cover
Contact Name
Enny Keristiana Sinaga
Contact Email
ptbunimed@gmail.com
Phone
+6285399350278
Journal Mail Official
ptbunimed@gmail.com
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate Kotak Pos 1589 Medan 20221 Sumatera Utara Telp. (061) 6613365 Fax. (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
ISSN : 24774898     EISSN : 24774901     DOI : doi:http//doi.org/10.24114/eb.v4il
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil merupakan media publikasi karya-karya ilmiah khususnya hasil penelitian dalam bidang pendidikan teknik bangunan, teknik sipil, teknik arsitektur, teknik lingkungan, serta bidang ilmu yang relevan lainnya. Sebelum dipublikasi jurnal ini melewati proses daring dan reviewer. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini terbuka bagi masyarakat ilmiah tidak terbatas pada civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan saja tetapi terbuka bagi dosen dan peneliti dari perguruan tinggi lain, dan para professional lain.
Articles 200 Documents
PAVING BLOCK BERBASIS ABU GOSOK Basuki, Indra; Lubis, Muhammad Fikri; Daulay, Muda Ariadi; A Luthan, Putri Lynna
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i1JUNI.14175

Abstract

Paving Block merupakan komposisi dari bahan bangunan yang mempunyai fungsi untuk menutup permukaan tanah, seperti trotoar, pengerasan areal parkir, dan pengerasan jalan kelas ringan (Nofryadi Telaumbanua, 2016 ). Umumnya bahan dasar pembuat paving block berupa campuran antara semen, pasir, dan air. Kandungan yang dimiliki abu gosok mempunyai kesamaan pada kandungan yang dimiliki semen yaitu mempunyai kandungan silika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kuat tekan paving block yang akan di campur dengan abu gosok dengan persentasi 0%,5%,10%, dan 10% dengan perbandingan 1 : 6. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimen yang dilakukan di Politeknik Negeri Medan, dengan penambahan abu gosok didapatkan hasil pengujian paving block dengan persentasi tertentu didapatkan hasil kuat tekan yang dilakukan selama 28 hari adalah 0% sebesar 12,35Mpa, 5% sebesar 11,95Mpa, 10% sebesar 13Mpa, dan 15% sebesar 11,26Mpa.Kata Kunci: Abu gosok, Kuat tekan, Paving block  ABSTRACT Paving Block is a composition of building materials that has a function to cover the surface of the ground, such as sidewalks, hardening of parking areas, and light-class road hardening (Nofryadi Telaumbanua, 2016). Generally the basic ingredients for making paving blocks are a mixture of cement, sand and water. The content possessed by rubbing ash has similarity to the content possessed by cement which has silica content. This study aims to determine the effect of adding paving block compressive strength which will be mixed with rubbing ash with a percentage of 0%, 5%, 10%, and 10% comparison 1 : 6. The method used in this study is an experimental method conducted at the Medan State Politeknik. with the addition of rubbing ash obtained from the results of testing of paving blocks with a certain percentage obtained by the results of compressive strength carried out for 28 days is. 0% by 12,35Mpa, 5% by 11,95Mpa, 10% by 13Mpa, dan 15% by 11,26Mpa. Keywords: Rubbing ash, Compressive strength,  Paving Block
BETON DARI ABU AMPAS TEBU DAN PUTIH TELUR Handika, Pan Surya; Sianturi, Reskhi Dwi Putra; Sari, Henny Puspita; A Luthan, Putri Lynna
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i1JUNI.14176

