cover
Contact Name
Utami Irawati
Contact Email
uirawati@ulm.ac.id
Phone
+628115031771
Journal Mail Official
jstk@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani KM. 36 Kompl. Unlam Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Berkala: Sains dan Terapan Kimia
ISSN : 14111616     EISSN : 25498215     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Sains dan Terapan Kimia (Jurnal Ilmiah Berkala) published scientific articles in the Chemistry field which include, but not limited to, research in chemistry, theoretical chemistry, chemistry education, and applied chemistry. This journal also published review articles about the development of chemistry.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2010)" : 9 Documents clear
Optimasi Jumlah Katalis KOH dan NaOH pada Pembuatan Biodiesel dari Minyak Kelapa Sawit Menggunakan Kopelarut Abdullah Abdullah; Jaka Darma Jaya; Rodiansono Rodiansono
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.555 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i1.2052

Abstract

Telah dilakukan penelitian optimasi jumlah katalis dalam reaksi transesterifikasi pembuatan biodiesel dari minyak sawit menggunakan petroleum benzin sebagai kopelarut. Transesterifikasi minyak sawit yang dilakukan pada penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan katalis terhadap kualitas biodiesel serta untuk menentukan jumlah optimum katalis KOH atau NaOH yang ditambahkan pada reaksi transesterifikasi. Reaksi transesterifikasi dilakukan dengan mencampurkan 50 ml minyak sawit dengan 12,8 ml metanol (rasio mol 1:6) menggunakan 20 ml kopelarut petroleum bensin teknis (70-90oC) dan variasi jumlah katalis KOH dan NaOH masing-masing: 0; 0,25; 0,375; 0,5; 0,625; dan 0,75 g. Reaksi dilakukan pada temperatur 60oC. Berdasarkan hasil transesterifikasi yang dilakukan, diperoleh jumlah optimum katalis KOH adalah sebesar 0,75 g dengan sifat fisik, antara lain viskositas (5,7099 cSt), berat jenis (0,8666 g/ml) dan bilangan asam (0,1662 mg KOH/g) memenuhi standar biodiesel (ASTM). Sedangkan jumlah optimum katalis NaOH adalah sebesar 0,625 g dengan sifat fisik seperti viskositas (4,6367 cSt), berat jenis (0,8611 g/ml) dan bilangan asam (0,2255 mg KOH/g) telah memenuhi standar biodiesel (ASTM). Kata kunci: transesterifikasi, minyak sawit, katalis, KOH, NaOH 
KAJIAN FARMAKOGNOSTIK SIMPLISIA DAUN KARAMUNTING (Rhodomyrtus tomentosa) ASAL PELAIHARI KALIMANTAN SELATAN sutomo sutomo; Arnida Arnida; Febri Hernawati; Muhammad Yuwono
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1141.383 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i1.2048

Abstract

Karamunting telah lama digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional. Dilihat dari prospek yang sangat potensial sebagai bahan obat maka perlu dilakukan kajian farmakognostik sampel untuk pengendalian mutu dan keaslian simplisia. Penelitian ini bertujuan memberikan dasar ilmiah mengenai gambaran farmakognostik secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian secara kualitatif dan kuantitatif telah dideskripsikan. Identifikasi kimia menunjukkan hasil positif terhadap aleuron, tanin, katekol, alkaloid dan saponin. Karakteristik farmakognostik secara kuantitatif yaitu kadar abu sebesar 3,1%, kadar abu tidak larut asam 2,89%, kadar abu larut air 1,69%, susut pengeringan 14%, kadar sari larut air 0,48%, kadar sari larut etanol sebesar 0,36% dan bahan organik asing 0%. Hasil kromatogram diperoleh senyawa spesifik pada fase gerak kloroform : metanol : butanol (15: 2: 1) dengan nilai Rf 0,72 pada pengamatan dibawah lampu UV254 dan UV366. Pada fase gerak n-heksana : etil asetat (8 : 2) diperoleh dua senyawa yang spesifik dengan nilai Rf masing-masing 0,65 dan 0,78 dengan pengamatan dibawah lampu UV254 dan UV366. Kata kunci : Rhodomyrtus tomentosa, farmakognostik, identifikasi
MODIFIKASI KAOLIN DENGAN SURFAKTAN BENZALKONIUM KLORIDA DAN KARAKTERISASINYA MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER INFRA MERAH Nelly Wahyuni
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.673 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i1.2042

