cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
PENGUASAAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL PADA MAHASISWA TINGKAT III AKADEMI KEBIDANAN SARI MULIA BANJARMASIN Winda Maolinda; Imam Santoso; Lisda Handayani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.758 KB)

Abstract

Latar Belakang Masalah. Target pemerintah yang mengharuskan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih agar dapat menurunkan AKI dan AKB, maka calon bidan mahasiswa harus mampu melakukan asuhan persalinan normal sesuai dengan wewenang bidan. Pengelolaan dan asuhan ibu saat persalinan merupakan salah satu faktor penentu dalam penurunan AKI. Untuk memberikan asuhan pada ibu bersalin yang berkualitas, dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang dibekali pengetahuan tentang persalinan. Dari studi pendahuluan diketahui mahasiswa tingkat III Akademi Kebidanan Sari Mulia belum menguasai teori maupun praktik pemeriksaan dalam yang merupakan tindakan dalam APN.Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan penguasaan APN pada mahasiswa tingkat III Akademi Kebidanan Sari Mulia Banjarmasin.Metode Penelitian. Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi kasus deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara mendalam pada empat orang mahasiswa dan tiga orang bidan MoU sebagai CI dan observasi pada pelaksanaan Asuhan Persalinan Normal dengan media phantom dan ibu bersalin secara langsung terhadap mahasiswa.Hasil penelitian diperoleh informasi bahwa mahasiswa belum percaya diri ketika melakukan asuhan persalinan sendiri, selain itu dari konsep diri seperti kerajinan, pengalaman dan keinginan mahasiswa untuk belajar lebih banyak berpengaruh terhadap pengetahuan dan kemampuan mahasiswa dalam melakukan asuhan persalinan. Mengingat pentingnya kemampuan seorang bidan untuk melakukan asuhan persalinan disarankan untuk bagian pendidikan memperhatikan pendidikan dan pengajaran dalam teori dan praktik pada asuhan kebidanan agar tujuan awal didirikannya Akademi Kebidanan Sari Mulia untuk menyiapkan sumberdaya kesehatan khususnya tenaga bidan profesional dapat tercapai.Kata Kunci : Asuhan, Persalinan, Bidan, Mahasiswa
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu di Kelurahan Pahandut Palangka Raya Suryagustina Suryagustina; Wenna Araya; Jumielsa Jumielsa
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.03 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar belakang :Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi pada usia dini meningkatkan angka kematian bayi dan anak, menyebabkan penderitanya mudah sakit dan memiliki postur tubuh tak maksimal saat dewasa. Upaya yang dapat dilakukan oleh perawat salah satunya yaitu memberikan pendidikan kesehatan  tentangstunting kepada ibu.Tujuan penelitian adalah mengetahui adanya Pengaruh  Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu di Kelurahan Pahandut Palangka Raya.Metode : penelitian inimenggunakan Pre-Ekperimentaldengan desain one group pre post test. Metode sampling yaitu purposive sampling. Responden yang diambil sebanyak 25 responden yaitu ibu yang memiliki anak usia 0-24 bulandi  Kelurahan Pahandut Palangka Raya.Hasil :Berdasarkan uji Wilcoxon pada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan didapatkan significancy(p value 0,000 0.05) sedangkan pada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap significancy(p value ,000 0.05).Kesimpulan: Hasil penelitian ini yaitu adanya pengaruh pendidikan kesehatan tentang pencegahan stunting terhadap pengetahuan dan sikap ibu. Sehingga di harapkan petugas kesehatan untuk dapat memberikan pendidikan kesehatan agar pengetahuan masyarakat dapat lebih baik lagi tentang pencegahan stunting.Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Stunting.   
RELATIONSHIP BETWEEN LIFE STYLE WITH THE DEGREE OF HYPERTENSION AT PUBLIC HEALTH CENTER PEKAUMAN BANJARMASIN ahmad Syahlani; MOCHDARI MOCHDARI
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.276 KB)

Abstract

ABSTRACTBackground:Life style is an important factor which greatly affects people's lives. Unhealthy lifestyle, can lead to hypertension, for example; Food, physical activity, stress, and smoking.Methods:The study design used in this research is analytic survey with cross sectional approachwith a sample size of 30 patients who were treated in primary and accidental samplingtechnique. Collecting data using the instruments tool life style questionnaire, and then analyzedusing the Spearman Rank(Rho) with a significant p value0.05.Results:The results showed a good life style that is 16.7% and unhealthy life style that is 83.3%.In the analysis by Rank Spearman correlation test results obtained p =0.0150.05 with r=0.442which means the relationship between life style with the degree of hypertension included in thecategory of medium level of closeness.Conclusion:The presence of Relationship Between Life style With Hypertension Degrees inPublic Health Center Pekauman Banjarmasin.Keywords:life style, degree of hypertension.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN LAMA KERJA BIDAN DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LANDASAN ULIN Eka Handayani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.892 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.626

