cover
Contact Name
Fathiyyatul Khaira
Contact Email
fathiyyatul.khaira@gmail.com
Phone
+6285161910033
Journal Mail Official
jikesi.editorial@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Jln. Limau Manis, Pauh – Padang – Sumatera Barat. 25163.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI)
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 27224848     DOI : https://doi.org/10.25077/jikesi.v1i3
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia is a peer-reviewed and open-access journal that focuses on promoting health sciences to integrate research in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and case reports. Subjects suitable for publication include but are not limited to the following fields: Anesthesiology Cardiovascular Cell and molecular biology Child health Dermato-venereology Histopathology Internal medicine Neuro-psychiatric medicine Nutrition Obstetrics and Gynecology Ophthalmology Otorhinolaryngology Pharmacology Pulmonology Radiology Surgery
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3 (2021): September 2021" : 15 Documents clear
Pengaruh Pemberian Mesenchymal Stem Cell Wharton’s Jelly terhadap Kadar Malondialdehid (MDA) Serum Tikus Model Osteoartritis Siti Utari Agustina; Endrinaldi Endrinaldi; Nur Afrainin Syah
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 2 No 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v2i3.313

Abstract

Latar Belakang: Osteoartritis (OA) merupakan penyakit degeneratif sendi yang disebabkan oleh faktor biomekanik dan biokimia (stress oksidatif). Stres oksidatif dapat meningkatkan terjadinya kerusakan pada kartilago sendi. Malondialdehid merupakan biomarker stres oksidatif. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mesenchymal stem cell Wharton’s Jelly terhadap kadar MDA serum tikus model osteoartritis Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan posttest-only control group design. Sebanyak 24 ekor tikus dibagi menjadi empat kelomok, yaitu P1, P2, P3, dan P4. Semua kelompok diinduksi monosodium iodoacetate (MIA) secara intra-artikular pada lutut kiri tikus dan dibiarkan selama 21 hari sehingga mengalami OA. P1 dan P3 adalah kelompok tikus OA tanpa diterapi MSC-WJ selama 4 minggu dan 8 minggu. P2 dan P4 adalah kelompok tikus OA yang diterapi MSC-WJ selama 4 minggu dan 8 minggu. Pengukuran kadar MDA serum dilakukan dengan metode thiobarbituric acid reactive substances (TBARS). Analisis data menggunakan One way ANOVA dan Post Hoc Bonferroni. Hasil: Rerata kadar MDA serum pada kelompok P1 (2,78 nmol/ml), kelompok P2 (2,03 nmol/ml), kelompok P3 (3,66 nmol/ml), dan kelompok P4 (1,77 nmol/ml). Terdapat perbedaan yang bermakna pada tiap kelompok dengan p= 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Pemberian mesenchymal stem cell Wharton’s Jelly berpengaruh terhadap penurunan rerata kadar MDA serum tikus model osteoartritis.
Identifikasi Kandungan Rhodamin B pada Perona Pipi yang Terdaftar dan Tidak Terdaftar dalam BPOM dari Produk yang Beredar di Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang Tessa Tamara Novhadi; Elmatris Elmatris; Beni Indra
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 2 No 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v2i3.316

Abstract

Latar Belakang: Perona pipi merupakan kosmetik yang banyak digunakan oleh wanita, salah satu bahan berbahaya yang dapat terkandung dalam perona pipi adalah Rhodamin B yang digunakan pada industri tekstil, kertas, dan cat. Paparan secara langsung Rhodamin B pada kulit dapat menghambat proliferasi fibroblas sehingga kulit menjadi kering dan penyerapan secara sistemik dapat menyebabkan gangguan pada hepar. Objektif: Mengidentifikasi kandungan Rhodamin B pada perona pipi yang beredar di Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang. Metode: Identifikasi kualitatif kandungan Rhodamin B dilakukan menggunakan Rapid Test Kit Rhodamin B yang dilakukan di Laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan dari 13 sampel perona pipi yang beredar di Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang lebih dari separuh sampel (61,5%) merupakan perona pipi yang terdaftar dalam BPOM dan kurang dari separuh (38,5%) merupakan perona pipi yang tidak terdaftar dalam BPOM. Kesimpulan: Dari penelitian ini disimpulakan hanya satu sampel yang positif mengandung Rhodamin B yaitu dari sampel perona pipi yang terdaftar dalam BPOM.
Hubungan Jumlah Leukosit dengan Trombosit pada Infeksi Dengue Primer dan Dengue Sekunder Wendy Syafutra; Almurdi Almurdi; Nur Afrainin Syah
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 2 No 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v2i3.326

