cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA REMAJA R. Topan Aditya Rahman; Esti Yuandari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.071 KB)

Abstract

Latar Belakang :Kesehatan merupakan salah satu indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan suatu masyarakat atau bangsa. Paradigma sehat dewasa ini yang dipromosikanmenghendaki terjadinya perubahan pola pikir masyarakat dari mengobati penyakit menjadi memelihara atau menjaga kesehatan agar tidak sakit, oleh sebab itu pemahaman mengenai penyakit dan cara mencegahnya perlu disebarluaskan pada masyarakat. Salah satu aspek kesehatan pada akhir abad ke-20 yang merupakan bencana bagi manusia adalah munculnya penyakit yang disebabkan oleh suatu virus yaitu HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang dapat menyebabkan AIDS (Aquarired Immunodeficiensy Syndrome)Tujuan :DiperolehnyaInformasi tentangfaktor-faktor Yang Berpengaruh Terhadap Perilaku Pencegahan HIV/AIDS Pada Remaja.Metode :Desain penelitian menggunakan pendekatan studi kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional), dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proposional random samplingsedangkan jumlah 85 responden.Hasil : Berdasarkan predisposing factor hanya pengetahuan yang berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p 0,043, berdasarkan reinforcing factor yaituketerpaparan sumber informasi mempengaruhi perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p 0,019, dan berdasarkan enabling factor hanya variabel teman sebaya yang mempengaruhi perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p 0,024. Sedangkan pada analisis multivariat dengan uji regresi logistik, hanya variabel teman sebaya yang berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p 0,048 dan Exp (B) 5,600. Kesimpulan :Teman Sebaya merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadapperilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja.Kata Kunci :Faktor-Faktor, Perilaku, HIV/AIDS, Remaja
IMPLEMENTASI MODEL PRAKTIK KEPERAWATAN PROFESIONAL DI RSUD KOTA BAUBAU La Ode Syaiful Islamy; Zainul Abidin; Rinita Andriani; Henni Arisanti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.185 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.388

