cover
Contact Name
Endang Susanti
Contact Email
endang@ft.unrika.ac.id
Phone
+6281277109009
Journal Mail Official
profisiensi@journal.unrika.ac.id
Editorial Address
PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI, FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, JL.Pahlawan No.99, Buliyang, Batu Aji, Batam - Kepulauan Riau, Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Profisiensi : Jurnal Program Studi Teknik Industri
ISSN : 23017244     EISSN : 25989987     DOI : DOI: 10.33373
Core Subject : Engineering,
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri adalah jurnal publikasi ilmiah di bidang teknik industri, baik itu penelitian maupun kajian ilmiah. Naskah yang diterima merupakan naskah dari hasil penelitian ataupun hasil pemikiran yang berhubungan dengan teknik industri yang belum di publikasikan di media manapun, jurnal ini terbit dua kali dalam setahun.
Articles 220 Documents
ANALISIS PENGEMBANGAN STRATEGI MITIGASI PADA RISIKO RANTAI PASOK KAYU LOG (STUDI KASUS : PT SLJ GLOBAL TBK, SAMARINDA) Fernando Alexander Fermi Sitohang; Anggriani Profita; Dharma Widada
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 10, No 2 (2022): PROFISIENSI DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v10i2.4664

Abstract

PT SLJ Global Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan dan industri perkayuan yang juga memiliki hutan sendiri sebagai asal sumber bahan bakunya. Dalam rantai pasok kayu log terdapat risiko-risiko yang berpotensi merugikan perusahaan seperti jumlah bahan baku kayu yang dipesan tidak sesuai dengan permintaan awal serta faktor cuaca yang mempengaruhi waktu pengiriman yang mengakibatkan keterlambatan pengiriman kayu log yang dikirim melalui kapal ponton dan juga rakit ke perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengembangkan strategi mitigasi pada risiko rantai pasok kayu log di PT SLJ Global Tbk. Metode yang digunakan yaitu Supply Chain Operation Reference (SCOR) sebagai dasar mengidentifikasi risiko masing-masing aktivitas rantai pasok dan metode House of Risk (HOR) digunakan untuk mengidentifikasi kejadian risiko serta agen risiko penyebabnya. Hasilnya, didapatkan 30 kejadian risiko yang dikategorikan ke dalam 5 proses yaitu plan, source, make, delivery dan return dengan 39 agen risiko yang teridentifikasi. Diketahui risiko prioritas dengan menggunakan aturan pareto 80:20 dari 17 risk agent yang dilakukan aksi mitigasi, didapatkan 6 aksi mitigasi yang di prioritaskan, yaitu pengontrolan trafo dan koordinasi jadwal mati listrik PLN (PA1) dengan nilai ETD 801, monitor stok bahan bakar power plan (PA2) dengan nilai ETD 600,75, monitor stok awal dan stok dan stok akhir per 1 bulan hingga 2 bulan sekali (PA4) dengan nilai ETD 290,25, pemberian sanksi berupa denda (PA7), pemberian sanksi berupa surat peringatan (PA16), dan booking jadwal kapal sebelumnya dari jauh-jauh hari (PA5) dengan nilai ETD 114.
PERANCANGAN PROTEKSI KEBAKARAN SISTEM SPRINKLER PADA RUMAH ANAK PRESTASI SURABAYA Afrigh Fajar Rosyidiin; Nanda Moh. Surya Abdillah; Reznandya Putri Septyawati
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 11, No 1 (2023): PROFISIENSI JULI 2023
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v11i1.5383

