cover
Contact Name
I Ketut Swarjana
Contact Email
aryindraiswara@gmail.com
Phone
+6281353111105
Journal Mail Official
ktswarjana@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tukad Balian No.180, Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80227
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JRKN
ISSN : 25806173     EISSN : 25486144     DOI : https://doi.org/10.37294
Core Subject : Health,
Jurnal Riset Kesehatan Nasional merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali dan merupakan wadah publikasi hasil kegiatan Penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti di Indonesia. Jurnal Riset Kesehatan Nasional diterbitkan pertama kali pada tahun 2017. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian kesehatan khususnya pada bidang keperawatan, kebidanan, farmasi, anestesiologi, akupuntur, nutrition dan kesehatan masyarakat. Jurnal ini bekerjasama dengan beberapa organisasi profesi termasuk dengan Dewan Perwakilan Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Bali, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Daerah Bali, Ikatan Penata Anestesi Indonesia (IPAI) DPD Bali dan juga dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Bali. Jurnal Riset Kesehatan Nasional merupakan Jurnal Elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System dengan ISSN Cetak : 2580-6173 dan e-ISSN : 2548-6144. Jurnal Riset Kesehatan Nasional diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Artikel yang kami terima selanjutnya akan melewati proses review oleh reviewer kami hingga dinyatakan layak untuk dipublikasikan.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2023)" : 12 Documents clear
PERBEDAAN TINGKAT STRESS AKADEMIK PADA MAHASISWA KEPERAWATAN TINGKAT AKHIR DI MASA ADAPTASI ENDEMI COVID-19 Rezkia Rahmadina; Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.489

Abstract

Kebijakan di dunia perkuliahan yang berubah-ubah selama adanya Covid-19 berdampak pada kesehatan mental mahasiswa keperawatan tingkat akhir berupa stres akademik. Mahasiswa keperawatan tingkat akhir memiliki kewajiban untuk menjalankan praktik klinik sekaligus mendapatkan tuntutan untuk menyelesaikan tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat stres mahasiswa keperawatan tingkat akhir program S1 reguler dan ekstensi di masa adaptasi endemi covid-19. Desain penelitian berupa deskriptif komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan terhadap 161 mahasiswa keperawatan yang terdiri dari 114 mahasiswa S1 reguler dan 47 mahasiswa S1 ekstensi FIK UI. Tingkat stres akademik diukur dengan instrumen Perceived Academic Stres Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan tingkat akhir berada pada stres sedang dan uji chi-square menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat stres akademik pada mahasiswa keperawatan tingkat akhir program S1 reguler dan S1 ekstensi (p-value 0,083). Melalui hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk mengelola stres akademik yang mereka rasakan serta mengidentifikasi mahasiswa yang lebih rentan terhadap masalah kesehatan mental agar menjadi target utama untuk mendapatkan intervensi yang sesuai. Kata kunci: Stres akademik, mahasiswa keperawatan, tingkat akhir, reguler, ekstensi
GAMBARAN GAMBARAN JAMUR Candida albicans PADA URIN PRA-MENSTRUASI MAHASISWI STIKES WIRA MEDIKA BALI Putu Ekawati Ida Ayu; Ni Wayan Desi Bintari; Sri Idayani; Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.499