Abstract

Latarbelakang: Inisiasi Menyusu Dini  merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Keberhasilan program Inisiasi Menyusu Dini sangat dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan tindakan dari penolong persalinan itu sendiri, karena merekalah yang pertama kali membantu ibu selama proses persalinan. Terdapat beberapa faktor yang berhubungan dengan kinerja bidan dalam pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini  yaitu umur, lama kerja, tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap dan pelatihan.Tujuan : untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan lama masa kerja bidan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini.Metode:penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah bidan yang melaksanakan pertolongan persalinan di wilayah kerja puskesmas landasan ulin sebanyak 31 responden.Hasil: Berdasarkan uji chi square didapatkan hasil hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan bidan dengan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini  (p value  0,012), Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel sikap bidan dengan pelaksanaan Inisiasi menyusu Dini (p value 0,027), Ada hubungan yang signifikan antara variabel lama masa kerja bidan dengan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini  (p value 0,012).Kesimpulam Berdasarkan hasil analisis data statistik dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan bidan dengan pelaksanaan IMD dengan nilai probabilitas 0,012. Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel sikap bidan dengan pelaksanaan Inisiasi menyusu Dini dimana nilai probabilitas 0,027. Ada hubungan yang signifikan antara variabel lama masa kerja bidan dengan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dimana nilai probabilitas 0,012.Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Lama Masa Kerja Dan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu DiniAbstractBackground: Early Initiation of Breastfeeding is an effort to increase coverage of exclusive breastfeeding. The success of the Early Breastfeeding Initiation program is greatly influenced by the knowledge, attitudes, and actions of the birth attendants themselves, because they are the first to help mothers during the labor process. There are several factors related to the performance of midwives in implementing Early Breastfeeding Initiation, namely age, length of work, level of education, knowledge, attitudes and training.Objective: to determine the relationship between knowledge, attitudes and length of service of the midwife with the implementation of early breastfeeding.Methods: This study is a qualitative study with a cross sectional approach. The population in this study were 31 midwives who delivered delivery assistance in the work area of the Puskesmas Ulin clinic.Results: Based on the chi square test, there was a significant relationship between the knowledge variable of midwives and the implementation of Early Breastfeeding Initiation (p value 0.012). variable length of service of midwives with the implementation of Early Initiation of Breastfeeding (p value 0.012).Conclusions: Based on the results of statistical data analysis and discussion, it can be concluded that there is a significant relationship between the knowledge variable of midwives and the implementation of IMD with a probability value of 0.012. There is a significant relationship between the variable attitude of midwives and the implementation of early breastfeeding where the probability value is 0.027. There is a significant relationship between the variable length of service of midwives and the implementation of Early Initiation of Breastfeeding where the probability value is 0.012.Keywords: Knowledge, Attitude, Length of Service Period and Early Initiation of Breastfeeding
FAKTOR –FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA KADER POSYANDU BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBARANGAN KABUPATEN TAPIN TAHUN 2015 Hilda Irianty; Norsita Agustina; Retno Sulistiyawati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.116 KB)

Abstract

Latar Belakang : Tingkat keaktifan Posyandu sangat bergantung pada peran serta kader dalam menyelenggarakan kegiatan rutin Posyandu. Tahun 2014 cakupan penimbangan balita (D/S) di wilayah kerja Puskesmas Tambarangan sebesar 37,7% , terendah dibandingkan dengan Puskesmas yang lain di Kabupaten Tapin. Cakupan D/S dapat dijadikan sebagai tolak ukur peran serta masyarakat dan aktivitas kader dalam menggerakkan masyarakat setempat untuk memanfaatkan Posyandu.Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tambarangan Kabupaten Tapin Tahun 2015.Metode Penelitian : Metode yang digunakan adalah metode analitik dengan menggunakan rancangan Cross Sectional (potong lintang) yang diarahkan untuk mengetahui tentang analisis kinerja kader dalam tingkat umur, pendidikan, pengetahuan dan sikap dengan kinerja kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tambarangan. teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling yaitu pengambilan sampel secara acak sederhana, besar sampel sebanyak 57 sampel.Hasil : Hasil analisis statistik dengan mengunakan chi square menunjukan bahwa dari 4 variabel yaitu umur dengan p value = 0,015, pendidikan dengan p value = 0,000, pengetahuan dengan p value = 0,004 dan sikap dengan p value = 0,010 lebih kecil dari 0,05 maka ada hubungan yang bermakna antara umur, pendidikan, pengetahuan dan sikap dengan kinerja kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tambarangan.Kesimpulan: Disarankan agar untuk meningkatkan kinerja kader Posyandu dalam pelayanan kesehatan secara profesional agar tercipta mutu pelayanan kesehatan yang baik.Kata Kunci : Umur, pendidikan, pengetahuan dan sikap dengan kinerja kader Posyandu.
Metode-Metode Penyampaian Diabetes Self-Management Education (DSME) Nurul Ahdiah; Fitri Arofiati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.943 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.416

