cover
Contact Name
Enny Keristiana Sinaga
Contact Email
ptbunimed@gmail.com
Phone
+6285399350278
Journal Mail Official
ptbunimed@gmail.com
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate Kotak Pos 1589 Medan 20221 Sumatera Utara Telp. (061) 6613365 Fax. (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
ISSN : 24774898     EISSN : 24774901     DOI : doi:http//doi.org/10.24114/eb.v4il
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil merupakan media publikasi karya-karya ilmiah khususnya hasil penelitian dalam bidang pendidikan teknik bangunan, teknik sipil, teknik arsitektur, teknik lingkungan, serta bidang ilmu yang relevan lainnya. Sebelum dipublikasi jurnal ini melewati proses daring dan reviewer. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini terbuka bagi masyarakat ilmiah tidak terbatas pada civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan saja tetapi terbuka bagi dosen dan peneliti dari perguruan tinggi lain, dan para professional lain.
Articles 200 Documents
UJI EFECTIVITAS LEMBAR KERJA MAHASISWA PRAKTEK (LKMP) BERBASIS MODUL PENGUJIAN TANAH PADA MATA KULIAH PRAKTIKUM MEKANIKA TANAH Suhairiani, Suhairiani; Sinaga, Enny Keristiana; Panjaitan, Nahesson H
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v6i2 DES.35075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai keefectifan media pembelajaran pada mata kuliah praktikum mekanika tanah ditinjau dari Lembar Kerja Mahasiswa Praktek (LKMP) berbasis modul pembelajaran pengujian tanah, yang berfungsi sebagai pemahaman konsep yang terdapat dalam pengujian tanah agar mahasiswa dapat menginterpretasikan data dengan benar di akhir pelajaran, dan dapat digunakan sebagai dasar pengetahuan dalam pekerjaan teknik sipil, khususnya dalam penyelidikan tanah. Penelitian ini menggunakan tiga tahapan model 4D yaitu, define, design and develop, Subjek penelitian adalah mahasiswa teknik sipil, yang mengambil mata kuliah praktikum mekanika tanah dan obyek penelitian adalah praktikum mekanika tanah. Berdasarkan analisis diperoleh bahwa persentase posttest lebih besar dari persentase pretest ( 92,31 > 50% ) dan berada pada kriteria Baik. Jadi dapat disimpulkan bahwa LKMP dinyatakan efektif untuk digunakan  dalam pembelajaran mata kuliah praktikum mekanika tanah. Kata Kunci : Efectivitas,LKMP, Pengujian Tanah, Teknik Sipil ABSTRACT This study aims to develop and assess effective learning media in soil practicum practicum courses in terms of the Practical Student Worksheet (LKMP) based on the soil testing learning module, which serves as an understanding of the concepts contained in soil testing so that students can interpret the data correctly at the end. lessons, and can be used as a knowledge base in civil engineering work, particularly in soil investigation. This study uses three stages of the 4D model, namely, define, design and develop. The research subjects are civil engineering students, who take soil mechanics practicum courses and the object of research is soil mechanics practicum. Based on the analysis, the posttest percentage is greater than the pretest percentage (92.31 > 50%) and is in the Good criteria. So it can be said that the LKMP is declared effective for use in learning soil mechanics courses.  Keywords: Civil Engineering, Effectiveness, LKMP, Soil Testing
PENGARUH PENGGUNAAN LEMBAR KERJA MAHASISWA BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI MATRIKS MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN Sinaga, Enny Keristiana; Panjaitan, Nahesson H; Suhairiani, Suhairiani
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v6i2 DES.35211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lembar kerja mahasiswa berbasis penemuan terbimbing terhadap hasil belajar khusus pada materi matriks serta peningkatannya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah adalah penelitian kuasi eksperimen (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest control group. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan yang mengambil mata kuliah Matematika Dasar Semester Ganjil Tahun Ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas A (34 mahasiswa) dan kelas B (31 mahasiswa). Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan mahasiswa kelas A sebagai kelas kontrol dan mahasiswa kelas B sebagai kelas eksperimen. Hipotesis penelitian diuji menggunakan uji-t dengan pretest and posttest dan peningkatan hasil belajar diuji menggunakan persamaan N-gain. Berdasarkan hasil uji hipotesis untuk hasil belajar matematika dasar pada materi matriks nilai sig.(2-tailed) = 0,008 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan lembar kerja mahasiswa berbasis penemuan terbimbing terhadap hasil belajar khusus pada materi matriks pada taraf signifikansi 5%. Selanjutnya peningkatan hasil belajar materi matriks dari skor N-gain lebih tinggi pada kelas eksperimen yaitu sebesar 76,14%, sedangkan skor N-gain untuk kelas kontrol sebesar 60,72%.Kata Kunci: Lembar Kerja Mahasiswa, Matriks, Penemuan TerbimbingABSTRACT This study aims to determine the effect of using student worksheets based on guided discovery on specific learning outcomes in the matrix and its improvement. This type of research is a quasi-experimental research (with a pretest-posttest control group design. This research was conducted on students of the Building Engineering Education Study Program who took the Odd Semester Basic Mathematics course for the 2019/2020 academic year which consisted of 2 classes, namely class A (34 students) and class B (31 students). Sampling used a total sampling technique with class A students as the control class and class B students as the experimental class. The research hypotheses were tested using a t-test with pretest and posttest and the improvement in learning outcomes was tested using the N-gain test. Based on the results of hypothesis testing for basic mathematics learning outcomes on the matrix material, the value of sig.(2-tailed) = 0.008 <0.05, so it can be concluded that there is an effect of using guided discovery-based student worksheets on specific learning outcomes on matrix material at a significance level 5%. Furthermore, the increase in learning outcomes for the matrix material from the N-gain score was higher in the experimental class, which was 76.14%, while the N-gain score for the control class was 60.72%.Keywords: Guided Discovery, Matrix, Student Worksheets
KAJIAN STRUKTUR ISTANA MAIMUN DALAM MERESPON GAYA GEMPA Nursyamsi, Nusyamsi; Tarigan, Johannes; Harahap, Muthia; Winata, Hari Adjie; Hani, Sheila
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i1 JUN.36064

Abstract

Kawasan Sumatera Utara terdapat dua lempeng aktif (Eurasia) dan beberapa gunung berapi yang aktif, dan berpotensi menimbulkan gempa yang dapat merusak struktur rumah tinggal. Tingginya aktivitas vulkanik gunung Sinabung beberapa tahun terakhir hingga menimbulkan gempa sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Sumatera Utara. Masyarakat Sumatera Utara memiliki Istana Maimun, sebuah bangunan bersejarah yang didesain tahan terhadap gempa, sebelum adanya aturan dan standarisasi bangunan tahan gempa ada. Penelitian ini dilakukan di Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Struktur dimodelkan menjadi frame dan model 3D. Dilakukan analisis ketidakberaturan struktur dan respon spektra dengan SAP 2000. Istana Maimun teratur secara horizontal tetapi tidak beraturan secara vertikal yaitu ketidakberaturan massa, geometri vertikal, diskontinuitas arah penahan gaya horizontal. Dari hasil analisis SAP 2000, diperoleh reaksi struktur dan batasan yaitu periode struktur 0,335 detik (< 0,4676 detik), gaya geser dasar 1455,476 kN (> 80% Vstatis = 1324,7 kN), , simpangan maksimum sebesar 7,301 mm (< 150 mm). Berdasarkan parameter tersebut, disimpulkan Istana Maimun aman terhadap gempa. Kata Kunci: Gaya Geser Dasar, Ketidakteraturan, Periode Struktur, Reaksi Struktur, Simpangan ABSTRACT In North Sumatra, there are two active plates (Eurasia) and several active volcanoes, which have the potential to cause earthquakes that can damage residential structures. The high volcanic activity of Mount Sinabung in recent years to cause an earthquake has greatly affected the lives of the people of North Sumatra. The people of North Sumatra have the Maimun Palace, a historic building designed to withstand earthquakes, before the rules and standards for earthquake-resistant buildings existed. This research was conducted on Jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun District, Medan City. Structures are modeled into frames and 3D model. An analysis of structural irregularities and response spectra with SAP 2000 was performed. Maimun Palace is horizontally regular but vertically irregular, namely mass irregularity, vertical geometry, direction discontinuity in resisting horizontal forces. From the results of the SAP 2000 analysis, the structural reaction and boundary obtained are structure period 0.335 seconds (< 0.4676 seconds), basic shear force 1455,476 kN (> 80% Vstatic = 1324.7 kN), maximum deviation of 7.301 mm ( < 150 mm). Based on these parameters, it is concluded that Maimun Palace is safe against earthquakes.Keywords: Basic shear force, irregularity, structural periode, structural reaction, deviation
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TYPE THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU STATIKA DAN TEGANGAN SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 5 MEDAN Hutagaol, Parlaungan; Fantri, Jamian
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i1 JUN.36084

Abstract

Hasil belajar merupakan output dari suatu pembelajaran. Banyak model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar. Ilmu statika dan tegangan merupakan salah satu mata pelajaran di SMK yang pada umumnya sulit dipahami oleh siswa. Salah satu model pembelajaran yang cocok untuk mata pelajaran ilmu statika dan tegangan adalah model pembelajaran Think Talk Write. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar ilmu statika dan tegangan melalui penerapan model pembelajaran TTW. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur tindakan dikemas dalam dua siklus yang masing- masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Data penelitian diambil dari instrumen tes hasil belajar siswa yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu. Uji validitas menggunakan rumus point biserial dengan mengacu apabila rpbis > rtabel pada taraf signifkan 5% maka butir soal valid. Sedangkan uji relibilitas digunakan rumus KR-20. Hasil penelitian menunjukkan perolehan hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 75,65 dengan ketuntasan klasikal 79,41% meningkat pada siklus II menjadi 82,01 dengan ketuntasan klasikal 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Statika dan Tegangan siswa kelas X2 Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Medan. Dalam kegiatan belajar mengajar guru dapat menjadikan model pembelajaran Think Talk Write sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran, Think Talk Write ABSTRACT Learning outcomes are the output of a learning. Many learning models can be used to improve learning outcomes. Static science and stress is one of the subjects in SMK which is generally difficult to understand by students. One of the suitable learning models for statics and stress subjects is the Think Talk Write model of learning. The purpose of this study is to improve the learning outcomes of statics and stress through the application of TTW learning model. This type of research is a Classroom Action Research (PTK). The action procedure is packaged in two cycles, each cycle consisting of two meetings. Each cycle consists of planning, action, observation and reflection. The research data is taken from the test instrument of students' learning outcomes that have previously been tested for validity and reliability first. Validity test using biserial point formula by referring if rpbis> rtabel at 5% significance level then the item is valid. While the reliability test used the formula KR-20. The result showed that the achievement of student learning outcomes in the first cycle reached 75.65 with classical completeness of 79.41% increase in cycle II to 82.01 with 100% classical completeness. Based on the results of research can be concluded that the learning model Think Talk Write to improve the learning outcomes of Science Statics and Voltage students X2 Building Engineering Drawing Skill Program SMK Negeri 2 Medan. In teaching and learning activities teachers can make the learning model Think Talk Write as an alternative to improve student learning outcomes.Keywords: Learning Outcomes, Learning Model, Think Talk Write 
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KULIT PINANG DAN EPOXY RESIN TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON Zulkarnain, Fahrizal; Nasution, Bayu Indra Putra
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i1 JUN.36263

Abstract

Beton serat adalah beton yang cara pembuatannya ditambah serat. Tujuan penambahan serat tersebut adalah untuk meningkatkan kekuatan tarik beton. Penambahan beton pada serat buah pinang keringkan atau di oven dengan suhu 0 C, lalu dipisahkan kulit dan bijinya kemudian serat buah pinang diberai agar tidak bergumpal pada saat terjadi pencampuran lalu serat buah pinang dipotong sepanjang 2 cm, lalu serat buah pinang dicampur sedikit demi sedikit ke campuran beton. Penelitian ini bertujuan mengetahui kuat tarik belah beton optimum setelah dicampur Serat kulit pinang dan Epoxy Resin pada umur beton 7 hari dan 28 hari. Persentase serat kulit pinang yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 0%, 1%, 1,25% 1,50% dengan penambahan Epoxy Resin sebesar 0,8%. Penelitian menggunakan benda uji yang berupa silinder dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm, dengan sampel 16 buah beton dan 3 (tiga) variasi yang masing-masing variasi berjumlah 2 sampel. Pengujian yang dilakukan pada campuran beton adalah kuat tarik belah beton. Dari hasil penelitian diperoleh, kuat tarik belah rata - rata beton umur 7 hari dengan serat kulit pinang BN (0%) = 2,86 MPa, BSKP (1%) = 4,56 MPa, BSKP (1,25%) = 3,71 MPa, BSKP (1,50%) = 2,43 MPa. Sedangkan kuat tarik belah rata - rata beton umur 28 hari dengan serat kulit pinang BN (0%) = 2,43 MPa, BSKP (1%) = 2,76 MPa, BSKP (1,25%) = 2,86 MPa, BSKP (1,50%) = 2,54 MPa. Kata Kunci: Beton Serat, Epoxy Resin, Kuat Tarik Belah, Serat Kulit Pinang ABSTRACT Fiber concrete is concrete in which fiber is added. The purpose of adding these fibers is to increase the tensile strength of concrete. The addition of concrete to the betel nut fibers is dried or in the oven at 0 C, then the skin and seeds are separated then the betel nut fibers are spread so as not to clump during mixing, then the areca nut fibers are cut 2 cm long, then the betel nut fibers are mixed little by little into the betel nut. concrete mix. This study aims to determine the optimum split tensile strength of concrete after mixing areca nut fiber and Epoxy Resin at the age of 7 days and 28 days. The percentage of betel nut fiber used in this study was 0%, 1%, 1.25% 1.50% with the addition of 0.8% Epoxy Resin. The study used a test object in the form of a cylinder with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm, with a sample of 16 pieces of concrete and 3 (three) variations, each variation amounting to 2 samples. Tests carried out on the concrete mixture are the split tensile strength of the concrete. From the research results obtained, the average split tensile strength of concrete aged 7 days with betel nut fiber BN (0%) = 2.86 MPa, BSKP (1%) = 4.56 MPa, BSKP (1.25%) = 3 .71 MPa, BSKP (1.50%) = 2.43 MPa. While the average split tensile strength of concrete aged 28 days with betel nut fiber BN (0%) = 2.43 MPa, BSKP (1%) = 2.76 MPa, BSKP (1.25%) = 2.86 MPa, BSKP (1.50%) = 2.54 MPa. Keywords: Areca Nut Fiber, Epoxy Resin, Fiber Concrete, Split Tensile Strength 
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS MOODLE PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG KELAS IX BIDANG KEAHLIAN DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN SMK NEGERI 5 MEDAN sebayang, nono; Hasanah, Maulidiah; Hutagaol, Parlaungan
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i1 JUN.36264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1)  Mengetahui  prosedur pengembangan strategi pembelajaran blended learning berbasis Moodle pada mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung siswa kelas XI Bidang Keahlian DPIB di SMK Negeri 5 Medan Semester Ganjil Tahun Ajaran 2021/2022. (2) Mengetahui kelayakan produk strategi pembelajaran blended learning berbasis Moodle pada mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung untuk siswa  kelas XI Bidang Keahlian DPIB SMK Negeri 5 Medan.Lokasi penelitian ini dilakukan pada Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 5 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Model ADDIE memiliki lima tahap utama, yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Instrument yang digunakan berupa angket untuk menguji kelayakan strategi pembelajaran Blended Learning berbasis Moodle melalui validasi ahli materi dan ahli media serta penilaian dari siswa (pengguna). Data dianalisis dengan Teknik statistic deskriptif. Berdasarkan penelitian ini, hasil validasi oleh ahli materi diperoleh skor 4,5 dengan kategori œSangat Layak, hasil validasi ahli media diperoleh skor 4,6 dengan kategori œSangat Layak, hasil penilaian pengguna (siswa) memperoleh skor 4,4 dengan kategori œSangat Layak. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis Moodle sangat layak digunakan sebagai strategi pembelajaran bagi siswa kelas XI Program Keahlian Desai Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 5 Medan. Kata Kunci: Blended Learning, Moodle, Konstruksi dan Utiltas Gedung ABSTRACT This study aimed to: (1) Find out the procedure for developing a blended learning strategy based on Moodle in the subject of Construction and Building Utilities for grade XI students of DPIB Expertise at SMK Negeri 5 Medan in Odd Semester for the Academic Year 2021/2022. (2) Knowing the feasibility of the Moodle-based blended learning strategy product in the subject of Construction and Building Utilities for grade XI students of DPIB Expertise at SMK Negeri 5 Medan. The location of this research was carried out at the Modeling and Building Information Design Expertise Program at SMK Negeri 5 Medan. The method used in this research was Research and Development with the ADDIE development model. The ADDIE model has five main stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. The instrument used is in the form of a questionnaire to test the feasibility a blended learning strategies based on  Moodle through the validation of material experts and media experts as well as assessments from students (users). Data were analyzed by descriptive statistical technique. Based on this study, the results of the validation by material experts obtained a score of 4.5 with the category "Very Eligible", the results of the validation of media experts obtained a score of 4.6 with the category "Very Eligible", the results of the user assessment (students) obtained a score of 4.4 with the category œVery Worthy. So it can be concluded that Moodle-based learning is very feasible to be used as a learning strategy for grade XI students of the Modeling and Building Information Design Expertise Program at SMK Negeri 5 Medan. Keywords: Blended Learning, Moodle, Building Construction and Utilities. 
ANALISIS FAKTOR KEAMANAN LERENG TERHADAP LONGSORAN JALAN TRIKORA DENGAN PENANGANAN DINDING PENAHAN TANAH sebayang, Anakta Hartanta; Oktaviani, Revia; Winarno, Agus; Trides, Tommy; Pontus, Albertus Juvensius; Widiastuti, Masayu
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i2 DES.41798

