cover
Contact Name
Kamil Erwansyah
Contact Email
erwansyah.kamil@gmail.com
Phone
+62811656784
Journal Mail Official
prpmtgd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pintu Air I/Jend. AH Nasution No. 73, Medan Johor Sumatera Utara - Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD)
Published by STMIK Triguna Dharma
ISSN : 28281004     EISSN : 28282566     DOI : https://doi.org/10.53513/jursi.v1i2.4814
Core Subject : Science,
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma merupakan Jurnal yang menampung hasil penelitian dari Mahasiswa khususnya mahasiswa di Program Studi Sistem Informasi juga menerima hasil penelitian dari kampus berbeda dengan bidang keilmuan yang sama. Jurnal ini menampung publikasi dibidang ilmu komputer khususnya Sistem Informasi, Sistem Pendukung Keputusan, Sistem Pakar, Pengolahan Citra, Jaringan Saraf Tiruan, Data Mining, Security Computer dan seluruh keilmuan dibidang komputer
Articles 521 Documents
Metode K-Means Clustering untuk Pengolahan Data Pengunjung Wisata Kebun Binatang R-Zoo Serdang Bedagai: Metode K-Means Clustering untuk Pengolahan Data Pengunjung Wisata Kebun Binatang R-Zoo Serdang Bedagai Yetri, Milfa
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 3 No. 3 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v3i3.10294

Abstract

Objek wisata kebun binatang merupakan salah satu lokasi wisata keluarga yang dapat dinikmati seta menjadi salah satu pilihan wisata yang cukup digemari. Selain tempat wisata untuk rekreasi, kebun binatang juga menjadi lokasi edukasi bagi anak-anak dalam mengenal satwa dan fauna. Namun kondisi kebun binatang yang memang buka hampir setiap hari tanpa melihat jadwal libur ataupun tidak terkadang memiliki kondisi ramai pengunjung atau sebaliknya. R-Zoo yang merupakan salah satu kebun binatang yang cukup diminati di kawasan serdang bedagai juga mengalami kondisi tersebut. Akan tetapi pihak manajemen tidak pernah pernah melakukan evaluasi kondisi-kondisi dimana terdapat beberapa periode yang mengakibatkan jumlah pengunjung menjadi padat dah bakan tidak kondusif dikarenakan ketidak tahuan tentang pengolahannya. Oleh karena itu dengan menerapkan pengolahan data mining melalui metode K-Means Clustering, maka proses pengelompokan data pengunjung dapat direalisasikan dan dapat dimonitoring dengan sebaiknya. Dimana kondisi ini dapat dijadikan evaluasi dan monitoring agar dapat dijadikan referensi pengolah kebun binatang dalam menanggapi jumlah pengunjung di kemudian hari. Data mining sendiri merupakan salah satu metode yang dapat diterapkan pada teknologi informasi berbasis komputer, sehingga penggunaannya dapat diterapkan dan digunakan secara lebih efektif serta efisien.
Metode Certainty Factor Pada Sistem Pakar Guna Mendiagnosa Penyakit Pada Telinga Yetri, Milfa
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 2 No. 6 (2023): EDISI NOVEMBER 2023
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v2i6.10387

Abstract

Telinga merupakan salah satu panca indra manusia yang dalam penanganan gejala penyakitnya membutuhkan seorang dokter spesialis atau bisa disebut seorang pakar tersendiri. Pakar dalam penanganan pada penyakit telinga biasanya juga berkaitan dengan hidung dan tenggorokan atau sering disingkat THT. Sama halnya dengan penyakit lain yang membutuhkan pakar spesialis dalam penangannannya maka secara otomatis, penerapan metode-metode sistem pakar dapat diimplementasikan secara komputerisasi dan informatika. Salah satu metode yang digunakan dalam sistem pakar antara lain adalah certainty factor. Dimana certainty factor menjadi salah satu algoritma yang mudah dalam pengimplementasiannya dikarenakan memiliki algoritma yang cukup sederhana. Dengan menerapkan certainty factor maka gejala-gejala yang diindikasi seorang pasien terkait penyakit telinga dapat diketahui secara efektif dan efisien, sehingga mampu memberikan solusi guna pencegahan atau penanggulangan sebagai upayah pertolongan pertama tanpa harus menunggu dokter spesialis atau pakar. Namun tetap juga konsultasi dengan pakar yang sesungguhnya juga harus dilakukan, dikarenakan sistem pakar berbasis komputer hanya digunakan sebagai sarana pembantu saja.
Penerapan Algoritma Certainty Factor Dalam Mendiagnosa Gangguan Pernapasan Pada Bayi Yetri, Milfa
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 2 No. 1 (2023): EDISI JANUARI 2023
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v2i1.10388

