cover
Contact Name
Yahya Handayani
Contact Email
yahyahandayani76@gmail.com
Phone
+6282394244414
Journal Mail Official
yahyahandayani76@gmail.com
Editorial Address
Jalan Poros Tallunglipu - Rantepao, Kab. Toraja Utara, Prov. Sulawesi Selatan
Location
Kab. toraja utara,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif
ISSN : 25487140     EISSN : 29625580     DOI : https://doi.org/10.56437/2548-7140
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif adalah media publikasi ilmiah hasil penelitian yang relevan dengan peningkatan ilmu dan teknologi pendidikan kesehatan, yang diterbitkan oleh STIKES Tana Toraja.
Articles 150 Documents
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA TENAGA KERJA DI PT. EASTERN PEARL FLOUR MILLS MAKASSAR TAHUN 2022 Hardi K; Maryono Dassi; Yuspandian
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat pelindung diri adalah alat yang digunakan untuk melindungi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya dan kecelakaan kerja. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian survey observasional dengan Rancangan Cross Sectional, study yang bertujuan melihat hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada tenaga kerja di PT. Eastern Pearl Flour Mills Makassar Tahun 2022, sebanyak 200 tenaga kerja. Penarikan sampel dengan metode Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pelatihan K3 dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Tenaga Kerja dengan nilai p (0.000) < 0.05. Ada hubungan jam kerja dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Tenaga Kerja dengan nilai p (0.013) < 0.05. Ada hubungan masa kerja dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Tenaga Kerja nilai p (0.000) < 0.05.Penelitian ini disarankan kepada pihak manajemen supaya memberikan pelatihan K3 bagi Tenaga Kerja, agar Tenaga Kerja dapat menerapkan K3 untuk menjaga keselamatan kerja pada diri sendiri serta orang lain. Diharapkan kepada semua Tenaga Kerja untuk menggunakan APD, memeriksakan diri dan kesesuaian jam kerja untuk mewujudkan keselamatan serta kesehatan kerja.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI SI KEPERAWATAN SEMESTER II DI INSTITUT TORAJA RAYA INDONESIA TAHUN 2025 Yusan Pabebang; Olgrid Algarini Allo; Tresia Parayo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Gastritis cenderung menyerang usia remaja sampai dewasa karena dapat mengganggu sistem pencernaan mereka pada masa tuan anti, sehingga dengan terjadinya penyakit ini menyerang sejak dini. Faktor yang mempengaruhi gastritis adalah kurangnya pengetahuan dan pola makan yang tidak teratur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pola makan dengan kejadian gastritis pada mahasiswa program studi SI keperawatan semester II di Institut Toraja Raya Indonesia Tahun 2025 Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan menekankan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester II berjumlah 152 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga sampel didapatkan berjumlah 110 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Guttman dan Likert. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 26. Data diuji statistik Chi-Square dengan tingkat ketelitian 5% (0,05). Distribusi karakteristik remaja menunjukkan mayoritas memiliki tingkat pengetahuan rendah sebanyak 68 responden (61.8%), Pola makan tidak teratur sebanyak 63 responden (57.3%) dan kejadian gastritis terjadi pada mahasiswa sebanyak 63 responden (57,3%). Tingkat pengetahuan dengan Kejadian Gastritis(Chi-Square) p-value = 0,016 (p
STUDI MUTU PELAYANAN PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KABUPATEN BARRU Irfandi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Mutu pelayanan rumah sakit merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kepuasan pasien dan keberhasilan pelayanan kesehatan. Rumah sakit dituntut memberikan pelayanan yang tidak hanya tepat secara teknis, tetapi juga responsif, empatik, dan mampu memberi jaminan kepada pasien selama menjalani perawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mutu pelayanan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Barru tahun 2025 berdasarkan dimensi kehandalan, jaminan, empati, dan ketanggapan.[1] Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Penelitian dilaksanakan di RSUD Barru pada tanggal 15 Juli sampai 28 Juli 2025 dengan jumlah responden sebanyak 120 pasien rawat inap. Data dikumpulkan melalui pengukuran persepsi pasien terhadap mutu pelayanan pada empat dimensi utama. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehandalan pelayanan dinilai cukup oleh 93 responden (77,5%), jaminan dinilai cukup oleh 87 responden (72,5%), empati dinilai cukup oleh 91 responden (75,8%), dan ketanggapan dinilai cukup oleh 88 responden (73,3%). Secara umum, mutu pelayanan pada unit rawat inap RSUD Barru dinilai cukup oleh 95 responden (79,2%), sedangkan 25 responden (20,8%) menilai mutu pelayanan masih kurang. Kesimpulan: Mutu pelayanan pada pasien rawat inap di RSUD Barru secara umum berada pada kategori cukup, namun masih perlu peningkatan pada aspek kecepatan pelayanan, kejelasan informasi, keramahan petugas, dan konsistensi perhatian kepada pasien. Hasil ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pasien
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIASI KERJA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SULTAN DG. RADJA KABUPATEN BULUKUMBA TAHUN 2025 Maryono Dassi; Hardi K
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi kerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit sangat mempengaruhi kualitas kerja setiap individu serta kualitas pelayanan. Untuk mempengaruhi motivasi baik yang positif maupun yang negatif. Pendekatan yang positif ialah dengan membantu dan melibatkan mereka agar dapat berkonstribusi didalam pelayanan kepada setiap keadan. Sedangkan pendekatan yang negatif ialah ketika mereka di motivasi oleh rasa takut dan dimanipulasi, disini mereka akan berusaha keras untuk mencapai sesuatu karena terlalu terpusat pada upaya agar tidak kehilangan pekerja Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Dg.Radja Kabupaten Bulukumba tahun 2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional study yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan motivasi kerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Dg.Raja Kabupaten Bulukumban Tahun 2013. Sampel penelitian ini adalah tenaga kesehatan dengan pengambilan sampel secara Proporsive sampling dengan jumlah 120 sampel. Hasil penelitian diperoleh bahwa pendidikan berhubungan motivasi kerja di RSUD dengan nilai p (0,000) < 0,05, insentif berhubungan motivasi kerja di RSUD dengan nilai p (0,000) < 0,05, masa kerja berhubungan dengan motivasi kerja di RSUD dengan nilai p (0,000) < 0,05 dan prromosi jabatan berhubungan dengan status motivasi kerja di RSUD dengan nilai p (0,000) < 0,05. Bagi pihak Rumah Sakit memberikan peluang pekerjanya agar dapat melanjutkan pendidikan yang sesuai dengan potensinya agar mereka dapat termotivasi dalam bekerja..
Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Skin Graft-Electrical Burn Injury TBSA 7.5% Dengan Nyeri Akut Di Ruang Unit Luka Bakar RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Olgrid Algarini Allo; Novayanti Massa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka bakar merupakan salah satu bentuk trauma yang dapat membahayakan kehidupan, anggota tubuh serta jaringan dan organ dalam tubuh. Luka bakar merupakan suatu trauma yang diakibatkan oleh panas, arus listrik, bahan kimia dan petir yang mengenai kulit, mukosa dan jaringan yang lebih dalam. Untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada Pasien Graft-Electrical Burn Injury TBSA 7.5% dengan pemberian manajemen nyeri dengan masalah nyeri akut di ruang luka bakar RSUD Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Metode Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan rancangan studi kasus terhadap satu pasien. Jumlah sampel 1 orang klien dengan Graft-Electrical Burn Injury TBSA 7.5%, instrumen yang digunakan adalah lembar pengkajian keperawatan medikal bedah dan lembar observasi dokumentasi keperawatan. Masalah keperawatan yang ditegakkan sesuai dengan kasus yaitu Nyeri Akut, kemudian disusun intervensi dengan tujuan untuk mengurangi nyeri yang dirasakan. Implementasi keperawatan dilakukan dengan observasi, terapeutik, edukasi dan kolaborasi di mana diperoleh hasil evaluasi pada pasien yaitu nyeri akutt teratasi sebagian dengan kriteria hasil meringis berkurang, nyeri berkurang. Dalam penelitian ini dilakukan tindakan manajemen nyeri yaitu memberikan terapi relaksasi napas dalam dan melakukan kolaborasi pemberian obat metamizole. Diharapkan dengan adanya studi kasus ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam menerapkan asuhan keperawtan yang komprehensif pada pasien Graft-Electrical Burn Injury TBSA 7.5%
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU MENGONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA SISWI KELAS XI SMA KRISTEN RANTEPAO Valentina Saalino; Olgrid Algarini Allo; Susan Nofliana Pandey
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku remaja dalam mengonsumsi tablet tambah darah dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap remaja putri tentang bagaimana pentingnya tablet tambah darah dalam upaya pencegahan stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku remaja putri di SMA Kristen Rantepao Kelas XI tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 185 orang teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 126 orang. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 26. Data diuji statistik Chi-Square dengan tingkat ketelitian 5% (0,05). Hasil uji univariat menunjukan mayoritas memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 98 responden (77,8%), mayoritas memiliki sikap negatif sebanyak 65 responden (51,6%) dan mayoritas berperilaku negatif sebanyak 68 responden (54,0%). Analisa bivariat pengetahuan siswi dengan perilaku mengonsumsi tablet tambah darah (Chi-Square) p-value = 0,028 (p
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TENAGA KESEHATAN DENGAN KEPATUHAN DIET RENDAH GARAM PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI RS SINAR KASIH TORAJA TAHUN 2026 Muhammad Djohan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit yang sering dialami oleh lanjut usia (lansia) akibat penurunan daya tahan tubuh yang dapat berakhir dengan kematian. Salah satu cara untuk menjaga kestabilan tekanan darah adalah dengan menjalankan diet rendah garam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk apakah ada hubungan antara dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan diet rendah garam pada lansia dengan hipertensi di RS Sinar Kasih Toraja Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah responden sebanyak 51 orang dengan menggunakan rumus slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara yang mencakup variabel dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan dan kepatuhan diet rendah garam. Hasil: Analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden patuh menjalankan diet rendah garam sebanyak 31 orang (60,8%) dan sebanyak 20 orang (39,2%) kurang patuh. Mayoritas responden mendapat dukungan baik dari keluarga sebanyak 34 orang (66,7%) dan sebanyak 17 orang (33,3%) kurang mendapat dukungan dari keluarga. Sebanyak 45 orang (88,2%) mendapat dukungan baik dari tenaga kesehatan dan sebanyak 6 orang (11,8%) kurang mendapat dukungan dari tenaga kesehatan. Hasil analisis bivariat (p=0,000) menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet rendah garam dan (p=0,668) menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan diet rendah garam pada lansia di RS Sinar Kasih Toraja. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet rendah garam dan tidak ada hubungan yang signifikan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan diet rendah garam pada lansia di RS Sinar Kasih Toraja tahun 2026. Diharapkan para keluarga lansia untuk selalu memberikan dukungan kepada lansia terutama dalam menjalankan pengobatan atau diet yang sedang mereka jalankan sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh para tenaga kesehatan.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN KUALITAS TIDUR DENGAN STRES KERJA PERAWAT DI RUANG PERAWATAN LAVENDER, ANTORIUM DAN BEDAH DI RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO TAHUN 2025 Adriana Mapandin; Dynastin Since Pakita; Meisya Diva C.Pata’dungan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan masalah umum yang sering terjadi termasuk yang berhubungan dengan pekerjaan yang dapat meningkatkan beban kerja dan kualitas tidur tidak teratur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja dan kualitas tidur dengan stres kerja perawat di ruang perawatan Lavender, Antorium dan Bedah di Rumah Sakit Elim Rantepao tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 42 orang teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 26. Data diuji statistik Chi-square dengan tingkat ketelitian 5% (0.05). Hasil uji univariat menunjukkan mayoritas responden mengalami beban kerja berat sebanyak 31 responden (73,8%), mayoritas responden tidak mengalami stres kerja sebanyak 22 responden (52,4%) dan mayoritas responden mengalami kualitas tidur buruk sebanyak 28 responden (66,7%). Analisa bivariat beban kerja dengan stres kerja perawat (chi-square) p-value =0,592 (p>α) dan kualitas tidur dengan stres kerja (chi-square) p-value = 0,016 (p
KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL BIDAN DALAM MENDUKUNG TUGAS OBSTETRI DI RUMAH SAKIT SINAR KASIH TORAJA TAHUN 2026 Yanti Sanda Tulak; Sardillah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih tergolong tinggi. Salah satu faktor pelayanan yang krusial adalah efektivitas Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) oleh bidan selama pelayanan antenatal dan obstetri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kemampuan komunikasi interpersonal bidan terhadap klien atau pasien dalam mendukung tugas obstetri di Rumah Sakit Sinar Kasih Toraja. Metode: Jenis penelitian ini diawali dengan survei awal kuantitatif yang dilanjutkan dengan pendekatan kualitatif menggunakan desain fenomenologi. Informan penelitian terdiri dari 9 orang bidan dan 6 orang pasien (ibu hamil/melahirkan) yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan tinjauan pustaka, lalu dianalisis menggunakan Content Analysis (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil: Kemampuan komunikasi interpersonal bidan secara umum telah berjalan efektif, yang ditandai dengan meningkatnya pengetahuan pasien serta perubahan sikap ke arah positif. Hal ini dipengaruhi oleh penerapan unsur keterbukaan (sapaan ramah, pertanyaan terbuka, berbagi pengalaman), empati (kontak verbal menenangkan dan sentuhan kulit), dukungan (perhatian penuh dan nasihat verbal), serta perasaan positif (keyakinan profesional bidan). Namun, hambatan seperti rendahnya pendidikan pasien, pemahaman yang keliru, sifat defensif, keterbatasan waktu, serta kondisi fisiologis pasien inpartu masih ditemukan. Faktor pendukung utama meliputi penguasaan bahasa daerah, bantuan keluarga, serta latar belakang pelatihan komunikasi/pendidikan bidan. Kesimpulan: Komunikasi interpersonal bidan di Rumah Sakit Sinar Kasih Toraja berjalan cukup efektif dalam mendukung tugas obstetri, namun diperlukan pengoptimalan berupa penggunaan media poster yang lebih menarik dan media elektronik bergerak untuk mengatasi berbagai hambatan komunikasi yang ada.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN TINGKAT STRESS DENGAN KEJADIAN HIPETENSI PADA IBU HAMIL DI RS SINAR KASIH TORAJA TAHUN 2025 Yanti Sanda Tulak; Sardillah; Hamdany Mustakim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Salah satu komplikasi yang sering dialami oleh ibu hamil adalah akibat tekanan darah tinggi (hipertensi). Hipertensi saat hamil merupakan kondisi spesifik kehamilan dimana setelah minggu ke 20 kehamilan terjadi hipertensi pada wanita hamil dengan tekanan darah normal. Diketahui bahwa terdapat beberapa faktor resiko terjadinya hipertensi dalam kehamilan yaitu usia ibu, paritas, indeks massa tubuh, gemelli, jarak kehamilan, riwayat hipertensi sebelumnya, aktivitas fisik, serta tingkat stress. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan tingkat stress dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di RS Sinar Kasih Toraja tahun 2025. Metode: penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung ke RS Sinar Kasih Toraja sepanjang bulan Januari-April 2025 sebanyak 47 orang. Pengambilan sampel dengan cara total sampling sebanyak 47 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Data yang telah dikumpulkan diolah dan dianalisis dengan menggunakan Uji Chi Square pada program SPSS. Hasil : Uji Chi-Square didapatkan nilai ρ value sebesar 0,002 (< α = 0,05) yang berarti bahwa ada hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil dan didapatkan nilai p value sebesar 0,004 yang berarti ada hubungan bermakna antara tingkat stress dengan hipertensi pada ibu hamil di RS Sinar Kasih Toraja Tahun 2025. Kesimpulan : Ada hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh dan tingkat stress dengan hipertensi pada ibu hamil di RS Sinar Kasih Toraja Tahun 2025.