cover
Contact Name
Suwali
Contact Email
pjse@unperba.ac.id
Phone
+62281-8904769
Journal Mail Official
pjse@unperba.ac.id
Editorial Address
Jl. S. Parman No. 53 Purbalingga, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. purbalingga,
Jawa tengah
INDONESIA
Perwira Journal of Science and Engineering (PJSE)
ISSN : -     EISSN : 27758486     DOI : https://doi.org/10.54199/pjse
Perwira Journal of Science & Engineering (PJSE) is a journal that is published and published regularly to accommodate ideas, studies and scientific studies from students, and academics of the Agribusiness, Informatics and Mechanical Engineering Science & Technology Study Program, Univesitas Perwira Purbalingga. contains scientific writings in the form of research results, theoretical studies and theoretical applications, conceptual ideas, new book reviews, bibliographies and practical writings.
Articles 204 Documents
MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI BERBASIS ANIMAKER PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IV SD NEGERI 2 PEKALONGAN Ikhsan Sulistyo Pambudi; Siti Nasiroh; Ari Budi Riyanto
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v5i1.463

Abstract

Media pembelajaran adalah salah satu sarana yang digunakan untuk meningkatkan pembelajaran. Namun, sekarang ini dalam proses pembelajaran di sekolah masih menggunakan media buku panduan sebagai media pembelajaran. Terdapat tiga rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: (1) media pembelajaran animasi berbasis Animaker dikembangkan menggunakan aplikasi pembuat animasi yaitu Animaker; (2) ada beberapa kendala yang terdapat dalam pengembangan media pembelajaran animasi berbasis Animaker, salah satunya adalah proses pembuatannya yang banyak; (3) dalam mengembangkan media pembelajaran animasi berbasis Animaker peneliti menggunakan model ADDIE. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai kelayakan media pembelajaran animasi pada mata pelajaran IPS menggunakan aplikasi pembuat animasi yaitu Animaker. Penelitian ini menggunakan metode Reseacrh and Development (R&D). Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi. Sangat Baik media oleh dosen Infomatika sebagai ahli materi memperoleh presentase dengan kategori “Sangat Baik”, hasil validasi media oleh dosen Infomatika sebagai ahli media memperoleh presentase 91,1% dengan kategori “Sangat Baik” dan hasil validasi oleh Dosen Infomatika memperoleh presentase dengan kategori “Sangat Baik” Animaker-based animation learning media can be used in social studies learning. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran animasi yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPS.
The Effect of dust on the mechanical properties of greensand molds with new silica sand as the base material: Pengaruh penggunaan debu terhadap sifat mekanik pasir cetak greensand dengan bahan dasar pasir silika baru Hariningsih Hariningsih; Tasha Rizka
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v5i1.483

Abstract

Debu yang berasal dari dust collector di area cetakan greensand dalam industri pengecoran logam memiliki kadar silika dan lempung yang tinggi. Kandungan ini berasal dari komposisi penyusun pasir cetakan greensand, yaitu bentonit dan pasir silika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan debu dust colector terhadap sifat mekanik pasir cetak greensand baru, yakni pasir cetak greensand yang menggunakan bahan dasar pasir silika baru, serta mendapatkan presentase penggunaan debu yang tepat untuk mencapai nilai green compressive strength (GCS) yang optimal. Variasi debu yang digunakan adalah 0%, 0,5%, 1% dan 1%. Pengujian pasir yang dilakukan meliputi pengujian compactibility, moisture, permeability, green compression strength (GCS), dry compression strength (DCS), wet tensile strength (WTS). Hasil pengujian menunjukan bahwa kekuatan tekan cetakan meningkat seiring dengan meningkatnya presentase penggunaan debu. Apabila kadar air bertambah, kekuatan tekan dan permeabilitasnya akan betambah atau naik sampai pada titik maksimal. Sedangkan jika kadar airnya bertambah terus maka kekuatan tekan dan permeabilitasnya akan menurun. Penggunaan debu yang optimal pada pasir cetak greensand baru yaitu dengan presentase debu 1%.
Rancang Bangun Alat Uji Bending Pada Plat Besi Menggunakan Hydraulic Jack Kapasitas 6 Ton Dini Oktavitasari; Adang Saepudin; Muhammad Rizqi Maulana
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v5i1.492