Abstract

Wilayah Kalimantan Timur yang memiliki iklim tropis dengan curah hujan yang tinggi ditiap akhir tahun menyebabkan kemungkinan longsoran terjadi begitu besar. Berdasarkan dari data longsoran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2020 Hingga tahun 2022 Tercatat ± 3000 bencana longsor yang terjadi di Indonesia Kejadian ini menyebabkan  banyak tempat tinggal dan fasilitas umum yang rusak dan memakan korban jiwa yang cukup banyak. Pada kasus longsor di ruas jalan trikora, Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur terjadi Sebanyak ± 3 kali. Longsor ini terjadi karena dipengaruhi oleh curah hujan ± 200 mm dan termasuk curah hujan sedang. Longsor menyebabkan seluruh jalan terputus. Dengan cara ini, pemerintah akan melakukan tindakan korektif, salah satunya adalah pembangunan dinding penahan tanah/pipa dengan tujuan untuk mencegah terjadinya longsor susulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor keamanan lereng, dan untuk menguji kekuatan tanah itu sendiri dan dinding penahan tanah. Metode yang digunakan dalam menentukan keamanan lereng itu sendiri menggunakan metode Mohr-Coloumb dengan bantuan software Plaxis atau Slide. Pengujian kali ini dilakukan pada skala laboratorium dengan menggunakan alat Direct Shear Test. Hasil analisis yang didapatkan nilai faktor keamanan lereng yaitu 1.393 dan jika diberi beban 100 Kpa nilai faktor keamanan lereng yaitu 0.819. Untuk kestabilan dinding penahan tanah didapatkan yaitu stabilitas terhadap guling 1.79, stabilitas terhadap geser 0.91, dan stabilitas terhdap daya dukung tanah yaitu 3.44. Faktor Keamanan lereng dengan pile bor 3 meter yaitu 2.459 dan faktor keamanan lereng dengan pile bor 6 meter yaitu 2.630. Hasil perhitungan yang didapatkan nilai faktor keamanan dinding aman terhadap lereng. Kata Kunci: Dinding Penahan Tanah, Faktor Keamanan,Tanah Longsor ABSTRACT The area of East Kalimantan which has a tropical climate with high rainfall at the end of each year causes the possibility of landslides to occur so large. Based on landslide data from the National Disaster Management Agency (BNPB) in 2020 Until 2022, ± 3000 landslides have been recorded in Indonesia. In the case of landslides on the Trikora road, Samarinda Seberang District, East Kalimantan, it occurred ± 3 times. This landslide occurred because it was influenced by ± 200 mm rainfall and included moderate rainfall. The landslide caused all roads to be cut off. In this way, the government will take corrective actions, one of which is the construction of retaining walls/pipes with the aim of preventing further landslides. This study aims to determine the safety factor of the slope, and to test the strength of the soil itself and the retaining wall. The method used in determining the safety of the slope itself uses the Mohr-Coloumb method with the help of Plaxis or Slide software. The test this time was carried out on a laboratory scale using the Direct Shear Test tool. The results of the analysis that the slope safety factor value is 1.393 and if given a load of 100 KPa the slope safety factor value is 0.819. For the stability of the retaining wall, it is obtained that the stability against overturning is 1.79, the stability to shear is 0.91, and the stability to the bearing capacity of the soil is 3.44. The safety factor of the slope with a 3 meter pile drill is 2.459 and the safety factor of the slope with a 6 meter pile drill is 2.630. The calculation results obtained the value of the safety factor of the wall is safe against the slope.Keywords: Safety Factor, RetainingWall, Landslide
KAJIAN PENGARUH TINGKAT KEKASARAN BAHAN STRUKTUR PONDASI TIANG TERHADAP PENINGKATAN KAPASITAS DUKUNG TANAH Sari, Kartika Indah; Nurmaidah, Nurmaidah
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i2 DES.41866

Abstract

Tanah lunak seperti tanah lempung merupakan tanah dengan kadar air tinggi dan daya dukung rendah. Tiang merupakan perkuatan yang dipakai dalam menambah daya dukung tanah untuk memikul beban konstruksi yang akan dibangun di atas tanah. Perkuatan tiang yang digunakan adalah tiang beton, tiang baja dan tiang kayu untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kapasitas dukung. Metode perkuatan tanah lunak yang digunakan dalam penelitian adalah metode uji beban untuk mengetahui kapasitas dukung tiang tunggal pada tiang kayu, tiang baja dan tiang beton. Tinggi tiang yang digunakan 35 cm dan diameter 2,5 cm dengan jumlah tiang 4 dimasing-masing tiang. Hasil uji beban membuktikan bahwa kapasitas dukung tiang kekasaran lebih tinggi kapasitas dukungnya dari pada tiang polos. Kekasaran tiang dapat berpengaruh terhadap kapasitas dukung tiang. Perbedaan kekasaran permukaan tiang mempengaruhi tingkat interaksi antar partikel butiran tanah dan tiang, ini berarti lebih besar peningkatan kapasitas tiang kasar atau tiang kekasaran variasi. Kata Kunci: Lempung, Perkuatan, Tiang ABSTRACT Soft soils such as clay are soils with high water content and low bearing capacity. Piles are reinforcement used to increase the carrying capacity of the soil to carry the load of the construction to be built on the ground. Reinforcement of the poles used are concrete poles, steel poles and wooden poles to determine how much the increase in bearing capacity is. The soft soil reinforcement method used in this study is the load test method to determine the bearing capacity of single piles on wooden piles, steel piles and concrete piles. The height of the poles used is 35 cm and the diameter is 2.5 cm with 4 poles in each pole. The load test results prove that the bearing capacity of the rough pile is higher than that of the plain pile. Pile roughness can affect the pile bearing capacity. Differences in pile surface roughness affect the level of interaction between soil particles and piles, this means a greater increase in pile capacity or pile roughness variation. Keywords: Clay, Pile, Reinforcement
PENAMBAHAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT DENGAN BAHAN TAMBAH SILICA GEL DITINJAU DARI KEKUATAN TARIK BELAH BETON SILINDER Zulkarnain, Fahrizal; Chair, Muhammad Yusril
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i2 DES.41867

Abstract

Saat ini limbah padat berupa cangkang kelapa sawit dimanfaatkan sebagai bahan bakar boiler untuk mesin penggilingan minyak sawit dan sebagai bahan bakar mesin gasifikasi untuk menghasilkan gas bakar yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan energi untuk Asphalt Mixing Plant. Hasil pembakaran limbah cangkang kelapa sawit berupa abu kerak boiler, merupakan limbah yang memiliki unsur kimia SiO2, Al2O3, dan CaO, dengan kandungan senyawa tersebut dapat berpengaruh dalam kekuatan beton dan mampu meningkatkan kekuatannya. Pada penelitian ini, mutu campuran beton yang direncanakan pada umur 28 hari adalah sebesar 26 MPa. Pengujian bertujuan untuk mengetahui kadar optimum penggunaan abu cangkang kelapa sawit dan silica gel sebagai bahan tambah semen yang berkaitan dengan kuat tarik belah beton. Pengujian dilakukan terhadap tiga jenis variasi penambahan abu cangkang kelapa sawit dan agregat normal yaitu 15%, 20, dan 25%. Benda uji untuk pengujian kuat tarik belah adalah silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Hasil penelitian menunjukkan penambahan abu cangkang kelapa sawit dan silica gel meningkatkan nilai slump dan nilai kuat tarik belah beton. Hasil analisis menunjukkan kuat tarik belah optimum beton dengan komposisi yang mengandung abu cangkang kelapa sawit dan silica gel 25% yakni 4,88 MPa. Kata Kunci: Abu Cangkang Kelapa Sawit, Kuat Tarik Belah, Silica Gel, Beton ABSTRACT Currently solid waste in the form of palm oil shells is used as boiler fuel for palm oil milling machines and as fuel for gasification machines to produce fuel gas which can be used for various energy purposes for the Asphalt Mixing Plant. The result of burning oil palm shell waste in the form of boiler crust ash, is a waste that has chemical elements of SiO2, Al2O3, and CaO, with the content of these compounds which can affect the strength of concrete and can increase its strength. In this study, the quality of the planned concrete mixture at the age of 28 days is 26 MPa. The test aims to determine the optimum level of use of oil palm shell ash and silica gel as cement additives related to the tensile strength of concrete. Tests were carried out on three types of variations in the addition of oil palm shell ash and normal aggregates, namely 15%, 20, and 25%. The test object for the split tensile strength test is a cylinder with a diameter of 150 mm and a height of 300 mm. The results showed the addition of oil palm shell ash and silica gel increased the slump value and the split tensile strength value of the concrete. The analysis results show the optimum tensile strength of concrete with a composition containing oil palm shell ash and 25% silica gel, namely 4.88 MPa. Keywords: Epoxy Resin, Fiber Concrete, Areca Nut Fiber, Split Tensile Strength
EVALUASI KONDISI KERUSAKAN JALAN PADA JALAN WILLEM ISKANDAR ZONA ESTATE MEDAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA Wijaya, Kinanti; Solahuddin, Ahmad Andi; Sutrisno, Sutrisno; Siregar, Syafiatun; Panjaitan, Albert
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i2 DES.41868

Abstract

Jalan raya merupakan infrastruktur dasar untuk menghubungkan lalu lintas dari satu tempat ke tempat lain. Di sekitar Jalan Willem Iskandar zona Medan Estate merupakan kawasan akademik dan industri, sehingga jumlah kendaraan yang melintas sangat tinggi pada jam sibuk. Volume dan berat beban kendaraan yang membebani jalan, seringkali mengalami kerusakan yang mengganggu di satu titik yang sama. Kerusakan jalan merupakan salah satu permasalahan hubungan antar kabupaten dan daerah. Sehingga perlu dilakukan analisis kerusakan Jalan Willem Iskandar. Penelitian ini menggunakan metode Bina Marga untuk mengevaluasi tingkat kerusakan Jalan Willem Iskandar khususnya di sekitar Universitas Negeri Medan. Jenis kerusakan jalan yang terjadi antara lain: pelepasan butiran, retakan aligator, retakan membujur, tambalan dan lubang. Berdasarkan nilai urutan prioritas kerusakan jalan, jenis penanganan jalan yang sesuai harus dimasukkan dalam program perbaikan. Kata Kunci: Analisis kerusakan jalan, metode Bina-Marga, Nilai urutan prioritas ABSTRACTThe highway is the basic infrastructure for connecting traffic from one place to another. Around Willem Iskandar Street at Medan Estate zone is an academic and industrial area, so the number of vehicles that pass is very high at peak hour. The volume and weight of the vehicle load that burdens the road, often suffers disturbing damage at the same point. Road damage is one of the problems for relations between districts and regions. So, it is necessary to analyze the damage to the Willem Iskandar Road. This study uses the Bina Marga method to evaluate the level of damage to the Willem Iskandar Road especially around the Universitas Negeri Medan. The types of road damage that occur include: granular release, alligator cracks, longitudinal cracks, patches and potholes. Based on the priority order value of the road damage, the appropriate types of handling that the road should be included in the improvement program Keywords: Bina-Marga method, Road damage analysis, Priority order value

Filter by Year

2015 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol 9, No 1 (2023): JUNI 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): JUNI 2023 Vol. 8 No. 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 8, No 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 8 No. 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 8, No 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol 6, No 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 6, No 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 3, No 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 3, No 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 2, No 2 DESEMBER (2016): Educational Building Vol 2, No 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 2 No. 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 1 No. 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol 1, No 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol 1, No 1 JUNI (2015): Educational Building Vol. 1 No. 1 JUNI (2015): Educational Building More Issue