cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
FAKTOR MATERNAL TERHADAP BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR Anjelina Puspita Sari; Romlah Romlah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.158 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v12i2.746

Abstract

Abstract  BACKGROUND The largest contributor to the Infant Mortality Rate is LBW, in the city of Palembang the IMR has reached 29 cases with one of the causes is LBW. OBJECTIVE This study aims to determine the relationship between maternal factors and birth weight. METHODS This type of quantitative analytic research using cross sectional design. The number of samples in this study was 52 respondents. The data analysis technique used Chi-Square analysis followed by a logistic regression statistical test. RESULTS The results of the Chi-Square statistical test were the relationship between the frequency of ANC and birth weight with p-value = 0.023, there was a relationship between BMI and birth weight with p-value = 0.029, there was a relationship between LILA and birth weight with p-value = 0.003, there was a relationship between Hb and birth weight with p- value = 0.008, and there is no parity relationship with birth weight with p-value = 0.216. Based on the multivariate results, it can be seen that the variable that is most closely related to birth weight is BMI with a value of ρ value = 0.004. CONCLUSION Based on the results of this study, it is hoped that midwives can control maternal factors, so that they can reduce the incidence of LBW. Keywords: Birth Weight, Maternal Factor
Efektivitas Ekstrak Temu Mangga (Curcuma mangga) Sebagai Senyawa Sitotoksik Dalam Kemopreventif Dan Strategi Kemoterapi Novia Henjani; Fathurrahman Fathurrahman; Zein Hadi
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.143 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2012 sekitar 8,2 juta kematian disebabkan oleh kanker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah penyakit kanker di Indonesia antara lain hampir 70% penderita penyakit ini ditemukan dalam keadaan stadium yang sudah lanjut. Lebih dari 30% dari kematian akibat kanker disebabkan oleh lima faktor risiko perilaku dan pola makan. Pada penelitian ini salah satu tanaman yang digunakan sebagai pecegahan dam strategi kemoterapi adalah temu mangga (Curcuma mangga) sebagai salah satu cara untuk membantu menyikapi permasalahan yang ada. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat dalam pemilihan obat alernatif kemopreventif dan strategi kemoterapi yang murah, ekomis, dan mudah diperoleh bagi masyarakat.Tujuan: Mengetahui kebenaran dari Temu Mangga (Curcuma mangga) sebagai obat dengan alternative yang lebih mudah dan murah bagi penderita kanker dan serta dapat mengidentifikasi senyawa sitotoksin yang dapat melawan sel kanker yang ada pada Temu Mangga (Curcuma mangga).Metode: Menggunakan 2 metode yaitu dengan mengekstraksi rimpang pada Temu Mangga secara maserasi dengan beberapa tahapan dan menguji efektifitas sitotoksik pada ekstrak Temu Mangga dengan mengujikan pada larva udang (Artemia Salina Leach).Hasil: Hasil presentase pada pengujian efek sitotoksik pada ekstrak Temu Mangga (Curcuma mangga) yang diujikan pada larva udang (Artemia Salina Leach) menunjukkan hasil tiap konsentrasi tidak menyebabkan kematian sebesar 50% sehingga tidak berpotensi terhadap efek sitotoksik pada larva udang (Artemia Salina Leach).Simpulan: Setiap tumbuhan memiliki tempat tumbuh dan unsur hara yang yang berbeda disetiap daerah sehingga memiliki kandungan senyawa yang berbeda pula disetiap daerahnya maka efektifitas yang diharapkan pada ekstrak Temu Mangga sebagai senyawa sitotoksik tidak berpotensi atau tidak memiliki khasiat pada penelitian ini.Kata Kunci: Ekstrak Temu Mangga, Kemopreventif, Strategi Kemoerapi ABSTRACT Background: In 2012 around 8.2 million deaths were caused by cancer. The results showed that cancer problems in Indonesia include nearly 70% of patients with this disease found in advanced stages of the stadium. More than 30% of cancer deaths are caused by five behavioral and dietary risk factors. In this study, one of the plants used as a breakthrough and the chemotherapy strategy is Temu Mangga (Curcuma mangga) as a way to help address the existing problems. The results of this study are expected to provide useful information in the selection of chemopreventive alternative drugs and cheap chemotherapy strategies. ecomical, and easy to obtain for the community.Objective: The purpose of this study was to find out the truth of the Mango Gathering (Curcuma mangga) in order to provide alternative medicines that are easier and cheaper for cancer patients and to identify cytotoxins that can fight cancer cells in the Mangga Temu (Curcuma mangga).Method: Based on the research method used in this study using 2 methods, namely by extracting rhizomes on the Mango Gathering maceration with several stages and testing the cytotoxic effectiveness of the Temu Mangga extract by testing the shrimp larvae (Artemia Salina Leach).Results: The results of the percentage on the cytotoxic effect testing on the extract of Mangga (Curcuma mangga) Temu which was tested on shrimp larvae (Artemia Salina Leach) showed the results of each concentration did not cause 50% mortality so that it had no potential for cytotoxic effects on shrimp larvae (Artemia Salina Leach).Conclusion: Each plant has a different place to grow and nutrients in each region so it has different compounds in each region, so the expected effectiveness of the Mangga Gathering extract as a cytotoxic compound has no potential or no efficacy in this study.Keywords: Chemopreventive, Chemotherapy Strategy, Temu Mangga Extract
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PERAWAT SAAT PANDEMI COVID 19 DI NEGARA BERKEMBANG DAN NEGARA MAJU: A LITERATUR REVIEW Dinah Diinah; Subhannur Rahman
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.732 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.555

