cover
Contact Name
Yahya Handayani
Contact Email
yahyahandayani76@gmail.com
Phone
+6282394244414
Journal Mail Official
yahyahandayani76@gmail.com
Editorial Address
Jalan Poros Tallunglipu - Rantepao, Kab. Toraja Utara, Prov. Sulawesi Selatan
Location
Kab. toraja utara,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif
ISSN : 25487140     EISSN : 29625580     DOI : https://doi.org/10.56437/2548-7140
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif adalah media publikasi ilmiah hasil penelitian yang relevan dengan peningkatan ilmu dan teknologi pendidikan kesehatan, yang diterbitkan oleh STIKES Tana Toraja.
Articles 150 Documents
PENGARUH POSISI HEAD UP 30 DERAJAT TERHADAP TINGKAT KESADARAN PASIEN STROKE DI RUANG ICU RSUD RAMELA MUARA TAMI Tandi Palette; Nirta Aprila Paembonan; Noviyanti Kalape
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan global. Salah satu gejala klinis stroke adalah penurunan kesadaran sehingga diperlukan intervensi keperawatan mandiri untuk meningkatkan kesadaran pasien. Salah satu intervensi yang dapat digunakan adalah posisi head up 30 derajat untuk membantu memperlancar aliran darah ke otak dan meningkatkan suplai oksigen serebral, sehingga dapat membantu menstabilkan atau memperbaiki tingkat kesadaran pasien. Penelitian ini dilakukan di ruang ICU RSUD Ramela Muara Tami Jayapura pada bulan Agustus 2025. Jenis penelitian eksperiment dengan menggunakan desain one group pretest-posttest. Mengukur GCS (Glasgow Coma Scale) sebelum diberikan posisi head up 30 derajat derajat dan mengukur GCS sesudah diberikan posisi head up 30 derajat dengan sampel berjumlah 17 pasien menggunakan total sampling. Sampel diambil berdasarkan kriteria inklusi yang sudah ditetapkan. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Uji statistik menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui pengaruh posisi head up 30 derajat dengan tingkat kesadaran. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 51-60 tahun (41,25), jenis kelamin laki-laki (58,8%), pendidikan SMA (52,9%), tidak bekerja (58,8%), kondisi fisik sakit berat (88,2%), hemodinamik tidak stabil (94,1%) dan riwayat medis stroke berulang (100%), tingkat kesadaran sebelum intervensi rata-rata skor GCS 6 meningkat menjadi 12 setelah intervensi. Uji statistik menggunakan Wilcoxon ditemukan nilai p = 0,000 (p
Analisis Asuhan Keperawatan Pasien Post Op Nefrolitiasis Dengan Nyeri Akut Di Ruang Urologi RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Nirta Aprila Paembonan; Leni Fiani Barande
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nefrolitiasis atau batu ginjal adalah batu yang terbentuk di tubuli ginjal kemudian berada di kaliks, infundibulum, pelvis ginjal dan bahkan bisa mengisi pelvis serta seluruh kaliks ginjal dan merupakan batu saluran kemih yang paling sering terjadi. Penyebab atau faktor risiko penyebab batu ginjal seperti genetik, konsumsi makanan tinggi oksalat, tinggi protein, tinggi kalsium, kurang minum air putih dan seringnya menahan buang air kecil. Untuk melaksanakan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pada pasien batu ginjal di ruang urologi RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan rancangan studi kasus terhadap satu pasien. Jumlah sampel 1 orang klien dengan batu ginjal, instrumen yang digunakan adalah lembar pengkajian anak dan lembar observasi dokumentasi keperawatan. Masalah keperawatan yang ditegakkan sesuai dengan kasus yaitu nyeri akut, kemudian disusun intervensi dengan tujuan untuk menurunkan skala nyeri yang dirasakan. Implementasi yang di berikan yaitu manajemen nyeri yang meliputi observasi, terapeutik, edukasi dan kolaborasi di mana diperoleh hasil implementasi yaitu berkurangnya skala nyeri yang dirasakan pasien. Klien mengatakan bahwa nyeri yang dirasakan berkurang setelah melakukan teknik relaksasi napas dalam, teknik relaksasi napas dalam dapat menurunkan nyeri dimana setelah diberikan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, klien mengatakan nyeri cukup menurun atau berkurang, dari skala 5 menjadi skala 2.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN SPO PENCEGAHAN JATUH PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUANGAN MAWAR CEMPAKA DAN ANTORIUM RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO TAHUN 2025 Junelty Almar; Defyanti Dwi Wahyuni Ambali; Kristina Tudang