Abstract

Latar belakang: Implementasi Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Rumah Sakit bertujuan untuk meningkatkan dan mewujudkan mutu pelayanan keperawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menguraikan bagaimana implementasi kebijakan MPKP di ruang rawat inap RSUD Kota Baubau.Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus.Hasil: Hasil penelitian  menunjukkan dari sisi struktur model praktik keperawatan profesional (MPKP) dari semua tahapan-tahapan model praktik keperawatan profesional (MPKP) yang terlaksana dengan baik hanya pembentukan tim dan Hand Over, sedangkan pre conference, post conference dan ronde keperawatan tidak terlaksana dengan baik. Dari sisi proses implementasi model praktik keperawatan profesional di RSUD Kota Baubau menggunakan metode keperawatan primer modifikasi tim tetapi belum sesuai dengan standar sebab masih terbatasnya sumber daya manusia baik ketua tim maupun anggota yang mempunyai pendidikan Ners yang masih kurang. Dari sisi penerapan nilai-nilai profesional telah dilaksanakan dengan baik seperti  memperlakukan pasien dengan baik, keluarga pasien sebagai mitra dan menghargai otonomi pasienKata kunci : Implementasi kebijakan, Model Praktik Keperawatan Profesional.  Abstract Background: The implementation of the Professional Nursing Practice Model (MPKP) at the Hospital aims: to improve and realize the quality of nursing services. This study aims to describe how the implementation of the MPKP policy in the inpatient ward of Baubau City Hospital. Method: The research design used was qualitative research with a Case Study approach. Result: The results showed that in terms of the structure of the professional nursing practice model (MPKP) of all the stages of the professional nursing practice model (MPKP) that were carried out well only team formation and Hand Over, while the pre-conference, post conference and nursing rounds were not well implemented. In terms of the process of implementing the professional nursing practice model in Baubau City Hospital using the team's primary nursing method but not yet in accordance with the standard because there are still limited human resources both team leaders and members who have less Ners education. In terms of the application of professional values, it has been well implemented such as treating patients well, the patient's family as partners and respecting patient autonomy Keywords: Policy implementation, Professional Nursing Practice Model. 
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MINUMAN SARI KUNYIT PUTIH TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID “DISMINORE” PRIMER PADA SISWI KELAS XI SMKN 3 BANJARMASIN Dede Mahdiyah; Nurul Hidayah; Emma Helvina
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.899 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Nyeri haid primer yaitu nyeri haid tanpa adanya kelainan organ reproduksi atau tanpa kelainan ginekologi. Angka kejadian nyeri menstruasi di dunia sangat besar. Rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap Negara mengalami nyeri menstruasi. Di Amerika angka persentasenya sekitar 60%dan di Swedia sekitar 72%. Sementara di Indonesia diperkirakan 55% perempuan usia produktif tersiksa oleh nyeri haid.Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian minuman sari kunyit putih terhadap penurunan nyeri haid (disminore) primer pada siswi kelas XI SMKN 3 Banjarmasin.Metode: Pre eksperimen one group pre and post test design. Populasi penelitian adalah semua siswi kelas XI sebanyak 270. Jumlah sampel 30 dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling.Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis dengan uji Wilcoxon Signed Ranks (p=0,05 ).Hasil: setelah 20 menit pemberian minuman sari kunyit putih kategori nyeri haid terbanyak adalah nyeri ringan sebanyak 18 responden (60%), tidak ada nyeri sebanyak 9 responden (30%) dan nyeri sedang sebanyak 3 responden (10%). Hasil Uji Wilcoxon Signed Ranks yaitu P value = 0,000 (P0,05) sehingga ada pengaruh setelah 20 menit pemberian minuman sari kunyit putih terhadap penurunan nyeri haid (disimonore) primer pada siswi kelas XI SMKN 3 Banjarmasin.Simpulan: Ada efektivitas pemberian minuman sari kunyit putih terhadap penurunan nyeri haid (disminore) primer pada siswi kelas XI SMKN 3 Banjarmasin dengan hasil dimana p-value α (0,000 0,05) yang merupakan hasil uji Wilcoxon Signed Ranks.Kata Kunci: Minuman Sari Kunyit Putih, Nyeri Haid (Disminore) Primer
PREMARITAL SEXUAL BEHAVIOR OF ADOLESCENT IN THE PUBLIC SENIOR HIGH SCHOOL (SMAN) 9 BANJARMASIN R Topan Aditya Rahman; Esti Yuandari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.068 KB)

Abstract

Background: As it develops, teenagers begin to explore with themselves, the values of their role identity and behavior. Various factors also influence the behavior change of adolescent life both internal factor and external factor. If this is not addressed carefully, adolescents will be increasingly exposed to unhealthy reproductive problems, such as premarital sex that has a good impact, physical impact, psychological impact and psychosocial impact of the teenager.Purpose: This study aims to identify or explore sexual behavior in adolescents, the background of students perform the premarital sexual behavior, information sources used by adolescents to obtain information about premarital sex behavior, knowledge, values and norms, and the role of parents and schools to prevent premarital sex behavior.Method: This research used a qualitative method with the explorative descriptive approach. Sampling was collected by purposive sampling and snowball sampling. The sample of the research were students of SMAN 9 Banjarmasin class XI and XII, Religion Teachers, Counseling Teacher and Parents of teenagers who have conducted premarital sexual behavior.Result: Premarital sex behavior among adolescents is due to various backgrounds. This is influenced by internal factors (lack of adolescent knowledge about reproductive health and sex education) and external factors (lack of parent and school roles in preventing premarital sex behavior, misinformation sources used by adolescents to gain knowledge about reproductive health so that youth obtain information negative about reproductive health and the shift of values and norms about premarital sexual behavior among adolescents).Conclusion: Premarital sex behavior that rampantly occurs in adolescents caused by several reasons or background. Teenagers engage in premarital sexual behavior as a proof or a sign of their affection for their spouses, the expectation of their partner, they are often in the community of their peers so that adolescents follow the values of their peers who consider premarital sex to be common and prevalent during dating. Keywords: Adolescent, Behavior, Knowledge, Premarital, Role of parents 
Pengaruh Nafas Dalam Dan Mendengarkan Musik Gamelan Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur Di RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Sumardi Sumardi; Arlina Dewi; Sri Sumaryani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.015 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.461