Abstract

Modifikasi kaolin Capkala dengan surfaktan benzalkonium klorida telah dilakukan dengan mereaksikan kaolin dalam surfaktan selama 8 jam dengan pengadukan pada kecepatan 150 rpm. Modifikasi dilakukan dalam berbagai variasi konsentrasi surfaktan dan suhu aktivasi. Kaolin termodifikasi dikarakterisasi menggunakan Spektrometer Infra Merah. Kaolin termodifikasi menunjukkan adanya serapan C-H simetri dari gugus CH2 yang merupakan indikasi adanya surfaktan pada kaolin. Berdasarkan uji adsorpsi terhadap ion klorida, maka diperoleh kaolin termodifikasi terbaik pada konsentrasi 2,5 x 10-2 M dengan temperatur aktivasi 250 oC dengan persentase ion klorida teradsorpsi sebesar 23,33%. Kata kunci : kaolin, surfaktan, benzalkonium klorida, spektrofotometer infra merah 
PEMANFAATAN JAMUR Phanerochaete chrysosporium Burds UNTUK PENINGKATAN KWALITAS PULP KAYU RANDU Wiwin Tyas Istikowati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.045 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i1.2049

Abstract

Jamur pelapuk putih adalah organisme pendegradasi kayu yang dapat mendekomposisi polimer-polimer kayu yaitu lignin, selulosa dan hemiselulosa. Jamur pelapuk putih lebih menyukai lignin pada kayu daripada selulosa yang diharapkan tetap ada pada aplikasi proses biopulping. Dalam penelitian ini dilakukan inokulasi jamur Phanerochaete chrysosporium pada serpih kayu randu sebagai bahan baku pembuatan pulp dan kertas. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh variasi masa inkubasi dan waktu pemasakan serpih terhadap rendemen pulp, bilangan kappa, konsumsi alkali pulp kayu randu. Jamur Phanerochaete chrysosporium dibiakkan pada medium agar (PDA) selama 10 hari, kemudian diinokulasikan pada serpih kayu randu selama 20 ,30 dan 40 hari. Selanjutnya serpih diamati sifat kimia, anatomi kemudian dimasak menggunakan proses kraft dengan alkali aktif 16 % selama 1 ; 1,5 dan 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan nilai rendemen pulp berkisar pada 27,7 %-40,5% . Bilangan kappa berkisar antara 5,1- 12,4. Konsumsi alkali terendah sebesar 1,53 diperoleh pada lama penyerangan 40 hari dengan waktu masak 1,5 dan 2 jam. Kata kunci: Biopulping, Phanerochaete chrysosporium, Ceiba pentandra, pulp dan kertas. 
PENENTUAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BULBUS BAWANG DAYAK (Eleutherine americana Merr.) Evi Mintowati Kuntorini; Maria Dewi Astuti
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.083 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i1.2043

Abstract

Ekstraksi dan penentuan aktivitas antioksidan ekstrak bulbus bawang dayak (Eleutherine americana Merr) yang berasal dari Banjarbaru telah dilakukan. Bulbus bawang dayak diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol. Metode DPPH digunakan untuk menentukan aktivitas antioksidan ekstrak. Ekstrak etanol menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 sebesar 25,3339 μg/ml. Kata Kunci: bawang dayak, Eleutherine americana Merr, aktivitas antioksidan, ekstrak etanol
A REVIEW ON OPTIONS OF REDUCING GREENHOUSE GASES EMISSION FROM ENERGY SECTOR Utami Irawati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.184 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i1.2050

Abstract

Climate change has influenced many sectors whereas energy sector is a crucial aspect uniquely interrelated with it. Recently, the rising global awareness about climate change and how it can affect the world has influenced the way people use and produce energy. Nevertheless, reducing the use of energy as a practical way of reducing green house gases (GHG) is not as simple as one might expect. Energy might be the main source of GHG emission. But on the other hand, as illustrated by UNEP in Global Outlook Report 2006, energy is also the main fuel of world development. This article aims to review attempts to search best ways of reducing GHG emission to mitigate the effect of climate change from energy sector. Increasing energy efficiency and using technology to provide “clean” energy are two among those attempts. Despite the good intention of those attempts, their applications have not yet showed the expected result of a significant reduction in GHG emission. These efforts are often restrained in their implementation by a number of factors, where economic considerations come as the most dominant factors.A continuous effort of developing technologies that support energy efficiency and clean energy provision is a crucial need. Along with it, there should also be a major reform in changing the way people behave toward energy itself.Keywords: GHG emission, energy efficiency, alternative sources of energy 
ANALYSIS OF HYDROGEN ADSORPTION AND DIFFUSION ON Mg(0001) SURFACE: AN AB INITIO DFT STUDY I Wayan Sutapa; Ria Armunanto; Karna Wijaya
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.13 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i1.2046