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Keselamatan Pasien adalah bentuk dari sebuah sistem yang bertujuan agar asuhan pasien lebih aman, meliputi pengkajian risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan belajar dan tindak lanjutnya dari insiden, serta implementasi solusi untuk mengurangi munculnya risiko dan mencegah terjadinya cidera yang disebabkan oleh kesalahan akibat pelaksanaan tindakan atau tidak melakukan tindakan yang dibutuhkan. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Perawat dengan Kepatuhan Pelaksanaan SPO Pencegahan Jatuh pada Pasien Rawat Inap di Ruangan Mawar Cempaka dan Antorium Rumah Sakit Elim Rantepao Tahun 2025. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu semua perawat yang bekerja di ruang mawar cempaka dan antorium Rumah Sakit Elim Rantepao dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Besarnya sampel sebanyak 40 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan responden adalah baik yaitu sebanyak 36 orang (90%), mayoritas kepatuhan perawat dalam pelaksanaan pencegahan jatuh pada pasien Rawat Inap adalah patuh yaitu sebanyak 36 orang (90%). Ada Hubungan Pengetahuan Perawat dengan Kepatuhan Pelaksanaan SPO Pencegahan Jatuh pada Pasien Rawat Inap dimana nilai p=0,002. Kesimpulan: Terdapat Hubungan Pengetahuan Perawat dengan Kepatuhan Pelaksanaan SPO Pencegahan Jatuh pada Pasien Rawat Inap di Ruangan Mawar Cempaka dan Antorium Rumah Sakit Elim Rantepao Tahun 2025. Disarankan perawat dapat meningkatkan kepatuhan terhadap SPO pencegahan jatuh melalui penerapan prosedur secara konsisten dalam praktik sehari-hari, aktif mengikuti pelatihan atau workshop tentang keselamatan pasien.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN PERAN PERAWAT DENGAN PENGENDALIAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI PADA LANSIA DI LEMBANG TONGA RIU TAHUN 2025 Catherina Bannepadang; Yusan Pabebang; Shakina Anis
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak dialami oleh lansia dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak dikendalikan. Pengendalian tekanan darah sangat dipengaruhi oleh dukungan dari keluarga serta peran aktif perawat dalam memberikan edukasi dan pemantauan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan peran perawat dengan pengendalian tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Lembang Tonga Riu tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 50 lansia penderita hipertensi yang dipilih secara total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pengendalian tekanan darah dengan nilai p-value = 0,000 (α
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Siswa Dengan Penanganan Acne Vulgaris Di SMK Kristen Harapan Rantepao Kabupaten Toraja Utara Tahun 2017 Regina Reni Ranteallo; Agustina Palamba; Nurlia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyakit kulit yang banyak dijumpai secara global pada remaja dan dewasa muda adalah jerawat atau dalam bahasa medisnya disebut acne. Pada dasarnya jerawat bukanlah penyakit berbahaya tetapi dapat menurunkan rasa percaya diri seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap siswa dengan penanganan acne vulgaris di SMK Kristen Harapan Rantepao Tahun 2017. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Kristen Harapan Rantepao kelas X TKJ dengan jumlah 86 orang dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Guttman dan Likert. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 25. Data diuji statistik Chi-Square dengan tingkat ketelitian 5% (0,5). Distribusi karakteristik menunjukkan memiliki pengetahuan mayoritas rendah sebanyak 62 responden (72,1%), sikap siswa mayoritas negative sebanyak 47 responden (54,7) dan penanganan acne vulgaris mayoritas kurang sebanyak 51 responden (59,3%). Hasil uji SPSS pengetahuan siswa dengan penanganan acne vulgaris (Chi-Square) p-value = 0,002 (p
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN STATUS EKONOMI KELUARGA DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK BALITA DI DUSUN PANGKUNG BATU, LEMBANG PANGKUNG BATU TAHUN 2026 Regina Reni Ranteallo; Yahya Handayani Mangapi; Okta Susanti Randalembang
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi anak merupakan indikator utama dalam menilai kualitas kesehatan masyarakat, khususnya pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak. Status gizi memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesehatan individu sehingga mempengaruhi kualitas sumberdaya manusia dimasa yang akan datang. Status gizi balita tergantung pada asupan gizi, tingkat pengetahuan ibu, tingkat ekonomi keluarga, pendidikan ibu, pola asuh dan ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dan status ekonomi keluarga dengan status gizi anak balita di Dusun Pangkung Batu, Lembang Pangkung Batu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 56 responden, dengan menggunakan Teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk menilai tingkat pengetahuan ibu dan status ekonomi keluarga, serta pengukuran antropometri untuk menilai status gizi anak balita berdasarkan indeks berat badan menurut umur (BB/U). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu memeiliki pengetahuan baik (55,4%), Sebagian besar keluarga berada dalam kategori ekonomi sedang (37,5%), dan Sebagian besar anak balita berada dalam kategori gizi gemuk (35,7%). Kesimpulan pada penelitian ini, berdasarkan analisa Chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan status gizi pada anak balita dengan nilai p=0.049 (p
Hubungan Motivasi Belajar Dan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Prestasi Akademik Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 1 Sa’dan Tahun 2016 Regina Reni Ranteallo; Agustina Palamba; Bernadet Randan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat serta pendidikan adalah hak asasi yang harus dimiliki oleh setiap individu.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dan dukungan sosial keluarga dengan prestasi akademik siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Sa’dan tahun 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Desain penelitian ini adalah deskriptif korerasional dengan pendekatan cross sectional. Kelas VIII berjumlah 72 siswa pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data wawancara dan menggunakan kuesioner dengan skala likert. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 26. Data diuji statistik Fisher dengan tingkat ketelitian 5% (0.05). Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar mayoritas baik sebanyak 60 responden (83.3%), dukungan sosial keluarga mayoritas positif sebanyak 62 responden (86.1%), prestasi akademik mayoritas baik sebanyak 68 responden (94.4%) dan prestasi akademik cukup sebanyak 4 responden (5.6%). Hasil uji SPSS motivasi belajar dengan prestasi akademik siswa (Fisher) p-value =0.013 (p
Analisis Asuhan Keperawatan Pasien Post OP Space Occupied Lession Supratentional Dengan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Di Ruang ICU RSUP Dr. WahidinSudirohusodo Makassar Yahya Handayani Mangapi; Emiliana Desi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Space Occupying Lesion (SOL) Supratentional merupakan kondisi patologis di otak yang ditandai dengan adanya massa atau lesi yang menempati ruang dan menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial. Tujuan dari karya Ilmiah ini yaitu untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada pasien Sol Supratentional dengan bersihan jalan napas tidak efektif di ruang ICU RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan rancangan studi kasus terhadap satu pasien. Jumlah sampel 1 orang klien dengan sol supratentional instrumen yang digunakan adalah lembar pengkajian keperawatan medikal bedah dan lembar observasi dokumentasi keperawatan. Hasil asuhan keperawatan Masalah keperawatan yang ditegakkan sesuai dengan kasus yaitu bersihan jalan tidak efektif kemudian disusun intervensi dengan tujuan untuk memperbaiki manajemen jalan napas yang dirasakan. Implementasi keperawatan dilakukan dengan observasi, terapeutik, edukasi dan kolaborasi di mana diperoleh hasil evaluasi pada pasien yaitu manajemen jalan napas teratasi sebagian dengan kriteria hasil keluhan sputum menurun, pola napas membaik ronkhi menurun, pola napas normal dan fase ekspirasi membaik dengan frekuensi napas dari 24x/menit menjadi 21x/menit Dalam penelitian ini dilakukan tindakan manajemen jalan napas yaitu melakukan penghisapan lendir kurang dari 15 detik serta memberikan posisi semi fowler atau melakukan kolaborasi pemberian terapi oksigenasi dengan menggunakan canul nasal. Diharapkan dengan adanya studi kasus ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam menerapkan asuhan keperawatan yang komprehensif pada pasien Sol Supratentional
Analisis Asuhan Keperawatan Pasien Nefritis Lupus Dengan Hipertermia Di Ruang Anak Non-Infeksius RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Yahya Handayani Mangapi; Lusiana Veronika Lipi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nefritis lupus adalah jenis radang ginjal, spesifik yang menyerang anak-anak penderita sistemik lupus eritematosus (SLE) menjadi masalah karena menjadi salah satu kontributor tertinggi terhadap morbiditas dan mortalitas penyakit. Systemic Lupus Erythematosus (SLE) merupakan penyakit autoimun kompleks yang melibatkan beberapa sistem tubuh dengan masing-masing manifestasi klinisnya ditandai dengan terbentuknya autoantibodi patogenik tehadap asam nukleat dan protein pengikatnya. Pada umumnya nefritis lupus ditemukan pada anak perempuan dengan perbandingan laki-laki dan perempuan 9:1, dengan umur 4-18 tahun dan terbanyak 10-12 tahun. Untuk mampu melaksanakan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pada pasien nefritis lupus di ruang perawatan anak RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan rancangan studi kasus terhadap satu pasien. Jumlah sampel 1 orang klien dengan nefritis lupus, instrumen yang digunakan adalah lembar pengkajian anak dan lembar observasi dokumentasi keperawatan. Masalah keperawatan yang ditegakkan sesuai dengan kasus yaitu hipertermia, kemudian disusun intervensi dengan tujuan untuk menurunkan demam yang dirasakan. Implementasi keperawatan dilakukan dengan observasi, terapeutik, edukasi dan kolaborasi di mana diperoleh hasil evaluasi pada pasien yaitu hipertermia teratasi sebagian dengan kriteria hasil suhu tubuh membaik 36,2˚C, suhu kulit membaik. Dalam penelitian ini dilakukan tindakan manajemen hipertermia yaitu memberikan terapi kompres hangat seluruh tubuh atau disebut terapi tepid sponge dan melakukan kolaborasi pemberian obat paracetamol. Diharapkan dengan adanya studi kasus ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam menerapkan asuhan keperawtan yang komprehensif pada pasien Nefritis lupus.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS LABUAN BAJO KECAMATAN KOMODO KABUPATEN MANGGARAI BARAT PROVINSI NTT lisa Mustika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan Di Puskesmas Labuan Bajo Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT 2023” Pemanfaatan Pelayanan kesehatan adalah pemanfaatan masyarakat akan jasa pelayanan kesehatan di Puskesmas, dimana masyarakat akan menggunakan pelayanan kesehatan dalam waktu enem bulan terakri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan puskesmas labuan bajo kecamatan komodo kabupaten manggarai barat privinsi NTT Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional stady, dengan teknik pengambilan sampel yaitu dengan cara total sampling dengan jumlah sampel 119 responden. Analisis univariat dilakukan dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan Chi-scuare untuk mengetahui hubungannya dengan tingkat kemaknaannya q=0,05. Hasil penelitian Sikap petugas dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan (p=0,003), hubungan lama pelayanan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan p=(0,003),hubungan ketersediaan obat dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan p=(0,00). Berdasarkan hasil penelitian di peroleh bahwa ada hubungan sikap petugas dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan, ada hubungan Lama Pelayanan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan, ada hubungan Ketersediaan obat dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar selalu bersikap prima, lebih cepat dalam pelayanan, meningkatkan penyediaan obat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat agar masyarakat merasa puas.