p-Index From 2021 - 2026
4.652
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Educational Science and Technology JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Gulawentah:Jurnal Studi Sosial KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Pendidikan Edutama Education and Human Development Journal Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya CERMIN: Jurnal Penelitian IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) EduTeach: Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Indonesian Journal of Social Research (IJSR) Jurnal Computer Science and Information Technology (CoSciTech) International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of diversity in learning Jurnal Janitra Informatika dan Sistem Informasi Jurnal Indonesia Raya Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) INOTEK Academic Journal Perspective : Education, Language, and Literature Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Journal of Creative Attitudes Culture (JCIC) SmartComp Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi JAR'S (Journal of Advanced Research in Informatics) Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Jurnal Penelitian Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SCAN BARCODE BERBASIS ANDROID DALAM PEMBELAJARAN IPS Durrotun Nafisah; ABD GHOFUR
EduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 1 No 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Unit Pelaksana Praktik Kependidikan Terpadu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.137 KB) | DOI: 10.37859/eduteach.v1i2.1985

Abstract

Pembelajaran IPS di dunia pendidikan perlu mendapatkan perhatian khusus, pada umumnya pembelajaran IPS dilakukan melalui buku dan penyampaian guru. Sehingga motivasi belajar siswa masih kurang. Siswa sekarang adalah generasi Z yang memiliki intensitas yang sangat tinggi terhadap penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Banyak siswa yang memiliki telepon genggam berbasis android yang dapat membantu proses belajar mandiri siswa dirumah. Pengembangan dan penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran IPS yang menggunakan aplikasi scan barcode yang dapat dijalankan pada perangkat berbasis android. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat baik, berdasarkan hasil penilaian para ahli media pembelajaran yang mencakup beberapa aspek diantaranya tampilan, operasional, interaksi dengan rata-rata 3,68 skala likert. Sehingga dapat digunakan oleh siswa untuk mendukung pembelajaran mandiri di rumah. Sedangkan respon siswa terhadap media pembelajaran ini sangat baik untuk mendukung pembelajaran di rumah yang tunjukkan dengan skor rata-rata 3,64 pada skala likert.
Pelatihan Pengembangan Desain Video Pembelajaran Interaktif Ghofur, Abd; Nafisah, Durrotun; Eryadini, Ninies; Astutik, Nur Fitria Wiji; Suryanto, Hadi
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku480

Abstract

Permasalahan mitra adalah bagaimana mengembangkan desain media pembelajaran berbasis multimedia, terutama video pembelajaran interaktif. Tujuan diadakannya pendidikan dan pelatihan ini adalah 1) Meningkatkan pemahaman guru dalam membuat dan mengembangkan desain video pembelajaran yang menarik dan 2) Meningkatkan keterampilan guru dalam merancang, membuat dan mengembangkan desain video pembelajaran yang interaktif dan menarik. Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru SMA Negeri Kembangbahu. Metode yang digunakan adalah Pelatihan, yaitu kegiatan yang disertai dengan demonstrasi atau percontohan untuk menghasilkan keterampilan tertentu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik dan mendapatkan antusia yang baik oleh mitra karena tidak banyak memerlukan keterampilan yang tinggi akan teknologi dan tidak memerlukan jaringan internet yang kuat. Pentingnya pengabdian ini dilakukan karena terdapat hasil karya guru berupa video pembelajaran atau presentasi guru yang dibuat dengan aplikasi Screencast O Matic.
Gaya Belajar dan Implikasinya Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Mahasiswa Abd Ghofur; Durrotun Nafisah; Ninies Eryadini
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2016): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Islamic Psychology Department, Dakwah Faculty of Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v1i2.285

Abstract

This article examines concept of learning styles and the effect on students' critical thinking ability. According to United Nations (UN) critical thinking skills (critical thinking skills) is characteristic of the current era of globalization of society, namely the knowledge society (knowledge-based scoeity). But critical thinking is considered by most students is difficult, moreover, the lesson is still centered on the lecturer (Teacher Centered Learning) so that students are difficult to express ideas. So that students' critical thinking skills are still low. Learning style is considered to be a means to develop critical thinking abilities. It is based on the results of the study Nurbaeti, et al (2015) There is a positive relationship between learning style with critical thinking skills. Based on these descriptions, the necessary efforts to develop students' critical thinking skills by observing the learning style of each individual. Achievement of critical thinking skills of students affected by many factors, one of which is learning style. In addition to the use of appropriate teaching methods, learning styles also a motivating factor to achieve critical thinking skills. Because the student's learning style has a close connection with the achievement of the average value of critical thinking skills and cognitive abilities of learners
THE USE OF MEDIA FOR SCIENCE TEACHING IN ISLAMIC SCHOOLS Abd Ghofur
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 5, No 1 (2018): January
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v5i1.106

Abstract

Abstract: This paper aims to describe the use of media in science learning in terms of three indicators, namely: a) diffusion of innovation, b) implementation and institutionalization, and c) policies and regulations. This research was conducted for four months using qualitative descriptive design with data collection technique through questionnaire, interview, and observation. The subjects of the study were class VII on MTs Putra Putri Lamongan and MTs Maslakul Huda Paciran selected by purposive sampling. The results showed that science teachers in Islamic schools utilize various media of learning in the form of visual and audiovisual media designed as a medium of teaching science, for example LCD projector, props, etc. In addition, teachers also develop their own simple media designed to be utilized in science teaching, such as cloth, water, soil, and so forth. Technically, teachers are documenting the use of instructional media in the Lesson Plans (RPP) which refer to the 2013- curriculum format , but the RPP is not always brought during the learning process. In addition, school policy does not provide written regulations for teachers to use the media in the learning process. Keywords: the use of media, science teaching Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media dalam pembelajaran sains yang ditinjau dari tiga indikator, yakni a) difusi inovasi, b) implementasi dan pelembagaan, serta c) kebijakan dan regulasi. Penelitian ini dilakukan selama empat bulan menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket, wawancara, dan observasi. Subyek penelitian adalah kelas VII pada MTs Putra Putri Lamongan dan MTs Maslakul Huda Paciran yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sains di sekolah Islam memanfaatkan ragam media pembelajaran dalam bentuk media visual dan audio visual yang didesain sebagai media pembelajaran sains, misal LCD proyektor, alat peraga, dll. Selain itu, guru juga mengembangkan media sederhana sendiri yang didesain untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran sains, misalnya kain, air, tanah, dan lain sebagainya. Secara teknis, guru mendokumentasikan pemanfaatan media pembelajaran tersebut dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengacu format Kurikulum 2013, namun RPP tersebut tidak selalu dibawa saat proses pembelajaran. Selain itu, kebijakan sekolah tidak memberikan regulasi secara tertulis untuk guru melakukan pemanfaatan media dalam proses pembelajaran.  Kata Kunci: pemanfaatan media, pembelajaran sains
Instructional Management Strategy: A Multi-Sites Study on Science Teaching for Islamic School Abdul Ghofur; Nahdia Rupawandi BR; Abdul Kholiq Ahmad
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 3 Number 3 December 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.122 KB) | DOI: 10.26858/est.v3i3.4210

Abstract

This paper describes how management strategies in science learning are done by teachers in Islamic schools. This is motivated by the ranking of Indonesia which 87 percent of the population of Muslims always occupy the lowest position for the ability of science literacy. This research was conducted for four months using descriptive qualitative design with data collection technique of interview, observation and documentation. The subjects of the study were six Islamic schools in Lamongan, East Java. The six Islamic schools were chosen by purposive sampling. The results showed that the learning activities of science more dominated by teachers, students heard more explanation than the practice in verifying the process of science. The majority of teachers use lecture, question and answer methods, and assignments, and occasionally apply discussion and demonstration methods. Science laboratories in schools have not been maximally used, some have limited tools and materials, some of which lack laboratory space and even two schools without a science laboratory. Assessment of student learning progress done through pretest, posttest, daily test, question and answer during lessons, UTS and UAS. Teacher's strategy in managing student learning motivation by using animated video as apperception, integrating science materials with Islamic religious values.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI PENDEKATAN 5E DAN SETS BERBANTU APLIKASI MEDIA SOSIAL Abdul Ghofur; Nahdia Rupawanti Basuki Raharjo
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.6678

Abstract

This study aims to examine the effect of 5E learning approaches (Engage, Explore, Explain, Elaborate, and Evaluate) and SETS learning approaches (Science, Environment, Technology, and Society) assisted by social media applications on students' thinking skills. The design of this study was a quasi-experimental design of 58 Lamongan Islamic University students who were selected by purposive sampling technique. Data collection techniques using written tests in the form of pretest and posttest, data analysis using two-way ANOVA. The results of data analysis showed that there was a significant influence between groups of students who were taught with the 5E approach and the SETS approach to their critical thinking skills. This is based on the calculated F value of 17,547 with a significance value of 0,000. Based on the results of the descriptive analysis showed that the average value of students' critical thinking skills that were taught with the 5E approach was higher compared to the average score of students who were taught by the SETS approach. The average value of critical thinking ability of students who are given learning using the 5E approach is 73.11, while the average value of critical thinking ability of students who are given learning by the SETS approach is 61.90. The use of social media applications in these two approaches is very helpful to complete the experience learning becomes more concrete so it can help them in discussion, reading, and practice.
DIKLAT PENGEMBANGAN DESAIN KELAS DIGITAL BAGI GURU SEKOLAH DASAR Abd Ghofur; Evi Aulia Rachma; Ety Youhanita; Durrotun Nafisah; Kuswanto Kuswanto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 4, No 4 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.631 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v4i4.2094

Abstract

Abstrak: Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menjadikan guru-guru SD di Kecamatan Glagah dan Turi memiliki ketrampilan dalam pengembangan kelas digital dengan memanfaatkan google classroom sebagai media pembelajaran digital. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain: (1) Persiapan, (2) Pendidikan dan pelatihan pengembangan desain kelas digital dengan google classroom, dan (3) tindak lanjut. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini diantaranya (1) Meningkatnya informasi dan wawasan mengenai penggunaan google classroom sebagai media pembelajaran digital sebesar 80%, (2) Guru SD memiliki keterampilan dalam penggunaan google classroom sebagai media pembelajaran digital. (3) Guru SD dapat memanfaatkan fasilitas evaluasi berbasis digital.Abstract:  The purpose of this community service is to make elementary school teachers in Glagah and Turi Districts have skills in developing digital classes by utilizing Google Classroom as a digital learning media. The methods of implementing community service activities include: (1) Preparation, (2) Education and training in digital classroom design development with Google Classroom, and (3) follow-up. The results obtained in this activity include the following: 1) Increased information and insights about using Google Classroom as a digital learning media by 80%, 2) Elementary teachers have skills in using Google Classroom as a digital learning media. 3) Elementary teachers can utilize digital-based evaluation facilities.
PERSEPSI GURU TERHADAP PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN KELAS DIGITAL ABD GHOFUR; Evi Aulia Rachma
EduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2021): Edisi Januari 2021
Publisher : Unit Pelaksana Praktik Kependidikan Terpadu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/eduteach.v2i1.2365

Abstract

This study aims to identify elementary school teachers' perceptions of learning using the digital classroom google classroom. This research involved 50 elementary grade IV teachers in Lamongan District. Analysis of the data used in this study is a descriptive quantitative analysis. Based on the results of the study it can be concluded that as many as 90% of teachers stated that they needed to attend training on learning using digital classes. As many as 74% of teachers said that they needed to implement learning by using digital classroom google classroom. Google classroom is flexible, so students can study at any time outside of school hours. Based on this, 86% of teachers stated that they needed to provide learning materials for students that could be accessed or used at any time outside of school hours through Google classroom. As many as 76% of teachers stated that google classroom made teachers more innovative in presenting learning materials. Then as many as 78% of teachers stated that the use of google classroom facilitated teachers in the process of assessing student assignments.
WORKSHOP VIRTUAL PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN JARAK JAUH Durrotun Nafisah; Abd Ghofur; Ninies Eryadini; Kuswanto; Evi Aulia Rachma; Ety Youhanita; Ahmad Sidi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.598 KB) | DOI: 10.31949/jb.v1i4.474

Abstract

PKM ini dilaksanakan untuk memfasilitasi guru dalam mendesain pembelajaran jarak jauh di era new normal. PKM ini menggunakan metode partisipatif, peserta mengikuti penuh seluruh rangkaian kegiatan, baik penyampaikan materi maupun tugas-tugas mandiri. Seluruh materi disampaikan secara virtual melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting mengingat masih dalam masa pandemic covid-19. Peserta yang mengikuti workshop dapat mengakses materi melalui zoom, live facebook dan live streaming youtube. Sebanyak 300 peserta yang mengikuti kegiatan PKM ini diketahui bahwa sebagian besar (73%) peserta berasal dari sekolah tingkat dasar (SD) dan 14% berasal dari sekolah menengah pertama (SMP), sisanya berasal dari TK,SMA dan Perguruan Tinggi. Berdasarkan hasil kegiatan bahwa sebagian besar peserta memahami konsep pembelajaran jarak jauh dan mampu mengembangkan desain pembelajaran jarak jauh. Peserta mampu mengembangkan perangkat pembelajaran jarak jauh yaitu RPP dan bahan ajar pembelajaran dalam bentuk luring, daring maupun kombinasi. 100% peserta mengumpulkan tugas membuat RPP dan bahan ajar melalui google classroom. Sebagian peserta juga mampu dalam mengoperasikan media dan evaluasi pembelajaran digital. Karena pada kurikulum 2013 guru juga diharapkan mampu menguasai dan menerapkan teknologi dalam proses pembelajaran. Pada abad 21 Indonesia menyongsong generasi emas pada usia emas dengan melakukan penyempurnaan kurikulum dan peningkatan profesionalisme guru.
Pemanfaatan Media Digital Terhadap Indeks Minat Baca Masyarakat Kabupaten Lamongan Abd. Ghofur; Evi Aulia Rachma
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.734 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v4i2.5524

Abstract

Membaca merupakan aktivitas yang sangat penting dalam masyarakat. Selain untuk menambah informasi, juga untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan berpikir yang luas. Munculnya Internet dan situs media sosial telah memperluas sumber informasi berbasis digital. Perilaku membaca masyarakatpun berubah, hal ini tentu meningkatkan minat baca masyarakat. Melalui permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan media digital terhadap indeks minat baca masyarakat Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian diambil 578 responden mulai usia 16 tahun keatas yang berasal dari 7 kecamatan dengan menggunakan multi stage technique sampling. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa deskriptif kuatitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa minat baca masyarakat Kabupaten Lamongan tahun 2019 adalah sebesar 64,71%. banyak masyarakat yang membaca namun ternyata mereka lebih suka membaca melalui internet dengan media Handphone atau Smartphone dari pada laptop dan komputer.