Abstract

Abu ampas  tebu dan putih telur merupakan limbah yang dapat digunakan menjadi bahan campuran pada pembuatan beton. Kandungan silika (SiO2) pada abu ampas tebu dapat menjadi bahan  pengikat (binder)  pada  beton. Selainitu zat lengket pada putih telur juga dapat digunakan sebagai pengganti semen dalam pembuatan beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan abu ampas tebu  dan putih telur sebagai  substitusi  parsial semen dengan perbandingan tertentu menjadi bahan baku beton yang dapat meningkatkan kuat tekan beton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Data diperoleh dari hasil pengujian dengan mengunakan alat uji tekan Compression Machine, kemudian membandingkan hasil yang diperoleh. Penelitian terhadap abu ampas tebu dan putih telur dilakukan sebagai bahan substitusi parsial semen dengan persentase secara berturut-turut 0%, dan 5%persentase abu ampas tebu dan 0%, 5%, 10%, 15% persentase putih telur terhadap berat semen. Penelitian ini dilakukan terhadap 42 sampel, dengan 7 varian campuran yang berbeda. Pada beton silindris umur 14 dan 28 hari. Hasil penelitian menujukan semakin tinggi penambahan persentasi Abu Ampas Tebu dan Putih Telur maka semakin tinggi pula nilai slump pada beton. Dari hasil pengujian juga dapat lihat bahwa penambahan AAT dan PT mengakibatkan penurunan pada kuat tekan beton bahwa kuat tekan minimum diperoleh dari substitusi AAT dan PT pada persentasi campuran sebesar 15% ATT dan 5% PT dengan nilai sebesar 3,38 MPa pada umur 14 hari dan kuat tekan tertinggi terjadi pada substitusi AAT dan PT sebesar 0% ( Beton Normal ) tanpa campuran AAT dan PT dengan nilai sebesar 17,47 MPa pada umur 28 hari. Hal ini dapat terjadi karena penambahan AAT dan PT pada campuran beton mengakibatan pengikatan semen dan air tidak terjadi sempurna selain itu juga mengakibatakan terjadinya gelembung yang membuat ronga-ronga atau pori kecil pada beton sehingga mempengaruhi penurunan kuat tekan pada beton. Dari hasil penelitian ini beton dengan campuran AAT dan PT dengan kuat tekan yang dihasilkan beton tidak dapat dijadikan sebagai kontruksi struktur utama namau dari hasil kuat tekan yang didapat dan berat yang didapat beton ini dapat digunakan sebagai dinding persyaratan sebagaai dinding memiliki ketentuan MPa 0,35 “ 7 MPa. Kata Kunci: Abu Ampas Tebu, Beton, Kuat Tekan Beton, Putih Telur Sugarcane pulp and egg white ash is a waste that can be used as a mixture of materials in the manufacture of concrete. The content of silica (SiO2) in bagasse ash can be a binder in concrete. In addition, sticky substances in egg white can also be used as a substitute for cement in making concrete. The purpose of this study was to utilize bagasse and egg white ash as a partial substitution of cement with a certain ratio to the raw material of concrete which can increase the concrete compressive strength. The method used in this research is the experimental method. Data obtained from the test results using a Compression Machine press test, then compare the results obtained. Research on bagasse and egg white pulp ash was carried out as a partial substitution of cement with a percentage of 0%, and 5% percentage of bagasse ash and 0%, 5%, 10%, 15% percentage of egg white to cement weight. This study was conducted on 42 samples, with 7 different mixed variants. In cylindrical concrete aged 14 and 28 days. The results showed that the higher the percentage of sugarcane ash and egg white percentage the higher the value of slump in concrete. From the test results it can also be seen that the addition of AAT and PT resulted in a decrease in the compressive strength of concrete that the minimum compressive strength was obtained from the substitution of AAT and PT at a percentage of 15% ATT and 5% PT with a value of 3.38 MPa at the age of 14 days and the highest compressive strength occurred at AAT and PT substitution of 0% (Normal Concrete) without a mixture of AAT and PT with a value of 17.47 MPa at the age of 28 days. This can occur because the addition of AAT and PT in the concrete mixture results in cement binding and water does not occur perfectly besides it also results in the occurrence of bubbles that make the bones or small pores in the concrete affect the decrease in compressive strength of the concrete. From the results of this study concrete with a mixture of AAT and PT with the compressive strength produced by concrete cannot be used as the main structure construction of the results of the compressive strength obtained and the weight obtained by this concrete can be used as a wall of requirements as the walls have MPa provisions of 0.35 - 7 MPa. Keywords: Sugar Cane Ash, Concrete, Concrete Press Strength, Egg White
KAJIAN DESAIN RUMAH PESISIR PANTAI DI KELURAHAN BAGAN DELI MELALUI PENDEKATAN RAMAH LINGKUNGAN Cibro, Brisco Damaro; Nasution, Irma Novrianty
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i1JUNI.14184

Abstract

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PRAKTIK KERJA BATU DAN BETON DENGAN PENERAPAN PROBLEM-BASED LEARNING Siregar, Syafiatun; sitompul, Harun; Wijaya, Kinanti; Solahuddin, Ahmad Andi; ., Sutrisno
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i1JUNI.14511