Abstract

Pemilihan bahan material menjadi salah satu aspek penting dalam proses pengembangan produk dan konstruksi, terutama dalam memastikan kekuatan dan ketahanan material terhadap berbagai jenis beban dengan berbagai kebutuhan tertentu. Di dunia industri manufaktur, rekayasa, konstruksi, atau di dunia Pendidikan khususnya program studi Teknik Mesin. Uji bending merupakan salah satu metode yang umum digunakan dalam menentukan kualitas suatu material sesuai standar yang berlaku. Dengan adanya alat bending sederhana ini, diharapkan mahasiswa lebih memahami teori yang diberikan dengan melakukan praktikum secara langsung di laboratorium kampus. Setelah melakukan studi literatur, menentukan konsep desain alat, parameter pengujian, persiapan alat dan bahan , kemudian pembuatan alat dengan dongkrak botol berkapasitas 6 ton. Alat bending ini mampu melakukan pengujian pada spesimen dengan variasi ketebalan 2 mm dan 3 mm dimana menghasilkan 12 kali pengungkitan dengan tekanan 3.500 Psi dan gaya bending sebesar 2.100 N atau 0,214 Ton dan 19 kali pengungkitan dengan tekanan 4.500 Psi dan gaya bending sebesar 4.725 N atau 0,4814 Ton.
Pengaruh proses quenching dengan variasi media pendingin terhadap sifat mekanik dan struktur mikro baja AISI 1045 Nota Ali Sukarno Nota; Abdul Azis; Siska Irma Budianti; Carolus Borromeus Krishna Sampurno
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v5i1.493

Abstract

Baja sangat memiliki peranan yang penting dalam dunia industri, sifat mekanik yang dimiliki material ini cukup mampu untuk berbagai penggunaan lapangan dalam berbagai aplikasi. Baja AISI 1045 dilakukan perlakuan panas dengan variasi media pendingin air mineral dan oli SAE 20W-50, waktu penahanan 45 menit. Bagaimana pengaruh perlakuan panas terhadap sifat mekanik dan struktur mikro pada baja AISI 1045 yang di quenching pada media air dan oli. Hasil dari nilai kekerasan rata-rata pada media air adalah 89,35 HRC dan 49,90 HRC pada media oli, dari sebelum perlakuan panas yaitu 12,32 HRC. Struktur mikro didapatkan fasa martensit lebih mendominasi dari pada fasa perlit dan ferit. Hal ini dikarenakan perlakuan panas yang merubah fasa ferit dan perlit menjadi martensit. Pada pendingin air kekerasannya lebih keras dibandingkan pendingin oli, dikarenakan nilai densitas yang semakin tinggi akan mempengaruhi laju pendinginan yang cepat dan berpengaruh pada nilai kekerasan yang baik, sedangkan nilai dari viskositas yang tinggi menjadikan laju pendinginan menjadi lambat sehingga berpengaruh juga pada nilai kekerasan dari baja AISI 1045 tersebut.
Inovasi minyak jelantah dan sereh (cymbopogon citratus) sebagai bahan pembuatan eco-friendly antibacterial soap Muhamad Ridjal Firdaus; Roviana Ayu Ramadhanti; Rizky Amelia Wardana; Putri Alifiyah Sabilatuzzahra; Fikky Dian Roqobih; Hasan Subekti; Ahmad Qosyim
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v5i2.512

Abstract

Pembuangan minyak jelantah sebagai limbah rumah tangga berpotensi mencemari lingkungan apabila dibuang sembarangan, sehingga diperlukan inovasi dalam pemanfaatan limbah menjadi produk yang lebih bernilai guna dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas, manfaat, kelemahan serta potensi inovasi dari pembuatan sabun ramah lingkungan berbahan dasar minyak jelantah dan ekstrak sereh (Cymbopogon citratus) sebagai zat aktif antibakteri alami. Metode yang digunakan adalah metode kajian literatur untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber ilmiah buku, prosiding seminar, dan artikel ilmiah tahun 2015-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa sabun memiliki pH yang aman, mampu menghambat pertumbuhan bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, serta karakteristik sensorik yang diterima baik oleh pengguna. Namun, kualitas sabun sangat bergantung pada proses pemurnian minyak yang tepat untuk menghindari sisa senyawa berbahaya. Berbagai inovasi, seperti penggunaan adsorben alami dan penambahan eco enzyme, dapat meningkatkan mutu dan keamanan sabun. Dengan demikian, pemanfaatan minyak jelantah dan sereh dalam pembuatan sabun merupakan langkah inovatif yang mendukung pengurangan limbah, peningkatan kesehatan masyarakat, dan penerapan prinsip keberlanjutan lingkungan
Pemeliharaan Preventif Ball Valve Pada Pipa Gas Menggunakan Metode Greasing Alwi Kenedi Sitepu; Andreas Yakobus Situmorang; Arnold Aditya Pratama; Daniel Butar-Butar; Muhammad Ilham Fakhri Athallah; Fajar Paundra
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v5i2.514