Abstract

Kandidiasis merupakan infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida sp. Salah satunya yaitu jamur Candida albicans.  Keputihan menjadi salah satu faktor predisposisi terjadinya infeksi Candida albicans. Infeksi ini biasanya disertai dengan rasa gatal di area vagina baik dari dalam vagina dan disekitar bibir vagina bagian luar. Keputihan juga merupakan salah satu gejala yang timbul pada saat pra menstruasi karena terjadi peningkatan kadar dan aktivitas hormon estrogen yang disebabkan akibat tidak adanya hormon progesteron secara maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran jamur Candida albicans pada urin pra-menstruasi mahasiswi STIKES Wira Medika Bali. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 33 urin pra-menstruasi mahasiswi STIKES Wira Medika Bali. Metode pemeriksaan menggunakan kultur pada media SDA (Sabouraud Dextrose Agar), pewarnaan Gram, dan uji germ tube. Pada penelitian ini didapatkan positif  Candida albicans sebanyak 2 sampel (6%), dan hasil negatif Candida albicans didapatkan sebanyak 31 sampel dengan persentase sebesar 94% dari jumlah 33 sampel urin yang diperoleh. Karakteristik Candia albicans pada SDA terlihat halus licin, sedikit timbul di permukaan, berwarna putih kekuningan , dan menimbulkan aroma seperti ragi. Pada pewarnaan Gram teramati blastospora yang berbentuk oval, serta berwarna ungu secara mikroskopis dan pada uji germ tube menunjukkan hasil positif membentuk kecambah dengan struktur menyerupai raket.  Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan mahasiswi atau remaja perempuan untuk melakukan pencegahan terhadap masalah keputihan dengan selalu menjaga kebersihan diri khususnya di daerah kewanitaan, mengurangi penggunaan pembalut pantyliner, dan mengurangi penggunaan antiseptik yang dapat meningkatkan kelembaban di daerah genetalia. Kata Kunci: Candida albicans, Keputihan, Kandidiasis
A Kajian Retrospektif Potensi Interaksi Obat Hipertensi Pada Peresepan Pasien Poli Penyakit Dalam Di Rumah Sakit Swasta X Di Denpasar Putu May Astiti Eliani Tirta; Putu Prayascittadevi Empuadji; Putu Yudhistira Budi Setiawan
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.501

Abstract

Hipertensi di Indonesia merupakan masalah serius dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Risiko hipertensi pada pasien hipertensi meningkat seiring bertambahnya usia dan biasanya mendapatkan lebih dari 1 jenis obat hipertensi maupun jenis obat untuk penyakit penyerta lainnya. Hal ini juga meningkatkan terjadinya interaksi obat sehingga identifikasi interaksi obat ini sangat diperlukan karena jangka waktu penggunaan obat hipertensi relatif panjang untuk mencapai terapi yag diharapkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran potensi interaksi obat hipertensi pada peresepan pasien poli penyakit dalam di Rumah Sakit Swasta X Di Denpasar. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif non-ekperimental dengan metode Retrospektif dan dilakukan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Swasta X Di Denpasar menggunakan resep dari Poliklinik Penyakit Dalam sebanyak 322 sampel. Sampel dilakukan analisis interaksi obat menggunakan Drug Interaction Checker. Hasil dari penelitian ini terdapat 246 resep yang berinteraksi. Interaksi yang paling banyak terjadi jika dilihat dari tingkat keparahan adalah interaksi moderate (71,78%), minor (21,78%), major (6,45%). Jika dilihat berdasarkan jenis interaksi terdapat interaksi farmakodinamik (92,04%) dan interaksi farmakokinetik (7,96%). Kata Kunci: hipertensi, interaksi obat, penyakit dalam
EFEKTIVITAS TERAPI AKUPUKTUR TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN RHINITIS ALERGIKA: META ANALISIS I Gusti Bagus Panji Widiatmaja Widiatmaja; Setyo Sri Raharjo; Vitri Widyaningsih; Kadek Buja Harditya
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.503

