cover
Contact Name
Parwito
Contact Email
parwitougm@gmail.com
Phone
+6281328676033
Journal Mail Official
indonesiaraya@pdmbengkulu.org
Editorial Address
Wisma PDM Bengkulu Jl. Kebun Veteran No 12, Kel. Nusa Indah Kec. Ratu Agung Kota Bengkulu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Indonesia Raya
ISSN : 27983587     EISSN : 27982572     DOI : https://doi.org/10.37638/indonesiaraya.1.1
Jurnal INDONESIA RAYA diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu (PDM Bengkulu) dan didistribusikan dua kali setahun. Jurnal INDONESIA RAYA didedikasikan untuk para peneliti dan akademisi yang ingin menerbitkan penelitian, pemikiran ilmiah, dan ide-ide ilmiah asli lainnya. Jurnal INDONESIA RAYA publikasi berkala ilmiah dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam bidang sosial humaniora, kesehatan, ekonomi dan umum sebagai media penyebaran informasi hasil pengabdian untuk dosen, peneliti, dan praktisi. Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal INDONESIA RAYA adalah karya asli penulis dengan spektrum topik yang luas.
Articles 53 Documents
Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Bertanam Sayur Kacang Panjang Kelompok Wanita Tani Serawai Irawan, Veri; Sahputra, Royi; Agusmin, Wengki Abta; Sella, Sella; Sumartono, Eko
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/indonesiaraya.5.2.43-46

Abstract

Daily consumption of vegetables must be done because vegetables are very important for the human body. Therefore efforts are needed to get healthy vegetables at low prices. One effort that is very likely to be carried out by the community is to plant themselves in the yard of the house. The purpose of this service activity is to develop people's interest and motivation to be able to grow vegetables independently at home so that they can reduce spending and can achieve family food independence, especially in fulfilling vegetable nutrition. Home yards can be used to grow vegetables that can be consumed daily. Besides that, household waste can also be processed into fertilizers that can support vegetable growth. Thus, the community can save on expenditure because vegetables consumed are their own garden plants. From these activities, it can be suggested that citizens be more enthusiastic in utilizing their home yards to produce land, both for self-consumption or even marketable.
Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Mendidik Karakter Siswa Berbasis Keunggulan Budaya Lokal Badeni, Badeni; Saparahayuningsih, Sri; Juarsa, Osa
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/indonesiaraya.5.1.19-24

Abstract

This community service project intends to increase the abilities of instructors at State Junior High School 19 Bengkulu City to instill ethical principles and character in their students via exposure to local cultural excellence. Community service activities are carried out using a mix of lecture methods, talks, workshops (in the form of Forum Group Discussion (FGD)), simulations / practices, role playing, and panel group discussions. Implementing community service activities using a combination of these methods has improved the ability of 19 Junior High School teachers in (1) mastering the concepts / theories of ethical value education (inculcation approach, cognitive moral development approach, values analysis approach, values clarification approach, action learning approach, and value integrated approach); (2) identify character values of local cultural excellence that are consistent with the character values in the teaching materials to be taught to students in accordance with core competencies, basic competencies, and indocators; (3) analyze subjects, core competencies, basic competencies, grades, and indicators per grade level; and (4) conduct an analysis based on core competencies, basic competencies, indicators, and values of local cultural excellence that will be educated to students. 
Budidaya Jamur Jamur Merang Di Kecamatan Pondok Kelapa Yarso, Bogi; Widodo, Bayun; Evriandes, Muhammad; Fajri, Haldi; Nainggolan, Dahlia Novita Natasia
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/indonesiaraya.5.2.47-54

Abstract

Pertanian menjadi suatu proses produksi yang dilakukan dengan menekankan pertumbuhan atau lebih menekankan pada tanaman dan hewan. Salah satu jamur edible yang laku di pasaran adalah jamur merang. Jamur merang termasuk bahan makanan yang sehat karena memiliki kandungan gizi yang tinggi dibandingkan bahan olahan yang berasal dari tumbuhan lain. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui proses produksi budidaya jamur merang, menganalisis keuangan dari kegiatan budidaya jamur merang dan mengetahui strategi pemasaran jamur merang. Penelitian ini menggunakan praktik langsung ke lapangan. Hasil menunjukkan bahwa tahap dan langkah yang di lakukan dalam budidaya jamur merang pertama, menyiapkan media tanam jamur merang, tempat budidaya jamur merang biasanya menggunakan tandan kosong kelapa sawit. Kedua, menyiapkan peralatan guna menjaga kelembaban tandan kosong kelapa sawit, sebagai penghasil panas dan penyalur panas yang berguna untuk menjaga temperatur suhu. Ketiga, tandan kosong kelapa sawit yang telah di komposkan di pindah kan ke kumbung, guna menjaga kelembaban tandan untuk di tumbuhi jamur merang. Adapun biaya yang di keluarkan untuk budidaya jamur merang ini sebesar Rp 936.000. Dan untuk penerimaan dari budidaya jamur merang ini tiap sekali proses budidaya 200 kg x Rp 30.000 = Rp 6.000.000. Sehingga besarnya pendapatan yg didapatkan dalam 1 kali budidaya jamur merang yakni Rp 3.564.000.Terakhir strategi pemasaran yang digunakan adalah memaksimalkan segala macam tenaga SDM, alat dan bahan yang digunakan dalam proses budidaya. Kemudian dengan adanya budidaya jamur merang ada baiknya budidaya ini lebih diperhatikan kelayakannya sehingga hasil yang didapatkan lebih maksimal. 
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Dengan Budidaya Sayuran Menggunakan Polibag Di Pekarangan Rumah Fikry, Muhammad; Hasugian, Leonardo; Sagala, Ruflica; Sumartono, Eko
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/indonesiaraya.5.1.25-30

Abstract

Kelompok Wanita Tani adalah wadah yang memberikan kesempatan bagi perempuan untuk ikut berpartisipasi dalam memajukan sektor pertanian. Kehadiran KWT merupakan pendorong dalam meningkatkan kesadaran dan inovasi petani, serta meningkatkan hasil lahan dan tanaman bagi anggotanya dan masyarakat sekitar. Kelompok Wanita Tani Golf yang ada di Kota Bengkulu diketuai oleh Ibu Esmi Kartika yang beranggotakan 20 orang. Masalah yang muncul pada Kelompok Wanita Tani Golf Partisipasi anggota kelompok yang rendah dan kesulitan dalam menjalankannya dikarenakan Kelompok Wanita Tani Golf baru terbentuk. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggerakan anggota Kelompok Wanita Tani dan membantu menjalankan Kelompok Wanita Tani ini supaya bisa berkembang. Kegiatan yang telah dilakukan mencakup pengenalan, penanaman dan pemeliharaan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menambah semangat gotong – royong antar anggota.Kata Kunci: Inovasi Petani, Kelompok Wanita Tani, Pemberdayaan Masyarakat.
Penjaminan Mutu Madrasah Melalui Pelatihan Instrumen Akreditasi di Kabupaten Pamekasan Ghofur, Abd; Suryanto, Hadi
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/indonesiaraya.5.2.61-68

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menghadapi akreditasi madrasah berbasis Instrumen Akreditasi Penjaminan Mutu Madrasah (IAPDM) 2024. Kegiatan ini melibatkan kepala madrasah dan guru yang memperoleh materi terkait integrasi instrumen akreditasi dengan program-program yang berjalan di madrasah. Peserta juga mendapatkan pengalaman praktis dalam menyusun deskripsi kinerja asesi, yakni narasi berbasis data yang mencerminkan pencapaian indikator mutu pendidikan. Selama pelatihan, peserta menerima umpan balik konstruktif terkait pemahaman teori dan penerapan praktis, yang memungkinkan mereka menyempurnakan analisis dan laporan kinerja. Kepuasan peserta terlihat melalui antusiasme dalam mendiskusikan rancangan penelitian disertasi, termasuk validitas metode analisis data yang digunakan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta, baik dalam memahami teori, menerapkan instrumen akreditasi, maupun mengembangkan penelitian berbasis data yang valid. Pelatihan ini berkontribusi signifikan dalam mendukung upaya peningkatan mutu madrasah sekaligus memperkuat kapasitas akademik peserta dalam menyelesaikan tugas akhir .
IMPROVING TEACHERS' ABILITY TO EDUCATE STUDENT CHARACTER BASED ON LOCAL CULTURAL EXCELLENCE Badeni, Badeni; Saparahayuningsih, Sri
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service project intends to increase the abilities of instructors at State Junior High School 19 Bengkulu City to instill ethical principles and character in their students via exposure to local cultural excellence. Community service activities are carried out using a mix of lecture methods, talks, workshops (in the form of Forum Group Discussion (FGD)), simulations / practices, role playing, and panel group discussions. Implementing community service activities using a combination of these methods has improved the ability of 19 Junior High School teachers in (1) mastering the concepts / theories of ethical value education (inculcation approach, cognitive moral development approach, values analysis approach, values clarification approach, action learning approach, and value integrated approach); (2) identify character values of local cultural excellence that are consistent with the character values in the teaching materials to be taught to students in accordance with core competencies, basic competencies, and indocators; (3) analyze subjects, core competencies, basic competencies, grades, and indicators per grade level; and (4) conduct an analysis based on core competencies, basic competencies, indicators, and values of local cultural excellence that will be educated to students. 
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Ceker Mercon Tanpa Tulang untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Lokal Widiyanti, Anisa Agus
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan melakukan kegiatan kewirausahaan ini untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman selama proses produksi dan pemasaran ceker mercon tanpa tulang. Dan untuk mengetahui cara menyelesaikan masalah dari analisis SWOT yang telah dianalisis.
HASIL PERTANIAN BUAH (MELON, SEMANGKA, JERUK, APEL) MENJADI OLAHAN SALAD BUAH Prasetia, Asep Yudi
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia as an agricultural country has great potential in the production of tropical fruits such as melons, watermelons, dragon fruits, oranges, and apples. However, the utilization of these agricultural products is often not optimal, mainly due to limited storage and distribution technology. This paper discusses the opportunity to process fruit agricultural products into fruit salad products as an innovative culinary business based on entrepreneurship. By utilizing local ingredients, fruit salad not only increases the added value of agricultural products but also meets consumer needs for healthy and practical food. Through effective marketing strategies, SWOT analysis, and product innovation, the business is able to face challenges such as market fluctuations and competition. The results of this activity show that the fruit salad business has promising prospects, especially in areas with low competition and high public awareness of healthy eating. This conclusion supports the development of agribusiness-based entrepreneurship to improve the welfare of local farmers and small business actors.
INOVASI USAHA PENDAP MAHASISWA UNIVERSITAS DEHASEN BENGKULU Sucipto, Adil; Sumartono, Eko
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjualan pendap di Kelurahan Suka Merindu masih menggunakan metode penjualan konfensional dengan target utama ialah orang-orang yang lewat sekitar Jalan Irian tersebut, ditambah lagi dengan tampilan dari pendat yang sangat monoton yang hanya dibungkuss dengan daun pisang. Hal ini membuat kesan dari kemasan pendap kurang menarik khususnya bagi kalangan anak muda karena tidak adanya sentuan teknologi kan inovasi. Kegiatan kewirausahaan yang telah dilakukan dapat menjadi solusi dengan peningkatan daya jual pendap dengan melakukan inovasi pada pengemasan serta pengunaan teknologi tepat guna. Serta pemenuhan administrasi sebagai upaya membangun kepercayaan konssumen terhadap kualitas pendap yang dihasilkan. Jika sebelumnya harga jual dari pendap paling tinggi di harga 20.000 untuk ukuran besar, setelah dilakukan inovasi ini harga penjualan pendap bisa mencapai 25.000 per bungkus bahkan 30.000 pada toko penjualan oleh-oleh khas BengkuluInovasi dibutuhkan dalam penjualan usaha pendap agar dapat meningkatkan nilai jual dan menjangkau pasar yang lebih jauh. Walaupun merupakan makanan tradisional, menambahkan inovasi moderen penting agar pendap dapat terus ekssis di tengah keanekaragaman kuliner yang terus bertambah. Yang paling penting ialah menjaga keaslian cita rasa dari pendap itu sendiri.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN LOGARITMA UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MATEMATIKA SISWA DI MAS DDI BARU BARU TANGA Yonathan, Yonathan S Pasinggi; Ritha Tuken; Yulia; Abdul Majid
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi matematika siswa melalui pendampingan pembelajaran pada materi logaritma di MAS DDI Baru Baru Tanga. Berdasarkan hasil observasi awal, siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar logaritma, terutama dalam mengaitkan bentuk eksponen dengan bentuk logaritmik serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pelaksana melakukan pendampingan dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dan metode Problem Based Learning (PBL). Kegiatan melibatkan 25 siswa kelas XI IPA yang dilaksanakan selama dua minggu. Proses pembelajaran dilakukan secara interaktif melalui diskusi, pemecahan masalah kontekstual, dan penggunaan media pembelajaran digital sederhana. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 55,4 menjadi 81,2 setelah kegiatan pendampingan. Selain itu, motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan yang terlihat dari keaktifan mereka selama proses berlangsung. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan pemahaman konseptual yang lebih baik serta sikap positif terhadap matematika. Pendampingan semacam ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan diperluas ke materi matematika lainnya untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.