Abstract

Ab initio density functional theory (DFT) calculations are performed to study the adsorption of H2 molecules on a Mg(0001) surface. First, the adsorption energy was investigated. In the calculation of the adsorption process of molecular hydrogen, observation showed a physical adsorption of molecular hydrogen rather than chemisorptions.The diffusion process of atomic hydrogen on Mg (0001) was also presented. Finally, we are comparing all of our calculation with results from previous experiments. Keyword: DFT, Adsorption, Diffusion, Mg(0001), H2 
EFEK SPERMATISIDA EKSTRAK KULIT KAYU DURIAN (Durio zibethinus Murr) TERHADAP MOTILITAS DAN KECEPATAN GERAK SPERMATOZOA MANUSIA SECARA IN VITRO Anni Nurliani; Heri Budi Santoso
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.719 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i1.2051

Abstract

Durian (Durio zibethinus Murr.) adalah salah satu tanaman yang menghasilkan metabolit sekunder. Uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa kulit kayu durian mengandung senyawa yang bersifat anti fertilitas yaitu tannin, saponin, alkaloid, flavonoid, dan triterpenoid sehingga berpotensi sebagai bahan kontrasepsi. Dalam penelitian ini dilakukan kajian terhadap efek spermatisida ekstrak kulit kayu durian (Durio zibethinus Murr.) terhadap motilitas dan kecepatan gerak spermatozoa manusia secara in vitro. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu kontrol tanpa perlakuan; pellet + ekstrak kulit kayu durian 5%; pellet + ekstrak kulit kayu durian 10%; pellet + ekstrak kulit kayu durian 15%; dan pellet + ekstrak kulit kayu durian 20% dengan 3 ulangan setiap perlakuan. Sepuluh sperma manusia digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak kulit kayu durian menyebabkan motilitas dan kecepatan gerak spermatozoa manusia hingga mencapai nilai nol untuk konsentrasi 5%, 10%, 15%, dan 20%. Kata Kunci : motilitas, kecepatan gerak, spermatozoa manusia, kulit kayu durian 
PENGARUH EKSTRAK METANOL KULIT KAYU DURIAN (Durio zibethinus Murr) PADA STRUKTUR MIKROANATOMI OVARIUM DAN UTERUS MENCIT (Mus musculus L) BETINA Rusmiati Rusmiati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.925 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i1.2047

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan kepastian ilmiah khasiat antifertilitas ekstrak kulit kayu durian. 24 ekor mencit betina umur 3 bulan dengan berat seragam dikelompokkan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) berpola Faktorial 2 x 4 dengan n = 3. Konsentrasi ekstrak methanol kulit kayu durian yang digunakan adalah 10%,15% dan 20%. Masing-masing ekstrak diberikan pada mencit sebanyak 0.5 ml per hari setiap 25 – 30 mg bb selama 30 hari. Satu hari setelah pemberian ekstrak dihentikan diadakan pembedahan untuk melihat perubahan yang terjadi akibat pemberian ekstrak kulit kayu durian (pengamatan I). Sisa mencit yang lain tetap dipelihara tetapi pemberian ekstrak dihentikan selama 30 hari. Satu hari setelah itu diadakan pembedahan lagi untuk melihat daya pulih sel (pengamatan II). Parameter yang diamati adalah jumlah sel folikel di ovarium dan tebal miometrium dan endometrium di uterus. Ovarium dan uterus dibuat sediaan mikroanatomi dengan metode Parafin dan pewarnaan Hematoksilin - Eosin (HE). Data dianalisis dengan Anava, α = 0,05 dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test( DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit kayu durian berpotensi mengurangi jumlah sel folikel di ovarium dan tebal miometrium di uterus. Kata kunci : Antifertilitas, kulit kayu durian, ovarium, uterus 

Page 1 of 1 | Total Record : 9