Abstract

Abstrak Rhinitis alergika (RA) adalah salah satu gangguan kesehatan sebagai kelainan pada hidung disertai gejala bersin-bersin, hidung berair, rasa gatal dan tersumbat pada hidung setelah mukosa hidung terpapar alergen yang diperantarai oleh imunoglobulin E (IgE). Banyak penelitian yang membuktikan dampak akupunktur pada sistem imun. Penelitian ini merupakan sistematic review dan meta-analisis, dengan PICO, yaitu Population: pasien rhinitis alergika. Intervention: terapi akupunktur. Comparison: sham/placebo akupunktur. Outcome: kualitas hidup. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari beberapa database antara lain Google Scholar, MEDLINE/PubMed, Science Direct, Hindawi, Europe PMC dan Springer Link. Artikel-artikel ini dikumpulkan selama 1 bulan. Kata kunci untuk mencari artikel adalah sebagai berikut: “acupuncture for allergic rhinitis” OR “acupuncture for seasonal allergic rhinitis” OR “acupuncture for parenial allergic rhinitis” AND “quality of life” AND “randomized controlled trial”. Artikel yang termasuk dalam penelitian ini adalah artikel full text dengan desain studi randomized controlled trial (RCT). Kualitas hidup diukur dengan menggunakan Rhinitis Quality of Life Quissioner (RQLQ). Meta analisis ditulis menggunakan PRISMA flow diagram dan dianalisis dengan menggunakan aplikasi Review Manager 5.4. menunjukkan terdapat pengaruh terapi akupunktur terhadap kualitas hidup pasien rhinitis alergika. Akupunktur mampu menurunkan skor RQLQ (meningkatkan kualitas hidup), meskipun secara statistik tidak signifikan. Pasien rhinitis alergika yang mendapatkan akupunktur rata-rata memiliki kualitas hidup dengan skor RQLQ 0.17 unit lebih baik daripada mendapatkan sham akupunktur/akupunktur palsu (SMD = -0.17; CI 95% = -0,40 hingga 0.05; p = 0.120). Terdapat pengaruh akupunktur terhadap kualitas hidup pasien rhinitis alergika. Kata Kunci: Acupuncture, Allergic rhinitis, Kualitas Hidup, RQLQ, Randomized Controlled Trial, Meta-analisis
The Effect of Acupressure Therapy to Reduce The Intensity of Low Back Pain on The Third Semester Pregnant Women Luh Yenny Armayanti; Ketut Eka Larasati Wardana; Putu Pinahyu Pratiwi; Gst. Kade Adi Widyas Pranata
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.505

Abstract

Abstrak Sebanyak 70% ibu hamil trimester III mengalami nyeri punggung bawah. Apabila tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan kesulitan untuk berdiri, duduk bahkan berpindah apabila nyeri telah menyebar ke area pelvis dan lumbar, sehingga dapat mempengaruhi rutinitas sehari-hari dan kualitas hidup mereka. Akupresur mulai banyak diterapkan untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh akupresur terhadap mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan design pra-eksperimental dengan rancangan one-group pre-post test design. Jumlah sampel yang digunakan adalah 30 orang yang diambil secara Nonprobability Sampling dengan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini telah dilaksanakan di Praktik Mandiri Bidan  “EPS” Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi. Data yang diperoleh berupa data kategorik sehingga tidak dilakukan uji normalitas data. Data diuji menggunakan aplikasi SPSS secara Non Parametric Test yaitu Wilcoxon Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan rata-rata skala nyeri responden dari 5.31 menjadi 2.44 dengan penurunan skala nyeri sebanyak 2.87 (54,04%). dari hasil analisis dapat dilihat bahwa nilai p= 0.00(<0.05) maka dapat disimpulkan bahwa ada pengeruh pemberian akupresur terhadap intensitas nyeri pada punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Kata Kunci: Akupresur, nyeri punggung bawah, ibu hamil, trimester III
Efektivitas Intervensi Limb Raising Terhadap Nyeri Dan Swelling Pasca Intervensi Koroner Perkutan Dengan Akses Arteri Radialis I Nengah Adiana; Elly Nurachmah; Tuti Herawati; Rita Sekarsari; Agus Susanto
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.507

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Penyakit jantung koroner (PJK) sebagai penyebab kematian terbesar di dunia. Penatalaksanaan PJK dilakukan dengan mengurangi atau mengendalikan faktor risiko serta mengembalikan suplai darah miokardium dengan intervensi koroner perkutan (IKP). Perawatan pasien paska tindakan intervensi koroner perkutan melalui akses arteri radialis untuk menurunkan nyeri dan swelling dengan penerapan limb raising. Tujuan: Mengidentifikasi efektivitas intervensi limb raising terhadap penurunan nyeri dan swelling paska intervensi koroner perkutan melalui akses arteri radialis. Metode: Menggunakan desain quasi eksperimen dengan 32 responden (masing-masing 16 responden untuk kelompok intervensi dan kelompok kontrol) menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilaksanakan bulan November 2019 - Januari 2020 di RSJPD Harapan Kita, Jakarta. Data di analisis menggunakan uji independen t-test dengan program SPSS. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan rerata skor nyeri dengan mean different -1.063, p = 0.035 dan swelling dengan mean different -2.188 dengan p = 0.045 pada masing-masing kelompok paska intervensi limb raising. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan penerapan intervensi limb raising terhadap penurunan nyeri dan swelling paska tindakan intervensi koroner perkutan. Intervensi limb raising dapat dijadikan intervensi keperawatan dalam manajemen nyeri dan swelling paska tindakan intervensi koroner perkutan dengan akses arteri radialis Kata Kunci: limb raising, nyeri, swelling
Specific Waiting Time Pelayanan Pasien Di Poliklinik Rawat Jalan Rsd Mangusada I Nengah Suarmayasa; I Ketut Swarjana; I Gusti Agung Saraswati Jelantik; Nyoman Widiasih; Ni Wayan Niwi Raga
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.508

Abstract

Abstrak Masyarakat mengharapkan rumah sakit memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi dan cepat. Namun demikian, masyarakat sering mengeluh tentang waiting time di unit rawat jalan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi specific waiting time pelayanan pasien di Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada. Studi cross-sectional digunakan dengan mengikutsertakan 379 responden yang berkunjung dan mendapatkan pelayanan di poliklinik. Responden dipilih menggunakan consecutive sampling. Pengumpulan data berlangsung dari bulan Maret sd April 2023. Sementara itu, instrumen penelitian menggunakan kuisioner yang menanyakan tentang karakteristik responden dan specific waiting time. Data dianalisis secara univariate untuk mengetahui frekuensi dan proporsi specific waiting time di loket pendaftaran, poliklinik dan juga apotek rawat jalan. Hasil penelitian menemukan bahwa sebagian besar (88,9%) termasuk dalam waiting time dengan kategori yang baik dalam memberikan pelayanan di loket pendaftaran. Selain itu, sebagian besar responden (60,7%) tergolong dalam kategori waiting time yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien di poliklinik rawat jalan. Sementara itu, hanya sebagian kecil responden (7,7%) yang termasuk waiting time dalam kategori baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien di Apotek poliklinik rawat jalan. Berdasarkan hari kunjungan, pelayanan pasien pada hari Sabtu memiliki kategori waiting time tertinggi (70%), sedangkan jika dilihat dari polikliniknya, proporsi tinggi dari waiting time yang berkategori baik terdapat di poliklinik jiwa dan THT (masing-masing 100%), mata (77,2%), bedah umum (75%), dan diikuti oleh poliklinik lainnya. Belum maksimalnya specific waiting time tersebut memerlukan inovasi proses maupun pelayanan pasien poliklinik rawat jalan agar waiting time menjadi lebih baik, terutama di apotek dan poliklinik rawat jalan RSD Mangusada. Kata Kunci: Specific Waiting Time, Poliklinik Rawat Jalan, Rumah Sakit
PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN TABLET FE PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Ni Komang Yuscika Devi; Ni Luh Gede Puspita Yanti; Diah Prihatiningsih
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.514

Abstract

Abstrak Kadar hemoglobin dalam darah merupakan indikator laboratorium yang digunakan untuk mengetahui prevalensi anemia pada ibu hamil. Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan utama di negara berkembang dengan tingkat kesakitan yang tinggi pada ibu hamil. Anemia dalam kehamilan dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya tidak mengkonsumsi cukup zat besi. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan kadar hemoglobin sebelum dan setelah pemberian tablet Fe pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gianyar II. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen. Sampel yang digunakan sebanyak 35 ibu hamil trimester III yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil pemeriksaan hemoglobin ibu hamil trimester III sebelum mengkonsumsi tablet Fe memiliki rerata (mean) sebesar 10,95 g/dL, kadar minimum 9,6 g/dL dan kadar maksimum 12,1 g/dL. Hasil pemeriksaan hemoglobin ibu hamil trimester III sesudah mengkonsumsi tablet Fe memiliki rerata (mean) sebesar 11,61 g/dL, kadar minimum 10,1 g/dL dan kadar maksimum 13,2 g/dL. Hasil analisa data menunjukkan terdapat perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian tablet Fe pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gianyar II dengan p-value sebesar 0.000 yang berarti p value < 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian tablet Fe dapat membantu peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Kata Kunci: Hemoglobin, ibu hamil, tablet Fe
RELATIONSHIP BETWEEN PEER SUPPORT WITH ANXIETY LEVEL OF STUDENT IN LAST TERM IN BATAM Nurma Zela Gustina; Isna Aglusi Badri; Yulia Devi Putri
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.515

