cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
jurnal.ilung@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kayu Tangi Banjarmasin , Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 295 Documents
Penguatan Kelembagaan Berbasis Tata Ruang untuk Pengembangan Desa Wisata Gosong Panjang, Kabupaten Kotabaru Nasruddin Nasruddin; Syahlan Mattiro; Muhamad Rusmin Nuryadin; Muhammad Efendi; Wisnu Putra Danarto
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.16844

Abstract

Gosong Panjang Village has outstanding potential to become a tourism village that prioritizes coastal landscapes, small islands, and local traditions. However, this development still faces institutional challenges, limited access, and a lack of basic infrastructure. The purpose of this community service program is to evaluate the cultural and natural attributes of the landscape, assess its suitability for tourism, and develop a spatial planning-based institutional strengthening plan. The method used is a field survey documented through observation, interviews, and the Village Development Plan (RPJMDes). Land suitability analysis uses scoring for seven tourism activities. The results show that the land suitability ranges from moderate to good, with beach recreation receiving the highest score. The Undulating Plain and the Coast are considered to have the best potential for land-based tourism. In the institutional strengthening strategy, funds are allocated through Pokdarwis and RPJMDes to improve road access and provide basic facilities in priority zones to support safe and sustainable village tourism development.
Sistem Penyiraman Otomatis pada Vegetasi Lebah Kelulut Kelompok Tani Karamunting Kota Balikpapan Muhamad Nur Ibnu Luthfi Saud; Riza Hudayarizka; Rahmad Raharja; Muhammad Fauzan; M Nur Alif Humam El Yunus; Alfandi Yusuf Prabowo; Aa Kurniawan; Affredo Meiriyansyah; Ahmad Dicky Fathurrahman; Bima Wahyu Ramadhan; Aditya Fitrah Ramadhani
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.17267

Abstract

Vegetasi yang baik akan menghasilkan nektar dan bermanfaat bagi lebah kelulut sebagai sumber nutrisi. Pertumbuhan vegetasi akan dipengaruhi oleh unsur hara tanah dan ketersediaan air yang cukup. Budidaya lebah kelulut yang dikelola oleh kelompok Tani Karamunting Kota Balikpapan memiliki beberapa tantangan terkait vegetasi, seperti jarak tanam vegetasi yang tersebar, tingkat kelembapan tanah yang tidak terkontrol, serta penyiraman yang masih secara manual dan bertahap. Kemajuan teknologi dapat membantu masalah tersebut, salah satunya melalui sistem penyiraman secara otomatis yang berbasis sensor kelembapan tanah. Sistem penyiraman akan membaca tingkat kelembapan air di dalam tanah dan selanjutnya memerintahkan keran air dan pompa bekerja, serta otomatis berhenti saat kelembapan tanah tercukupi. Sistem ini akan terintegrasi dengan tanki penyimpanan air, pompa air, dan penyiram tanaman sehingga mempermudah kerja petani lebah. Kegiatan ini juga mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan. Hasil implementasi sistem ini terbukti memudahkan petani budidaya lebah kelulut dalam penyiraman vegetasi. Terlihat kualitas vegetasi semakin baik dan menandakan bahwa kuantitas dan kualitas nektar yang dihasilkan cukup untuk nutrisi lebah kelulut..
Pengolahan (Upeneus Moluccensis) dan Inovasi Kemasan Sambal Siap Saji di Rumah Produksi Ikan Asin Kampung Baru Balikpapan Jefri Pandu Hidayat; Fadli Robiandi; Rafly Prasetya; Muhammad Naufal Rafi; Mufti Amalia Ikhsan; Naufal Rakha Ramdhani; Salsa Teana; Bela Emira Saskia; Stephanie Adeline Mudiono; Friber Friber
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.17246