Abstract

Latar Belakang: Indonesia menjadi peringkat ketiga Asia kematian korban kecelakaan lalu lintas. Penatalaksanaan patah tulang dilakukan dengan cara membatasi pergerakan tulang (imobilisasi) dapat dilakukan dengan cara Open Reduction Internal Fixation (ORIF). Managemen nyeri post operasi fraktur merupakan tindakan sangat penting dapat berupa nafas dalam dan mendengarkan musik gamelan.Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh nafas dalam dan mendengarkan music gamelan terhadap tingkat nyeri pasien post operasi frakturMetode: Penelitian dengan Jenis   kuantitatif   pendekatan quasi ekeperimen ( pre-post test with control group design ). Populasi penelitian ini adalah pasien post operasi ORIF (Open Reduksi Internal fixation) yang mengalami rawat inap dengan sampling menggunakan teknik  simple random sampling sejumlah  30 responden. Kelompok intervensi diberikan nafas dalam dan mendengarkan musik gamelan, kelompok kontrol dengan nafas dalam dan mendengarkan musik  instrumental.Penilitian dilaksanakan bulan Agustus – September 2018Hasil: Uji statistik yang digunakan adalah uji t- berpasangan yaitu paired t-test dan independent t-test. Penelitian menunjukkan bahwa niali p value 0,05 sedangkan untuk nafas dalam dan mendengarkan musik gamelan serta nafas dalam dan mendengarkan musik instrumental dengan nilai p value 0,000, Pada independent t-test nilai p = 0,03. Nilai p0,05 Sehingga nafas dalam dan mendengarkan musik gamelan berpengaruh terhadap perubahan tingkat nyeri secara bermakna pada pasien post operasi ORIFKesimpulan: Terdapat pengaruh nafas dalam dan mendengarkan musik gamelan terhadap perubahan tingkat nyeri pasien post operasi di RSUD dr. Soediran mangun Sumarso Wonohiri. Kata kunci : Musik gamelan, nyeriAbstract Background: Indonesia is ranked third in Asia, the death toll of traffic accident victims. Management of fractures is done by limiting bone movement (immobilization) can be done using Open Reduction Internal Fixation (ORIF). Postoperative fracture pain management is a very important action that can take the form of deep breathing and listen to gamelan music.Objective: To analyze the effect of a deep breath and listen to gamelan music on the pain level of post-fracture surgery patientsMethod: Research with quantitative type quasi-experimental approach (pre-post test with control group design). The population of this study was patients post-ORIF (Open Reduction Internal Fixation) surgery who experienced hospitalization by sampling using a simple random sampling technique of 30 respondents. The intervention group was given a deep breath and listened to gamelan music, the control group with deep breathing and listening to instrumental music. The study was held in August - September 2018Results: The statistical tests used were paired t-test and independent t-test. Research shows that the value of p 0.05 value while for a deep breath and listening to gamelan music and deep breath and listening to instrumental music with a p-value of 0.000, In the independent t-test the value of p = 0.03. Value p 0.05 so that deep breath and listening to gamelan music have a significant effect on changes in pain levels in patients post-ORIF surgeryConclusion: There is the influence of a deep breath and listening to gamelan music on changes in the level of pain of postoperative patients in Dr. Soediran General Hospital Sumanguno Wonohiri. Keywords: gamelan music, pain
CORRELATION OF FAMILY EMOTIONAL SUPPORT AND LEVEL OF PAIN IN CHILDREN ACUTE LYMPHOBLASTIC LEUKEMIA DUE TO CHEMOTHERAPY Safariah Anggraini; Dyah Trifianingsih
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.353 KB)