Abstract

Salah satu utilitias keamanan yang ada di suatu bangunan gedung adalah sistem instalasi sprinkler. Sistem instalasi sprinkler adalah suatu sistem instalasi pemadam kebakaran yang dipasang secara tetap atau permanen di dalam bangunan yang dapat memadamkan kebakaran secara otomatis dengan menyemprotkan air di tempat mula terjadi kebakaran (SNI 03-3989-2000). Pada perencanaan pembangunan sistem sprinkler ini bertujuan untuk memahami bagaimana pemasangan sistem sprinkler di gedung Rumah Anak Prestasi Surabaya dan melakukan perhitungan pada jumlah sprinkler yang dibutuhkan, serta menentukan jumlah volume air yang dibutuhkan pada sistem sprinkler tersebut. Penulis menganalisa dan melakukan perhitungan debit volume air dan flowrate laju aliran sprinkler. Selanjutnya, penulis menggunakan pressure loss dari Hazen-Williams untuk menentukan pressure loss air akibat aliran air tersebut melalui pipa tegak yang merupakan pipa utama dalam intalasi sprinkler. Dari hasil perhitungan tersebut akan dapat diketahui jumlah kebutuhan sprinkler setiap ruangan dan jumlah volume air yang dibutuhkan pada gedung Rumah Anak Prestasi Surabaya. Dimana perencanaan ini mengacu pada standar yang berlaku yaitu SNI dan NFPA yang harus dipakai dalam perencanaan sistem sprinkler otomatis pada sebuah gedung.
ANALISA KARAKTERISTIK ARANG BRIKET BATOK KELAPA TERHADAP VARIASI TEKANAN Ridho Khabibul Malik; M. Nushron Ali Mukhtar
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 11, No 1 (2023): PROFISIENSI JULI 2023
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v11i1.5272

Abstract

Briket ialah salah satu bahan bakar padat yang tebuat dari kombinasi biomassa yang memiliki karbonium, briket merupakansuatu pengganti dari tenaga minyak alam bakar. Salah satu komoditi ekspor yang mempunyai pasar yang besar di mancanegara merupakan briket tempurung, mulai dari Amerika Sindikat, Rusia, Eropa, Asia, Timur Tengah serta sebagian negeri yang lain. Kemampuan penciptaan briket di Indonesia diperkirakan bisa menggapai menciptakan devisa negeri menggapai Rp. 6, 8 triliun per tahun. Kualitasbriketdipengaruhi oleh sebagian aspek, antara lain dimensi elemen, titik berat kempa, lem, serta tipe materi dasar. Riset ini dicoba dengan tata cara penelitian menggunkan aransemen kotoran tempurung kelapa serta aci tapioka dengan analogi 10%: 1%. Dengan mempraktikkan alterasi titik berat 1500 psi, 2000 psi, serta 3000 psi, riset ini berarti buat mengenali variasai titik berat kepada angka kandungan air, kandungan abu, serta laju pembakaran. Jenjang yang dicoba dalam riset ini mencakup pengarangan, pembuatan briket arang, serta pengetesan. Dari pengetesan yang telah dicoba angka yang sangat maksimal buat penuhi standart kualitas SNI 01- 6235- 2000 ialah dengan titik berat kempa 3000 psi dengan angka kandungan air 7.49%, kandungan abu 6.23% serta laju pembakaran 0.12 gram/menit. Bisa disimpulkan bahwa semakin kokoh titik berat kempa pembriketan, maka nilai angka yang didapatkan semakin optimal.
MENGEVALUASI PENYEBAB MATERIAL SHORTAGE DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) DI PT. RMS Dadang Redantan
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 11, No 1 (2023): PROFISIENSI JULI 2023
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v11i1.5447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab material shortage di PT. RMS menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA). Dengan menganalisa akar penyebab yang mengakibatkan material shortage di PT. RMS. Hasil dari penelitian ini adalah telah ditemukan penyebab utama terjadinya materials shortage yaitu Short Leadtime Order yang diakibatkan oleh kekurangan forecast yang disediakan oleh pelanggan.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU SHUTTLECOCK GUNA MEMENUHI PERMINTAAN KONSUMEN (Studi Kasus : UD NUSA ) Dian Novita Rahayu; Jaka Purnama
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 11, No 1 (2023): PROFISIENSI JULI 2023
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v11i1.5278

Abstract

Produk Shuttlecock yang dihasilkan oleh perusahaan UD Nusa memiliki tiga merek yaitu merek nusa hitam, kalimantan oren, dan kalimantan merah. Dalam proses pembuatan shuttlecock dari ketiga merek ini bahan baku yang diperlukan adalah bulu angsa, benang, lem benang, gabus, lem gabus, pita, dan cap merek. Pengadaan bahan baku yang dilakukan perusahaan hanya melalui perkiraan sehingga terjadi stockout bahan baku yang mengakibatkan permintaan konsumen tidak dapat terpenuhi secara maksimal. Dalam mengatasi permasalahan tersebut diperlukan pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP).  Berdasarkan hasil pengolahan data MRP dengan metode lot sizing Lot For Lot (LFL), Fixed Order Quantity (FOQ), Fixed Period Requirement (FPR), dan Period Order Quantity (POQ) diperoleh rencana kapan bahan baku akan dipesan, besaran pemesanan yang harus dilakukan dengan biaya yang minimum. Dari hasil perhitungan diperoleh total  biaya persediaan minimum merek nusa hitam sebesar Rp 12.102.500 dengan interval pemesanan 2 periode, merek kalimantan merah total biaya persediaan sebesar Rp 12.360.000 dengan 2 periode pemesanan, dan total biaya persediaan merek Kalimantan merah sebesar Rp 11.813.000 dengan 2 periode pemesanan. 
PERBAIKAN PARAMETER UNTUK MENGATASI DEFECT BLUE HAZE PADA PROSES AUTO GLAZING DENGAN METODE TAGUCHI (PT. EXCELITAS TECHNOLOGIES BATAM) Hery Irwan; Alsyah Rizal
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 11, No 1 (2023): PROFISIENSI JULI 2023
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v11i1.5238

Abstract

PT. Excelitas Technologies Batam (PETB) adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri manufaktur yang menghasilkan produk optoelektonik. Salah satu produk yang dihasilkan adalah lighting dan salah satu proses yang menghasilkan defect yang tinggi adalah proses auto glazing sebesar 4%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor mempengaruhi tingginya defect blue haze pada process auto glazing dan menetapkan parameter terbaik dengan menggunakan metode Taguchi. Dari hasil penelitian ini diperoleh untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan melakukan kombinasi parameter yaitu penggunaan 8 holes burner, suhu temperature di setting menjadi 1200 °C dan yang terakhir jarak antara benda dan sumber burner menjadi 9,5mm. Dari perubahan parameter tersebut diperoleh mengatasi defect blue haze rata-rata sebesar 3.9%.
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PADA KEPALA PASAR X DENGAN METODE NASA-TLX Musaddad Alfani
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 11, No 1 (2023): PROFISIENSI JULI 2023
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v11i1.5315

Abstract

Pasar tradisional masih menjadi salah satu destinasi belanja kebutuhan masyarakat, sehingga pasar tradisional menjadi salah satu penggerak perekonomian Indonesia. Salah satu pasar tradisional yang ada di Yogyakarta adalah Pasar X. Pasar X sendiri terbagi menjadi 3 sektor operasional, meliputi sektor 1, 2, dan 3. Setiap unit dipimpin oleh seorang kepala pasar yang dibantu oleh petugas administrasi di kantor pasar. Di kantor pasar sektor 1 dan 2 terdapat kepala pasar dan petugas administrasi. Sedangkan kantor pasar sektor 3, hanya terdapat satu orang Kepala Pasar. Kondisi ini, kepala sektor 3 mengalami beban kerja yang berlebihan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat beban kerja kepala pasar sektor 3. Pada penelitian ini, pendekatan yang dilakukan untuk mengetahui dengan NASA-TLX dan FTE. Berdasarkan hasil penelitian diketahui beban kerja mental yang dialami pekerja sebesar 63 termasuk kategori tinggi, dan beban kerja fisik yang dialami pekerja sebesar 1,50 termasuk kategori overload. Usulan perbaikan yang dapat dilakukan adalah dengan menambah jumlah petugas di pasar sektor 3 menjadi 2 orang, yaitu petugas administrasi yang membantu operasional kantor.
PERENCANAAN PREVENTIVE MAINTENANCE LINE PRODUKSI DENGAN METODE RCM (RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE) DI PT RAYA Dhany Ar-Royyan; M. Nushron Ali Mukhtar
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 11, No 1 (2023): PROFISIENSI JULI 2023
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v11i1.5081

Abstract

Maintenance on the machine is an activity that is needed to keep the system or equipment always in good condition when it will be used. The purpose of maintenance is to keep every component on the machine well maintained and can minimize costs or losses incurred due to long downtime. The RCM (Reliability Centered Maintenance) method is a method used to determine the planning of maintenance time intervals that lead to the ability of a machine to operate according to its function. The results of the FMEA analysis carried out, there are 3 machine components in the production line, namely forming paper with an RPN value of 84.588, curling with an RPN value of 83.6, flanging with an RPN value of 80.496. The results of calculations through exponential distribution for maintenance time intervals on the 3 components are Forming Paper of 0.407 hours, Curling of 0.457 hours, Flanging of 0.435 hours. the results of the reliability of the three components are Forming Paper of 1.42, Curling of 5.21, Flanging of 4.98.  Based on the risk analysis carried out on the possibility of risk, the results show that the level of risk on 3 components is at a medium or medium risk level. The maintenance method used is visual check and preventive maintenance planning.
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KEDELAI MENGGUNAKAN METODE EOQ DI CV. PQR Akhsani Nur Amalia
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 11, No 1 (2023): PROFISIENSI JULI 2023
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v11i1.5342

Abstract

This study aims to determine the inventory planning of Soybean raw materials to produce Tempe products. The analysis was carried out based on the need for Soybean raw materials for the past 12 months. Raw material inventory planning is carried out using the Economic Order Quantity (EOQ) method. Where, the lead time is known with certainty and the arrival of Soybean raw materials at once. The results showed that the optimal order quantity of Soybeans in one order was 3117.31 kg. Soybean raw material ordering is carried out every seven days and eight hours. The minimum amount of Soybean inventory in the warehouse is 978.56 kg. Based on these points, the total cost of Soybean raw material inventory is Rp 176,287,365.
PERANCANGAN ULANG PEMANAS SHRINKABLE TUBE MENGGUNAKAN METODE QFD UNTUK MENINGKATKAN OUTPUT DI DEPARTEMEN PRODUKSI DI INDUSTRI MUKAKUNING Zaenal Arifin
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 11, No 1 (2023): PROFISIENSI JULI 2023
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v11i1.5305

Abstract

Perusahaan manufacturing yang beroperasi dibidang transportasi vertikal yang salah satu proses nya perangkaian kabel . dalam keseluruhan proses perangkaian kabel , proses pemanasan shrinkable tube menjadi perhatian penulis untuk dilakukan improvement, proses ini merupakan proses sederhana menggunakan mesin , namun  tidak efisien karena terbatas oleh kapasitansya, Sekali memproses membutuhkan waktu 40 detik . Penelitian yang dilakukan, betujuan untuk merancang ulang pemanas shrinkable tube yang lebih efisien sehingga dapat meningkatkan output. Dari permasalahan yang diperoleh, penulis mengambil judul “Perancangan Ulang Pemanas Shrinkable Tube Menggunakan Metode QFD Untuk Meningkatkan Output di Departemen Produksi di Industtri Mukakuning “ Dari hasil analisa, maka rancangan alat tersebut berupa sebuah pemanas yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan dan menahan panas dengan baik dengan menggunakan 4 buah lampu halogen sebagai sumber panasnya, berkapasitas 8 pcs material untuk sekali proses dan terbuat dari bahan dan alat yang berkualitas sehingga tahan untuk penggunaan jangka panjang