Abstract

Certainty factor merupakan salah satu algoritma pada sistem pakar, sama seperti halnya algoritma lain, yang juga menerapkan gejala-gejala suatu masalah kepakaran dalam rentetan sebuah pohon keputusan. Sering diterapkan pada bidang kesehatan guna mendiagnosa penyakit yang memang membutuhkan seorang pakar dalam menetapkan gejala yang dialami seorang pasien. Gejala-gejala dari penyakit menjadi data utama dalam menerapkan pohon keputusan pada Certainty Factor. Penerapan pada sistem informasi menjadi alternatif guna mempermuda dalam mengetahui jenis penyakit yang diderita. Penerapan sistem pakar di bidang kesehatan seperti ini sangat membantu masyarakat dalam menangani gejala yang diderita, sehingga pasien dapat melakukan tindakan sebagai upaya dalam memberikan pertolongan pertama. Karena terdapat beberapa kasus yang dalam penanganannya membutuhkan waktu yang cepat namun tidak diikuti dengan keberadaan seorang pakar di waktu bersamaan. Salah satu contohnya adalah penanganan penyakit pada bayi atau balita. Kondisi yang tidak dapat disampaikan oleh bayi serta ketidak tauan orang tua terkait penyakit sering kali berdampak fatal. Beberapa kasus umum misalnya pada penanganan gangguan pernafasan pada bayi, dikarenakan jika dilihat dari mata awam maka kondisi gejala hanya akan dianggap sebagai penyakit flu biasa. Sehingga dengan adanya sistem pakar dengan algoritma yang akurat maka penanganan penyakit pada bayi diharapkan mampu lebih efektif dan efisien.
Penerapan Metode MOORA Dalam Menentukan Kelayakan Barang Return To Vendor (RTV) Kepada Distributor Aritonang, Hansen Dion; Azmi, Zulfian; Suherdi, Devri
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 3 No. 6 (2024): Edisi November 2024
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v3i6.7824

Abstract

Supermarket adalah toko besar yang menjual berbagai jenis produk seperti makanan, minuman dan peralatan rumah tangga. Di supermarket mengenal istilah Retur Pembelian yang artinya pengembalian barang yang tidak layak jual kepada pihak vendor. Sistem retur yang baik akan mengurangi kerugian supermarket terhadap barang rusak, jadi Staff retur harus memiliki pemahaman yang baik dalam memberikan penilaian terhadap setiap barang rusak. Proses pengembalian barang rusak kepada distributor (RTV) harus dilakukan dengan penilaian yang baik dan objektif. Oleh sebab itu permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan suatu Sistem terkomputerisasi untuk memberikan efesiensi waktu dan tenaga serta kualitas yang baik. Sistem tersebut adalah Sistem pendukung keputusan menggunakan metode MOORA didalamnya. Hasil yang diperoleh dari sistem ini untuk mempermudah supermarket terutama staff retur dalam melakukan proses retur barang secara objektif agar dapat menentukan barang layak dan yang tidak layak untuk diretur, dan diharapkan dapat membantu supermarket untuk mengurangi kerugian yang diakibatkan kesalahan pengolahan barang retur.
Sistem Pakar Mendiagnosis Anxietas Dengan Metode Certainty Factor Tarigan, Mikael; Erwansyah, Kamil; Yakub, Suardi
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 3 No. 6 (2024): Edisi November 2024
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v3i6.7985

Abstract

Anxietas adalah istilah yang diadopsi dari bahasa Inggris yaitu Anxiety, yang merujuk pada perasaan was-was, khawatir, dan cemas. Gangguan anxietas bukan hanya sekadar kecemasan, tetapi seringkali membuat seseorang merasa sangat tersiksa dalam manifestasi klinisnya. Gangguan anxietas merupakan masalah kesehatan yang sangat umum terjadi pada populasi umum di seluruh dunia, studi terbaru menunjukkan bahwa gangguan kecemasan menyebabkan 26,8 juta kecacatan setiap tahun pada tahun 2010. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengalami gangguan Anxietas, dan tidak memeriksakan diri ke ahlinya seperti psikolog/psikiater karena memerlukan biaya dan kesulitan mengatur waktu yang tentunya tidak semua masyarakat mampu untuk melakukan penanganan tersebut.. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan sistem cerdas untuk melakukan diagnosa awal gangguan Anxietas tanpa harus bertemu langsung dengan ahlinya. Salah satu cara untuk melakukan hal ini di bidang teknologi yaitu menggunakan Sistem Pakar berbasis web dengan metode Certainty Factor untuk mendiagnosis gangguan Anxietas. Sistem ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bantuan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi gangguan Anxietas, dan sekaligus dapat pula mengetahui pemecahan masalah atau solusi yang tepat untuk menangani gangguan Anxietas tersebut. Dari  hasil  pengujian  sistem  didapatkan tingkat  akurasi  penggunaan  rumus  CF  dalam  implementasi  mendiagnosis gangguan Anxietas dimana hasilnya didapatkan tingkat akurasi sebesar 99.89% untuk diagnosis gangguan Anxietas.
Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Pankreatitis Pada Manusia Menggunakan Metode Certainty Factor Banurea, Chandra P; Marsono, Marsono; Syahputri, Astri
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 3 No. 6 (2024): Edisi November 2024
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v3i6.8238

Abstract

Permasalahan utama pada Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan adalah dokter selaku pakar yang menangani penyakit tersebut tidak tersedia sepanjang waktu atau hanya memiliki jadwal beberapa hari saja dalam kurun waktu satu minggu, hal tersebut mengakibatkan banyak pasien yang merasa kecewa apabila sudah datang ke rumah sakit akan tetapi dokter tidak tersedia sehingga harus pulang kembali dan menunggu sampai beberapa hari kedepan untuk menunggu jadwal dokter tersebut dan tidak mendapat jawaban yang pasti terkait penyakit  apa yang diderita pasien tersebut. Oleh karena itu maka dibutuhkan sebuah pakar yang akan digunakan oleh asisten dokter untuk melakukan diagnosa penyakit pankreatitis dengan Metode Certainty Factor  (CF), metode Certainty Factor  merupakan sebuah metode yang menggunakan suatu nilai untuk mengansumsikan derajat keyakinan seorang pakar terhadap suatu data. Certainty Factor  memperkenalkan konsep keyakinan dan ketidakyakinan yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat diagnosa berdasarkan gejala yang dialami oleh pasien dengan jenis penyakit yang berbeda-beda. Hasil penelitian ini adalah terciptanya sebuah sistem pakar yang dapat memberikan hasil akhir dalam bentuk tingkat kemungkinan pasien terkena pankreatitis serta solusi yang dapat dilakukan yang diharapkan dapat membantu pihak Rumah Sakit Umum Mitra Sejati terkait mendiagnosa pankreatitis pada manusia.
Sistem Pakar Mendiagnosis Penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) Menggunakan Metode Certainty Factor Nurhuda, Aisyah; Zulkarnain, Iskandar; Hutagalung, Juniar
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 4 No. 1 (2025): EDISI JANUARI 2025
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v4i1.8354

Abstract

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) adalah penyakit infeksi pernapasan yang menyerang salah satu atau lebih bagian dari saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, udara tercemar dan alergi benda-benda tertentu. ISPA adalah penyakit yang sering terjadi pada anak, dikarenakan sistem kekebalan tubuh anak masih rendah. Tetapi bukan berari orang dewasa tidak bisa terkena penyakit ini. Banyak orang tua yang tidak mengetahui bagaimana gejala dan tindakan awal jika anak terserang penyakit ISPA. Jenis ISPA yang paling sering menyerang anak adalah Commond Cold. Biasanya orang tua baru akan membawa anaknya ke dokter setelah kondisinya parah. Hal ini yang menyebabkan tingginya angka kematian karena ISPA pada anak. Oleh karena itu, maka dibutuhkanlah sebuah sistem yang akan menjadi Knowledge Assistant untuk membantu membantu mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi terkait peyakit ISPA dengan menggunakan metode Certainty Factor. Metode Certainty Factor merupakan metode yang menggambarkan tingkat keyakinan seorang pakar dengan menggunakan nilai keyakinan dan ketidakyakinan dalam mengukur tingkat diagnosis berdasarkan gejala yang dialami oleh pasien. Hasil yang diperoleh adalah terciptanya sebuah Sistem Pakar dengan penerapan Metode Certainty Factor yang dapat membantu pihak puskesmas dalam mendiagnosis penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), sehingga penanganan bisa dilakukan dengan lebih cepat.
Sistem Pendukung Keputusan Dalam Pemberian Reward Karyawan Menggunakan Metode WASPAS Handayani, Susi; Affandi, Egi; Lumban Gaol, Nur Yanti
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 3 No. 6 (2024): Edisi November 2024
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v3i6.8502

Abstract

Masalah yang terjadi selama melakukan penelitian pada PT. Super Andalas Steel yaitu dalam pemberian reward perusahaan masih menerapkan sistem manual belum menggunakan aplikasi khusus, dengan cara kepala bagian akan merekomendasi karyawan yang akan mendapatkan reward kepada manajer personalia. Pengetahuan dan keterampilan sangat diharapkan dalam pemberian reward yang dilakukan pada karyawan PT. Super Andalas Steel. Tujuan perusahaan melakukan pemberian reward kepada karyawan untuk membuat para karyawan bersaing secara baik dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan setiap kepala bagian. Reward yang diberikan kepada karyawan berupa bonus gaji yang ditentukan oleh perusahaan. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sistem Pendukung Keputusan Dalam Pemberian Reward Karyawan Pada PT. Super Andalas Steel menggunakan bahasa pemerograman PHP dan tempat penyimpanan data menggunakan database Mysql, sehingga aplikasi yang akan jadi berupa sistem website, tujuannya agar lebih mudah diakses dan digunakan oleh intansi terkait dalam menentukan pemberian reward karyawan.hasil penelitian dapat membantu pihak perusahaan dalam menentukan pemberian reward karyawan. penelitian dapat membantu pihak perusahaan dalam menentukan pemberian reward karyawan. Dengan adanya metode WASPAS pada sistem yang dirancang ini memberikan kemudahan kepada perusahaan dalam menentukan karyawan yang berhak mendapatkan reward. Merumuskan permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan dalam menerapkan sistem pendukung keputusan dalam menentukan reward karyawan. Pada sistem yang dirancang dapat memberikan hasil keluaran atau output-an yang lebih bermanfaat bagi perusahaan dan lebih terstruktur.
Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Xeroderma Pigmentosum (Kelainan Fotosensitif Genetik) Dengan Menggunakan Metode Dempster Shafer Sinaga, Tiomina; Julianita, Siti; Elfitriani, Elfitriani
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 3 No. 6 (2024): Edisi November 2024
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v3i6.8615

Abstract

Kelainan genetis adalah sebuah kondisi yang disebabkan oleh kelainan oleh satu atau lebih gen yang menyebabkan sebuah kondisi fenotipe klinis Sekarang ini ada sekitar 4.000 penyakit genetik yang sudah diidentifikasi. Kebanyakan penyakit genetik adalah langka dengan hanya terjadi pada 1 individu dari sekitar ribuan atau bahkan jutaan individu. Xeroderma Pigmentosum salah satu penyakit yang berkaitan dengan kelainan genetik yang menyerang kulit, permasalahan nya adalah Rumah Sakit Siti Hajar menyediakan Dokter spesialis kulit yang terbatas dan tidak selalu berada di tempat, ini menyebabkan pasien yang datang harus menunda konsultasi.  Hal ini dapat diantisipasi dengan adanya sebuah sistem pakar. Sebuah sistem yang dapat mendiagnosa penyakit Xeroderma Pigmentosum menggunakan metode Dempster Shafer sebagai solusi pendekatan pemecahan masalah. Metode Dempster Shafer dapat menentukan nilai Kemungkinan sebuah gejala hingga ditetapkan nilai kepercayaan terhadap sebuah penyakit. Dengan adanya sistem ini, membantu para pekerja medis dalam mendiagnosa sebuah penyakit tanpa harus didampingi seorang pakar.Hasil dari penelitian ini : Berdasarkan Permasalahan yang di bahas maka di bangunlah sistem pakar yang mengadopsi Dempster Shafer dalam pemecahan masalah Mendiagnosa penyakit Xeroderma Pigmentosum. 
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pembangunan Jalan Pada Anggaran Dana Desa Menggunakan Metode Multi Attribute Utility Theory (Maut) Buulolo, Augus Daya Hermanto; Syahara, Yohanni; Ishak, Ishak
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 3 No. 6 (2024): Edisi November 2024
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v3i6.8618

Abstract

Dikarenakan pembangunan jalan ini sangat penting untuk kelangsungan aktivitas desa maka perlu memberikan pertimbangan yang matang disetiap lokasi yang ingin dibuat menjadi jalan. Pada dasarnya dalam proses pembangunan jalan yang sudah berjalan masih dilakukan dengan kebutuhan personal, seperti kebutukan perangkat desa tanpa mempertimbangkan kebutuhan masyarakat umum. Sering kali pembangunan jalan di desa hanyalah untuk kepentinga dari kepala desa itu atau perangkat desa. Dengan masalah tersebut diatas maka dibutuhkan sebuah sistem yang mampu memberikan saran atau sebuah pertimbangan kepada kepala desa dalam  pembangun jalan. Dengan dibangunnya sistem ini akan mempercepat pengambilan keputusan serta akan meminimalisir kesalahan dalam penempatan lokasi yang baik untuk pembangunan jalan Hasil penelitian yang dilakukan yaitu tempat pembangunan jala yang lebih tepat dan efesien tanpa adanya unsur kepentingan dari pihak manapun. Sehingga jalan yang dibangun bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.