Abstract

Background : Acute Lymphoblastic Leukemia is a malignant disease in blood-forming organs and is the most common type of cancer in children. In Hemato Oncology Room Tulip III A Ulin Hospital Banjarmasin in 2016 there are 88 children with Acute Lymphoblastic Leukemia. The phenomenon that occurs is the child feels pain due to side effects of chemotherapy. Emotional support of the family to the child is needed, because the positive feeling or energy provided to make children feel safe, peaceful, and loved, so as to reduce or minimize the pain felt by the child.Objective : To know the relation of emotional support of family with level of pain in child Acute Lymphoblastic Leukemia due to chemotherapy in Hemato Oncology Room Tulip III A Ulin Hospital Banjarmasin. Method : This research is a quantitative research with cross sectional design. The research population is family and children Acute Lymphoblastic Leukemia who experience pain due to chemotherapy at Hemato Oncology Room Tulip III A Ulin Hospital Banjarmasin. The sample was taken using purposive sampling technique that is 30 respondents. Data collection used questionnaire method and observation sheet. Data analysis used Spearman Rank test analysis at α = 0,05.Results : From the 30 respondents who provided emotional support to the acute lymphoblastic leukemia family, 18 respondents (60.0%) often gave emotional support to their families. Level of pain in children Acute Lymphoblastic Leukemia due to chemotherapy of 30 respondents / children who showed moderate pain is 19 respondents (63.3%). Spearman Rank correlation coefficient shows 0,380 significance 0,038 with () 0,05.Conclusion : There is a correlation between the emotional support of the family and the level of pain in children Acute Lymphoblastic Leukemia due to chemotherapy (p = 0.038). Keywords : Child, Acute Lymphoblastic Leukemia, Family Emotional Support, Pain Rate
Pengaruh Pemberian Jus Sirsak (Annona Muricata Linn) Terhadap Kadar Asam Urat Pada Lansia Dengan Gout Fakhrudin Nasrul Sani; Annisa Cindy Nurul Afni
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.089 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i2.488

Abstract

Latar belakang: gout (pirai) merupakan kelainan metabolisme purin bawaan yang ditandai dengan penimbunan kristal asam urat di sendi. Hal ini menimbulkan arthritis gout akut.Penatalaksanaan secara non farmakologi salah satunya dengan pengobatan tradisional yaitu dengan pemberian jus sirsak. Asamuratsekitar80-85 %diproduksiolehtubuh, sedangkan sisanyaberasaldarimakanan.Kadarasamuratnormalwanitadewasa2,5-5,7 mg.dlpria dewasa 3,4-7,0 mg/ dl dan anak - anak 2,8-4,0 mg/dl.Tujuan: menganalisis pengaruh pemberian jus sirsak terhadap kadar asam urat pada lansia dengan gout. Manfaat Penelitian: meningkatkan ilmu pengetahuan tentang manfaat pemberian jus sirsak (Annona muricata linn.)untuk mengurangi kadar asam urat pada lansia dengan asam urat.Metode penelitian:penelitian ini menggunakan desain penelitian pre eksperimen dengan pre and post test without control yaitu pengaruh pemberian jus sirsak terhadap penurunan  kadar asam urat pada lansia yang menderita gout. Pengambilan data dilakukan dua kali pada saat sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan. Pemberian jus sirsak sehari sekali selama 7 hari.Hasil: hasil analisis uji statistik wilcoxon menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian jus sirsak (Annona muricata linn.)terhadap kadar asam urat sebelum dan sesudah pemberian jus sirsak (Annona muricata linn.)dengan nilai p = 0,000 (p 0,05).Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut, jus sirsak (Annona muricata linn.) berpengaruhterhadap penurunan kadar asam urat pada lansia.Kata Kunci: Gout, jus sirsak, penurunan kadar asam urat Background: gout (gout) is an inherited purine metabolism disorder characterized by accumulation of uric acid crystals in the joints. This causes acute gouty arthritis. One of the non-pharmacological treatments is traditional medicine, which is soursop juice. About 80-85% of the acid is produced by the body, while the remaining is derived from food. Normal normal adult women 2.5-5.7 mg. Adult men 3.4-7.0 mg / dl and children 2.8-4.0 mg / dl.Objective: to analyze the effect of soursop juice on uric acid levels in the elderly with gout.Benefits of research: increasing knowledge about the benefits of soursop juice (Annona muricata linn.) To reduce levels of uric acid in the elderly with gout.Research methods: this study used a pre-experimental research design with pre and post test without control, namely the effect of giving soursop juice on decreasing uric acid levels in the elderly suffering from gout. Data was collected twice before and after treatment. Giving soursop juice once a day for 7 days.Results: the results of the Wilcoxon statistical test analysis showed that there was an effect of soursop juice (Annona muricata linn.) On uric acid levels before and after administration of soursop juice (Annona muricata linn.) With a value of p = 0,000 (p 0.05).Conclusion: Based on these results, soursop juice (Annona muricata linn.) Affects the decrease in uric acid levels in the elderly.Keywords: Gout, soursop juice, decreased uric acid levels
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN PENGGUNA JAMPERSAL TERHADAP LAYANAN KESEHATAN DI KLINIK PENDIDIKAN SARI MULIA BANJARMASIN R.Topan Aditya Rahman; Esti Yuandari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.087 KB)

