Articles
100 Documents
Peningkatan Kapasitas Kader Dan Tokoh Masyarakat Melalui KBIH (Kelompok Bimbingan Ibu Hamil) Tentang Screening Anemia Dan Triple Eliminasi Ibu Hamil
Nana Rokhana;
Heni Handayani;
Nurdewi Anggianti Rahayu;
Mamlukah Mamlukah;
Dwi Nastiti Iswarawanti
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 1 No. 02 (2022): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34305/jppk.v1i02.439
Masa kehamilan akan memberikan perubahan yang besar terhadap tubuh seorang ibu hamil. Salah satu perubahan yang besar yaitu pada sistem hematologi. Ibu hamil sering kali mengalami anemia selama masa kehamilan. Anemia fisiologis merupakan istilah yang sering digunakan untuk menyebut penurunan kadar hemoglobin (Hb) yang terjadi selama kehamilan normal. Kader dan tokoh masyarakat merupakan kepanjangan tangan di bidang kesehatan sehingga perlu mengetahui terkait anemia, triple eliminsai dan cara screening anemia pada ibu hamil . Untuk mengetahui pengaruh peningkatan kapasitas kader dan tokoh masyarakat terhadap pengetahuan anemia dan triple eliminasi pada ibu hamil melalui keigatan pelatihan dengan menggunakan media booklet . Penelitian dilakukan dengan pendidikan masayakarakat dengan melakukan pengukuran pretes dan postes kemudian membandingkannya untuk melihat perbedannya. Peserta kegiatan pelatihan adalah masyarakat Desa Batusumur dengan sampel sebanyak 25 responden, untuk memperoleh hasil penelitian digunakan analisa uji T pada pretest dan post test dengan P value <0,05. Berdasarkan hasil pelatihan melalui metode pendidikan masyarakat di dapat skor rata-rata pretes adalah 7,24 dan mengalami peningkatan setelah dilakukan pelatihan dengan hasil postes adalah 16,12. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan nilai signifikansi adalah 0,000 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan kader dan tokoh masyarkat Desa Batusumur mengalami peningkatan pengetahuan mengenai screening anemia dan trple elimanasi.
PENDIDIKAN KESEHATAN: BAHAYA PERGAULAN BEBAS REMAJA
Meti Kusmiati;
Fikria Nur Ramadani;
Malacca Nadia;
Resya Nursyam
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34305/jppk.v2i01.441
Masa Remaja merupakan masa dimana terjadi batas peralihan kehidupan anak dan dewasa. Tubuhnya tampak sudah “dewasa” tetapi bila diperlakukan seperti orang dewasa remaja gagal menunjukkan kedewasaannya. Masa peralihan ini menyebabkan berbagai permasalahan Kesehatan maupun sosial yang terjadi pada remaja. Permasalahan remaja yang sering terjadi diantaranya adalah permasalahan pergaulan bebas. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatan pengetahuan bahaya seks bebas pada remaja sehingga dapat diturunkannya permasalahan Kesehatan dan sosial akibat seks bebas. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di SMK Taruna Terpadu Kota Bogor, pelaksanaan edukasi dan diskusi dilakukan kepada 30 peserta. Pengukuran keberhasilan kegiatan dilakukan dengan mengukur hasil pretest dan postest. Hasil pretest dan postest dilakukan analisa uji T untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil pengabdian masyarakat diperoleh hasil perhitungan uji statistik , diperoleh nilai t sebesar -3,751 dan p = 0,01 (<0,05). Kesimpulannya yaitu pendidikan Kesehatan reproduksi remaja memiliki dampak yang cukup signifikan dalam meningkatkan pengetahuan reproduksi remaja. Perubahan pengetahuan akan mempengaruhi persepsi dan perilaku remaja terhadap pergaulan bebas yang berbahaya.