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Leukopenia dan trombositopenia merupakan dua temuan laboratorium yang sering ditemukan pada perjalanan penyakit DBD. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah leukosit dengan trombosit pada infeksi dengue primer dan sekunder. Metode: Penelitian ini merupakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien yang didiagnosis DBD di RSUP Dr.M.Djamil Padang dan RST Solok yang terdiri dari 2 kelompok data yaitu infeksi dengue primer dengan 24 sampel dan infeksi dengue sekunder 30 sampel. Waktu penelitian periode Januari - Juli 2020. Hasil: Penelitian didapatkan infeksi dengue primer dengan rata-rata trombosit adalah 68.250 /mm3 dan rata-rata leukosit 3.922,5/mm3, infeksi dengue sekunder dengan rata-rata trombosit adalah 54.000 /mm3 dan rata-rata leukosit 4.272 /mm3. Terdapat korelasi tidak bermakna antara jumlah leukosit dengan trombosit pada infeksi dengue primer maupun sekunder dan koefisien regresi jumlah leukosit sebesar 0,484 pada infeksi dengue primer dan 0,010 pada infeksi dengue sekunder. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara jumlah leukosit dengan trombosit pada infeksi dengue primer dan dengue sekunder.
Hubungan Derajat Obesitas dengan Kadar Malondialdehid pada Mahasiswa Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Angkatan 2016 Indah Febranambela Jovie; Yustini Alioes; Miftah Irrahmah
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 2 No 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v2i3.346

Abstract

Latar Belakang: Obesitas merupakan akumulasi lemak abnormal dan berlebihan di tubuh yang dapat mengganggu kesehatan dan meningkatkan kadar stres oksidatif seiring dengan bertambahnya derajat obesitas. Hal ini dapat diukur melalui pemeriksaan kadar malondialdehid. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan derajat obesitas dengan kadar malondialdehid pada mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas angkatan 2016. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross-sectional dan dilakukan pada 47 mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang mengalami obesitas dan tersedia di Laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Pengukuran kadar MDA menggunakan metode thiobarbituric acid and reactive substances (TBARs) dengan teknik spektrofotometri dalam suasana asam. Analisis data menggunakan uji t independent test. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa kedokteran Universitas Andalas angkatan 2016 yang mengalami obesitas lebih banyak berjenis kelamin perempuan (55,3%) dan mengalami obesitas derajat 1 (66%). Rerata kadar MDA pada obesitas derajat 2 (4,51±0,46 nmol/ml) lebih tinggi dibandingkan obesitas derajat 1 (3,24±0,55 nmol/ml). Prevalensi obesitas yang disertai dengan obesitas sentral ditemukan lebih tinggi pada perempuan (42,6%) dengan rerata kadar MDA (3,95±0,743 nmol/ml) dibandingkan dengan tidak obesitas sentral (2,57±0,15). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan bermakna antara derajat obesitas dengan kadar malondialdehid pada mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas angkatan 2016 (p=<0,001).
Gambaran Motivasi Belajar Mahasiswa Kedokteran Universitas Andalas selama Pandemi COVID-19 Muhamad Imamhamda Muttaqien; Y Yulistini; Nita Afriani
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 2 No 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v2i3.349

