cover
Contact Name
Asep Hidayatullah
Contact Email
jurnaldiksatrasia@gmail.com
Phone
+62265-776787
Journal Mail Official
4sephidayatullah@gmail.com
Editorial Address
Jl. R. E. Martadinata No.150, Mekarjaya, Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46274
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 28291832     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Diksatrasia dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis dengan ISSN 2829-1832. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau kajian teoretis mengenai pendidikan kebahasaan dan kesastraan Indonesia. Diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 382 Documents
HUMANISME DALAM NOVEL KATA KARYA RINTIK SEDU Maya Resmiati
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 2 (2020): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.682 KB)

Abstract

Abstrak. Permasalahan bahan ajar di sekolah tersebut, dapat diselesaikan salah satunya menggunakan bahan ajar nilai-nilai kemanusiaan dalam novel Kata karya Rintik Sedu. Novel Kata karya Rintik Sedu merupakan novel yang didalamnya mengandung unsur menghargai pendapat orang lain, kerjasama, rela berkorban, peduli terhadap orang lain, tolong menolong dan solidaritas. Novel yang menggambarkan sosok Nugraha, Biru dan Binta saling membelakangi dan saling pergi. Mereka butuh kata untuk menjelaskan perasaan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : Bagaimanakah humanisme yang terkandung pada novel Kata karya Rintik Sedu?Berdasarkan pembahasan, penilitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Nilai humanisme menghargai pendapat orang lain : a) Tokoh Menghormati atau Menjungjung Tinggi Pendapat Orang Lain, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Nugraha dan Binta yang senantiasa menghormati setiap perbedaan dan pendapat orang lain. b) Terdapat dialog antar tokoh yang mengindahkan setiap perkataan atau perintah orang lain, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Cahyo yang selalu menuruti apa permintaan Binta. c) Terdapat tokoh yang menganggap dirinya paling benar, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Binta yang dengan egoisnya selalu merasa benar. 2) Nilai humanisme kerjasama : a) Terlibat aktif dalam setiap kegiatan, hal ini dapat ditemukan pada aktifnya hubungan Binta dengan Bi Idah. b) Terdapat peran tokoh membantu kesulitan orang lain, hal ini dapat ditemukan pada tokoh membantu kesulitan orang lain terdapat pada tokoh Nug yang paling berperan. c) Terdapat dialog yang menghargai hasil kerja orang lain, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Nugraha yang merasa dicintai akan semakin mengutamakan orang yang mencintainya. 3) Nilai humanisme rela berkorban : a) Terdapat nilai yang bersedia membantu tanpa pamrih, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Nug yang menemani Binta meskipun kehadirannya tak pernah diinginkan. b) Terdapat tokoh yang mendahulukan kepentingan orang banyak daripada kepentingan pribadi, hal ini dapat ditemukan pada tokoh yang selalu dikorbankan oleh Binta dan Nug untuk membahagiakan ibu dan kekasih hatinya. c) Bersedia dengan ikhlas hati untuk memberikan sesuatu yang dimiliki untuk keperluan orang lain atau masyarakat, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Nug, Binta dan Biru yang selalu berkorban untuk seseorang. 4. Nilai humanisme peduli terhadap orang lain : a) Adanya tokoh yang mampu memahami keadaan orang lain, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Nugraha dan Biru yang mampu memahami keadaan orang lain. b) Adanya dialog antar tokoh selalu menanamkan pikiran positif saat berinteraksi dengan orang lain, hal ini dapat ditemukan pada dialog antar tokoh selalu menanamkan pikiran positif saat berinteraksi dengan orang lain. 5. Nilai humanisme tolong menolong : a) Adanya nilai membantu orang lain tanpa pamrih, dapat ditemukan dalam sosok Binta yang ingin berbalas budi atas kebaikan Nug selama ini. Penggambaran nilai humanisme pada indikator nilai membantu. b) Adanya nilai tulus ikhlas dalam membantu orang lain, dapat ditemukan pada nilai tulus ikhlas Nug terhadap Binta. 6. Nilai humanisme solidaritas : a) Menunjukkan sikap empati, dapat ditemukan oleh Nugraha pada diri Binta yang sangat mempedulikan keadaannya serta kondisi ibunya. b) Mampu memahami keadaan orang lain, dapat ditemukan pada sosok Nugraha dan Biru yang mampu memahami keadaan orang lain. c) Selalu menanamkan pikiran positif saat berinteraksi dengan orang lain, dapat ditemukan pada nilai yang ditanamkan oleh tokoh Senjani dan Nugraha yang menjalani kehidupan dalam dimensi yang berbeda.Kata Kunci: Humanisme, Novel
NILAI MORAL DALAM NOVEL SURAT KECIL UNTUK TUHAN KARYA AGNES DAVONAR Sinta Rosyanti
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2017): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.683 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan penulis untuk mengetahui nilai moral yang terkandung di dalam sebuah novel. Selain itu novel sebagai salah satu jenis karya sastra yang dapat memberikan manfaat kepada pembacanya. Di antaranya dapat mengembangkan imajinasi, memberikan kenikmatan, mengembangkan pengertian tentang perilaku manusia, dan dapat menyuguhkan pengalaman yang beraneka ragam. Pengalaman tersebut itu tentunya sangat berkaitan dengan hidup dan kehidupan manusia serta kemanusiaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Karena metode tersebut merupakan metode yang paling relevan untuk mengkaji nilai moral yang tersirat dalam sebuah novel dan karya sastra pada umumnya. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai moral yang tercermin dari novel “Surat Kecil Untuk Tuhan” karya Agnes Davonar meliputi 1) Hubungan manusia dengan diri sendiri terdapat dalam novel Surat Kecil Untuk Tuhan karya agnes Davonar, selanjutnya novel tersebut juga mengandug nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial dan lingkungan alam serta mengandung nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan. 2) nilai moral yang terdapat dalam novel Surat Kecil Untuk Tuhan karya Agnes Davonar sesuai dengan  kriteria pemilihan bahan ajar yang meliputi: isi pelajaran hendaknya cukup valid, bahan yang diberikan harus cukup berarti atau bermanfaat, bahan hendaknya menarik, bahan hendaknya berada dalam batas-batas kemampuan anak untuk mempelajarinya. 3) bahan ajar yang disusun sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yaitu: menemukan nilai-nilai dalam novel. Bahan ajar yang disusun juga sesuai dengan kriteria penyusunan bahan ajar yang memperhatikan; indikator pencapaian, materi pokok, serta novel yang dijadikan bahan ajar.
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI WILAYAH PERBATASAN JAWA TENGAH–JAWA BARAT (KECAMATAN SALEM) Mulia Khanifah; Hendaryan Hendaryan
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2021): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.066 KB) | DOI: 10.25157/diksatrasia.v5i1.6504

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya gejala gejala bahasa yang dipengaruhi oleh budaya masyarakat karena percampuran dua budaya maka muncul karakteristik bahasa baru yang hanya digunakan dalam lingkungan tersebut sehingga orang dari luar daerah tidak akan mengetahui arti dari bahasanya. Pengambilan sampel ini dipilih peneliti karena desa tersebut sukar terjangkau dan lokasinya susah untuk memperoleh jaringan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan cakap. Dari tujuh desa diambil lima belas sampel untuk dijadikan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya interferensi yaitu Interferensi fonologis, Interferensi morfologis, Interferensi semantis. Interferensi yang paling banyak dalam penelitian ini adalah interferensi morfologis. Data bahasa yang telah diperoleh dari hasil penelitian ini kemudian akan dijadikan bahan ajar untuk siswa di kelas XI SMA, yang bertujuan untuk memudahkan guru dalam pengaplikasian penggunaan bahasa Indonesia di daerah perbatasan.
HUBUNGAN ANTARA GAYA MENGAJAR GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA (Studi Deskriptif pada Siswa Kelas VII MTs Negeri 2 Ciamis) Dian Yulianti
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2018): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.468 KB) | DOI: 10.25157/diksatrasia.v2i1.1338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya mengajar guru, mengetahui prestasi belajar bahasa Indonesia siswa dan mengetahui hubungan antara gaya mengajar guru dengan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa di MTs Negeri 2 Ciamis. Metode yang digunakan dalan penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dan analisis korelasi untuk mengetahui hubungan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 254 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 70 siswa. Pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini dengan cara menyebarkan angket kepada 70 responden. Sedangkan pengumpulan data prestasi belajar didapat dari nilai rapor siswa. Pengolahan data dilakukan dengan rumus Korelasi Produck Moment.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Gaya mengajar guru yang meliputi, variasi suara termasuk dalam kategoti sangat baik, penekanan termasuk dalam kategori baik, pemberian waktu termasuk dalam kategori baik, kontak pandang termasuk dalam kategori baik, gerakan anggota tubuh termasuk dalam kategori baik dan perpindahan posisi juga termasuk dalam kategori baik. Oleh karena itu, gaya mengajar guru bahasa Indonesia di MTs Negeri 2 Ciamis termasuk dalam kategori baik dengan rata-rata nilai responden sebesar 258. (2) Prestasi  belajar bahasa Indonesia siswa kelas VII MTs Negeri 2 Ciamis termasuk kategori baik. Hal ini tampak pada nilai rapor dengan rata-rata nilai 78 yang sudan mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 65. (3) Terdapat hubungan yang sangat kuat antara gaya mengajar guru dengan prestasi belajar bahasa Indonesia  MTs Negeri 2 Ciamis. Hal ini diperoleh berdasarkan hasil uji korelasi sebesar 0,81. Sedangkan uji t pada tingkat kepercayaan 0.05 diperoleh  >  (11,299 > 1,667).
TINDAK TUTUR OLEH PEMELAJAR BIPA DI MUSLIM SANTITHAM FUNDATION SCHOOL THAILAND: KAJIAN PRAGMATIK BAHASA ANTARA (INTERLANGUAGE PRAGMATICS) Oktavia Winda Lestari; Mohamad Jazeri
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2022): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.668 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan adanya tindak tutur dalam bahasa Indonesia oleh pemelajar BIPA di Muslim Santitham Fundation School Thailand. Data diperoleh pada saat pembelajaran BIPA di Muslim Santitham Fundation School Thailand. Data diambil secara langsung dari lapangan dengan teknik simak dan catat. Simak digunakan untuk mengetahui data tindak tutur dalam pembelajaran BIPA. Catat digunakan untuk mengumpulkan data tuturan dari pemelajar BIPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan pragmatik bahasa antara. Data dianalisis dengan prespektif pragmatik untuk memperoleh faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan pada tindak tutur dalam bahasa Indonesia oleh pemelajar BIPA. Hasil analisis data ditemukan bahwa ada empat faktor tindak tutur, yaitu ragam formal dan informal, pemilihan strategi tutur, pemilihan formula semantik, dan pemilihan pronomina persona.
PEMBELAJARAN MEMAHAMI TEKS EKSPOSISI DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEBAT INISIASI DI KELAS X SMKN 1 CIAMIS Siti Komalasari
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2017): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.8 KB)

Abstract

Penelitian di bidang pendidikan ini berjudul “Pembelajaran Memahami Teks Eksposisi dengan Menggunakan Metode Debat Inisiasi di SMKN 1 Ciamis” . Rumusan masalah dari penelitian ini ialah. (1) Bagaimakah perencanaan pembelajaran memahami teks eksposisi dengan menggunakan metode debat inisiasi? (2) Bagaimanakah langkah-langkah pembelajaran memahami teks eksposisi dengan menggunakan metode debat inisiasi? (3) Bagaimanakah perubahan kemampuan siswa setelah mengikuti pembelajaran memahami teks eksposisi dengan menggunakan metode debat inisiasi?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif dengan desain eksperimen menggunakan pola pretest posttest control group. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, diperoleh jawaban dari gambaran pembahasan yakni sebagai berikut. (1) Perencanaan pembelajaran mengacu pada Permendikbud No.22 tahun 2016 terdiri dari identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan; identitas mata pelajaran atau tema/subtema; kelas/semester; materi pokok; alokasi waktu; tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD yang mencakup sikap dan pengetahuan; kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi; materi pembelajaran; metode pembelajaran; media pembelajaran; sumber belajar; langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup; dan penilaian hasil pembelajaran. (2) Langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan metode debat inisiasi, terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan penutup. Kegiatan pendahuluan meliputi apersepsi dan motivasi; penyampaian kompetensi dan rencana kegiatan. Kegiatan inti meliputi tiga tahap, terdiri dari penyajian beberapa permasalahan yang bersifat problematik. Guru membagi siswa ke dalam dua kelompok yakni kelompok pro dan kelompok kontra, kemudian siswa menyusun uraian tentang masalah yang disajikan guru sesuai dengan kedudukannya sebagai kelompok pro dan kelompok kontra, selanjutnya siswa mulai melakukan debat dengan panduan pelaksanaan debat yang telah disusun oleh guru. Misalnya, guru memberikan kesempatan kepada kelompok pro untuk menyajikan pandangannya dalam waktu 2 menit. Terakhir sesi tanya jawab dan diskusi performa. Kegiatan terakhir atau penutup terdiri dari serangkaian aktifitas berbentuk refleksi hasil pembelajaran dan penilaian hasil pembelajaran. (3) Terdapat perubahan kemampuan siswa yang signifikan setelah mengikuti pembelajaran memahami teks eksposisi dengan menggunakan metode debat inisiasi dengan hasil nilai CR> t tabel yakni 19,06 > 1,70.
DAMPAK PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) TERHADAP VARIASI BAHASA PESERTA DIDIK JENJANG SEKOLAH DASAR (DESKRIPSI BAHASA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR NEGERI WANGKELANG III) Muhammad Dejan
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2022): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.363 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pembelajaran daring (online) terhadap variasi bahasa peserta didik jenjang sekolah dasar, serta dampak yang ditimbulkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah peserta didik yang berada di Blok Senen Desa Wangkelang, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka. Data diperoleh melalui telaah pustaka, teknik wawancara, teknik dokumentasi serta teknik analisis. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa setelah diadakannya pembelajaran daring (online) pada idiolek peserta didik terlihat adanya variasi bahasa pada tuturan dalam percakapannya, karena mereka menemukan kosakata/pilihan kata yang baru, dampak yang terjadi pada dialek ditunjukan dengan adanya variasi dalam penggunaan bahasa, seharusnya peserta didik menggunakan bahasa yang sopan dengan basa sunda lemes, namun setelah adanya pelaksanaan pembelajaran daring (online) bahasa peserta didik dalam tuturan bahasanya menggunakan basa sunda sedeng lemes sedeng bahkan menggunakan basa sunda loma (akrab). Dampak pada kronolek peserta didik bertutur menggunakan pilihan kata baru berupa bahasa Inggris, istilah, singkatan, akronim dan pilihan kalimat, dan dampak pada sosiolek tuturan peserta didik menggunakan kalimat sering bernada kasar/akrab (loma istilah dalam basa sunda),  juga tanpa bujukan dan pemberian pujian. 
NILAI RELIGIUS NOVEL CATATAN HATI SEORANG ISTRI KARYA ASMA NADIA Neng Hamdah Nurazizah
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2017): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.911 KB)

Abstract

Penelitian  ini dilaksanakan karena karya sastra yang baik adalah karya sastra yang selalu memberikan kesan pembacanya untuk berbuat yang lebih baik atau yang sesuai dengan ajaran agama. Sastra sebagai media dakwa akan dapat mencapai jika di dalamnya mengandung suatu kebenaran, sehigga sastra dapat dipengruhi dan memengaruhi suatu masyarakat. Karya sastra yang lebih baik selalu mengajak pembaca untuk menjujung nilai-nilai yang terkadung dalam karya sastra. Manusia sebagai salah satu alat untuk memberikan penentuan dalam kehidupan sehari-hari seperti nilai agama, nilai sosil, nilai moral, nilai pendidikan dan sebagainya. Rumusan  masalah yang diajukan adalah Bagaimana nilai religius yang terdapat dalam Novel Catatan Hati Seorang Istri karya Asma Nadia? sedangkan tujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan Bagaimana nilai religius yang terdapat dalam Novel Catatan Hati Seorang Istri karya Asma Nadia. Metode yang digunakan adalah Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif artinya data yang dianalisis dan hasil analisisnya berbentuk deskripsi dan tidak berupa angka-angka. Pengkajian ini bertujuan mengungkap berbagai informasi kualitatif dengan pendeskripsian yang teliti dan menggambarkan secara cermat sifat-sifat suatu hal (individu/kelompok). Hasil penelitian tentang nilai religious novel Catatan Hati Seorang Istri karya Asma Nadia sebagai berikut:Aqidah; dibuktikan dengan ditunjukan oleh tokoh wanita cantik terlihat dari berbagai segi sebagai berikut: cara wanita menyikapi sikap suaminya yang nakal kepada istri lain, ia berpandangan bahwa dengan menyikapi dengan sabar suaminya yakin akan berubah lebih baik lagi. Akhlak: dalam  novel  Catatan Hati Seorang Istri karya Asma Nadia  terdapat dua karakter akhlak yang sangat bertolak belakang. Yakni akhlak baik  yang dimiliki oleh para istri yang sabar dan menerima taqdir allah dalam menghadapi liku-liku hidup dalam rumah tangga mereka, dan akhlak jelek yang dimiliki oleh parasuami yang mengkhianati para istrinya dan tidak bertanggung jawab atas kewajibannya dalam mengurus istri dan anak-anak mereka. Ibadah; dalam   novel  Catatan Hati Seorang Istri karya Asma Nadia di tunjikan dengan karakter seorang wanita menggambarkan  bagaimana wanita itu pintar mengurus dirinya, merawat dirinya karena Allah itu indah dan suka dengan keindahan. Adanya sebuah pernikahan, karena pernikahan itu adalah suatu ibadah yang dianjurkan oleh Allah swt, dan kesabaran stri-istri dalam mengurus suami dan anaknya, kesemuanya itu merupakan ibadah yang di sukai oleh Allah swt.
NILAI RELIGIUS TUHAN MAHA ASYIK 2 KARYA SUJIWO TEJO DAN DR. M. N. KAMBA Arif Riyadi Riyadi
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2021): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.733 KB) | DOI: 10.25157/diksatrasia.v5i1.6484

Abstract

Penelitian ini berjudul “Nilai Religius Tuhan Maha Asyik 2 Karya Sujiwo Tejo dan Dr.M.N.Kamba”. Latar belakang penelitian ini yaitu Kurangnya bahan ajar bersastra yang menarik, karena itu berdampak pada kejenuhan karena selalu bergantung pada buku paket, oleh karena itu bahan ajar yang berasal dari karya sastra novel akan membangun minat belajar siswa agar semakin menarik. Nilai Religius Novel Tuhan Maha Asyik 2 Krya Sujwo Tejo dan Dr.M.N. Kamba yaitu mencakup tiga aspek, keimnan (tauhid), norma kehidupan (fikih), sikap prilaku (ahlak).   Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik telaah pustaka, teknik simak, teknik catat, teknik dokumentasi, teknik analisis. Teknik pengolahan data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan karakteristik nilai religius novel Tuhan Maha Asyik 2 Karya Sujiwo Tejo dan Dr. M.N. Kamba  yaitu nilai yang berkaitan dengan keimanan kepada Tuhan, nilai yang berkaitan dengan ketakwaan kepada Allah SWT, nilai yang berkaitan dengan apa yang diperbolehkan (halal), nilai yang berkaitan dengan apa saja yang di larang (haram), Nilai yang berkaitan dengan kesabaran, Nilai yang berhubungan dengan prilaku rendah hati, Nilai yang berkaitan dengan tawakal, Nilai yang berkaitan dengan kejujuran, Nilai yang berkaitan dengan ikhlas, Nilai yang berkaitan dengan Prilaku disiplin.
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM NOVEL SANG PEMIMPI KARYA ANDREA HIRATA Dewi Rahmawati Mustafa
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2019): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.871 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ketersediaan bahan ajar yang menarik bagi siswa. Oleh karena itu, penulis menganalisis novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata dalam hal penggunaan gaya bahasanya untuk dijadikan bahan ajar yang menarik bagi siswa. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan desain deskripsi.  Fenomena yang sedang diselidiki adalah gaya bahasa novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi pustaka dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan empat gaya bahasa pada novel tersebut yaitu gaya bahasa perbandingan, pertentangan, pertautan dan perulangan.1) Gaya bahasa perbandingan penulis menggunakan gaya bahasa metafora, personifikasi, dan anitesis; 2) Gaya bahasa pertentangan penulis menggunakan gaya bahasa hiperbola, litotes, ironi, dan paranomasia; 3) Gaya bahasa pertautan penulis menggunakan gaya bahasa metonomia, alusi, dan eufimisme; 4) Gaya bahasa perulangan penulis menggunkan gaya bahasa aliterasi dan refetisi.