PEMBERDAYAAN KADER TENTANG PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) YANG TEPAT & AMAN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA
Reni Marlina;
Rini Raniati;
Risman Aprianto;
Dwi Nastiti Iswarawanti;
Mamlukah Mamlukah
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34305/jppk.v2i01.527
Pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) bayi tergantung sepenuhnya pada perawatan dan pemberian makanan oleh ibu. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang. Puskesmas Padasuka merupakan Puskesmas dengan kasus stunting yang terus mengalami peningkatan dari tahun 2018 (6,3%) sampai dengan 2020 (16,4%) di Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberdayaan dengan memberikan penyuluhan terkait materi MP-ASI yang tepat dan aman pada kader posyandu. Tujuan dilaksanakan pemberdayaan ini agar pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mengedukasi tentang MP-ASI yang tepat dan aman diharapkan dapat meningkat dan dapat mengedukasi para ibu Baduta dengan baik. Penelitia ini menggunakan pra-eksperimen, dimana penelitian ini dengan melakukan pre test dan post test dengan 15 pertanyaan yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Padasuka. Penelitian ini dilakukan selama 2 minggu yaitu pada tanggal 18 Juni 2021 sd 01 juli 2021 dimana sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 orang yaitu kader posyandu dengan teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan 15 item pertanyaan mengenai pengetahuan kader posyandu tentang MP-ASI yang tepat dan aman. Analisis data menggunakan UJi Beda Mean Dependent (Paired Test). Hasil Analisis data diperoleh nilai t sebesar -16.149 dan p = 0,000 (p < 0,05), artinya ada pengaruh pelatihan MP-ASI yang tepat dan aman terhadap pengetahuan kader posyandu tentang MP-ASI yang tepat dan aman.
SENAM HIPERTENSI UNTUK PENDERITA HIPERTENSI
Mutia Agustiani Moonti;
Nining Rusmianingsih;
Aditiya Puspanegara;
Merissa Laora Heryanto;
Moch Didik Nugraha
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34305/jppk.v2i01.529
Penyakit hipertensi yang dialami oleh masyarakat tentu tidak dapat dibiarkan begitu saja sehingga memerlukan banyak upaya yang perlu dilakukan, diantaranya adalah perubahan gaya hidup, pengembangan pendidikan dan pengetahuan tentang penyakit hipertensi serta memaksimalkan berbagai cara untuk mengontrol tekanan darah supaya tidak terjadi komplikasi. Salah satu usaha pencegahan yang dapat dilakukan untuk meminimalkan terjadinya lonjakan penyakit hipertensi yaitu bisa dilakukan dengan cara olahraga seperti senam anti hipertensi. Melakukan kegiatan senam sangat berguna bagi penatalaksanaan hipertensi sehingga permeabilitas membrane meningkat pada otot yang berkontraksi, akibatnya saat senam dilakukan secara teratur maka dapat memperbaiki pengaturan tekanan darah. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan dapat menurunkan kejadian hipertensi serta peningkatan pengetahuan mengenai penyakit hipertensi dan intervensi langsung dalam penanggulangan hipertensi yang berjalan dengan lancar dan kondusif. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menghitung pre dan post senam hipertensi. Hasil uji paired sampel t-test didapatkan þ= 0,000 < α=0,05 sehingga H0 ditolak H1 diterima. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum senam hipertensi lansia 151.86 mmHg, diastolik 95,04 mmHg dan rata-rata tekanan darah sistolik sesudah senam hipertensi lansia 91,20 mmHg, diastolik 91,18 mmHg. Kesimpulan pengabdian masyarakat ini yaitu senam hipertensi lansia berpengaruh terhadap tekanan darah lansia hipertensi.
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SANTRIWAN SANTRIWATI SEKOLAH DASAR DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZ
Yusron Adi Utomo;
Awis Hamid Dani;
Sutaip Sutaip;
Maulida Fitri Annisa;
Amin Susilo;
Dewi Laelatul Badriah;
Dwi Nastiti Iswarawanti
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34305/jppk.v2i01.536
Abstrak Lingkungan kehidupan pesantren merupakan lingkungan yang cukup nyaman untuk masyarakat tempati karena lingkungannya religious. Masalah yang masih muncul di Pesantren adalah masih ada pesantren yang tumbuh dalam lingkungan kumuh seperti pada kamar yang tidak memenuhi syarat sesuai standar yang ditetapkan dan belum pahamnya mengenai pentingnya Kesehatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan Kesehatan terhadap pengetahuan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada santri di Pondok Pesantren Tahfidz Al Qolam Yatim dan Dhuafa Cirebon. Metode pengabdian masyarakat dengan penyuluhan dan dilakukan pretest dan posttest. Metode pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 42 santriwa/santriwati, untuk memperoleh hasil kuesioner menggunakan analisa uji T. Hasil uji statistik diperoleh nilai T sebesar 12.670 dan p = 0,003. Kesimpulan pada pengabdian masyarakat ini yaitu terdapat pengaruh penyuluhan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap pengetahuan santri di pondok pesantren Tahfidz Al Qolam Yatim dan Dhuafa.
LITERATURE REVIEW: PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN TERHADAP EFEKTIVITAS TABLET TAMBAH DARAH (FE) PADA IBU HAMIL SEHINGGA MENCEGAH TERJADINYA ANEMIA
Erlangga Muhamad Prayuda;
Salman Salman
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34305/jppk.v2i01.579
Anemia merupakan keadaan dimana kondisi tersebut pada kadar hemoglobin yang kurang dari 12g/dl untuk wanita yang tidak hamil, dan kurang dari 10g/dl selama proses kehamilan atau masa nifas. Pada review ini saya menganalisis terhadap pengetahuan tablet tambah darah (Fe) dalam meningkatkan hemobglobin untuk ibu hamil dalam mencegah anemia. Untuk tujuan review jurnal ini merupakan serangkaian dalam mengenalisis kepatuhan dan pengetahuan tentang tablet tambah darah. Sampel yang digunakan rata-rata pada jurnal ini menggunakan quisioner dan ada juga yang terjun langsung ke ibu hamil. Untuk pengambilan responden dengan cara menanyakan pertanyaan diantara pertanyaan itu tentang kepatuhan mengkosumsi tablet tambah darah. Untuk hasil penelitian yang sudah dilakukan terhadap ibu hamil tentang pengetahuan dan kepatuhan tablet tambah darah bisa disimpulkan dari semua jurnal bahwa pengetahuan ibu hamil rata-rata fluktuatif (naik turun).
LITERATUR REVIEW: PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP RESISTEN PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK
Aditia Putra Tama;
Indah Laily Hilmi
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34305/jppk.v2i01.580
Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengobati atau mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat meningkatkan angka kejadian resitensi terhadap bakteri. Tujuan riview ini saya menganalisis terhadap pengetahuan penggunaan antibiotik terhadap masyarakat untuk mencegah peningkatan resitensi antibiotik. Sampel yang digunakan pada jurnal ini rata-rata menggunakan quisoner dan turun langsung menanyakan pada masyarakat. Untuk pengambilan responden sendiri dengan cara menanyakan pertanyaan diantara pertanyaan itu tentang pengetahuan pengunaan obat antibiotic. Hail penelitian yang sudah dilakukan pengetahuan masyarakat dari semua jurnal bisa di simpulkan dari semua jurnal bahwa pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan antibiotik rata-rata fluaktuatif (naikturun).
Terapi kognitif terhadap penderita hipertensi
Moonti, Mutia Agustiani;
Nugraha, Moch. Didik;
Heryanto, Merissa Laora;
Suhada, Ronny Firmansyah;
Puspanegara, Aditiya
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34305/jppk.v2i02.663
Latar Belakang: Faktor psikologis sangat berpengaruh terhadap proses penanganan masalah hipertensi, terkadang seseorang mengalami kecemasan karena berbagai penyakit yang diderita tidak kunjung sembuh bahkan semakin memburuk, hal ini membuat harapan untuk sembuh menjadi sangat tipis, menjadikan penderita merasa cemas. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat yakni memberikan dampak baik terhadap penurunan penyakit hipertensi dalam terapi psikologis yang diberikan langsung terhadap penderita.Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menghitung pre dan post tekanan darah dengan hasil uji paired t-test nilai p didapatkan p-value 0,000 < α=0,05 yang berarti ada pengaruh.Hasil: Rata-rata tingkat kecemasan sebelum diberikan intervensi adalah 14,40 (kecemasan berat) dan sesudah diberikan intervensi 10,05 (kecemasan sedang).Kesimpulan: Pengabdian masyarakat adalah dapat terapkan secara langsung oleh penderita sebagai pengobatan alternatif relaksasi dengan penggunaan terapi kognitif selama 2 hari dengan intensitas waktu selama 15-20 menit per hari untuk meminimalisir tingkat kecemasan yang dialami oleh penderita hipertensi.
Edukasi rancangbangun aplikasi GOSTING (Get Info Of Stunting) pada kader posyandu Kecamatan Gondangrejo
Gita, Anggi Putri Aria;
Surya, Nella Tri;
Seyaningsih, Aryanti
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34305/jppk.v2i02.730
Latar Belakang: Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi balita stunting di Indonesia mencapai 21,6% pada tahun 2022. Akselerasi penurunan kasus stunting butuh keterlibatan tenaga dan kader kesehatan terlatih serta kerjasama seluruh sasaran program stunting. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan posyandu terkait stunting melalui rancangbangun aplikasi gosting “Get info of Stunting”.Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada kader kesehatan posyandu Kecamatan Gondangrejo, kegiatan pelatihan dilakukan kepada 10 kader posyandu. Pengukuran keberhasilan kegiatan dilakukan dengan mengukur hasil pretest dan posttest. Uji statistik yang digunakan adalah uji T untuk mengetahui perbedaan pre dan post edukasi rancangbangun.Hasil: Ada perbedaan pengetahuan kader terkait stunting sebelum dan sesudah dilakukan edukasi tentang aplikasi rancangbangun aplikasi gosting “Get info of Stunting” (p value = <0,001). Nilai pengetahuan dari hasil pre-test dengan rata-rata sebesar 41,0 dan setelah dilakukan edukasi meningkat menjadi 67,0 dari nilai maksimum 80.Kesimpulan: Edukasi tentang aplikasi rancangbangun aplikasi gosting “Get info of Stunting” berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan kader kesehatan.
Penyuluhan stunting dan pembuatan MP-ASI berbasis pangan lokal pada ibu yang memiliki balita daerah lokus stunting di Desa Kutawaringin Kecamatan Selajambe Kabupaten Kuningan
Amalia, Icca Stella;
Ropii, Ahmad;
Mutiara, Almalida Sinta;
Sukmawati, Evi;
Diyanti, Erika
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34305/jppk.v2i02.739
Latar Belakang: Masalah anak pendek (stunting) menjadi permasalahan karena berhubungan dengan meningkatnya risiko kesakitan dan kematian, perkembangan otak suboptimal sehingga perkembangan motorik terlambat dan terhambatnya pertumbuhan mental. Adanya kasus Stunting di Desa Kutawaringin diperlukan program pengabdian masyarakat yang diharapkan dapat menekan angka stunting dan memberdayakan masyarakat untuk mengkonsumsi pangan yang beragam di wilayah lokus stunting.Metode: Metode yang digunakan dalam melakukan kegiatan ini yaitu metode kuantitatif dengan cara mengisi kuesioner pre – test dan post – test. Analisis data menggunakan perhitungan Wilcoxon dengan nilai a = 0,05.Hasil: Nilai rata-rata peserta kegiatan penyuluhan stunting mengalami peningkatan dari 2,71 menjadi 2,96 setelah diberikan penyuluhan. Pada Uji Wilcoxon didapatkan p value=0,034, artinya ada perbedaan pengetahuan pada peserta antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan mengenai stunting.Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang stunting setelah diberikan penyuluhan stunting. Masyarakat mengetahui nilai gizi pada MP-ASI menggunakan pangan lokal.