Abstract

Latar Belakang: Awal tahun 2020 ini umat manusia diseluruh dunia digemparkan dengan fenomena pandemi Virus Corona (Covid-19) yang membuat kepanikan dimana-mana. Ratusan ribu manusia terinfeksi dan ribuan lainnya meninggal dunia. Corona virus sangat menimbulkan dampak besar bagi kesehatan fisik, ekonomi, sosial sampai dengan permasalahan mental, seperti kepanikan, ketakutan dan kecemasan.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan perawat pada saat pandemi COVID 19 di Negara China, Iran dan Italia.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literature dari beberapa database seperti Pubmed, Google Scholar dan Biomed Central dengan melakukan sintesis naratif dari pencarian utama pada tingkat kecemasan perawat di negara Cina, Iran, dan Italia.Hasil: Dari 10 artikel yang mengulas tentang kecemasan perawat saat pandemi COVID 19.daari ke 3 negara tersebut ternyata tingkat kecemasan perawat di Negara Italia lebih tinggi dari negara iran dan China. Hal tersebutkarena pada negara italia mereka rendahnya tingkat kesadaran terhadap diri sendiri, self efficacy yang rendah, dan kurangnya informasi.Simpulan: Simpulannya yaitu perawat  harus mampu mengontrol emosi agar tidak menjadi emosi negatif , selain dari pada itu perawat harus mempunyai pedoman untuk kesehatan jiwa dalam menangani COVID 19 Kata kunci : COVID 19, Kecemasan Perawat. Background: Beginning in 2020, humans throughout the world were shocked by the phenomenon of the Corona Virus pandemic (Covid-19) which caused panic everywhere. Hundreds of thousands of people were infected and thousands more died. Coronavirus has a huge impact on physical, economic, social health, and mental problems, such as panic, fear, and anxiety.Objective: This study aims to determine the level of anxiety of nurses during the 19th COVID pandemic in China, Iran, and Italy.Method: This study uses a literature study approach from several databases such as Pubmed, Google Scholar, and Biomed Central by conducting narrative synthesis of the main searches on the level of nurse anxiety in China, Iran, and Italy.Results: From 10 articles reviewing nurses' difficulties during the COVID pandemic 19. In these 3 countries, the level of difficulty of nurses in Italy was higher than in Iran and China. This is the case in Italy, they have low self-awareness, low self-efficacy, and lack of information.Conclusion: The conclusion is that nurses must control emotions so that they do not become negative, other than that nurses must have a direction for mental health in preparation for COVID 19Keywords: COVID 19, Nurse Anxiety.
HUBUNGAN SENAM HAMIL DENGAN PERSALINAN PADA IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANTA TAHUN 2016 Elvine Ivana Kabuhung; Laurensia Yunita; Rusmiati Sinaga
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.057 KB)

Abstract

Latar Belakang: Salah satu penyebab tingginya angka kematian maternal dan perinatal di Indonesia dan negara-negara berkembang adalah akibat partus lama. Senam hamil adalah salah satu cara untuk mengatasi partus lama yaitu dapat memperkuat kontraksi, melenturkan jalan lahir dan mengatur pernafasan pada saat persalinan. Di Puskesmas Tanta sudah dilaksanakan senam hamil dan masih ditemukan persalinan tidak normal dan kebanyakan akibat kala II lama hal ini disebabkan ibu bersalin ini tidak melaksanakan senam hamil.Tujuan Penelitian: penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan senam hamil dengan persalinan pada ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Tanta Tahun 2016Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan rancangan retrospektif. Sampel yang digunakan sebanyak 212 ibu bersalin dengan teknik acak sederhana sistematis (sistematik simple random sampling). Data yang digunakan adalah data sekunder dengan uji chi-square.Hasil Penelitian: Nilai p value 0,000 α=0,05 yang artinya ada hubungan yang signifikan senam hamil dengan persalinan pada ibu bersalin di Puskesmas Tanta Tahun 2016. Ibu yang melakukan senam hamil sebagian besar mengalami persalinan normal dibandingkan ibu yang tidak melakukan senam hamil dan kebanyakan mengalami kala II lama.Simpulan: Dengan melakukan senam hamil cenderung akan mengalami persalinan normal karena sudah mendapat latihan gerakan penguatan otot-otot yang berhubungan dengan jalan lahir, mengetahui teknik-teknik pernafasan dan kapan waktunya mengedan sehingga disarankan semua ibu hamil rutin melakukan senam hamil untuk memperlancar proses persalinan.Kata Kunci : Senam Hamil,Persalinan
Acute Grief: Pengalaman Duka saat Ibu Kehilangan Perinatal Erni Samutri; Widyawati Widyawati; Wenny Artanty Nisman
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.574 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.445

Abstract

AbstrakLATAR BELAKANG: Kehilangan perinatal terjadi karena kematian janin pada usia lebih dari 22 minggu dan kematian bayi baru lahir hingga usia 28 hari kehidupan. Respon duka yang terjadi pada empat hingga enam minggu setelah peristiwa kematian janin/bayi disebut acute grief (duka akut) dan  dianggap sebagai respon yang normal. Pada kehilangan perinatal, pengalaman acute grief yang tidak dikelola dengan tepat akan meningkatkan kerentanan ibu untuk mengalami gangguan kelekatan pada kehamilan berikutnya maupun gangguan psikologis.TUJUAN: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman acute grief pada ibu dengan kehilangan perinatal dan upaya yang dilakukan ibu untuk mengelola duka yang dialami.METODE: Partisipan dalam penelitian ini adalah ibu dengan pengalaman kehilangan perinatal yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Jumlah partisipan hingga tercapai saturasi data dalam penelitian ini adalah 9 partisipan. Kriteria inklusi penelitian ini yaitu a) ibu dengan pengalaman acute grief karena kehilangan perinatal, b) lama kehilangan perinatal yaitu 7 minggu – 2 tahun. Analisa data pada penelitian ini menggunakan modified Stevick-Colaizzi-Keen.HASIL: Penelitian ini menghasilkan tiga temuan tema yaitu ibu mengalami berbagai perasaan duka yang bercampur menjadi satu, ada kekosongan setelah kehilangan perinatal, dan pendekatan spiritual sebagai strategi koping yang bermakna.SIMPULAN: Kehilangan perinatal telah mengarahkan ibu pada pengalaman  acute grief. Strategi koping pendekatan spiritual menjadi strategi yang digunakan oleh semua ibu dan memberikan hasil yang bermakna bagi kestabilan emosional ibu. Perlu adanya peran aktif dari tenaga kesehatan dalam memberikan dukungan psikologis dan atau konseling kepada ibu untuk membangun strategi koping yang adaptif dan meningkatkan outcome kesehatannya.Kata kunci: kehilangan perinatal, acute grief, koping, pendekatan spiritual.  AbstractBACKGROUND: Perinatal loss occurs due to the death of a fetus at the age over 22 weeks and the death of newborn babies up to 28 days of life. Acute grief defined as response of grief that occurs at four to six weeks immediately after the events of fetus/ baby death and is considered as a normal response. Acute grief experience which is not managed properly will increase the vulnerability of women to experience attachment disorder on subsequent pregnancies as well as psychological disorder.OBJECTIVE: This study aims to explore the experience of acute grief on mothers with perinatal loss and their efforts to manage the grief responses.METHODS: Mothers with perinatal loss as a participant were selected using purposive sampling technique. Data saturation in this research was reached in the ninth participant. Inclusion criteria for the study is  a) mother with acute grief experience due of perinatal loss, b) the length of perinatal loss was 7 weeks-2 years. Data were analyzed using the modified Stevick-Colaizzi-Keen method.RESULTS: Three themes which emerge in this study are mother experiences various feelings of grief that mixed into one, emptiness after perinatal loss, and spiritual approach is a meaningful coping strategy.CONCLUSION: Perinatal loss has brought the mother to experience acute grief. Spiritual approaches used by all mothers and provide meaningful results for their emotional stability. An active role of health care provider in providing psychological support and counseling is strongly needed to build adaptive koping strategies and improve mother health outcome after perinatal loss.Keyword: perinatal loss, acute grief, coping, spiritual approach.
HUBUNGAN LAMA KERJA DAN POLA ISTIRAHAT DENGAN DERAJAT HIPERTENSI DI POLI PENYAKIT DALAM RSUD ULIN BANJARMASIN Mohammad Basit; Sukarlan Sukarlan; Fitria Raudatul Jannah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.194 KB)

Abstract

Latar Belakang: Meningkatnya kasus Hipertensi menjadi masalah yang cukup besar. Penanggulangan Hipertensi dan pencegahan juga dilakukan berbagai upaya seperti pemerintah Indonesia. Umumnya dalam sehari seseorang bekerja selama 6-8 jam. Setiap orang membutuhkan istirahat dan tidur agar mempertahankan status, kesehatan pada tingkat yang optimal. Selain itu proses tidur dapat memperbaiki berbagai sel dalam tubuh. Bekerja yang berlebihan dan istirahat yang kurang dapat meningkatkan tekanan darah dari jantung ke seluruh tubuh.Tujuan: Menganalisa hubungan lama kerja dan pola istirahat dengan derajat Hipertensi di Poli Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua pasien hipertensi di Poli Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin. Sampel sebagian dari populasi yang berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan metode kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan taraf signifikan 95% (0,05). Hasil: Sebagian besar responden dengan lama kerja normal sebanyak 19 orang (63,3%), Pola Istirahattidak normal berjumlah 23 orang (86,7%).Simpulan: Ada hubungan pola istirahat dan lama kerja dengan derajat Hipertensi di Poli Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin.Kata Kunci: Pola Istirahat, Lama Kerja, Derajat, Hipertensi
Pengaruh Family Health Seek Behavior Terhadap Outcome Pasien Stroke Dengan Menggunakan National Institute Of Health Stroke Scale (NIHSS) di Ruang IGD Eirene Eunike Meidiana Gaghauna; Bagus Rahmat Santoso; Muhammad Alfian
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.227 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i2.644

Abstract

 Masalah Stroke merupakan masalah kesehatan yang utama bagi masyarakat modern saat ini. Dewasa ini, stroke semakin menjadi masalah serius yang dihadapi hampir diseluruh dunia. Hal tersebut dikarenakan serangan stroke yang mendadak dapat mengakibatkan kematian, kecacatan fisik dan mental baik pada usia produktif maupun usia lanjut (Junaidi, 2011). Menurut WHO (World Health Organization) tahun 2012, kematian akibat stroke sebesar 51%. Prevalensi stroke di Kalimantan Selatan merupakan yang tertinggi di antara provinsi lain di pulau Kalimantan yaitu sebesar 9,2 permil, sedangkan provinsi Kalimantan Barat 5,8 per mil, Kalimantan Tengah 6,2 permil, Kalimantan Timur 7,7 permil.Tujuan: penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh Family Health Seek Behavior terhadap outcome pasien stroke.Metode: Metode penelitian ini adalah observasional analitik yang dilakukan analisis data statistik menggunakan Chisquare. lembar observasi dari responden tentang Family Health Seek Behavior dan Outcome pasien stroke dengan nilai NIHSS.Hasil: Adanya pengaruh positif antara perilaku family health seek behavior terhadap outcome pasien stroke dengan menggunakan nilai NIHSS di IGD RSUD Ulin Banjarmasin dimana semakin lama jeda waktu rujukan pasien akan semakin memperburuk kondisi fisik pasien stroke.Kesimpulan: Perlu adanya pengenalan terhadap keluarga mengenai tanda gejala stroke serta pemahaman tindakan pertama yang harus segera dilakukan. Kata Kunci: Family Health Seek Behavior, NIHSSABSTRACTIntroduction: Stroke problem is a major health problem for modern society today. Today, stroke is increasingly becoming a serious problem faced almost all over the world. This is because a sudden stroke can result in death, physical and mental disability both at productive age and elderly (Junaidi, 2011). According to the WHO (World Health Organization) in 2012, deaths from stroke were 51%. The prevalence of stroke in South Kalimantan was the highest among other provinces on the island of Kalimantan, which was 9.2 per mile, while West Kalimantan was 5.8 per mile, Central Kalimantan 6.2 per mile, East Kalimantan 7.7 per mile.Purpose: To identify family health care seeking behavior and stroke patient outcomes using NIHSS. Methods: Analytic observational which is carried out by statistical data analysis using Chi-squareResults: There was a positive influence between family health seek behavior on the outcome of stroke patients by using the NIHSS value in the ER at RSUD Ulin Banjarmasin where the longer the patient referral time lag would worsen the physical condition of the stroke patient.Conclusion: Health care provider needs to give heath education to the family regarding the signs and symptoms of stroke. Also family must to understand about first actions should be taken immediately on this situation Keywords: Family Health Seek Behavior, NIHSS
Teenagers Knowledge On Sexually Transmitted Diseases at SMK Negeri 2 Banjarmasin Anita Herawati; Ika Mardiatul Ulfa; Septin Hawini
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.253 KB)

Abstract

Background: Sexually Transmitted Disease is one of the first ten causes of illness in young adult males and the second largest cause of young adulthood of women in developing countries. According to the data of the existing sexually transmitted diseases in the city of Banjarmasin in adolescents classified in large numbers that are in 2014, there are 359 people suffering from PMS and 46 of them tested positive for HIV while 45 of them positive AIDS that 60% of them come from teenagers. In 2015 known 42 people tested positive for HIV while 18 people positive AIDS.Objective: To know the description of adolescent knowledge about the sexually transmitted disease in SMK Negeri 2 Banjarmasin.Method: The research method is a descriptive method. This research was conducted in SMK Negeri 2 Banjarmasin on April 1, 2017, with a sample of teens as much as 81 respondents using sampling technique with proportional random sampling technique and simple random sampling. The instrument used is a standard questionnaire or has been tested for previous research.Result: The result of the research shows that adolescents in class X SMK Negeri 2 Banjarmasin mostly have enough knowledge that is 41 people (50,6%), good knowledge 36 people (44,4%), and knowledge less 4 people (5 %).Conclusion: Knowledge of adolescent about the sexually transmitted disease of class X teenager at SMK Negeri 2 Banjarmasin in enough category.Keywords: Knowledge, Youth, Sexually Transmitted Diseases.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN FITOKIMIA EKSTRAK BUNGA MELATI (Jasminum sambac (L.)ai) KOMODITAS LOKAL YANG BERPOTENSI SEBAGAI ANTILARVASIDA Nurul Hidayah; Anita Herawati; Ahmad Habibi
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.305 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.450

Abstract

Latar Belakang Masalah. Karakteristik tempat penampungan air dan parameter air di Kecamatan Martapura terbukti potensial untuk perkembangbiakan nyamuk A. aegypti. Masyarakat biasanya menggunakan antilarvasida kimia (temefos) untuk menangani masalah tersebut. Akan tetapi beberapa penelitian telah membuktikan adanya resistensi jentik terhadap temefos, sehingga perlu adanya antilarvasida alami. Salah satunya adalah bunga melati.Tujuan Penelitian. Mengetahui kandungan fitokimia ekstrak bunga melati komoditas lokal yang berpotensi sebagai antilarvasida.Metode Penelitian. Ekstraksi bunga melati dilakukann dengan metode maserasi menggunakan etanol. Uji metabolit sekunder yang dilakukan adalah uji alkaloid, flavonoid, saponin, steroid/terpenoid, dan tannin.Hasil. Berdasarkan hasil uji metabolit sekunder diketahui bahwa ekstrak bunga melati komoditas local Kecamatan Martapura positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan tannin.Kesimpulan. Kandungan fitokimia yang terdapat pada ekstrak bunga melati komoditas lokal secara kajian literatur memiliki potensi sebagai antilarvasida dan perlu dibuktikan dengan penelitian lebih lanjut. Kata Kunci: Bunga melati, metabolit sekunder, uji fitokimia
Hubungan Mobilisasi Dini Dengan Penyembuhan Luka Post sectio caesarea Di Rumah Sakit Umum Daerah H. Badaruddin Tanjung Tahun 2017 Dwi Rahmawati; Agnes Christie Rinda; Marmi Wahyuni
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.639 KB)

Abstract

Latar belakang: Mobilisasi dini merupakan faktor yang mendukung dalam mempercepat pemulihan pasca bedah dan dapat mencegah komplikasi pasca bedah. Berdasarkan Studi pendahuluan bulan juli 2017 dari 16 pasien post sectio caesarea, 12 orang orang post sectio caesarea melakukan mobilisasi dini dan lukanya menutup (kering) sedangkan dari 4 orang lainnya yang tidak melakukan mobilisasi, 1 orang luka kering, 3 orang lukanya masih tampak merah sedikit basah. Tujuan: Mengetahui hubungan mobilisasi dini dengan penyembuhan luka post sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah H. Badaruddin Tanjung Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional yang dianalisis dengan uji Fisher Exact. Pengumpulan data menggunakan lembar cheklist yang dilakukan pada sampel sebanyak 32 responden yang dipilih dengan cara accidental sampling. Hasil: Responden yang melaksanakan mobilisasi dini post sectio caesarea sebanyak 23 (71,9%), sedangkan yang tidak melakukan moobilisasi dini sebanyak 9 responden (28,1%). Responden yang mengalami penyembuhan luka post sectio caesarea sebanyak 27 (84,4%) dan ada hubungan yang bermakna antara mobilisasi dini dengan penyembuhan luka post sectio caesarea (p value 0,001) Simpulan: Ada hubungan yang bermakna antara mobilisasi dini dengan penyembuhan luka post sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah H. Badaruddin Tanjung. Kata Kunci : mobilisasi dini, penyembuhan luka, post sectio caesarea. ________________________________________________________________The correlation of early mobilization with wound healing  Post sectio caesarea At h. Badaruddin tanjung general hospital year 2017 ABSTRACT Introduction:Early mobilization is a contributing factor in accelerating postoperative recovery and may prevent post-surgical complications. Based on July 2017 preliminary study of 16 post-sectio caesarea patients, 12 post-sectio caesarea patients mobilized and the wound closed (dry) while from 4 other people who did not mobilize, 1 person wound dry, 3 wounds still looks a little wet red. Objective: To know the relationship between early mobilization with wound healing post sectio caesarea at at the Regional Public Hospital H. Badaruddin Tanjung Method:This research is an analytic survey with cross sectional approach, which was analyzed by Fisher exact test. Data collection using the check sheet conducted on the sample of 32 respondents selected by accidental sampling. Results: Respondents who conducted early mobilization of post sectio caesarea were 23 (71.9%), while those who did not perform early mobilization were 9 respondents (28.1%). Respondents who experienced post-sectio cesarean section wound healing were 27 (84.4%), and there was a significant relationship between early mobilization and wound healing of post sectio caesarea (p value 0,001). Conclusion: There is a relationship between early mobilization with wound healing post sectio caesarea at at the Regional Public Hospital H. Badaruddin Tanjung. Keywords: early mobilization, wound healing, post sectio caesarea 

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue