cover
Contact Name
Merissa Laora Heryanto
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+6285323499111
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No. 2 Kuningan Jawa Barat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 28094646     DOI : https://doi.org/10.34305/jppk.v1i02
Core Subject : Health,
Pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan Pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan Pembangunan kesehatan pedesaan Promosi kesehatan Penerapan teknologi dalam kesehatan Aplikasi bisnis di bidang kesehatan
Articles 100 Documents
Pengendalian dan monitoring kepatuhan minum obat serta diet pasien hipertensi “PEMUDA HITS” Wahyuningrum, Sari; Dini, Ayu Sekar; Nurhasanah, Leli; Dedeh, Dedeh; Mamlukah, Mamlukah; wahyuningsih, sari
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/qgrkbx30

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia dan menjadi penyebab utama komplikasi penyakit jantung dan stroke. Di BLUD UPTD Puskesmas Banjar 3 Kota Banjar, ditemukan permasalahan rendahnya kepatuhan penderita hipertensi dalam minum obat dan kurangnya pemahaman pentingnya kontrol rutin. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien melalui inovasi "PEMUDA HITS" (Pengendalian dan Monitoring Kepatuhan Minum Obat serta Diet Pasien Hipertensi).Metode: Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif, pembagian leaflet diet hipertensi, serta pemberian minuman sehat dari bunga telang dan lemon. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test.Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan peserta setelah intervensi, yang menandakan efektivitas inovasi ini.Kesimpulan: Simpulan dari kegiatan ini adalah inovasi PEMUDA HITS berhasil meningkatkan pemahaman penderita hipertensi. Disarankan agar kegiatan edukatif ini dilanjutkan secara berkelanjutan dan diperluas cakupannya.
Promosi kesehatan melalui program pengendalian hipertensi di usia produktif dengan gaya hidup sehat Adhityawan, Adhityawan; Purwanti, Devy Fitrie; Mentari, Melani Putri; Bhakti, Yuda; Mamlukah, Mamlukah
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/wfsrmb64

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak menyerang usia produktif akibat pola hidup kurang sehat, stres, dan minimnya aktivitas fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta perilaku hidup sehat masyarakat usia produktif di Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka melalui program “Hiperdinamis (Hipertensi Produktif Dinamis)”.Metode: kegiatan meliputi tahap persiapan (penyusunan rencana, koordinasi dengan pihak terkait), tahap sosialisasi (penyampaian informasi teknis dan jadwal kegiatan), serta tahap pelaksanaan yang terdiri dari penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi, pemeriksaan kesehatan dasar, dan evaluasi dengan pre-test serta post-test. Sasaran kegiatan adalah masyarakat usia produktif yang mengikuti pelayanan kesehatan keliling (Pusling) di wilayah Kelurahan Cicenang.Hasil: Tingkat pengetahuan responden mengalami peningkatan signifikan, dari sebelum intervensi kategori baik sebesar 53,0% menjadi 97,0% setelah intervensi.Kesimpulan: Simpulan dari kegiatan ini adalah promosi kesehatan melalui program Hiperdinamis efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat usia produktif terkait pengendalian hipertensi. 
Inovasi promosi kesehatan melalui program BESTI MUDDA (bebas TB mulai dari desa) kusiyono, kusiyono; Junaidah, Diyah Siti; Sari, Erma Permata; Hafidzah, Nurul; Imaniah, Tita Nurvita
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/8716pf49

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Drajat Kota Cirebon. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai TB berkontribusi terhadap tingginya angka penularan dan rendahnya kepatuhan pengobatan. Kegiatan inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan penderita TB, kader, dan keluarga melalui program Besti Mudda (Bebas TB Mulai Dari Desa).Metode: menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Pre-Eksperimental One Group Pre-Test Post-Test. Subjek penelitian berjumlah 34 responden yang terdiri dari 18 penderita TB dan 16 kader, dipilih dengan metode total sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan tentang pengertian, penyebaran, pengobatan, dan pencegahan TB, sedangkan media edukasi berupa presentasi dan banner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil menunjukkan sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang (60,6%), sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi baik (87,9%). Uji Wilcoxon memperoleh p-value = 0,000 (<0,05).Kesimpulan: program inovasi ini efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang TB. Disarankan agar kegiatan edukasi TB dilakukan secara berkesinambungan dan diperluas ke wilayah lain untuk mendukung eliminasi TB.
Model dukungan terpadu terhadap pencegahan kekambuhan dan peningkatan kemandirian activity of daily living pada ODGJ Aini, Khusnul; Mawaddah, Anggi Ulfah; Amalia, Yuli Desi; Febriani, Esty
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/w65py289

Abstract

Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa dengan tingkat kekambuhan tinggi yang berdampak pada produktivitas dan kemandirian. Dukungan keluarga dan masyarakat berperan penting dalam mencegah kekambuhan serta meningkatkan aktivitas pasien, sehingga diperlukan intervensi berbasis masyarakat untuk memperkuat sistem dukungan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).Metode: Metode pengabdian  kepada  Masyarakat jenis survey dan edukasi kepada Kader, Keluarga dan Tetangga (K2T). Kegiatan ini dilaksanakan  selama  satu bulan di Desa Darma Kuningan. Sasaran yaitu Kader, Keluarga dan Tetangga ODGJ sebanyak 42 orang. Instrumen adalah kuesioner RASP, Pengetahuan, Ceklist ADL dan PMO. Analisis data menggunakan pre-post test design menggunakan uji statistik deskriptif.Hasil: Pada ODGJ, rata-rata tingkat kekambuhan menurun dari 14,22 menjadi 13,17, sedangkan kemandirian aktivitas sehari-hari (ADL) meningkat dari 44,72 menjadi 47,22.Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi, psikoedukasi, dan dukungan sosial berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, menekan kekambuhan, serta meningkatkan kemandirian ODGJ di masyarakat.
Pemberdayaan bidan untuk mengintegrasi kesejahteraan psikologis pada asuhan kebidanan dalam meningkatkan kesehatan mental ibu hamil Winarni, Lastri Mei; Sartika, Rini; Kusumastuti, Nurry Ayuningtyas; Chotimah, Ananta Kusnul; Maulidia, Selvina Putri
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/j4fta331

Abstract

Latar Belakang: Pentingnya peran bidan dalam asuhan kesehatan mental ibu selama fase reproduksi. Bidan masih mengalami tantangan dalam mengenali permasalahan psikologis. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku bidan dalam memahami kesejahteraan psikologis sebagai upaya promosi kesehatan mental.Metode: Kegiatan ini berupa pelatihan psikoedukasi partisipatif menggunakan lembar balik dan toolkit Kelas Ibu Hamil Terintegrasi (LASTRI), dengan evaluasi pretes dan postes pada bidan praktik mandiri dan bidan layanan primer yang bermitra dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Tangerang.Hasil: terdapat peningkatan rerata skor sebelum dan setelah pelatihan pada pengetahuan bidan sebesar 27 poin dengan p value 0.001<0.05, peningkatan sikap bidan sebesar 15 poin p value 0.02<0.05, dan peningkatan perilaku sebesar 20 poin p value 0.013<0.05.Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi bidan, khususnya pada aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait pemahaman kesejahteraan psikologis ibu hamil. Penguatan bidan melalui pendekatan psiko edukatif menjadi strategi penting dalam mendukung pelayanan kebidanan yang lebih holistic.
Implementasi upaya promotif pada remaja melalui program literasi kesehatan untuk meningkatkan peran uks di sekolah Maharani, Intan; Mawaddah, Nurul; Aprilliani, Putri Amelia Wahyu; Rohma, Nabila Nuraini; Irawati, Dian
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/3q366r87

Abstract

Latar Belakang: Remaja mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045, tetapi rentan mengalami gangguan kesehatan, sehingga diperlukan upaya promotif baik di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. Upaya promotif di lingkungan sekolah dapat dilakukan dengan mengoptimalkan peran UKS (usaha kesehatan sekolah). Pendidikan kesehatan merupakan komponen penting dalam UKS yang dapat dilakukan melalui literasi kesehatan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan peran UKS melalui program literasi kesehatan sebagai implementasi upaya promotif pada remaja di sekolah.Metode: Sasaran kegiatan adalah remaja di sekolah menengah atas yang ada di  Kabupaten Mojokerto. Metode kegiatan ini terdiri dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan, tahap monitoring dan evaluasi, dan tahap rencana tindak lanjut.Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan peran UKS dengan adanya jadwal literasi kesehatan di sekolah, poster kesehatan di mading sekolah, peningkatan pengetahuan siswa tentang kesehatan, terbangunya sikap yang positif, dan peningkatan kemampuan siswa mengambil keputusan yang tepat terkait pola hidup sehat setelah implementasi program literasi kesehatan di sekolah.Kesimpulan: Kegiatan ini diharapkan memperkuat peran UKS, sehingga dapat mewujudkan generasi yang sehat mencapai Indonesia emas 2045.
Hubungan pengetahuan keluarga dengan manajemen diet 3J pada lansia diabetes mellitus Zahra, Widuri Fadia; Suharni, Suharni; Rini, Ana Verena Puspa
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/pm6cd882

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus adalah penyakit kronik akibat gangguan produksi atau penggunaan insulin yang tidak efektif. Pengendalian kadar gula darah dilakukan melalui obat, aktivitas fisik, dan penerapan manajemen diet 3J (jenis, jumlah, jadwal). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan keluarga dengan manajemen diet 3J pada lansia diabetes melitus di wilayah kerja UPT Puskesmas Tembilahan Hulu.Metode: Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 79 keluarga yang tinggal bersama lansia penderita diabetes melitus, dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil: Mayoritas keluarga memiliki pengetahuan baik (67,1%), dan sebagian besar menerapkan manajemen diet 3J dengan kategori baik: jenis makanan (72,2%), jumlah makanan (79,7%), dan jadwal makan (83,5%). Hasil uji bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan keluarga dengan ketiga aspek manajemen diet 3J (p-value = 0,001).Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga dan penerapan manajemen diet 3J pada lansia diabetes melitus. Edukasi gizi keluarga perlu ditingkatkan untuk mendukung pengendalian diabetes secara optimal.
Edukasi kesetaraan gender melalui film pendek untuk pencegahan perkawinan anak pada siswa MTS Sukmanawati, Dera; Yolanda, Helga; Heryanto, Merissa Laora; Septina, Yona
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/cdkg3q50

Abstract

Latar Belakang: Perkawinan anak masih menjadi masalah serius di Indonesia yang dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman tentang kesetaraan gender. Di Kabupaten Kuningan, kasus perkawinan anak meningkat dari 36 menjadi 74 kasus pada tahun 2022. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi pemahaman siswa MTs Al-Hidayah Windusari terkait kesetaraan gender dan isu perkawinan anak.Metode: Metode pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyuluhan dan pemutaran film pendek Kecele. Sampel penelitian berjumlah 55 siswa dari 64 populasi yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dengan analisis univariat berupa distribusi frekuensi dan persentase, serta posttest diberikan setelah pemutaran film.Hasil: Mayoritas peserta adalah perempuan (54,5%), berusia 14 tahun (40,0%), dan berasal dari kelas VIII (38,2%). Sebanyak 56,4% siswa belum pernah menerima informasi tentang perkawinan anak, dengan tingkat pengetahuan didominasi kategori kurang (78,2%).Kesimpulan: Tingkat pengetahuan siswa tentang kesetaraan gender dan perkawinan anak masih rendah, sehingga diperlukan kegiatan lanjutan berupa motivasi, perencanaan karier, dan peningkatan akses informasi kesehatan reproduksi.
Pengaruh pemberian virtual reality terhadap skala nyeri pasien post appendiktomi Nugroho, Yohanes Wahyu; Novitasari, Eka
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/5qs7ga13

Abstract

Latar Belakang: Apendiktomi adalah prosedur pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat usus buntu yang terinfeksi akibat apendisitis. Pasien pasca operasi apendiktomi sering mengalami nyeri yang cukup signifikan, yang dapat mengganggu proses pemulihan mereka. Penelitian ini berfokus pada pemberian terapi Virtual Reality (VR) untuk mengurangi skala nyeri pada pasien pasca operasi apendiktomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian VR terhadap skala nyeri pada pasien post-apendiktomi di RSUD Kabupaten Karanganyar.Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif pre–eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sampel berjumlah 38 pasien yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Intervensi VR diberikan selama 10–15 menit, dan pengukuran nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan setelah intervensi.Hasil: Nyeri sebelum pemberian VR memiliki rata-rata 5,16, sementara setelah pemberian VR rata-rata menjadi 4,24. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara pemberian VR terhadap penurunan skala nyeri pasien post-apendiktomi.Kesimpulan: Terapi Virtual Reality terbukti efektif sebagai alternatif manajemen nyeri nonfarmakologis pada pasien pasca apendiktomi dan dapat dipertimbangkan untuk diterapkan dalam praktik klinis rutin.
Peningkatan pengetahuan kader posyandu melalui pelatihan skrining prakonsepsi: evaluasi program pengabdian masyarakat berbasis komunitas Nurasiah, Ai; Asrina, A.; Indrayani, Indrayani
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/z13s4e26

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan prakonsepsi merupakan strategi untuk menurunkan risiko kehamilan dan meningkatkan luaran maternal-neonatal melalui skrining faktor risiko prakonsepsi.  Namun demikian pengetahuan dan layanan skrining prakonsepsi oleh kader posyandu sebagai garda terdepan layanan berbasis komunitas masih terbatas. Oleh karena itu, perlu penguatan kapasitas kader dalam skrining prakonsepsi untuk menjembatani kesenjangan layanan prakonsepsi di komunitas.Metode: Evaluasi pengabdian masyarakat ini menggunakan desain one-group pretest–posttest. Kader Posyandu aktif Desa Ciakdu Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat sebanyak 35 orang. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan menggunakan modul dan lembar ceklis. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan uji paired t-test.Hasil: Rerata skor pengetahuan meningkat dari 6,0857 (SD = 1,0675) pada pretest menjadi 8,2000 (SD = 1,6592) pada posttest dengan perbedaan bermakna (p < 0,001).Kesimpulan: Pelatihan skrining prakonsepsi efektif meningkatkan pengetahuan kader Posyandu. Temuan ini mengisi celah bukti terkait penguatan kapasitas kader untuk prakonsepsi di level komunitas dan mendukung integrasi skrining prakonsepsi pada layanan kesehatan primer di komunitas.

Page 10 of 10 | Total Record : 100