengabdian pada Masyarakat adalah mendesiminasikan Teknologi Green House Level Medium dalam Pengembangan Komoditas Hortikultura dengan pengembangan produk hortikultura melalui pelatihan dan bimbingan sehingga dapat memasuki pasar modern seperti pasar SNI 8152: 2021 dan pasar pusat perbelanjaan modern lainnya yang berada di Mall. Metode yang dikembangkan di masyarakat dengan pelatihan mendesain green house level medium, melakukan pelatihan dan pendampingan teknik budidaya hortikultura dalam green house, pelatihan dan pendampingan dalam membuat formula nutrisi, melakukan kontrol nutrisi saat proses produksi berjalan serta penangan pasca panen hingga dapat masuk pasar modern, serta kuesioner evaluasi kegiatan.  Hasil yang diperoleh dalam dua replika penanaman, Kelompok UMKM Target dapat menyerap transfer teknologi mencapai 88,3%, pemahaman konsep teknologi berkelanjutan mencapai 98%, kemampuan dalam mendesain green house level medium mencapai 99% serta sudah mampu memformula nutrisi, menyemai, menanam, memelihara hingga              panen dan mempersiapkan ke Pasar Moderen. Pelatihan dan pendampingan pada masyarakat demikian merupakan solusi yang ditawarkan pada kondisi ketersediaan lahan minim, perubahan iklim drastis, kondisi tanah marginal serta produk hortikultura organik yang sulit dapat menembus pasar modern.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Berbasis 3r Sebagai Upaya Mitigasi Banjir Pada Masyarakat Di Kampung Sasirangan Kelurahan Seberang Masjid Kota Banjarmasin Farida Heriyani; Nika Sterina Skripsiana; Widya Nursantari
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.10739

Abstract

Kampung Sasirangan Kelurahan Seberang Mesjid berada di wilayah Kota Banjarmasin. Letak wilayahnya yang berada di bantaran Sungai rentan banjir dengan penduduk yang padat menyebabkan banyak sampah yang dihasilkan, dibuang sembarangan di sekitar rumah, selokan dan sungai, sehingga dapat menyebabkan banjir di daerah tersebut. Tujuan kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dengan pelatihan kepada masyarakat untuk  pengelolaan sampah sebagai salah satu upaya mitigasi banjir. Metode kegiatan ini berupa pelatihan kepada masyarakat, terdiri dari pemberian edukasi dengan metode ceramah dan diskusi serta pelatihan pengelolaan sampah berbasis 3R (reduce, reuse, dan recycle). Target dari kegiatan ini adalah terdapat pengurangan jumlah sampah yang dibuang ke TPS dan tidak ada yang dibuang ke sungai atau selokan sehingga dapat mencegah terjadinya banjir. Evaluasi jangka pendek dilakukan melalui pemberian pretest dan  post-test pengetahuan peserta. Hasil kegiatan didapatkan nilai rerata pretest sebesar 5,93, posttest sebesar 9,00 dan uji Wilcoxon nilai p 0,000. Kesimpulan yang didapat adalah terdapatnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang pengelolaan sampah tepat guna dan mampu mendaur ulang sampah sebagai upaya mitigasi banjir. 
Pemanfaatan Sampah Organik untuk Budidaya Sayuran Organik dengan Sistem Vertikultur Bakti Nur Ismuhajaroh; Hilda Susanti; M. Laily Qadry Sukmana; Gani Jawak; Juharni Juharni; Muhammad Ihsan Fadhiel; Andi Rahman Halim
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.12005

Abstract

Pemenuhan kebutuhan gizi khususnya sayuran yang sehat di masyarakat perkotaan memerlukan biaya yang tinggi. Ketersediaan lahan yang sempit dan kurangnya pengetahuan menyebabkan rendahnya minat budidaya tanaman masyarakat perkotaan. Pemanfaatan sampah organik limbah rumah tangga untuk budidaya sayuran secara organik dengan sistem vertikultur dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga dan produksi sayuran sehat.  Kegiatan ini dilaksanakan di RT. 40 dan RT. 47, RW. 07 Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Tahapan kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi, praktik pembuatan demplot, dan monitoring. Pelaksanaan kegiatan ini secara berkelanjutan akan meningkatankan kondisi lingkungan, memenuhi kecukupan gizi rumah tangga dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Pemberdayaan Petugas Kesehatan Dalam Deteksi Dini Kanker Prostat Di Puskesmas Banjarbaru Utara Eka Yudha Rahman; Roselina Panghiyangani; Nia Kania; Nika Sterina Skripsiana
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11177

Abstract

Kanker prostat merupakan keganasan nomor dua tersering pada pria serta penyebab kematian keenam pada pria di dunia. Jumlah lansia pria di Kota Banjarbaru, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara terus mengalami peningkatan. Jumlah lansia di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara pada tahun 2022 sebanyak 11.920 jiwa (32,02% dari total penduduk), dengan jumlah lansia pria sebanyak 6,052 jiwa (16,26% dari jumlah penduduk). Hal ini merupakan faktor risiko kanker prostat pada lansia pria di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara. Perlu dilaksanakan pemberdayaan petugas kesehatan dalam deteksi dini kanker prostat di Puskesmas Banjarbaru Utara. Petugas kesehatan yang menjadi sasaran adalah dokter dan perawat yang memberi pelayanan kepada lansia di Posyandu Lansia Puskesmas Banjarbaru Utara. Kegiatan yang dilaksanakan berupa pelatihan deteksi dini kanker prostat dan penyuluhan kanker prostat kepada masyarakat. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 14 orang petugas kesehatan Puskesmas Banjarbaru Utara. Tujuan kegiatan pelatihan adalah untuk melatih petugas kesehatan dalam deteksi dini dan pencegahan kanker prostat sehingga dapat mendiagnosis kanker prostat lebih dini pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara. Kegiatan ini dapat dikatakan berhasil dinilai dari meningkatnya pengetahuan peserta (nilai rata-rata pretest 74,29 dan posttest 92,86) dan meningkatnya keterampilan petugas kesehatan dalam deteksi dini dan pencegahan kanker prostat dinilai dari keaktifan peserta saat responsi. Kegiatan penyuluhan kanker prostat diikuti 33 orang lansia. Tujuan kegiatan penyuluhan adalah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang faktor risiko, deteksi dini dan pencegahan kanker prostat. Kegiatan ini dapat dikatakan berhasil dinilai dari meningkatnya pengetahuan peserta penyuluhan (nilai rata-rata pretest 59,39 dan posttest 88,48).

Page 1 of 3 | Total Record : 24