Abstract

Latar Belakang : Pesatnya pertumbuhan layanan kesehatan saat ini meningkatkan persaingan antara penyedia jasa kesehatan yang satu dengan yang lain. Kondisi ini memaksa para pengelola layanan kesehatan berfikir dan berusaha dalam mempertahankan atau meningkatkan juga memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu. Salah satu pelayanan tersebut adalah pelayanan kesehatan yang merupakan bentuk pelayanan yang diterima langsung oleh pasien. Dalam konteks ini, kunci utama pelayanan kesehatan yang bermutu adalah terpenuhinya harapan pasien pada mutu layanan kesehatan yang diterimanya sehingga menghasilkan kepuasan pada pasien khususnya pasien pengguna jampersal.Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien pengguna jampersal terhadap pelayanan kesehatan di Klinik Pendidikan Sari Mulia Banjarmasin.Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi yang diambil berjumlah 48 responden, dengan menggunakan alat kuesioner yang telah berisi 20 pertanyaan yang menyangkut lima indikator diantaranya tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty.Hasil : Hasil penelitian ini memberikan informasi dan evaluasi bagi pengelola Klinik pendidikan Sari Mulia Banjarmasin dalam rangka untuk meningkatkan layanan kesehatan dan memahami kebutuhan pasien dalam upaya meningkatkan kepuasan layanan kesehatan. Kesimpulan : Mutu layanan kesehatan sangat berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien.Kata Kunci : Tingkat Kepuasan, Pasien Jampersal, Layanan Kesehatan
Persiapan Energi Kontraksi Miometrium Kala I Persalinan Melalui Aktivitas Protein Kinase C Farida Ariyani; Joserizal Serudji; Rauza Sukma Rita
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.72 KB)

Abstract

Pendahuluan: Kontraksi dan relaksasi miometrium merupakan dua kegiatan yang membutuhkan dan menghasilkan energi. Pengaturan proses kontraksi dan relaksasi miometrium dipengaruhi oleh aktivitas Protein Kinase C (PKC).Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan peningkatan dan penurunan aktifitas PKC tersebut untuk persiapan energi dan kontraksi uterus.Metode: Desain penelitian adalah deskriptive analityc terhadap 25 ibu bersalin normal. Sampel diambil dengan teknik consecutive sampling. Darah intravena sampel, disentrifuge, dan diukur dengan metode ELISA. Uji normalitas data dengan Shapiro Wilk, uji t-berpasangan untuk beda rerata.Hasil: Hasil penelitian didpatkan rerata aktifitas Protein Kinase C pada fase laten adalah mean ±sd (4452,04±728,69), sedangkan pada fase aktif adalah mean ±SD (4558,50±903,63). Uji t-test berpasangan didapatkan (p0,05), maka tidak terdapat perbedaan bermakna aktivitas Protein Kinase C pada fase laten dan fase aktif.Simpulan: Aktifitas protein kinase C merupakan pendukung mekanisme kontraksi dan relaksasi serta persiapan energi kontraksi selanjutnya.Kata kunci: Fase Aktif, Fase Laten, PKCABSTRACTBackground: Uterine contractions in the first stage of labor, the latent phase and the active phase have different strengths and frequencies. Regulation of myometrial contraction and relaxation is influenced by the activity of Kinase C Protein (PKC). Objective: The purpose of this study was to determine the differences of PKC activity in the first stage of labor of latent phase and active phase. Methods: The study design was comparative to 25 normal delivery. Samples were taken by consecutive sampling technique. Intravenous blood sample, centrifuge, and measured by ELISA method. Test data normality with Shapiro Wilk, paired t-test for average difference. Results: The result showed that the activity of Protein Kinase C in latent phase was mean ± SD (4452,04 ± 728,69), while in active phase was mean ± sd (4558,50 ± 903,63). Paired t-test test obtained (p 0,05), hence there is no significant difference of Kinase C Protein activity in latent phase and active phase. Conclusion: The activity of protein kinase c is a supportive mechanism of contraction and relaxation as well as preparation of further contraction energy.Keywords: Active Phase, Laten Phase, PKC
Faktor Resiko Kejadian Kista Ovarium Di Poliklinik Kandungan dan Kebidanan Rumah Sakit Islam Banjarmasin Ari Widyarni
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.13 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.569