Abstract

Penelitian peningkatan hasil belajar dan minat belajar dengan menerapkan Problemp Based Learning (PBL) pada mata kuliah Praktik Kerja Batu dan Beton terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan (Prodi PTB). Penelitian merupakan penelitian eksperimen dengan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah Praktik Kerja Batu dan Beton Prodi PTB Jurusan PTB Fakultas Teknik Unimed. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling, dimana keseluruhan populasi dijadikan sampel. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah objektif tes, melakukan pretes serta postes. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software SPSS 23 untuk menganalisis validitas, reabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, uji normalitas, uni homogenitas dan uji crosstab. Hasil analisis data dengan perlakuan menunjukkan bahwa kelas yang diajarkan dengan model PBL memperoleh nilai rata-rata sebesar 84,93. Sedangkan kelas yang diajarkan dengan model konvensional memperoleh nilai rata-rata  sebesar 72,60 Uji statistik nilai hasil belajar Praktik Kerja Batu Dan Beton mahasiswa sebelum diajarkan dengan PBL dilakukan dengan Kolmogorov-Smirnov menyatakan bahwa berdistribusi normal dan homogen. Hipotesisnya dapat diterima yaitu terdapat peningkatan hasil belajar dan minat belajar dengan menggunakan PBL. Kata Kunci: Hasil Belajar, Konvensional, Minat Belajar, Problem Based Learning (PBL)  ABSTRACTThis research was an increase in learning outcomes and interest in learning by implementing Problem-Based Learning (PBL) in the Stone and Concrete Work Practice courses for students of Building Engineering Education Study Program (PTB Study Program). The study was an experimental study with the population in this study were all students who took the Rock and Concrete Work Practice Study Program of PTB Department of PTB Faculty of Engineering Unimed. Sampling is done using total sampling techniques, where the entire population is sampled. The research instrument used to collect data was objective tests, pre-tests, and post-tests. Data analysis was performed using SPSS 23 software to analyze validity, reliability, difficulty levels, different power, normality tests, homogeneity units, and crosstab tests. The results of the analysis of the data with the treatment showed that the class taught with the PBL model obtained an average value of 84.93. While the class taught with the conventional model obtained an average value of 72.60. The statistical test of the learning outcomes of the Stone and Concrete Work Practices of students before being taught with PBL was conducted with Kolmogorov-Smirnov stating that the distribution was normal and homogeneous. The hypothesis was accepted that there is an increase in learning outcomes and interest in learning by using PBL.Keywords: Learning Outcomes, Conventional, Interest In Learning,Problem Based Learning (PBL)
ANALISA KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH MEKANIKA BAHAN DI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Arthur, Riyan; Luthfiana, Yusrina; Musalamah, Sittati
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i2 DES.16084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kebutuhan peserta didik terhadap pengembangan media pembelajaran pada mata kuliah Mekanika Bahan di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Universitas Negeri Jakarta. Analisa kebutuhan dilakukan berdasarkan tahapan pertama dari model Lee and Owens yaitu penilaian/analisis. Hasil dari penelitian ini adalah analisa kebutuhan yang tujuan utamanya untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi aktual dan kondisi yang seharusnya. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan jenis data kualitatif. Kuesioner tersebut disebar menggunakan google form sehingga responden dapat mengisi kuesioner tersebut secara online. Periode pengisian kuesioner adalah tanggal 16 “ 17 Mei 2019. Berdasarkan hasil analisa kebutuhan yang telah dilakukan, terdapat beberapa masalah pada media pembelajaran yang digunakan: (1) media pembelajaran yang digunakan biasa saja sehingga kurang memotivasi belajar, (2) materi pembelajaran termasuk materi yang sulit, namun pemahaman terhadap materi biasa aja, dan (3) materi pembelajaran yang digunakan masih berupa media presentasi.  Kata Kunci: Analisa Kebutuhan, Media Pembelajaran, Mekanika Bahan  ABSTRACT This study aims to analyze the needs of students towards the development of learning media in Mechanics of Material Course in Education of Building Engineering, State University of Jakarta. The needs assessment is carried out based on the first stage of the Lee and Owens model, which is assessment/analysis. The result of this study is a needs assessment whose main purpose is to identify gaps between the actual conditions and the conditions that should be. Data collection in this study used a questionnaire with the qualitative data types. The questionnaire was distributed using google form so that the respondents can fill out the questionnaire online. The period for filling out the questionnaire is May 16th “ 17th, 2019. Based on the results of the needs assessment that has been done, there are several problems in the learning media that are used: (1) learning media that are used is mediocre that it is less motivating to learning, (2) learning material including difficult material, but an understanding of the material is medium, and (3) learning material used is still in the form of presentation media.Keywords: Needs Assessment, Learning Media, Mechanics of Material
HUBUNGAN DAYA DUKUNG TANAH BERDASARKAN HASIL SONDIR, SPT DAN LABORATORIUM PADA RENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG MULTI LANTAI DI LOKASI BALIGE Juliana, Nova; ., Tarbiyatno
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i2 DES.16085

Abstract

IDENTIFIKASI SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN SERTA TINGKAT KEANDALAN KESELAMATAN BANGUNAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT DI UNIVERSITAS TEUKU UMAR Salena, Inseun Yuri; Safriani, Meylis; ., Novrizal
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i2 DES.16141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketersediaan sistem proteksi kebakaran serta tingkat keandalan bangunan pada gedung F1 dan F2 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26/PRT/M/2008 tentang persyaratan teknis sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan serta Pd-T-11-2005-C yaitu pedoman pemeriksaan keselamatan bangunan gedung. Komponen sistem proteksi kebakaran yang di identifikasi adalah Kelengkapan Tapak, Sarana Keselamatan, sistem proteksi kebakaran Aktif dan Pasif dengan melakukan pengamatan langsung dilapangan menggunakan formulir daftar periksa. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan metode Likert yang menghasilkan tingkat kesesuaian penerapan dengan peraturan yang berlaku serta pemeriksaan nilai tingkat keandalan keselamatan bangunan. Hasil analisis pada Sistem Proteksi Pasif pada gedung F1 dan F2 diperoleh nilai 2.28 dan 2.44 dalam skala Likert yang menunjukkan kurang sesuai dengan peraturan dan untuk sistem proteksi aktif pada gedung F1 dan F2 memperoleh nilai 1.33 dan 1 yaitu sangat tidak sesuai peraturan. Persentase Penilaian Tingkat Keandalan Sistem Keselamatan Bangunan (NKSKB)menunjukkan hasil bagi komponen sistem keselamatan bangunan pada gedung F1 yaitu 37.26%dan gedung F2sebesar 37.11 % dari nilai maksimum 100% untuk keseluruhan komponen sistem keselamatan kebakaran.Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sistem keselamatan kebakaran pada gedung F1 dan F2 Fakultas Kesehatan Masyarakat masuk dalam klasifikasi Kurang Baik.Seluruh komponen Sistem Keselamatan yang masih  minim sangat memerlukan peningkatan dan perbaikansehingga resiko bahaya dapat diminimalisir dan diantisipasi dengan baik serta penanggulangan bencana kebakaran dapat ditangani secara optimal. Kata Kunci: Keandalan Bangunan, Keselamatan Kebakaran, Sistem Proteksi ABSTRACT This study aims to identify the availability of fire protection systems and the level of building reliability in the F1 and F2 buildings of the Faculty of Public Health, Teuku Umar University based on Minister of Public Works Regulation No. 26/RT/M/2008 concerning the technical requirements of fire protection systems in buildings and the environment and Pd-T-11-2005-C, namely guidelines for building safety inspection. The fire protection system components identified are Means of Egress,Site equipment, the Passive and Activefire protection system by making direct observations in the field using a checklist form. The data collected is then analyzed using the Likert method, which results in the appropriateness of the application with applicable regulations and checks on the value of the building's safety level. The results of the analysis of the Passive Protection System in F1 and F2 buildings obtained a value of 2.28 and 2.44 on the Likert scale which shows less in accordance to the regulations and for the active protection system in the F1 and F2 buildings obtain the value of 1. 33 and 1 which is very not in accordance with the regulation. Percentage Rating of Building Safety System Reliability Level (NKSKB) shows the results for the building safety system component in F1 building that is 37.26% and building F2 is 37.11% of the maximum value of 100% for all components of the fire safety system. Based on the results obtained indicate that the fire safety system in the F1 and F2 buildings of the Faculty of Public Health classified as Poor in reliability. All components of the Safety System that are still minimal need improvement and so that can minimize the risk and properly anticipate. The handling of fire disasters can optimally handle.Keywords: Building Reliability, Fire safety, Protection system 
PENGGUNAAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI PENGGANTI SEMEN PADA BETON GEOPOLIMER Sandya, Yoga; ., Prihantono; Musalamah, Sittati
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i2 DES.16142

Abstract

Beton geopolimer adalah beton yang material utamanya mengandung bahan yang bersifat pozzolan. Pozzolan adalah bahan yang mengandung senyawa Silika dan Alumina. Dengan bentuknya yang halus, pozzolan dapat direaksikan dengan alkali aktivator. Prekursor atau material alternatif pengganti semen sebagai bahan pengikat dalam beton geopolimer biasanya menggunakan abu terbang (fly ash), abu sekam padi (RHA), ampas tebu, cangkang telur dan lain “ lain, yang banyak mengandung silikon dan aluminium. Sebagai aktivator pada umumnya digunakan natrium hidroksida (NaOH) dan sodium silikat (Na2SO3). Material alternatif pengganti semen yang digunakan dalam penelitian ini adalah abu sekam padi. Abu sekam padi dapat digunakan sebagai alternatif pengganti semen dikarenakan abu sekam padi bersifat pozzolan dan mengandung Silika sekitar 87-97%. Zat kimia tersebut adalah zat yang terdapat pada semen. Abu sekam padi pada penelitian ini akan dibakar hingga suhu ±800oC. Alkali aktivator yang digunakan adalah natrium hidroksida (NaOH) dan sodium silikat (Na2SO3) dengan perbandingan 65% : 35%; 70% : 30%; dan 75% : 25% dari berat prekursor. Penelitian ini berjuan untuk mengitung kebutuhan mix design dari beton geopolimer menggunakan SNI 03-2834-2000 tentang tata cara pembutan rencana campuran beton normalKata Kunci: Geopolimer, Na2SiO3,  NaOH, Prekursor, RHA ABSTRACT Geopolymer concrete is a concrete with main materials containing pozzolanic properties. Pozzolan is an ingredient that contains silica and alumina compounds. With its smooth shape, pozzolan can be reacted with an alkaline activator.Precursors or alternative materials to replace cement as a binder for geopolymer concrete typically use fly ash, rice husk ash, sugarcane bagasse, egg shells, and other materials that contains a lot of silicon and alumunium. Materials such as sodrium hydroxide (NaOH), and sodium silicate (Na2SO3) are generally used as activators. The alternative ingredient used as replacement for cement used in this study is rice husk ash. Rice husk ash can be used as an alternative replacement for cement because rice husk ash is pozzolanic and contains about 87-97% of silica. These chemical substannces are generally found in cement. In this study, the rice husk ash is burned with temperatures up to ±800oC. Alkaline activators used in this study are sodrium hydroxide (NaOH), and sodium silicate (Na2SO3) with a ratio of 65% : 35%; 70% : 30%;and 75% : 25% by the precursors weight.This study aims to calculate the mix design using SNI 03-2834-2000 about the procedures for making a normal concreat mix designKeywords: Geopolimer, Na2SiO3, NaOH, Prekursor, RHA
STUDI TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATAKULIAH ESTIMASI 1 PROGRAM STUDI TEKNIK EKONOMI KONSTRUKSI (STUDI KASUS: ANGKATAN 2016) Ariani, Vivi; ., Sesmiwati
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i2 DES.16145

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi dengan ditemuinya masalah dalam hal perolehan nilai mahasiswa pada matakuliah Estimasi 1. Sesuai data perolehan nilai akhir, diketahui jumlah mahasiswa yang memperoleh nilai A pada semester genap 2014/2015 hanya 1 orang, semester genap 2015/2016 sebanyak 1 orang, semester genap 2016/2017 tidak ada yang memperoleh nilai A dan semester genap 2017/2018 sebanyak 2 orang. Dari data tersebut penulis memiliki kepentingan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar mahasiswa pada matakuliah Estimasi 1 dan seberapa besar tingkat  keberhasilan belajar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, karena penelitian ini akan mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar mahasiswa pada matakuliah Estimasi 1 dan tingkat keberhasilan belajar mahasiswa (persentase) dengan responden adalah mahasiswa angkatan 2016 sebanyak 148 orang. Teknik pengambilan sampel adalah dengan menggunakan Total Sampling, karena seluruh mahasiswa prodi Teknik Ekonomi Konstruksi angkatan 2016 dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan dan analisa kuesioner dilakukan dengan menggunakan Microsoft Excel dan program SPSS 20.00. Berdasarkan analisa dengan natural cut off point diperoleh hasil bahwa Faktor Metode Belajar: gaya belajar yang bervariasi (X7) menduduki posisi nomor satu (rangking 1). Sedangkan berdasarkan persentase faktor nilai persentase jumlah item yang terbentuk, Faktor Tipe Metode Belajar (X10) merupakan faktor yang paling mempengaruhi karena mempunyai nilai persentase sebesar 81.9%Kata Kunci: Estimasi 1, Hasil Belajar Mahasiswa, Teknik Ekonomi KonstruksiAbstractThis research is motivated by finding problems in terms of obtaining student scores in the Estimation course 1. In accordance with the final score data, it is known that the number of students who received an A in the 2014/2015 semester was only 1 person, 1 semester even 2015/2016, 1 semester 2016/2017 no one received an A grade and even semester 2017/2018 there were 2 people. From these data the authors have an interest in knowing what factors influence the low student learning outcomes in Estimation 1 course and how much the level of student learning success. This type of research is descriptive, because this study will reveal the factors that influence the low student learning outcomes in Estimation 1 subject and the level of student learning success (percentage) with respondents are 2016 class of 148 students. The sampling technique is to use Total Sampling, because all students of the 2016 Economics Construction Engineering study program are used as research samples. Questionnaire collection and analysis was carried out using Microsoft Excel and the SPSS 20.00 program. Based on the analysis with the natural cut-off point, the result is that the Learning Method Factor: varied learning styles (X7) occupies the number one position (ranking 1). While based on the percentage of factors the percentage of the number of items formed, Factor Type Learning Method (X10) is the most influential factor because it has a percentage value of 81.9%.Keywords: Estimation 1, Construction Economics Engineering, Student learning outcomes  
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA MAHASISWA (LKM) MATEMATIKA BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING (GUIDED DISCOVERY LEARNING) PADA MATERI MATRIKS MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN Sinaga, Enny Keristiana; Sebayang, Nono; Suhairiani, Suhairiani
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 4 No. 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v4i2 DES.17584

Abstract

Kebutuhan akan bahan ajar yang mampu memfasilitasi dan membimbing mahasiswa untuk belajar mandiri, memudahkan mahasiswa untuk menemukan dan memahami konsep dengan benar sebagai latar belakang penelitian ini. Buku-buku teks belum dapat membantu mahasiswa memahami dan mengingat konsep-konsep matematika dengan baik. Oleh karena itu, Lembar Kerja Mahasiswa Matematika berbasis penemuan terbimbing (guided discovery learning) pada materi matriks dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Mahasiswa matematika berbasis penemuan terbimbing yang valid, praktis, dan efektif. Prosedur pengembangan yang digunakan menggunakan model pengembangan 4-D, tetapi dalam penelitian ini hanya menggunakan 3-D yang terdiri dari 3 tahap yaitu, define, design, dan develop. Lembar Kerja Mahasiwa ini dikembangkan dengan memuat enam prinsip pembelajaran berbasis penemuan terbimbing, yang menjelaskan tujuan, orientasi pada masalah, merumuskan hipotesis, menemukan kegiatan, menyajikan hasil kegiatan penemuan, dan mengevaluasi. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa penelitian ini menghasilkan lembar kerja mahasiswa berbasis penemuan terbimbing yang valid, praktis, dan efektif pada materi matriks mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan di Universitas Negeri Medan.Kata Kunci : Lembar Kerja Mahasiswa, Matriks, Penemuan TerbimbingABSTRACT The need for teaching materials that are able to facilitate and guide students for independent learning, makes it easier for students to find and understand concepts correctly as the background of this research. Text books have not been able to help students understand and remember mathematical concepts well. Therefore, Student Work Sheet Of Mathematical based on guided discovery learning on matrix material was developed. This study aims to develop Student Work Sheet of mathematical based on guided discovery learning that is valid, practical, and effective. The development procedure used follows the 4-D development model, but in this study only used 3-D consisting of 3 stages, there are define, design, and develop. This Student Work Sheet is developed by containing six principles of guided discovery based learning, are explaining objectives, orientation of students on the problem, formulating hypotheses, finding activities, presenting the results of discovery activities, and evaluating. Based on the data analysis it was concluded that this study produced guided discovery based worksheets that were valid, practical, and effective in the material material for students of Building Engineering Education Study Program at the State University of Medan.Keywords: Guided Discovery Learning, Matrix, Student Work Shet

Filter by Year

2015 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol 9, No 1 (2023): JUNI 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): JUNI 2023 Vol. 8 No. 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 8, No 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 8, No 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 8 No. 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol 6, No 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 6, No 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol 3, No 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 3, No 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 2, No 2 DESEMBER (2016): Educational Building Vol 2, No 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 2 No. 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 1 No. 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol 1, No 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol 1, No 1 JUNI (2015): Educational Building Vol. 1 No. 1 JUNI (2015): Educational Building More Issue