cover
Contact Name
Endang Susanti
Contact Email
endang@ft.unrika.ac.id
Phone
+6281277109009
Journal Mail Official
profisiensi@journal.unrika.ac.id
Editorial Address
PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI, FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, JL.Pahlawan No.99, Buliyang, Batu Aji, Batam - Kepulauan Riau, Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Profisiensi : Jurnal Program Studi Teknik Industri
ISSN : 23017244     EISSN : 25989987     DOI : DOI: 10.33373
Core Subject : Engineering,
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri adalah jurnal publikasi ilmiah di bidang teknik industri, baik itu penelitian maupun kajian ilmiah. Naskah yang diterima merupakan naskah dari hasil penelitian ataupun hasil pemikiran yang berhubungan dengan teknik industri yang belum di publikasikan di media manapun, jurnal ini terbit dua kali dalam setahun.
Articles 220 Documents
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK SEPATU MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN KAIZEN PADA CV. SEPATU SANI MALANG JAWA TIMUR Lauw Errin Laurentine; La Ode Ahmad Safar Tosungku; Lina Dianati Fatimahhayati
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 10, No 1 (2022): PROFISIENSI JULI 2022
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v10i1.4290

Abstract

CV. Sepatu Sani Malang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri sepatu dengan bahan dasar kulit imitasi. Proses produksi sepatu terdiri dari proses desain, pemotongan, penjahitan, pembentukan, penggabungan, dan tahap akhir. Berdasarkan observasi awal, permasalahan yang dihadapi perusahaan ini adalah dari jumlah produksi sepatu yaitu sebanyak 84.242 pasang sepatu ditemukan produk cacat yang dihasilkan sebanyak 2.771 pasang atau sebesar 3,29%. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimasi produk cacat yang dihasilkan. Upaya yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan metode six sigma yang terdiri dari tahap DMAI yaitu Define, Measure, Analyze, dan Improve yang digunakan untuk menemukan penyebab dari permasalahan kemudian dengan menggunakan metode kaizen pada tahap Improve untuk menemukan usulan perbaikan. 3 jenis cacat yang berhasil diidentifikasi adalah kulit berkerut, kulit berjamur, dan hasil penggabungan miring. Hasil perhitungan nilai DPMO adalah sebesar 10964,44371 dan nilai sigma sebesar 3,79. Penyebab permasalahan ini berasal dari faktor manusia, mesin, bahan, metode, dan lingkungan yang diidentifikasi dengan menggunakan cause and effect diagram sehingga usulan perbaikan dapat ditentukan dengan menggunakan metode kaizen yang terdiri dari tahap Seiri (pemilahan), Seiton (penataan), Seiso (kebersihan), Seiketsu (perawatan), dan Shitsuke (disiplin).
EVALUASI KELAYAKAN MATERIAL PADA MESIN DAICHI PROSES CLEANING UNTUK MEMINIMUMKAN DOWNTIME DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT. ABC BATAM Moden Purba; Zaenal Arifin
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 8, No 2 (2020): PROFISIENSI DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v8i2.4691

Abstract

Sebelum proses produksi berlangsung di area molding PT ABC Batam, terlebih dahulu dilakukan proses pembersihan untuk material yang digunakan seperti karet selama 4 menit, melamin selama 4 menit, conditioner 3 menit, dimana hal tersebut merupakan masalah bagi perusahaan, bagaimana mengatasi masalah evaluasi material tersebut dilakukan. Metoda membersihkan jenis yang baru melaui rubber clean UC 4000 dan rubber wax UC 4001 pada mesin daichi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan biaya downtime dari nilai OEE serta proses pembersihan material. Evaluasi dilakukan dengan cara melakukan pengamatan pada saat proses cetakan berlangsung serta mengumpulkan data proses pembersihan, kerusakan mesin, Preventive maintenance (PM) dan pembersihan material.Untuk melihat hasil evaluasi dari evaluasi material cleaning jenis baru untuk menurunkan downtime maka dilakukan pengukuran dengan keseluruhan Efektifitas peralatan (OEE), Sebagai alat untuk mengukur efektifitas penggunaan suatu atau peralatan dengan cara menghitung ketersedian mesin, kinerja dan kualitas produk yang dihasilkan yang mempengaruhi waktu henti dan titik kerugian yang membuat turunnya nilai OEE . Dari hasil penelitian penilaian sesuai kebutuhan material cleaning jenis baru untuk penurunan downtime full cleaning sebanyak 26 % dan semi cleaning sebanyak 31 %, sehingga terjadi peningkatan nilai OEE sebanyak 7,38 % , dan dari penurunan biaya proses full cleaning sebanyak Rp223.220 dan semi cleaning sebanyak Rp55,743.
PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN METODE SIX SIGMA DMAIC PADA PRODUK TOP BODY COVER FAST 5280 UNTUK MENGURANGI CUSTOMER COMPLAIN (STUDI KASUS : PT. BATAM XINGRUI TEKNOLOGI Abdullah Merjani; Novia Irena Br Siahaan
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 10, No 1 (2022): PROFISIENSI JULI 2022
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v10i1.3865

Abstract

PT. Batam Xingrui Teknologi adalah perusahaan yang bergerak dibidang plastik injection moulding yaitu memproduksi produk yang terbuat dari material biji plastik tepatnya adalah pembuatan produk Router/Wirelles Modem. Pada bulan Januari-Maret 2021 terdapat tiga kali pengiriman produk yang dikembalikan oleh customer dikarenakan terdapat Reject Scratches dengan jumlah Reject pada bulan Januari sebanyak 45 unit dari 7200 unit, pada bulan maret sebanyak 23 unit dari 2700 unit dan pada bulan maret sebanyak 100 unit dari 900 unit, sehingga dengan terjadinya masalah ini membuat perusahaan menjadi penilaian buruk buat perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan faktor apa yang menjadi penyebab terjadinya reject scratches pada produk top body cover fast 5280 dan mengetahui solusi untuk dapat mengurangi reject scratches pada top body cover fast 5280 sehingga tidak terdapat Complain dari pelanggan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan analisa data menggunaan metode Sixsigma DMAIC. Dari penelitian ini didapatkan hasil analisa faktor-faktor penyebab terjadinya Reject Scratches berasal dari tenaga kerja yang bekerja terburu-buru, mesin Conveyor yang bergerak terlalu cepat dan Pencampuran material baru dan material yang daur ulang. Kemudian Setelah dilakukan pendekatan DMAIC pada pengendalian kualitas pada produk reject scratches, dapat diketahui bahwa tingkat DPMO mengalami penurunan yang sebelumnya 113445 berkurang menjadi 20224 DPMO sehingga tidak terdapat customer complain pada produk yang serupa.
PENERAPAN METODE MOST DALAM PEMBUATAN JIG UNTUK MENINGKATKAN OUTPUT (Studi Kasus di PT. LOUIS ALAIN) Kristianto Aritonang; Zaenal Arifin; Dadang Rendantan
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 7, No 2 (2019): PROFISIENSI DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v7i2.2485

Abstract

PT. Louis Alain merupakan sebuah perusahaan pembuatan Lunchbox Table Stainless yang berdasarkan penamatan dan penelitian dan wawancara, bahwa operator tidak dapat bekerja mengikuti standar operasional kerja yang telah ditentukan dengan baik mengakibatkan proses Fit Up akan terganggu dan membutuhkan tambahan waktu untuk menyelesaikan satu siklus kerja dalam satu hari yang akan berdampak tidak terpenuhi hasil produksi dari target yang telah ditentukan. Hasil pengukuran kerja kondisi sekarang sebesar  29-30/hari, sedangkan hasil pengukuran kerja kondisi usulan sebesar 45-46/hari. Perbedaan hasil pengukuran tersebut disebabkan adanya beberapa gerakan yang tidak dapat dilakukan bersama antara tangan kiri dan tangan kanan pada stasiun kerja Fit Up yaitu, kegiatan mengambil dan meletakkan penggaris/siku dengan spidol untuk menandai sebuah ukuran. Pemilihan aplikasi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
ANALISA BAHAYA KEBISINGAN POMPA PENGISI BEJANA UNTUK MENGURANGI DAMPAK NEGATIF MENGGUNAKAN METODE HIRARC (Studi Kasus di UPTD Metrologi Legal Kota Batam) Moden Purba
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 7, No 2 (2019): PROFISIENSI DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v7i2.4693

Abstract

Kebisingan adalah semua bunyi yang tidak dikehendaki yang dapat pekerjaan. Kebisingan yang di alami saat pengisian bejana adalah gangguan komunikasi dan pendengaran. Komunikasi dilakukan dengan cara berteriak sehingga menyebabkan tenggorokan sakit dan pedengaran terasa sakit akibat mendengar suara mesin pompa yang keras sehingga kemungkinan tidak mendengar suara yang kecil sementara waktu sehabis melakukan pengisian menggunakan pompa. Pengukuran kebisingan pada penelitian in dilakukan dengan menggunakan alat Pengukur Level Suara, dan menggunakan kuisioner serta menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assesment And Risk Control). Pengukuran menggunakan alat Pengukur Level Suara digunakan untuk mengetahui tingkat intensitas kebisingan di lima titik pengukuran pada waktu yang telah ditentukan. Hasil dari pengukuran menggunakan alat Pengukur Level Suara menunjukkan bahwa kebisingan yang diperoleh melebihi Nilai Ambang Batas kerja perhari yaitu 96,55 dB dan hasil penilaian resiko mnggunakan mtode HIRARC menunjukkan tingkat resiko menengah dan ada juga yang bersiko tinggi   
PERANCANGAN SISTEM KANBAN BARCODE PADA AREA WAREHOUSE (STUDI KASUS : PT.SPIB) Rini Octaviani Santosa; Vera Methalina Afma; Abdullah Merjani
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 10, No 1 (2022): PROFISIENSI JULI 2022
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v10i1.4327

Abstract

PT. SPIB is one of plastic manufacturer components in Batam. In the process of recording transactions of goods entering the warehouse or called GTN  (Goods Transfer Notes) manually, there is the potential for recording errors to occur, causing data discrepancies between report data and actual goods. Based on data in June 2021 with a GTN frequency of 1,734 times, there Stock Errors were 108 times. The design of the Kanban System Barcode in this study aims to reduce the problems that occur in the transaction process of goods entering the warehouse. The results of using the kanban system barcode method, show a decrease in Stock Error to 14 times with GTN data in July 2021 as many as 1,161 times. And percentage data Stock Error in June amounted to 89% down to 11% in July. In addition, there is a decrease in working time on the process flow map from 43 minutes to 23 minutes and can reduce repetitive work processes in the GTN process. 
ANALISIS PERBANDINGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN PERIODIC ORDER QUANTITY (POQ) DALAM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN CUTTING DISK DAN CARBON GOUGING DI PT. STP Annisa Purbasari; Hery Irwan; Wulandari Apostolic
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 10, No 1 (2022): PROFISIENSI JULI 2022
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v10i1.4434

Abstract

Material inventory is one of the important elements to simplify the production process in the company. PT. STP is a company that produces module structures. This company often uses consumable materials, namely Cutting Disk and Carbon Gouging to work on its orders. The company controls the inventory of both materials using the FIFO (First in First out) method. However, the inventory costs incurred by the company with this method are still quite large and cause excess material stocks. This study aims to analyze the comparison of EOQ (Economic Order Quantity) and POQ (Periodic Order Quantity) methods in controlling the inventory of Cutting Disk and Carbon Gouging materials in PT. STP. The results showed that with the EOQ method, the ordering frequency became 13 times a year with a quantity per order of 1434 boxes for Cutting Disk material and the ordering frequency was 8 times a year with a quantity per order of 656 boxes for Carbon Gouging material. Meanwhile, the results of the POQ method obtained that the order frequency to be 12 times a year with a quantity per order of 1,498 boxes for Cutting Disk materials and the ordering frequency to be 6 times a year with a quantity per order of 852 boxes for Carbon Gouging materials. The results of the EOQ method obtained the total inventory cost of Cutting Disk materials of Rp. 929,455,735, - and Carbon Gouging of Rp. 1,828,712,584, - with the total inventory cost (TC) of the two materials of Rp. 2,758,168,319,-. While the results of the POQ method obtained the total inventory cost of Cutting Disk materials of Rp. 929,294,252,- and Carbon Gouging of Rp. 1,828,902,262,- with the total inventory cost (TC) of the two materials of Rp. 2,758,196,514,-.
STANDARISASI PELABELAN MENGGUNAKAN METODE POKA YOKE UNTUK MENGHINDARI LARUTAN KADALUARSA Bella Budiani; Fajar Permana; Hari Fadlisyah; Mochammad Fauzi
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 8, No 2 (2020): PROFISIENSI DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v8i2.2792

Abstract

GlaxoSmithKline (GSK) merupakan perusahaan farmasi multinasional yang berpusat di Brentford, London, Inggris. GSK memiliki departemen Quality Control (QC) yang bertanggung jawab untuk menjamin kualitas mulai dari bahan baku, bahan pengemas, dan produk jadi. Kegiatan Pengendalian Kualitas (Quality Control) yang kurang efektif yang terus menerus dapat mengakibatkan banyaknya produk yang rusak atau cacat, target produksi tidak dapat tercapai baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Dalam kegiatan operasionalnya QC memerlukan larutan pereaksi. Penggunaan larutan pereaksi yang tidak sesuai menyebabkan hasil pengujian diragukan, sehingga kesesuaian komponen terutama tanggal kadaluarsa perlu diperhatikan. Penggunaan larutan yang sudah melewati kadaluarsa atau masa simpan larutan sangatlah berakibat fatal bagi sebuah rangkaian proses analisa yang mengakibatkan result error atau tidak valid. Upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya penggunaan larutan pereaksi kadaluarsa dalam proses pengujian yang dilakukan departemen QC di GSK adalah menerapkan salah satu tools dari lean manufacturing yaitu Poka Yoke. Model pendekatan yang digunakan adalah control Poka Yoke. Kontrol dilakukan dengan menambahkan stiker dot berwarna pada label larutan pereaksi berdasarkan bulan kadaluarsanya.
BAGAIMANA MRP EFFICIENCY MEMPERLIHATKAN SEBERAPA BAIK PERUSAHAAN SUKSES MENGONTROL INVENTORY Dadang Redantan
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 10, No 1 (2022): PROFISIENSI JULI 2022
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v10i1.4181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menjelaskan bagaimana MRP efficiency memperlihatkan seberapa baik perusahaan sukses dalam hal pengontrolan terhapap inventory. Saat ini masalah utama yang dihadapi perusahaan PT. CMB adalah inventory yang berlebih yakni mencapai USD 100JT yang setara dengan 4 bulan nilai penjualan rata-rata. Perusahaan sudah menggunakan salah satu system MRP terbaik yang umum digunakan oleh perusahaan manufacturing yaitu SAP R3. MRP efficiency yang bisa dicapai perusahaan saat ini berada pada kisaran 50%, dimana angka ini masih dibawah target yang ditetapkan yakni 60%. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, terutama kekurangan bahan baku yang dihadapi didunia saat ini terutama pada komponen aktif seperti IC.
PERANCANGAN DAN PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK INDUSTRI AMPLANG (STUDI KASUS: UD. TAUFIK JAYA MAKMUR, SAMARINDA) Muhammad Rahmat Subhan; Anggriani Profita; Dharma Widada
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 10, No 1 (2022): PROFISIENSI JULI 2022
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v10i1.4322

Abstract

UD. Taufik Jaya Makmur merupakan IKM amplang yang telah berdiri sejak tahun 1992 dan belum pernah melakukan pengukuran kinerja rantai pasok, sehingga perusahaan sulit mengevaluasi kinerja rantai pasoknya. Berdasarkan masalah tersebut, Penelitian ini bertujuan untuk merancang KPI, mengukur kinerja rantai pasok, mengetahui KPI yang perlu untuk diperbaiki. Perancangan KPI dilakukan dengan model SCOR dengan hasil 27 rancangan KPI. Pengukuran kinerja rantai pasok dilakukan berdasarkan KPI yang diukur selama 3 bulan dengan 5 kali produksi menggunakan metode AHP, OMAX dan TLS. Hasil dari penelitian ini adalah nilai total indeks sebesar 4,72 yang artinya kinerja rantai pasok keseluruhan belum tercapai dan perlu diperbaiki. Kemudian terdapat 23 KPI kategori kuning, 3 KPI kategori hijau dan 1 KPI kategori merah. Setelah dianalisis, terdapat dua faktor penyebab mayoritas performansi KPI bernilai rendah. Faktor pertama adalah mengikutsertakan KPI dengan score terburuk pada perhitungan rata-rata performansi dan faktor kedua adalah nilai performansi antar level memiliki nilai yang berdekatan dikarenakan data yang kurang bervariasi. Berdasarkan faktor tersebut peneliti menggunakan acuan ukuran pemusatan dengan nilai mean performansi keseluruhan KPI sebesar 5 sebagai standar untuk mengetahui KPI yang perlu untuk diperbaiki. Berdasarkan acuan tersebut terdapat 19 KPI yang perlu untuk diperbaiki.