Abstract

Abstrak Latar Belakang:  Tugas akhir mahasiswa masih menjadi salah satu pemicu perasaan cemas jika dalam prosesnya tugas akhir tersebut mengalami kendala. Hal ini dapat berdampak pada kesuksesan mahasiswa menyelesaikan tugas akhirnya. Dampak lain yang terjadi adalah mahasiswa tingkat akhir cenderung menarik diri dari lingkungan, merasa bersalah dan merasa malu. Untuk itu perlu adukungan teman-teman dari aspek sosial untuk menurunkan risiko kecemasan pada mahasiswa tangkat akhir. Tujuan: maksud dari penelitian  ini yakni untuk melihat relasi sosialpositif dengan teman sebaya terhadap tingkat kecemasan mahasiswa di akhir studi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan design potong silang. Dimana sebanyak 57 mahasiswa yang menjadi responden dalam penelitian ini. Penentuan responden menggunakan proportional stratified random sampling.  Hasil penelitian: Berdasarkan hasil analisa univariat didapatkan dari 57 responden terdapat 28 (49,1%) responden dengan tingkat kecemasan rendah dan 29 (51,9%) responden memiliki tingkat kecemasan tinggi, hasil lain menunjukan sebanyak 24 responden (42,2%) memiliki dukungan teman sebaya yang rendah dan 33 (57,8%) responden memiliki dukungan teman sebaya yang tinggi. Berdasarkan uji statistik uji chi square didapatkan nilai p sebesar 0,002 (p<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan teman sebaya terhadap tingkat kecemasan mahasiswa dalam mengerjakan tugas akhir. Simpulan: Peran teman sebaya dalam memberikan dukungan pada teman sebaya lain yang mengerjakan tugas akhir dapat berdampak pada kesuksesan studi. Perlu adanya peran institusi pendidikan tinggi dalam meningkatkan peran dukungan antar sebaya pada mahasiswa akhir studi agar tingkat kecemasan dapat terkontrol. Kata kunci: Kecemasan, Dukungan Teman Sebaya, Tugas Akhir
Self Care Agency Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Luar Biasa Ni Kadek Sriasih; Anak Agung Istri Wulan Krisnandari D; Ni Made Sri Rahyanti; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.524

Abstract

Latar Belakang: Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang dalam proses pertumbuhan atau perkembangannya secara signifikan mengalami kelainan fisik, mental-intelektual, sosial dan emosional dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya Masalah ketergantungan melakukan perawatan diri sering terjadi pada kelompok anak (orang yang sangat muda), orang yang sakit atau orang yang cacat. Hal ini menjadi salah satu perhatian khusus perawat tentang kemampuan perawatan diri pada anak berkebutuhan khusus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan perawatan diri (self care agency) pada anak pada anak berkebutuhan khusus. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode descriptive cross sectional. Penelitian dilakukan pada Juli - September 2022 di 2 SLB Negeri di Bali. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah orang tua pada anak berkebutuhan khusus yang tercatat aktif sebagai siswa di SLB Negeri 1 dan SLB Negeri 3 Denpasar. Menggunakan metode purposive sampling, sampel yang digunakan berjumlah 111 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner self care agency. Data kemudian dianalisis dengan uji analisis deskriptif. Hasil: dari 111 responden sebanyak 86 orang (77,5%) kemampuan melakukan perawatan diri (self care agency) dalam  kategori baik, kategori cukup sebanyak 17 orang (15,3%) dan kategori kurang sebanyak 8 orang (7,2%). .  Kesimpulan: Kemampuan perawatan diri (self care agency) pada anak berkebutuhan khusus dalam pemenuhan kebutuhan dasar mayoritas kategori kemampuan yang baik, namun masih ada anak dengan kemampuan cukup dan kurang. Oleh karena itu dibutuhkan upaya dalam peningkatan kemandirian anak berkebutuhan khusus.  Kata Kunci: Anak berkebutuhan khusus, kemandirian, Perawatan diri

Page 1 of 2 | Total Record : 12