Abstract

Ball valve merupakan salah satu jenis katup yang banyak digunakan dalam sistem perpipaan gas untuk Ball valve merupakan salah satu jenis katup yang banyak digunakan dalam sistem perpipaan gas karena kemampuannya dalam mengontrol aliran fluida dengan cepat dan efisien. Namun, seiring waktu, ball valve dapat mengalami penurunan performa akibat gesekan, kontaminasi, serta paparan lingkungan yang dapat menyebabkan korosi dan kebocoran. Oleh karena itu, pemeliharaan preventif diperlukan untuk memastikan keandalan dan umur pakai ball valve tetap optimal. Salah satu metode pemeliharaan yang efektif adalah greasing, yaitu pemberian pelumas khusus ke dalam ball valve untuk mengurangi gesekan antar komponen, mencegah korosi, serta memastikan kinerja segel tetap optimal. Penelitian ini membahas penerapan metode greasing pada ball valve dalam pipa gas, termasuk jenis grease yang digunakan, prosedur pelaksanaan, serta manfaat yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan preventif dengan metode greasing dapat mengurangi risiko kegagalan katup, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperpanjang masa pakai ball valve. Selain itu, greasing secara rutin membantu menjaga tekanan dalam sistem perpipaan dan mengurangi potensi kebocoran yang dapat membahayakan keselamatan kerja. Dengan penerapan pemeliharaan yang tepat dan sesuai standar operasional, ball valve dapat beroperasi lebih stabil dan andal dalam jangka waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, metode greasing menjadi bagian penting dalam strategi pemeliharaan preventif untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan dalam sistem perpipaan gas
Analisis pengaruh akumulasi pengotor pada filler terhadap kinerja cooling tower tipe induced draft counterflow di pabrik industri kimia PT. XYZ: Bahasa Indonesia Eric Samuel; Leonard Lisapaly; Surjo Abadi
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v5i2.523

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri kimia, khususnya memproduksi berbagai macam produk bahan kimia. Cooling tower menjadi salah satu komponen penting dalam sistem pendingin di industri kimia untuk mendukung proses sistem pendinginan dengan cara mengontakan air dengan udara sekitar, sehingga air menjadi dingin. Cooling tower tipe induced draft counterflow yang digunakan mengalami permasalahan pada filler yaitu terbentuknya akumulasi pengotor seperti debu, lumpur, dan mikroorganisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengotor yang terbentuk pada filler terhadap kinerja cooling tower, serta memberikan wawasan untuk mengatasi terbentuknya pengotor tersebut. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode range, approach, efektivitas pendingin dan kapasitas perpindahan panas. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terbentuknya akumulasi pengotor pada filler menyebabkan kenaikan suhu air pendingin dari 30°C menjadi 33°C, penurunan efektivitas cooling tower sebesar 17.8%, dan kapasitas perpindahan panas juga menurun dari 686.3 kW menjadi 274.5 kW. Hal ini menunjukan bahwa pengotor yang menempel pada filler mengganggu proses perpindahan panas pada cooling tower sehingga diperlukan perawatan secara berkala untuk menjaga kinerja sistem pendingin.
Analisis Peran Anvil Plate terhadap Sifat Mekanik Sambungan Friction Stir Spot Welding AA5052 Yudha Eko Widyantono
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v5i2.533

Abstract

Friction Stir Spot Welding (FSSW) merupakan pengembangan dari metode pengelasan Friction Stir Welding (FSW) yang diterapkan di industri dengan tujuan untuk menggantikan metode pengelasan Resistance Spot Welding (RSW). Dalam penelitian ini, FSSW diterapkan untuk menyambung pelat paduan aluminium 5052-H32 dan pelat baja standar JIS G 3136. Variabel utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis anvil plate yang terdiri dari granit, baja AISI 1010, dan paduan Al-Si, sedangkan parameter pengelasan yang digunakan adalah kecepatan putar 1000 rpm, waktu penahanan (dwell time) selama 5 detik, dan kedalaman penekanan (plunge depth) sebesar 0,2 mm yang dijadikan sebagai variabel tetap. Konduktivitas termal dari anvil plate memengaruhi kekerasan sambungan las FSSW dan beban geser tarik (tensile shear load) dari sambungan las. Anvil plate berbahan granit menghasilkan suhu pengelasan sebesar 167,37°C, baja AISI 1010 sebesar 113,18°C, dan Al-Si sebesar 100,88°C. Peningkatan konduktivitas termal menyebabkan sambungan las menjadi lebih keras. Anvil plate granit menghasilkan kekerasan Vickers sebesar 36,5 HVN, baja AISI 1010 sebesar 47 HVN, dan Al-Si sebesar 49,5 HVN. Beban geser tarik dipengaruhi oleh ukuran nugget yang terbentuk. Anvil plate granit menghasilkan rata-rata beban geser tarik sebesar 3986,98 N, baja AISI 1010 sebesar 3769,00 N, dan Al-Si sebesar 3414,32 N
Desain sistem manajemen termal energy strorage system pada stasiun pengisian kendaraan listrik umum Firmansyah Putra; Abram Jonathan Sitorus; Farid Wajdy Sitorus; Eka Dodi Suryanto; Dian Putra Saragi
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v5i2.536

Abstract

Penelitian ini membahas secara komprehensif perancangan sistem manajemen termal (thermal management system) pada energy strorage system (ESS) berbasis baterai lithium-ion yang diaplikasikan pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sistem ini dirancang untuk menjaga suhu operasional baterai tetap dalam kisaran yang aman melalui pendekatan pendinginan pasif menggunakan Phase Change Material (PCM) serta pelat pendingin berbahan aluminium. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental melalui simulasi numerik menggunakan perangkat lunak SolidWorks, dengan dua skenario utama yaitu simulasi kondisi pengisian cepat (fast charging) dan simulasi pelepasan energi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga suhu BMS tidak melebihi 58°C, sementara suhu pelat pendingin utama dapat mencapai serendah 43°C pada saat pelepasan energi. Sistem pendingin yang dikembangkan menunjukkan kinerja yang optimal dalam menyebarkan panas secara merata, menjaga kestabilan suhu kerja baterai, dan meningkatkan efisiensi serta keselamatan operasional dari ESS pada SPKLU. Dengan demikian, desain sistem ini dapat menjadi solusi inovatif untuk mendukung keberlanjutan teknologi kendaraan listrik di masa mendatang. KATA KUNCI: energy strorage system; SPKLU; thermal management; lithium-ion; phase change material
Pengaruh interlayer Zn terhadap struktur mikro dan sifat mekanik pengelasan GMAW material baja karbon sedang ST37 Siska Irma Budianti; Lingga Arti Saputra; Nota Ali Sukarno; Abdul Azis; Carolus Borromeus Krishna Sampurno; Herlian Seto Margono
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v5i2.537

Abstract

Proses pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW) merupakan metode yang banyak digunakan dalam industri pengelasan logam ferro dan non-ferro karena efisiensi waktu, kemudahan pengoperasian, dan biaya yang relatif terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi arus pengelasan dan penambahan interlayer seng (Zn) terhadap sifat mekanik hasil pengelasan kampuh V pada baja karbon sedang ST37. Material penelitian berupa dua pelat baja ST37 berukuran 250 × 120 × 6 mm dengan celah kampuh 2 mm, serta lembaran interlayer Zn sepanjang 250 mm. Pengelasan dilakukan menggunakan arus 80 A, 100 A, dan 120 A. Hasil uji tarik menunjukkan bahwa kekuatan tarik tertinggi tanpa interlayer Zn dicapai pada arus 120 A sebesar 418,9 MPa, sedangkan dengan interlayer Zn mencapai 451,1 MPa pada arus yang sama. Pengujian kekerasan pada daerah Base Metal (BM), Heat Affected Zone (HAZ), Weld Metal 1 (WM1), dan Weld Metal 2 (WM2) menunjukkan nilai kekerasan tertinggi sebesar 166 HV pada WM2 tanpa Zn pada arus 120 A. Penambahan interlayer Zn terbukti meningkatkan kekuatan tarik sambungan las pada arus tertinggi, sedangkan kekerasan tertinggi tetap tercapai pada spesimen tanpa interlayer Zn