Abstract

Diversifikasi produk dan inovasi kemasan sambal ikan biji nangka (Upeneus moluccensis) di Rumah Produksi Ikan Asin di RT.08 Kampung Baru, Balikpapan merupakan kegiatan pengabdian masyarakat Tim ITK untuk menjawab tantangan para nelayan dalam meningkatkan nilai ekonomi produk hasil perikanan. Program ini bertujuan untuk mengolah ikan asin menjadi sambal siap saji dengan kemasan higienis yang mampu memperpanjang masa simpan serta menarik secara visual. Pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan metode partisipatif yang mencakup pelatihan teknis, sosialisasi kepada mitra dan masyarakat Kampung Baru, pendampingan proses produksi dengan massa basis ikan asin 1 kg serta kondisi operasi proses suhu <150ºC selama <15 menit dalam satu kali, dan strategi pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa inovasi produk berhasil dilakukan, ditandai dengan meningkatnya proporsi respon positif masyarakat sebelum dan sesudah program melalui data kuisioner kesadaran pentingnya diversifikasi produk ikan nangka menjadi sambal dari 39,76% menjadi 62,07%. Berdasarkan hasil analisis metrik Likert, rata-rata skor ketertarikan program naik 12,4% dari 3,37 menjadi 3,79. Penyediaan fasilitas kebersihan seperti drum sampah turut mendukung lingkungan produksi yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Selanjutnya perlu dilakukan pendampingan dalam penguatan pemasaran produk secara digital serta pengurusan izin legalitas (PIRT dan sertifikasi halal) agar produk berdaya saing khas Balikpapan.
Pembuatan Media Filter Air untuk Mengatasi Kekeruhan Air Sungai Akibat Kontaminasi Air Asam Tambang Muhammad Tommy Maulidyanto; Dessy Lestari Saptarini; Ishaq Ishaq
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i4.20513

Abstract

Air merupakan kebutuhan primer yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Di Desa Pumpung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, air sungai yang menjadi sumber air utama masyarakat mengalami kekeruhan tinggi dan kontaminasi Air Asam Tambang (AAT) akibat aktivitas pertambangan rakyat (intan). Kondisi ini menyebabkan air berwarna kekuningan, ber-pH rendah (asam), serta mengandung sedimen tersuspensi dan logam berat yang membahayakan kesehatan serta ekosistem. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi praktis berupa pembuatan media filter air sederhana berbasis gravitasi menggunakan bahan-bahan alami yang mudah diperoleh. Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi, pengukuran kualitas air awal, perancangan prototipe filter, penyuluhan, serta pendampingan penerapan teknologi tepat guna. Filter yang dirancang menggunakan sistem dua drum bertingkat tanpa pompa listrik dengan susunan media berupa kerikil, zeolit, arang aktif, pasir, dan ijuk. Hasil pengukuran awal mengonfirmasi rendahnya pH dan tingginya kadar partikel tersuspensi. Penerapan media filter terbukti efektif menyaring sedimen dan menjernihkan air sungai. Kesimpulannya, teknologi filter air sederhana ini menjadi solusi efektif, ekonomis, dan berkelanjutan dalam menyediakan air bersih serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Pumpung.
Bimbingan Dan Konsultasi Pekerjaan Pemasangan Kanopi Pada Yayasan Tahfidzul Qur’an Nurul Islam Rezky Anisari
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i4.20519

Abstract

Tahfidzul Qur'an Nurul Islam Foundation in Tantaringin Village, Muara Harus District, Tabalong Regency has two main separate buildings, namely the dormitory and classroom area. During the rainy season, students face obstacles when moving between buildings due to the lack of connecting shelters, which disrupts the learning atmosphere. This community service program aimed to provide guidance, technical consultation, and assistance in installing a durable canopy structure connecting the dormitory and classrooms. The methodology involved direct technical consultation, community empowerment through local craftsman involvement, and student participation from the Road and Bridge Construction Engineering Technology study program. The total budget allocated from DIPA POLIBAN 2025 was Rp 4,000,000. The implementation utilized high-quality ironwood (kayu ulin) roof trusses to ensure high resistance against extreme weather conditions. The outcome of this program is a properly installed connecting canopy that enhances comfort and safety for students during daily educational activities.