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan reproduksi adalah suatu Keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial secara utuh tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, serta fungsi dan prosesnya. Survei Demografi Kesehatan Indonesia angka kejadian kista ovarium di Indonesia mencapai 37,2%, yaitu sebanyak 23.400 orang dan yang meninggal sebanyak 13.900 orang.Tujuan: Mengidentifikasi faktor resiko kejadian kista ovarium di Poliklinik Kandungan dan Kebidanan Rumah Sakit Islam Banjarmasin.Metode: Penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 70 responden dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan uji korelasi Spearma’n Rho.Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa kejadian kista ovarium yaitu sebesar 75,7%, dengan sebagian besar responden memiliki umur yang beresiko yaitu sebesar 81,4%, dan responden dengan pola makan kurang sebanyak 64,37%. Hasil analisis uji korelasi menggunakan spearma'rho dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan ada hubungan umur (p-value=0,033) dan pola makan   (p-value=0,004) dengan kejadian kista ovarium di Poliklinik Kandungan dan Kebidanan Rumah Sakit Islam Banjarmasin.Simpulan: Melakukan promosi kesehatan tentang berbagai masalah penyakit kesehatan reproduksi, sehingga diharapkan para responden dapat lebih menjaga kesehatan reproduksinya serta rutin memeriksakan keadaan kesehatan reproduksi agar terhindar dari penyakit reproduksi dan agar dapat mengatasi masalah penyakit secara dini terutama penyakit kista ovarium. Kata Kunci    : Kista Ovarium, Umur, Pola MakanBackground: Reproductive health is a state of complete physical, mental and social well-being that is not solely free from disease or disability in all matters relating to the reproductive system, as well as its functions and processes. Indonesian Demographic Health Survey the incidence of ovarian cysts in Indonesia reached 37.2%, as many as 23,400 people and as many as 13,900 people died.Objective: To identify risk factors for ovarian cysts in the obstetric and obstetric clinic of Banjarmasin Islamic Hospital.Method: Analytic survey research with a cross-sectional approach. The number of samples was 70 respondents with an accidental sampling technique. Research instruments using questionnaires and data analysis using the Spearma'n rho correlation test.Results: The results showed that the incidence of ovarian cysts amounted to 75.7%, with the majority of respondents having an age at risk that was equal to 81.4%, and respondents with less eating patterns were 64.37%. The results of the correlation test analysis using spearma'rho with a 95% confidence level showed an age relationship (p-value = 0.033) and diet (p-value = 0.004) with the incidence of ovarian cysts in the Polyclinic Gynecology and Midwifery Banjarmasin Islamic Hospital.Conclusion: Conducting health promotion about various reproductive health problems, so that the respondents are expected to be more able to maintain their reproductive health and routinely check the state of reproductive health to avoid reproductive diseases and to be able to overcome the problem of disease early, especially ovarian cyst disease.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue