cover
Contact Name
Enny Keristiana Sinaga
Contact Email
ptbunimed@gmail.com
Phone
+6285399350278
Journal Mail Official
ptbunimed@gmail.com
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate Kotak Pos 1589 Medan 20221 Sumatera Utara Telp. (061) 6613365 Fax. (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
ISSN : 24774898     EISSN : 24774901     DOI : doi:http//doi.org/10.24114/eb.v4il
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil merupakan media publikasi karya-karya ilmiah khususnya hasil penelitian dalam bidang pendidikan teknik bangunan, teknik sipil, teknik arsitektur, teknik lingkungan, serta bidang ilmu yang relevan lainnya. Sebelum dipublikasi jurnal ini melewati proses daring dan reviewer. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini terbuka bagi masyarakat ilmiah tidak terbatas pada civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan saja tetapi terbuka bagi dosen dan peneliti dari perguruan tinggi lain, dan para professional lain.
Articles 200 Documents
ANALISIS KARAKTERISTIK KECELAKAAN DI RUAS JALAN HAYAM WURUK KABUPATEN JEMBER Pebrianti, Anita Dewi; ., Willy Kriswardhana; Badriani, Ririn Endah
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v6i2 DES.21987

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.Angka kecelakaan dengan korban meninggal dunia dari tahun 2009 hingga saat ini tidak menunjukkan penurunan.Kecelakaan terjadi karena beberapa faktor yaitu berkendara dengan kecepatan yang tinggi, melakukan kegiatan yang dapat menggangu konsentrasi berkendara, melawan arus, dan sebagainya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kecelakaan di Jalan Hayam Wuruk Kabupaten Jember. Berdasarkan data kecelakaan yang didapatkan dari web resmi IRSMS (Integrated Road Safety Management System) dari tahun 2014 hingga 2018, kecelakaan yang terjadi di Jalan Hayam Wuruk tercatat 118 kecelakaan. Karakteristik kecelakaan yang terjadi di Jalan Hayam Wuruk berdasarkan tingkat keparahan korban paling banyak mengalami luka ringan dengan tipe kecelakaan yang sering terjadi adalah tabrakan saat menyalip dari kanan, tabrakan depan-belakang, dan tabrakan kendaraan belok kanan dengan kendaraan yang datang dengan arah yang berlawanan. Pada keterlibatan pengguna jalan terjadi pada sepeda motor dengan persentase yang tertinggi. Berdasarkan waktu terjadi kecelakaan paling banyak terjadi pada pagi hari (05.01-09.00) dan malam hari (17.01-21.00).Berdasarkan penyebab terjadi kecelakaan paling banyak disebabkan oleh pengendara yang ceroboh dengan persentase tertinggi. Kata Kunci : IRSMS, Karakteristik, Kecelakaan, ABSTRACT Traffic accidents are one of the highest causes of death in the world. From 2009, accident rates with fatalities not showing a decline. Accidents occur due to several factors, such as driving at high speed, doing activities that can disrupt the driving concentration, wrong way driving, etc. The purpose of this research is to know the characteristic traffic accident on the Hayam Wuruk in Jember. Based on accident data from official web IRSMS (Integrated Road Safety Management System) since 2014 until 2018, accident that occurred on the Hayam Wuruk recorded 118 accidents. The characteristics of accidents that occured on the Hayam Wuruk Street based on the severity of the victims who suffered minor injuries with the accident™s types that occurred are collisions when overtaking from the right side, front-rear collisions, and collisions of vehicle turning right side with a vehicle that coming in the opposite direction. In the involvement of road users occurred on motorcycles with the highest percentage. Based the time of accident occurred most at morning(05.01-09.00) and night (17.01-21.00). Based on the causes of accidents most often caused by careless motorists with the highest percentage. Keywords: Characteristic, Accident, IRSMS
PENGGUNAAN BETON RINGAN BERSERABUT UNTUK DIAPLIKASI PADA KUSEN PINTU ., Prihantono .; ., Daryati .; Putri Abdul, Nurul Zaqia
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v6i2 DES.21990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan material beton ringan berserabut pada kusen, khususnya akan diaplikasikan pada kusen pintu. Penelitian dilakukan untuk memberikan solusi atau alternatif bagi masyarakat untuk dipertimbangkan dalam pemilihan material untuk kusen pintu. Selain mereduksi berat atau beban mati struktur yang terdapat pada kusen beton konvensional yang dijual di pasaran, tujuan lainnya yaitu menghasilkan material beton ringan yang memiliki mutu yang sesuai desain dan perencanaan sehingga dapat diaplikasikan untuk pembuatan kusen pintu beton.Waktu penelitian pada bulan Mei 2019“November 2019. Metode penelitian menggunakan Metode Eksperimen. Agregat Ringan yang digunakan yaitu batu apung (pumice) dengan bahan tambah serabut ijuk aren (arenga pinnata). Untuk mengetahui mutu beton ringan yang direncanakan, maka dilakukan uji tekan dan tarik belah pada sampel benda uji silinder ukuran 15cm×30cm.Hasil penelitian pada umur beton 28 hari dengan komposisi 100% batu apung dan 3% serabut ijuk, menghasilkan nilai kuat tekan rata-rata 9,69 MPa dan nilai kuat tarik belah rata-rata 1,51 MPa. Nilai kuat tekan dan tarik belah hasil memenuhi mutu rencana, kemudian campuran tersebut diaplikasikan pada pembuatan kusen pintu sesuai gambar desain rencana.. Kata Kunci : Beton Ringan Berserabut, Kusen Beton, Kusen Pintu, Mutu Beton ABSTRACT This research aims to applicate fibrous lightweight concrete for frame, specifically door frame. Research done to give people solution or alternative while being considered in order to choose their door frame materials. Besides it can reduce weight of the conventional concrete frame that been sold in market, the other purpose is to produce a fibrous lightweight concrete which has a good quality that complied the preliminary design so it can be applied on door frame. Time research on Mei 2019 - November 2019. Research methodology that uses is experiment method. Pumice stone is lightweight aggregate that uses with addition of palm fiber (arenga pinnata). To know the quality of concrete that been planed, then a compressive and split tensile test is performed on a 15cm × 30cm cylinder specimen. The result of compressive and split tensile test of 28 days curing time with composition 100% pumice and 3% palm fiber, the average compressive strength is 9,69 MPa and the average split tensile strength is 1,51 MPa. According to the results, the value of compressive and split tensile strength has fulfill the preliminary quality planed. Keywords: Concrete Frame, Door Frame, Fibrous Lightweight Concrete,Concrete Quality 
EFECTIVITAS PENERAPAN MEDIA VIDEO PEMBEAJARAN PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK Usman, Sartika Dewi; ., Rawiyah Husnan
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v6i2 DES.22013

Abstract

Media pembelajaran mempunyai peranan yang sangat penting dan diharapkan dapat membantu mempermudah pembelajaran secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan media video pembelajaran pada mata pelajaran Mekanika Teknik di SMK Negeri 3 Kota Gorontalo. Cakupan kajian meliputi bagaimana pembuatan video pembelajaran yang inovatif dan kreatif. dan efektivitas penerapannya pada Mata Pelajaran Mekanika Teknik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian true eksperimental design menggunakan kelompok eksperimen adalah kelas X DPIB 1 dan kelompok control adalah X DPIB 2 yang total jumlahnya adalah 57 siswa. Berdasakan hasil analisis didapatkan kesimpulan bahwa media video pembelajaran yang kreatif dan inovatif pada mata pelajaran Mekanika Teknik sangat membantu efektivitas proses pembelajaran pada mata pelajaran ini. Kata Kunci : Efektivitas, Pembelajaran, Video ABSTRACT Learning media plays a crucial role in meeting the expectation to facilitate learning effectively and efficiently. The research objective was to find out the effectiveness of the use of learning video media in Engineering Mechanics subject at SMK Negeri 3 Kota Gorontalo. The scope of the study encompassed a method to make an innovative and creative learning video along with the effectiveness of its use in Engineering Mechanics subject. The research type was a true experimental design applying experimental group, namely class X DPIB 1, and control group, namely class X DPIB 2, with a total of 57 students. A conclusion was drawn based on the result of the analysis that the creative and innovative learning video media in Engineering Mechanics did assist the effectiveness of the learning process in the subject. Keywords: Effectiveness, Learning,Video
ANALISIS SISTEM PEMBERIAN AIR TERHADAP TANAH SAWAH BERBAHAN ORGANIK ., Sarra Rahmadani; ., Fatchan Nurrochmad; ., Joko Sujono
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v6i2 DES.22015

Abstract

Salah satu tantangan utama yang dihadapi dalam pengembangan komoditas pertanian khususnya tanaman padi adalah cara memperoleh hasil yang lebih dengan penggunaan air minimum. Hal tersebut dapat dicapai melalui pengelolaan yang baik terhadap metode pemberian air, serta usaha pengkondisian tanahnya.Metode pemberian air dalam budidaya padi varietas Ciherang yang dilakukan adalah Alternate Wetting and Drying (AWD), konvensional dan Mid Summer Drainage (MSD).Penelitian dilakukan di Rumah Kaca, Fakultas Pertanian UGM pada lahan percobaan (pot).Jumlah air irigasi yang diberikan tergantung pada metode irigasi yang diterapkan.Untuk metode AWD dan MSD genangan air irigasi dipertahankan adalah 2 cm pada waktu yang telah ditetapkan berdasarkan sistemnya, sedangkan konvensional dengan kedalaman 3 cm sepanjang masa tanam.Perhitungan perkolasi dilakukan setiap hari sebelum pemberian air irigasi dengan menimbang berat air perkolasi.Penelitian ini menganalisis pengaruh sistem pemberian air pada tanah sawah berbahan organik (komposisi 40% dan 60%) terhadap hasil produksi gabah kering, keragaan tanaman, kebutuhan air irigasi, perkolasi serta produktivitas air tanaman padi. Hasil uji statistik Duncan Multiple Range Test (DMRT) menunjukkan bahwa metode AWD merupakan metode yang paling unggul dan beda nyataapabila dibandingkan dengan metode konvensional dan MSD. Metode AWD dengan masa tanam 110 HST menghasilkan 43 anakan, tinggi tanaman 127 cm, gabah kering panen 105 gr, kebutuhan air 78.92 liter, rerata perkolasi tengah bulanan 2.85 mm/hari dan produktivitas airnya 1.3 kg/m³. Penambahan bahan organik berpengaruh terhadap kemampuan tanah mengikat air yang artinya perkolasi dapat berkurang dengan penambahan bahan organik.Komposisi bahan organik 40% sudah dapat mencapai nilai yang optimum dalam kemampuan tanah mengikat air. Kata Kunci : Alternate Wetting and Drying, Mid Summer Drainage, Padi, Produktivitas Air ABSTRACT One of the main challenges faced in the development of agriculture commodity especially rice crop is how to get more results with minimum water. It can be achieved through a good management of water delivery method, as well as soil condition. In this study, several methods of water irrigation in rice cultivation  Ciherang variety were applied i.e. alternate wetting and drying (AWD), conventional and mid summer drainage (MSD). The study was conducted in the greenhouse, Faculty of Agriculture in the field trials (pot). The amount of water irrigation given depend on the irrigation method which was applied. For the AWD and MSD methods, the inundation of water irrigation is 2 cm, whereas for conventional methods with a depth of 3 cm throughout the planting period. Percolation was measured everyday before offering water irrigation by weighing the percolation water weight. This study analyzed the influence of water irrigation methods on paddy soil made from organic (composition of 40% and 60%) on dry grain yields, the performance of plants, water irrigation need, percolation and water productivity of rice plants.The result of statistical test using Duncan multiple range test (DMRT) method indicated that AWD method was the most superior method and significantly different when compared with conventional and MSD method. By the AWD method with a planting period of 110 HST produced 43 tillers, 127 cm plant height, 105 grams of dried grain yield, water need on the average of 78.92 liters, the average percolation 2.85 mm/day and water productivity of 1.3 kg/m³. The addition of organic matter affected on the soil is ability to hold water, which means that percolation can be reduced by adding organic matter. The composition of 40% organic matter can already achieve the optimum value in the soil's ability to hold water.  66Keywords: Alternate Wetting and Drying, Mid Summer Drainage, Rice, WaterProductivity
KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH PENAMBAHAN SERAT PISANG DAN SUPERPLASTICIZER PADA CAMPURAN BETON ., Sheila Hani; Tanjung, Yulia Tiaraa
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v6i2 DES.22033

Abstract

Beton merupakan material yang sering digunakan dalam pembangunan struktur. Karena itu beton mengalami banyak pengembangan dan modifikasi, termasuk dalam hal campuran material beton. Selain untuk menghasilkan beton dengan mutu lebih baik, pengembangan campuran beton juga harus ramah lingkungan dan berkelanjutan. Maka dari itu, dilakukan penelitian dengan bahan tambah yang berasal dari alam. Dalam penelitian ini digunakan bahan tambah serat batang pisang batu dan superplasticizer Sikament LN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi serat pisang dengan variasi komposisi serat. Serat pisang yang digunakan memiliki panjang 10 cm. Benda uji berbentuk silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Benda uji adalah campuran serat pisang berdiameter 4 mm dan panjang 10 cm dengan variasi serat: 0,4 % (BU 1); 1.2 % (BU 2); dan 2% (BU 3) dan penambahan Sika sebesar 1,2% berat tiap benda uji. Dari hasilpengujian, didapat kuat tekan BU 1 sebesar 22,225 Mpa ,kuat tekan BU 2 sebesar 11,614 Mpa dan kuat tekan BU 3 sebesar 6,958 Mpa. Dari hasil pengujian kuat tekan didapat kesimpulan bahwa penambahan serat pisang mengurangi kuat tekan beton. Namun kuat tekan beton serat pisang dengan penambahan superplasticizer Sika masih lebih besar daripada pengujian tekan beton serat pisang terdahulu tanpa penambahan superplasticizer. Disamping itu, metode penambahan serat pisang juga mempengaruhi kekuatan tekan beton. Dari hasil trial mix design didapat bahwa penambahan serat pisang kering yang diikutipenambahan air, supeplasticizer Sika, semen dan agregat memberikan hasil kuat tekan beton paling besar. Kata Kunci : Beton, Serat Pisang,  Superplasticizer ABSTRACT Concrete is a material that is often used in the construction of structures. Therefore concrete undergoes a lot of development and modification, including in terms of concrete material mixture. In addition to producing better quality concrete, concrete mixture development must also be environmentally friendly and sustainable. Therefore, research is carried out with added materials derived from nature. In this study used material added fiber banana and superplasticizer Sikament LN. This study aims to find out the influence of banana fiber composition with variations in fiber composition. Banana fiber used has a length of 10 cm. Cylinder-shaped test object diameter 15 cm and height 30 cm. The test object is a mixture of banana fiber diameter of 4 mm and length of 10 cm with fiber variation: 0.4 % (BU 1); 1.2 % (BU 2); and 2% (BU 3) and the addition of Sika by 1.2% of the weight of each test object. From the test results, obtained a compressive strength BU 1 of 22,225 Mpa, BU 2 compressive strengthwas 11,614 Mpa and BU 3 compressive strengthwas 6,958 Mpa. From the results of compressive strength testing obtained the conclusion that the addition of banana fiber reduces the strength of compressive strength. However compressive strengthof banana fiber concrete with the addition of superplasticizer Sika is still greater than the previous banana fiber compressive strengthtesting without the addition of a superplasticizer. In addition, the method of adding banana fibers also affects the compressive strengthof concrete. From the results of the trial mix design was obtained that the addition of dried banana fibers followed by the addition of water, supeplasticizer Sika, cement and aggregates gave a greater compressive strength result. Keywords: Banana Fiber, Concrete, Superplasticizer
KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE BINA MARGA STA 140 + 000 “ 150 + 000 BATAS SUMATERA BARAT - RIAU Prayitno, Eko
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 6 No. 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v6i1 JUN.22387

Abstract

dengan baik setelah kerusakan-kerusakan yang timbul pada perkerasan tersebut dievaluasi mengenai penyebab dan akibat kerusakannya. Metode bina marga adalah metode yang dipakai untuk menentukan jenis kerusakan, yang perlu diperhatikan saat melakukan survey visual adalah kekasaran permukaan, lubang, tambalan, retak, alur dan amblas. Retak adalah suatu gejala kerusakan atau pecahnya permukaan perkerasan sehingga akan menyebabkan air pada permukaan perkerasan masuk ke lapisan dibawahnya. Penentuan nilai kondisi jalan dilakukan dengan menjumlahkan setiap angka dan nilai untuk masing-masing keadaan kerusakan. Untuk menentukan jenis penanganan kerusakan jalan diruas jalan batas Sumatera Barat-Riau STA 140 + 000 - 150 + 000, maka harus diadakan pemilihan terhadap jenis dan luas kerusakan yang terjadi. Jenis kerusakan yang dapat ditemukan pada ruas jalan batas Sumatera Barat-Riau STA 140 + 000 - STA 150 + 000 antara lain retak buaya, retak memanjang, tambalan, lubang, amblas dan alur. Tingkat kerusakan jalan dengan metode bina marga serta jenis penanganannya adalah tingkat atau nilai prioritas kerusakan batas Sumatera Barat-Riau STA 140 + 000 - STA 150 + 000 dengan menggunakan metode bina marga adalah 5, menandakan bahwa jalan perlu dimasukkan dalam program pemeliharaan berkala.Kata Kunci: Perkerasan Lentur, Retak, Kerusakan Jalan, Tingkat Kerusakan Jalan, Penanganan KerusakanABSTRACT The maintenance or rehabilitation in construction that can be well done after the damage that arises has evaluated on the cause and effect of damage. The method of Bina Marga is used to determine the type of damage, which should be considered when conducting a visual survey, is the roughness of the surface, holes, patches, cracks, grooves and amblas. Cracking is a symptom of damage on the surface of the weld that it will cause the water on the surface of the weld to go into the bottom layer. Specifying a road condition value is done by summing each number and value for each damage state. To determine the type of road damage handling on the road boundary of West Sumatra-Riau STA 140 + 000 - 150 + 000, it should be held the selection of the type and the extent of the damage occurred. The type of damage that can be found on the road boundary of West Sumatera-Riau STA 140 + 000 - STA 150 + 000 Among other crocodile cracks, elongated cracks, patches, holes, vanish and grooves. The level of road damage with the building methods and the type of handling is the priority level or value of the damage of West Sumatera-Riau STA 140 + 000 - STA 150 + 000 using the Bina Marga method is 5, indicating that the road needs to be included in the periodic maintenance program.
PENGARUH JUMLAH PASTA TERHADAP KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER Rachmansyah, Rachmansyah; Auditia, Bethalia Adventi; Hardjasaputra, Harianto
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 7 No. 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v7i1 JUN.26970

Abstract

Beton adalah material bangunan yang sering digunakan dalam pekerjaan sipil. Beton terbentuk dari ikatan antara pasta dengan agregat yang setelah mengering akan menghasilkan suatu massa yang padat. Pasta yang terdiri dari campuran air dengan semen mempunyai pengaruh terhadap kuat tekan beton. Pada perancangan beton semen, nilai rasio air-semen yang kecil akan menghasilkan nilai kuat tekan yang tinggi. Jumlah pasta pada beton, akan di pengaruhi seberapa besar rasio air-semen nya, semakin kecil rasio air-semen akan meningkatkan jumlah pasta yang secara tidak langsung akan meningkatkan pula nilai kuat tekan pada beton. Pada beton geopolimer, pasta geopolimer terdiri campuran material alumina-silikat dengan larutan alkali yang fungsi nya sama dengan pasta pada beton semen. Apabila dilihat dari fungsi pasta geopolimer hampir sama dengan pasta pada beton semen, dapat diperkirakan bahwa pasta geopolimer dapat meningkatkan kuat tekan pada beton. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jumlah pasta geopolimer terhadap kuat tekan beton geopolimer, dengan NaOH molaritas 6 dan dirawat pada oven  selama 24 jam dengan suhu 60-70 °C. Variasi jumlah pasta yang akan diteliti dari 500 “ 700 kg/m3 dengan kelipatan 50 kg/m3. Kuat tekan terkecil sebesar 23,90 MPa pada pasta 500 kg/m3 dan kuat tekan terbesar 47,50 MPa pada pasta 700 kg/m3. Dari hasil kuat tekan yang didapatkan, semakin banyaknya pasta pada beton geopolimer akan meningkatkan pula nilai kuat tekan beton. Setiap penambahan jumlah pasta sebesar 50 kg/m3, dapat meningkatkan kuat tekan beton 10 “ 30 %. Kata Kunci : Beton Geopolimer, Kuat Tekan, dan Pasta Geopolimer, ABSTRACT Concrete is a building material that is often used in civil works. Concrete is formed from the bond between the paste and the aggregate which after drying will produce solid mass. Pastes consisting mixture of water and cement have an effect on the compressive strength of concrete. In the design of cement concrete, a small value of the water-cement ratio will result in a high compressive strength value. The amount of paste in concrete, will be influenced by how much the water-cement ratio is, the smaller the water-cement ratio will increase the amount of paste which will indirectly increase the compressive strength of the concrete. In geopolymer concrete, geopolymer paste consists of a mixture of alumina-silicate material with an alkaline solution whose function is the same as paste in cement concrete. When viewed from the function of geopolymer paste, which is almost the same as paste in cement concrete, it can be estimated that geopolymer paste can increase the compressive strength of concrete. The purpose of this study was to determine how much influence the amount of geopolymer paste had on the compressive strength of geopolymer concrete, with 6 molarity NaOH and treated in an oven for 24 hours at a temperature of 60-70 °C. The variation in the amount of pasta to be studied is from 500“700 kg/m3 with multiples of 50 kg/m3. The smallest compressive strength is 23.90 MPa at 500 kg/m3 paste and the largest compressive strength is 47.50 MPa at 700 kg/m3 paste. From the results of the compressive strength obtained, the more paste on the geopolymer concrete will also increase the value of the compressive strength of the concrete. Each addition of 50 kg/m3 of paste can increase the compressive strength of concrete by 10-30%. Keywords: Geopolymer Paste, Geopolymer Concrete, Compressive Strength
KAJIAN PERKEMBANGAN KOTA BANDUNG MELALUI ASPEK ELEMEN “ ELEMEN KOTA Mulyana, Deddy
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 7 No. 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v7i1 JUN.26983

Abstract

Perkembangan dan bentuk struktur fisik suatu kota dapat diketahui melalui perubahan elemen- elemen kota sebagai pembentuk ruang kota. Elemen tersebut merupakan elemen fisik dan non fisik. Elemen fisik meliputi sarana transportasi, pasar, pusat pemerintahan, ruang terbuka, pusat peribadatan, tempat permukiman dan sebagainya, sedangkan elemen non fisik adalah manusia dengan segala aktivitasnya. Perkembangan Kota Bandung sesuai dengan teori Branch, yakni perkembangan kota yang sangat dipengaruhi oleh situasi dan kondisi internal. Letak strategis kota Bandung yang berada di bagian tengah Priangan sangat mempengaruhi berkembangnya Kota Bandung karena mempunyai nilai strategis terhadap daerah-daerah di sekitarnya. Perkembangan Kota Bandung kini dapat kita lihat pada kawasan pusat kota, dimana terjadinya peningkatan perkembangan fisik spasial kota, pemanfaatan ruang kota maupun aktivitas-aktivitas kota seperti pada sektor perdagangan, permukiman, pendidikan, pariwisata dan industri. Kata Kunci : Elemen Kota, Kota Bandung, Perkembangan Kota ABSTRACT The development and form of the physical structure of a city can be known through changes in the elements of the city as forming urban space. These elements are physical and non-physical elements. Physical elements include transportation facilities, markets, government centers, open spaces, centers of worship, settlements and so on, while non-physical elements are humans with all their activities. The development of Bandung City is in accordance with Branch's theory, namely the development of the city which is strongly influenced by internal situations and conditions. The strategic location of the city of Bandung which is in the middle of Priangan greatly affects the development of the city of Bandung because it has strategic value to the surrounding areas. The development of the city of Bandung can now be seen in the downtown area, where there is an increase in the physical spatial development of the city, the use of urban space and city activities such as in the trade, settlement, education, tourism and industrial sectors.Keywords : Bandung City, City Development, Elements of City
KARAKTERISTIK PENUMPANG DENGAN KAPASITAS ANGKUT KERETA API JURUSAN MEDAN “ RANTAU PRAPAT Rahayu, Tri; A, Arfis; Indrayani, Indrayani; Syafriman, Syafriman
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 7 No. 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v7i2 DES.31589

Abstract

Menurut data yang diperoleh dari pihak PT. Kereta Api (Persero) ini menunjukkan bahwa tiap tahunnya jumlah penumpang kereta api terus meningkat. Penumpang Kereta Api Sribilah Jurusan Medan “ Rantau Prapat 59 % menyatakan jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api kadang-kadang tepat waktu yang telah ditentukan. 50 % responden menyatakan maksud perjalanan penumpang adalah dalam rangka pulang kampung/mudik. Frekuensi penumpang yang menggunakan jasa kereta api saat bepergian tiap bulannya sebanyak kurang dari 3 kali adalah 76 % dari jumlah responden. 57 % responden menyatakan pekerjaan terbanyak sebagai pelajar/mahasiswa. Untuk tingkat keamanan penumpang selama menggunakan jasa kereta api 52 % responden menyatakan aman saat bepergian menggunakan kereta api dengan alasan resiko kecelakaan kecil. Dan untuk tingkat kenyamanan penumpang kereta api 98 % responden menyatakan  merasa cukup nyaman saat menggunakan Kereta Api dengan alasan yang beragam.Kata Kunci: Kereta Api Sribilah, Medan - Rantau Prapat, Minat dan Karakteristik, PenumpangABSTRACT According to data obtained from the PT. Kereta Api (Persero) shows that every year the number of train passengers continues to increase. 59% of passengers on the Sribilah Train, Medan - Rantau Prapat, stated that the departure and arrival schedules of trains were sometimes on time. 50% of respondents stated that the purpose of the passenger trip was to return home/homecoming. The frequency of passengers who use train services when traveling less than 3 times is 76% of the total respondents. 57% of respondents stated that most of the work as students. For the level of safety of passengers while using train services, 52% of respondents said it was safe when traveling by train by reason of the risk of a small accident. And for the comfort level of train passengers, 98% of respondents stated that they felt quite comfortable when using the train for various reasons.Keywords: Interests and Characteristics, Medan - Rantau Prapat, Passengers, Sribilah Train
ANALISIS RISIKO PEKERJAAN STRUKTUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN DECISION TREE (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN PUSAT SENI, ART CENTRE GARUT) Purnomo, Candra Christianti
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 7 No. 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v7i2 DES.31591

Abstract

Dewasa ini, ketatnya persaingan di industri konstruksi menuntut perusahaan jasa konstruksi untuk melakukan perbaikan secara terus menerus agar performansi dan dapat mencapai target perushaan. Pelaksanaan proyek konstruksi masih dihadapkan pada tiga kendala yaitu biaya, mutu, dan waktu. Apabila permasalahan yang dihadapai perusahaan jasa konstruksi tidak segera diselesaikan maka keberhasilan pelaksanaan proyek tersebut akan terganggu. Selalu terdapat kemungkinan tidak tercapainya keputusan yang diambil, maka dari itu diperlukan kemampuan untuk mengolah dan mempelajari risiko yang ada. Analisis manajemen risiko dalam suatu proyek menjadi penting untuk dilakukan karena diharapkan dapat terwujudnya sasaran proyek yang tepat biaya, tepat mutu, dan tepat waktu. Untuk mengantisipasi terjadinya risiko-risiko tersebut maka penelitian ini akan membahas analisis risiko pada proyek pembangunan Pusat Seni (Art Centre) Garut pada pekerjaan struktur. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi risiko dari proyek pembangunan Pusat Seni (Art Centre) Garut, dan menenetukan serta menganalisis respon yang paling tepat terhadap risiko tersebut dengan menggunakan metode FMEA dan Decision Tree. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat 26 faktor yang menjadi risiko dari proyek pembangunan Pusat Seni (Art Centre) Garut, berdasarkan analisis risiko kualitatif menggunakan FMEA risiko yang memiliki nilai RPN terbesar adalah produktivitas menurun yang menyebabkan keterlambatan waktu dengan nilai RPN sebesar 60, sedangkan berdasarkan analisis risiko kuantitatif menggunakan decision tree disimpulkan sebaiknya pekerjaan pondasi dimulai pada bulan Agaustus yang memiliki nilai EMV terkecil sebesar “Rp1.382.116.647,24. Jika pada pekerjaan pondasi terjadi keterlambatan waktu maka akan berdampak pada keseluruhan jadwal pada proyek pembangunan Pusat Seni (Art Centre) Garut. Dari analisis risiko-risiko tersebut harus segera dilakukan tindakan yang tepat agar kemungkinan terjadinya kerugian dapat dihindari. Kata Kunci: Analisis Risiko, Decision Tree, FMEA  ABSTRACTToday, the tight competition in the construction industry requires construction service companies to make continuous improvementsso that their performance can achieve the company™s targets. The implementation of construction projects is still faced with three obstacles, namely cost, quality, and time. If the problems faced by construction service companies are not immediately resolved, the successful implementation of the project will be disrupted. There is always the possibility of not achieving the decisions taken, therefore it is necessary to have the ability to process and study the risks that exist analysis of risk management in a project becomes important to do because it is expected to realize project goals that are right on cost, right in quality, and on time to anticipate the occurrence of these risks, this study will discuss risk analysis of these risks, this study will discuss risk analysis in the construction project of the Garut Art Center on structural work. The objectives to be achieved in this study are to determine the risk factors of the Garut Art Center development project, and to determine and analyze the most appropriate response to these risks using the FMEA and Decision Tree methods. Based on the results of the analysis and discussion carried out, it can be concluded that there are 26 risk factors for the Garut Art Center development project, based on a qualitative risk analysis using the risk FMEA having the largest RPN value is decreasing productivity which causes time delays with an RPN value of 60, while based on quantitative risk analysis using a decision tree, it is concluded that foundation work should be started in August which has the smallest EMV value of “Rp1.382.116.647,24. If there is a delay in the foundation work, it will have an impact on the overall schedule for the Garut Art Center construction project. Form the analysis of these risks, appropriate action must be taken immediately so that the possibility of loss can be avoided. Keywords: Decision Tree, FMEA, Risk Analysis

Filter by Year

2015 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol 9, No 1 (2023): JUNI 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): JUNI 2023 Vol 8, No 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 8 No. 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 8 No. 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 8, No 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol 6, No 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 6, No 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol 3, No 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 3, No 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 2, No 2 DESEMBER (2016): Educational Building Vol 2, No 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 2 No. 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 1 No. 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol 1, No 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol 1, No 1 JUNI (2015): Educational Building Vol. 1 No. 1 JUNI (2015): Educational Building More Issue