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang paling banyak dialami oleh penduduk dan menempati urutan ke 4 penyebab kematian di Negara berkembang. 4 pilar utama dalam penatalaksanaan DM tipe 2 adalah edukasi, terapi gizi, latihan jasmani, dan intervensi farmakologis. Salah satu bentuk pemberian edukasi yang telah banyak tercatat memberikan dampak positif dan signifikan pada penderita DM adalah Diabetes Self-Management Education (DSME). Tujuan dari studi literature ini adalah untuk menganalisa kefektifan dari metode-metode penyampaian DSME terhadap nilai-nilai biomedis, perilaku, dan psikososial yang dimiliki oleh pasien Diabetes Melitus tipe 2.Metode: mereview publikasi penelitian atau literature yang menyedikan informasi mengenai metode-metode penyampaian DSME dan efektifitas DSME terhadap nilai-nilai biomedis, perilaku, dan psikososial pada pasien Diabetes Melitus tipe 2.Hasil : Literatur review ini menggunakan 10 jurnal yang sudah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah penulis tetapkan. Metode penyampaian DSME yang digunakan adalah One-to-one, Grup Based, dan Tele-medicine. Untuk indikator hasil pemberian DSME secara umum dibagi menjadi 3 yaitu biomedis, perilaku, dan psikososial,Kesimpulan : DSME memilik banyak sekali metode penyampaiannya yang berbeda-beda dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan penderita diabetes mellitus tipe 3. Analisa komprehensif mengenai cara belajar pasien harus dilakukan sebelum DSME diberikan. Hal ini untuk membantu professional health care dalam menentukan metode DSME yang tepat untuk diterapkan.Kata kunci : DSME, edukasi, diabetes melitus, DM tipe 2, T2DM
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN LINGKUNGAN DENGAN SIKAP PERGAULAN DI SMAN 13 BANJARMASIN R. Topan Aditya Rahman; Ravenala Abdulrahman Alhakim Sampurna Putra Solihin; Idang Amandita sari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.781 KB)

Abstract

Latar Belakang: Dilihat dari segi penduduk 73,4%  ebagian penduduk didunia adalah remaja. Berdasarkan penelitian diberbagai kota besar di Indonesia, sekitar 20 -30 % remaja pernah melakukan hubungan seks. Kesehatan reproduksi merupakan masalah penting untuk mendapatkan perhatian terutama dikalangan remajaTujuan: Menganalisis hubungan pengetahuan dan lingkungan dengan sikap pergaulan pada remaja diSMAN 13 Banjarmasin.Metode: Penilitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian observasional atau survey dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diambil adalah semua remaja di SMAN 13 Banjarmasin sebanyak 525 orang. Pengambilan sampel dengan Probabality sampling dengan jumlah sampel 100 orang. Analisis bivariat menggunakan Spearman Rank dengan taraf signifikan 0,05.Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan hubungan lingkungan dengan sikap pergaulan pada remajadidapatkan dengan angka p= 0,002 α = 0,05 dengan kekuatan hubungan kuat r=0,703. Sedangkandari perhitungan hubungan pengetahuan dengan sikap pergaulan didapatkan dengan angka p= 0,007 α = 0,05 dengan kekuatan hubungan sedang r=0,312.Simpulan: Lingkungan, pengetahuan, dan sikap remaja adalah faktor yang berhubungan pada pergaulan remaja.Kata Kunci : Lingkungan, Pengetahuan, Sikap Pergaulan, Remaja
Comparison Between Glasgow Come Scale (GCS) and Systolic Pressure With Mortality In 12 Hours Of Patient severe Head Injury In The Provincial Hospital dr. Moewardi in surakarta Anissa Cindy Nurul Afni; Fakhrudin Nasrul Sani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.896 KB)

Abstract

Background: Traumatic Coma Data Bank (TCDB) recorded mortality rates from head injury less than 17 for 100,000 victims outside the hospital and 6 for 10,000 victims taken to hospital. The impact of head injuries provide the more complex of disorders such as impaired neurological function, disability, and death. Primary and secondary damage occurred in 6-12 the first hour against the structure and contents of the physiological anatomik skull. The main factor of survival of the patient with head injury was the value of the GCS and the systolic pressure.Purpose: The research of identified correlation between GCS and systolic pressure with mortality in 12 hours of patient severe head injury. Methods : This prospective study was conducted at The Provincial Hospital Dr. Moewardi in Surakarta with medical record study descriptive correlative crossectional approach and retrospective design. Sample taken with the technique of quota sampling with 50 total sample of respondents. The bivariat analysis used in this research is  Fisher test.Conclusion : There is a relationship between GCS with mortality in 12 hours of severe head injury patient. There was no relationship between systolic blood pressure with mortality in 12 hours of severe head injury patient. Key Words: head injury, severe head injury, mortality of head injured patient, GCS, systolic                                pressure.
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN DI IGD PONEK RSUD dr. DORIS SYLVANUS PALANGKA RAYA Istiqomah Istiqomah; Fadhiyah Noor Anisa; Sari F Febrianti Matandung
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.289 KB)