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 telah merubah cara pembelajaran di semua perguruan tinggi, termasuk pendidikan kedokteran, yakni dengan menggunakan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ). Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran motivasi belajar mahasiswa tahap sarjana di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas selama pandemi COVID-19. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional study. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling, didapatkan sampel sebanyak 309 responden yang merupakan mahasiswa angkatan 2017, 2018, dan 2019. Motivasi belajar diukur dengan menggunakan kuesioner Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ). Hasil pengukuran disajikan dengan skala kategorik, yaitu motivasi tinggi, sedang, dan rendah. Hasil: Analisis univariat menunjukkan bahwa 79% mahasiswa kedokteran Universitas Andalas memiliki tingkat motivasi belajar tinggi dan tidak ditemukan mahasiswa yang memiliki tingkat motivasi belajar rendah. Angkatan 2019 memiliki tingkat motivasi belajar tertinggi pada saat pandemi, yaitu sebesar 88,9% diantara angkatan mahasiswa aktif lainnya. Kesimpulan: Mahasiswa kedokteran Universitas Andalas memiliki tingkat motivasi belajar sedang dan tinggi selama pandemi COVID-19, serta mahasiswa angkatan 2019 memiliki tingkat motivasi tinggi terbesar, yakni sebesar 88,9%.
Korelasi Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Kolesterol Total pada Mahasiswa Pre Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Zikra Muhammad; Julizar Julizar; Avit Suchitra
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 2 No 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v2i3.365

Abstract

The increase in body mass index is a condition were excessive increase in fat accumulation in adipose tissue so it can be detrimental to health. Increase in lipid metabolism can trigger the increase in cholesterol level inside the body. This study aimed to know the correlation between body mass index and total cholesterol level on Medical Faculty of Andalas University pre clinic student. The research method used in this study was an analytic cross sectional approach, conducted from April to December 2020 in Medical Faculty of Andalas University. The subject were 35 pre clinic students who currently in Padang when the research was conducted. The data taken in this research were age, sex, height, weight, and total cholesterol level. The statistical test used was Pearson correlation test. The result of this research found that p value was 0,173, showed that there was a meaningless relation between BMI and total cholesterol level with negative correlation value (r = -0,236). This research concludes that there is no correlation between BMI with total cholesterol level on Medical Faculty of Andalas University pre clinic student.
Gambaran Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi di SMAN 1 Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya Ariska Feradilla; Abdiana Abdiana; Rini Gusya Liza
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 2 No 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v2i3.379

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan reproduksi merupakan keadaan kesejahteraan fisik, mental dan sosial yang utuh dalam segala hal yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi, dan proses-prosesnya. Penting bagi remaja untuk mendapatkan pengetahuan dan akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMAN 1 Pulau Punjung. Metode: Penelitian yang digunakan berupa penelitian deskriptif dengan metode cross sectional. Subjek penelitian merupakan siswa SMAN 1 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya. Jumlah sampel penelitian sebanyak 179 orang yang diperoleh melalui teknik Simple Random Sampling dengan menggunakan Microsoft Excel. Pengambilan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada sampel yang terpilih. Hasil: Hasil menunjukan bahwa responden yang memiliki pengetahuan baik tentang kesehatan reproduksi sebanyak 58,7%, dan yang pengetahuan kurang sebanyak 41,3%. Berdasarkan usia, pengetahuan baik paling banyak diperoleh oleh usia 17-18 tahun (40,8%), sedangkan berdasarkan jenis kelamin diperoleh oleh perempuan sebanyak 45,8%. Kesimpulan: Dari penelitian dapat disimpulakan bahwa sebagian besar siswa memiliki pengetahuan yang baik tentang kesehatan reproduksi remaja.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Risiko Fraktur Osteoporosis berdasarkan Perhitungan FRAX® Tool tanpa pemeriksaan Bone Mineral Density pada Perempuan Post Menopause Fadhlurrahman Wide Putra; Ardian Riza; Arina Widya Murni
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 2 No 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v2i3.404

