cover
Contact Name
Dewi Safitri Br Ginting
Contact Email
dewisg491@gmail.com
Phone
+6281378311226
Journal Mail Official
ejournaldelihusadadelitua@gmail.com
Editorial Address
Jalan Besar Deli Tua No. 77, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera- Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
ISSN : -     EISSN : 27747158     DOI : 10.36656
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH) merupakan wahana publikasi kegiatan pengabdian masyarakat bagi para akademisi, praktisi, dan peneliti. Jurnal ini menerima karya ilmiah pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan bidang kesehatan. Tujuan penerbitan jurnal ini sebagai wahana penyebarluasan informasi dan hasil pengabdian masyarakat yang bermanfaat terutama yang merupakan based practice dalam pemberdayaan masyarakat dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna.
Articles 323 Documents
PENGENALAN PROFESI APOTEKER DAN PEMANFAATAN DAUN SINGKONG SEBAGAI ANTI NYAMUK DI SMK AL-WASHLIYAH 3 MEDAN Nina Irmayanti Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i1.1150

Abstract

Kegiatan Pengabdian dan Penyuluhan kepada Masyarakat merupakan salah satu dari bagian program Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilakukan. SMK Al-Washliyah 3 Medan yang terletak Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas Kota Medan merupakan tempat dilakukannya penyuluhan..Daun singkong diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder berupa saponin, triterpenoid, tannin dan flavonoid yang berperan sebagai senyawa pertahanan bagi tumbuhan yang bersifat menghambat makan serangga dan juga bersifat toksik serta sianida yang menyebabkan kerusakan spirakel, yang mengakibatkan nyamuk tidak bisa bernafas dan akhirnya mati. Tujuan dari penyuluhan ini untuk memberikan penjelasan tentang Pengenalan profesi Apoteker dimana masih ada siswa/i yang belum bias membedakan profesi Apoteker denan tenaga kesehatan lainnya. Kegiatan ini di sambut dengan antusias pihak sekolah dan Siswa/i karena dapat memberikan informasi dan dapat mengedukasi tentang pemanfaatan bahan alam yaitu duan singkong dapat dugunakan sebagai anti nyamuk yang diolah secara modern dalam bentuk sediaan spray yang aman serta ramah lingkungan.
PENYULUHAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TEMU HITAM) YANG MENGANDUNG ANTIOKSIDAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH MASYARKAT SIMALINGKAR Rika Puspita Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i1.1151

Abstract

keluarga dikarenakan zaman yang semakin modren dan canggih, sehingga tingkat ketertarikan pengobatan menggunakan obat herbal sudah semakin menurun. Beberapa obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh sudah banyak beredar dipasaran dengan harga yang lumayan cukup tinggi, sehingga masyarakat dengan ekonomi menengah kebawah hampir tidak mampu untuk menjangkaunya, maka informasi terkait tanama obat keluarga sangat penting untuk disampaikan, salah satunya ialah Temu Hitam (Curcuma aeruginosa) yang bisa didapatkan melalui menanam atau maupun dibeli dengan harga yang dapat dijangkau seluruh masyarakat, informasi ini yang diusulkan untuk mengatasi masyarakat pada zaman sekarang yang memiliki sistem pertahanan tubuh yang mulai berkurang dengan cara memberikan wawasan atau ilmu kepada masyarakat terkait tanaman obat keluarga (Toga) dan menjelaskan manfaat medis dari temu hitam melalui: penyuluhan pemanfaatan tanama obat keluarga (Temu Hitam) yang mengandung antioksidan untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat simalingkar, tindakan ini dilakukan dengan mengumpulakan masyarakat dan melakukan penyuluhan sosialisasi serta dilakukan demonstrasi agar penyampaian berlangsung dengan baik. Baik karena kondisi sosialisasi masyarakat mampu memahami dan mengetahui manfaat temu hitam (Curcuma aeruginosa) bagi kesehatan. Penilaian juga dilakukan disaat penyuluhan berlangsung dimana hasil program dilakukannya penyuluhan ini berhasil dengan baik dan masyarkat yang mengikuti kegiatan tersebut sangat antusias dan bersemangat dalam percakapan, bertanya, menjawab dan berkonsentrasi. Tanaman obat keluarga tidak hanya sebagai obat-obatan yang ada disekitar halaman tetapi juga mampu menjadi sumber penghasilan tambahan dan menjaga keindahan lingkungan.
PENERAPAN RELAKSASI PERNAPASAN TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN Kristin - Natalia; Vitrilina Hutabarat; Nurul Aini Siagian; Nurmala Sari; Eka Sri Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i1.1153

Abstract

Persalinan merupakan suatu proses pergerakan keluarnya janin, plasenta, dan membran dari dalam rahim melalui jalan lahir. Proses ini bermula dari pembukaan dan dilatasi serviks sebagai akibat kontraksi uterus dengan frekuensi, durasi, dan kekuatan yang teratur. Mula-mula kekuatan yang muncul kecil, lalu meningkat sehingga siap untuk pengeluaran janin dari Rahim ibu (Rohani, 2017). Metode pengurangan nyeri persalinan nonfarmakologis salah satunya adalah teknik relaksasi. Relaksasi merupakan proses merilekskan tubuh dan pikiran dari segala beban fisik dan kejiwaan, sehingga ibu menjadi lebih tenang. Teknik relaksasi yang paling efektif dalam pengurangan nyeri persalinan kala I, diperoleh hasil dari empat jenis teknik relaksasi meliputi relaksasi pernapasan, otot, fikiran dan visualisasi, teknik relaksasi yang paling efektif adalah relaksasi pernapasan. Kegiatan yang pertama dilaksanakan adalah dengan mengundang 18 orang ibu hamil untuk hadir pada senam hamil serta membagikan leaflet tentang edukasi relaksasi pernapasan dalam mengurangi intensitas nyeri persalinan. Sebelum relaksasi pernapasan dilakukan, terlebih dahulu ibu hamil akan mengikuti pre-test untuk mengukur pengetahuan awal ibu hamil terkait relaksasi pernapasan dalam mengurangi intensitas nyeri selama persalinan. Setelah itu dilaksanakan relaksasi pernapasan. Diakhir sesi, ibu hamil diminta untuk mengisi post-test dan memberikan evaluasi terkait kegiatan yang sudah dilakukan. Ibu hamil akan diobservasi setelah melakukan relaksasi pernapasan dengan mengevaluasi seberapa sering ibu hamil melakukan relaksasi pernapasan. Ibu hamil yang melakukan relaksasi pernapasan mengalami pengurangan nyeri pada saat hamil trimester III sejumlah 55,5 %.
PENERAPAN KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN Stefani Anastasia Sitepu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i1.1154

Abstract

Childbirth is a process of giving birth that occurs naturally with uterine contractions in the mother which is passed by opening to expel the baby. The scientific procedure is where cervical dilatation occurs, the birth of the baby and the placenta from the mother's womb (Beautiful, Firdayanti, 2019). Pain is an unpleasant emotional and sensory experience due to actual and potential tissue damage (Surbakti, 2017). One of the non-pharmacological methods of reducing labor pain is the application of warm compresses. A warm compress is giving a warm feeling to the patient to fulfill a need for comfort. Warm compresses are a procedure for using local temperatures which can cause some physiological effects (Agustiningrum, 2015). The first activity carried out was by inviting 18 pregnant women to attend the pregnancy exercise and distributing leaflets about education on warm compresses in reducing the intensity of labor pain. Before the warm compress is carried out, pregnant women will first take part in a pre-test to measure the initial knowledge of pregnant women regarding the application of warm compresses in reducing pain intensity during labor. After that, warm compresses are carried out. At the end of the session, pregnant women were asked to fill out a post-test and provide an evaluation regarding the activities that had been carried out. Pregnant women will be observed after doing warm compresses by evaluating how often pregnant women do warm compresses. Pregnant women who apply warm compresses experience a reduction in pain during the third trimester of pregnancy by 55.5%.
PENYULUHAN PEMANFAATAN JUS BUAH BIT UNTUK MENINGKATKAN KADAR HB REMAJA Husna Sari; Elvida Sulistiani; G.F Gustina Siregar; Ilvira Ulpa Ismail; Peny Ariani; Tifani Hadi Tri wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i1.1163

Abstract

Anemia is a condition of decreased levels of red blood cells in the body. A y oung woman is said to be anemic when her Hb content is less than 12 gr/dl (Masriadi, 2018). Some of the symptoms of anemia are easily tired, lack of energy in activities and reduce the enthusiasm for learning in adolescents. Adolescent girls are prone to anemia because teenage girls experience menstruation, which is a process where the uterine wall is injured so that sufficient hemoglobin levels are needed, especially in women. According to Riskedas data in 2018, female adolescents experienced anemia, namely 48.9%, with the proportion of anemia in the age group 15-24 years (Health, 2018). Anemia can be treated with pharmacological and non-pharmacological methods. Tablets (Fe) are used in pharmacological treatment and one of the non-pharmacological therapies used to increase Hb levels is beets. Chemical compounds and vitamins in beets are known to be able to increase Hb levels in adolescents. This PKM activity with the counseling method aims to provide information to teenagers about the use of beetroot juice in increasing Hb levels in adolescents. The process of implementing this community service activity is carried out by providing information and education to teenagers regarding anemia, the content of beets and how to process them so that they can become a drink that can increase adolescent Hb levels. Then the adolescents were distributed pre-test and post-test questionnaires to the participants and the results were obtained as much as 63% of the 35 adolescents had an increase in adolescent knowledge of how to prevent anemia with non-pharmacological therapy, namely beetroot juice.
PENYULUHAN MANFAAT JUS ALPUKAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH IBU HAMIL DI KLINIK PRATAMA CITRA KECAMATAN DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2022 Purti Ayu Yessy Ariescha; Desi Fitri Ayuni; Erlina Hayati; Septa Dwi Insani; Marlen Sadrina Sitepu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i1.1164

Abstract

Gestational hypertension is hypertension characterized by blood pressure ≥140/90 mmHg and proteinuria ≥300 mg/24 hours at 20 weeks of gestation. Some people choose alternative medicine to treat high blood pressure. One of them is herbal remedies, accepted by the medical community as a treatment for high blood pressure. This therapy uses herbs that have been shown to contain medicinal herbs such as antihypertensives. This activity took place from Monday to Tuesday, December 6, 2022 at Marendal Citra Clinic, Medan city. The purpose of this event was to analyze the effect of avocado juice on lowering blood pressure.Pressure in Pregnant Women, 20 pregnant women attended the event and gave pregnant women a pre- and post-examination questionnaire. . The results of this community service show that 98% of 20 pregnant women increased their knowledge of the benefits of avocado her juice on blood pressure. When taken orally, it returns to normal in prehypertension, but when prehypertension becomes prehypertension, blood pressure drops after oral administration.
PENYULUHAN PEMANFAATAN REKAM MEDIK ELEKTRONIK DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM CUT MEUTIA KABUPATEN ACEH UTARA Bachtiyar - Wahab; rosmiati -; desmayanti br surbakti; tedty rohaya tinambunan; ripando jhon satria sembiring; akhmad fatikhus sholikh; Herawati Br Bukit; Fithri Handayani Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 2 No 4 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v2i4.1022

Abstract

Perkembangan zaman telah menjadikan kebutuhan semakin kompleks. Kebutuhan akan kemudahan dalam mengakses teknologi mengharuskan suatu perusahaan untuk meningkatkan kinerjanya demi memenuhi faktor kepuasan pelanggan Pentingnya penggunaan teknologi informasi mulai disadari oleh organisasi modern, terutama dalam era globalisasi dimana perusahaan/instansi dituntut untuk semakin kompetitif dan berdaya saing. Oleh karena itu menjadi penting untuk memacu tingkat pemanfaatan dan penggunaan teknologi informasi di organisasi. Manfaat penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) telah diakui secara luas. Salah satu manfaatnya adalah pemeriksaan data yang berkelanjutan berkualitas, terutama ketika pembuatan dan pengumpulan data dilakukan secara otomatis. Misalnya data dari perangkat laboratorium, atau dari radiologi. Manfaat lain kemampuan penyimpanan data dalam jumlah besar dalam waktu komputasi singkat, menghasilkan hasil yang handal. Tujuan dari pemanfaatan RME sebagai solusi berbasis Informasi Teknologi (IT) yang dapat meningkatkan pertukaran informasi dan komunikasi antar tenaga kesehatan yang lebih efektif karena data saling terintegrasi. Metode penyuluhan dilakukan menggunakan peresentasi dan interaksi kepada pegawai di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara. Kesimpulan akhir dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dari kegiatan penyuluhan pegawai dapat mempermudahkan pekerjaanya dengan pemanfaatan rekam medis elektronik di instalasi rawat jalan rumah sakit
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MEMBERSIHKAN GIGI DAN MULUT DI SD NEGERI 106165 MARINDAL I KAB. DELI SERDANG SUMATERA UTARA Suharni Pintamas Sinaga; Elseria Saragih; Ismadi Sihombing; Junita Manullang; Liber Napitupulu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i2.1185