Abstract

Latar belakang: Rumah sakit pemerintah sebagai pusat pelayanan kesehatan diharapkan dapat membantu pemerintah dalam akselerasi penurunan angka kematian ibu dan bayi. Ketidakpuasan pasien terhadap kualitas kinerja pelayanan rumah sakit, khususnya pelayanan kebidanan berdampak kepada kepercayaan masyarakat terhadap tenaga kesehatan.Tujuan: Mengetahui kepuasan pasien terhadap pelayanan di IGD PONEK RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya ditinjau dari 5 dimensi kualitas jasa, yaitu keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik.Metode: Deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian adalah semua pasien yang datang ke IGD PONEK. Jumlah sampel 13 orang, terdiri dari 5 orang informan utama dan 8 orang informan triangulasi. Pengumpulan data dengan metode wawancara dan observasi.Tehnik pengolahan dan analisis data melalui 3 tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil: Keramahan bidan menjadi penilaian penting kepuasan pasien dalam interaksi antara bidan dan pasien. Pasien mengharapkan petugas di rumah sakit dapat melayani pasien dengan senyum, ramah dan baik sesuai motto rumah sakit “Bajenta Bajorah”. IGD PONEK merupakan pintu awal masuk pasien di mana pasien pertama kali diterima dan dilayani, sehingga jika petugas sudah ramah dalam menerima pasien, maka pasien menjadi siap, tidak takut dan percaya untuk menerima tindakan selanjutnya.Kesimpulan: Kepuasan pasien terhadap pelayanan di IGD PONEK dari dimensi daya tanggap yaitu keramahan dirasakan masih kurang baik, karena harapan pasien terhadap keramahan bidan sangat tinggi dan mempengaruhi sikap pasien terhadap tindakan selanjutnya.Kata kunci: Bidan, Kepuasan Pasien, 5 Dimensi Kualitas Jasa
Karakteristik Pasien Diabetes Melitus Dengan Pengetahuan Tentang Perawatan Kaki Diabetes Melitus Herry Setiawan; Efriliana Efriliana; Noor Diani; Herry Setiawan
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.418 KB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan masalah penyakit kronis yang dapat mengakibatkan komplikasi terutama masalah pada kaki. Tercapainya perawatan kaki yang baik diperlukan pengetahuan yang memadai agar penderita dapat mencegah terjadinya komplikasi.Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan karakteristik pasien diabetes melitus dengan pengetahuan tentang perawatan kaki diabetes melitus.Metode :Penelitian ini menggunakan metode analitik correlation dengan pendekatan cross sectional dan accidental sampling berjumlah 53 orang, menggunakan kuesioner.Hasil penelitian : menunjukkan tidak terdapat hubungan usia dan pekerjaan dengan pengetahuan tentang perawatan kaki diabetes melitus, tidak terdapat hubungan pekerjaan dengan pengetahuan tentang perawatan kaki, terdapat hubungan pendidikan dengan pengetahuan tentang perawatan kaki, terdapat hubungan lama menderita diabetes melitus dengan pengetahuan tentang perawatan kaki, terdapat hubungan informasi dengan pengetahuan tentang perawatan kaki. Menambah pengetahuan merupakan hal penting bagi penderita diabetes melitus agar dapat memahami tindakan yang akan dilakukan termasuk dalam merawat kaki untuk terhindar dari komplikasi.Kata kunci: diabetes melitus, pengetahuan, perawatan kaki, karakteristik Background: Diabetes mellitus is chronic diseases that can cause complications if not taken well especially problems in the feet. It needs full knowledge to achieve good foot care. Purpose: The purpose of this study was to analyze correlation of characteristic patient with diabetes mellitus through knowledge about foot care. Method: This study used a analytic correlational with a cross sectional and accidental sampling method with respondents as many 53 people, used was a questionnaire. Result: The results showed there is no correlation of age with knowledge about foot care, there is no employment correlation with knowledge about foot car), there is a relationship education with knowledge about foot care, there is a relationship older suffering disease with knowledge about foot care diabetes mellitus, there is a relationship information with knowledge about foot care diabetes mellitus. Adding to the knowledge is important for people with diabetes mellitus in order to understand the actions the will do include in treating the foot to avoid complications.Keywords: diabetes melitus, knowledge, foot care, characteristic.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue