cover
Contact Name
Silvia Nurvita
Contact Email
jurmikunkartur@gmail.com
Phone
+6285229212929
Journal Mail Official
fikes@unkartur.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah No.182-192, Rejomulyo, Kota Semarang, Jawa Tengah 50127
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan
ISSN : 27156842     EISSN : 28090454     DOI : https://doi.org/10.53416/jurmik.v1i2
Core Subject : Health, Science,
JURMIK (Jurnal Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan) memiliki fokus dalam menerbitkan : •Hasil penelitian; •Studi literature/artikel review; •Systematic Review and Meta Analysis. JURMIK (Jurnal Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan) memiliki Scope: •Administrasi pelayanan kesehatan; •Pembiayaan pelayanan kesehatan; •ICT in Health information management; •Hukum Kesehatan dalam pengelolaan rekam medis dan informasi kesehatan; •Kodifikasi penyakit dan tindakan; •Sistem informasi kesehatan; •Manajemen mutu informasi kesehatan; •Akreditasi pelayanan kesehatan; •Rekam Kesehatan Elektronik; •Analisis data pelayanan kesehatan; •Bidang Ilmu Kesehatan lainnya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022" : 5 Documents clear
Gambaran Pengelolaan Rekam Medis Tebal (Volumenious Bulky) di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu Heltiani, Nofri; Evendy, Nova; Budiarti, Anggia
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v2i2.95

Abstract

Rekam medis tebal (volumenious bulky) merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada penyimpanan dan penjajaran, diketahui terjadi peningkatan volumenious bulky setiap tahunnya ±10% dengan tingkat ketebalan yang berbeda antara 3,7 s.d 4,5 cm pada masing-masing rekam medis dengan kodisi map rekam medis yang mulai robek karena tidak mampu menopang isi rekam medis, hal ini disebabkan pasien gangguan jiwa sering kontrol rutin dan dirawat cukup lama, serta RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu belum memiliki standar ketebalan rekam medis sebagai pedoman untuk memisahkan volumenious bulky. Dampak yang terjadi apabila volumenious bulky tidak dipecah menjadi beberapa bagian dapat mengakibatkan kerusakan map dan riwayat penyakit pasien tercecer/tidak utuh. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengelolaan volumenious bulky di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 693 volumenious bulky dengan sampel sebanyak 87 yang diambil secara random sampling. Data yang digunakan adalah data primer dengan teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi dan wawancara yang diolah secara univariat. Pengelolaan rekam medis tebal (volumenious bulky) di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu dilakukan dengan cara dipecah menjadi beberapa map rekam medis Bengkulu dan diberi identitas pasien (nama dan No.RM) yang sama dengan map sebelumnya akan tetapi tidak diberi keterangan volume/bagian pada map rekam medis sebanyak 62 (71,3%), penempatan volumenious bulky yang telah dipecah menjadi beberapa map rekam ditempatkan terpisah antara volume 1 dengan volume 2 sebanyak 78 (89,7%) dan penggunaan sarana pengganti (tracer) pada saat salah satu bagian volumenious bulky yang keluar dari rak penyimpanan sebanyak 61 (70,1%).
Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pengguna Platform Telemedicine Halodoc Tahun 2022 Saputra, Dimas Aji; Dewi, Ratih Kumala
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v2i2.103

Abstract

Telemedicine adalah suatu pemberian pelayanan kesehatan jarak jauh oleh profesional kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.Halodoc merupakan perusahaan telekonsultasi kesehatan di Indonesia yang didirikan pada tahun 2016 oleh Jonathan Sudharta salah satu fitur dalam platform Halodoc adalah produk konsultasi dokter. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan mutu layanan dengan kepuasan pelanggan.Jenis Penelitian ini menggunakan metode explanatory dengan pendekatan cross sectional populasi pengguna platform Halodoc di wilayah kota semarang dan sekitarnya.Populasi berjumlah 100 responden. Hasil menunjukkan responden sebagian besar adalah bekerja (88%) berjenis kelamin perempuan (66%) rentang usia ≤ 35 tahun (98%).Tingkat pendidikan responden mayoritas tamatan D3 sederajat atau lebih (56%) Tingkat penggunan sebanyak ≤ 3 Kali (80%).Domisili diluar wilayah semarang sebesar (69%).Mutu layanan memiliki dimensi Keandalan, Daya Tanggap, Jaminan dan kepastian, Empati, Bukti Fisik dengan capaian persentase sebesar(53%) puas dan (47%) tidak puas.Kepuasan pelanggan memiliki dimensi yaitu layanan aplikasi halodoc, sikap dan respon, harga jasa, kemudahan fitur konsultasi dokter dengan capaian persentase sebesar (33%) puas dan (67%) tidak puas. Dari hasil analisis hubungan antara mutu pelayanan dengan kepuasan diperoleh jika mutu pelayanan baik, maka ada sebanyak 27 (81,8%) responden merasa puas, sedangkan jika mutu pelayanan kurang, maka ada 26 (38,8%) responden merasa puas. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 (< 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara mutu pelayanan dengan kepuasan pada pelayanan fitur konsultasi dokter platform telemedicine Halodoc. Penelitian ini hanya menggunakan fitur konsultasi dokter untuk menilai hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan pelanggan sehingga diharapkan penelitian selanjutnya dapat memperkaya dan mengembangkan variabel-variabel didalamnya. Kata Kunci :Telemedicine Halodoc, Mutu Layanan, Kepuasan Pelanggan
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di Rumah Sakit Kota Lospalos Tahun 2022 Fernandes, Nintorio Vieira; Nurvita, Silvia
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v2i2.104

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan yang ditetapkan, sehingga menimbulkan kepuasan bagi setiap pasien, untuk mengukur mutu pelayanan kesehatan yaitu yang dikenal dengan model SERVQUAL (service quality (responsiveness, assurance, tangible, empathy dan reliability). Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui hubungan mutu pelayanan Kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien Rawat Inap di Rumah Sakit kota Lospalos, Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei dengan menggunakan pendekatan explanatory atau penelitian penjelasan yang dilakukan pada bulan Juni tahun 2022. Lokasi penelitian di Rumah Sakit Kota Lospalos. Jumlah sampel adalah 30 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi penelitian. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisis pada penelitian ini yaitu analisis Bivariat menggunakan uji chi square dengan kepercayaan 95% dengan α = 0.05. hasil penelitian menunjukan ada hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan pasien antara dimensi Reliability P Value = 0.002, dimensi Responsiviness P Value = 0.004, dimensi Assurance P Value = 0.0042 dan dimensi empathy P Value = 0.0015, sedangkan mutu pelayanan dimensi tangibles tidak ada hubungan dengan kepuasan pasien dengan P Value = 0.063>0.05. Diharapkan agar pihak Rumah Sakit Kota Lospalos dapat meningkatkan lagi mutu pelayanan sehingga kepuasan pasien juga dapat menigkat, agar dapat memaksimalkan kepercayaan pasien dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Pasien Di Pelayanan Pendaftaran Rawat Jalan Rumah Sakit Regional Eduardo Ximenes Baucau Timor Leste Tahun 2022 Boavida de Araujo, Emilia
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v2i2.105

Abstract

Kepuasan tercapai ketika kualitas memenuhi dan melebihi harapan, keinginan dan kebutuhan pelangan. Sebaliknya bila kualitas tidak memenuhi dan melebihi harapan, keinginan dan kebutuhan pelangan maka kepuasan tidak tercapai. Untuk mengukur jasa pelayanan dapat digunakan dimensi kualitas jasa yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Dan dalam faktor pribadi pelanggan atau konsumen meliputi umur, pekerjaan, kondisi ekonomi, dan gaya hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di pelayanan pendaftaran rawat jalan Rumah Sakit Regional Eduardo Ximenes Baucau Timor Leste. Metode penelitian ini adalah kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional, dengan jumlah sampel 76 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis statistik yang digunakan adalah Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik pasien terbanyak berjenis kelamin perempuan (57,9%) dengan pekerjan Pensiunan/ Pengangguran/ Ibu Rumah (36,8%) berumur 26-35 tahun (34,2%) dan kedatangan sebagai pasien lama (55,3%). Tingkat kepuasan pasien secara keseluruhan dinyatakan kurang memuaskan (51,3%). Distribusi frekuensi jenis kelamin terhadap kepuasan pasien berjenis kelamin perempuan(44 orang) terdapat 50,0% yang merasa kurang memuaskan, 4,5% merasa memuaskan dan 45,5% merasa sangat memuaskan sedangkan karakteristik reponden perkerjaan terhadap kepuasan pasien bahwa pekerjaan responden yang pensiunan/penanguran/IRT (28 orang) terdapat 50,0% yang merasa kurang memuaskan, 3,6% merasa memuaskan dan 46,4% merasa sangat memuaskan. Ada hubungan antara umur (p=0,034) dengan Kepuasan pasien di pelayanan pendaftaran rawat jalan di Rumah Sakit Regional Eduardo Ximenes Baucau (p<0,05). Dimensi kepuasan pasien dapat ditingkatkan di pelayanan pendaftaran rawat jalan di Rumah Sakit Regional Eduardo Ximenes Baucau adalah tangibles, reliability, dimensi assurance, dan emphaty.
Analisis Penggunaan Tracer di Klinik Pratama PMI Kabupaten Pati Wiansah, Rizal Andina; Rani, Destri Maya; Widyaningrum, Bajeng Nurul
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v2i2.108

Abstract

Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan tentang identitas pasien, pemeriksa, pengobatan,tindakan, dan pelayanan kesehatan lainnya yang telah di berikan kepada pasien. Rekam medis bersifat rahasiasehingga perlu di jaga keamanannya, maka dari itu rekam medis yang keluar dari ruang filing seharusnyadisisipi tracer agar diketahui keberadaan dan penggunaannya. Tracer merupakan alat pengganti dokumenrekam medis. Tracer berfungsi sebagai kartu pelacak dokumen rekam medis yang keluar dari ruang filingdan dapat meminimalisir terjadinya missfile pada dokumen rekam medis. Penggunaan tracer bertujuansebagai penunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka upaya peningkatan mutu pelayanankesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis penggunaan tracer pada pengambilandokumen rekam medis di Klinik Pratama Kabupaten Pati tahun 2022. Jenis penelitian ini merupakanpenelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi dan wawancara kepada Informan Inti yangterdiri dari karyawan Klinik dan Informan Triangulasi yang terdiri dari Penanggung Jawab Klinik dan KepalaBagian Pelayanan Klinik Pratama PMI Kabupaten Pati dengan menggunakan teori fungsi manajemen POAC(Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam menganalisis penggunaan tracer pada pengambilandokumen rekam medis. Hasil Penelitian yang diperoleh yaitu kurangnya SDM menjadi faktor utamapermasalahan penanganan rekam medis di klinik, selain itu belum ada SOP yang mengatur tentang rekammedis, program kerja klinik, serta sarana dan prasarana yang belum memadai menjadi salah satu permasanlahyang dialami klinik. Pengetahuan SDM tentang tracer juga masih kurang, sehingga di Klinik Pratama PMIPati belum menerapkan sistem tracer dalam rekam medis, hal ini merupakan faktor utama dalampermasalahan terjadinya missfile di klinik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5