Abstract

In order for the family and all of its members to be able to help themselves in the health sector and play a significant role in community activities, clean and healthy living behaviors (PHBS) are all health behaviors carried out out of personal knowledge. Clean and healthy living practices are essentially an effort to share knowledge about healthy living practices through communication channels with other people, groups, or the larger community. Many types of information, such as educational materials to broaden understanding and enhance attitudes and behavior related to a clean and healthy way of life, can be disseminated. Dental caries, which affects more than 90% of the global population, is one of the world's concerns.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) DAN SERBUK KOPI ARABIKA (Coffea sp) DALAM FORMULASI PEMBUATAN LULUR TRADISIONAL TAHUN 2022 sulasmi sulasmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i2.1188

Abstract

Lime peel and coffee grounds are good natural ingredients and have the potential to be used as cosmetic preparations, one of which is used to make body lulur preparations because lime peel contains vitamin C which can absorbs oil from the skin and removes dead skin cells so that the skin looks cleaner, softer and brighter, while the brewed coffee grounds have antioxidant activity, which contains 3.88% of antioxidants and 1-1.5% of caffeine contained in coffee grounds. This study aims to determine which lime peel and coffee grounds can lighten the skin in 2 weeks and to find out which formulation is the best. The lulur acceptability test includes a softness test, iritation test, ease of cleaning and skin brightness. then the lulur was tested for acceptability during week 0 to week 2. Based on the graph, formulation I with a concentration of 5%:10%, formulation II with a concentration of 10%:5% and formulation III with a concentration of 10%:10% are significant formulas for brightening the skin of some respondents. So it can be concluded that there is an effect of skin tone on the use of body lulur preparations at room temperature during week 0 to week 2.
EDUKASI PEMANFAATAN DAUN BENALU DUKU (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq) DAN DAUN SUKUN (Artocarpus altilis) SEBAGAI ANTIDIABETES di RSU SEMBIRING Deli Tua Anggun Syafitri; Linta Meliala; Masria Phetheresia Sianipar; Pintata Sembiring; Viktor Edyward Marbun; Sofia Eliasari Br Bangun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i2.1189

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolik yang disebabkan oleh gagalnya organ pankreas dalam memproduksi hormon insulin secara memadai. Terapi farmakologi diabetes melitus saat ini masih terbatas pada penggunaan obat-obatan seperti hipoglikemik oral (OHO) dan masyarakat yang menderita diabetes sebagian besar melakukan swamedikasi dengan obat tradisonal yang digunakan bersamaan dengan obat antidiabetes sintesis. Salah satu contoh tanaman yang dapat menurunkan kadar glukosa darah adalah daun benalu duku dan daun sukun yang memiliki kandungan flavonoid untuk menurunkan glukosa darah dengan cara meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin dan merangsang pelepasan insulin pada sel β pancreas. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada pasien rawat jalan di RSU Sembiring Deli Tua tentang obat antidiabetes yang berasal dari bahan alam yaitu daun benalu duku dan daun sukun. Setelah mengikuti kegiatan ini peserta memiliki pengetahuan yang baru tentang cara pengolahan bahan alam seperti daun benalu duku dan daun sukun sebagai terapi pengobatan diabetes melitus yang aman dan efektif