Abstract

Latar belakang: Osteoporosis adalah penyakit tulang sistemik yang ditandai dengan rendahnya massa tulang dan terjadinya pengeroposan mikroarsitektur tulang. Osteoporosis dan fraktur osteoporosis memiliki berbagai faktor risiko, salah satunya adalah indeks massa tubuh yang rendah. Objektif: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan IMT dengan risiko fraktur osteoporosis berdasarkan perhitungan FRAX Tool tanpa pemeriksaan bone mineral density pada perempuan post menopause. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan cross-sectional melalui teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Didapatkan sampel penelitian berjumlah 37 responden. Nilai risiko fraktur dinilai dengan menggunakan hasil skor dari kalkulasi FRAX Tool. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan rata-rata nilai risiko fraktur osteoporosis berdasarkan perhitungan FRAX Tool sebesar 2,4% untuk hip fracture dan 4,95% untuk major osteoporotic fracture. Skor tersebut tergolong ke dalam kategori low-risk. Akan tetapi ditemukan juga bahwa semakin rendah indeks massa tubuh maka semakin tinggi nilai risiko fraktur osteoporosis. Kesimpulan: Indeks massa tubuh memiliki korelasi negatif dengan risiko fraktur osteoporosis berdasarkan perhitungan FRAX Tool tanpa pemeriksaan bone mineral density pada perempuan post menopause.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan SADARI sebagai Deteksi Dini Tumor Payudara pada Remaja Putri di SMA N 3 Padang Vilza Maharani Syahnel; Hasmiwati Hasmiwati; Arina Widya Murni
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 2 No 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v2i3.412

Abstract

Latar Belakang: Penyebab utama kematian yang diakibatkan oleh kanker pada wanita salah satunya adalah kanker payudara. Pemeriksaan yang biasa dilakukan untuk deteksi dini kanker payudara adalah dengan memeriksa payudara sendiri (SADARI). Pendidikan kesehatan tentang pemeriksaan payudara sendiri akan menambah pengetahuan remaja putri sehingga akan meningkatkan status kesehatan mereka. Objektif: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang SADARI dan tumor payudara pada remaja putri di SMA N 3 Padang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre-eksperimental menggunakan pendekatan one group pre-post test design. Pengambilan sampel dengan teknik non-probability sampling secara purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi SMA N 3 Padang tahun ajaran 2020-2021 kelas X dengan jumlah sampel sebanyak 76 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan menggunakan uji T Test Sample Paired. Hasil. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan rata-rata responden memiliki pengetahuan cukup yaitu 56 responden (73,7%), pengetahuan baik sebanyak 15 responden (19,7%) dan pengetahuan kurang 5 responden (6,6%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar responden masih memiliki pengetahuan cukup sebanyak 47 responden (61,8%), pengetahuan baik meningkat menjadi 27 responden (34,5%) dan pengetahuan kurang 2 responden (2,6%). Hasil uji statistik didapatkan nilai p = 0,006 (p < 0,05). Kesimpulan. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan mengenai SADARI berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan sehingga sangat penting dilakukan untuk mendeteksi dini tumor payudara.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Nikotin Dependen pada Mahasiswa Laki-Laki Perokok di Kota Padang Salsabila Oktaverina; Husna Yetti; Lili Irawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 2 No 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v2i3.419

Abstract

Latar Belakang: Merokok masih menjadi faktor risiko peyebab utama masalah kesehatan dan kematian dini di dunia. Senyawa yang berperan dalam kebiasaan merokok adalah nikotin yang dapat mengakibatkan nikotin dependen. Objektif: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan faktor usia inisial merokok, lama merokok, tipe kebiasaan merokok, dan aturan merokok dengan tingkat nikotin dependen perokok pada mahasiswa laki-laki di Kota Padang. Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan desain cross-sectional study yang dilakukan di Kota Padang dari September-Desember 2020. Sebanyak 218 mahasiswa menjadi sampel penelitian diambil dengan teknik consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner secara online. Pengukuran tingkat nikotin dependen berdasarkan kuesioner Fagerstrom Test for Nicotine Dependence (FTND). Analisis data yang dilakukan adalah uji Mann-Whitney dan uji chi-square. Hasil: Sebagian besar mahasiswa perokok laki-laki di Kota Padang memiliki tingkat nikotin dependen ringan (84,8%). Terdapat perbedaan rata-rata usia inisial (p=0,001) dan lama merokok (<0,001) antar tingkat nikotin dependen. Terdapat hubungan bermakna antara tipe kebiasaan merokok dan aturan merokok dengan tingkat nikotin dependen ((p<0,001, OR=9,537 (3,229-28,171); p<0,001, OR=7,635(3,466-16,820)). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor usia inisial merokok, lama merokok, tipe kebiasaan merokok, dan aturan merokok berpegaruh terhadap tingkat nikotin dependen.

Page 1 of 2 | Total Record : 15